blank
Suasana Bazar Ramadhan tepat di samping hotel Grand Wahid, Salatiga. Foto: Catur Pramudito

Dinas Koperasi dan UKM kota Salatiga menyelenggarakan Bazar Ramadan di dua ruas jalan, yakni di Jalan Langensuko dan Jalan Tentara Pelajar. Dalam hal ini, Pemkot Salatiga telah menyediakan 181 stan yang dapat digunakan untuk berjualan di lokasi bazar.

Sementara itu, selama bazar berlangsung kedua ruas jalan tersebut ditutup untuk kendaraan, dimulai pukul 14.30-18.00 WIB. Sedang bagi warga yang datang, dapat memarkirkan kendaraan di tempat yang telah disediakan oleh petugas, kemudian berjalan kaki menikmati waktu ngabuburit sembari menunggu saat berbuka.

Seorang pengunjung, Dina (34), mengaku baru kali ini mengunjungi festival Bazar Ramadan. Ia mengapresiasi inisiatif pemerintah sebab dengan adanya festival UMKM ini dapat menjadi pilihan alternatif dalam berbuka puasa sekaligus momen ngabuburit bersama keluarga.

“Tentu sangat mengapresiasi pemerintah karena menyelenggarakan Bazar Ramadan untuk pertama kalinya. Hal ini bisa menjadi menu yang beragam selama berbuka,” ucap Dina.

Robby berharap dengan adanya Bazar Ramadahan kali ini tak hanya menjadi ajang tahunan saja, namun juga dapat menampilkan produk-produk lokal yang diharapkan mampu menjadi daya ekonomi baru bagi masyarakat kota Salatiga.

Catur Pramudito