Siswa-siswi SMPN 1 Kebumen menikmati menu makan bergizi gratis, mulai Senin 17/2.(Foto:SB/Kominfo)

KEBUMEN (SUARABARU.ID)- Program strategis nasional makan bergizi gratis (MBG) untuk pertama kalinya pada Senin (17/2) dilluncurkan di Kebumen.

Peresmian satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) berlangsung di bekas rumah makan Kambal Jalan Mayjen Soetoyo Kebumen, yang kini menjadi lokasi dapur sehat.

Acara dihadiri Komandan Distrik Militer (Dandim) 0709 Kebumen Letkol CZi Ardianta Purwandhana, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kebumen dr Iwan Danardono, serta pengelola Yayasan Saka Tunggal Bersinar yang menjadi pihak ketiga dalam pelaksanaan  peluncuran MBG di Kebumen.

Dandim 0709 Letkol CZi Ardianta menuturkan, pihaknya bersyukur program MBG akhirnya bisa terlaksana di Kebumen meski sedikit terlambat. Namun apa pun itu, program ini harus didukung bersama untuk mewujudkan generasi yang sehat demi tercapainya cita-cita Indonesia Emas.

“Jadi apa pun itu kita harus bersyukur dan mendukung program ini agar bisa disiapkan dan dilaksanakan dengan baik. Hari ini untuk yang pertama kalinya dilaunching oleh Yayasan Saka Tunggal Bersinar, saya harap program ini bisa menjadi langkah tujuan untuk tercapainnya Indonesia Emas,”ujarnya.

Dandim 0709 Kebumen Letkol Czi Ardianta Purwandhana menyerahkan menu makan bergizi gratis kepada siswi SMPN 1 Kebumen, Senin 17/2.(Foto:SB/Kominfo)

Menurut Dandim, ke depan tentu program ini akan menyasar semua kecamatan, karena setiap kecamatan bakal ada Dapur Sehat yang menyuplai makanan ke sekolah-sekolah.”Ini terus dilakukan bertahap. Kenapa ada beberapa yang belum jadi, karena terkendala lahan atau tempat dan sebagainya,”terang Letkol Czi Ardianta.

Pengelola Yayasan Saka Tunggal Bersinar Dariyani mengatakan, untuk launching MBG hari itu terdistribusi ke berbagai sekolah. Yaitu ke  SMPN 1 Kebumen dengan 717 porsi makanan, kemudian SDN1 Dorowoti 140 porsi, SDN 3 Dorowati 121 porsi, dan SDN Gadungrejo sebanyak 152 porsi.

“Hari ini untuk dapur sehat dari Yayasan Saka Tunggal Bersinar sudah ada yang beroperasi yakni di dua tempat, yakni Kebumen dan Klirong. Alhamdulillah program MBG bisa kita launching hari ini ke beberapa sekolah, seperti di SMPN 1 Kebumen dan juga di beberapa SD di Kecamatan Klirong,”ucap Dariyani.

Dariyani mengatakan, setiap dapur sehat akan memproduksi MBG sebanyak 3.000 porsi, dengan jangkuan radius 5 Km. “Hari ini memang belum sampai 3.000 ya, tapi ke depan jumlahnya harus mencapai itu dengan jangkauan radiu dari dapur sehat maksimal 5 Km,” tambahnya.

Untuk menu MBG hari ini adalah ayam goreng mentega, tempe, sayur ditambah buah. Ia menyebut menu makanan setiap harinya berbeda-beda selama satu minggu, menu yang sama akan dijumpai untuk minggu depannya lagi atau dalam waktu dua minggu sekali. “Jumlah sekolahnya Insya Allah juga akan terus bertambah,”tukas Dariyani.

Komper Wardopo