blank
Siswa SDN 2 Panggang minati olahraga Woodball

JEPARA (SUARABARU.ID) -Dua bulan latihan bersama di lapangan Woodball Bandengan Jepara, dua dari delapan murid SD Negeri 2 Panggang berani melenggang di kejuaraan woodball tingkat nasional. Dengan bimbingan atlet yunior serta didampingi Kepala Sekolah SD Negeri 2 Panggang para atlet latihan seminggu sekali di hari Minggu

Kepala Sekolah membaca peluang sehingga memilih cabang olah raga woodball masuk ekstra kurikuler. Adapun calon atlet dipilih anak anak yang rumahnya dekat lapangan radius maksimal 3 km dengan harapan anak anak rajin berlatih.

blank
Raghuf mampu berada di posisi 13 dan Alvaro di urutan 19 dari 40 peserta KU 12.

Sekolah memberikan fasilitas 8 pemukul dan 8 bola, setiap anak mendapat satu paket yaitu pemukul dan bola. Pemain dibuat menjadi 2 team yaitu team putra dan putri masing masing berjumlah 4 anak.

Kepala Sekolah tidak membebani anak untuk cepat bisa. Awalnya ditanamkan rasa senang terlebih dahulu. Rasakan kenyamanan berada di lapangan yang luas. Nyaman berteman dengan sesama pemain woodball dari yunior sampai senior. Nikmati permainan woodballnya sesantai mungkin sehingga tak ada beban. Semua pemain dan pelatih adalah keluarga.

 

Senior selalu memberikan arahan dan bimbingan teknik bermain woodball yang benar. Posisi kaki, tubuh, cara memegang pemukul, dan memukul bola jarak pendek atau jauh, serta finishing yaitu memasukkan bola ke gate / gawang.

Awal pertama action dari 8 anak sudah terlihat kelebihan masing masing,  di antara keberanian bermain di luar kota yang diikuti ratusan pemain dari seluruh wilayah Indonesia.

 

Raghuf Ahmad Aditya dan Alvaro Ahmad Andrianta berani mendaftarkan diri di Open Woodball Klaten KU 12. Tentunya dengan dukungan serta motivasi kedua orang tua yang menambah semangat untuk berkompetisi.

Open Woodball digelar di lapangan Koni Klaten Jumat – Minggu, 26 – 29 Desember 2024. Peserta terbagi menjadi KU 12, KU 15, KU 18, KU 50, dan senior. Sedangkan peserta KU 12 sejumlah 40 termasuk Raghuf dan Alvaro.

 

Woodball merupakan olah raga baru bagi Raghuf dan Alvaro. Mereka mengikuti open dengan tujuan mencari pengalaman dan untuk mengasah kemampuan. Meski baru latihan beberapa kali Raghuf mampu berada di posisi 13 dan Alvaro di urutan 19 dari 40 peserta KU 12.

“Kami bangga karena tidak menduga mereka bisa berada di posisi tersebut. Kondisi 12 lapangan yang berbeda dengan tempat latihan bisa mereka kuasai. Open Klaten menjadi sejarah berharga bagi Raghuf dan Alvaro,” ujar Kepala SDN   2 Panggang Siti Mahmudah

“Berangkat bersama pemain lain, tidur di penginapan sederhana beralaskan tikar dengan satu kamar mandi untuk puluhan orang pastinya memberikan pengalaman yang berharga karena menanamkan sikap kebersamaan dan kekeluargaan,” pungkasnya

Hadepe – SM