blank
Para peserta participant grooming mengikuti pelatihan Program Women Ecosystem Catalyst (WEC) yang diadakan Dinkop Jateng bekerjasama dengan Sampoerna, Rabu (5/6/2024). Foto” Dinkop

SEMARANG (SUARABARU.ID) – Sampoerna untuk Indonesia bersama dengan Perkumpulan Imajinasi Penaja Mula dan Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Tengah menggelar participant grooming, Rabu (5/6/2024).

Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian dari semua Phase program Women Ecosystem Catalyst (WEC) selama tiga bulan terakhir ini.

Even yang diselenggarakan di Hetero Space Semarang ini mengusung tiga topik yaitu pitch deck, public speaking, dan peran wanita untuk pembangunan ekonomi.

Kepala Dinas Koperasi UKM Provinsi Jateng, Edy Sulistyo Bramiyanto, menuturkan, kegiatan ini sangat berguna sekali tentunya kepada seluruh peserta terpilih yang sudah mengikuti kegiatan sejauh ini.

“Harapannya dari kegiatan tentunya bisa berkelanjutan kedepannya,” katanya saat memberikan keterangan pers.

Memiliki pola pikir yang sama dengan Bramiyanto, Ismiyati, yang merupakan salah satu peserta WEC setuju dengan apa yang dikatakan oleh Kepala Dinas Koperasi UKM Jawa Tengah tersebut.

Sebagai seorang wanita yang sedang mengembangkan bisnisnya, Ismiyati, membenarkan bahwa wanita memiliki andil dalam pembangunan perekonomian berkelanjutan, maka dari itu pemberdayaan UMKM wajib dilaksanakan.

“Dengan kegiatan ini tentunya sangat menyenangkan dapat bertemu dengan banyak perempuan handal dari seluruh Indonesia guna mengembangkan bisnis dan ekonomi berkelanjutan,” katanya.

Ismiyati juga menambahkan bahwa melalui kegiatan yang diadakan oleh WEC ini, menurutnya dapat membantu pemerintah dalam mengembangkan UMKM di Indonesia khususnya bisnis yang dikelola oleh wanita.

Menurutnya, selain pentingnya peran wanita dalam pembangunan ekonomi, sebagai seorang womenpreneur wajib untuk memiliki kemampuan public speaking dalam mengakses jenis pasar dan meningkatkan daya saing, karena tingginya risiko berusaha di tengah gempuran pasar bebas.

Sementara itu, salah satu MC bersertifikasi yang diundang menjadi narasumber, Naiza Rosalia, menyatakan dalam materinya bahwa public speaking tidak berarti harus berbicara di depan orang banyak.

“Kemampuan public speaking juga bermanfaat untuk negosiasi, pemberian keputusan, terlebih untuk para peserta Woman Ecosystem Catalyst sekarang ini dimana diharapkan melalui public speaking ini dapat menambah kepercayaan diri dalam kegiatan bisnisnya,” katanya.

Selain kedua pembicara diatas, Rizqy Kamila Fatin, selaku Art Director PT. Antarakata Group juga turut andil dalam kegiatan participant grooming tersebut.

Sebagai seorang art director, Rizqy tentu memahami bagaimana sebuah bisnis dapat berjalan dengan perencanaan yang matang. Melalui materi yang ia berikan, dirinya menyampaikan banyak hal kepada para peserta yang didominasi perempuan.

“Kegiatan ini sangat seru dengan peserta yang sangat antusias dalam memahami materinya, semoga acara selalu sukses dan berkelanjutan,” katanya.

Menutup pemaparannya, Rizqy menyatakan bahwa melalui kegiatan ini WEC berkomitmen dalam mendorong, mendampingi, dan memfasilitasi para perempuan yang ingin belajar merintis dan mengelola bisnis secara profesional, kreatif, dan kekinian.

Hery Priyono