blank
Kepala Dishub, Waluyo, bersama Kasat Lantas Polres Wonogiri AKP Edy Prasetyo (berjejer kanan membelakangi lensa), memberikan pengarahan kepada petugas gabungan, sebelum melaksanakan kegiatan ramp chek.(Dok.Dishub Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Kabupaten Wonogiri, menjadi titik lelah bagi para pemudik. Baik bagi kaum boro (perantau) yang pulang kampung. Juga bagi para pemudik yang melintas Wonogiri untuk tujuan akhir ke Kabupaten Ponorogo dan Kabupaten Pacitan di Provinsi Jatim.

Terkait hal tersebut, kepada para pemudik yang kelelahan, diserukan untuk tidak memaksakan diri terus melaju dalam berkendaraan. Lebih baik melakukan istirahat sejenak, di rest area atau tempat lain yang memungkinkan. Tujuannya, agar pemudik memungkinkan untuk mendapatkan energi baru yang fresh kembali, sebelum kemudian meneruskan perjalanannya. Terlebih bagi mereka yang mengantuk setelah menempuh perjalanan jauh.

Tidak memaksakan untuk terus melaju berkendaraan bila lelah dan ngantuk, menjadi bagian penting dalam upaya mengedepankan aspek keselamatan dalam berlalu lintas. Utamanya untuk mewujudkan Keamanan Ketertiban Kelancaran Lalulintas (Kabtibcarlantas).

Imbauan agar pemudik mengedepankan aspek safety, disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Wonogiri, Waluyo, dan Kasat Lantas Polres Wonogiri AKP Edy Prasetyo. Itu dilakukan bersama Jasa Raharja, saat melakukan kegiatan inspeksi keselamatan ramp check Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) di Terminal Induk Giri Adi Pura Wonogiri.

Ramp check merupakan proses pemeriksaan kondisi pisik angkutan umum beserta kelengkapan administrasi kendaraan dan perizinannya. Bersamaan itu, juga disampaikan imbauan tentang pentingnya mengedepankan keselamatan kepada para awak kendaraan.

Sementara itu, Senin (8/4), Dishub Wonogiri bersama Polsek Baturetno Polres Wonogiri, melakukan kegiatan pemasangan rambu tambahan penunjuk arah ke jalan alternatif. Tindakan ini, sebagai upaya pemecahan kepadatan kendaraan, dalam upaya melaksanakan manajemen rekayasa lalu lintas di keramaian arus mudik Lebaran Idul Fitri 1445 H/2024 M. Yakni dengan memberlakukan pengaturan jalan satu arah, yang dibarengi pengaturan pengalihan arus lalu lintas lewat di jalan alternatif

Tindakan serupa, yakni pengalihan arus lalu lintas dalam rangka melakukan manajemen rekayasa arus lalu lintas, juga dilaksanakan di wilayah Kota Wonogiri, yakni di Lampu Bangjo atau traffic light Jalan Kedukepik tepatnya di pertigaan jalan ke Gunung Giri Alas Ketu. Tujuannya, untuk mengurai kepadatan kendaraan selama berlangsungnya arus mudik Lebaran Idul Fitri 1445 H/2024 M.
Bambang Pur