blank
Wali Kota Muchamad Nur Azis (tengah) didampingi Wakil Wali Kota M Mansyur menyalami PPPK yang dilantik. (Bag Prokompim, Pemkot Magelang)


MAGELANG (SUARABARU.ID) –
Wali Kota Muchamad Nur Azis melantik sebanyak 87 orang menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Pemkot Magelang. Kegiatan itu dilaksanakan di Pendapa Pengabdian beberapa hari lalu.

Pelantikan ditandai dengan penandatanganan perjanjian dan penyerahan Surat Keputusan (SK) Wali Kota Magelang tentang Pengangkatan PPPK di Lingkungan Pemerintah Kota Magelang Formasi Tahun 2022.

Wali kota menerangkan, PPPK yang sudah dilantik berarti terikat dengan sebuah perjanjian, sehingga harus mengikuti ketentuan dengan sebaik-baiknya.

‘’Selamat kepada yang dilantik PPPK. Kalau sudah dilantik ya terikat dengan sebuah perjanjian, harus mengikutinya dengan sebaik-baiknya,’’ tegas Azis.

Pengangkatan PPPK Jabatan Fungsional Guru ini sudah melalui seleksi formasi tahun 2022 yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Menurut Aziz, pengangkatan PPPK merupakan upaya pemerintah dalam rangka efisiensi anggaran.

‘’Pengangkatan ini menjadi sebuah mekanisme untuk mengurangi pengangguran,’’ kata dokter spesialis penyakit dalam itu.

PPPK berbeda dengan Pegawai Negeri Sipil (PNS), karena PPPK ada masa kontrak. Walaupun demikian, Aziz berpesan, PPPK harus mempunyai sikap, sederhana, disiplin dan jujur. Pemberian gaji juga dilakukan bertahap.

‘’Kemudian, kalau sudah punya ilmu, maka harus punya etika. Etika itu penting karena saat ini etika yang sering ditinggalkan,’’ pesannya.

Sebagai informasi, sebanyak 87 PPPK Jabatan Fungsional Guru yang dilantik merupakan penyelesaian proses seleksi formasi tahun 2022. Mereka terdiri atas guru SD sebanyak 50 orang, guru SMP 36 orang dan guru TK 1 orang. (pemkotmgl)