blank
Penghormatan kepada sang merah putih (Foto: Sub)

JEPARA (SUARABARU.ID) – Ambalan Ki Ageng Abdillah – Raden Ayu Kemuning Gugus Depan 06.135 – 06.136 MA NU Nahdlatul Fata Petekeyan Tahunan Jepara melaksanakan Pelantikan Bantara. Sebanyak 105 siswa-siswi pramuka penegak kelas 10 mengikuti kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 1-2 Juni 2023. Kegiatan dibuka oleh Kamabigus MA NU Nahdlatul Fata Kakak Drs. H. Nur Khandir.

blank
Kamabigus MA NU Nafa, H. Nur Khandir buka acara Pelantikan Bantara (Foto: Sub)

Dalam amanatnya Drs. H. Nur Khandir berpesan kepada peserta pelantikan Bantara agar siap mengikuti serangkaian kegiatan yang telah terjadwal. ” Adik-adik harus disiplin dan bertanggung jawab dalam mengikuti kegiatan dan jadikan event ini untuk menempa diri, mengasah skill-kepemimpinan, dan spiritualitas. Karena itu menjadi modal menghadapi tantangan masa depan,” tegasnya.

Seluruh peserta terbagi dalam 10 sangga untuk mengikuti rangkaian kegiatan. Siswa-siswi melaksanakan hiking menuju pos untuk menyelesaikan berbagai tugas yang termuat dalam syarat-syarat kecakapan umum (SKU) penegak bantara, yang terdiri dari 5 unsur pengembangan yaitu Spritual, Emosional, Sosial, Intelektual, dan Fisik.

blank
Pemberian santunan kepada kaum dhuafa (Foto: Sub)

Di sela-sela kegiatan Bantara, masing-masing sangga melaksanakan santunan kepada kaum dluafa dalam bentuk pemberian sembako. Kegiatan sosial ini merupakan implementasi program kerja P3M ( Pramuka Penegak Peduli Masyarakat).

Setelah melewati perjalanan panjang berliku sejauh 10 KM dengan aneka tugas yang diemban, seluruh peserta sampai di Pos terakhir, yakni di balai desa Telukawur Kecamatan Tahunan.

blank
Pramuka Penegak Peduli Masyarakat

Puncak acara dilaksanakan di Lapangan Telukawur. Setelah melaksananakan ziarah ke Makam Ki Ageng Abdillah dan Raden Ayu Kemuning, dilanjutkan pelantikan.

“Alhamdulillah acara pelantikan Bantara Ambalan Ki Ageng Abdillah-Raden Ayu MA NU Nahdlatul Fata berjalan sukses. Itulah mental Pramuka tak kenal libur, sekali panggilan tugas diamanatkan pantang untuk mundur,” tegas Hariyanto, pembina Pramuka MA NU Nafa berapi-api.

Hadepe – Sub/AA