“Kami akan berupaya memberikan yang terbaik buat petani agar tebu terserap dan saran-saran yang sudah masuk akan menjadi catatan penting bagi manajemen untuk berbenah. Mohon doa restu tahun ini GMM bisa lebih baik dan sukses Giling,” ujar Krisna Murtiyanto.

blank
Truk muat tebu antrean dihalaman parkir PT. GMM Blora, sebelum masuk giling di Pabrik Gula, Desa Tinapan, Kecamatan  Todanan, Kabupaten Blora. Foto: Kudnadi Saputro Blora

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan Pertanian Peternakan dan Perikanan (DP4) Kabupaten Blora, drh. R. Gundala Wejasena, MP., menyampaikan harapan besar untuk PG Blora agar dapat menyerap tebu petani dengan baik sehingga petani Blora bisa merasakan keberadaan PT GMM di wilayah Blora.

“Kami harapkan PT GMM operasional dengan baik dan lancar, serta dapat menyerap semua tebu di Blora, agar tebu wilayah Blora tidak keluar dari Blora sehingga petani dapat merasakan manfaatnya,” pinta drh. R. Gundala Wejasena.

Kemudian pada Selasa, 2 Mei 2023, bertempat di stasiun gilingan (Mill Station) perwakilan karyawan beserta Manajer dan Direktur Operasional melakukan doa Bersama.

“Doa bersama diadakan sebagai harapan kepada sang pencipta untuk memberikan keselamatan dan kelancaran operasional,” harap Krisna Murtiyanto.

Mohon dukungan semua pihak, PT Gendhis Multi Manis  Blora berharap akan kesuksesan operasional tahun ini, melalui kesempatan doa Bersama, keluarga besar PT GMM akan saling support dan saling menguatkan satu sama lain untuk mencapai hasil yang maksimal dengan selamat sampai akhir giling, Aamiin, tandas Direktur Operasional PT GMM.

Review Sejarah,  PT GMM adalah pabrik gula berbasis tebu pertama yang dibangun di Indonesia selama 37 tahun terakhir, sejak tahun 1982 dan mulai beroperasi (commisioning) pada pertengahan tahun 2014. Pabrik gula PT Gendhis Multi Manis ini mempunyai kapasitas giling tebu sebanyak 4.000 TCD (Tone Cane Day) hingga 6.000 TCD (Tone Cane Day).

Desain proses yang digunakan adalah dengan menggunakan pemurnian Defekasi Remelt Karbonatasi, Pabrik Gula Blora bisa memproduksi 3 macam Gula Produksi yaitu: GKM (Gula Kristal Mentah), GKP (Gula Kristal Putih), dan GKR (Gula Kristal Rafinasi), sehingga pabrik ini menggunakan bahan baku selain Tebu juga raw sugar dengan total produksi GKP = 186.225 ton/tahun.

18 November 2016 PT GMM diambil alih kepemilikannya oleh Perum Bulog sebagai majority shareholder, PT GMM berubah status menjadi anak perusahaan Perum Bulog yang beroperasi dalam industri pergulaan serta diberi amanat untuk turut serta dalam usaha pemerintah dalam mencapai swasembada gula nasional.

Kudnadi Saputro