blank
Para anarasumber dan peserta sosialisasi (Foto: Zank)

JEPARA (SUARABARU.ID) – Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (BI) melaksanakan sosialisasi partisipasi edukasi publik Sistem Pembayaran Digitalisasi atau QRIS di aula Panti Pelayanan Sosial Lanjut Usia jalan Pemuda, Potroyudan Jepara, Senin (12/12-2022).

Sosialisasi dilakukan di hadapan ratusan pelajar yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU)/ Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Jepara.

Wakil Ketua Komisi XI FPKB DPR RI, H. Fathan Subchi melalui tenaga ahli Ulil Albab menyatakan perlunya pemahaman yang memadai tentang digitalisasi keuagan beserta tantangan yang akan dihadapi.

“Digitalisasi keuangan dan market place  merupakan keniscayaan di era sekarang. QRIS memberi kemudahan dalam bertransaksi. Namun sampai saat ini masih banyak warga masyarakat yang terjerat  pinjaman online illegal maupun   investasi bodong”, kata Ulil.

Untuk itu, sesuai tugasnya BI melaksanakan inklusi dan literasi keuangan digital terhadap generasi milenial.

Sementara itu, Deputi Direktur KPW BI Propinsi Jawa Tengah Noviarsanu Manullang mengatakan tugas BI adalah membuat kebijakan sistem pembayaran yang mudah, murah, lancar dan aman.

“Baik sistem keuangan tunai maupun non tunai menjadi tanggung jawab BI untuk mengamankannya kepada masyarakat”, tukas Manullang.

Dengan sosialisasi dan edukasi ini, BI berharap ada masa transisional di kalangan masyarakat agar ke depan makin siap.

Hadepe – Zank