blank
Novi Indah Sari, sopir truk perempuan asal Kudus ini siap meramaikan demo ODOL Jilid II. Foto:Suarabaru.id

KUDUS (SUARABARU.ID) – Aksi Demo revisi RUU Over Dimension Over Loading (ODOL) jilid II yang digelar mulai Rabu (9/3) hingga Jumat (11/3), mendapat dukungan penuh dari para sopir truk.

Tak terkecuali bagi Novi Indah Sari, sopir cantik asal Dawe Kudus ini siap berpartisipasi dalam demo yang puncaknya akan digelar di kantor Gubernur Jateng.

Tampil dengan kaos putih kasual dan celana pendek jeans, Novi datang dengan mengendarai truknya ke posko demo Kudus yang berada di depan terminal Induk Jati.

Perempuan berambut sebahu tersebut terlihat cukup lihai memarkirkan truknya diantara deretan truk lain yang sudah datang terlebih dahulu.

Sejurus kemudian, Novi mendatangi posko demo untuk tanda tangan absensi dukingan dan keikutsertaan dalam aksi. Tanpa canggung, Novi juga beberapa kali menyapa rekan-rekannya sesama sopir yang kebetulan semuanya adalah laki-laki.

“Ikut berpartisipasi sebagai solidaritas perjuangan sesama sopir truk,”kata Novi, Rabu (9/3).

Saat ditanya soal tuntutan atas revisi RUU ODOL, Novi mengaku tak begitu paham secara detail. Hanya saja, dirinya mendukung apapun perjuangan yang kini tengah dilakukan para sopir.

“Yang terpenting ini demi kepentingan dan kesejahteraan sopir truk,”kata Novi yang biasa mengangkut barang dengan rute Jawa-Bali.

Saat tiba di posko terminal Induk Jati, Novi mengaku baru saja bongkar muatan dari Jawa Timur. Dengan kondisi truk kosong, dirinya siap ikut serta dalam aksi.

blank
Sejumlah sopir saat membagikan selebaran ajakan aksi kepada sopir truk lain yang masih melintas. Foto:Suarabaru.id

Bagikan Selebaran

Sementara, terkait pelaksanaan demo ODOL jilid II, pantauan di lapangan terlihat belasan truk mulai terlihat parkir di Posko Kudus yang berada dj depan terminal Induk Jati.

Dalam kesempatan tersebut, para sopir juga melakukan aksi bagi selebaran pemberitahuan aksi kepada truk lain yang kebetulan masih melintas.

Koordinator Lapangan aksi, Anggit Iswandharu mengatakan, berdasarkan has rapat Seguyup Rukun Sopir Indonesia (SRSI), aksi demo ODOL jili II akan dilaksanakan selama tiga hari antara 9-11 Maret 2022.

Untuk 9-10 Maret, aksi dipusatkan di masing-masing posko yang ada di Kabupaten. “Untuk posko Kudus ada dua lokasi di Lingkar Ngembal dan depan Terminal,”katanya.

Selama dua hari tersebut, SRSI menyeru kepada semua sopir truk untuk melakukan mogok kerja dengan berhenti beroperasi.

Baca juga: Demo ODOL Jilid II, 500 Truk dari Kudus akan Serbu Kantor Gubernur Jateng

Selanjutnya pada 11 Maret mendatang, puncak aksi akan dilakukan dengan Mogok Nasional. Truk dari masing-masing posko akan bergerak menuju kantor Gubernur Jateng di Semarang.

“Dari Posko Kudus estimasj ada 500 truk yang akan berangkat ke Semarang pada Jumat pagi,”katanya.

Tm-Ab