Tim Relawan Gangsar Ing Ati lakukan penyemprotan di dalam ruang kelas sebuah madrasah. Foto: ISt

GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Majelis Wilayah Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Tawangharjo , Grobogan melaksanakan fogging atau pengasapan di 25 Madrasah dan Pondok Pesantren Harlah, dalam menyongsong milad ke-96.

Ketua Panitia Harlah NU, Mochamad Mukhlisin mengatakan, pengasapan ini yakni sebagai wujud kepedulian dan peran serta MWC NU Tawangharjo untuk mencegah DBD (demam berdarah dengue)., guna mengantisipasi potensi kejadian luar biasa (KLB) DBD dan turut menanggulanginya,” jelas Ketua Panitia Harlah NU, Mochamad Mukhlisin.

“Kegiatan ini untuk memicu kepedulian masyarakat untuk menjaga lingkungan guna mengurangi potensi munculnya KLB DBD,” kata Mukhlisin.

Dari kegiatan fogging ini, diharapkan masyarakat sehat dan terhindar dari penyakit demam berdarah “Juga memicu kepedulian masyarakat untuk menjaga lingkungan guna mengurangi potensi munculnya KLB DBD,” harapnya.

Pelaksanaan fogging ini bersinergi dengan Tim Relawan Gangsar Ing Ati Grobogan. Tomi, personel Gangsar Ing Ati menjelaskan, pihaknya bersama dengan panitia Harlah NU MWC Tawangharjo bersinergi untuk melakukan pengasapan guna pencegahan DBD.

“Akhir-akhir ini hujan terjadi di wilayah Kabupaten Grobogan dan untuk pencegahan penyakit demam berdarah dengue (DBD), maka kami melakukan fogging di berbagai tempat, termasuk jelang Harlah NU ini,” ungkap Tomi.

Pelaksanaan fogging ini berjalan lancar. Panitia Harlah NU mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, termasuk tim relawan yang ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan fogging tersebut.

Tya Wiedya