blank
Bendungan Randugunting senilai Rp 880 miliar ini, selain untuk mengairi sawah juga potensial untuk pembangkit listrik. Foto: ISt

Potensi PLTS

Menteri Basuki menambahkan Bendungan Randuguting juga memiliki potensi sebagai sumber Pembangkit Listrik Tenaga Surya dengan sistem solar panel.

“Bendungan ini memiliki potensi untuk solar energi. Jadi kita akan coba memasang floating solar panel di bendungan.  Saat ini kita punya 231 bendungan, jika ditambah 61 bendungan yang akan selesai 2024, kita akan punya 292 bendungan. Jika semua kita pasang floating solar panel, energi terbarukan akan bisa berkembang (dari bendungan),” tambah Menteri Basuki.

Adapun Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., mengucapkan terima kasih sekaligus rasa bangganya atas hadirnya kembali Presiden Jokowi ke Kabupaten Blora untuk meresmikan proyek nasional.

“Maturnuwun, terima kasih Pak Presiden Jokowi, Pak Menteri PUPR, Gubernur dan rombongan atas kehadirannya di Blora. Bendungan ini meskipun terletak di Blora, namun manfaatnya dapat dirasakan juga oleh Pati dan Rembang. Ini merupakan bukti bahwa pembangunan dilaksanakan atas azas kebermanfaatan yang melebihi batas wilayah. Semangat pembangunan kawasan,” terang Bupati Arief.

Saat ini, pihaknya mengaku juga sedang mengawal proses satu bendungan lagi yang akan dibangun di Blora wilayah selatan. Yang mana selama ini wilayah Blora bagian selatan juga selalu susah air ketika kemarau. Yakni Bendung Gerak Karangnongko yang akan membendung Sungai Bengawan Solo.