SEMARANG – Prodi Farmasi Fakultas Kedokteran Unissula memberikan edukasi tentang pentingnya mengasah kreatifitas di kalangan Ibu-Ibu Dawis dengan memanfaatkan limbah ampas kopi. Limbah ampas kopi tersebut diubah menjadi produk handwash yang memiliki nilai jual dan nilai guna terutama mendukung gerakan 5M di musim pandemi. Acara ini dilaksanakan (24/10) di perumahan Ketileng dan diisi oleh dua narasumber dari dosen Farmasi.

Materi edukasi mengenai manfaat ampas kopi khususnya sebagai antibacterial dan antivirus disampaikan oleh Dwi Endah Kusumawati SSi MSi. Materi terkait pentingnya cuci tangan serta pembuatan sabun cuci tangan cair (handwash ampas kopi) didemonstrasikan oleh apt Chintiana Nindya Putri MFarm selaku ketua tim pengabdian masyarakat.

Menurut Ana salah seorang peserta kegiatan ini “ Antusiasme ibu-ibu terlihat saat mulai diperkenalkan bahan untuk membuat handwash dan kita diajak untuk mempraktikan sendiri cara membuatnya jadi nantinya kita bisa mencoba di rumah, serta bisa memanfaatkan ampas kopi yang terbuang ”.

“Melalui kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Ibu-ibu dalam mengembangkan jiwa kreativitas dan wirausaha terkait solusi untuk mengurangi limbah rumah tangga supaya menjadi produk yang berguna terutama di musim pandemi”. Upaya ini diharapkan juga mampu mengajak masyarakat gemar mencuci tangan melalui pengalaman membuat handwash sendiri, mengingat ibu-ibu adalah pelopor dalam rumah tangga“ungkap Chintia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here