blank
Aipda Musakir, anggota Sat Lantas Polres Kebumen menerime Piagam Penghargaan sebagai Juara III Nasional Lomba Dai Polisi 2021.(Foto;SB/Ist)

KEBUMEN (SUARABARU.ID)  – Anggota Satlantas Polres Kebumen, Aipda Musakir, putra daerah asal Desa Sawangan, Kecamatan Alian, sukses meraih Juara III Nasional Lomba Dai Polisi 2021.

Atas prestasi yang membanggakan tersebut warga Kebumen patut memberi selamat kepada Aipda Musakir. Personel Unit Dikmas Sat Lantas Polres Kebumen itu berhasil meraih Juara Tiga tingkat Nasional lomba “Dai Polisi 2021” yang disiarkan Stasiun TVRI Jakarta pada Selasa (4/5) lalu.

Aipda Musakir, bapak dua anak ini mampu menyisihkan 500 sampai 600 peserta di seluruh Indonesia melalui seleksi ketat para Dewan Juri.

Kesempatan Senin (24/5) pagi, Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama memberikan reward (penghargaan) kepada Aipda Musakir karena prestasinya ikut mengharumkan nama Polres Kebumen tersebut.

blank
Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama memberikan penghargaan kepada Aipda Musakir, anggota Sat Lantas yang meraih Juara III Nasional Lomba Dai Polisi 2021.(Foto:SB/Ist)

“Semoga apa yang diraih oleh Aipda Musakir, bisa menjadi semangat untuk kita semua agar lebih berprestasi,”ujar AKBP Piter Yanottama saat memberikan penghargaan pada apel pagi, Senin (24/5).

Sedangkan Aipda Musakir menuturkan, awalnya dirinya tak pernah menyangka akan memperoleh Juara nomor tiga tingkat Nasional.

“Awalnya saya mendapatkan surat perintah untuk mengikuti lomba ini. Sebelumnya tak pernah terbayangkan akan selalu lolos mulai dari 20 besar, 10 besar, sampai akhirnya bisa memperoleh juara 3 besar,”ungkap Aipda Musakir.

Bersaing dengan Lulusan Pesantren

Memasuki seleksi 10 besar, Aipda Musakir bertemu dengan para peserta yang menurutnya lumayan berat. Peserta 10 besar, kebanyakan mereka adalah lulusan pesantren. Mereka dengan background seorang pendakwah yang mempunyai jam terbang tinggi serta memiliki sertifikat mubaligh dari MUI.

Namun pengalamannya menimba ilmu Hukum Islam di Universitas Ibnu Chaldun Jakarta pada 2004 silam serta didikan orang tuanya sejak kecil, menjadikannya yakin mampu bersaing dengan para peserta final 10 besar.

Di hadapan para juri, yakni Ketua MUI Pusat KH Muhammad Cholil Nafis, KH M Nur Hayid selaku pengurus Lembaga Dakwah PBNU, Kombes Pol  Drs Zainuri Anwar selaku Kabag Religi Mabes Polri, Aipda Musakir mampu meraih hati para dewan juri saat melakukan penilaian.

Melalui tema dakwah “Kesejukan Islam sebagai Rahmatan lil alamin” Aipda Musakir akhirnya berhasil  meraih  juara ketiga dan mendapat penghargaan dari Kapolri.

Keberhasilan menyandang juara tiga Nasional Dai Polisi 2021 tak lepas dari pesan almarhum ayahnya Ahmad Shomadi, yang juga seorang guru mengaji di Desa Sawangan, Kecamatan Alian, Kebumen.

“Bapak saya selalu berpesan, boleh sekolah asal ngaji. Kalau nggak ngaji, nggak usah sekolah,”kata Aipda Musakir menirukan pesan mendiang ayahnya.

Pada apel pagi Senin ini, Kapolres Kebumen juga memberikan penghargaan  kepada dua Bhabinkamtibmas yakni Bripka Energianto Bhabinkamtibmas Polsek Karanganyar dan Bripka Towil Bhabinkamtibmas Polsek Karanggayam.

Bripka Energianto mendapatkan apresiasi  karena prestasi kegiatan tracing CovidD-19 tercepat. Sedangkan Bripka Towil mendapatkan reward karena aksi tanggap cepat menolong ibu mengantarkan ke Puskesmas  untuk melakukan persalinan di Kecamatan Karanggayam.

Komper Wardopo