Ketua Kordinator FSBSI Jateng Ardianto Kuswinarno SH. Foto: Bagus Adji

SURAKARTA(SUARABARU.ID) – Federasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (FSBSI) berencana menggelar aksi pada  12 April 2021.

Kegiatan yang bertujuan untuk memperjuangkan harkat dan martabat buruh direncanakan berlangsung di Simpang Lima Semarang.

Ketua Kordinator FSBSI Jateng Ardianto Kuswinarno SH ketika ditemui di Solo mengatakan, buruh merasa kondisi kehidupannya sekarang ini kurang layak.

Hal demikian dapat dilihat dari besaran upah yang dibayar pengusaha kepada buruh. Untuk itu pihaknya bergerak ingin memperjuangkan kehidupan buruh agar lebih baik. Diakui terjadinya pandemi covid-19 sangat berpengaruh pada kehidupan para buruh.

“Kita mendengar adanya pengurangan tenaga kerja  atau PHK dan sebagainya. Kita ingin menjembatani dan merangkul pihak  pengusaha maupun buruh. Walaupun nanti ada pemutusan hubungan kerja karena pandemi, harus dilakukan sesuai prosedur/ketentuan yang berlaku. Kita sadari , pandemic covid 19 diibaratkan seperti adaTsunami,” kata Ardianto Kuswinarno.

Dikatakan, tuntutan yang dikemukakan dalam aksi mendatang di antaranya  menuntut upah buruh yang layak, dan menentang adanya outsourcing.

Bagus Adji-wied