blank
Ilustrasi

KUDUS (SUARABARU.ID) – Chasan Syaroni, seorang kakek berusia 70 tahun ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar indekos di Desa Rendeng, Kecamatan Kota, Kudus, tepat di malam pergantian tahun.

Ironisnya, sang anak yang selama ini tinggal bersama almarhum, justru kabur entah kemana.

Dan yang lebih memprihatinkan, kabar meninggalnya almarhum juga berasal dari surat sang anak yang ditinggal begitu saja di pos desa. Dalam surat tersebut, si anak menyampaikan ayahnya telah meninggal dunia dan dia pergi lantaran bingung tidak tahu apa yang harus dilakukan.

“Jadi surat wasiat diberikan pintu pos desa, disertai kunci kamar kos, terus orangnya pergi. Jadi yang meninggal ini orang tuanya, usianya 70 tahun. Ngekos di sini bersama putrinya,” jelas kata pemilik kos, Bondan.

Dalam surat disebutkan, sang anak meminta kepada saudara-saudara bapaknya untuk mengurus jenazah almarhum. Diduga, sang anak tersebut kebingungan tak punya uang dan tempat tinggal.

Selain itu, dalam surat juga disebutkan kalau sang anak berjanji akan mengembalikan hutang-hutang bapaknya, tanpa dijelaskan kepada siapa hutang itu.

Setelah mendapati surat tersebut, warga setempat lalu mengecek kamar kos yang dimaksud. Namun, saat itu warga tidak berani membuka kamar sehingga melaporkannya ke polisi.

“Kita hubungi polisi. Nah, sampai akhirnya terus pihak kepolisian membuka, ternyata memang ada jazad korban di kamar,”tandasnya.

Saat petugas melakukan pemeriksaan, jenazah almarhum terlihat sudah diselimuti rapi di atas kasur. Hanya saja, barang-barang sang anak sudah tidak ada di tempatnya.

Almarhum dan putrinya diketahui indekos sejak Oktober 2020 lalu. Mereka berasal dari Purwosari, Kecamatan Kota, Kudus yang indekos untuk pengobatan almarhum yang sakit.

“Ingin terapi bapaknya. Dengan pengobatan alternatif, sakitnya kurang tahu. Intinya surat putri bingung mau menghubungi siapa dengan latar belakang dengan masalah,” tambahnya.

Sementara, Kapolsek Kota, Kudus AKP M. Khoirul Naim membenarkan ada penemuan mayat di indekos di Desa Rendeng. Jenazah saat ini dibawa ke rumah sakit untuk proses autopsi.

“Jenazah masih dibawa ke rumah sakit. Kita masih selidiki penyebabnya,” kata Naim kepada wartawan saat ditemui di lokasi malam ini.

Tm-Ab