blank
Plt Bupati Kudus Hartopo. foto;Suarabaru.id

KUDUS (SUARABARU.ID) – Plt Bupati Kudus Hartopo menyampaikan Persiku direncanakan akan kembali mendapat kucuran dana dari Perubahan APBD 2020 ini. Upaya tersebut dilakukan agar tim berjuluk Macan Muria bisa mengarungi kompetisi Liga 3 dan mencapai target lolos Liga 2 di musim depan.

“Untuk jumlahnya, tergantung dari pembahasan  Badan Anggaran DPRD saat ini,”kata Hartopo ditemui usai mengikuti sidang Paripurna DPRD Kudus, Senin (21/9).

Sebagaimana diketahui, adanya rencana penambahan anggaran bagi Persiku  tertuang dalam KUA PPAS Perubahan APBD 2020. Dalam KUA PPAS yang sudah disepakati antara DPRD dan bupati tersebut, Persiku akan mendapatkan tambahan kucuran dana sebesar Ro 1,6 miliar yang akan disalurkan lewat KONI.

Hanya saja, keputusan akhir adanya alokasi anggaran tersebut menunggu Perubahan APBD 2020 yang rencananya baru akan disahkan pada Rabu (23/9).

Dalam kesempatan tersebut, Hartopo juga menambahkan kalau kisruh yang sempat terjadi antara manajemen Persiku dengan Askab PSSI, saat ini sudah diselesaikan. Persoalan tersebut lebih diakibatkan miss komunikasi antar pihak-pihak terkait.

Menurutnya, miss komunikasi tersebut diakibatkan adanya utang dari manajemen lama yang harus dibayar. Kata Hartopo, sangat wajar jika sebuah tim mengalami kekurangan anggaran saat kompetisi berjalan.

Dan menurut Hartopo, utang tersebut rencananya akan diselesaikan dengan menggunakan tambahan dana dari Perubahan APBD 2020 ini.

“Hanya miss komunikasi saja, dan semua pihak baik KONI, Askab PSSI, manajemen Persiku lama atau sekarang harus duduk bersama menyelesaikan persoalan ini,”tandasnya.

Sementara, Manajer Persiku Sunarto menyatakan rencana adanya tambahan anggaran dari Perubahan APBD 2020 tentu menjadi angin segar bagi tim. Tambahan anggaran tersebut dipastikan membuat persiapan pembentukan tim menjadi semakin baik.

”Tentu ini akan sangat berguna bagi kami dalam mempersiapkan tim,”tandasnya.

Sunarto sangat percaya komitmen para pemangku kebijakan di Kudus untuk mengangkat Persiku ke level yang lebih tinggi. Apalagi, target membawa Persiku lolos Liga 2 adalah salah satu janji politik pemerintahan yang sekarang.

Sampai saat ini, kata Sunarto, Persiku sudah mendapat tambahan kucuran dana sebesar Rp 500  juta dari APBD 2020. Dengan demikian, total anggaran yang sudah digelontorkan untuk Persiku mencapai Rp 900 juta setelah pada termin pertama sudah cair Rp 400 juta.

“Untuk operasional tim, keperluan latihan serta vitamin untuk para pemain,”tandasnya.

Tm-Ab