Bripda Rika Melani (dua dari kanan), bersama rekan-rekannya sesama Polwan. Foto : dok.

GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Sudah hampir lima tahun ini, Bripda Rika Melani SH menjadi polisi wanita (Polwan) di Polres Grobogan. Saat diwawancarai, Rika mengungkapkan selama menjalani karirnya, ia mempunyai komitmen untuk mencapai target.

“Saya sudah bertugas sebagai Polwan hampir lima tahun. Februari tahun depan saya genap lima tahun. Selama bertugas di Polres Grobogan, saya pernah ditugaskan di Ur Lat Bagian Sumda untuk pelatihan, kemudian di bagian humas, kemudian di Intelkam bagian SKCK, kemudian di Sat Sabhara dan saat ini, saya bertugas di Polsek Penawangan bagian humas,” ujar Rika, Selasa (4/8/2020).

Menjadi Polwan diakui Rika ada suka dan dukanya. Putri dari pasangan Sri Lohwati dan Suyadi ini mengungkapkan, dari suka duka yang dijalaninya, lebih banyak sukacita yang dirasakannya. Ia merasa selama bertugas, jumlah relasi dan teman-teman bertambah banyak.

“Semakin banyak relasi dan teman, maka akan semakin banyak rejeki. Lebih banyak sukanya dibanding dukanya. Menurut saya, hampir tidak ada dukanya sih sebenarnya, hanya saja pads saat remaja, saya merelakan masa muda untuk menempuh pendidikan Polwan demi mencapai cita-cita yang diinginkan sejak SMA dulu,” tambah istri dari Briptu Risqi Pamungkas.

Punya Target Capai Goal

Sejak SMA sudah punya cita-cita jadi Polisi. Foto : dok.

Rika mengaku selama hidupnya memiliki target. Kemauan dan tekad keras dilakukannya supaya target tersebut bisa tercapai. Ia mencontohkan saat ia memutuskan untuk menikah. Keputusan untuk menikah bukan keputusan yang asal-asalan, namun ia sudah menargetkan menikah di usia yang diinginkannya.

“Saya punya target dalam kehidupan yang saya jalani. Dimana, umur sekian saya harus mencapai target ini dan itu. Seperti dulu, kenapa saya harus tunangan dulu, saya berkomitmen akan menikah setelah rampung pendidikan S-1. Karena itu, kami bertunangan sebagai wujud komitmen calon juga mau menunggu saya agar dapat menikah setelah pendidikan selesai. Dan setelah berhasil meraih S1 Sarjana Hukum, akhirnya kami memutuskan untuk menikah,” ujar Rika.

Bahkan, ia berusaha untuk mencapai goal dengan mempunyai plan alias rencana. Tidak hanya satu rencana saja. Melainkan, ada berbagai rencana yang dipersiapkan sejak dini.

“Selama hidup harus punya plan. Ada plan A, B, C dan seterusnya dan itu dipersiapkan sejak dini. Hari ini, bulan depan dan tahun depan kita mau apa harus diputuskan sejak dini. Intinya, jangan hanya mengalir atau sekadar bermimpi saja, tetapi harus mau berusaha agar mencapai target tersebut. Intinya, bahagia hari ini akan jauh lebih bahagia hari esok,” tambahnya.

Didukung Keluarga

Bripda Rika bersama Briptu Risqi Pamungkas, yang kini jadi suaminya. Foto : dok.

Di luar kesehariannya sebagai Polwan, Rika Melani juga memanfaatkan waktu luangnya untuk berjualan lewat media online. Ia beralasan, media online semakin berkembang. Jika dimanfaatkan, maka masyarakat akan bertambah maju, terutama di bidang ekonomi.

Di era kemajuan teknologi itu, Rika memanfaatkan akun media sosialnya untuk menjual barang-barang kebutuhan personel kepolisian, seperti nama dada, seragam unit, sepatu personel, dan sebagainya. Belum lagi, sebagai wanita kelahiran Grobogan ini juga turut mempromosikan dagangan yang sesuai dengan kearifan lokal wilayahnya, seperti hasil pertanian, hasil mebel, maupun bidang kuliner makanan khas Grobogan.

“Sebenarnya berjualan online ini tidak hanya mencari untung saja, tetapi juga membantu anggota Polri yang mencari kebutuhan perlengkapan seragam atau warga yang membutuhkan hasil pertanian dan kuliner. Prinsip saya, bantu teman, dapat untung, dapat teman baru. Saya bersyukur keluarga saya, termasuk suami mendukung kegiatan saya. Di kantor, pekerjaan saya juga fleksibel, di luar kepolisian juga fleksibel karena sama-sama memanfaatkan media sosial. Waktu antara pekerjaan, usaha dan keluarga juga bisa dimanajemen dengan baik.”

“Sejak awal, keluarga sudah mengajarkan kepada saya untuk tidak malu melakukan sesuatu selama itu halal. Kamu boleh malu ketika kamu melakukan perbuatan mencuri itu pesan orang tua saya,” paparnya.

Motivasi Sesama Polwan

Di hari jadi Polisi Wanita ke 72, Rika berharap polisi wanita di Indonesia, khususnya di Polres Grobogan agar tetap maju dalam karirnya, baik itu karir di kepolisian maupun di luar. Dengan menjadi Polwan, wanita bisa melakukan yang dilakukan pria. Wanita juga bisa memimpin.

“Tapi sebagai Polwan, jangan lupakan kodrat sebagai wanita dan Ibu Rumah Tangga. Boleh mencari uang, tetapi jangan lupakan keluarga. Kebahagiaan tidak hanya diukur dari uang saja, tetapi juga kebersamaan dan keluarga.”

“Kemudian untuk adik-adik yang berada di bawah saya, atau yang sedang menempuh pendidikan, saya berpesan, ketika yang lain bisa, kenapa saya nggak bisa. Yang lain kuat, kenapa saya nggak kuat. Harus ingat keluarga. Motivasi menjadi polisi itu selain mencari pekerjaan, juga untuk membahagiakan dan mengangkat derajat orang tua. Dengan kita menjadi polisi, orang tua kita juga akan ikut disegani dan dihormati banyak orang,” harap Rika.

Hana Eswe-Wahyu