<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Wastra Nusantara Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/wastra-nusantara/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Thu, 17 Jul 2025 04:51:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Wastra Nusantara Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Wastra Nusantara Jadi Sarana Komunikasi Hadirnya Sebuah Kebudayaan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/07/17/wastra-nusantara-jadi-sarana-komunikasi-hadirnya-sebuah-kebudayaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Jul 2025 04:51:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[fashion]]></category>
		<category><![CDATA[Kain Batik]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi VII]]></category>
		<category><![CDATA[Primadona]]></category>
		<category><![CDATA[Samuel JD Wattimena]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Tenun]]></category>
		<category><![CDATA[Wastra Nusantara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=484931</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID)&#8211; Anggota Komisi VII DPR RI, Samuel JD Wattimena menyatakan, perkembangan fashion, khususnya wastra atau kain tradisional Nusantara pada era digital ini, telah membawa kain batik dan tenun menjadi primadona. Kehadiran wastra bahkan mendorong kebangkitan sektor UMKM, yang menjadikannya sebagai produk bernilai ekonomi tinggi. Samuel Wattimena sendiri menilai, kualitas bahan, warna alam, dan kemampuan menarasikan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/07/17/wastra-nusantara-jadi-sarana-komunikasi-hadirnya-sebuah-kebudayaan">Wastra Nusantara Jadi Sarana Komunikasi Hadirnya Sebuah Kebudayaan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Anggota Komisi VII DPR RI, Samuel JD Wattimena menyatakan, perkembangan fashion, khususnya wastra atau kain tradisional Nusantara pada era digital ini, telah membawa kain batik dan tenun menjadi primadona.</p>
<p>Kehadiran wastra bahkan mendorong kebangkitan sektor UMKM, yang menjadikannya sebagai produk bernilai ekonomi tinggi. Samuel Wattimena sendiri menilai, kualitas bahan, warna alam, dan kemampuan menarasikan identitas produk, akan menjadi kunci daya jual produk wastra di era digital saat ini.</p>
<p>&#8221;Kita tahu, wastra sudah menjadi bagian dari kehidupan dan kebanggaan masyarakat. Ketika nilai-nilai identitas itu ditunggangi nilai ekonomi, maka kualitas dan upaya pengenalan atau narasi akan jadi penentu daya jual di era digital,&#8221; kata Samuel, saat jadi bintang tamu dalam program siaran Jendela Negeri, yang dipandu Sheira Theresia dan Sammy Bastian, di Studio<em> TVRI</em> Jakarta, Rabu (16/7/2025).</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/07/17/operasi-patuh-candi-2025-di-grobogan-sat-lantas-gelar-ramp-check-penindakan-pelanggar-kasat-mata">Operasi Patuh Candi 2025 di Grobogan, Sat Lantas Gelar Ramp Check &amp; Penindakan Pelanggar Kasat Mata</a></strong></p>
<p>Perancang busana kenamaan itu mengakui, pada masa lalu, wastra adalah sarana komunikasi untuk menghadirkan kebudayaan suatu daerah. Tetapi 50 tahun terakhir, sudah jadi potensi ekonomi.</p>
<p>Samuel yang pada siaran TV Nasional itu mengenakan paduan busana endek (kain tradisional Bali) dengan selempang tenun Timor, menjelaskan, ketika wastra dijadikan potensi ekonomi, maka yang harus diperhatikan adalah <em>quality</em> dan narasi.</p>
<p>Pada kesempatan itu, mantan Stafsus Kementerian Koperasi dan UKM itu juga menggambarkan, tren wastra dengan<em> chemical colour</em> yang lebih menyala, tergeser oleh wastra dengan warna alam.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/07/17/pengukuhan-ayah-bunda-genre-kudus-bupati-endhah-dukung-remaja-berdaya">Bupati Kudus dan Istri Dikukuhkan sebagai Ayah dan Bunda GenRe, Komitmen Wujudkan Remaja Sehat dan Berdaya Saing</a></strong></p>
<p>&#8221;Pasar mancanegara lebih memilih produk yang <em>environment friendly</em> atau ramah lingkungan, saat membeli produk dari negara lain. Wastra yang ramah lingkungan, lebih disukai dan tahan lama, karena sudah melalui proses yang panjang,&#8221; terangnya.</p>
<p>Samuel yang juga Legislator DPR RI dari Dapil Jawa Tengah I (Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kendal, dan Kota Salatiga) itu merasa gembira, karena generasi muda begitu euforia dengan berbagai wastra Nusantara. Menurutnya, karena mereka telah menjadi bagian dari masyarakat dunia.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/07/17/wastra-nusantara-jadi-sarana-komunikasi-hadirnya-sebuah-kebudayaan">Wastra Nusantara Jadi Sarana Komunikasi Hadirnya Sebuah Kebudayaan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Veronica Tan: Pelestarian Wastra Bentuk Bela Negara yang Relevan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/04/27/veronica-tan-pelestarian-wastra-bentuk-bela-negara-yang-relevan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Apr 2025 23:05:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[bela-negara]]></category>
		<category><![CDATA[Pelestarian Wastra]]></category>
		<category><![CDATA[Relevan]]></category>
		<category><![CDATA[Veronica Tan]]></category>
		<category><![CDATA[Wastra Nusantara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=471483</guid>

					<description><![CDATA[<p>SALATIGA (SUARABARU.ID) &#8211; Wastra nusantara bukan sekadar kain tetapi warisan nilai, simbol kebudayaan, sumber kehidupan, dan ekspresi jati diri. Inisiatif untuk meresmikan Komunitas Wastra di Salatiga tentu bukan seremonial belaka tetapi memberikan makna dalam wastra nasional. Tak hanya simbol budaya dan identitas, dalam setiap tenunan, goresan, canting, dan warna kita menemukan jejak perempuan tangan komunitas [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/04/27/veronica-tan-pelestarian-wastra-bentuk-bela-negara-yang-relevan">Veronica Tan: Pelestarian Wastra Bentuk Bela Negara yang Relevan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SALATIGA (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Wastra nusantara bukan sekadar kain tetapi warisan nilai, simbol kebudayaan, sumber kehidupan, dan ekspresi jati diri. Inisiatif untuk meresmikan Komunitas Wastra di Salatiga tentu bukan seremonial belaka tetapi memberikan makna dalam wastra nasional.</p>
<p>Tak hanya simbol budaya dan identitas, dalam setiap tenunan, goresan, canting, dan warna kita menemukan jejak perempuan tangan komunitas harmoni dengan alam juga ruang inovasi kolaborasi pemberdayaan ekonomi di keluarga. Dalam wastra kita menemukan titik temu antara tradisi dan teknologi, seni dan kebudayaan, nilai lokal dan pasar global.</p>
<p>Hal ini ditekankan Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Veronica Tan, dalam acara Launching Komunitas Wastra Kota Salatiga yang digelar di kampus Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), belum lama ini.</p>
<p>Bukan sekadar kain</p>
<p>Veronica menyampaikan, warisan budaya kita terancam oleh wastra tiruan yang diproduksi secara masal. Di saat yang sama, bumi kita terus diuji oleh krisis lingkungan yang juga berdampak pada kelangsungan wastra sebagai identitas dan sumber ekonomi keluarga.</p>
<p>“Di tengah tantangan ini, hari ini di Salatiga kita menyaksikan gerakan yang hidup: parade seribu wastra dan launching komunitas wastra nusantara. Ini bukan sekadar kain, melainkan warisan nilai, simbol budaya, dan sumber kehidupan. Dalam setiap tenunan dan canting, ada jejak perempuan, harmoni dengan alam, dan ruang inovasi,” ungkapnya.</p>
<p>Veronica juga menekankan bahwa pelestarian wastra adalah bentuk bela negara yang relevan hari ini: merawat budaya, menciptakan nilai ekonomi, memperkuat peran perempuan, melibatkan laki-laki, melindungi anak, dan menjaga bumi sebagai warisan bersama.</p>
<p>Acara Launching Komunitas Wastra Kota Salatiga yang menjadi bagian penting dari peringatan Dies Natalis ke-25 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Komunikasi (Fiskom), sekaligus menyatukan semangat Hari Kartini dan Hari Bumi dalam satu gerakan nyata untuk menjaga warisan budaya nusantara.</p>
<p>Wastra, berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti kain atau busana, bukan sekadar penutup tubuh, namun juga cerminan identitas budaya yang hidup dalam keseharian masyarakat dari berbagai etnis di Indonesia. Launching komunitas ini menjadi penanda bahwa pelestarian budaya adalah tanggung jawab kolektif lintas generasi.</p>
<p>Mendukung penuh</p>
<p>Dukungan juga diberikan oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Salatiga Retno Robby Hernawan yang hadir dalam acara kemarin. Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kota Salatiga menyatakan dukungan penuh terhadap komunitas ini sebagai upaya konkret untuk melibatkan generasi muda dalam pelestarian wastra.</p>
<p>“Salatiga memiliki kekayaan motif batik dan tenun yang luar biasa. Dengan keterhubungannya terhadap nilai perjuangan Kartini dalam merawat budaya lokal, saya sangat menyambut baik peluncuran Komunitas Wastra ini. Ini adalah ruang dialog, ruang cinta, dan ruang aksi untuk menjaga kain tradisional kita agar tidak hilang ditelan zaman,” ujarnya.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/04/27/veronica-tan-pelestarian-wastra-bentuk-bela-negara-yang-relevan">Veronica Tan: Pelestarian Wastra Bentuk Bela Negara yang Relevan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wastra Nusantara, Seni dan Doa: Sudut Pandang Budayawan Sujiwo Tejo dan Rektor Intiyas</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/04/24/wastra-nusantara-seni-dan-doa-sudut-pandang-budayawan-sujiwo-tejo-dan-rektor-intiyas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Apr 2025 23:16:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Rektor Intiyas]]></category>
		<category><![CDATA[Seni dan doa]]></category>
		<category><![CDATA[Sujiwo Tejo]]></category>
		<category><![CDATA[Talkshow]]></category>
		<category><![CDATA[Wastra Nusantara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=471019</guid>

					<description><![CDATA[<p>SALATIGA (SUARABARU.ID) &#8211; Semarak budaya dalam rangka Dies Natalis Perak Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Komunikasi (Fiskom) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) diwarnai gelaran spesial melalui Talkshow bersama budayawan Sujiwo Tejo dan Rektor UKSW Profesor Intiyas Utami, Senin (21/4/2025) malam. Acara yang dimoderatori oleh Didik Supriadi, S.Pd., M.Pd., Dosen Fakultas Bahasa dan Seni Unnes, merupakan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/04/24/wastra-nusantara-seni-dan-doa-sudut-pandang-budayawan-sujiwo-tejo-dan-rektor-intiyas">Wastra Nusantara, Seni dan Doa: Sudut Pandang Budayawan Sujiwo Tejo dan Rektor Intiyas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SALATIGA (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Semarak budaya dalam rangka Dies Natalis Perak Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Komunikasi (Fiskom) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) diwarnai gelaran spesial melalui Talkshow bersama budayawan Sujiwo Tejo dan Rektor UKSW Profesor Intiyas Utami, Senin (21/4/2025) malam.</p>
<p>Acara yang dimoderatori oleh Didik Supriadi, S.Pd., M.Pd., Dosen Fakultas Bahasa dan Seni Unnes, merupakan bagian dari helatan budaya Parade dan Launching Wastra Nusantara “Senja Seribu Wastra Nusantara di Salatiga”, peringatan tiga momen penting: Dies Natalis Fiskom, Hari Kartini, dan Hari Bumi.</p>
<p>Talkshow ini hadir setelah Parade Senja Wastra Nusantara yang melibatkan 1.527 peserta dari kalangan mahasiswa, komunitas budaya, dosen, tenaga kependidikan, dan masyarakat umum. Parade tersebut tak hanya menorehkan sejarah bagi kampus Indonesia Mini ini, tetapi juga mencatatkan rekor baru sebagai &#8220;Parade Senja Wastra Nusantara Peserta Terbanyak&#8221; dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid) dengan nomor rekor 901.</p>
<p>Selain talkshow, acara juga dirangkai dengan launching Komunitas Wastra Nusantara di Salatiga oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Salatiga Retno Margiastuti Robby Hernawan, S.E., dan pembacaan Ikrar oleh Dr. Ir Arianti Ina R. Hunga, M.Si., fashion show, serta penampilan Teater Semut Geni yang turut menggandeng Sujiwo Tejo sebagai simbolisasi komitmen Wastra Nusantara dalam bentuk goresan canting di kain putih.</p>
<p>Dalam talkshow yang digelar usai parade, Rektor Intiyas menyampaikan refleksi mendalam mengenai makna wastra sebagai entitas yang melampaui fungsi materialnya. “Wastra bukan sekadar kain, tetapi ageman yang penuh makna dan doa. Setiap helainya adalah karya spiritual, hasil penghayatan, dan cinta ibu kepada anak-anaknya,” ujar Rektor Intiyas dengan suara lembut yang menggetarkan suasana.</p>
<p>Ia mengisahkan bagaimana sejak awal berdirinya UKSW pada tahun 1956, kampus ini dibangun di atas tanah yang membawa harapan kurang lebih 125 mahasiswa pertama dari seluruh nusantara, yang salah satu bekalnya adalah kain pemberian sebagai simbol leluhur. &#8220;Kain itu bukan hanya bekal, tapi juga doa dari ibu, dari tanah asal mereka, dari warisan budaya kita yang paling luhur,&#8221; lanjutnya. Dengan sekitar 16.000 mahasiswa saat ini, UKSW dinilainya sebagai titik temu peradaban, di mana wastra menjadi simbol keberagaman dan persatuan.</p>
<p>Rektor Intiyas menegaskan, UKSW, sebagai kampus yang merepresentasikan Indonesia Mini, tidak hanya hadir sebagai lembaga akademik, tetapi juga sebagai pelestari dan penggerak warisan budaya bangsa. “Wastra bukan produk industri, tapi produk jiwa. Maka ia harus dirawat, dihidupi, dan digaungkan, terutama di tempat di mana peradaban dibentuk yaitu di kampus,” tutupnya.</p>
<p>Sebagai seorang akademisi yang tumbuh dari keluarga pendidik, pelukis, dan sastrawan Jawa, Rektor Intiyas juga mengutip tembang &#8220;Sekar Kinanthi&#8221; karya Ki Ronggo Warsito sebagai pengingat bahwa perjalanan bangsa ini harus dijaga melalui tradisi dan kebudayaan, termasuk lewat wastra.</p>
<p>Refleksi Lewat Budaya</p>
<p>Sujiwo Tejo, dalam gaya khasnya yang puitis dan kritis, turut menegaskan pentingnya kembali kepada akar budaya. “Masa depan Indonesia ada pada seluruh kebijakan dan kearifan lokal, herbal, batik, matematika, dan lainnya. Kalau matematika ditemukan di Indonesia, pasti matematika itu batik, karena batik itu ketidakteraturan yang teratur,” tuturnya.</p>
<p>Menurutnya, mahasiswa tidak harus selalu turun ke jalan untuk menunjukkan sikap kritis. “Di UKSW ini, saya melihat mahasiswa yang berpikir kritis tanpa perlu ramai. Budaya punya jalannya sendiri,” ujar pria yang telah menuangkan daya kritisnya ke dalam desain 14 lembar kain sarung yang dikenakan mahasiswa UKSW, yang turut mengiringi nyanyian sepanjang acara berlangsung. Ia menutup refleksinya dengan menyentuh persoalan cinta yang dalam: “Cinta sejati adalah memberi tanpa syarat. Seperti ibu yang menitipkan doa dalam selembar kain untuk anak-anaknya.”</p>
<p>Dalam talkshow ini, pernyataan Rektor Intiyas tentang wastra sebagai simbol budaya yang melampaui fungsi materialnya sejalan dengan pandangan Sujiwo Tejo tentang pentingnya kembali ke akar budaya Indonesia. Rektor Intiyas menegaskan bahwa wastra adalah produk jiwa, bukan sekadar kain, yang sarat dengan doa dan makna spiritual. Sujiwo Tejo pun menambahkan bahwa masa depan Indonesia terletak pada kearifan lokal dan budaya, seperti batik dan wastra, yang harus dijaga dan dipelihara. Keduanya mengajak kita untuk melihat budaya sebagai kekuatan yang mempersatukan dan memberikan arah bagi peradaban bangsa.</p>
<p>Bangga dengan budaya</p>
<p>Talkshow bersama Sujiwo Tejo dan Rektor Intiyas meninggalkan kesan mendalam bagi Rosella Sedna, mahasiswa Ilmu Komunikasi Fiskom UKSW. Ia melihat wastra sebagai warisan budaya yang mencerminkan kisah hidup dari berbagai daerah, dan sejalan dengan pesan Rektor, Rosella menegaskan pentingnya generasi muda untuk mulai mengenakannya. “Kalau kita tidak mulai memakainya dari sekarang, nanti siapa?” ujarnya.</p>
<p>Senada dengan itu, Laura Halim dari Program Studi Ilmu Komunikasi Fiskom melihat setiap wastra memiliki makna yang berbeda. Seperti yang disampaikan Rektor Intiyas, sejak lahir hingga akhir hayat, manusia selalu bersentuhan dengan wastra yang diwariskan dari generasi ke generasi. “Di dalamnya ada doa, ada harapan. Maka, meski budaya asing terus masuk, kita harus tetap bangga dengan budaya kita sendiri,” tutupnya.</p>
<p>Sementara itu, Ivana Christine Kafiar dari Program Studi Hubungan Internasional Fiskom menyampaikan, “Acara ini sangat berkesan, terutama saat Sujiwo Tejo mendalang dan menjawab dengan nyinden. Saya benar-benar terkagum pada kekayaan budaya Indonesia,” ujar mahasiswa asal Papua ini. Sementara itu, Sharon I. M. Tidore dari Program Studi Ilmu Komunikasi Fiskom mengungkapkan, “Saya senang dapat terlibat dalam penampilan. Sujiwo Tejo memberikan banyak perspektif baru tentang seni, ekspresi, dan makna di balik setiap lagu yang dibawakannya,” katanya.</p>
<p>Talkshow yang menjadi panggung budaya yang mengalirkan nuansa lokal dan bentuk bela negara ini menjadi bukti nyata bahwa UKSW terus mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) ke-4 pendidikan berkualitas, ke-16 perdamaian, keadilan dan kelembagaan yang tangguh, serta ke-17 kemitraan untuk mencapai tujuan.</p>
<p>Sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terakreditasi Unggul, UKSW telah berdiri sejak 1956 dengan 15 fakultas dan 64 program studi di jenjang D3 hingga S3, dengan 28 Prodi Unggul dan A. Terletak di Salatiga, UKSW dikenal dengan julukan Kampus Indonesia Mini, mencerminkan keragaman mahasiswanya yang berasal dari berbagai daerah. Selain itu, UKSW juga dikenal sebagai &#8220;Creative Minority&#8221; yang berperan sebagai agen perubahan dan inspirasi bagi masyarakat.</p>
<p><strong>NING S</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/04/24/wastra-nusantara-seni-dan-doa-sudut-pandang-budayawan-sujiwo-tejo-dan-rektor-intiyas">Wastra Nusantara, Seni dan Doa: Sudut Pandang Budayawan Sujiwo Tejo dan Rektor Intiyas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pikat Wastra Nusantara Kenalkan Desain Fashion UMKM dan IKM Agar Naik Kelas</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/09/12/pikat-wastra-nusantara-kenalkan-desain-fashion-umkm-dan-ikm-agar-naik-kelas-2</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Sep 2024 12:59:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[festival kota lama]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Wastra Nusantara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=435861</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Wali kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu membuka kegiatan Pikat Wastra Nusantara yang merupakan rangkaian kegiatan Festival Kota Lama Semarang di Gedung Oudetrap, Kamis (12 September 2024. Pikat Wastra Kota Lama menghadirkan peragaan busana atau fashion show dari 8 desainer ternama Indonesia. Tak hanya itu, ada pula pameran UMKM dan IKM Fashion yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/09/12/pikat-wastra-nusantara-kenalkan-desain-fashion-umkm-dan-ikm-agar-naik-kelas-2">Pikat Wastra Nusantara Kenalkan Desain Fashion UMKM dan IKM Agar Naik Kelas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Wali kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu membuka kegiatan Pikat Wastra Nusantara yang merupakan rangkaian kegiatan Festival Kota Lama Semarang di Gedung Oudetrap, Kamis (12 September 2024.</p>
<p>Pikat Wastra Kota Lama menghadirkan peragaan busana atau <em>fashion show</em> dari 8 desainer ternama Indonesia. Tak hanya itu, ada pula pameran UMKM dan IKM Fashion yang menampilkan beragam produk nusantara.</p>
<p>Perempuan yang akrab disapa Mbak Ita ini menyebut, gelaran Pikat Wastra merupakan ide gagasan anggota DPR RI terpilih periode 2024-2029 Samuel Wattimena.</p>
<p>&#8220;Ini merupakan awal permulaan untuk kiprah beliau di Dapilnya. Tentu hal ini jadi salah satu keunggulan mas Samuel, karena beliau ini kan desainer sehingga harapannya bisa terus memberikan pendampingan pada UMKM,&#8221; ujar Mbak Ita.</p>
<p>Pikat Wastra Nusantara, menurut dia, melibatkan banyak pelaku UMKM dan IKM untuk bersama-sama menyemarakkan Festival Kota Lama Semarang.</p>
<p>&#8220;Ini satu permulaan untuk bagaimana UMKM di Kota Semarang dan IKM bisa melesat menjadi UMKM naik kelas,&#8221; terang Mbak Ita.</p>
<p>Dirinya mengakui masih ada PR (pekerjaan rumah) yang harus dilakukan untuk menjadikan Kota Semarang sebagai kota yang terkenal akan fashionnya.</p>
<p>&#8220;Dulu di tahun 2015 kan Kota Semarang sudah dicanangkan sebagai Kota fashion. Namun tidak berkembang karena terkendala Covid. Harapannya tidak hanya ada Jakarta Fashion week atau Bandung Fashion Week tapi juga Semarang Fashion Week,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Desainer Indonesia, Samuel Wattimena menyebut jika fashion ini adalah bagian dari kehidupan keseharian masyarakat.</p>
<p>&#8220;Karena itu saya bikin pameran kecil mengenai fashion dengan bahan ramah lingkungan terbuat dari sisa kain dan warna alam. Jadi dengan baju dari bahan sisa dan pewarna alam atau dia bahan alam yang diolah. Kita lakukan <em>upcycle</em> dan <em>recycle</em>,&#8221; ujar Samuel.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/09/12/pikat-wastra-nusantara-kenalkan-desain-fashion-umkm-dan-ikm-agar-naik-kelas-2">Pikat Wastra Nusantara Kenalkan Desain Fashion UMKM dan IKM Agar Naik Kelas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>