<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>The Greatest of All Times Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/the-greatest-of-all-times/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Fri, 28 Feb 2025 08:59:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>The Greatest of All Times Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Seperti Apa Lamine Yamal &#8220;Menjelma&#8221;&#8230;</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/03/01/seperti-apa-lamine-yamal-menjelma</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Mar 2025 10:00:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Ballon d'Or]]></category>
		<category><![CDATA[barcelona]]></category>
		<category><![CDATA[Euro 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Golden Boy]]></category>
		<category><![CDATA[Impresivitas]]></category>
		<category><![CDATA[la liga]]></category>
		<category><![CDATA[Lamine Yamal]]></category>
		<category><![CDATA[Lionel Messi]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[The Greatest of All Times]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=463119</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // dia memandang bulan/ ingin memeluknya/ entah kapan dia menjelma/ menjadi bulan/ bertahta di atas sana&#8230;// (Sajak “Lamine Yamal”, Februari 2025) FOTO yang pernah diunggah sang ayah itu menyuguhkan ceritera bersejarah. Bayi Lamine Yamal dimandikan oleh Lionel Messi, pemain yang kini diakui dunia sebagai The Greatest of All Times (GOAT). Dan, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/03/01/seperti-apa-lamine-yamal-menjelma">Seperti Apa Lamine Yamal &#8220;Menjelma&#8221;&#8230;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-463126 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/02/logo-bola-bola-2.jpg" alt="" width="393" height="91" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/02/logo-bola-bola-2.jpg 393w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/02/logo-bola-bola-2-150x35.jpg 150w" sizes="(max-width: 393px) 100vw, 393px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></p>
<p><em>// dia memandang bulan/ ingin memeluknya/ entah kapan dia menjelma/ menjadi bulan/ bertahta di atas sana&#8230;//</em><br />
<strong>(Sajak “Lamine Yamal”, Februari 2025)</strong></p>
<p><strong>FOTO</strong> yang pernah diunggah sang ayah itu menyuguhkan ceritera bersejarah.</p>
<p>Bayi Lamine Yamal dimandikan oleh Lionel Messi, pemain yang kini diakui dunia sebagai The Greatest of All Times (GOAT). Dan, rata-rata orang menyatakan, Yamal adalah calon paling pas untuk menggantikan Messi.</p>
<p>Foto yang viral di tengah Euro 2024 itu seperti menjawab pertanyaan masyarakat sepak bola dunia: siapa kelak penerus Messi, yang dalam usia 37 diperkirakan bakal pensiun selepas Piala Dunia 2026. Rupanya ayah Yamal, Mounir Nasraoui mengimpikan, anaknya kelak bisa menjadi “titisan” Messi.</p>
<p>Kini, semua tak ragu menunjuk Lamine Yamal, yang tahun lalu meraih Kopa Trophy dan Golden Boy sebagai Pemain Muda Terbaik Dunia.</p>
<p>Rodri, teman senegaranya yang mendapatkan Ballon d’Or, menegaskan, trofi prestisius itu kelak akan menjadi milik Lamine Yamal.</p>
<p>Ya, impresivitas penampilan yang mengantar Spanyol menjadi juara Euro 2024, dan performanya yang brilian di tengah para bintang senior Barcelona, memosisikan Yamal sebagai kandidat terkuat pengganti Messi. Kebergatungan pelatih Hansi Flick kepada anak ajaib itu mulai dirasakan. Dia salah satu kunci yang mengembalikan Barcelona sebagai pimpinan klasemen La Liga.</p>
<p><strong>Deretan The Next Messi</strong><br />
Yamal menjadi nama utama di antara berderet pemain yang pernah dinobatkan sebagai The Next Messi.</p>
<p>Sama seperti dulu, penginspirasian New Pele, lalu New Maradona, nama-nama yang berjejuluk New Messi juga tak sedikit; namun semua tak memuncak dan menjajari kemampuan La Pulga.</p>
<p>Dulu kita mengenal “Maradona dari Carpathians” sebagai predikat untuk bintang Rumania, Gheorghe Hagi. Atau “Maradona Sungai Nil” Hissam Hassan. Juga harapan besar yang melekat pada sejumlah bintang Argentina: Pablo Aimar, lalu Javier Xaviola, Ariel Ortega, Carlos Tevez, juga Leo Messi yang digadang-gadang menjadi penerus Maradona. Dia bahkan mendapat julukan Messidona.</p>
<p>Yang terbaru,<em> wonderboy</em> yang dilekati predikat sebagai New Messi adalah Claudio Echeverri, kapten timnas U17 Argentina. Lalu Ibrahim Rabbaj, pemain Akademi Chelsea berdarah Inggris-Maroko yang memiliki pergerakan, gaya, dan tampilan persis Leo Messi. Sedangkan yang mentas sebagai bintang dengan level tersendiri adalah Mohamed Salah, “Messi dari Mesir” yang menjadi andalan Liverpool.</p>
<p>Takefusa Kubo dan Lee Seung-woo yang juga pernah disebut sebagai “Messi Jepang” dan “Messi Korea”, berkembang tak sebesar harapan. Di Barcelona, Ansu Fati yang awalnya sangat menjanjikan, akhirnya tak memuncak karena banyak terlilit cedera. Fati pernah dipinjamkan ke Brighton Hove and Albion di Liga Primer, namun tak sukses unjuk kehebatan.</p>
<p>Ansu Fati tak bergerak ke peningkatan performa untuk menuju ke “maqam” Messi, sampai kemudian Barcelona memperkenalkan <em>wonderkid</em> produk Akademi La Masia yang kemudian meroket pada usia 17, Lamine Yamal. Xavi Hernandez-lah yang memromosikannya ke tim utama.</p>
<p>Saya masih mencatat pernyataan pelatih tim nasional Spanyol, Luis de la Fuente, “Kami menemuinya di Spanyol. Dia pentolan tim junior dan pesepak bola dengan kekuatan luar biasa, seolah-olah disentuh oleh tongkat sihir Tuhan. Dia berbeda&#8230;” (<em>goal.com</em>, 1 September 2023).</p>
<p>Narasi De la Fuente itu boleh jadi hiperbolik: “tongkat sihir Tuhan”, namun saya menangkapnya lebih sebagai ungkapan kegembiraan ketika dia menemukan “perbedaan” ketika menyusun elemen-elemen kekuatan skuad nasional.</p>
<p>Dalam laga kualifikasi Euro 2024, 8 September 2024 Spanyol vs Georgia, Lamine Yamal mencatat rekor sebagai pemain termuda (16 tahun 1 bulan 26 hari) di tim juara Eropa 2008, 2012 dan juara dunia 2010 itu. Dia memperbarui rekor Gavi (17 tahun 62 hari).</p>
<p>Sejarah sudah ditoreh ketika dalam usia 15 tahun 290 hari, Yamal menggantikan Gavi pada menit ke-83 dalam laga melawan Real Betis di musim 2023-2024 La Liga. Pelatih Barca waktu itu, Xavi Hermandez sudah mulai menampilkan Yamal di awal musim. Dia menjanjikan pengaruh kuat bagi permainan La Blaugrana.</p>
<p>Dalam turnamen Joan Gampar Trophy melawan Tottenham Hotspur, yang dimenangi Barcelona 4-3, Yamal bermain hebat. Lalu dia menjadi <em>man of the match</em> ketika menundukkan Real Villareal 4-3 dalam pertandingan reguler La Liga di Stadion De La Ceramica.</p>
<p>Yang istimewa, lantaran impresivitasnya, Yamal mendapat <em>standing ovation</em> dari suporter Villareal. Ketika digantikan oleh Ansu Fati pada menit ke-76, gemuruh fans lawan menandai kehadiran bintang baru La Liga.</p>
<p>Ketika Spanyol menundukkan Prancis 2-1 dalam semifinal Euro 2024 di Allianz Arena, Muenchen, 10 Juli lalu, bocah berdarah campuran dari ayah berdarah Maroko dan ibu dari Guinea Ekuator itu menjadi pusat perhatian dunia.</p>
<p>Yamal menjadi pahlawan penyama skor ketika Spanyol tertinggal 0-1 dari Prancis. Mengecoh Adrien Rabiot, dia mengirim bola dengan kaki kiri ke gawang Mike Maignan. Tendangan lengkungnya bersarang indah ke pojok atas kanan gawang. Dia terpilih sebagai <em>man of the match</em>.</p>
<p>Di Euro 2024 dia mengukir rekor sebagai pemain termuda yang tampil dengan usia 16 tahun 338 hari. Yamal mematahkan catatan pemain Polandia, Kacper Kozlowski yang berusia 17 tahun 246 hari di Euro 2020.</p>
<p>Dia membukukan rekor demi rekor. Di fase gugur, dengan usia 16 tahun 353 hari Yamal memperbarui rekor gelandang Inggris, Jude Bellingham saat mengalahkan Georgia 4-1.</p>
<p>Gol indahnya ke gawang Prancis juga menambah rekor. Yamal menjadi pencetak gol termuda sepanjang sejarah, 16 tahun 262 hari, memperbaiki rekor pemain Swiss Johan Vonlanthen yang dalam usia 18 tahun 1.451 hari mencetak gol ke gawang Prancis di Euro 2004.</p>
<p>Dalam catatan turnamen mayor, dia mengalahkan rekor Pele sebagai pencetak gol termuda saat berusia 17 tahun 244 hari di Piala Dunia 1958.</p>
<p><strong>Sikap Percaya Lewy</strong><br />
Sikap percaya Robert Lewandowski kepada Yamal sebagai partner sungguh sangat “ngemong”. Tak jarang bintang asal Polandia itu memberi advis kepada rekan mudanya itu.</p>
<p>“Dia masih 15 tahun. Dan, pertama kali dalam hidup, saya melihat seseorang yang begitu cemerlang di usia muda. Mustahil untuk menjadi begitu baik, begitu pintar di usia ini,” ucap Lewy.</p>
<p>Bagi dia, kedisiplinan dan kerja keras akan mnjadi kunci, apakah Yamal bisa konsisten di level tertinggi pada masa depan karier sepak bolanya.</p>
<p>Kini, Yamal menjadi gantungan Barcelona, seperti yang dulu melekat pada Lionel Messi. Belum lama ini, <em>Planet Football</em> membuat perbandingan antara keduanya, setelah Yamal membukukan 100 penampilan di level klub dan timnas.</p>
<p>Kemenangan 1-0 Barca atas Rayo Vallecano di La Liga, dua pekan lalu, menjadi momen tersendiri. Itu menjadi penampilan ke-100 Yamal di tim senior, 83 di antaranya di level klub, 17 laga lainnya bersama timnas Spanyol.</p>
<p>Dia berada di usia 17 tahun saat melakoni laga melawan Rayo Vallecano, Februari 2025. Dia mengukir 21 gol, dan 30 <em>assists</em>. Menit per gol: 318,1, dan menit per gol/<em>assist</em>: 131. Dia meraih trofi La Liga (1), Euro (1), dan Supercopa de Espana (1).</p>
<p>Sedangkan Messi berada di usia 20 saat laga ke-100 laga, yang dicatat saat melawan Atletico Madrid, Oktober 2007. La Pulga mencatat 40 gol dan 13 <em>assists</em>. Menit per gol: 161.4, dan menit per gol/<em>assist</em>: 121.8, Messi membukukan trofi La Liga (2), Supercopa de Espana (1), dan Liga Champions (1).</p>
<p>Perbandingan seperti itu merupakan tren mediatika yang akan terus berlangsung, sebagai bagian dari upaya media mengangkat semua segi tentang pembeda-pembeda bagi kedua sosok luar biasa itu.</p>
<p>Bagusnya, Yamal tak terpengaruh dengan pembandingan itu. Dia tetap mencoba menjadi diri sendiri. “Messi pemain terbaik dalam sejarah. Dibandingkan dengan dia berarti saya melakukan hal yang benar, namun saya ingin menciptakan jalan saya sendiri,” katanya kepada <em>Mundo Deportivo</em> (<em>bola.net</em>, 22/2).</p>
<p>Menurutnya, Messi tidak bisa disamakan dengan siapa pun. “Messi adalah pemain terbaik dalam sejarah,” ungkap Yamal yang bertekad menciptakan identitas sendiri dan terus berkembang.</p>
<p>Dunia sepak bola mengakui, Yamal adalah bintang terdekat yang diyakini menggantikan Messi, setelah semua calon “next Messi” gugur sebelum mencapai posisi yang diharapkan&#8230;</p>
<p>Atau setidak-tidaknya meraih “maqam” bergengsi tersendiri, seperti yang kini ditempati Mo Salah&#8230;</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>; <em>wartawan <a href="http://Suarabaru.Id">Suarabaru.Id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/03/01/seperti-apa-lamine-yamal-menjelma">Seperti Apa Lamine Yamal &#8220;Menjelma&#8221;&#8230;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengakuan Jamal Musiala, Inspirasi bagi Para Pemain Muda</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/02/15/pengakuan-jamal-musiala-inspirasi-bagi-para-pemain-muda</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Feb 2025 10:00:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ballon d'Or]]></category>
		<category><![CDATA[CR7]]></category>
		<category><![CDATA[Cristiano Ronaldo]]></category>
		<category><![CDATA[Euro]]></category>
		<category><![CDATA[GOAT]]></category>
		<category><![CDATA[Kualitatif]]></category>
		<category><![CDATA[Kuantitatif]]></category>
		<category><![CDATA[Lionel Andres Messi]]></category>
		<category><![CDATA[Portugal]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[The Greatest of All Times]]></category>
		<category><![CDATA[UEFA Nations League]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=460731</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // pembandingan itu takkan pernah berhenti/ siapa yang benar-benar maharaja/ di sepanjang zaman/ ada kelebihan/ ada keunggulan/ pun ada pembeda/ yang tak ada pada lainnya// (Sajak “GOAT”, 2025) CRISTIANO Ronaldo tak pernah berhenti melempar opini. Belum lama ini dia menegaskan lebih lengkap dari Lionel Andres Messi, untuk mengklaim sebagai pemain terbesar [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/02/15/pengakuan-jamal-musiala-inspirasi-bagi-para-pemain-muda">Pengakuan Jamal Musiala, Inspirasi bagi Para Pemain Muda</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-460736 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/02/logo-bola-bola.jpg" alt="" width="393" height="91" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/02/logo-bola-bola.jpg 393w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/02/logo-bola-bola-150x35.jpg 150w" sizes="(max-width: 393px) 100vw, 393px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// pembandingan itu takkan pernah berhenti/ siapa yang benar-benar maharaja/ di sepanjang zaman/ ada kelebihan/ ada keunggulan/ pun ada pembeda/ yang tak ada pada lainnya//</em><br />
<strong>(Sajak “GOAT”, 2025)</strong></p>
<p>CRISTIANO Ronaldo tak pernah berhenti melempar opini. Belum lama ini dia menegaskan lebih lengkap dari Lionel Andres Messi, untuk mengklaim sebagai pemain terbesar sepanjang sejarah atau The Greatest of All Times (GOAT).</p>
<p>Perdebatan tentang siapa lebih baik dari dua pemain ini mewarnai wacana yang secara kuantitatif maupun kualitatif tak pernah berhenti. Banyak pendapat yang menyebut Ronaldo lebih unggul, tidak sedikit pula yang memastikan Messi tak tergoyahkan dari sisi raihan penghargaan yang diterima dibandingkan dengan CR7. Messi juga diunggulkan dari fakta kehebatan dan keunikan cara bermain.</p>
<p>Banyak yang mengatakan, Ronaldo hebat karena spartanitas dan disiplin latihan, sementara Messi lahir dengan bakat yang sudah melekat.</p>
<p>Ketika Ronaldo masih terus memperlihatkan produktivitas gol untuk mengejar jumlah 1.000 gol sepanjang kariernya, Leo Messi punya fakta lain: membendaharakan delapan Ballon d’Or dan raihan trofi Piala Dunia 2022. Sedangkan Ronado lima kali meraih Ballon d’Or, dan di tingkat tim nasional mengantar Portugal sebagai juara Euro pada 2016 dan UEFA Nations League 2019.</p>
<p>Untuk trofi yang merepresentasikan kekuatan timnas sebagai yang terkuat di benua nya, Messi menyusul dengan dua kali juara Copa Amerika, yakni pada 2021 dan 2024. Artinya, secara kuantitatif, Messi jelas lebih unggul, dan hanya kalah dari raihan gol yang didapat Ronaldo di Manchester United, Real Madrid, Juventus, Al-Nassr, dan timnas Portugal. Bintang Portugal itu membukukan 923 gol. Sedangkan Messi mengukir 847 gol dalam kariernya bersama Barcelona, Paris St Germain, Inter Miami, dan timnas Argentina.</p>
<p>Seorang pakar gestur, Darren Stanton, sebagaimana dilansir <em>Tribuna</em> (<em>detik.com</em>, 6/2) melihat, Ronaldo tampak tidak percaya diri ketika menyatakan klaim lebih lengkap dari Messi. “Dia mengatakan dirinya yang terbaik, tetapi ekspresi wajah mengkhianatinya,” kata Darren.</p>
<p>Pakar gestur itu menilai, Ronaldo tidak membenci Messi. Dia hanya merasa frustrasi karena dunia sepak bola tidak mengakuinya sebagai yang terbaik.</p>
<p>Kalau yang dijadikan justifikasi adalah kekuatan tendangan kaki kanan dan kiri, serta sundulan kepala, maka orang akan cenderung melihat keseluruhan aspek sebagai kelengkapan kemampuan, dan performa Messi boleh dibilang tak kurang apa pun.</p>
<p><strong>Pengakuan Musiala</strong><br />
Di tengah klaim Cristiano Ronaldo, muncul pengakuan Jamal Musiala. Mutiara Bayern Muenchen dan timnas Jerman itu menilai, Lionel Messi lebih baik dari Ronaldo. Bisa jadi, pendapat ini menginspirasi para pemain muda terhadap senior-senior pendahulunya.</p>
<p>Pemain dari ayah berdarah Yoruba berkebangsaan Britania dan ibu berdarah Jerman dengan akar Polandia ini, dalam usia 21 menjadi salah satu <em>wonderkid</em> paling bersinar di samping Lamine Yamal, Kylian Mbappe, Jude Bellingham, Amat Diallo, atau Cole Palmer. Dia menjadi <em>runner up</em> Golden Boy 2023, di bawah Bellingham.</p>
<p>Seperti Lamine Yamal, Musiala juga dibandingkan dengan Leo Messi. Dribel ajaibnya mewarnai Bundesliga sejak Juni 2020 setelah memulai debut pada usia 17 tahun.</p>
<p>Belum lama ini, seperti diunggah <em>Give Me Sport</em>, Jamal Musiala mengetengahkan lima pemain terbaik dalam sejarah. GOAT versinya itu adalah Lionel Messi, Ronaldo, Pele, Diego Maradona, dan Gerd Mueller.</p>
<p>Telah lama dia menunjukkan kekaguman kepada Messi, dan tak ragu-ragu menobatkannya sebagai GOAT. “Barcelona adalah tim favorit saya, dan karena itu mereka selalu menjadi referensi saya. Pada bagian belakang kaus saya saat masih kecil, hampir selalu (tertera nama) Messi,&#8221; ujar Musiala.</p>
<p>Dia juga menyukai Cristiano Ronaldo, yang merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah, namun Musiala menegaskan, dia berada di pihak Messi dalam perdebatan GOAT yang tak pernah berakhir di antara keduanya.</p>
<p>“Saya menyukai <em>clasico</em> antara Ronaldo dan Messi, namun terlepas dari semua penghargaan saya untuk Cristiano, saya adalah tim Messi,” katanya.</p>
<p>Musiala memosisikan Pele di posisi ketiga pemain terbaik sepanjang masa. Dia menjadi satu-satunya orang yang memenangkan tiga gelar juara Piala Dunia. Pele mencatat 97 <em>caps</em> untuk Timnas Brasil, dengan 77 gol.</p>
<p>Pele, menurutnya adalah personifikasi <em>jogo bonito</em>, gaya bermain Brazil yang tidak saja indah tetapi juga mengekspresikan kultur bangsa.</p>
<p>Pemain terbesar keempat dalam penilaian Musiala adalah Diego Maradona, yang seolah-olah bisa melakukan apa saja setiap membawa bola. Dialah yang membawa penginspirasian “New Maradona” bagi Leo Messi, dan kini juga diteruskan dengan hal yang sama dengan ”New Messi”.</p>
<p>GOAT kelima Musiala adalah Gerd Muller. Striker Jerman (Barat) yang meninggal pada 15 Agustus 2021 di usia 75 tahun ini menempati posisi ketiga pencetak gol terbanyak di putaran final Piala Dunia. Dalam dua edisi, 1970 dan 1974, Mueller mencetak 14 gol dan 6 <em>assists</em> dari 13 laga. Dia mencetak gol terakhir ke gawang Jan Jongbloed ketika Jerman Barat mengalahkan Belanda 2-1 di final Piala Dunia 1974.</p>
<p><strong>Ronaldo Nazario dan Ronaldinho</strong><br />
Di luar lima nama itu, sepak bola mengetengahkan banyak legenda dengan segala kelebihan pada eranya. Ada yang sempat bermain di Piala Dunia, ada pula yang bagai ditakdirkan tidak bisa tampil di ajang terbesar dunia itu. Seperti George Best, bintang Irlandia Utara dan Eric Cantona yang sama-sama merupakan legenda Manchester United.</p>
<p>Bintang-bintang Brazil dengan keajaiban masing-masing seperti Garrincha, Rivelino, Zico, Socrates, Ronaldo Luis Nazario, Romario, Ricardo Kaka, Ronaldinho, Neymar Junior, dan kini Vinicius Junior adalah sebagian di antara megabintang yang beredar di orbit elite.</p>
<p>Juga nama-nama genius seperti Johan Cruyff, Franz Beckenbauer, Michael Platini, Zinedine Zidane, George Weah, Enzo Francescolli, Ruud Gullit, Marco van Basten, atau Paul Gascoigne.</p>
<p>Dalam dua dasawarsa, rivalitas Messi dan Cristiano Ronaldo sulit ditembus oleh pemain lain. Sepak bola dunia dibuat sibuk memperdebatkan siapa yang lebih baik dari keduanya.</p>
<p>Klaim CR7 dan pernyataan Jamal Musiala memberi kesimpulan yang menyodorkan fakta tentang kelebihan kedua bintang. Penilaian itu seolah-olah mementahkan klaim Ronaldo, dan menegaskan di mana posisi Messi &#8212; yang selama ini tidak pernah memedulikan dia akan diakui sebagai GOAT atau tidak.</p>
<p>Realitasnya, Messi tak pernah terprovokasi oleh klaim dan opini rivalnya&#8230;</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>, <em>wartawan <a href="http://Suarabaru.Id">Suarabaru.Id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/02/15/pengakuan-jamal-musiala-inspirasi-bagi-para-pemain-muda">Pengakuan Jamal Musiala, Inspirasi bagi Para Pemain Muda</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mungkinkah Camp Nou Memuncaki Dongeng Lionel Messi?</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/05/13/mungkinkah-camp-nou-memuncaki-dongeng-lionel-messi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 May 2023 10:00:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Ballon d'Or]]></category>
		<category><![CDATA[barcelona]]></category>
		<category><![CDATA[Camp Nou]]></category>
		<category><![CDATA[Les Parisiens]]></category>
		<category><![CDATA[Lionel Messi]]></category>
		<category><![CDATA[MLS]]></category>
		<category><![CDATA[PSG]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[The Greatest of All Times]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=336751</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // inikah saat dia kembali ke habitat sejati?/ sejauh dia pergi/ jalan sejarah akan menuntun/ ke dongeng abadi&#8230;// (Sajak “Dongeng Leo Messi”, 2023) PERTAUTAN Lionel Messi dengan Barcelona adalah dongeng tentang gravitasi hati berkekuatan spiritual telepati. Kemungkinan klimaks kembalinya La Pulga ke Camp Nou memang masih menunggu apa yang akan terjadi [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/05/13/mungkinkah-camp-nou-memuncaki-dongeng-lionel-messi">Mungkinkah Camp Nou Memuncaki Dongeng Lionel Messi?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-336760 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/05/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107-1.jpg" alt="" width="393" height="91" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/05/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107-1.jpg 393w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/05/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107-1-150x35.jpg 150w" sizes="(max-width: 393px) 100vw, 393px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// inikah saat dia kembali ke habitat sejati?/ sejauh dia pergi/ jalan sejarah akan menuntun/ ke dongeng abadi&#8230;//</em><br />
<strong>(Sajak “Dongeng Leo Messi”, 2023)</strong></p>
<p><strong>PERTAUTAN</strong> Lionel Messi dengan Barcelona adalah dongeng tentang gravitasi hati berkekuatan spiritual telepati.</p>
<p>Kemungkinan klimaks kembalinya La Pulga ke Camp Nou memang masih menunggu apa yang akan terjadi di pengujung perikatan dengan Paris St Germain, 30 Juni nanti, namun gambaran tidak adanya sinyal perpanjangan kontrak dengan Les Parisiens adalah kata lain keniscayaan “Messi bersiap balik ke habitat”. Dalam perkembangan terakhir, friksi dengan manajemen Les Parisiens atas “pembangkangan” sang pemain terhadap larangan pergi ke Arab Saudi sebagai Duta Wisata memicu disharmoni tersendiri.</p>
<p>Ketika dua musim lalu dia (terpaksa) meninggalkan Catalunya sebagai konsekuensi penataan struktur gaji Barcelona, banyak yang menyayangkan apabila peraih tujuh Ballon d’Or itu menutup karier di luar Barcelona.</p>
<p>Bukankah sejarah pertumbuhan, perkembangan, dan pemuncakan karier Messi tak lepas dari perjalanan Blaugrana? Sebaliknya, kemonceran cahaya Barca juga tak terpisahkan dari kontribusi hebat Leo Messi.</p>
<p>Itulah realitas intrinsik kekuatan gravitasi yang saling mengikat. Telepati dan “spiritualitas” kosmis tampaknya menyatukan rasa dua entitas itu.</p>
<p>Dalam ungkapan narasi respek, Messi belum tentu sedahsyat sekarang andai tidak melewati proses pembentukan diri di La Masia dan Barca. Sebaliknya, sejarah klub tersebut dari 2006 hingga 2014 pun bisa jadi tidak semoncer itu tanpa keberadaan Messi.</p>
<p>Logika profesional dalam industri sepak bola akan mengabaikan nilai-nilai “rasa”: seorang pemain memilih pindah ke klub mana pun, lalu kapan mengakhiri karier dan di mana. Di balik itu, ada kosmologi <em>chemistry</em> yang tak mudah diabaikan, ketika daya hidup industrial berkembang dengan nilai-nilai respek.</p>
<p>Pun, bukankah budaya pop akan memosisikan estetika nilai dari relasi manusia dengan ekosistemnya? “Ceruk” itu menjadi bagian eksploratif dalam magnet mediatika.</p>
<p>Begitu pun kisah besar relasi Leo Messi dengan Barcelona, yang sarat dengan elemen-elemen ceruk industrial.</p>
<p><strong>Penahbisan GOAT</strong><br />
“Penahbisan” Messi sebagai The Greatest of All Times (GOAT) menemukan momen justru ketika dia berstatus sebagai pemain Paris St Germain. Dia meraih pengakuan yang sejatinya bernilai mediatik itu ketika mengantar Argentina menjuarai Piala Dunia 2022 di Qatar.</p>
<p>Dengan level kebugaran yang sudah berbeda karena faktor usia, Messi mengemas performa dengan kelebihan lain, sebagai “pusat pelayanan” berupa <em>assist</em> dan pengaruh terhadap ritme dan konfidensi para pemain yang mengelilinginya, baik di PSG maupun di tim nasional Albiceleste.</p>
<p>Raihan gelar puncak di Qatar pun mengakhiri spekulasi panjang tentang siapa yang lebih baik: dia atau mendiang Diego Maradona? Juga tuntas menjawab perdebatan yang bagai tak berujung tentang siapa lebih jago: Messi, atau Cristiano Ronaldo?</p>
<p>PSG ikut “menikmati” sukses Messi di Qatar, walaupun Barcelona-lah yang realitasnya membubungkan nama La Pulga.</p>
<p>Sejak momen indah Qatar 2022 itu, menjelang berakhirnya kontrak, muncul empat opini spekulasi tentang masa depan Messi. Akankah dia bertahan di Parc des Princes? Bertualang ke MLS untuk relaksasi menjelang pensiun? Memenuhi pinangan Al Hilal di Liga Pro Saudi dengan gaji selangit? Atau kembali ke Camp Nou dengan segala konsekuensinya?</p>
<p>Spekulasi terakhir itu sempat gencar diwartakan bakal berlangsung. Dan, pastilah Barcelonistas lebih menyukai pilihan tersebut, meskipun tak semudah itu prosesnya. Messi harus bersedia menerima gaji jauh lebih rendah dari yang dulu dia terima. Penyesuaian itu terkait dengan kondisi finansial Barca dan keseimbangan gaji pemain yang harus sesuai ketentuan La Liga dan UEFA.</p>
<p>Messi juga harus siap tidak lagi menjadi “pemimpin”, karena ban kapten sudah melilit di lengan Sergio Busquets dengan wakil Jordi Alba.</p>
<p>Lalu apakah Messi tak tergiur tawaran spektakuler Al Hilal? Di ujung karier Messi bisa meraup gaji Rp 6,5 triliun per musim sebagai rekor bayaran; namun menurut info terbaru, istri Messi &#8212; Antonella Rocuzzo &#8212; tidak bersedia tinggal di Saudi.</p>
<p><strong>Kisah Tiki-Taka</strong><br />
Di luar spekulasi-spekulasi itu, kembali ke Barcelona adalah keniscayaan yang bagai dongeng impian. Memang ada konsekuensi-konsekuensi manajerial dan tim yang harus dihadapi Leo Messi, juga Barcelona, bagaimanapun dongeng salah satu pemain terhebat dalam sejarah itu tak lepas dari kisah tim seelok Barca dengan permainan <em>tiki-taka</em>-nya.</p>
<p>Pelatih Pep Guardiola seolah-olah menciptakan taktik bermain yang “menyentral” untuk dan dari Messi. Semua bermain untuk Messi, sekaligus menjadikan Messi sebagai pusat gravitasi yang menghidupkan permainan Barca. Artinya, Messi juga bekerja untuk semua.</p>
<p>Dengan rekor gol, <em>assist</em>, dan aksi-aksi eksepsional, Leo Messi ibarat sosok “lakon” dalam dongeng indah tentang Barcelona. Dalam penghayatan kosmis, telepati itu membentuk “kolaborasi spiritual” yang entah kapan bisa terulang dalam sejarah hidup sebuah klub dengan ikon abadi seorang pemain.</p>
<p>Kita sama-sama menanti Lionel Andres Messi kembali ke habitat sejati. Usianya sudah 35 &#8212; senjakala bagi pemain bola &#8211;, namun cahaya karisma, nalar <em>skill</em>, tanggung jawab, dan eksistensi sebagai pemimpin dan pembeda masih akan menoreh warna yang tak sembarang bintang mampu memberikan&#8230;</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>; <em>wartawan <a href="https://suarabaru.id">suarabaru.id</a>, dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/05/13/mungkinkah-camp-nou-memuncaki-dongeng-lionel-messi">Mungkinkah Camp Nou Memuncaki Dongeng Lionel Messi?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>