<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Stadion Gelora Bung Karno Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/stadion-gelora-bung-karno/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Fri, 28 Mar 2025 06:41:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Stadion Gelora Bung Karno Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mengapa Kemenangan atas Bahrain Terasa Euforiatik?</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/03/29/mengapa-kemenangan-atas-bahrain-terasa-euforiatik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Mar 2025 10:00:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Australia]]></category>
		<category><![CDATA[Bahrain]]></category>
		<category><![CDATA[Diaspora]]></category>
		<category><![CDATA[Euforia]]></category>
		<category><![CDATA[Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[Patrick Kluivert]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Stadion Gelora Bung Karno]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[TIMNAS INDONESIA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=467666</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // terkadang kita resapi/ rasa yang berbeda/ ungkapan kemenangan/ luap kebahagiaan/ euforia yang tak sama/ karena ada percik/ yang memicu gejolak jiwa// (Sajak “Euforia di GBK”, Maret 2025) KEMENANGAN 2-0 atas Arab Saudi pada November tahun lalu tentu jauh lebih bersejarah, tetapi sukses tim nasional mengalahkan Bahrain 1-0 di Stadion Gelora [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/03/29/mengapa-kemenangan-atas-bahrain-terasa-euforiatik">Mengapa Kemenangan atas Bahrain Terasa Euforiatik?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-467672 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/03/BOLA-BOLA-LOGO-400x107.jpg" alt="" width="400" height="107" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/03/BOLA-BOLA-LOGO-400x107.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/03/BOLA-BOLA-LOGO-150x40.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/03/BOLA-BOLA-LOGO.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// terkadang kita resapi/ rasa yang berbeda/ ungkapan kemenangan/ luap kebahagiaan/ euforia yang tak sama/ karena ada percik/ yang memicu gejolak jiwa//</em><br />
<strong>(Sajak “Euforia di GBK”, Maret 2025)</strong></p>
<p><strong>KEMENANGAN</strong> 2-0 atas Arab Saudi pada November tahun lalu tentu jauh lebih bersejarah, tetapi sukses tim nasional mengalahkan Bahrain 1-0 di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa 25 Maret 2025 lalu terasa menciptakan getar euforiatika yang berbeda.</p>
<p>Mengapa?</p>
<p>Kita bisa menandainya dari tiga segi. <strong>Pertama</strong>, lima hari sebelum itu, Jay Idzes dkk kalah telak 1-5 dari Australia di Sydney, di tengah ekspektasi yang begitu tinggi dalam peralihan pelatih dari Shin Tae-yong ke Patrick Kluivert.</p>
<p><strong>Kedua</strong>, Garuda menghidupkan kembali harapan untuk menjaga peluang lolos ke Piala Dunia 2026. Walaupun tidak dalam status sebagai <em>runner up</em> Grup C Pra-Piala Dunia Zona Asia, setidak-tidaknya meniupkan impian untuk melanjutkan langkah dalam persaingan sebagai peringkat ketiga atau keempat.</p>
<p><strong>Ketiga</strong>, debut Kluivert membutuhkan pemicu yang memberi kepercayaan diri. Setelah babak belur di Sydney &#8212; dan, keminiman waktu persiapan dijadikan salah satu justifikasi &#8212; laga melawan Bahrain di Jakarta adalah momentum yang pas untuk membuktikan. Bisa dibayangkan, apabila kemarin Garuda kembali kalah, semua akan lebih menyulitkan bagi PSSI.</p>
<p>Indonesia masih menyisakan dua pertandingan Grup C, Juni mendatang, yakni menjadi tuan rumah melawan Cina, dan bertandang ke Jepang. Kedua laga ini menentukan langkah lanjut Marselino Ferdinan dkk, yang juga akan bergantung pada hasil tim-tim lain. Garuda untuk sementara berada di peringkat keempat di bawah Jepang (yang sudah memastikan lolos), Australia, dan Arab Saudi. Kalkulasinya, tiket lolos langsung tampaknya bakal diperebutkan antara Aussie dan Saudi. Indonesia akan berebut tiket ketiga dengan status sebagai peringkat ketiga atau keempat, lewat babak kualifikasi berikutnya.</p>
<p>Dalam sisa jadwal Grup C, tiga angka penuh ditargetkan bisa diraih ketika menghadapi Cina di Jakarta. Dan, bukan berarti bersikap pesimistis untuk pertandingan terakhir saat bertandang ke Jepang. Di Jakarta kita kalah 0-4, dan Pasukan Merah-Putih patut menetapkan target realistis, yakni bgaimana mematangkan permainan dan tampil sebagus mungkin di Jepang.</p>
<p>Samurai Biru yang sudah memastikan lolos diperkirakan tidak mengejar kemenangan, namun Kaoru Mitoma cs bakal menjaga reputasinya sebagai tim terbaik Asia.</p>
<p><strong>Mematangkan Chemistry</strong><br />
Menuju Juni nanti, Patrick Kluivert akan mencari formula untuk mematangkan <em>chemistry</em> pemain. Saat dikalahkan Australia 1-5, keterbatasan waktu untuk berkumpul &#8212; yang hanya dua hari &#8212; menjadi justifikasi, yang menyebabkan ada kelemahan dalam kesalingpahaman.</p>
<p>Dalam realitas timnas sekarang, pemusatan latihan jangka panjang memang tidak lagi menjadi pilihan. Para pemain, yang <em>notabene</em> adalah milik klub dari berbagai liga di dunia, baru dilepas untuk memperkuat timnas beberapa hari sebelum bertanding, jadi tidak punya waktu lama untuk berkumpul dan disatukan dalam <em>training center</em> jangka panjang.</p>
<p>Realitas ini pulalah yang dihadapi oleh Timnas Indonesia. Sebelum ini, Shin Tae-yong juga mengalami. Jadi <em>time line</em> pemaduan skema taktik oleh tim Kluivert antara lain juga terkait dengan tuntutan kecepatan adaptasi. Termasuk menghadapi dua laga pamungkas Juni nanti, tim pelatih tentu sudah menyusun tahapan penyatuan <em>chemistry</em> itu.</p>
<p>Dari laga melawan Australia dan Bahrain, kita belum sepenuhnya melihat implementasi filosofi Kluivert. Yang tergambar baru skema, kemampuan teknis individu, dan adaptasi pemain terhadap instruksi pelatih; namun kita makin bisa memastikan, sejumlah nama telah menjadi pilar di posisi tertentu, bahkan boleh dibilang tak tergantikan.</p>
<p>Mulai dari sektor kiper, bek tengah, bek sayap, gelandang, hingga penyerang. Marten Paes, Jay Idzes, Justin Hubner, Rizky Ridho, Calvin Verdonk, Kevin Diks, Thom Haye, Joey Pelupessy, Marselino Ferdinan, Ragnar Oratmangun, dan Ole Romeny.</p>
<p>Ricky Kambuaya, Ivar Jenner, dan Sandy Walsh, menjadi nama tak kalah penting, yang masuk dari bangku cadangan.</p>
<p><strong>Harapan Jangka Panjang</strong><br />
Dari awal, saya termasuk yang berpendapat, proyek naturalisasi pemain dengan memberikan kewarganegaraan kepada para pemain diaspora, seharusnya hanya dijadikan pemicu pembinaan dalam jangka panjang.</p>
<p>Benar, bahwa secara instan kita mendapatkan keuntungan untuk timnas, dengan mengumpulkan para pemain berdarah Indonesia yang berkualitas. Kritik bahwa proyek ini bisa menghambat perkembangan kualitas pemain produk “lokal” sejatinya bukan risiko yang boleh dianggap remeh.</p>
<p>Pengaruh yang harus diarahkan untuk diraih, proyek naturalisasi ini merupakan pemicu pengembangan kompetisi liga. Dalam membangun timnas, jangan hanya bersandar pada pemain diaspora, tetapi memaksimalkan potensi-potensi yang bisa dieksplorasi dari Liga Indonesia.</p>
<p>Maka, ini justru harus dijadikan picu untuk secara komprehensif memperbaiki mutu liga. Semua aspek harus meningkat: manajemen klub, tata kelola kompetisi, perwasitan, pengaturan jadwal, kualitas pelatih, dan upaya membangun kultur persuporteran.</p>
<p>Bagaimanapun, kita patut menyimak kritik pelatih Bahrain, Dragan Talajic. Dalam konferensi pers menjelang pertandingan di GBK, dia mengaku bingung dengan bertambahnya pemain baru Indonesia, yang selalu berasal dari Belanda.</p>
<p>“Saya sudah banyak menyaksikan pertandingan Indonesia. Setiap kali saya melihat ada dua-tiga pemain baru, tetapi bukan dari Indonesia. Mereka dari Belanda dan dari Inggris,” katanya.</p>
<p>Sindiran Talajic itu memang tidak mengenakkan, tetapi bukankah itu adalah realita?</p>
<p>Bukan tidak mungkin, ketika Juni nanti menghadapi Cina dan Jepang, kita akan menambah lagi jumlah pemain diaspora. Dan, jika kita tidak mulai bergerak ke arah pembenahan kualitas kompetisi, proyek ini akan terus berlangsung sebagai sesuatu yang pada sisi lain justru berpotensi menyuramkan gairah bersaing pemain lokal.</p>
<p>Kita melihat para pemain yang secara khusus bisa berjajar dengan nuansa <em>transfer of technology</em> di antara para diaspora. Rizky Ridho, Marselino Ferdinan (yang mengenyam pengalaman di Liga Eropa di Belgia dan Inggris), Ricky Kambuaya, bahkan Ramadan Sananta menjadi bagian dari tim yang secara euforiatik mengalahkan Bahrain di GBK.</p>
<p>Jumlahnya memang minoritas di tengah para pemain diaspora, namun setidak-tidaknya bisa memberikan kesimpulan bahwa Liga Indonesia pun bisa melahirkan produk sekualitas mereka.</p>
<p>Sementara, mari menikmati euforia kemenangan di GBK sebagai penyejuk, setelah sebelumnya kita diluruhkan oleh kekalahan 1-5 dari Australia. Selanjutnya, kita tunggu bagaimana Patrick Kluivert menyiapkan tim menuju dua pertandingan terakhir, Juni mendatang.</p>
<p>Apakah lolos ke Piala Dunia 2026 sekadar menjadi impian, atau benar-benar bisa diwujudkan&#8230;</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>, <em>wartawan <a href="http://Suarabaru.Id">Suarabaru.Id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/03/29/mengapa-kemenangan-atas-bahrain-terasa-euforiatik">Mengapa Kemenangan atas Bahrain Terasa Euforiatik?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Habib Hasan bin Jafar Assegaf Doakan Ganjar Cita-citanya Terkabul</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/01/28/habib-hasan-bin-jafar-assegaf-doakan-ganjar-cita-citanya-terkabul</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Jan 2024 07:35:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Cakrawala]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[ganjar pranowo]]></category>
		<category><![CDATA[Habib Abdullah bin Jafar Assegaf]]></category>
		<category><![CDATA[Habib Ghasim bin Jafar]]></category>
		<category><![CDATA[Habib Hasan bin jafar Assegaf]]></category>
		<category><![CDATA[Habib Musthofa bin Jafar Assegaf]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Stadion Gelora Bung Karno]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=396027</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID)- Milad ke-28 Majelis Nurul Musthofa, yang digelar di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, tepatnya di Plaza Barat, pada Sabtu (27/1/2024) malam, dihadiri Ganjar Pranowo, capres nomor urut 3, di Pilpres 2024 ini. Kehadiran mantan Gubernur Jawa Tengah itu, disambut langsung Habib Hasan bin Jafar Assegaf, pengasuh Majelis Nurul Musthofa. Ganjar lalu diantar menuju [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/28/habib-hasan-bin-jafar-assegaf-doakan-ganjar-cita-citanya-terkabul">Habib Hasan bin Jafar Assegaf Doakan Ganjar Cita-citanya Terkabul</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)-</strong> Milad ke-28 Majelis Nurul Musthofa, yang digelar di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, tepatnya di Plaza Barat, pada Sabtu (27/1/2024) malam, dihadiri Ganjar Pranowo, capres nomor urut 3, di Pilpres 2024 ini.</p>
<p>Kehadiran mantan Gubernur Jawa Tengah itu, disambut langsung Habib Hasan bin Jafar Assegaf, pengasuh Majelis Nurul Musthofa. Ganjar lalu diantar menuju panggung utama dengan membelah massa yang memadati area acara.</p>
<p>Majelis Nurul Musthofa sendiri, diinisiasi empat bersaudara. Yakni Habib Hasan bin jafar Assegaf, Habib Abdullah bin Jafar Assegaf, Habib Ghasim bin Jafar, serta Habib Musthofa bin Jafar Assegaf.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/01/28/4-orang-pelaku-pemasangan-pipa-inlet-tambak-udang-ilegal-di-tn-karimunjawa-diperiksa">4 Orang Pelaku Pemasangan Pipa Inlet Tambak Udang Ilegal di TN Karimunjawa Diperiksa</a></strong></p>
<figure id="attachment_396029" aria-describedby="caption-attachment-396029" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="wp-image-396029 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/01/WhatsApp-Image-2024-01-28-at-10.36.21.jpeg" alt="" width="681" height="454" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/01/WhatsApp-Image-2024-01-28-at-10.36.21.jpeg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/01/WhatsApp-Image-2024-01-28-at-10.36.21-400x267.jpeg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/01/WhatsApp-Image-2024-01-28-at-10.36.21-150x100.jpeg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-396029" class="wp-caption-text">Ganjar Pranowo berfoto bersama para habaib yang hadir di Milad Ke-28 Majelis Nurul Musthofa. Foto: tmgp</figcaption></figure>
<p>Dalam sambutannya, Habib Abdullah mengatakan, semua yang hadir dalam majelis malam itu, atas kecintaan terhadap baginda Nabi Muhammad SAW, termasuk Ganjar.</p>
<p>&#8221;Semua yang hadir di sini adalah tamu baginda Muhammad SAW. Dan terkhusus, tamu kita yang terhormat, Bapak Ganjar Pranowo. Mudah-mudahan panjang umur, sehat selalu dan diberkahi Allah SWT,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dia menambahkan, Ganjar sudah kerapkali menghadiri majelis serupa di Jateng ataupun di daerah lain. Namun kali ini hadir di Majelis Nurul Musthofa, yang berada di Jakarta.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/01/28/gali-potensi-siswa-prodi-ilmu-ekonomi-feb-uksw-kembali-gelar-economics-competition-2024">Gali Potensi Siswa, Prodi Ilmu Ekonomi FEB UKSW Kembali Gelar Economics Competition 2024</a></strong></p>
<p>&#8221;Beliau sudah sering hadir di majelis-majelis di Jatim dan Jateng, bareng Habaib. Dan hari ini beliau berada di pusat Indonesia. Insya Allah dari pusat Indonesia ini, mensyiarkan kepada seluruh pelosok Indonesia,&#8221; paparnya.</p>
<p>Habib Abdullah pun berharap, negara Indonesia dan para pemimpinnya dijaga Allah dan Bapak Ganjar juga dijaga oleh Allah. Semuanya dijaga Allah,&#8221; doanya.</p>
<p>Sementara itu, Ganjar Pranowo memberikan apresiasinya, dengan adanya majelis taklim seperti Nurul Musthofa, yang mengajak orang untuk saling menghormati.</p>
<p>&#8221;Saya senang sekali, dan mudah-mudahan majelis semacam ini yang bisa mencerahkan. Tadi ada yang menarik, karena rasa-rasanya pengaruh suasana politiknya ada, dan mereka bisa duduk bersama dengan jari yang berbeda-beda,&#8221; tandasnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/28/habib-hasan-bin-jafar-assegaf-doakan-ganjar-cita-citanya-terkabul">Habib Hasan bin Jafar Assegaf Doakan Ganjar Cita-citanya Terkabul</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sepak Bola Kita, dalam Kebebasan Rindu dan Mimpi&#8230;</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/06/24/sepak-bola-kita-dalam-kebebasan-rindu-dan-mimpi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Jun 2023 10:00:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Argentina]]></category>
		<category><![CDATA[Jerman]]></category>
		<category><![CDATA[Rusia]]></category>
		<category><![CDATA[Spanyol]]></category>
		<category><![CDATA[Stadion Gelora Bung Karno]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[TIMNAS INDONESIA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=346968</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // antarkan rinduku kepada mimpi/ kita bebas merajutnya bukan?/ wujudkan rindu ke dalam mimpi/ pastikan menjadi nyata/ dan kita meraihnya&#8230;// (Sajak “Mimpi Sepak Bola”, 2023) SEPAK bola mengantar rindu untuk bebas bermimpi, dan mengembangkannya. Keingarbingaran rasa dan cahaya di Stadion Gelora Bung Karno, Senin (19/6) malam dalam laga tim nasional Indonesia [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/06/24/sepak-bola-kita-dalam-kebebasan-rindu-dan-mimpi">Sepak Bola Kita, dalam Kebebasan Rindu dan Mimpi&#8230;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-346970 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/06/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107-2.jpg" alt="" width="393" height="91" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/06/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107-2.jpg 393w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/06/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107-2-150x35.jpg 150w" sizes="(max-width: 393px) 100vw, 393px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// antarkan rinduku kepada mimpi/ kita bebas merajutnya bukan?/ wujudkan rindu ke dalam mimpi/ pastikan menjadi nyata/ dan kita meraihnya&#8230;//</em><br />
<strong>(Sajak “Mimpi Sepak Bola”, 2023)</strong></p>
<p><strong>SEPAK</strong> bola mengantar rindu untuk bebas bermimpi, dan mengembangkannya.</p>
<p>Keingarbingaran rasa dan cahaya di Stadion Gelora Bung Karno, Senin (19/6) malam dalam laga tim nasional Indonesia melawan juara dunia Argentina, adalah gambaran tentang mimpi, rindu, dan ikhtiar mewujudkan.</p>
<p>Kau pasti merasakan ketakjuban, bukan? Pun kau lihat ada histeria. Ada gumpal kebanggaan. Juga menyembul harapan-harapan.</p>
<p>Sama, seperti dulu ketika sejumlah negara “antar berantah” dalam bulu tangkis mengembarakan mimpi, dan pada titik tertentu kemudian meraihnya.</p>
<p>Spanyol, Jerman, Rusia tercatat sebagai bukan negara badminton, tetapi sejak olahraga yang identik dengan Indonesia, Cina, dan Denmark ini resmi menjadi matacabang Olimpiade, mereka berlomba mengembangkan, lalu melahirkan atlet-atlet di level elite.</p>
<p>Dalam sepak bola, Indonesia juga “bukan siapa-siapa”, bahkan bisa dikategorikan sebagai “negara dunia ketiga”. Secara antropometris kita tidak punya “tongkrongan” untuk masuk ke jajaran unggul. Sepak bola seolah-olah tak bertakdir untuk kita.</p>
<p>Akan tetapi, bukankah mimpi adalah lintasan waktu yang sah? Angan adalah juga bagian dari hak asasi manusia. Tak ada bangsa mana pun yang berhak melarang Indonesia merenda mimpi, sama seperti kita tak punya wewenang apa pun menghalangi impian bangsa lain mempelajari dan menekuni bulu tangkis.</p>
<p>Lihatlah, nyatanya Korea dan Jepang kini masuk dalam jajaran elite sepak bola. Sistematika pengembangan liga profesional mereka menjadi bentuk ikhtiar tekun untuk membuktikan bahwa Asia tak perlu inferior terhadap superioritas Eropa, Amerika Latin, dan Afrika.</p>
<p>Kedua negara Asia Timur itu berhasil “melembagakan” langkah pencapaian yang mematok nilai-nilai kesederajatan. Sama seperti Iran, Arab Saudi, dan Irak yang juga punya posisi sebagai negara-negara pesat berkembang dalam peta sepak bola dunia.</p>
<p><strong>Pembelajaran Total</strong><br />
Kekalahan Indonesia dari Argentina dalam FIFA <em>matchday</em> kemarin memang sudah diperkirakan. Tanpa Lionel Messi, Angel Di Maria, dan Nico Otamendi pun Albiceleste yang ranking pertama FIFA tetap “tim dewa” di hadapan Pasukan Garuda.</p>
<p>Pada sisi lain, target Asnawi Mangkualam dkk memberi perlawanan ketat, bagaimanapun cukup berhasil. Kekalahan “hanya” 0-2 menjadi bagian dari fakta bahwa anak-anak Indonesia “menolak dipermalukan” dengan skor besar.</p>
<p>Pelatih Shin Tae-yong mengapresiasi performa tim asuhannya. Netizens juga menghargai perjuangan mereka. Artinya, yang dinilai adalah “proses”, bukan sekadar hasil. Kerja keras, semangat, dan konfidensi unjuk teknis menjadi elemen-elemen yang lebih utama untuk diperlihatkan. Seandainya bisa mencetak gol dari sejumlah peluang yang didapat, tentu kebanggaan bakal semakin lengkap.</p>
<p>Laga-laga internasional melawan tim-tim kuat dengan nama besar lebih menjadi aksen membangun proses pembelajaran. Atas nama <em>transfer of professional mindset, transfer of experiences, transfer of mental</em>, dan <em>transfer of technology</em>.</p>
<p>Ya, agar kita yang baru berjuang untuk dominan di kawasan regional Asia Tenggara ini tidak “cupu” dan “kuper” dalam pergaulan sepak bola internasional.</p>
<p>Lalu mimpi apa yang selanjutnya perlu kita rajut agar mewujud?</p>
<p>Peta jalan membangun kualitas kompetisi liga, itu jawabannya. Jepang dan Korea memperoleh kemajuan seperti sekarang karena sukses pengembangan J-League dan K-League. Arab Saudi juga sedang menggeber amunisi untuk membangun cahaya Saudi Pro-League, sama seperti Qatar yang telah terlebih dahulu mewujudkannya.</p>
<p>Bahkan Malaysia, Vietnam, dan Thailand juga mensistematisasi liga pro-nya untuk berlomba ke <em>road map</em> elite Asia. Bedanya, bertahun-tahun liga pro kita mengalami pasang surut dalam dinamika pengelolaan, yang bahkan beberapa kali “macet” karena bersinggungan dengan energi politik kekuasaan.</p>
<p>Laga melawan Argentina, juga sebelumnya medali emas SEA Games 2023, sudah sepatutnya memacu adrenalin untuk membangun kompetisi liga yang betul-betul mengentaskan tim nasional kita mewujudkan kerinduan tentang mimpi-mimpi dan kejayaan&#8230;</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>, <em>wartawan <a href="https://suarabaru.id">suarabaru.id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah &#8212;</em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/06/24/sepak-bola-kita-dalam-kebebasan-rindu-dan-mimpi">Sepak Bola Kita, dalam Kebebasan Rindu dan Mimpi&#8230;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>