<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Seni Budaya Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/seni-budaya/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Jul 2026 09:31:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Seni Budaya Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Nobar Piala Dunia 2026 Hidupkan Taman Segitiga Emas, DLH Grobogan Buka Peluang Event Masyarakat</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/07/10/nobar-piala-dunia-2026-hidupkan-taman-segitiga-emas-dlh-grobogan-buka-peluang-event-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 09:31:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Lingkungan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[Seni Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Taman Segitiga Emas Purwodadi]]></category>
		<category><![CDATA[umkm]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=568674</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Taman Segitiga Emas di Kabupaten Grobogan yang selama ini identik sebagai ruang terbuka hijau mendadak jadi pusat perhatian saat Pemerintah Kabupaten menggelar nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026. Kegiatan yang mendapat dukungan dari Dinas Lingkungan Hidup Grobogan itu mampu menghidupkan suasana taman sekaligus menggerakkan roda perekonomian pelaku UMKM. Sejumlah warga terlihat sejak [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/07/10/nobar-piala-dunia-2026-hidupkan-taman-segitiga-emas-dlh-grobogan-buka-peluang-event-masyarakat">Nobar Piala Dunia 2026 Hidupkan Taman Segitiga Emas, DLH Grobogan Buka Peluang Event Masyarakat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) –</strong> Taman Segitiga Emas di Kabupaten Grobogan yang selama ini identik sebagai ruang terbuka hijau mendadak jadi pusat perhatian saat Pemerintah Kabupaten menggelar nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026.</p>
<p>Kegiatan yang mendapat dukungan dari Dinas Lingkungan Hidup Grobogan itu mampu menghidupkan suasana taman sekaligus menggerakkan roda perekonomian pelaku UMKM.</p>
<p>Sejumlah warga terlihat sejak pertandingan dimulai. Taman Segitiga Emas menjadi jujukan penonton dari berbagai kalangan yang ingin menikmati laga Piala Dunia 2026 melalui layar lebar.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/07/10/berantas-kusta-di-jateng-ahmad-luthfi-andalkan-program-speling-untuk-skrining">Berantas Kusta di Jateng, Ahmad Luthfi Andalkan Program Speling untuk Skrining</a></strong></h6>
<p>Kehadiran masyarakat menjadi bukti bahwa ruang publik di Grobogan memiliki potensi besar sebagai pusat aktivitas warga, sementara Dinas Lingkungan Hidup terus mendorong pemanfaatannya secara positif.</p>
<p>Pemerintah Kabupaten Grobogan menggelar kegiatan nobar Piala Dunia 2026 pada pertandingan Perancis melawan Maroko yang berlangsung Jumat (10/7/2026) dini hari.</p>
<p>Meski udara malam terasa cukup dingin, semangat para penonton tidak surut. Mereka tetap bertahan hingga pertandingan berlangsung demi menyaksikan aksi kedua tim di babak delapan besar.</p>
<p>Wakil Bupati Grobogan Sugeng Prasetyo turut hadir menyaksikan pertandingan tersebut bersama Ketua DPRD Grobogan Lusia Indah Artani.</p>
<p>Turut hadir pula Kepala Disperindag Grobogan Pradana Setyawan dan Sekretaris Dinas PUPR Erry Subagyo yang ikut membaur bersama masyarakat.</p>
<p>Layar lebar yang dipasang di kawasan taman menjadi pusat perhatian warga. Sorak-sorai penonton terdengar setiap kali peluang emas tercipta maupun saat gol tercipta.</p>
<p>Suasana nobar pun terasa layaknya berada di dalam stadion. Penonton memberikan dukungan kepada tim favorit mereka dengan penuh semangat sepanjang pertandingan.</p>
<p>Kegiatan itu tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha kecil.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/07/10/duel-generasi-baru-spanyol-vs-sisa-generasi-emas-belgia">Duel Generasi Baru Spanyol vs Sisa Generasi Emas Belgia</a></strong></h6>
<p>Sejumlah pedagang memanfaatkan ramainya pengunjung dengan menjajakan berbagai makanan dan minuman di sekitar lokasi.</p>
<p>Para pelaku UMKM, termasuk penjual kopi keliling, tampak sibuk melayani pembeli yang terus berdatangan selama acara berlangsung.</p>
<p>Momentum nobar Piala Dunia 2026 tersebut diharapkan mampu meningkatkan pendapatan para pedagang yang berjualan di kawasan taman.</p>
<p>Ketua DPRD Grobogan Lusia Indah Artani mengapresiasi pelaksanaan nobar yang dinilai mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat sekaligus pelaku UMKM.</p>
<p>Menurut Lusia, meskipun dirinya bukan penggemar sepak bola, ia tetap hadir untuk menemani sang suami sekaligus mendukung kegiatan tersebut.</p>
<p>&#8220;Saya sebenarnya tidak begitu suka bola, tetapi apapun yang suami suka, saya selalu berusaha menikmati dan ternyata seseru itu ya kalau nonton bola,&#8221; ujar Lusi, yang mendampingi sang suami ikut Nobar Piala Dunia 2026.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/07/10/launching-nasional-gerakan-langit-biru-indonesia">Launching Nasional Gerakan Langit Biru Indonesia</a></strong></h6>
<p>Ia menilai pemanfaatan ruang publik untuk kegiatan seperti nobar mampu memberikan dampak positif bagi pelaku usaha mikro yang berjualan di sekitar lokasi.</p>
<p>Lusia juga berharap kegiatan serupa dapat terus digelar sehingga ruang publik semakin hidup dan memberi manfaat bagi masyarakat.</p>
<p>&#8220;Memang tujuan utamanya itu agar semua UMKM yang ada bisa dapat rezeki dari kegiatan ini. Segitiga Emas ternyata seseru itu,&#8221; ujar Lusia.</p>
<h5><strong>Hidupkan Taman Segitiga Emas</strong></h5>
<p>Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Grobogan Heru Dwi Cahyono mengatakan pihaknya mendukung pelaksanaan nobar Piala Dunia 2026 di kawasan Segitiga Emas Purwodadi.</p>
<p>Menurutnya, kegiatan hiburan seperti nobar, pertunjukan seni, maupun budaya tidak seharusnya berhenti setelah perhelatan Piala Dunia 2026 berakhir.</p>
<p>Heru menyebut sebelumnya kawasan tersebut juga telah digunakan untuk berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat.</p>
<p>Ia menilai semakin banyak kegiatan positif digelar, maka keberadaan taman akan semakin hidup dan mampu memperkuat citra kawasan sebagai ikon Kota Purwodadi.</p>
<p>&#8220;Sebenarnya untuk komunitas-komunitas lain bisa menyelenggarakan event seperti seni budaya begitu di Segitiga Emas ini. Itu boleh, tetapi harus izin dengan cara bersurat ke DLH,&#8221; jelas Heru, Jumat (10/7/2026).</p>
<p>Heru menegaskan masyarakat umum diperbolehkan memanfaatkan Taman Segitiga Emas untuk berbagai kegiatan selama memenuhi prosedur yang telah ditetapkan.</p>
<p>Menurutnya, Dinas Lingkungan Hidup Grobogan akan menindaklanjuti setiap permohonan yang diajukan secara resmi agar pemanfaatan ruang publik tetap berjalan tertib dan memberikan manfaat bagi masyarakat.</p>
<p>Dinas Lingkungan Hidup juga memastikan proses perizinan penggunaan Taman Segitiga Emas di Grobogan akan diberikan selama seluruh persyaratan dipenuhi penyelenggara, mulai dari aspek keamanan, waktu pelaksanaan hingga mekanisme kegiatan.</p>
<p>&#8220;Khusus untuk komunitas seni budaya yang akan menyelenggarakan kegiatan, boleh menyelenggarakan kegiatannya di Taman Segitiga Emas, asalkan bersurat ke DLH dan nanti kita akan menindaklanjutinya,&#8221; jelas Heru.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/07/10/nobar-piala-dunia-2026-hidupkan-taman-segitiga-emas-dlh-grobogan-buka-peluang-event-masyarakat">Nobar Piala Dunia 2026 Hidupkan Taman Segitiga Emas, DLH Grobogan Buka Peluang Event Masyarakat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>USM Sambut Mahasiswa Internasional di Pekan Kedua &#8216;Summer Space 2025&#8217;</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/08/12/usm-sambut-mahasiswa-internasional-di-pekan-kedua-summer-space-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Aug 2025 08:51:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Akademi]]></category>
		<category><![CDATA[Destinasi Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Kolaboratif Lintas Negara]]></category>
		<category><![CDATA[Seni Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Summer Space 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Sustainable Development Goals]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Islam Sultan Agung]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=489865</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Universitas Semarang (USM) menjadi tuan rumah pada pekan kedua Summer Space 2025, program kolaboratif lintas negara, mahasiswa asing memanfaatkan waktu libur mereka, untuk mendorong kolaborasi akademi, menjelajahi destinasi baru, dan mempelajari seni budaya, serta pengetahuan terkait Sustainable Development Goals (SDG’s), pada Minggu (10/8/2025). Kegiatan itu merupakan kolaborasi antara University Mobility in Asia and [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/12/usm-sambut-mahasiswa-internasional-di-pekan-kedua-summer-space-2025">USM Sambut Mahasiswa Internasional di Pekan Kedua &#8216;Summer Space 2025&#8217;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Universitas Semarang (USM) menjadi tuan rumah pada pekan kedua Summer Space 2025, program kolaboratif lintas negara, mahasiswa asing memanfaatkan waktu libur mereka, untuk mendorong kolaborasi akademi, menjelajahi destinasi baru, dan mempelajari seni budaya, serta pengetahuan terkait Sustainable Development Goals (SDG’s), pada Minggu (10/8/2025).</p>
<p>Kegiatan itu merupakan kolaborasi antara University Mobility in Asia and The Pacific (UMAP), Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), dan Universitas Semarang (USM).</p>
<p>Kegiatan yang diikuti partisipan dari tujuh negara di Eropa dan Asia itu, mengusung tema &#8216;Explore Semarang, Empower Indonesia&#8217;. Kepala Satuan International Office USM, Faisal Yusul mengatakan, program ini diharapkan menjadi jembatan kolaborasi lintas negara.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/08/12/mahasiswa-fh-usm-christian-adinata-juara-thailand-international-series-2025">Mahasiswa FH USM, Christian Adinata Juara Thailand International Series 2025</a></strong></p>
<p>&#8221;Melalui kegiatan ini, kami berharap akan terjalin kerja sama dan kolaborasi yang bermanfaat, antara mahasiswa internasional yang tergabung dalam program ini, dengan USM,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Salah satu peserta, Ali dari Kanada, mengungkapkan rasa terkesannya terhadap kegiatan pengenalan awal dan aktivitas kebersamaan.</p>
<p>&#8221;Saya sangat terkesan dengan kegiatan pengenalan komite, dan berbagai aktivitas untuk membangun keakraban,&#8221; katanya.</p>
<p>Selama di Semarang, para peserta akan mengikuti rangkaian kegiatan eksplorasi kota, kunjungan budaya, dan lokakarya interaktif. Program ini diharapkan tidak hanya memperkaya wawasan peserta, tetapi juga mempererat hubungan antarbangsa, untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/12/usm-sambut-mahasiswa-internasional-di-pekan-kedua-summer-space-2025">USM Sambut Mahasiswa Internasional di Pekan Kedua &#8216;Summer Space 2025&#8217;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kegiatan Seni Budaya Bisa Membantu Upaya Pengentasan Kemiskinan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/04/21/kegiatan-seni-budaya-bisa-membantu-upaya-pengentasan-kemiskinan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Apr 2025 02:18:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Wonosobo]]></category>
		<category><![CDATA[Balai Desa Bejiarum]]></category>
		<category><![CDATA[dprd provinsi]]></category>
		<category><![CDATA[Fraksi PDI Perjuangan]]></category>
		<category><![CDATA[jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[kemiskinan]]></category>
		<category><![CDATA[Kertek]]></category>
		<category><![CDATA[komisi e]]></category>
		<category><![CDATA[pentas seni]]></category>
		<category><![CDATA[Seni Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[wonosobo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=470495</guid>

					<description><![CDATA[<p>WONOSOBO (SUARABARU.ID)&#8211; Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Sumanto berharap, kegiatan seni budaya bisa ikut berperan membantu mengatasi kemiskinan di daerah. &#8221;Pentas seni itu bisa mengundang penonton. Setiap ada pentas seni, pasti ada pedagang keliling yang berjualan. Banyak penonton yang akan membeli jajanan, di sela-sela pentas seni. Dan ini membuat pedagang laris,&#8221; katanya. Dia menyatakan hal [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/04/21/kegiatan-seni-budaya-bisa-membantu-upaya-pengentasan-kemiskinan">Kegiatan Seni Budaya Bisa Membantu Upaya Pengentasan Kemiskinan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>WONOSOBO (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Sumanto berharap, kegiatan seni budaya bisa ikut berperan membantu mengatasi kemiskinan di daerah.</p>
<p>&#8221;Pentas seni itu bisa mengundang penonton. Setiap ada pentas seni, pasti ada pedagang keliling yang berjualan. Banyak penonton yang akan membeli jajanan, di sela-sela pentas seni. Dan ini membuat pedagang laris,&#8221; katanya.</p>
<p>Dia menyatakan hal itu, saat hadir dalam acara &#8216;Seminar Pengentasan Kemiskinan dengan Kearifan Lokal&#8217;, yang digelar Fraksi PDI Perjuangan dan Komisi E DPRD Provinsi Jateng, di Balai Desa Bejiarum, Kertek, Wonosobo, Sabtu (19/4/2025).</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/04/21/parade-kebaya-warnai-hari-kartini-di-jepara-ini-harapan-menteri-ppa-ri">Parade Kebaya Warnai Hari Kartini di Jepara, Ini Harapan Menteri PPA RI</a></strong></p>
<p>Seminar itu menghadirkan Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jateng Messy Widiastuti, perwakilan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata, Dinas Perindustrian dan Perdagangan. serta Dinas Sosial Pemprov Jateng, sebagai pembicara.</p>
<p>Menurut Sumanto, jika seni budaya bergerak, maka secara tidak langsung sektor ekonomi juga bergerak. Sebab, pedagang dan pelaku UMKM bisa berjualan. Hal itu tentu secara tidak langsung akan ikut mengatasi masalah kemiskinan di masyarakat.</p>
<p>&#8221;Barisan Hok Ya yang ada di Wonosobo ini, sangat berperan menggerakkan roda ekonomi bagi pelaku seni dan pedagang. Mereka tentu sangat merasakan denyut nadi ekonomi, karena ada pertunjukan seni sebagai media berdagang,&#8221; cetusnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/04/21/koperasi-setara-resmi-dilaunching-tawarkan-empat-produk-unggulan-dalam-layanan">Koperasi ‘SETARA’ Resmi Dilaunching Tawarkan Empat Produk Unggulan dalam Layanan</a></strong></p>
<p>Dia menyebut, di Jateng angka kemiskinan masih sekitar 9,59 persen. Di Wonosobo sendiri, angka kemiskinan mencapai 15,28 persen. Disampaikan dia, setiap warga punya hak untuk hidup layak, minimal standar hidup terpenuhi. DPRD Jateng juga berupaya mengalokasikan anggaran, untuk mengatasi kemiskinan.</p>
<p>Messy Widiastuti menambahkan, Wonosobo masih berada di urutan ke-33 daerah termiskin se-Jateng, setelah Brebes dan Kebumen. Kondisi itu menuntut pemerintah daerah memberikan perhatian lebih serius, dalam upaya pengentasan kemiskinan di wilayahnya.</p>
<p>&#8221;Kami pernah kunjungan kerja ke Desa Pesodongan, Kecamatan Kaliwiro, Wonosobo. Masya Allah, infrastruktur jalan sulit dan rusak, fasilitas pendidikan dan kesehatan jauh. Maka wajar jika masuk kategori desa miskin. Padahal di daerah itu, punya potensi peternakan kambing dan perlu dikembangkan,&#8221; ujarnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/04/21/refleksi-hari-kartini-menyalakan-kembali-gagasannya-yang-kian-redup">Refleksi Hari Kartini : Menyalakan Kembali Gagasannya yang Semakin Redup</a></strong></p>
<figure id="attachment_470497" aria-describedby="caption-attachment-470497" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img class="wp-image-470497 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/04/WhatsApp-Image-2025-04-21-at-08.58.21.jpg" alt="" width="681" height="424" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/04/WhatsApp-Image-2025-04-21-at-08.58.21.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/04/WhatsApp-Image-2025-04-21-at-08.58.21-400x249.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/04/WhatsApp-Image-2025-04-21-at-08.58.21-150x93.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-470497" class="wp-caption-text">upati Wonosobo Afif Nurhidayat diwawancarai wartawan, usai berbicara pada acara seminar pengentasan kemiskinan. Foto:Muharno Zarka</figcaption></figure>
<p>Sementara itu, Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat memaparkan, di daeranya pada tahun 2015 angka kemiskinannya masih cukup tinggi, yakni sebesar 21 persen. Di tahun 2021 turun 17 persen, dan kini berada di angka 15,28 persen. Dari waktu ke waktu, angka kemiskinan di daerah yang dipimpinnya itu, terus mengalami penurunan.</p>
<p>&#8221;Kasus kemiskinan yang ada di Wonosobo, salah satunya dipengaruhi derajat pendidikan dan kesehatan yang rendah, infrastruktur jalan yang buruk, belum banyak jamban sehat dan tak sedikit ditemukan Rumah Tak Layak Huni (RTLH). Ada pula rumah tangga yang belum terakses jaringan listrik,&#8221; keluhnya.</p>
<p>Pihaknya mengaku, telah berupaya dengan kerja keras untuk memberantas kemiskinan dan kasus stunting, yang ada di daerahnya. Dalam hal penanganan kasus stunting, Pemkab Wonosobo mendapatkan apresiasi khusus dari pemerintah pusat. Namun penanganan kemiskinan masih terkendala ego sektoral, dan data yang tidak sinkron di organisasi perangkat daerah (OPD).</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/04/21/surabaya-samator-kalah-mental-dari-lavani-di-final-four-proliga-2025">Surabaya Samator Kalah Mental dari LavAni di Final Four Proliga 2025</a></strong></p>
<p>&#8221;Kami saat ini tengah fokus dan menggenjot percepatan penanganan kemiskinan, serta kasus stunting. Salah satunya, dengan cara pembangunan RTLH dan jamban sehat. Penanganan Anak Putus Sekolah (APS) dan Anak Tidak Sekolah (ATS). Memperbaiki infrastruktur jalan dan mendekatkan fasilitas kesehatan ke masyarakat,&#8221; gagasnya.</p>
<p>Di sektor pendidikan, tambah Afif, masih ada dua kecamatan yang belum memiliki SMA/SMK Negeri, yakni Kejajar dan Leksono. Di Kecamatan Garung, baru saja berdiri SMA Negeri tahun lalu. Pemerintah daerah juga tengah gencar memutus budaya nikah dini, dengan kampanye &#8216;Jo Kawin Bocah&#8217;.</p>
<p><strong><em>Muharno Zarka</em></strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/04/21/kegiatan-seni-budaya-bisa-membantu-upaya-pengentasan-kemiskinan">Kegiatan Seni Budaya Bisa Membantu Upaya Pengentasan Kemiskinan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tekad Samuel Wattimena Jadikan Sarung &#8216;Go International&#8217;</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/03/24/tekad-samuel-wattimena-jadikan-sarung-go-international</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Mar 2025 06:22:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Dewan Perwakilan Rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi VII]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[reses]]></category>
		<category><![CDATA[Samuel Wattimena]]></category>
		<category><![CDATA[sarung]]></category>
		<category><![CDATA[Seni Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=466947</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Dalam rangka kegiatan reses, anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Samuel Wattimena, menggelar kegiatan seni budaya berupa peragaan busana Nasional dengan materi sarung atau kain sarung. Menurut Bang Sammy, sapaan akrabnya, dia ingin mengangkat sarung menjadi identitas bangsa dan ikon fesyen Nasional. Dan hal itu bisa dimulai dari Kota Semarang. Hal [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/03/24/tekad-samuel-wattimena-jadikan-sarung-go-international">Tekad Samuel Wattimena Jadikan Sarung &#8216;Go International&#8217;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Dalam rangka kegiatan reses, anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Samuel Wattimena, menggelar kegiatan seni budaya berupa peragaan busana Nasional dengan materi sarung atau kain sarung.</p>
<p>Menurut Bang Sammy, sapaan akrabnya, dia ingin mengangkat sarung menjadi identitas bangsa dan ikon fesyen Nasional. Dan hal itu bisa dimulai dari Kota Semarang.</p>
<p>Hal itu seperti yang disampaikan legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah 1 ini, saat berkegiatan bersama para pegiat seni tradisional, Indonesian Fashion Chamber (IFC), dan Denok-Kenang Jateng.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/03/24/posko-angkutan-lebaran-dimulai-kai-daop-4-siagakan-2-862-personel-wujudkan-mudik-tenang-menyenangkan">Posko Angkutan Lebaran Dimulai KAI Daop 4 Siagakan 2.862 Personel, Wujudkan Mudik Tenang Menyenangkan</a></strong></p>
<p>Pada kesempatan itu, Bang Sammy bersama para anggota IFC Kota Semarang dan Denok-Kenang yang hadir, kompak mengenakan sarung batik khas Semarangan. Dirinya juga bertekad untuk menampilkan atau menghadirkan sarung sebagai identitas bangsa, dan lebih tersosialisasi lagi.</p>
<p>&#8221;Saya bersyukur, sekarang sudah banyak orang bersedia mengenakan sarung dengan berbagai model dan gaya. Apakah kemudian dalam keseharian mereka nanti akan melakukan itu? Saya yakin iya, kalau kita terus-menerus melakukan sosialisasi seperti ini,&#8221; kata dia di sela acara yang digelar di Rumah Po Han, kawasan Kota Lama, Semarang, Minggu (23/3/2025)</p>
<p>Diakui juga, Kota Semarang telah ditetapkan sebagai kota fesyen. Dan dirinya yang telah menekuni desainer fesyen sejak 1979, terpilih sebagai legislator, salah satunya mewakili Kota Semarang.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/03/24/kakorlantas-menhub-pantau-hari-pertama-operasi-ketupat-2025">Kakorlantas-Menhub Pantau Hari Pertama Operasi Ketupat 2025</a></strong></p>
<p>&#8221;Saya jadi punya kewajiban, bagaimana benar-benar membuat Kota Semarang menjadi kota fesyen. Sarung sendiri bukan hanya konsumsi untuk segelintir kalangan, tapi harus menjadi konsumsi untuk berbagai bidang. Termasuk bidang tari dan lain-lain,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Karena itu, Bang Sammy juga mengajak serta pada pembatik Semarang, untuk menghadirkan beragam kekayaan lokal khas Semarangan, melalui karya sarungnya.</p>
<p>&#8221;Sarung ini adalah jawaban untuk masa krisis. Karena kita badan membesar, badan mengecil, sarung ini bisa tetap dipakai. Pemeliharaan sarung sangat mudah. Pemakaian dan penyimpanannya juga sangat mudah,&#8221; terang dia.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/03/24/aklamasi-wahyu-nugroho-kembali-ditetapkan-sebagai-ketum-askab-pssi-wonosobo">Aklamasi, Wahyu Nugroho Kembali Ditetapkan sebagai Ketum Askab PSSI Wonosobo</a></strong></p>
<p>Dalam kesempatan yang sama, Jessie Setiawati, pembatik tulis asal Semarang, mengaku terinspirasi menjadikan tarian-tarian khas Semarangan, sebagai motif batik sarungnya.</p>
<p>&#8221;Saya ranahnya di batik tulis, jadi kemungkinan besar akan mendesain berkaitan dengan motif-motif yang mengangkat cerita dari tari-tarian tradisional yang ada di Semarang,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Disampaikan Jessie, dirinya banyak terinspirasi dari bangunan-bangunan cagar budaya Indonesia, khususnya yang ada di kawasan Kota Lama Semarang, sebagai motif dari batiknya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/03/24/tekad-samuel-wattimena-jadikan-sarung-go-international">Tekad Samuel Wattimena Jadikan Sarung &#8216;Go International&#8217;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
