<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Rumah Sakit Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/rumah-sakit/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Mon, 25 May 2026 10:30:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Rumah Sakit Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dua Pedayung Asal Pemalang Akhirnya Ditemukan Meninggal Dunia</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/05/25/dua-pedayung-asal-pemalang-akhirnya-ditemukan-meninggal-dunia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 May 2026 10:30:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Pemalang]]></category>
		<category><![CDATA[Lokasi Kejadian Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[otopsi]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Dr Ashari]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Sakit]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Laes]]></category>
		<category><![CDATA[Tim Sar Gabungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=561481</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Dua remaja asal Desa Saradan, Dusun Kesapen, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Alfi (16) dan Alif (16), yang hilang di Sungai Laes Desa Penggarit, Kecamatan Taman, Pemalang, akhirnya ditemukan Tim SAR Gabungan. Keduanya ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia, pada Senin (25/5/2026). &#8221;Kedua remaja yang kemarin dicari Tim SAR Gabungan, telah ditemukan hari ini. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/05/25/dua-pedayung-asal-pemalang-akhirnya-ditemukan-meninggal-dunia">Dua Pedayung Asal Pemalang Akhirnya Ditemukan Meninggal Dunia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Dua remaja asal Desa Saradan, Dusun Kesapen, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Alfi (16) dan Alif (16), yang hilang di Sungai Laes Desa Penggarit, Kecamatan Taman, Pemalang, akhirnya ditemukan Tim SAR Gabungan. Keduanya ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia, pada Senin (25/5/2026).</p>
<p>&#8221;Kedua remaja yang kemarin dicari Tim SAR Gabungan, telah ditemukan hari ini. Alif ditemukan dijarak 400 meter dari Lokasi Kejadian Peristiwa (LKP), pukul 06.30 WIB, dan Alfi ditemukan tadi pukul 11.30 WIB, di jarak 2,5 km dari LKP. Keduanya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,&#8221; kata Budiono, Kepala Kantor SAR Semarang, dalam keterangannya, Senin (25/5/2026).</p>
<p>Kedua korban dibawa ke RSUD Dr Ashari Pemalang, untuk dilakukan otopsi pihak rumah sakit. Seperti diberitakan sebelumnya, dua remaja yang juga anggota Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kabupaten Pemalang, diduga tenggelam saat latihan mandiri di Sungai Laes, pada Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/05/25/bank-jateng-borong-penghargaan-infobank-2026-untuk-kpr-corporate-brand-dan-tabungan-bima">Bank Jateng Borong Penghargaan Infobank 2026 untuk KPR, Corporate Brand, dan Tabungan Bima</a></strong></p>
<p>Diduga perahu Kayak yang digunakan untuk berlatih saat itu, terbalik, karena arus Sungai Laes dalam keadaan cukup deras, dan debit air meninggi akibat hujan di daerah hulu.</p>
<p>Atas kejadian itu, pencarian pun segera dilakukan personel Unit Siaga SAR Pemalang, Kantor SAR Semarang, beserta Tim SAR Gabungan.</p>
<p>&#8221;Terima kasih pada Tim SAR Gabungan atas kerjasamanya, sehingga kedua korban bisa segera ditemukan. Kami harap masyarakat dapat lebih berhati-hati lagi dalam melakukan aktivitas di perairan, karena hujan masih sering terjadi,&#8221; pesan Budiono.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/05/25/dua-pedayung-asal-pemalang-akhirnya-ditemukan-meninggal-dunia">Dua Pedayung Asal Pemalang Akhirnya Ditemukan Meninggal Dunia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perlunya Tarif Jasa Medis Nasional untuk DPJP dalam Dinamisasi Angka Klaim Berdasarkan INA-CBG&#8217;s dan DRG</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/10/19/perlunya-tarif-jasa-medis-nasional-untuk-dpjp-dalam-dinamisasi-angka-klaim-berdasarkan-ina-cbgs-dan-drg</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Oct 2025 02:44:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[SUARA Anda]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[adaptasi]]></category>
		<category><![CDATA[bpjs kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Diagnosis]]></category>
		<category><![CDATA[Fluktuasi]]></category>
		<category><![CDATA[Jaminan Kesehatan Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Mekanisme]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Sakit]]></category>
		<category><![CDATA[Skema Pembayaran]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[tenaga kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=502263</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Dokter Agus Ujianto MSi Med SpB ​PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui BPJS Kesehatan, telah mengubah cara rumah sakit (RS) beroperasi. Dengan skema pembayaran berbasis paket INA-CBG&#8217;s (Indonesian Case-Based Groups) atau adaptasi dari sistem DRG (Diagnosis-Related Groups), RS menerima pembayaran rata-rata untuk suatu diagnosis, bukan berdasarkan rincian biaya (Fee-for-Service). Meskipun mekanisme ini efektif untuk [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/19/perlunya-tarif-jasa-medis-nasional-untuk-dpjp-dalam-dinamisasi-angka-klaim-berdasarkan-ina-cbgs-dan-drg">Perlunya Tarif Jasa Medis Nasional untuk DPJP dalam Dinamisasi Angka Klaim Berdasarkan INA-CBG&#8217;s dan DRG</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>Oleh: Dokter Agus Ujianto MSi Med SpB</strong></span></p>
<p><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-502265 alignleft" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/10/WhatsApp-Image-2025-08-24-at-15.58.48.jpg" alt="" width="150" height="196" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/10/WhatsApp-Image-2025-08-24-at-15.58.48.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/10/WhatsApp-Image-2025-08-24-at-15.58.48-115x150.jpg 115w" sizes="(max-width: 150px) 100vw, 150px" />​PROGRAM</strong> Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui BPJS Kesehatan, telah mengubah cara rumah sakit (RS) beroperasi. Dengan skema pembayaran berbasis paket INA-CBG&#8217;s (<em>Indonesian Case-Based Groups</em>) atau adaptasi dari sistem DRG (<em>Diagnosis-Related Groups</em>), RS menerima pembayaran rata-rata untuk suatu diagnosis, bukan berdasarkan rincian biaya (<em>Fee-for-Service</em>).</p>
<p>Meskipun mekanisme ini efektif untuk kendali biaya, ia menciptakan tantangan serius: fluktuasi pending klaim dan ketidakpastian dalam alokasi Jasa Medis (JM), untuk Dokter Penanggung Jawab Pelayanan (DPJP) dan Tenaga Kesehatan (Nakes) lainnya.</p>
<p>​Untuk menjamin kualitas layanan, menjaga motivasi nakes, dan yang terpenting mencegah kerugian finansial RS, penguatan dua pilar -Standar Jasa Medis (SJM) Nasional dan Hak DPJP- menjadi keharusan.</p>
<p><strong>​INA-CBG&#8217;s: Dilema Cost Containment dan Remunerasi Nakes</strong><br />
​Model INA-CBG&#8217;s bertujuan efisiensi, di mana RS harus memberikan pelayanan di bawah atau setara dengan tarif paket yang ditetapkan. <em>Margin profit</em> RS sangat bergantung pada efisiensi biaya. Dalam paket tarif ini, terdapat komponen alokasi untuk JM. Ketika terjadi pending klaim (klaim ditunda atau dikembalikan oleh BPJS), arus kas RS terganggu, dan yang paling rentan adalah, pembayaran JM kepada DPJP.</p>
<p>​<em>Ketidakpastian ini menimbulkan dua masalah besar</em>:<br />
​Demotivasi DPJP: Dokter merasa imbalan yang diterima tidak sebanding dengan risiko dan tanggung jawab klinis.<br />
​Penurunan Kepatuhan Dokumentasi: DPJP menjadi kurang termotivasi untuk melengkapi rekam medis secara detail dan tepat waktu, padahal ketidaklengkapan dokumen adalah penyebab utama pending klaim.</p>
<p>​Solusi Pilar 1: Standar Jasa Medis Nasional yang Mengikat<br />
​Perlu adanya Standar Jasa Medis Nasional (SJM Nasional) yang jelas dan mengikat di seluruh Indonesia, yang secara eksplisit memisahkan porsi JM dari total tarif INA-CBG&#8217;s.</p>
<p>​<em>SJM Nasional harus berfungsi sebagai zona aman bagi DPJP</em>:<br />
​Kepastian Proporsi: SJM harus menetapkan persentase minimum atau nilai absolut yang wajar dari tarif INA-CBG&#8217;s, yang wajib dialokasikan sebagai JM, menjamin bahwa imbalan DPJP tidak lantas tergerus oleh biaya operasional RS.</p>
<p>​Keadilan dan Kesetaraan: Standar ini akan menghilangkan disparitas besaran JM antar-RS, yang sering memicu <em>brain drain</em> (perpindahan dokter), dari RS daerah ke kota besar atau dari RS Pemerintah ke swasta.</p>
<p>​Insentif Kualitas: SJM yang baik dapat dikaitkan dengan kinerja klinis (kepatuhan pada <em>clinical pathway</em> dan luaran pasien), mengubah JM dari sekadar <em>fee</em> menjadi insentif mutu.</p>
<p>​Solusi Pilar 2: Penguatan Hak DPJP dalam Tata Kelola Klaim<br />
​SJM Nasional hanya efektif, jika hak DPJP untuk menerima imbalan itu didukung sistem RS yang modern.</p>
<p><strong>Hak DPJP yang krusial terkait klaim adalah</strong>:<br />
​Hak atas Umpan Balik Cepat (<em>Feedback</em>): DPJP harus menerima informasi <em>real-time</em> dari <em>coder</em> (petugas <em>koding</em>) dan verifikator internal RS. Jika ada potensi pending klaim karena <em>coding</em> atau diagnosis yang kurang jelas, DPJP harus segera diberitahu untuk melengkapi atau merevisi rekam medis.</p>
<p>​Hak atas Kepatuhan Pembayaran: RS harus memastikan bahwa bagian JM yang menjadi hak DPJP dibayarkan sesuai jadwal, terlepas dari kapan klaim itu dicairkan BPJS (misalnya, dengan menggunakan dana talangan RS).</p>
<p>​Hak atas Pelatihan Kodefikasi: DPJP, terutama spesialis, harus diberikan pelatihan reguler, agar diagnosis yang mereka tuliskan dapat diterjemahkan menjadi kode INA-CBG&#8217;s yang paling akurat, sehingga meminimalkan sengketa dan penundaan klaim.</p>
<p>​<em>Kesimpulan: Dari Kerugian Menjadi Keberlanjutan</em><br />
​Dinamika pending klaim adalah, risiko finansial terbesar bagi RS di era JKN. Risiko ini berakar pada ketidaksesuaian antara tuntutan kendali biaya (INA-CBG&#8217;s) dan kurangnya kepastian remunerasi (Jasa Medis) nakes.</p>
<p>​Dengan menetapkan Standar Jasa Medis Nasional yang Transparan dan menghormati hak-hak profesional DPJP dalam proses klaim, RS dapat mengubah ancaman pending klaim menjadi peluang perbaikan mutu.</p>
<p>DPJP yang merasa dihargai dan dibayar secara adil akan secara otomatis meningkatkan kepatuhan dokumentasi, yang pada akhirnya menghasilkan berkas klaim yang bersih, cepat dibayar, dan menjaga keberlanjutan arus kas (tidak merugi), bagi rumah sakit. Ini adalah sinergi penting antara kesejahteraan nakes dan kesehatan finansial institusi kesehatan.</p>
<p>&#8212; <strong>Dokter Agus Ujianto MSi Med SpB</strong>, <em>Ketua Umum Perhimpunan Kedokteran Digital Terintegrasi Indonesia</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/19/perlunya-tarif-jasa-medis-nasional-untuk-dpjp-dalam-dinamisasi-angka-klaim-berdasarkan-ina-cbgs-dan-drg">Perlunya Tarif Jasa Medis Nasional untuk DPJP dalam Dinamisasi Angka Klaim Berdasarkan INA-CBG&#8217;s dan DRG</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>RS PKU Muhammadiyah Wonosobo Lakukan Pemeriksaan Kesehatan pada Jurnalis</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/04/09/rs-pku-muhammadiyah-wonosobo-lakukan-pemeriksaan-kesehatan-pada-jurnalis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Apr 2025 10:17:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Wonosobo]]></category>
		<category><![CDATA[Direktur utama]]></category>
		<category><![CDATA[dr H Dedi Prasetya Sp BA MMR]]></category>
		<category><![CDATA[Gedung Serba Guna]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Wonosobo]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kolaborasi]]></category>
		<category><![CDATA[PKU Muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Sakit]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Temanggung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=468889</guid>

					<description><![CDATA[<p>WONOSOBO (SUARABARU.ID)&#8211; Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Wonosobo, melakukan pemeriksaan kesehatan secara gratis pada sejumlah wartawan Wonosobo dan Temanggung, di Gedung Serba Guna rumah sakit setempat, Rabu (9/4/2025). Direktur Utama RS PKU Muhammadiyah, dr H Dedi Prasetya Sp BA MMR mengatakan, pemeriksaan kesehatan gratis bagi wartawan itu dilakukan sebagai bentuk kolaborasi antara insan pers dengan pihak [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/04/09/rs-pku-muhammadiyah-wonosobo-lakukan-pemeriksaan-kesehatan-pada-jurnalis">RS PKU Muhammadiyah Wonosobo Lakukan Pemeriksaan Kesehatan pada Jurnalis</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>WONOSOBO (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Wonosobo, melakukan pemeriksaan kesehatan secara gratis pada sejumlah wartawan Wonosobo dan Temanggung, di Gedung Serba Guna rumah sakit setempat, Rabu (9/4/2025).</p>
<p>Direktur Utama RS PKU Muhammadiyah, dr H Dedi Prasetya Sp BA MMR mengatakan, pemeriksaan kesehatan gratis bagi wartawan itu dilakukan sebagai bentuk kolaborasi antara insan pers dengan pihak rumah sakit.</p>
<p>&#8221;Usai pemeriksaan kesehatan gratis, dilanjutnya dengan acara sarasehan kesehatan. Wartawan harus selalu sehat, agar bisa melaksanakan tugas-tugas jurnalistik dengan baik. Rumah sakit juga harus melakukan edukasi kesehatan masyarakat, melalui media,&#8221; ujarnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/04/09/program-ekoteologi-kemenag-untuk-peringati-hari-bumi">Program Ekoteologi Kemenag untuk Peringati Hari Bumi</a></strong></p>
<p>Menurut dr Dedi, pemeriksaan kesehatan gratis itu juga dalam rangka memperingati Hari Penyiaran Nasional (HPN) 2025. Dalam moment itu, RS PKU Muhammadiyah ingin memberikan sesuatu yang berarti bagi para jurnalis.</p>
<p>&#8221;Kami menyampaikan apresiasi kepada insan pers, atas perannya dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat. Kami ingin memastikan jurnalis tetap sehat. Karena mereka memiliki peran penting dalam memberikan berita yang benar dan edukatif,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Screening kesehatan gratis, yang mengambil tema &#8216;Jurnalis Sehat, Masyarakat Cerdas&#8217; itu, diharapkan dapat mendekteksi kondisi kesehatan para wartawan. Jika wartawan sehat, maka bisa memberikan edukasi yang baik pada masyarakat.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/04/09/menag-apresiasi-mendiang-murdaya-po-yang-mampu-perkuat-harmoni-antarumat-beragama">Menag Apresiasi Mendiang Murdaya Po yang Mampu Perkuat Harmoni Antarumat Beragama</a></strong></p>
<figure id="attachment_468891" aria-describedby="caption-attachment-468891" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="wp-image-468891 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/04/WhatsApp-Image-2025-04-09-at-15.41.53.jpg" alt="" width="681" height="407" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/04/WhatsApp-Image-2025-04-09-at-15.41.53.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/04/WhatsApp-Image-2025-04-09-at-15.41.53-400x239.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/04/WhatsApp-Image-2025-04-09-at-15.41.53-150x90.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-468891" class="wp-caption-text">Para wartawan foto bersama dengan manajemen RS PKU Muhammadiyah Wonosobo usai mengikuti sarasehan kesehatan. Foto: dok/humas rs pku muhammadiyah</figcaption></figure>
<p>Layanan kesehatan yang diberikan meliputi, pemeriksaan gula darah, cek tekanan darah (tensi), pemeriksaan kondisi tubuh secara menyeluruh, hingga konsultasi langsung dengan dokter.</p>
<p>Dengan adanya layanan ini, diharapkan para jurnalis dapat lebih sadar akan kondisi kesehatannya, dan mengambil langkah preventif jika diperlukan. Jika kondisi kesehatan bagus, maka nanti para insan pers bisa melaksanakan pekerjaan secara maksimal.</p>
<p>Menurut dr Dedi, sinergi antara media dan rumah sakit sangat penting, agar informasi seputar kesehatan yang disampaikan kepada publik lebih akurat, dan mudah dipahami. Rumah sakit harus melakukan kerja sama dengan media, untuk edukasi kesehatan pada masyarakat.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/04/09/baznas-dan-bp-tapera-salurkan-bantuan-untuk-keluarga-prasejahtera">Baznas dan BP Tapera Salurkan Bantuan untuk Keluarga Prasejahtera</a></strong></p>
<p>&#8221;Melalui kerja sama ini, kami berharap berita-berita kesehatan yang disampaikan lebih tepat, dan bisa memberikan edukasi yang benar kepada masyarakat. Saat ini, tidak sedikit informasi kesehatan yang beredar di media sosial belum tentu bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya,&#8221; tambah dia.</p>
<p>Di sisi lain, momen libur Lebaran juga menjadi perhatian RS PKU Muhammadiyah Wonosobo, terutama dalam menangani pasien dari kalangan pemudik. Karena tidak sedikit para pemudik yang mengalami gangguan kesehatan, selama melakukan perjalanan.</p>
<p>&#8221;Selama libur Lebaran, RS PKU Muhammadiyah Wonosobo tetap siaga untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Apalagi selama masa mudik, banyak sekali masyarakat yang membutuhkan perawatan kesehatan,&#8221; tandas pria asal Yogyakarta itu.</p>
<p><em><strong>Muharno Zarka</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/04/09/rs-pku-muhammadiyah-wonosobo-lakukan-pemeriksaan-kesehatan-pada-jurnalis">RS PKU Muhammadiyah Wonosobo Lakukan Pemeriksaan Kesehatan pada Jurnalis</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Guna Perawatan Lanjutan, Tiga WBP Lapas Semarang Dirujuk ke Rumah Sakit </title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/03/10/guna-perawatan-lanjutan-tiga-wbp-lapas-semarang-dirujuk-ke-rumah-sakit</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Mar 2025 08:52:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Dirujuk]]></category>
		<category><![CDATA[Lapas Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Perawatan Lanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Sakit]]></category>
		<category><![CDATA[Tiga WBP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=464690</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Klinik Pratama Lapas Kelas I Semarang merujuk warga binaan pemasyarakatan (WBP) ke Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Adhyatma, MPH Tugurejo Semarang, Senin (10/3/2025). Tiga orang WBP dirujuk untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan lanjutan. WBP dibawa menggunakan Ambulance Lapas dengan dikawal dokter dan petugas medis serta keamanan. Dokter Umum Klinik Pratama Lapas Semarang, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/03/10/guna-perawatan-lanjutan-tiga-wbp-lapas-semarang-dirujuk-ke-rumah-sakit">Guna Perawatan Lanjutan, Tiga WBP Lapas Semarang Dirujuk ke Rumah Sakit </a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Klinik Pratama Lapas Kelas I Semarang merujuk warga binaan pemasyarakatan (WBP) ke Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Adhyatma, MPH Tugurejo Semarang, Senin (10/3/2025).</p>
<p>Tiga orang WBP dirujuk untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan lanjutan. WBP dibawa menggunakan Ambulance Lapas dengan dikawal dokter dan petugas medis serta keamanan.</p>
<p>Dokter Umum Klinik Pratama Lapas Semarang, dr. Dhewi Sukowati mengatakan, dua WBP berinisial RA dan AS menderita sakit TBC dan TP menderita diabetes militus.</p>
<p>“Memang kita rutin rujuk tiap bulan untuk kontrol, karena harus ambil obat. Yang satu gulanya tinggi, kita tidak mau ambil risiko, lebih baik dirujuk ke RS yang memadai.” kata dr. Dhewi.</p>
<p>Menurut dr. Dhewi, selama ini WBP juga sudah mendapatkan perawatan di Klinik Pratama. “Kalau di Klinik diisolasi dan diberi obat setiap hari dengan pengawasan PMO (Pengawas Menelan Obat). TBC kan kita tidak bisa ngobatinnya, karena kondisi makin memburuk akhirnya segera dirujuk,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu Kepala Lapas Kelas I Semarang, Mardi Santoso memastikan Lapas Semarang akan memberikan pelayanan kesehatan maksimal kepada WBP, khususnya kepada kelompok rentan.</p>
<p>“Kami mempunyai Klinik Pratama yang telah berakreditasi Paripurna. Terdapat dua Dokter Umum dan satu Dokter Gigi. WBP yang sakit akan mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis. Bagi yang sakit parah akan kami bantu rujuk ke RS yang telah berkerja sama dengan Lapas. Administrasi biasanya menggunakan BPJS,&#8221; kata Kalapas Mardi.</p>
<p>Mardi menambahkan, untuk menjaga keamanan, WBP yang rawat inap akan mendapatkan pengawalan 24 jam dari petugas Lapas.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/03/10/guna-perawatan-lanjutan-tiga-wbp-lapas-semarang-dirujuk-ke-rumah-sakit">Guna Perawatan Lanjutan, Tiga WBP Lapas Semarang Dirujuk ke Rumah Sakit </a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cedera saat Laga di PON Aceh, Dua Atlet Muaythai Jateng Dilarikan ke RS</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/09/10/cedera-saat-laga-di-pon-aceh-dua-atlet-muaythai-jateng-dilarikan-ke-rs</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Sep 2024 01:17:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Atlet]]></category>
		<category><![CDATA[Cedera]]></category>
		<category><![CDATA[jateng]]></category>
		<category><![CDATA[jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Muaythai]]></category>
		<category><![CDATA[Nana Sudjana]]></category>
		<category><![CDATA[Pj Gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[PON]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Sakit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=435352</guid>

					<description><![CDATA[<p>ACEH (SUARABARU.ID) &#8211; Dua atlet asal Jawa Tengah yang bertanding di babak semifinal cabang olahraga Muaythai di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut harus dilarikan ke IGD Rumah Sakit PON XXI di Kompleks Pusdiklat RSUD dr Zainoel Abidin Aceh. Kedua atlet asal Jawa Tengah (Jateng) tersebut yakni Tiara Permana Putri dan Irvan Aji Maulana. Tiara [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/09/10/cedera-saat-laga-di-pon-aceh-dua-atlet-muaythai-jateng-dilarikan-ke-rs">Cedera saat Laga di PON Aceh, Dua Atlet Muaythai Jateng Dilarikan ke RS</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>ACEH (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Dua atlet asal Jawa Tengah yang bertanding di babak semifinal cabang olahraga Muaythai di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut harus dilarikan ke IGD Rumah Sakit PON XXI di Kompleks Pusdiklat RSUD dr Zainoel Abidin Aceh.</p>
<p>Kedua atlet asal Jawa Tengah (Jateng) tersebut yakni Tiara Permana Putri dan Irvan Aji Maulana.</p>
<p>Tiara Permana Putri mengalami cedera setelah terhantam pukulan lawan saat bertanding melawan atlet tuan rumah Aceh.</p>
<p>Sementara Irvan Aji Maulana jatuh setelah mendapatkan tendangan keras pada bagian organ vital.</p>
<p>Peristiwa itu terjadi saat bertanding melawan atlet Banten. Kondisi Irvan juga masih dalam observasi dokter di IGD RS PON XXI Aceh.</p>
<p>&#8220;X-ray tidak ada patah untuk yang atlet putri. Untuk yang atlet putra tadi ada memar merah dan terakhir tadi masih di USG. Ini saya mau ke RS lagi,&#8221; kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Yunita Dyah Suminar usai mendampingi Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana di RS PON XXI Aceh, Senin 9 September 2024.</p>
<p>Terkait insiden yang menimpa Irvan, tim pelatih dan ofisial dari Jawa Tengah sempat mengajukan protes kepada juri dan panitia.</p>
<p>Protes tersebut dilayangkan langsung sesaat setelah Irvan dilarikan ke rumah sakit. Protes itu memuncak ketika tim juri memutuskan pertandingan tersebut dimenangkan oleh atlet Banten.</p>
<p>Pj Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana sendiri berada di venue cabor Muaythai saat dua pertandingan dari wakil Jateng itu bertanding.</p>
<p>Nana Sudjana menyaksikan langsung perjuangan dua atlet Jateng tersebut di arena.</p>
<p>Begitu mendapatkan kabar dua atletnya yang jatuh di atas ring itu, Nana Sudjana langsung menuju ke RS PON XXI Aceh untuk menjenguk. Sesampainya di lokasi Nana langsung menuju ke IGD dan berdialog dengan Irvan.</p>
<p><strong>Diaz Abidin</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/09/10/cedera-saat-laga-di-pon-aceh-dua-atlet-muaythai-jateng-dilarikan-ke-rs">Cedera saat Laga di PON Aceh, Dua Atlet Muaythai Jateng Dilarikan ke RS</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pegiat Literasi Batang Rilis Film Domunenter Mbah Rifaí</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/12/28/pegiat-literasi-batang-rilis-film-domunenter-mbah-rifai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Dec 2023 17:45:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Brebes]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Sakit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=390614</guid>

					<description><![CDATA[<p>BATANG (SUARABARU.ID) &#8211; Pegiat Literasi Kabupaten Batang merilis tayangan perdana film dokumenter Mencari Jejak Mbah Rifa&#8217;i Kabupaten Batang. Film dokumenter ini disaksikan Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki, Kepala Disparpora Batang Yarsono, Kepala Kesbangpol Batang Agung Wisnu Barata dan Ketua PP Rifaiyah Mukhilisin Muzarie. Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki mengatakan, penayangan film dokumenter [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/12/28/pegiat-literasi-batang-rilis-film-domunenter-mbah-rifai">Pegiat Literasi Batang Rilis Film Domunenter Mbah Rifaí</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BATANG (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Pegiat Literasi Kabupaten Batang merilis tayangan perdana film dokumenter Mencari Jejak Mbah Rifa&#8217;i Kabupaten Batang.</p>
<p>Film dokumenter ini disaksikan Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki, Kepala Disparpora Batang Yarsono, Kepala Kesbangpol Batang Agung Wisnu Barata dan Ketua PP Rifaiyah Mukhilisin Muzarie.</p>
<p>Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki mengatakan, penayangan film dokumenter Mencari Jejak Mbah Rifa&#8217;i Kabupaten Batang sangat menginspirasi dan mengedukasi masyarakat, ternyata kita mempunyai Pahlawan Nasional.</p>
<p>“Perjuangan Mbah Rifa&#8217;i selama di Kabupaten Batang memperjuangkan kebenaran dengan menentang pemerintah kolonial Belanda dengan keras. Sehingga, sampai diasingkan di Ambon lalu dipindahkan kembali ke Jawa Tondano sampai akhir hayatnya,” katanya usai Melaunching dan Menyaksikan Film Dokumenter Mencari Jejak Mbah Rifa’i, di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (27/12/2023).</p>
<p>Terbuka sejarah baru untuk Kabupaten Batang, yang ternyata mempunyai seorang Pahlawan Nasional berjuang untuk melawan penjajah Belanda. “Ke depan saya minta harus ada edukasi dan sosialisasi ke siswa-siswa sekolah maupun masyarakat mengenalkan KH. Ahmad Rifa&#8217;i sebagai Pahlawan Nasional Kabupaten Batang,” tegasnya.</p>
<p>Meskipun, lahir dan meninggalnya tidak berada di Kabupaten Batang, tapi perjuangannya selama kurang lebih 20 tahun berada di Desa Kalisalak dengan membangun Pondok Pesantren disana.</p>
<p>“Untuk itu, film dokumenter dan nantinya ada rilis bukunya, agar bisa diberikan kepada sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Batang, supaya generasi muda mengetahui adanya Pahlawan Nasional Kabupaten Batang,” jelasnya.</p>
<p>Sementara itu, Ketua PP Rifaiyah Mukhlisin Muzarie menyampaikan, rasa terimakasih kepada Pemkab Batang dan komunitas Pegiat Literasi Kabupaten Batang yang telah membuat film dokumenter ini.</p>
<p>“Bahwa KH Ahmad Rifa&#8217;i berjuang di Kabupaten Batang ditangkap, diadili dan diasingkan dari sini. Sekarang Pemkab Batang memberikan perhatian yang sangat besar, sehingga melahirkan film dokumenter,” terangnya.</p>
<p>Jadi lika liku perjalanan yang dialami KH. Ahmad Rifa&#8217;i sampai memperoleh gelar Pahlawan Nasional yang diperjuangkan oleh murid-muridnya.</p>
<p>Lewat film dokumenter, lanjut dia, mudah-mudahan KH Ahmad Rifa&#8217;i dapat dikenal masyarakat luas seluruh Indonesia, karena sudah bukan milik Ormas Rifaiyah saja.</p>
<p>“Semoga film dokumenter Mencari Jejak Mbah Rifa&#8217;i Kabupaten Batang bisa disebarluaskan ke semua kalangan masyarakat terutama di Kabupaten Batang,” tandasnya.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/12/28/pegiat-literasi-batang-rilis-film-domunenter-mbah-rifai">Pegiat Literasi Batang Rilis Film Domunenter Mbah Rifaí</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Komite III DPD RI Dorong Pemenuhan Dokter Spesialis dan Fasilitas Kesehatan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/11/15/komite-iii-dpd-ri-dorong-pemenuhan-dokter-spesialis-dan-fasilitas-kesehatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Nov 2021 15:37:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Grhadhika]]></category>
		<category><![CDATA[dpd ri]]></category>
		<category><![CDATA[fasilitas kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Komite III]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungan kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Sakit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=211494</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Komite III DPD RI melakukan Kunjungan Kerja ke Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam rangka Pengawasan atas Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit, Senin (15/11/2021) siang. &#160; Hadir dalam kunker tersebut 17 senator Komite III DPD RI, yaitu Prof. Sylviana Murni, Evi Apita Maya, Ir. Bambang Sitvisno, Eva Susanti, Dra. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/11/15/komite-iii-dpd-ri-dorong-pemenuhan-dokter-spesialis-dan-fasilitas-kesehatan">Komite III DPD RI Dorong Pemenuhan Dokter Spesialis dan Fasilitas Kesehatan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>) &#8211; Komite III <a href="http://DPD.GO.ID">DPD</a> RI melakukan Kunjungan Kerja ke Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam rangka Pengawasan atas Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit, Senin (15/11/2021) siang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Hadir dalam kunker tersebut 17 senator Komite III DPD RI, yaitu Prof. Sylviana Murni, Evi Apita Maya, Ir. Bambang Sitvisno, Eva Susanti, Dra. Eni Khairani, Dr. Jihan Nurlela, Asep Hidayat, Ir. Cholid Mahmud, Ahmad Nawardi, Dr. Asyera Respati A. Wundalero, Habib Zakaria Bahasyim, Zainal Arifin, Hasan Basri, Dr. Shaleh Muhammad Aldjufri, Andi Nirwana, Mirati Dewaningsih, Matheus Stefi Pasimanjeku.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bertempat di Gedung Gradhika Bhakti Praja Kantor Gubernur Jateng, acara dibuka Gubernur Jateng, GanjarPranowo, yang juga sebagai narasumber, lalu dihadiri pula oleh Kepala Dinkes Jateng, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jateng, Asosiasi Rumah Sakit Daerah (ARSADA) Jateng, dan perwakilan BPJS Kesehatan Jateng &#8211; DIY.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam sesi tanya jawab, Gubernur Ganjar menjawab pertanyaan senator NTT, Asyera Respati tentang era digital. Ganjar mengingatkan pentingnya membangun sistem kesehatan berbasis digital agar hak pasien atau masyarakat terhadap pelayanan kesehatan dapat terpenuhi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Misal, melalui sistem dapat diketahui bahwa ada obat yang sudah tersimpan selama 7 tahun, karena tidak diresepkan dokter. Atau pelayanan ibu hamil sejak awal masa kehamilan sehingga kematian anak dan ibunya dapat diminimalisir,” katanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, Perwakilan BPJS Kesehatan Jateng &#8211; DIY, Dwika, menambahkan bahwa sistem digitalisasi sangat diperlukan mulai dari pendaftaran, layanan, sampai klaim kesehatan masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Ke depan, semua rumah sakit harus berbasis teknologi informasi,” ujar Direktur RSUD Margono Soekarjo, Tri Kuncoro.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Gubernur menilai pentingnya Indonesia memiliki sistem kedaruratan sehingga daerah siap menghadapi kondisi darurat, misalnya penanganan kelangkaan oksigen di awal tahun ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Demikian juga sistem pengawasan 320 rumah sakit di Jawa Tengah ini harus baik sehingga pelayanan terhadap pasien dapat maksimal.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tidak hanya sistem digital, menurut Ganjar, pelayanan terhadap pasien juga harus bagus seperti ramah, senyum, dan rapih. Rumah sakit pemerintah harus bagus seperti beberapa rumah sakit swasta.</p>
<figure id="attachment_211247" aria-describedby="caption-attachment-211247" style="width: 640px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" class="wp-image-211247 size-large" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/11/WhatsApp-Image-2021-11-15-at-13.08.201-e1637145065482-1024x586.jpeg" alt="Komite III DPD RI Dorong Pemenuhan Dokter Spesialis dan Fasilitas Kesehatan" width="640" height="366" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/11/WhatsApp-Image-2021-11-15-at-13.08.201-e1637145065482-1024x586.jpeg 1024w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/11/WhatsApp-Image-2021-11-15-at-13.08.201-e1637145065482-400x229.jpeg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/11/WhatsApp-Image-2021-11-15-at-13.08.201-e1637145065482-150x86.jpeg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/11/WhatsApp-Image-2021-11-15-at-13.08.201-e1637145065482-768x439.jpeg 768w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/11/WhatsApp-Image-2021-11-15-at-13.08.201-e1637145065482-681x390.jpeg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/11/WhatsApp-Image-2021-11-15-at-13.08.201-e1637145065482.jpeg 1080w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-211247" class="wp-caption-text">Gubernur Jateng Ganjar Pranowo berdialog dengan anggota Komite III DPD RI saat kunjungan kerja ke Pemprov Jateng, Senin (15/11/2021). (doc/ist)</figcaption></figure>
<h6>Antrean Pasien</h6>
<p>Senator dari Lampung, Jihan Nurlela, mengajukan pertanyaan tentang waktu tunggu pasien bisa 4 sampai 5 jam sehingga menimbulkan antrian panjang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Perwakilan IDI Jateng, Budi Palarto, menjelaskan penyebab waktu tunggu adalah kelemahan dalam pencegahan orang sakit, peran Puskesmas, distribusi tenaga kesehatan, dan terakhir adalah kesejahteraan dokter.</p>
<p>Wahyu dari ARSADA menambahkan, pentingnya mengatur kuota dan jadwal untuk mengatasi antrian pasien.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Terkait Puskesmas, menurut Hasan Basri, senator Kaltara, puskesmas adalah ujung tombak pelayanan masyarakat. Maka pemerintah harus fokus membenahi Puskesmas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara menurut Cholid Mahmud, senator DIY, pencegahan orang agar tidak sakit akan mengurangi jumlah pasien rumah sakit, sehingga beban RS tidak berat. Pada akhirnya tidak akan terjadi antrian lagi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Antrian juga terjadi pada saat vaksin. Menurut Ganjar, vaksinasi warga membutuhkan kepercayaan dan kerjasama pusat dengan provinsi. Teknis distribusi dilakukan oleh provinsi karena mereka yang lebih memahami kondisi faktual di  kabupaten dan kotanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Jika tidak ada kepercayaan seperti ini, maka program vaksinasi bisa gagal,” katanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sylviana Murni, Ketua Komite III juga menyinggung soal rumah sakit di daerah kepulauan yang sulit dijangkau oleh warga dan kekurangan dokter spesialis. Di sisi lain banyak juga warga yang tidak bisa mendapatkan pelayanan kesehatan karena tidak memiliki biaya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Rumah sakit harus dilengkapi dengan dokter umum dan spesialis dan fasilitas kesehatan yang memadai,” tutur Evi Apita Maya, senator NTB.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ganjar Pranowo menjelaskan bahwa semua rumah sakit di Jawa Tengah sempat kewalahan menghadapi pasien covid-19 di awal 2021, namun situasi ini dapat dilewati dengan baik karena kompetensi, komitmen, dan kinerja dokter dan tenaga kesehatan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bambang Sutrisno, senator asal Jawa Tengah, berpendapat pentingnya komitmen pemerintah agar warga masyarakat miskin dapat mendapatkan layanan kesehatan, khususnya mereka yang miskin. Kuncinya dimulai dari pembenahan RS, Puskesmas, dan BPJS.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pertanyaan terakhir soal isu akreditasi daring yang disinggung senator Jihan di era pandemi saat ini, Direktur RS Muwardi Solo, Cahyono Hadi, menyatakan bahwa akreditasi sistem daring memudahkan, tetapi sisi buruknya bisa dimanipulasi datanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dr Wahyu dari Asosiasi Rumah Sakit Daerah Seluruh Indonesia (ARSADA), menambahkan bahwa akreditasi RS sangat mahal. Sekarang akreditasi lebih mudah, di antaranya adalah dari masa 3 tahun ke 4 tahun, sudah ada enam lembaga akreditasi, sebelumnya hanya satu.</p>
<p><strong><em>Hery Priyono</em></strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/11/15/komite-iii-dpd-ri-dorong-pemenuhan-dokter-spesialis-dan-fasilitas-kesehatan">Komite III DPD RI Dorong Pemenuhan Dokter Spesialis dan Fasilitas Kesehatan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Di Kota Tegal Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Penuh</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/06/19/di-kota-tegal-rumah-sakit-rujukan-covid-19-penuh</link>
					<comments>https://suarabaru.id/2021/06/19/di-kota-tegal-rumah-sakit-rujukan-covid-19-penuh#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Jun 2021 23:32:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[covid]]></category>
		<category><![CDATA[rujukan]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Sakit]]></category>
		<category><![CDATA[tegal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=178231</guid>

					<description><![CDATA[<p>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211; Di Kota Tegal, tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) di rumah sakit rujukan Covid-19 sudah penuh. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal, dr Sri Primawati Indraswari saat dikonfirmasi di kantornya Jumat (18/6/2021). Prima mengatakan, di Kota Tegal ada tiga rumah sakit untuk rujukan pasien Covid-19 yakni, lini [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/06/19/di-kota-tegal-rumah-sakit-rujukan-covid-19-penuh">Di Kota Tegal Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Penuh</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div align="left">
<p dir="ltr"><strong>TEGAL (<a href="https://suarabaru.id/">SUARABARU.ID</a>) &#8211;</strong> Di Kota Tegal, tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) di rumah sakit rujukan Covid-19 sudah penuh. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal, dr Sri Primawati Indraswari saat dikonfirmasi di kantornya Jumat (18/6/2021).</p>
<figure id="attachment_178233" aria-describedby="caption-attachment-178233" style="width: 400px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-178233" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/06/Screenshot_2021-06-19-06-26-55-868_com.google.android.gm_-400x261.jpg" alt="" width="400" height="261" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/06/Screenshot_2021-06-19-06-26-55-868_com.google.android.gm_-400x261.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/06/Screenshot_2021-06-19-06-26-55-868_com.google.android.gm_-150x98.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/06/Screenshot_2021-06-19-06-26-55-868_com.google.android.gm_.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption id="caption-attachment-178233" class="wp-caption-text">Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal, dr Sri Primawati Indraswari. (foto: nino moebi)</figcaption></figure>
<p dir="ltr">Prima mengatakan, di Kota Tegal ada tiga rumah sakit untuk rujukan pasien Covid-19 yakni, lini satu RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Kardinah Jalan KS Tubun, lini dua Rumah Sakit Umum (RSU) Islam Harapan Anda Jalan Ababil dan lini tiga Rumah Sakit Mitra Keluarga Jalan Sipelem.</p>
<p dir="ltr">RSUD Kardinah ketersediaan bed isolasi untuk ICU ada 10 bed ditambah 1 niku (bed diperuntukan bayi) 1 bed. Lalu untuk bed isolasi biasa ada 83. Dari kapasitas 83 bed sampai hari ini (18/6/2021) sudah terisi 73 bed. Ruang ICU RS dari 11 kapasitas, telah terisi 9 bed.</p>
<p dir="ltr">Untuk rumah sakit rujukan lini dua, RSU Islam Harapan Anda, untuk ICU Covid-19 ada 10 bed semuanya sudah terisi penuh. Ruang isolasi biasa ada 67, terisi 66 bed jadi hanya sisa 1 bed</p>
<p dir="ltr">Rumah sakit rujukan lini tiga, Rumah Sakit Mitra Keluarga ruang ICU Covid-19 ada 3 terisi semua. Ruang isolasi sebanyak 46 bed terisi semua.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Jadi, kalau tingkat keterisian tempat tidur atau BOR nya di rumah sakit sudah di atas rata-rata,&#8221; ujar Prima.</p>
<p dir="ltr">Terkait isolasi terpusat di Rusunawa Tegalsari Kota Tegal, Prima menyebutkan untuk ketersediaan bed ada 82, BOR nya 67,94 persen atau terisinya ada 55 pasien.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Nah, antisipasinya kita akan ada penambahan bed baik di rumah sakit maupun di isolasi terpusat. Untuk di RSUD Kardinah kita usahakan buat HCU isolasi sebanyak 8 bed. HCU adalah unit perawatan rawat inap bagi pasien dengan kondisi stabil dan sadar, tapi masih memerlukan pengobatan dan perawatan secara ketat. Sedangkan untuk ruang isolasi rawat inapnya ditambah 9 bed,&#8221; ungkapnya.</p>
<p dir="ltr">Untuk RSU Islam Harapan Anda, menurut Prima sudah dikoordinasikan untuk ICU tidak bisa menambah tetapi, untuk ruang isolasi rawat inap tambah 20 bed. Sedangkan untuk rumah sakit Mitra Keluarga sementara belum ada penambahan.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Update per 17 Juni 2021 pukul 21.30 ada penambahan kasus baru sebanyak 39. Kasus aktif warg Kota Tegal yang terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 197 orang, masih dirawat 25 orang dan sisanya 172 orang menjalani isolasi mandiri,&#8221; ujar Prima.</p>
<p dir="ltr">Klaster rumah tangga Prima menyebut merupakan yang terbanyak selain ada klaster perkantoran. Ada klaster kampus PKTJ (Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan) ada 22 taruna-taruni yang positif Covid-19. Sebanyak 5 orang dirawat di rumah sakit dan 17 orang menjalani isolasi mandiri.</p>
<p dir="ltr"><strong>Nino Moebi</strong></p>
</div>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/06/19/di-kota-tegal-rumah-sakit-rujukan-covid-19-penuh">Di Kota Tegal Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Penuh</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suarabaru.id/2021/06/19/di-kota-tegal-rumah-sakit-rujukan-covid-19-penuh/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Literasi Kesehatan RSIA Anugerah Melalui Program Live Instagram</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/03/30/literasi-kesehatan-rsia-anugerah-melalui-program-live-instagram</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Mar 2021 05:15:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[literasi kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[RSIA Anugerah]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Sakit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=160382</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG(SUARABARU.ID)-Literasi informasi dalam berbagai bidang menjadi hal yang penting dalam proses komunikasi saat ini. Pada era digital, masyarakat dapat mengakses berbagai macam informasi dengan mudah. Tak dapat dimungkiri jika sebagian informasi yang didapatkan adalah informasi hoax dan salah. Salah satunya, informasi yang berkaitan dengan bidang kesehatan, di mana banyak beredar mitos yang salah di masyarakat. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/03/30/literasi-kesehatan-rsia-anugerah-melalui-program-live-instagram">Literasi Kesehatan RSIA Anugerah Melalui Program Live Instagram</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG(SUARABARU.ID)</strong>-Literasi informasi dalam berbagai bidang menjadi hal yang penting dalam proses komunikasi saat ini. Pada era digital, masyarakat dapat mengakses berbagai macam informasi dengan mudah.</p>
<p>Tak dapat dimungkiri jika sebagian informasi yang didapatkan adalah informasi <em>hoax</em> dan salah. Salah satunya, informasi yang berkaitan dengan bidang kesehatan, di mana banyak beredar mitos yang salah di masyarakat. Yang memprihatinkan, masyarakat begitu mudah percaya dengan mitos tersebut tanpa mengecek kebenaran fakta dari sumber informasi terpercaya.</p>
<p>Karena itu literasi kesehatan perlu dilakukan agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan akurat. Definisi sederhana mengenai literasi kesehatan adalah segala pengetahuan yang berhubungan dengan bidang kesehatan, khususnya yang berkaitan dengan pola hidup sehat.  Dan, literasi kesehatan ini menjadi tanggungjawab bersama baik individu maupun sosial.</p>
<p>Berangkat dari hal ini, RSIA Anugerah Semarang yang tahun ini berusia 38 tahun membuat literasi informasi kesehatan melalui program siaran langsung interaktif melalui official akun Instagram @rsiaanugerahsmg.</p>
<p><img loading="lazy" class="aligncenter size-full wp-image-160387" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/03/Literasi-Kesehatan-2.jpg" alt="" width="681" height="376" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/03/Literasi-Kesehatan-2.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/03/Literasi-Kesehatan-2-400x221.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/03/Literasi-Kesehatan-2-150x83.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /></p>
<p>Direksi RSIA Anugerah Semarang, dr. Sri Kadarsih MM menyebut program  siaran langsung interaktif melalui Instagram ini sebagai salah satu bentuk nyata kepedulian dan kehadiran RSIA Anugerah di masyarakat.</p>
<p>‘’Kami akan memberikan edukasi seputar mitos dan fakta kesehatan kepada masyarakat awam. Tujuannya agar masyarakat bisa mendapatkan akses informasi serta pelayanan kesehatan yang tepat dan benar, ‘’ kata dr Sri Kadarsih.</p>
<p>Sementara itu Komisaris PT Anugerah Indra Meditama yang menaungi RSIA Anugerah, dan penggagas program siaran langsung, dr Indra Adi Susianto, M.Si.Med,SpOG mengungkapkan bahwa acara <em>live</em> literasi informasi kesehatan tersebut merupakan salah satu inovasi digital yang dilakukan RSIA Anugerah sekaligus menjawab  tantangan perubahan zaman.</p>
<p>‘’Saat ini kebiasaan masyarakat sudah berubah. Jika dulu literasi tentang kesehatan disampaikan melalui leaflet, kampanye atau media televisi, sekarang masyarakat lebih banyak berinteraksi dan mencari informasi melalui media digital,’’ kata dr Indra.</p>
<p>Selain itu, kondisi pandemi membuat masyarakat lebih banyak memanfaatkan peranti seperti telepon genggam untuk mengakses informasi yang dibutuhkan. Literasi melalui siaran langsung Instagram akan praktis dan mudah dipahami bagi siapapun dengan hanya bergabung kemudian bertanya, dan langsung dijawab oleh narasumber.</p>
<p>‘’Siapa saja yang bergabung dalam program interaktif ini  bisa melakukan tanya jawab langsung  ke pembicara melalui host. Jadi segmen dan sasaran live IG ini bukan hanya untuk customer RSIA Anugerah saja, tapi masyarakat umum, ’’ kata dr Indra.</p>
<p>Talkshow Instagram RSIA Anugerah Semarang Series ini dilaksanakan setiap hari Sabtu mulai 3 April 2021 pukul  16. 00.00 sampai dengan selesai. Instagram <em>live</em> ini mengangkat mitos dan fakta yang sedang berkembang di masyarakat untuk dibahas secara keilmuan dengan bahasa yang sederhana sehingga mudah dipahami oleh masyarakat non medis. Tema yang diangkat mulai dari mitos seputar seks, vitamin, usus buntu hingga praktik memandikan bayi, peragaan resusitasi jantung paru untuk orang awam.</p>
<p>Narasumber siaran langsung adalah dokter yang berkompeten dan sesuai keahliannya. Untuk lebih jelas, tentang topik apa saja yang akan dibahas dan siapa narasumber yang hadir, bisa mengecek informasi tentang program ini melalui official akun IG RS Anugerah Semarang.</p>
<p>Literasi kesehatan sangat penting untuk dikuasai masyarakat sehingga menjadikan masyarakat memiliki kemampuan untuk memilah dan menentukan mana informasi kesehatan yang seharusnya diterima dan dijadikan pedoman dalam berperilaku sehari-hari.</p>
<p>RSIA Anugerah sendiri sudah berdiri sejak tahun 1983 dan  berawal dari Rumah Sakit Bersalin. kemudian mulai berkembang menjadi rumah sakit ibu dan anak pada tahun 1989. Semenjak itu RSIA Anugerah terus berinovasi yang pada tahun 1995 mendirikan unit laparoskopi operasi pertama di jawa tengah yang kemudian mempunyai kerjasama dengan Singapore pada 2004.</p>
<p>Tahun 2013 RSlA Anugerah dipercaya oleh BKKBN untuk membuka suatu pelayanan kontrasepsi terpadu dan klinik laktasi. Saat ini RSIA Anugerah adalah Rumah Sakit yang telah dipercaya oleh Dinas Kesehatan sebagai Rumah Sakit Khusus tipe ”C” dengan fasilitas lengkap dan telah terakreditasi secara nasional.</p>
<p><strong>Suarabaru.id/Tim</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/03/30/literasi-kesehatan-rsia-anugerah-melalui-program-live-instagram">Literasi Kesehatan RSIA Anugerah Melalui Program Live Instagram</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>