<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Roberto Baggio Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/roberto-baggio/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Fri, 18 Aug 2023 08:36:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Roberto Baggio Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>“Kegembiraan” Free Kick Leo Messi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/08/19/kegembiraan-free-kick-leo-messi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Aug 2023 10:00:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Andrea Pirlo]]></category>
		<category><![CDATA[David Beckham]]></category>
		<category><![CDATA[Diego Maradona]]></category>
		<category><![CDATA[Gianfranco Zola]]></category>
		<category><![CDATA[Lionel Messi]]></category>
		<category><![CDATA[pele]]></category>
		<category><![CDATA[Roberto Baggio]]></category>
		<category><![CDATA[Ronaldinho]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Sunshuke Nakamura]]></category>
		<category><![CDATA[Victor Legrotaglie]]></category>
		<category><![CDATA[Xherdan Shaqiri]]></category>
		<category><![CDATA[Zinedine Zidane]]></category>
		<category><![CDATA[Zlatan Ibrahimovic]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=360612</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // bola bagai dia jinakkan/ kendali kaki seperti punya mata/ melengkung ke titik presisi/ penjaga gawang ternganga/ dalam pesona yang tak dia mengerti&#8230;// (Sajak “Keajaiban Free Kick”, 2023) KAU simakkah aura riang ekspresi Lionel Messi selepas mencetak gol ke gawang FC Dallas lewat free kick untuk Inter Miami, 7 Agustus lalu? [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/08/19/kegembiraan-free-kick-leo-messi">“Kegembiraan” Free Kick Leo Messi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-360614 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/08/logo-bola-bola-1.jpg" alt="" width="393" height="91" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/08/logo-bola-bola-1.jpg 393w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/08/logo-bola-bola-1-150x35.jpg 150w" sizes="(max-width: 393px) 100vw, 393px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// bola bagai dia jinakkan/ kendali kaki seperti punya mata/ melengkung ke titik presisi/ penjaga gawang ternganga/ dalam pesona yang tak dia mengerti&#8230;//</em><br />
<strong>(Sajak “Keajaiban Free Kick”, 2023)</strong></p>
<p><strong>KAU</strong> simakkah aura riang ekspresi Lionel Messi selepas mencetak gol ke gawang FC Dallas lewat <em>free kick</em> untuk Inter Miami, 7 Agustus lalu?</p>
<p>Di tribune VIP, sang pemilik klub, David Beckham tak kalah pula terbuncah gembira. Dia berdiri, merentangkan tangan. Senyumnya mengembang.</p>
<p>Sebagai sesama pemilik <em>free kick</em> ajaib, Becks tahu bagaimana sejuta rasa yang menjalari ketika seorang pemain sukses menjaringkan gol dari bola yang meluncur melengkung itu.</p>
<p>Bersama Inter Miami, sejauh ini Leo Messi tampak “lepas” bersenang-senang. Berbeda dari gesturnya yang “tidak los” saat masih bersama Paris St Germain di Ligue 1. Tendangan bebasnya yang khas mematikan itu bagai menemukan muara kegembiraan justru ketika dia bermain di klub milik salah satu tokoh <em>free kick</em> parabolik.</p>
<p>Dengan catatan 64 gol<em> free kick,</em> Messi sedang menunggu rekor baru untuk menembus capaian Beckham. Dalam kariernya di Manchester United, Real Madrid, AC Milan, LA Galaxy, dan PSG, Beckham membukukan 65 gol tendangan bebas. Tendangan yang, dari kajian akademik, berporos pada kemampuan mengelola kekuatan parabolik.</p>
<p>Sementara itu, rekor 77 gol ada di kantung capaian Juninho Pernambucano, pemain Brazil yang dikenal mematikan dengan “ajian” tendangan bebas bersama Olympique Lyon pada 1990-an hingga awal 2000-an.</p>
<p>Di Barcelona, Leo Messi mematangkan teknik tendangan sudut sampai ke titik tersulit, berupa “Free Kick Panenka”. Teknik tinggi ini lazimnya ada dalam eksekusi penalti, akan tetapi La Pulga bisa mempraktikkan lewat <em>free kick.</em> Tendangannya pelan, melintas presisi ke arah tengah gawang, dan kiper terkecoh karena umumnya bola meluncur ke sudut kanan atau kiri gawang.</p>
<p><strong>&#8220;Master&#8221; Juninho</strong><br />
Messi memang bukan pesepak bola utama dalam jenis eksekusi ini. Selain Juninho yang diakui sebagai “profesor tendangan bebas”, ada pula sejumlah “raja”: dari Pele, Victor Legrotaglie, Diego Maradona, Ronaldinho, Zinedine Zidane, Roberto Baggio, Gianfranco Zola, David Beckham, Andrea Pirlo, Zlatan Ibrahimovic, Xherdan Shaqiri, Sunshuke Nakamura, hingga Omar Abdulrahman. Pada masa lalu, Brazil juga memiliki sejumlah “seniman” seperti Rivelino, Nelinho, Socrates, Zico, Rai, dan Dirceu.</p>
<p>Di luar nama-nama itu, Anda tentu mengenal pula sejumlah ahli tendangan mematikan. Dari Johan Neeskens, Arie Haan, Lothar Mathaeus, Ronald Koeman, hingga Roberto Carlos, Steven Gerrard, Cristiano Ronaldo.</p>
<p>Berbeda dari karakter <em>free kick</em>, eksekusi mereka lebih berkarakter kanon yang keras dan lurus. Sifat luncurannya tidak kita dapati dalam keindahan sepakan <em>kick</em> lengkung ala Messi atau Beckham.</p>
<p><strong>Aura Gembira</strong><br />
Di Inter Miami, Leo Messi bermain dengan aura kegembiraan, lebih mirip anak-anak yang penuh gairah mencurahkan nalurinya.</p>
<p>Pelatih nasional Argentina, Lionel Scolani, yang secara khusus memanfaatkan liburan ke Amerika, menyaksikan aksi-aksi Messi. Dia berkesimpulan, ketika berada dalam atmosfer membahagiakan, semua potensi kehebatan Messi bakal muncul.</p>
<p>Karena faktor itukah maka dia lebih tampak “lepas” dalam mengekspresikan semua alam bawah sadar kemampuannya? Atau lantaran tingkat kekompetitifan MLS yang di bawah rata-rata liga di Eropa?</p>
<p>Apa pun itu, performa Messi tak hanya bicara tentang mengejar dan mematahkan rekor, tetapi keindahan teknik sepak bola bisa dipancarkannya dengan hati ringan.</p>
<p>David Beckham tampaknya harus bersiap-siap rekornya disalip. Bukan tidak mungkin pula Juninho harus merelakan rekor yang selama ini dianggap sulit tersamai bakal dikejar dan dilewati oleh Lionel Messi.</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>; <em>wartawan suarabaru.id dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/08/19/kegembiraan-free-kick-leo-messi">“Kegembiraan” Free Kick Leo Messi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lalu Lintas Transfer, dalam Impian dan Ungkapan Kesetiaan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/07/29/lalu-lintas-transfer-dalam-impian-dan-ungkapan-kesetiaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Jul 2023 10:00:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Carles Puyol]]></category>
		<category><![CDATA[Francesco Totti]]></category>
		<category><![CDATA[Franco Baresi]]></category>
		<category><![CDATA[hingga Cristiano Ronaldo]]></category>
		<category><![CDATA[Juergen Klinsmann]]></category>
		<category><![CDATA[Luis Figo]]></category>
		<category><![CDATA[Paolo Maldini]]></category>
		<category><![CDATA[Roberto Baggio]]></category>
		<category><![CDATA[Romelu Lukaku]]></category>
		<category><![CDATA[Ronaldo Luiz Nazario]]></category>
		<category><![CDATA[Zlatan Ibrahimovic]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=355528</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // tak semudah itu memilih/ tak semudah pula memastikan/ saat mempertimbangkan harapan/ saat terusik kesetiaan/ tak salah pula bukan ketika ia punya impian dan ambisi?// (Sajak “Nurani Transfer”, 2023) HARAPAN, kesetiaan, dan ambisi. Tiga kata ini menjadi nilai-nilai yang mengapung di tengah lalu lintas kepindahan pemain dari satu klub ke klub [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/07/29/lalu-lintas-transfer-dalam-impian-dan-ungkapan-kesetiaan">Lalu Lintas Transfer, dalam Impian dan Ungkapan Kesetiaan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-355701 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/07/BOLA-BOLA-LOGO-1.jpg" alt="" width="681" height="183" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/07/BOLA-BOLA-LOGO-1.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/07/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/07/BOLA-BOLA-LOGO-1-150x40.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// tak semudah itu memilih/ tak semudah pula memastikan/ saat mempertimbangkan harapan/ saat terusik kesetiaan/ tak salah pula bukan ketika ia punya impian dan ambisi?//</em><br />
<strong>(Sajak “Nurani Transfer”, 2023)</strong></p>
<p><strong>HARAPAN</strong>, kesetiaan, dan ambisi.</p>
<p>Tiga kata ini menjadi nilai-nilai yang mengapung di tengah lalu lintas kepindahan pemain dari satu klub ke klub lainnya.</p>
<p>Tetap ada nurani di balik profesionalitas industri sepak bola yang sekapitalis apa pun.</p>
<p>Bermain di entitas klub yang memiliki “status” lebih baik &#8212; dalam tradisi juara dan kesejahteraan &#8212; , bukankah itu impian setiap pemain manapun?</p>
<p>Masa depan, kesejahteraan, “harga”, dan kemonceran adalah struktur <em>mindset</em> dalam impian perjalanan karier pemain profesional.</p>
<p>Kesetiaan, bukankah itu pancaran nilai nurani? Mobilitas kepindahan, peluang hijrah, dan keniscayaan berganti <em>jersey</em> punya pernak-pernik warna di tengah keriuhan industri kompetisi.</p>
<p>Memastikan masa depan tak jarang menimbulkan kegamangan. Akankah bertahan di klub lama, dengan risiko stagnasi mimpi? Memilih klub baru untuk harapan meraih trofi? Mengejar gaji yang lebih menjanjikan, atau apa lagi?</p>
<p>Terkadang, pemain yang telah menjadi bendera klub dianggap tidak punya loyalitas ketika memutuskan pindah klub. Ada contoh ikon langka yang hingga pensiun tak pernah berpaling, seperti Franco Baresi, Paolo Maldini, Carles Puyol, Francesco Totti, atau Xavi Hernandez.</p>
<p>Sepak bola juga mencatat sejumlah “kutu loncat”. Roberto Baggio, Juergen Klinsmann, Ronaldo Luiz Nazario, Luis Figo, Zlatan Ibrahimovic, hingga Cristiano Ronaldo, Romelu Lukaku, dan banyak lagi lainnya.</p>
<p>Di balik itu, tak sedikit yang menjadi sasaran <em>bully,</em> karena menimpakan kegagalan beradaptasi akibat ketidakcocokan ekosistem; lalu merasa menemukan “rumah yang nyaman” di klub barunya. Antonio Cassano, Mario Balotelli, dan Romelu Lukaku adalah contoh pemain jenis ini. Kini munucul Joao Felix, pemain Atletico Madrid yang tiba-tiba menyatakan impian bermain untuk Barcelona.</p>
<p>Sulit untuk memastikan, apakah ketidakmaksimalan performa di sebuah klub benar-benar karena “tidak cocok” dengan atmosfer ekosistem &#8212; terkait taktik bermain atau relasi personal &#8211;, atau lantaran mereka memang tipikal “pemain yang sulit beradaptasi”?</p>
<p>Ada pula kategori yang “layak dikasihani”. Dia ingin bertahan, namun pihak klub sudah tidak menghendaki, seperti kasus aktual dua pemain Manchester United, David de Gea dan Harry Maguire.</p>
<p><strong>Konsiderans Manusiawi</strong><br />
Musim 2023-2024 ini, lalu lintas transfer pemain mengetengahkan kompleksitas elemen-elemen rasa dan hati di balik industri kompetisi.</p>
<p>Keputusan Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, Karim Benzema, N’Golo Kante, Harry Kane, Riyad Mahrez, Declan Rice, Kai Havertz, Ilkay Guendogan, atau Andre Onana adalah sebagian dari contoh para bintang yang punya konsiderans pindah “rumah”.</p>
<p>Ingin hijrah ke klub yang berstatus lebih baik dengan berharap trofi? Harry Kane, dari Tottenham Hotspur ke Bayern Muenchen contohnya.</p>
<p>Untuk menjadi kunci perubahan performa klub, seperti kepindahan Declan Rice dari West Ham atau Kai Havertz dari Chelsea ke Arsenal. Lalu, atas nama kenyamanan di pengujung karier, simaklah lika-liku hijrah Lionel Messi dari Paris St Germain ke Inter Miami.</p>
<p>Berbeda dari transfer Ronaldo ke Al Nassr di Liga Arab Saudi. CR7 memilih liga yang tidak terlalu kompetitif, dengan bayaran selangit. Elemen lompatan gaji, yang jauh lebih tinggi ditawarkan kepada Messi dari Al Hilal, tidak menggoyahkan La Pulga, yang lebih memilih berlabuh di Liga Amerika Utara.</p>
<p>Sedangkan Benzema, Riyad Mahrez, atau N’Golo Kante, juga kemungkinan Sadio Mane, menerima pinangan klub-klub Saudi antara lain atas pertimbangan gaji sekaligus kenyamanan hidup.</p>
<p><strong>Kasus Mbappe</strong><br />
“Pangeran” PSG, Kylian Mbappe, menjadi sorotan khusus. Santer diisukan pindah ke Real Madrid, dia dinilai kurang menghargai manajemen PSG, sehingga menimbulkan kontraksi relasi.</p>
<p>Dia memang “raja” di Parc des Princes, tetapi ketika PSG belum mentas meraih trofi Eropa, “lokalitas” Mbappe akan sulit menyejajarkannya dengan para bintang utama. Padahal, kelas Mbappe masuk dalam skema peluang menjadi peraih Ballon d’Or.</p>
<p>Dari musim ke musim, isu kepindahan selalu memosisikan Mbappe dalam pusaran pergulatan nilai: harapan, kesetiaan, dan ambisi.</p>
<p>Padahal masa depan pemain adalah hak, dalam visi apa pun. Boleh atas nama gaji, kenyamanan, boleh pula ambisi. Semoncer apa pun penampilan seorang bintang, ketika klub tak memberi harapan meraih trofi, seimbangkah ambisi profesional dengan realitas kemampuannya?</p>
<p>Pada sisi lain, rasa dan hati menjadi elemen yang tak bisa disepelekan dalam menautkan <em>chemistry</em> pemain dengan lingkungannya.</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>; <em>wartawan <a href="https://suarabaru.id">suarabaru.id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/07/29/lalu-lintas-transfer-dalam-impian-dan-ungkapan-kesetiaan">Lalu Lintas Transfer, dalam Impian dan Ungkapan Kesetiaan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pele, Maradona, dan Masa Depan Nomor 10 Pasca-Messi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/12/31/pele-maradona-dan-masa-depan-nomor-10-pasca-messi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Dec 2022 10:00:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Denis Law]]></category>
		<category><![CDATA[Francesco Totti]]></category>
		<category><![CDATA[Greatest of All Times]]></category>
		<category><![CDATA[maradona]]></category>
		<category><![CDATA[Michael Platini]]></category>
		<category><![CDATA[Oeke]]></category>
		<category><![CDATA[Roberto Baggio]]></category>
		<category><![CDATA[Ronaldinho]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Zico]]></category>
		<category><![CDATA[Zinedine Zidane]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=304379</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // seringkas itu namanya/ sepanjang itu dia rentangkan sejarah/ seagung itu dia mahkotakan sepak bola// (Sajak “Pele”, 2022) EDSON Arantes do Nascimento. Sepanjang itu namanya, dan kita lebih akrab dengan sebutan ringkasnya: Pele. Legenda terbesar sepak bola Brazil itu, pada Jumat dinihari WIB (30/12) pergi selamanya dalam usia 82. Dia menyusul [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/12/31/pele-maradona-dan-masa-depan-nomor-10-pasca-messi">Pele, Maradona, dan Masa Depan Nomor 10 Pasca-Messi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-304415 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/12/BOLA-BOLA-LOGO-2-400x107.jpg" alt="" width="400" height="107" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/12/BOLA-BOLA-LOGO-2-400x107.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/12/BOLA-BOLA-LOGO-2-150x40.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/12/BOLA-BOLA-LOGO-2.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// seringkas itu namanya/ sepanjang itu dia rentangkan sejarah/ seagung itu dia mahkotakan sepak bola//</em><br />
<strong>(Sajak “Pele”, 2022)</strong></p>
<p><strong>EDSON</strong> Arantes do Nascimento. Sepanjang itu namanya, dan kita lebih akrab dengan sebutan ringkasnya: Pele.</p>
<p>Legenda terbesar sepak bola Brazil itu, pada Jumat dinihari WIB (30/12) pergi selamanya dalam usia 82. Dia menyusul sahabat sekaligus rival abadinya, Diego Maradona yang sudah mendahului dua tahun silam. Kepergian pemilik jersey 10 Selecao itu hampir bertepatan dengan saat Lionel Messi “mentas” meraih Piala Dunia, trofi yang Pele dan Maradona telah membendaharakannya.</p>
<p>Pele tiga kali (1958, 1962, 1970) meraih Piala Dunia, yang pasti sulit disamai oleh pemain mana pun. Dunia selalu membandingkan, siapa lebih hebat: dia, atau Maradona? Sama seperti ketika dalam satu dekade terakhir diperdebatkan, siapa lebih pantas menyandang predikat Greatest of All Times (GOAT): Leo Messi, atau Cristiano Ronaldo?</p>
<p>Pele identik dengan nomor 10. Dialah yang mempulerkan sakralitas jersey 10 sebagai angka yang tak sembarang bintang layak mengenakan. Dalam sejarah sepak bola, Pele, Maradona, dan Messi adalah si nomor 10 sejati. Sebelumnya tercatat Denis Law, Michael Platini, Zico, Maradona, Roberto Baggio, Francesco Totti, Zinedine Zidane, dan Ronaldinho.</p>
<p>Simaklah pesan Neymar Junior di akun instagramnya, seperti dikutip <em>cnnindonesia.com</em>, “Sebelum Pele, ‘10’ hanyalah angka. Saya membaca ungkapan itu di suatu tempat, di beberapa momen dalam hidup saya. Tapi kalimat itu, indah, meski tidak lengkap. Saya akan mengatakan bahwa sebelum Pele, sepak bola hanyalah olahraga. Pele mengubah segalanya. Dia mengubah sepak bola menjadi seni, menjadi hiburan”.</p>
<p>Tulisnya pula, ”Itu memberi pesan kepada orang miskin, orang kulit hitam dan segalanya. Ini memberi visibilitas ke Brazil. Sepak bola dan Brazil telah menaikkan status mereka berkat Sang Raja! Dia pergi, tapi sihirnya akan tetap ada. Pele itu abadi!”</p>
<p>Kelahiran bintang sebesar Pele, Maradona, atau Messi adalah siklus yang tak bisa direncanakan. Seperti kata kiper nyentrik legenda Kolombia, Rene Higuita, belum tentu dalam abad berikut kita bisa menyaksikan pemain sekualitas Leo Messi.</p>
<p>Rahim sepak bola akan selalu melahirkan anak-anak terbaik. Setiap pahlawan menginspirasi pemunculan pahlawan-pahlawan baru; namun “level alien” tidak bisa sekadar ditunggu. Bakat sehebat Pele, Maradona, dan Messi dihadirkan Tuhan sebagai anugerah sejarah. Katakanlah, bintang-bintang lainnya adalah “manusia biasa”.</p>
<p>Messi pernah menjalani hari-hari pertumbuhan karier sebagai The Next Maradona. Dan, kini giliran Argentina menunggu munculnya “Lionel Messi Baru”, dan pasti perasaan yang sama menghinggapi sepak bola Brazil pasca-kepergian Pele.</p>
<p><strong>Budaya Pop</strong><br />
Ungkapan “the next” atau “the new” lazim dikelola media, tentu sebagai bagian dari fenomena budaya pop. Pelabelan itu dimaknai sebagai ilham, inspirasi, atau harapan.</p>
<p>Anda ingat Safet Susic, “Pele dari Balkan”? Orang Yugoslavia pada dekade 1970-an mengimpikan bintangnya itu bisa berkembang sekaliber “Sang Raja”.</p>
<p>Pun, pastilah penggemar sepak bola era 1970-an paham mengapa Arthur Antunes Coimbra “Zico” disemati predikat “Pele Putih”. Juga Ronaldo Luis Nazario, Kaka, Robinho, dan Ronaldinho yang pernah melintaskan cahaya cemerlang.</p>
<p>Di Asia, striker ganas Arab Saudi Majeed Mohammed pada awal 1980-an kebagian gelar “Pele Padang Pasir”.</p>
<p>Legenda Ghana 1990-an, Abedi Ayew Pele menyandang nama masyhur itu, tentu karena orang tuanya mengidolakan Edson Arantes do Nascimento, dan merupakan doa bagi masa depan anaknya.</p>
<p>Maradona punya banyak padanan harapan. Ada Hossam Hassan “Maradona dari Sungai Nil”, Gheorghe Hagi “Maradona dari Carpathian”. Kita punya Zulkarnaen Lubis “Maradona Indonesia”. PSIS Semarang juga pernah menjuluki strikernya yang pendek-gempal Tugiyo, sebagai “Maradona Purwodadi”.</p>
<p>Di Argentina sejumlah pemain digadang-gadang menjadi pewaris Maradona. Dari Ariel Ortega, Juan Roman Riquelme, Javier Xaviola, Marcello Gallardo, Pablo Aimar, Javier Pastore, Carlos Tevez, hingga Lionel Messi.</p>
<p>Di antara mereka, hanya Messi yang mewujudkan kesetaraan sebagai “titisan” El Pibe de Oro. Lainnya mengapung ke tingkat elite, namun tidak sampai ke eksepsionalitas level.</p>
<p>Labelisasi inspirasi melekat dalam diri sejumlah pemain. Kita mengenal Xherdan Shaqiri, Mario Goetze, Mohamed Salah, dan Phil Foden sebagai pemain yang menyandang singgungan “Messi”. Mereka menghadirkan pencapaian sebagai pemain penting klub dan negara, namun tidak dalam level Messi.</p>
<p>Di Barcelona, Akademi La Masia melahirkan banyak calon “Messi baru”. Ada Bojan Krkic, Iker Muniain, dan Lee Seung-woo.</p>
<p>Di luar itu juga beredar nama-nama Mauro Zarate, Gai Assulin, Martin Odegaard, hingga Takefusa Kubo. Tercatat pula <em>wonderkid</em> Indonesia Egy Maulana Fikri, Chanatip Songkrasin (Thailand), dan Nguyen Quang Hai (Vietnam) sebagai “Messi”.</p>
<p><strong>Julian Alfarez</strong><br />
Anda ulanglah mengamati: gol Julian Alfarez di semifinal Piala Dunia 2022 ke gawang Kroasia. Bukankah itu produk kemampuan bintang?</p>
<p>Dari tengah lapangan, striker 21 tahun itu meliak-liuk melewati sejumlah pemain lawan sebelum mengeksekusi bola ke gawang Dominik Livakovic.</p>
<p>Dalam peta sepak bola Argentina masa depan, Alfarez diproyeksikan menjadi pengganti Messi bersama Enzo Fernandez, Pemain Muda Terbaik Qatar 2022. Negeri Tango juga punya sejumlah <em>wonderkid</em>: Thiago Almada, Nicolas Gonzales, Alejandro Garnacho, dan Exequiel Zeballos.</p>
<p>Selain masa depan “malaikat baru” bagi negeri yang tiga kali juara dunia itu, kita juga sedang mengikuti progres kematangan Kylian Mbappe (Prancis), Jude Bellingham (Inggris), Gavi (Spanyol), Raphinha, Antony, Douglas Luis (Brazil), atau Jamal Musiala (Jerman).</p>
<p>Anak-anak ajaib menunggu peluang merebut panggung, dan dunia menanti siapa yang kelak mengisi “singgasana” Messi, Cristiano Ronaldo, atau Neymar Junior.</p>
<p>Rakyat Brazil, terutama. Kepergian “Sang Raja” menciptakan ruang penantian: lahirnya seniman bola, sosok eksepsional pemakai jersey Selecao nomor 10&#8230;</p>
<p>&#8212;<strong> Amir Machmud NS</strong>; <em>wartawan <a href="https://suarabaru.id">suarabaru.id</a>, kolumnis sepak bola, dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/12/31/pele-maradona-dan-masa-depan-nomor-10-pasca-messi">Pele, Maradona, dan Masa Depan Nomor 10 Pasca-Messi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>