<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ralf Rangnick Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/ralf-rangnick/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Sat, 08 Feb 2025 01:43:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Ralf Rangnick Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Hanya Rashford Sendiri yang Bisa Mendiagnosis “Penyakitnya”</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/02/08/hanya-rashford-sendiri-yang-bisa-mendiagnosis-penyakitnya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Feb 2025 10:00:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Aston Villa]]></category>
		<category><![CDATA[Jose Mourinho]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester United]]></category>
		<category><![CDATA[marcus rashford]]></category>
		<category><![CDATA[Ole Gunnar Solskjaer]]></category>
		<category><![CDATA[Ralf Rangnick]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=459855</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // siapa yang mengerti/ apa yang sebenarnya terjadi/ dalam dirinya?/ dia berada di simpang masa depan/ hanya dia sendiri yang tahu/ ada apa dan hendak ke mana&#8230;// (Sajak “Simpang Rashford”, Februari 2025) AKHIRNYA dia berlabuh di Villa Park bersama Aston Villa, klub yang meminjamnya hingga akhir musim. Ada apa dengan Marcus [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/02/08/hanya-rashford-sendiri-yang-bisa-mendiagnosis-penyakitnya">Hanya Rashford Sendiri yang Bisa Mendiagnosis “Penyakitnya”</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-459867 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/02/BOLA-BOLA-LOGO-400x107.jpg" alt="" width="400" height="107" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/02/BOLA-BOLA-LOGO-400x107.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/02/BOLA-BOLA-LOGO-150x40.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/02/BOLA-BOLA-LOGO.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// siapa yang mengerti/ apa yang sebenarnya terjadi/ dalam dirinya?/ dia berada di simpang masa depan/ hanya dia sendiri yang tahu/ ada apa dan hendak ke mana&#8230;//</em><br />
<strong>(Sajak “Simpang Rashford”, Februari 2025)</strong></p>
<p><strong>AKHIRNYA</strong> dia berlabuh di Villa Park bersama Aston Villa, klub yang meminjamnya hingga akhir musim.</p>
<p>Ada apa dengan Marcus Rashford?</p>
<p>Pertanyaan ekstrem mungkin terucap diam-diam: masih inginkah dia menyelamatkan masa depannya? Masihkah dia punya <em>passion</em> kuat bersepak bola?</p>
<p>Kemelut Marcus Rashford di Manchester United berakhir dengan peminjaman ke sessama klub Liga Primer, Aston Villa. Pelatih Ruben Amorim tak mampu lagi memotivasinya untuk bangkit, dan andai kondisi ini berlanjut, bukan tidak mungkin Inggris akan kehilangan anak muda yang pernah membuncahkan harapan besar bagi tim nasional “Tiga Singa”.</p>
<p>Legenda MU, Ole Gunnar Solskjaer yang pernah membesut MU pada 2019-2021 pernah mengatakan, Rashford &#8212; dengan sedikit kerja keras lagi &#8212; berada di level Cristiano Ronaldo, baik dalam kapasitas teknis maupun visi.</p>
<p>Kini justru sejumlah legenda Setan Merah “mendukung” keputusan Amorim untuk mengabaikannya dari <em>starting eleven</em>, bahkan dari daftar cadangan. Rashford sudah absen dalam 12 laga MU. Pelatih asal Portugal itu bahkan memberi jawaban menyakitkan, “Daripada memberi tempat kepada Rashford, mending saya memainkan Jorge Vital&#8230;.” Vital adalah pelatih kiper yang berusia 63 tahun.</p>
<p>Terhadap narasi Amorim itu, legenda MU Rio Ferdinand merespons, “Jika saya adalah pemain yang dimaksud oleh pelatih tentang hati, kebanggaan, dan ego saya, itu memalukan. Untuk seseorang yang mempertanyakan kehadiran saya dalam memberi 100 persen kepada tim, itu berarti cara mengusir Anda dengan jalan pintas”.</p>
<p>Ferdinand, seperti dikutip dari <em>Sport Bible</em> (<em>ccnindonesia.com</em>, 28/1/2025) mengatakan, setiap pemain punya periode penurunan performa hingga kepercayaan diri. Dia menyayangkan Amorim yang meragukan pemain ketika berada dalam situasi yang tak mendukung.</p>
<p>Dia berpendapat, seharusnya seorang pelatih mengajak pemain berdiskusi empat mata. Hal itu tersebut akan lebih berguna untuk pemain alih-alih disalahkan di depan media.</p>
<p>Terlepas dari reaksi Ferdinand, narasi Amorim itu boleh jadi adalah cara lain untuk memotivasi Rashford. Boleh jadi pula merupakan ungkapan kekesalan melihat progres sang striker dalam berbagai latihan.</p>
<p>Legenda yang lain, Gary Neville dan Paul Scholes mengecam Rashford, yang tidak juga bangkit dari situasinya. Pernyataan bahwa dia menginginkan tantangan baru di luar MU, menciptakan situasi complicated.</p>
<p>Rashford tersandera oleh sikapnya sendiri. Ruben Amorim menyiapkan opsi: melepas atau meminjamkan. Dengan pernyatannya, tersirat penyerang 27 tahun itu sudah tidak nyaman di lingkungan Old Traford, dan tidak bisa beraptasi dengan filosofi permainan Amorim.</p>
<p>Klub-klub peminat seperti Tottenham Hotspur, Arsenal, Borussia Dortmund, dan Barcelona, terkendala oleh harga; sedangkan AC Milan yang semula tertarik meminjam, belakangan menyatakan mundur.</p>
<p>Rashford juga memasang syarat berat: klub itu punya prospek juara, dan dia bisa kembali ke tim nasional yang kini diarsiteki Thomas Tuchel. Pelatih asal Jerman itu akan mengumumkan skuadnya Maret mendatang.</p>
<p>Setelah memastikan peminjaman ke Aston Villa, Rashford menyatakan, keputusan itu bukan hal yang sulit. Dia menjadi pemain kedua setelah Antony yang juga dipinjamkan ke Real Betis.</p>
<p>Peminjaman ke Aston Villa hingga akhir musim, boleh dibilang sebagai jalan keluar dari “kemelut psikologis” yang mengerumuni. “Saya ingin berterima kasih kepada Manchester United dan Aston Villa karena telah mewujudkan kesepakatan pinjaman ini,” tulisnya di akun media sosial Instagram.</p>
<p>“Saya beruntung karena beberapa klub mendekati, tetapi Aston Villa merupakan keputusan yang mudah. Saya sangat mengagumi cara Aston Villa bermain musim ini, dan ambisi manajernya”.</p>
<p>Di bawah Ruben Amorim, Rashford hanya dimainkan enam kali dari total 19 laga MU, dengan mencetak tiga gol. Terakhir dalam laga melawan Viktoria Plzen di Liga Europa yang berakhir 2-1, Desember lalu.</p>
<p>Sebelum keputusan peminjaman ke Aston Villa, secara realistis Rashford hanya memiliki dua opsi, yakni dipinjamkan ke Juventus hingga akhir musim, atau pindah ke Barcelona, yang sejak 2018 sebenarnya sudah tertarik. Namun kendala keuangan membuat operasi transfer Rashford menjadi sulit, karena Barca butuh menjual pemain untuk mematuhi ketatnya peraturan keuangan La Liga.</p>
<p>Rashford tidak menunjukkan ketertarikan terhadap minat Tottenham Hotspur, West Ham, dan Borussia Dortmund. Masalah utama yang menyulitkan kepindahan itu adalah gajinya. Gaji tinggi lebih dari 300 ribu pound per pekan, menjadi kendala bagi klub peminat. Beberapa klub bahkan enggan membayar 50 persen dari gaji per minggu. Dia berada dalam kompleksitas keadaan.</p>
<p><strong>Diorbitkan Louis van Gaal</strong><br />
Pada 2016 Marcus Rashford diorbitkan oleh Louis van Gaal, diberi kepercayaan untuk bermain di tim utama. Bocah akademi yang waktu itu masih 17 tahun, menjawab dengan performa memesona. MU pun menyambutnya sebagai <em>wonderkid</em> baru.</p>
<p>Debutnya melawan Midtjylland di Liga Europa, 25 Februari 2016 ditandai dengan kehebohan. Sebagai pemain pengganti karena Anthony Martial cedera, dia mencetak dua gol. Dia terpilih sebagai <em>man of the match</em>, membukukan rekor sebagai pencetak gol termuda MU di kompetisi Eropa, melewati George Best, sang legenda.</p>
<p>Tiga hari kemudian, Rashford melanjutkan keajaiban dalam pertandingan melawan Arsenal. Dengan gol pertamanya di Liga Primer, dia terpilih lagi sebagai pemain terbaik. Baru setelah suksesi pelatih di MU, “penyakit” Rashfortd muncul. Pada era Jose Mourinho, Ole Gunnar Solskjaer, dan Ralf Rangnick, penampilannya berubah labil, dan baru memulih di masa Erik Ten Hag, namun dia tetap menjadi langganan timnas di bawah Gareth Southgate.</p>
<p>Sepanjang 239 kali mengenakan jersey MU, Rashford membukukan 76 gol. Sejak 2016, dia telah 53 kali bermain untuk tim nasional Inggris dengan 16 gol.</p>
<p><strong>Puncak Kematangan</strong><br />
Dengan usia 27, Rashford seharusnya berada di puncak kematangan, namun sinarnya meredup di bawah bayang-bayang <em>wonderkid</em> baru MU, Amad Diallo. Bahwa Amorim tak pernah memasukkannya dalam <em>starting eleven</em>, pasti dengan pertimbangan bahwa sang penyerang sedang “tidak baik-baik saja”.</p>
<p>Jadi, ada apa dengan Rashford, dan mengapa labilitas permainannya seolah-olah menguapkan harapan yang pernah begitu membubung sebagai bintang masa depan Inggris?</p>
<p>Musim ini, penyerang yang pada awalnya dikenal dengan determinasi tinggi, kecepatan, dan seni mencetak gol ala “Turn Cruyff” itu seperti kehilangan semua keistimewaannya.</p>
<p>Apakah dengan usia yang relatif masih muda itu Rashford akan kembali? Akankah dia menemukan klub dan pelatih dengan pendekatan yang tepat untuk mengembalikan talentanya?</p>
<p>Tentu sangat disayangkan, apabila pada akhirnya dia kehilangan kesempatan untuk bersaing dengan para <em>wonderkid</em> baru Inggris: dari Declan Rice, Phil Foden, Ollie Watkins, Cole Palmer, atau Kobbie Mainoo.</p>
<p>Masa depan Rashford berada di tangan dia sendiri. Dialah yang bisa mendiagnosis sendiri apa sebenarnya “penyakit” yang dirasakan. Beberapa kali dia pernah berada dalam situasi seperti ini, dan membutuhkan picu kebangkitan menjadi ”Rashford seperti semula”.</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>; <em>wartawan <a href="http://Suarabaru.Id">Suarabaru.Id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/02/08/hanya-rashford-sendiri-yang-bisa-mendiagnosis-penyakitnya">Hanya Rashford Sendiri yang Bisa Mendiagnosis “Penyakitnya”</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sang Penyair di Teater Impian</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/11/09/sang-penyair-di-teater-impian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Nov 2024 10:00:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[David Moyes]]></category>
		<category><![CDATA[Erik Ten Hag]]></category>
		<category><![CDATA[Jose Mourinho]]></category>
		<category><![CDATA[Louis van Gaal]]></category>
		<category><![CDATA[Michael Carrick]]></category>
		<category><![CDATA[Ole Gunnar Solskjaer]]></category>
		<category><![CDATA[Ralf Rangnick]]></category>
		<category><![CDATA[Ryan Giggs]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=445480</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // kata-katanya tertata/ seperti baris-baris puisi/ yang menyihir semua/ inikah mantra yang ditunggu/ untuk meniupkan semangat/ mengembalikan aura?// (Sajak &#8220;Sang Penyair&#8221;, 2024) SANG Penyair. Begitulah Cristiano Ronaldo menyebut Ruben Filipe Marquez Amorim, yang pekan lalu resmi diumumkan sebagai suksesor Erik Ten Hag di Old Trafford, dan Senin lusa akan memulai pekerjaannya. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/11/09/sang-penyair-di-teater-impian">Sang Penyair di Teater Impian</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-445483 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107-1.webp" alt="" width="400" height="107" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107-1.webp 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107-1-150x40.webp 150w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// kata-katanya tertata/ seperti baris-baris puisi/ yang menyihir semua/ inikah mantra yang ditunggu/ untuk meniupkan semangat/ mengembalikan aura?//</em><br />
<strong>(Sajak &#8220;Sang Penyair&#8221;, 2024)</strong></p>
<p><strong>SANG</strong> Penyair. Begitulah Cristiano Ronaldo menyebut Ruben Filipe Marquez Amorim, yang pekan lalu resmi diumumkan sebagai suksesor Erik Ten Hag di Old Trafford, dan Senin lusa akan memulai pekerjaannya.</p>
<p>Pelatih Sporting CP Lisbon yang berusia 39 tahun &#8212; hanya beberapa pekan lebih tua dari Ronaldo &#8212; itu, menjadi deret kesekian manajer yang membesut Manchester United setelah Alex Ferguson pensiun pada 2013.</p>
<p>Dari David Moyes, Ryan Giggs (interim), Louis van Gaal, Jose Mourinho, Ole Gunnar Solskjaer, Michael Carrick (interim), Ralf Rangnick, hingga Erik Ten Hag.</p>
<p>Dan, belum satu pun di antara nama-nama itu yang mampu mengembalikan stabilitas performa Setan Merah ke wilayah elite Liga Primer, dan apalagi Eropa.</p>
<p>Van Gaal memberi Piala Liga, Mourinho mempersembahkan gelar juara Liga Europa dan sempat berada di urutan kedua klasemen liga, sedangkan Ten Hag mempersembahkan Piala FA dan Piala Liga (Piala Carabao), namun itu belum cukup memosisikan Pasukan Theater of Dream ke habitat elite di era Sir Alex.</p>
<p>PemilIhan Amorim bisa dibilang mengejutkan, setelah manajemen MU menimbang sejumlah nama yang beredar. Antara lain yang semula menguat adalah Zinedine Zidane, Graham Potter, Ruud van Nistelrooy, dan Xavi Hernandez.</p>
<p>Dari CV-nya, Amorim berhasil membawa Sporting CP sebagai klub yang bangkit dan tampil cukup stabil di Liga Portugal. Dia dua kali memberi trofi juara yang sudah 20 tahun dirindukan.</p>
<p>Amorim memberi akhir mengesankan bagi Sporting, yang mengalahkan Manchester City 4-1 di Liga Champions. Namun dia segera mengingatkan agar tidak mengaitkan hasil itu dengan gambaran permainan MU nanti. Dia akan memulai kiprah kompetisi dengan membawa Setan Merah ke laga tandang melawan Ipswich Town, 24 November mendatang.</p>
<p>Pilihan manajemen MU mendarangkan Amorim juga seperti ikhtiar, untuk merekatkan kembali &#8220;harmoni&#8221; antara MU dengan klub Portugal tersebut. Sebelumnya, Alex Ferguson sukses membawa salah satu produk Sporting, Cristiano Ronaldo ke Old Trafford pada 2003, yang belakangan menjadi legenda klub.</p>
<p><strong>Pribadi Supel</strong><br />
Mengapa Ruben Amorim disebut sebagai Sang Penyair?</p>
<p>Pakar sepak bola Portugal, Marcus Alves menilai, Amorim adalah pribadi yang supel dan mudah berbaur dengan pemain-pemain lain.</p>
<p>Alves mencatat, Ronaldo memberi predikat itu, karena kata-kata motivasi Amorim &#8212; yang 14 kali memperkuat tim nasional Portugal &#8212; bisa membakar semangat rekan-rekannya.</p>
<p>Dan, sosok seperti itulah yang akan menjadi pemimpin kesekian dalam &#8220;spekulasi&#8221; keputusan manajemen MU, yang sejak 2013 belum menemukan figur tepat untuk menggantikan Sir Alex.</p>
<p>&#8220;Saya bersedia ke MU untuk menghindari zona nyaman,&#8221; kata Amorim yang diikat The Red Devils sampai 2027, mulai 11 November 2024, dengan opsi perpanjangan setahun. Dia akan dikontrak dengan gaji Rp 170 miliar.</p>
<p>Amorim tak bisa menunggu hingga musim berakhir, karena MU membutuhkan nakhoda baru di pertengahan periode ini. Boleh dikatakan, MU &#8220;membajak&#8221; manajer Sporting tersebut, dan keputusan Amorim itu adalah salah satu yang disesali fans mereka.</p>
<p><strong>Sudah Terlalu Lama</strong><br />
Tentu fleksibilitas dan kemampuan Amorim dalam memotivasi akan menjadi modal tersendiri di tengah berbagai elemen kebutuhan MU untuk bangkit dalam stabilitas permainan. Fans MU sudah bersabar terlalu lama, justru ketika tetangga mereka, Manchester City kini menjadi kekuatan utama Liga Primer dan salah satu klub besar Eropa dengan sosok pelatih genius Pep Guardiola.</p>
<p>Mikael Arteta di Arsenal, Arne Slot di Liverpool, Hansi Flick di Barcelona, atau Enzo Maresca bersama Chelsea adalah sebagian contoh transisi suksesi yang memberi harapan dan langsung &#8220;klik&#8221; dengan performa klub.</p>
<p>Lalu apakah Ruben Amorim akan menjadi figur yang tepat untuk menghela kebangkitan MU dari kondisi sekarang?</p>
<p>Pembaruan manajemen klub dengan kepemilikan saham yang baru, Sir Jim Ratchcliffe sudah berlangsung. Pembelian pemain sesuai yang diminta Erik Ten Hag juga sudah dilakukan. Apakah nanti pada jendela transfer bulan Januari 2025, Ruben Amorim juga diberi ruang untuk merekrut sejumlah pemain sesuai kebutuhan taktiknya?</p>
<p><strong>Bukan Revolusi</strong><br />
&#8220;Bedah jantung&#8221; yang dikehendaki Ralf Rangnick beberapa waktu lalu, bagaimanapun adalah formula yang sebenarnya belum jelas: seperti apa konsepnya?</p>
<p>Gambaran tentang sebuah revolusi tampaknya tidak akan berlangsung di era Amorim. Kemungkinan dia membutuhkan sejumlah amunisi baru, bisa diprediksi; namun untuk berlangsungnya perubahan ekstrem tidak akan dia lakukan. Dia bakal melakukan penyegaran dari sisi pendekatan motivasi di ruang ganti, skema taktik dalam formasi yang dia yakini, dan filosofi.</p>
<p>Mungkin gerak perubahan Amorim di MU berbeda dari langkah Juergen Klopp ketika pada 2016 berlabuh di Liverpool dan dia bawa filosofi gegenpressing, atau Pep Guardiola yang mendoktrinkan possession football ala Barcelona dan sekarang menjadi &#8220;wajah&#8221; Manchester City.</p>
<p>Yang jelas, ketika tak sedikit fans Sporting CP marah karena pelatih idolanya berpindah klub di tengah musim, maka pada sisi sebaliknya suporter MU akan membuka babak baru harapan.</p>
<p>MU akan memulai era penyegaran, tentu dengan spekulasi baru. Siapa tahu, siapa tahu; dan menguatkan chemistry antara para penggawa Teater Impian dengan daya imajinasi Sang Penyair dari Lisbon&#8230;</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>,<em> wartawan <a href="https://suarabaru.id">suarabaru.id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/11/09/sang-penyair-di-teater-impian">Sang Penyair di Teater Impian</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Setan Merah Mencari Identitas</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/12/11/setan-merah-mencari-identitas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Dec 2021 10:00:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester United]]></category>
		<category><![CDATA[Ralf Rangnick]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=217099</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // datanglah, dan nyalakan api/ tebarkan cahaya/ agar tak lagi buram/ jadikan kembali Teater Impian/ sepanas bara/ neraka bagi siapa pun yang datang/ (Sajak “Ralf Rangnick”, 2021) THEATER of Dream, Setan Merah, dan Fergie Time. Tiga &#8220;institusi&#8221; itu pernah melekat sebagai identitas Manchester United. Percampuran karakter yang menguatkan realitas betapa klub [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/12/11/setan-merah-mencari-identitas">Setan Merah Mencari Identitas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-217108 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/12/BOLA-BOLA-LOGO-400x107.jpg" alt="" width="400" height="107" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/12/BOLA-BOLA-LOGO-400x107.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/12/BOLA-BOLA-LOGO-150x40.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/12/BOLA-BOLA-LOGO.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// datanglah, dan nyalakan api/ tebarkan cahaya/ agar tak lagi buram/ jadikan kembali Teater Impian/ sepanas bara/ neraka bagi siapa pun yang datang/</em><br />
<strong>(Sajak “Ralf Rangnick”, 2021)</strong></p>
<p><strong>THEATER</strong> of Dream, Setan Merah, dan Fergie Time.</p>
<p>Tiga &#8220;institusi&#8221; itu pernah melekat sebagai identitas Manchester United. Percampuran karakter yang menguatkan realitas betapa klub bergelimang tradisi kebesaran itu memang &#8220;berbeda&#8221; dan &#8220;punya apa-apa&#8221;.</p>
<p>Karakter-karakter itu seperti saling bergantung, ber-chemistry, menjadi kekuatan yang menyimbolisasikan filosofi, identitas, atau yang dalam ekspresi persaingan membahasakan kalimat &#8220;membuat rontok nyali lawan&#8221;.</p>
<p>Teater Impian, Stadion Old Trafford adalah &#8220;tempat bersenang-senang&#8221; para pemain MU. Artinya, inilah &#8220;neraka&#8221; bagi klub mana pun yang bertandang.</p>
<p>Setan Merah? Penggemar sepak bola sejagat tahu, itu gambaran aura yang lebih dari kelaziman kolektivitas tim sepak bola.</p>
<p>Lalu, &#8220;Fergie Time&#8221;. Inilah etos kerja tentang setiap menit yang bermakna. Tak ada kata kalah sebelum laga betul-betul tuntas. Kebiasaan Alex Ferguson, sang patron menengok arloji ketika anak-anak MU tertinggal skor atau belum mampu mencetak gol, sering disusul oleh hasil yang ditunggu.</p>
<p>Nyatanya, Old Trafford bukan arena yang menakutkan lagi. Lawan-lawan tidak diliputi atmosfer &#8220;kalah sebelum berlaga&#8221;. Stadion itu mencatat sejumlah kekalahan yang menghukum MU. Kata &#8220;stadion keramat&#8221;, &#8220;altar suci&#8221;, &#8220;lapangan angker&#8221;, atau &#8220;tempat mengunci poin&#8221; perlahan-lahan menguap.</p>
<p>Predikat Red Devils, ke mana pula? Rasanya, pengaruh jejuluk &#8220;sangar&#8221; itu tak berbeda dari label The Gunners, The Villans, The Foxes, Lily Whites, The Blues, Citizens, atau The Hammers.</p>
<p>Etos Fergie Time juga tak lagi mengalir dalam transformasi tuah para manajer pasca-Alex Ferguson. Tidak David Moyes, tidak Louis van Gaal, tidak Jose Mourinho, bukan pula Ole Gunnar Solskjaer. Pun Ryan Giggs atau Michael Carrick yang sempat merasakan menjadi pelatih sementara.</p>
<p>Dan, kini Manchester Merah menyambut Ralf Rangnick!</p>
<p>Spirit kerja seperti apa, karakter dan identitas bagaimana yang terproyeksikan untuk membawa perubahan bagi MU?</p>
<p>Mampukah taktikus asal Jerman itu membawa aura perubahan, menerbitkan angin kebangkitan?</p>
<p><strong>Menemukan Identitas</strong><br />
Semua tahu, itulah yang saat ini dibutuhkan MU: menemukan kembali identitasnya sebagai Setan Merah, menegaskan kembali Old Trafford sebagai Teater Impian. Juga menghadirkan &#8220;Rangnick Moment&#8221; yang menyala sebagai kekuatan cahaya di Liga Primer.</p>
<p>Para pesaing, Liverpool makin kental dengan gegenpressing Juergen Klopp. Manchester City lekat dengan ideologi passsing rancak ala Pep Guardiola. Chelsea menikmati sentuhan kolektivitas Thomas Tuchel. Leicester City stabil dengan kepemimpinan Brendan Rodgers. Tottenham Hotspur yang tidak konsisten sepeninggal Mauricio Pocchettino kini dibesut oleh Antonio Conte. Arsenal juga sedang pasang naik di bawah kendali Mikael Arteta.</p>
<p>Ketika &#8220;empu&#8221; yang sekaliber Van Gaal dan Mourinho pun tidak berhasil &#8220;merogoh sukma&#8221; identitas Sir Alex, siapa pula yang punya &#8220;nyali&#8221; memulihkan tradisi Setan Merah?</p>
<p>Realitas yang sejak 2013 tak lagi dirasakan: di bawah Alex Ferguson, MU adalah pasukan dengan kepribadian kolektif sekaligus keunggulan personalitas.</p>
<p>Sementara itu, sebutan &#8220;profesor&#8221; untuk Ralf Rangnick menggambarkan dia punya kelebihan filosofis dalam karakter permainan yang diskemakan. Padahal semula panggilan profesor itu berkonotasi ejekan karena dia dianggap sebagai pelatih yang suka berteori.</p>
<p>Rangnick memang belum berjejak sebagai pelatih sukses, tetapi dia diakui sebagai &#8220;guru tidak langsung&#8221; para pelatih top: dari Klopp, Tuchel, hingga Julian Nagelsmann. Namun dia mampu mengangkat performa RB Leipzig</p>
<p>Ketiga pelatih itu mengadopsi &#8220;ilmu&#8221; Rangnick, mengusung karakter gegenpressing, permainan menekan yang menuntut semua pemain bergerak mobil menyongsong bola dari pemain lawan terdekat. Garis pertahanan tinggi seperti gaya Klopp sekarang adalah salah satu produk Rangnick, yang menemukan pemikiran itu karena terinspirasi oleh taktik pelatih legendaris Uni Soviet, Valery Lobanovsky.</p>
<p>Penerapan skema taktik dengan penguatan filosofi tentu membutuhkan waktu, padahal dia dikontrak sebagai pelatih interim selama enam bulan, hingga usai kompetisi. Hanya menilai karyanya dari beberapa pekan pertandingan tentulah tidak fair. Dia harus mengubah kebiasaan, meracik adonan secara cermat, dan melakukan pendekatan yang tepat untuk para pemain dengan kualifikasi bintang.</p>
<p>Apakah dengan demikian akan ada pemain yang menjadi korban?</p>
<p>Cristiano Ronaldo sempat disebut-sebut tidak akan cocok dengan taktik Rangnick. Paul Pogba juga diperkirakan terlempar. Harry Maguire kemungkinan akan kehilangan ban kapten. Aneka spekulasi boleh saja muncul, namun &#8220;Bapak Gegenpressing&#8221; itu tentu sudah punya rencananya sendiri.</p>
<p>Nyatanya, Ronaldo dan Bruno Fernandes menyatakan siap menyambut sang pelatih. Sejumlah pemain juga bersiap memainkan perubahan apa pun yang dibutuhkan untuk menemukan kembali karakter MU. Rangnick bahkan menyatakan punya rencana taktis untuk Ronaldo, yang dikaguminya sebagai pemain usia 36 yang mampu merawat kebugaran.</p>
<p>Penggantian pelatih di sebuah klub adalah keniscayaan dalam dinamika industri kompetisi. Yang membedakan dari atmosfer rutinitas itu adalah klub mana, berkarakter seperti apa, dan bertradisi sekuat apa yang melakukannya.</p>
<p>&#8220;Masyarakat MU&#8221; menyambut pergantian itu sebagai momen untuk menemukan kembali identitas klub. Agar MU kembali &#8220;merah&#8221;, agar MU kembali &#8220;men-setan merah&#8221;, agar Terater Impian kembali berlapis keramat&#8230;</p>
<p><em>&#8212; Amir Machmud NS, wartawan suarabaru.id, kolumnis sepak bola, dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah &#8212;</em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/12/11/setan-merah-mencari-identitas">Setan Merah Mencari Identitas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>