<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>perundungan Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/perundungan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Wed, 03 Jun 2026 05:00:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>perundungan Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kudus Deklarasikan Gerakan Pesantren Anti Kekerasan Seksual dan Perundungan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/06/03/kudus-deklarasikan-gerakan-pesantren-anti-kekerasan-seksual-dan-perundungan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 05:00:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[bullying]]></category>
		<category><![CDATA[Kekerasan Seksual]]></category>
		<category><![CDATA[kudus]]></category>
		<category><![CDATA[perundungan]]></category>
		<category><![CDATA[pesantren]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=562482</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS (SUARABARU.ID) – Pemerintah Kabupaten Kudus memperkuat komitmen mewujudkan lingkungan pondok pesantren yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan seksual maupun perundungan (bullying). Langkah tersebut ditegaskan dalam kegiatan Silaturahmi Pondok Pesantren bersama Himpunan Pesantren dan Madrasah Diniyyah (HIPMA) Kudus bertema &#8220;Gerakan Pesantren Anti Kekerasan Seksual dan Bullying” di Pendapa Kabupaten Kudus, Rabu (3/6/2026). Kegiatan yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/03/kudus-deklarasikan-gerakan-pesantren-anti-kekerasan-seksual-dan-perundungan">Kudus Deklarasikan Gerakan Pesantren Anti Kekerasan Seksual dan Perundungan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID) –</strong> Pemerintah Kabupaten Kudus memperkuat komitmen mewujudkan lingkungan pondok pesantren yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan seksual maupun perundungan (bullying). Langkah tersebut ditegaskan dalam kegiatan Silaturahmi Pondok Pesantren bersama Himpunan Pesantren dan Madrasah Diniyyah (HIPMA) Kudus bertema &#8220;Gerakan Pesantren Anti Kekerasan Seksual dan Bullying” di Pendapa Kabupaten Kudus, Rabu (3/6/2026).</p>
<p>Kegiatan yang dihadiri unsur Forkopimda, para masyayikh, pengasuh pondok pesantren se-Kabupaten Kudus, serta berbagai pemangku kepentingan itu menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pesantren dalam menciptakan lingkungan pendidikan keagamaan yang sehat, ramah, dan melindungi hak-hak santri.</p>
<p>Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, menegaskan bahwa pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang berakhlak mulia, berilmu, dan mampu bersaing di masa depan. Karena itu, setiap santri harus mendapatkan jaminan rasa aman selama menempuh pendidikan di lingkungan pesantren.</p>
<p>“Pondok pesantren harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi para santri. Pesantren memiliki peran besar dalam mencetak generasi penerus bangsa, sehingga seluruh elemen harus bersama-sama mencegah terjadinya kekerasan seksual, bullying, maupun bentuk kekerasan lainnya,” tegas Sam’ani.</p>
<p>Menurutnya, komitmen Pemkab Kudus dalam mendukung pengembangan pesantren tidak hanya sebatas program pembinaan, tetapi juga telah diperkuat melalui regulasi. Salah satunya dengan diterbitkannya &#8220;Peraturan Daerah Kabupaten Kudus Nomor 1 Tahun 2024 tentang Fasilitasi Pengembangan Pesantren&#8221;</p>
<p>Regulasi tersebut menjadi landasan bagi pemerintah daerah untuk terus mendorong terciptanya sistem pengasuhan yang lebih baik, sekaligus memastikan lingkungan pesantren tetap kondusif bagi proses pendidikan dan pembentukan karakter santri.</p>
<p>Sam’ani juga mengajak seluruh pengasuh dan pengelola pesantren untuk mengedepankan pola pengasuhan yang humanis, memperkuat komunikasi dengan orang tua santri, serta meningkatkan pengawasan dan pendampingan terhadap para santri.</p>
<p>“Kami ingin menunjukkan bahwa pondok pesantren di Kabupaten Kudus memiliki iklim pengasuhan yang baik. Pemerintah Kabupaten Kudus bersama Kementerian Agama akan terus memberikan pendampingan agar kondisi pesantren tetap aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang santri secara optimal,” lanjutnya.</p>
<p>Sementara itu, Wakil Ketua Himpunan Pesantren dan Madrasah Diniyyah (HIPMA) Kudus, Muhammad Nahid, mengingatkan bahwa para santri merupakan amanah dari orang tua yang harus dijaga dan dibimbing dengan penuh tanggung jawab.</p>
<p>Menurutnya, seluruh pondok pesantren di Kudus perlu terus membangun budaya pendidikan yang sehat, aman, dan sarat keteladanan guna mencegah munculnya berbagai bentuk kekerasan di lingkungan pendidikan.</p>
<p>“Kami mengajak seluruh pondok pesantren untuk bersama-sama menciptakan iklim pendidikan yang aman dan nyaman bagi para santri. Anak-anak yang belajar di pesantren adalah amanah dari orang tua yang harus kami jaga dan bimbing dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.</p>
<p>Gus Nahid juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kudus atas perhatian dan dukungan yang selama ini diberikan kepada pesantren, termasuk dalam upaya pencegahan kekerasan seksual, kekerasan verbal, maupun bullying.</p>
<p>“Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kudus yang terus memberikan perhatian kepada pesantren. Semoga sinergi ini mampu mewujudkan Kabupaten Kudus sebagai daerah yang bebas dari kekerasan seksual, kekerasan verbal, dan bullying di lingkungan pesantren,” katanya.</p>
<p>Melalui Gerakan Pesantren Anti Kekerasan Seksual dan Bullying ini, pemerintah daerah bersama kalangan pesantren berharap terbangun kesadaran kolektif untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan inklusif, sehingga lahir generasi santri yang berakhlakul karimah, berwawasan luas, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta bangsa.</p>
<p><strong>Ali Bustomi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/03/kudus-deklarasikan-gerakan-pesantren-anti-kekerasan-seksual-dan-perundungan">Kudus Deklarasikan Gerakan Pesantren Anti Kekerasan Seksual dan Perundungan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lawan Perundungan Melalui Karya Seni, SMA Multazam IBS Semarang Adakan Workshop Seni Rupa Aplikatif</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/01/14/lawan-perundungan-melalui-karya-seni-sma-multazam-ibs-semarang-adakan-workshop-seni-rupa-aplikatif</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Jan 2025 03:52:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[perundungan]]></category>
		<category><![CDATA[Rupa]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Seni]]></category>
		<category><![CDATA[Siswa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=456133</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – Siswa-siswi SMA Multazam IBS Kota Semarang mengikuti Workshop Seni Rupa Aplikatif pada, Senin, 13 januari 2025, untuk apa? Siswa-siswi SMA Multazam IBS Kota Semarang itu menorehkan cat warna-warni pada lembar kain dalam sebuah gerakan kampanye melawan perundungan. Terlebih, nereka masuk momen remaja yang tengah mencari identitas dan dunia yang semakin dinamis, tak [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/01/14/lawan-perundungan-melalui-karya-seni-sma-multazam-ibs-semarang-adakan-workshop-seni-rupa-aplikatif">Lawan Perundungan Melalui Karya Seni, SMA Multazam IBS Semarang Adakan Workshop Seni Rupa Aplikatif</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> – Siswa-siswi SMA Multazam IBS Kota Semarang mengikuti Workshop Seni Rupa Aplikatif pada, Senin, 13 januari 2025, untuk apa?</p>
<p>Siswa-siswi SMA Multazam IBS Kota Semarang itu menorehkan cat warna-warni pada lembar kain dalam sebuah gerakan kampanye melawan perundungan.</p>
<p>Terlebih, nereka masuk momen remaja yang tengah mencari identitas dan dunia yang semakin dinamis, tak hanya dunia nyata, juga dunia maya.</p>
<p>Di mana perundungan berpotensi terjadi tak hanya terjadi di kehidupan interaksi manusia langsung, namun juga di interaksi digital.</p>
<p>Saufia, siswi kelas 12 B mengatakan acara tersebut memberinya pengalaman baru yang belum pernah diperolehnya selama ini.</p>
<p>“Membuat rasa penasaran kita tumbuh dan kita merasa bahagia,” kata dia.</p>
<p>Saufia mengaku dirinya dan kawan-kawan merasa puas atas hasil karya dan dapat mengalihkan dari banyak aktivitas dan pikiran.</p>
<p>Dia merasa kegiatan seru dan menyenangkan, semoga semakin banyak acara sejenis dapat dilaksanakan kembali.</p>
<p>“Apalagi narasumber yang memeriahkan acara dan menginspirasi kami, dan kami juga bisa mendapat ilmu dan tips langsung,” ucapnya.</p>
<p>Sebelumnya mereka mendapatkan materi tentang karya seni dari Arief Hadinata dari Hokgstudio.</p>
<p>Arief menyatakan dalam menghasilkan karya yang terpenting ialah usaha untuk terus belajar dan mencoba.</p>
<p>“Saat ini berkesenian tidak terbatas pada karya visual yang menarik dan cantik, namun konsistensi untuk terus belajar dan mencoba,” ucapnya.</p>
<p>Dia berharap ilmu yang ia bagikan dapat memberikan dampak pada para siswa.</p>
<p>Maryani, Kepala SMA Multazam IBS Kota Semarang menyatakan pihaknya mendukung aksi nyata menolak perundungan melalui karya.</p>
<p>“Selain mendapatkan ilmu dan wawasan, anak-anak mendapatkan bekal soft skill dan hard skill yang bisa langsung dipraktikkan di lingkungan sekolah maupun masyarakat kelak,” katanya.</p>
<p><strong>DA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/01/14/lawan-perundungan-melalui-karya-seni-sma-multazam-ibs-semarang-adakan-workshop-seni-rupa-aplikatif">Lawan Perundungan Melalui Karya Seni, SMA Multazam IBS Semarang Adakan Workshop Seni Rupa Aplikatif</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tetiba FK Undip Minta Maaf, Akui Ada Perundungan di Sistem Pendidikan Dokter Spesialis</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/09/13/tetiba-fk-undip-minta-maaf-akui-ada-perundungan-di-sistem-pendidikan-dokter-spesialis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Sep 2024 10:32:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[bullying]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[Kariadi]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkes]]></category>
		<category><![CDATA[perundungan]]></category>
		<category><![CDATA[RSUP]]></category>
		<category><![CDATA[undip]]></category>
		<category><![CDATA[Yan Wisnu Prajoko]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=435999</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Dekanat Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (Undip) Semarang meminta maaf paada masyarakat atas munculnya kasus dugaan perundungan atau bullying pada sistem pendidikan profesi dokter spesialis (PPDS) di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr. Kariadi. Dugaan kasus perundungan mencuat usai meninggalnya mahasiswi PPDS Anestesi Undip dr. ARL di kosnya, di Semarang beberapa waktu lalu. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/09/13/tetiba-fk-undip-minta-maaf-akui-ada-perundungan-di-sistem-pendidikan-dokter-spesialis">Tetiba FK Undip Minta Maaf, Akui Ada Perundungan di Sistem Pendidikan Dokter Spesialis</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; </strong>Dekanat Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (Undip) Semarang meminta maaf paada masyarakat atas munculnya kasus dugaan perundungan atau bullying pada sistem pendidikan profesi dokter spesialis (PPDS) di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr. Kariadi.</p>
<p>Dugaan kasus perundungan mencuat usai meninggalnya mahasiswi PPDS Anestesi Undip dr. ARL di kosnya, di Semarang beberapa waktu lalu. Pihak keluarga juga sudah melaporkan dugaan kasus perundungan ke Polda Jawa Tengah, pekan lalu.</p>
<p>Dekan FK Undip, dr. Yan Wisnu Prajoko mengakui aksi bullying selama ini sudah terjadi dalam berbagai tingkatan pendidikan dokter spesialis.</p>
<p>&#8220;Kami menyadari dan akui, dalam sistem PPDS kami telah terjadi praktik-praktik perundungan dalam berbagai derajat dan hal (pendidikan profesi dokter spesialis),&#8221; kata Yan saat konferensi pers bersama Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani Chaniago di lantai dua gedung A Dekanat FK, Jumat 13 September 2024.</p>
<p>Yan secara terbuka, memohon maaf kepada publik karena adanya kekurangan dalam pelaksanaan PPDS.</p>
<p>Selain itu, permintaan maaf juga disampaikannya kepada Kemdikbudristek dan Kemenkes serta Komisi IX DPR RI yang membawahi bidang kesehatan.</p>
<p>Yan mengaku butuh banyak dukungan untuk memperbaiki sistem praktik PPDS di Undip khususnya.</p>
<p>&#8220;Maka kami memohon maaf kepada masyarakat, kepada Kemendikbud, kepada Kemenkes, kepada Komisi IX DPR RI. Masih ada kekurangan kami dalam menjalankan program PPDS spesialis ini,&#8221; ujar Yan yang juga pakar onkologi tersebut.</p>
<p>Dia meminta arahan dari komponen masyarakat untuk kedepannya bisa menjalankan perbaikan pada pendidikan dokter spesialis.</p>
<p>Pihaknya mengakui sistem PPDS perlu mendapat sentuhan perbaikan supaya ke depan dapat memunculkan pola pendidikan yang lebih baik, bermartabat sekaligus dapat melindungi setiap nyawa generasi muda Indonesia.</p>
<p><strong>Minta Prodi Anestesi Dibuka</strong></p>
<p>Selanjutnya Yan, meminta dukungan pemerintah supaya program studi anestesi FK Undip yang kini dibekukan Kemenkes, dapat dibuka kembali.</p>
<p>&#8220;Kami berharap agar dapat menjalankan kembali prodi anestesi. Kami ingin bisa memenuhi kebutuhan dokter spesialis dan terdistribusi dengan baik,&#8221; katanya.</p>
<p><strong>Diaz Abidin</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/09/13/tetiba-fk-undip-minta-maaf-akui-ada-perundungan-di-sistem-pendidikan-dokter-spesialis">Tetiba FK Undip Minta Maaf, Akui Ada Perundungan di Sistem Pendidikan Dokter Spesialis</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ibu Mendiang Mahasiswi PPDS Undip hingga Pejabat Kemenkes jadi Saksi Kasus Meninggalnya dr ARL</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/09/11/ibu-mendiang-mahasiswi-ppds-undip-hingga-pejabat-kemenkes-jadi-saksi-kasus-meninggalnya-dr-arl</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Sep 2024 02:13:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[dr ARL]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[Kematiang]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[perundungan]]></category>
		<category><![CDATA[polda jateng]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>
		<category><![CDATA[undip]]></category>
		<category><![CDATA[universitas diponegoro]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=435538</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Tengah (Jateng) menyatakan telah memeriksa 17 orang saksi terkait kasus meninggalnya dr ARL, mahasiswi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi Universitas Diponegoro (Undip) di Kota Semarang beberapa waktu lalu. Polda Jateng menrinci para saksi itu meliputi Ibunda dan tante mendiang dr ARL, Irjen Kemenkes RI, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/09/11/ibu-mendiang-mahasiswi-ppds-undip-hingga-pejabat-kemenkes-jadi-saksi-kasus-meninggalnya-dr-arl">Ibu Mendiang Mahasiswi PPDS Undip hingga Pejabat Kemenkes jadi Saksi Kasus Meninggalnya dr ARL</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Tengah (Jateng) menyatakan telah memeriksa 17 orang saksi terkait kasus meninggalnya dr ARL, mahasiswi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi Universitas Diponegoro (Undip) di Kota Semarang beberapa waktu lalu.</p>
<p>Polda Jateng menrinci para saksi itu meliputi Ibunda dan tante mendiang dr ARL, Irjen Kemenkes RI, Irjen Kemendikbudristek RI dan 10 teman satu angkatan dari almarhumah dr ARL.</p>
<p>Adapun, pemeriksaan saksi ini menindaklanjuti laporan dari orang tua dari mendiang dr ARL, Rabu 4 September 2024 di SPKT Mapolda Jateng.</p>
<p>&#8220;Terkait dengan penyelidikan kasus kematian dr ARL, Polda Jateng khusunya Ditreskrimum sudah melakukan pemeriksaan 17 saksi. Ini berkaitan dengan laporan ibunda alamarhum,&#8221; kata<br />
Kabid Humas Polda Jateng, Artanto<br />
saat ditemui di Mapolda Jateng, Selasa 10 September 2024.</p>
<p>Artanto mengatakan, Nuzmatun Malinah (57), ibunda mendiang dr ARLA dalam laporannya membawa sejumlah data yang diserahkan ke penyidik Polda Jateng.</p>
<p>Dokumen itu, antara lain berupa dokumen perkuliahan dokter Aulia, tangkapan layar percakapan di aplikasi WhatsApp, invoice pemesanan makanan dan lain sebagainya.</p>
<p>&#8220;Dari data atau informasi tersebut akan menjadi bahan bagi penyidik untuk melakukan penyelidikan selanjutnya,&#8221; kata Artanto.</p>
<p>Dia melanjutkan, tugas dari penyidik Polda Jateng untuk membuktikan data itu bisa menjadi barang bukti (BB).</p>
<p>&#8220;Jadi harus melakukan pemeriksaan dengan cara klarifikasi terhadap saksi-saksi. Sehingga ada kesesuain antara data, saksi, maupun fakta dilapangan,&#8221; kata dia.</p>
<p>Artanto merincikan, segala proses pemeriksaan yang telah dilakukan saling berkaitan satu sama lain, baik dugaan perundungan dan lainnya.</p>
<p>&#8220;Itu simultan, semua berkaitan jadi kita melakukan pemeriksaan itu sesuai dengan apa yang menjadi pengaduan dari ibunda almarhumah,&#8221; katanya.</p>
<p>Penyidik Polda Jateng, kata Artanto, harus melakukan pemeriksaan seteliti mungkin.</p>
<p>&#8220;Karena dia harus membuktikan kompetennya sebagai penyidik dan menggunakan asas praduga tak bersalah diharapkan proses penyelidikan ini prosedular,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Tanpa Kendala</p>
<p>Artanto mengungkapkan, selama penyelidikan kasus meninggalnya dr ARL tidak ada kendala.</p>
<p>Pihaknya menggandeng seluruh instansi yang berkaitan dengan kasus ini.</p>
<p>Artanto berjanji segala proses lanjutan kasus meninggalnya dr ARL bisa berjalan dengan transparan.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah sampai dengan saat ini semua masih berjalan. Karena kita saling berkoordinasi dan saling keterbukaan, sehingga kita di sini kalau ada kendala di lapangan kita selalu koordinasi dan saling memberikan kemudahan dalam melakukan pemeriksaan,&#8221; kata dia.</p>
<p>Lebih lanjut, Artanto mengatakan, penyidik membuka peluang memeriksa senior dan para dosen dari Fakultas Kedokteran Undip untuk dimintai keterangan juga.</p>
<p>Hal itu lumrah, kata Artanto sebagai bagian dari dinamika penyelidikan.</p>
<p>&#8220;Itu nanti dinamika perkembangan penyelidikan di lapangan. Nanti dinamikannya seperti apa, penyidik akan menentukan siapa yang harus dilakukan penmeriksaan selanjutnya,&#8221; kata dia.</p>
<p><strong>Diaz Abidin</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/09/11/ibu-mendiang-mahasiswi-ppds-undip-hingga-pejabat-kemenkes-jadi-saksi-kasus-meninggalnya-dr-arl">Ibu Mendiang Mahasiswi PPDS Undip hingga Pejabat Kemenkes jadi Saksi Kasus Meninggalnya dr ARL</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pakar Hukum Minta Undip Sikapi Pemberhentian Dekan Fakultas Kedokteran dari RSUP dr Kariadi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/09/01/pakar-hukum-minta-undip-sikapi-pemberhentian-dekan-fakultas-kedokteran-dari-rsup-dr-kariadi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Sep 2024 00:17:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[bullying]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas]]></category>
		<category><![CDATA[Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[perundungan]]></category>
		<category><![CDATA[PPDS]]></category>
		<category><![CDATA[undip]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=434126</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Guru Besar Bidang Hukum Acara Pidana Fakultas Hukum (FH) Universitas Jenderal Soedirman, Prof Hibnu Nugroho, meminta Universitas Diponegoro (Undip) sikapi keputusan penghentian sementara Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (FK Undip) oleh RSUP dr Kariadi. Dia bilang, surat penghentian sementara yang dikeluarkan haruslah berdasarkan penelitian internal. Selain itu mekanisme evaluasi yang melibatkan semua [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/09/01/pakar-hukum-minta-undip-sikapi-pemberhentian-dekan-fakultas-kedokteran-dari-rsup-dr-kariadi">Pakar Hukum Minta Undip Sikapi Pemberhentian Dekan Fakultas Kedokteran dari RSUP dr Kariadi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Guru Besar Bidang Hukum Acara Pidana Fakultas Hukum (FH) Universitas Jenderal Soedirman, Prof Hibnu Nugroho, meminta Universitas Diponegoro (Undip) sikapi keputusan penghentian sementara Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (FK Undip) oleh RSUP dr Kariadi.</p>
<p>Dia bilang, surat penghentian sementara yang dikeluarkan haruslah berdasarkan penelitian internal. Selain itu mekanisme evaluasi yang melibatkan semua pihak terkait.</p>
<p>&#8220;Mekanismenya perlu, mulai klarifikasi terlebih dahulu,&#8221; kata Hibnu kepada awak media di Semarang, Sabtu 31 Agustus 2024.</p>
<p>Pendapat Hibnu ini disampaikan setelah keluarnya surat nomor KP.04.06/D.X/7465/2024 perihal penghentian sementara aktifitas klinis yang ditujukan kepada Dr dr Yan Wisnu Prajoko, M.Kes, Sp.B, Supsp.Onk(K). Surat tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama RSUP Dr Kariadi, dr Agus Akhmadi, M.Kes pada 28 Agustus 2024.</p>
<p>Dalam surat tersebut tertulis,&#8221; Menindaklanjuti surat Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Nomor TK.02.02/D/44137/2024 tanggal 14 Agustus 2024 hal Pemberhentian Program Anestesi Universitas Diponegoro di RSUP dr Kariadi dan berdasarkan dugaan kasus perundungan pada PPDS Program Studi Anestesiologi dan Terapi Intensif, bersama ini disampaikan bahwa aktivitas klinis Saudara sementara dihentikan untuk menghindari konflik kepentingan sampai dengan proses penanganan kasus tersebut selesai dilakukan&#8221;.</p>
<p>Mulai dari sisi hukum, Hibnu menyarankan agar Undip bisa melayangkan gugatannya melalui Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang.</p>
<p>&#8220;Harusnya civitas Undip kompak. Ini harus diperjuangkan, salah satunya melalui PTUN,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Terkait inti persoalan penyebab meninggalnya mahasiswi PPDS Undip, dr ARL, Hibnu menerangkan, proses itu menjadi kewenangan pihak kepolisian.</p>
<p>Hal ini, kata dia, disebabkan persoalan tersebut masuk pada ranah pidana. Sementara Kemenkes, kata dia, hanya memiliki kapasitas administrasi.</p>
<p>&#8220;Jadi tidak bisa melakukan justifikasi melalui media,&#8221; katanya.</p>
<p>Soal perundungan, Hibnu menekankan, semua civitas akademika dapat memerangi praktik perundungan. Untuk itu perlu ada evaluasi dalam upaya melakukan perbaikan.</p>
<p>&#8220;Kalau betul itu (perundungan) terjadi maka harus ada perbaikan,&#8221; katanya.</p>
<p><strong>Diaz Abidin</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/09/01/pakar-hukum-minta-undip-sikapi-pemberhentian-dekan-fakultas-kedokteran-dari-rsup-dr-kariadi">Pakar Hukum Minta Undip Sikapi Pemberhentian Dekan Fakultas Kedokteran dari RSUP dr Kariadi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sasar SMK Walisongo, Bapas Semarang Gelar Penyuluhan Antitawuran dan Perundungan </title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/07/25/sasar-smk-walisongo-bapas-semarang-gelar-penyuluhan-antitawuran-dan-perundungan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Jul 2024 12:10:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[antitawuran]]></category>
		<category><![CDATA[Bapas Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Penyuluhan]]></category>
		<category><![CDATA[perundungan]]></category>
		<category><![CDATA[Sanak Bassama]]></category>
		<category><![CDATA[SMK Walisongo Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[sosialisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://suarabaru.id/?p=427241</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Melalui program inovasi Sanak Bassama (Sahabat Anak Bapas Satu Semarang), Bapas Semarang melakukan sosialisasi dan penyuluhan terkait bahaya perundungan dan tawuran di SMK Walisongo Semarang, Kamis (25/7/2024). Kegiatan yang berlangsung di Aula SMK Walisongo ini dihadiri oleh 116 orang baik siswa baru, guru, dan staf sekolah. Kegiatan sendiri dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/25/sasar-smk-walisongo-bapas-semarang-gelar-penyuluhan-antitawuran-dan-perundungan">Sasar SMK Walisongo, Bapas Semarang Gelar Penyuluhan Antitawuran dan Perundungan </a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; </strong>Melalui program inovasi Sanak Bassama (Sahabat Anak Bapas Satu Semarang), Bapas Semarang melakukan sosialisasi dan penyuluhan terkait bahaya perundungan dan tawuran di SMK Walisongo Semarang, Kamis (25/7/2024).</p>
<p>Kegiatan yang berlangsung di Aula SMK Walisongo ini dihadiri oleh 116 orang baik siswa baru, guru, dan staf sekolah. Kegiatan sendiri dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman bahaya perundungan maupun tawuran di kalangan pelajar.</p>
<p>&#8220;Kegiatan penyuluhan ini untuk memberikan pemahaman mendalam tentang dampak negatif perundungan dan tawuran, baik bagi korban maupun pelaku,&#8221; terang Puguh Setyawan Jhody didampingi Ervika Kholifah Suroso selaku narasumber dari Bapas Semarang.</p>
<p>Puguh menjelaskan, tindakan kekerasan, baik verbal maupun fisik, dapat merusak masa depan pelajar, mempengaruhi kesehatan mental, dan menciptakan lingkungan sekolah yang tidak aman.</p>
<p>Dalam sesi tanya jawab, para siswa diberi kesempatan untuk berbagi pengalaman mereka dan berdiskusi cara mengatasi saat terjadi perundungan atau tawuran.</p>
<p>Kepala SMK Walisongo, Dwi Hartadi pada kesempatan ini menegaskan komitmennya untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman, bebas dari kekerasan dan intimidasi.</p>
<p>Dwi juga menyampaikan apresiasi atas kerja sama dengan Bapas Semarang. Ia berharap kegiatan ini berkelanjutan untuk mendukung upaya sekolah dalam menciptakan lingkungan yang positif bagi para siswa. &#8220;Pendidikan karakter dan pembinaan moral sangat penting untuk membentuk generasi muda yang berakhlak mulia,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Sementara itu, Pembimbing Kemasyarakatan Madya Susilowati menekankan pentingnya peran serta semua pihak dalam menangani masalah perundungan dan tawuran. Ia mengajak para siswa untuk saling mendukung dan melaporkan setiap tindakan kekerasan yang mereka saksikan. &#8220;Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan yang aman dan damai,&#8221; katanya.</p>
<p>Melalui sosialisasi ini diharapkan para pelajar SMK Walisongo bisa lebih memahami bahaya bullying dan tawuran, serta termotivasi untuk menciptakan budaya sekolah yang lebih positif dan inklusif.</p>
<p>Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya preventif untuk mengurangi kasus kekerasan di kalangan pelajar Kota Semarang.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/25/sasar-smk-walisongo-bapas-semarang-gelar-penyuluhan-antitawuran-dan-perundungan">Sasar SMK Walisongo, Bapas Semarang Gelar Penyuluhan Antitawuran dan Perundungan </a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Video Viral Perundungan Siswi SMP di Kota Tegal, Pelaku dan Korban Jalani Pemeriksaan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/05/21/video-viral-perundungan-siswi-smp-di-kota-tegal-pelaku-dan-korban-jalani-pemeriksaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 May 2024 13:05:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[perundungan]]></category>
		<category><![CDATA[siswi]]></category>
		<category><![CDATA[tegal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=415372</guid>

					<description><![CDATA[<p>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211; Pelaku maupun korban perundungan siswa gadis SMP di Kota Tegal yang viral di medsos hari ini Selasa (21/5/2024) mulai jalani pemeriksaan di Satreskrim Unit PPA Polres Tegal Kota. &#8220;Mulai hari ini tiga yang diduga pelaku maupun korban mulai diperiksa oleh penyidik,&#8221; kata Kasat Reskrim Polres Tegal Kota AKP Darwan SH MH di [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/05/21/video-viral-perundungan-siswi-smp-di-kota-tegal-pelaku-dan-korban-jalani-pemeriksaan">Video Viral Perundungan Siswi SMP di Kota Tegal, Pelaku dan Korban Jalani Pemeriksaan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TEGAL (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Pelaku maupun korban perundungan siswa gadis SMP di Kota Tegal yang viral di medsos hari ini Selasa (21/5/2024) mulai jalani pemeriksaan di Satreskrim Unit PPA Polres Tegal Kota.</p>
<p>&#8220;Mulai hari ini tiga yang diduga pelaku maupun korban mulai diperiksa oleh penyidik,&#8221; kata Kasat Reskrim Polres Tegal Kota AKP Darwan SH MH di ruang kerjanya, Selasa (21/5/2024).</p>
<figure id="attachment_415375" aria-describedby="caption-attachment-415375" style="width: 400px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-medium wp-image-415375" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/05/Kasat-400x244.jpg" alt="" width="400" height="244" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/05/Kasat-400x244.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/05/Kasat-150x92.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/05/Kasat.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption id="caption-attachment-415375" class="wp-caption-text">Kasat Reskrim Polres Tegal Kota, AKP Darwan SH MH (Foto: Sutrisno)</figcaption></figure>
<p>Orang tua korban inisial G melaporkan bahwa putrinya telah dirundung sampai viral. Dan hari ini telah dipanggil oleh penyidik.</p>
<p>&#8220;Hari ini kita panggil antara pihak anak yang berhadapan dengan hukum. Dia sudah datang sedang di intrograsi. Kemudian yang menjadi korban pun sama sudah datang juga. Hari ini tunggu hasil pemeriksaan bagaimana, ceritanya bagaimana setelah itu nanti diinformasikan Kembali,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Yang menjadi korban perundungan, kata Kasat, adalah siswi SMP kelas 9. Sedangkan 3 pelakunya kelas 7 di SMP yang sama. Atas kasus tersebut Orang tua korban melaporkan ke Polres Tegal pada Minggu 19 Mei 2024. &#8220;Yang melaporkan adalah orang tua kandung korban sendiri. Hasil apa dan gimana kita masih menunggu,&#8221; terang AKP Darwan.</p>
<p>Peristiwa terjadi kata AKP Darwan gegara saling sindir mereka tersinggung. &#8220;Kelanjutannya bagaimana kita belum tahu karena hari ini baru diperiksa,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Kemarin dari pihak sekolah terang AKP Darwan sebenarnya sudah mempertemukan. &#8220;Cuma karena masih dalam pemeriksaan kita, ya tetap periksa dulu sejauh mana,&#8221; terangnya.</p>
<p>Kalau korban sebenarnya tidak mempermasalahkan. &#8220;Mau ada perdamaian mereka, cuma tunggu perkembangannya kira-kira keduabelah pihak mau bagaimana kita tunggu,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Untuk kondisi Kasat menyebutkan korban tidak masalah dilihat sehat, hanya luka-luka ringan saja.</p>
<p><strong>Sutrisno</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/05/21/video-viral-perundungan-siswi-smp-di-kota-tegal-pelaku-dan-korban-jalani-pemeriksaan">Video Viral Perundungan Siswi SMP di Kota Tegal, Pelaku dan Korban Jalani Pemeriksaan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pj Gubernur Jateng: PR Besar Pendidikan Cegah Perundungan dan Atasi Kekerasan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/11/26/pj-gubernur-jateng-pr-besar-pendidikan-cegah-perundungan-dan-atasi-kekerasan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Nov 2023 00:42:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Ayo Rukun]]></category>
		<category><![CDATA[hari guru]]></category>
		<category><![CDATA[Kekerasan]]></category>
		<category><![CDATA[Nana Sudjana]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[perundungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=384659</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Momen Hari Guru, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) mengingatkan masih ada pekerjaan besar untuk mencegah perundungan dan atasi kekerasan di sekolah. Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana resmi meluncurkan program Ayo Rukun di momen Hari Guru ini untuk mencegah dan menangani kekerasan di satuan pendidikan. Peluncuran tersebut dilakukan bertepatan dengan peringatan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/11/26/pj-gubernur-jateng-pr-besar-pendidikan-cegah-perundungan-dan-atasi-kekerasan">Pj Gubernur Jateng: PR Besar Pendidikan Cegah Perundungan dan Atasi Kekerasan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div id="m-88251004#msg-f:1783539359700017519" class="mail-message expanded">
<div class="mail-message-header spacer"><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Momen Hari Guru, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) mengingatkan masih ada pekerjaan besar untuk mencegah perundungan dan atasi kekerasan di sekolah.</div>
<div class="mail-message-footer spacer collapsible">
<p>Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana resmi meluncurkan program Ayo Rukun di momen Hari Guru ini untuk mencegah dan menangani kekerasan di satuan pendidikan.</p>
<p>Peluncuran tersebut dilakukan bertepatan dengan peringatan Hari Guru Nasional ke-78 tingkat Jawa Tengah di SMKN 1 Semarang, Sabtu, 25 November 2023.</p>
<p>&#8220;Kami me-<em>launching</em> program Ayo Rukun dalam rangka mencegah dan menangani kekerasan dan <em>bullying</em> di sekolah-sekolah,&#8221; kata Nana Sudjana usai upacara Hari Guru Nasional ke-78.</p>
<p>Melalui program itu, diharapkan tidak ada lagi kekerasan di sekolah, sehingga para siswa dapat belajar dengan aman, nyaman, dan menyenangkan.</p>
<p>Program Ayo Rukun tersebut merupakan implementasi dari Permendikbudristek nomor 46 tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan.</p>
<p>“Ayo Rukun” merupakan akronim dari Aksi Gotong Royong Berantas untuk Kekerasan dan Perundungan. Saat ini sudah ada 19 sekolah yang menerapkan program tersebut dan masih akan bertambah.</p>
<p>&#8220;(Anak-anak) Ini kader kita ke depan. Mereka akan menjadi pimpinan-pimpinan di negara ini. Maka kita harus betul-betul memberikan rasa aman, nyaman, dan menyenangkan di sekolah,&#8221; kata Nana.</p>
<p>Adapun dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional ke-78, Nana menyampaikan, apresiasi setinggi-tingginya kepada para guru di Indonesia, khususnya di Jawa Tengah.</p>
<p>Sebab, para guru telah memberikan jasanya, mengabdikan diri, dan berdedikasi untuk membina, mengajar, dan mengawal anak didik. Mulai dari tingkat TK, SD, SMP, SMA, sampai Perguruan Tinggi.</p>
<p>&#8220;Makanya Hari Guru ini merupakan sesuatu penghargaan dan kebanggaan. Jasa guru ini tidak pernah lekang oleh waktu, jasa guru ini akan selalu dikenang oleh kita semua. Maka dalam rangka hari guru ini kami sangat mengapresiasi,&#8221; kata Nana.</p>
<p><strong>Diaz Aza</strong></p>
</div>
</div>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/11/26/pj-gubernur-jateng-pr-besar-pendidikan-cegah-perundungan-dan-atasi-kekerasan">Pj Gubernur Jateng: PR Besar Pendidikan Cegah Perundungan dan Atasi Kekerasan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Perundungan, Polres Tegal Kota Edukasi ke Sekolah</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/10/03/antisipasi-perundungan-polres-tegal-kota-edukasi-ke-sekolah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Oct 2023 05:25:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[perundungan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<category><![CDATA[tegal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=371825</guid>

					<description><![CDATA[<p>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211; Untuk antisipasi bullying (perundungan) dan tawuran antar pelajar, Polres Tegal Kota melakukan edukasi dan sosialisasi kepada pelajar SMU Ihsaniyah, Jalan Jalak Barat, Kelurahan Pekauman, Kota Tegal. Kapolres Tegal Kota melalui Kapolsek Tegal Barat Kompol Aris Heriyanto SH mengatakan, untuk mencegah terjadinya aksi perundungan dan tawuran pihaknya telah memberikan imbauan secara langsung ke [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/10/03/antisipasi-perundungan-polres-tegal-kota-edukasi-ke-sekolah">Antisipasi Perundungan, Polres Tegal Kota Edukasi ke Sekolah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div><strong>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Untuk antisipasi bullying (perundungan) dan tawuran antar pelajar, Polres Tegal Kota melakukan edukasi dan sosialisasi kepada pelajar SMU Ihsaniyah, Jalan Jalak Barat, Kelurahan Pekauman, Kota Tegal.</div>
<div></div>
<div>Kapolres Tegal Kota melalui Kapolsek Tegal Barat Kompol Aris Heriyanto SH mengatakan, untuk mencegah terjadinya aksi perundungan dan tawuran pihaknya telah memberikan imbauan secara langsung ke sekolah-sekolah.</div>
<div></div>
<div>&#8220;Imbauan kepada orang tua sudah kita berikan melalui para Bhabinkamtibmas pada masing-masing Kelurahan. Namun, saat ini kami datang langsung dan memberikan edukasi ke sekolah,&#8221; kata Kompol Aris Heriyanto saat menjadi Inspektur Upacara di SMU Ihsaniyah, Senin (2/10/2023).</div>
<div></div>
<div>Kapolsek berharap para guru bisa membimbing siswa-siswinya dan juga menyampaikan kepada wali murid. Kapolsek menambahkan, setelah kita berikan pembekalan, pihak sekolah bisa mengoptimalkan fungsi pengawasan dan memberikan batasan agar para siswa-siswi bisa terpantau dengan baik.</div>
<div></div>
<div>&#8220;Tidak hanya pihak sekolah, namun peran orang tua masing-masing juga wajib membantu. Karena dalam mengawasi tumbuh kembang remaja bukan hanya di sekolah saja. Namun peran orang tua sangatlah penting,&#8221; tegasnya.</div>
<div></div>
<div>Kepala sekolah SMU Ihsaniyah Kota Tegal, Ahmad Ulinuha S.Pd.I mengatakan, pihaknya merasa sangat berterima kasih kepada pihak Kepolisian. Yang telah hadir memberikan sosialisasi dan imbauan kepada siswa-siswinya.</div>
<div></div>
<div>Walaupun selama ini pihak sekolah juga telah memberikan imbauan. Baik kepada para guru dan staf untuk mengoptimalkan pengawasan di sekolah.</div>
<div></div>
<div>&#8220;Seluruh guru maupun staf sekolahan sudah kami panggil dan berikan edukasi. Untuk tidak bosan mengingatkan kepada siswa-siswi dan melakukan pengawasan lebih maksimal. Dengan harapan tidak terjadi kasus-kasus kenakalan pelajar yang melibatkan keluarga besar SMU Ihsaniyah,&#8221; ungkapnya.</div>
<div></div>
<div>Selain itu, lanjut Kepala Sekolah, imbauan ini juga sudah kita sampaikan langsung kepada komite siswa. Karena, peran orang tua sangat penting dalam menjaga ketertiban di luar jam sekolah.</div>
<div></div>
<div>&#8220;Pihak orang tua harus berperan aktif. Pada saat jam sekolah pasti itu tanggung jawab guru. Namun jika sudah pulang dari sekolah, maka sudah menjadi peran para wali murid untuk membimbing dan membina anak-anak nya,&#8221; pungkasnya.</div>
<div></div>
<div><strong>Sutrisno</strong></div>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/10/03/antisipasi-perundungan-polres-tegal-kota-edukasi-ke-sekolah">Antisipasi Perundungan, Polres Tegal Kota Edukasi ke Sekolah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sosialisasikan Perundungan dan Pelecehan, Vannesa Sabet Juara 1 Kompetisi Nasional</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/12/19/sosialisasikan-perundungan-dan-pelecehan-vannesa-sabet-juara-1-kompetisi-nasional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hadi Priyanto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Dec 2021 02:12:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[Gerakan Masyarakat Hidup Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[germas]]></category>
		<category><![CDATA[pelecehan]]></category>
		<category><![CDATA[perundungan]]></category>
		<category><![CDATA[Unisnu Jepara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=218870</guid>

					<description><![CDATA[<p>JEPARA (SUARABARU.ID) &#8211; Vannesa Almayra Nugroho, mahasiswi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara berhasil menyabet juara terbaik kategori video pada Kompetisi Media Promosi Kesehatan tingkat Nasional. Vannesa mengangkat tema zero tolerance terhadap kekerasan, perundungan, dan pelecehan. Kompetisi ini  diselenggrakan oleh Healthy Promoting Universitas [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/12/19/sosialisasikan-perundungan-dan-pelecehan-vannesa-sabet-juara-1-kompetisi-nasional">Sosialisasikan Perundungan dan Pelecehan, Vannesa Sabet Juara 1 Kompetisi Nasional</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEPARA (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Vannesa Almayra Nugroho, mahasiswi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara berhasil menyabet juara terbaik kategori video pada Kompetisi Media Promosi Kesehatan tingkat Nasional. Vannesa mengangkat tema <em>zero tolerance</em> terhadap kekerasan, perundungan, dan pelecehan.</p>
<p>Kompetisi ini  diselenggrakan oleh <em>Healthy Promoting</em> Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).</p>
<p>Kompetisi Media Promosi Kesehatan adalah kompetisi terbuka bagi sivitas akademik baik dosen, tenanga kependidikan, dan mahasiswa dari seluruh perguruan tinggi yang ada di Indonesia.</p>
<figure id="attachment_218872" aria-describedby="caption-attachment-218872" style="width: 400px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-218872" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/12/poto-ugm-400x342.jpg" alt="" width="400" height="342" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/12/poto-ugm-400x342.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/12/poto-ugm-150x128.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/12/poto-ugm.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption id="caption-attachment-218872" class="wp-caption-text">Vannesa Almayra Nugroho, saat menerima hadiah dan penghargaan di UGM.</figcaption></figure>
<p>Kompetisi ini juga  memiliki beberapa cabang perlombaan seperti, lomba video, poster, dan esai foto. Tahun ini, Kompetisi Media Promosi Kesehatan mengangkat tujuh sub tema diantaranya, peningkatan aktivitas fisik, pola makan sehat, kesehatan mental, literasi kesehatan, <em>zero tolerance</em> terhadap konsumsi tembakau, narkoba dan alkohol, <em>zero tolerance</em> terhadap kekerasan, perundungan, dan pelecehan, dan terakhir yakni pembetukan lingkungan hidup sehat, aman, dan <em>disabled friendly</em>.</p>
<figure id="attachment_218884" aria-describedby="caption-attachment-218884" style="width: 400px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-218884" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/12/VANESA-HADIAH-400x237.jpg" alt="" width="400" height="237" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/12/VANESA-HADIAH-400x237.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/12/VANESA-HADIAH-150x89.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/12/VANESA-HADIAH.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption id="caption-attachment-218884" class="wp-caption-text">Vannesa saat menerima hadiah dan penghargaan di Universitas Gajahmada Yogyakarta</figcaption></figure>
<p>Mahasiswi yang kini duduk di semester 3 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) memenangkan lomba video dengan memilih salah satu sub tema yakni <em>zero tolerance</em> terhadap kekerasan, perundungan, dan pelecehan.</p>
<p>Disamping mengumpulkan karya video, peserta juga diminta untuk mengirimkan deskripsi singkat karyanya. Pengumpulan karya dilakukan pada 19 November 2021, dan serah terima hadiah dilakukan pada 17 Desember 2021 bertempat di Studio Humas dan Protokoler Universitas Gadjah Mada.</p>
<p>Menurut Vannesa, sub tema <em>ero tolerance</em> terhadap kekerasan, perundungan, dan pelecehan  ini diambilnya karena ia melihat banyaknya kasus kekerasan, perundungan, dan pelecehan yang terjadi di Indonesia dan juga disekitarnya.</p>
<figure id="attachment_218886" aria-describedby="caption-attachment-218886" style="width: 400px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-218886" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/12/VANESA-PUISI-400x181.jpg" alt="" width="400" height="181" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/12/VANESA-PUISI-400x181.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/12/VANESA-PUISI-150x68.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/12/VANESA-PUISI.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption id="caption-attachment-218886" class="wp-caption-text">Vannesa saat membuka video dengan membacakan puisi karyanya</figcaption></figure>
<p>Video karya Vannesa ini  diawali dengan membawakan puisi ciptaannya   yang berisi sudut pandang korban yakni mahasiswi yang mendapat perlakuan kekerasan, perundungan, dan pelecehan.</p>
<p>Diakhir video ia melakukan kampanye untuk memberikan gambaran mengenai lingkungan yang sehat, kampus yang sehat, dan bagaimana langkah yang harus dilakukan untuk menghadapi masalah serius ini. Ia juga menyampaikan bahwa &#8220;lingkungan, kampus yang sehat, adalah sebuah lingkungan yang tak hanya memberikan nuansa aman, nyaman, tapi juga mampu terbebas dari kekerasan seksual bagi seluruh sivitas akademiknya.</p>
<p>Kasus kekerasan, perundungan, dan pelecehan adalah pembunuhan terhadap hak kekerasan dan kebahagiaan seseorang. Jika dibiarkan maka akan merajalela dan masa depan taruhannya. &#8220;Kenali, jauhi, rehabilitasi, dan reintergrasi adalah langkah solutifnya. Together we can stop kekerasan, perundungan dan pelecehan,&#8221; ujar Vannesa yang juga pernah meraih juara 1 tingkat nasional Olimpiade Seni dan Bahasa Indonesia.</p>
<p>Kepada SUARABARU.ID ia menuturkan harapannya, dari video yang di  buat ini dapat memberikan gambaran kepada semua pihak bagaimana sudut pandang si korban, dan bagaimana langkah kita untuk memberantas kasus kekerasan, perundungan, dan pelecehan. &#8220;Pesan untuk teman-teman, sebenarnya kita bisa memulai promosi kesehatan dengan hal yang sederhana. Misalnya posting di instagram, atau Facebook, &#8221; ujar gadis kelahiran 13 Oktober 2002 yang memiliki banyak prestasi di dunia satra ini.</p>
<p><strong><em>Hadepe &#8211; Wulan</em></strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/12/19/sosialisasikan-perundungan-dan-pelecehan-vannesa-sabet-juara-1-kompetisi-nasional">Sosialisasikan Perundungan dan Pelecehan, Vannesa Sabet Juara 1 Kompetisi Nasional</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>