<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pengungsi Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/pengungsi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 Feb 2026 18:05:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Pengungsi Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jumlah Pengungsi Bertambah, Dinsos-P2KB Kota Pekalongan Kembali Operasikan Dapur Umum</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/02/10/jumlah-pengungsi-bertambah-dinsos-p2kb-kota-pekalongan-kembali-operasikan-dapur-umum</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Feb 2026 18:05:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[dapur-umum]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengungsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=543713</guid>

					<description><![CDATA[<p>KOTA PEKALONGAN &#8211; Dinas Sosial Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P2KB) Kota Pekalongan kembali mengoperasikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan konsumsi para pengungsi terdampak banjir. Dapur umum tersebut mulai kembali beroperasi sejak Jumat (6/2/2026), menyusul meningkatnya jumlah warga yang harus mengungsi akibat kondisi intensitas hujan tinggi yang terjadi di sejumlah wilayah di Kota Pekalongan. Kepala [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/02/10/jumlah-pengungsi-bertambah-dinsos-p2kb-kota-pekalongan-kembali-operasikan-dapur-umum">Jumlah Pengungsi Bertambah, Dinsos-P2KB Kota Pekalongan Kembali Operasikan Dapur Umum</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA PEKALONGAN</strong> &#8211; Dinas Sosial Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P2KB) Kota Pekalongan kembali mengoperasikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan konsumsi para pengungsi terdampak banjir.</p>
<p>Dapur umum tersebut mulai kembali beroperasi sejak Jumat (6/2/2026), menyusul meningkatnya jumlah warga yang harus mengungsi akibat kondisi intensitas hujan tinggi yang terjadi di sejumlah wilayah di Kota Pekalongan.</p>
<p>Kepala Dinsos-P2KB Kota Pekalongan, Yos Rosyidi, saat dikonfirmasi, Senin (9/2/2026), menjelaskan bahwa, keputusan untuk mengaktifkan kembali dapur umum didasarkan pada pertimbangan kemanusiaan, khususnya karena jumlah pengungsi yang terus bertambah dalam beberapa hari terakhir.</p>
<p>“Ya, dapur umum sudah kembali beroperasi sejak Jumat tanggal 6 Februari kemarin. Pertimbangannya karena jumlah pengungsi bertambah banyak saat itu, sehingga perlu ada dukungan pemenuhan kebutuhan dasar, terutama makanan siap saji berupa nasi bungkus dan lauk pauk,&#8221; ungkap Yos.</p>
<p>Menurutnya, keberadaan dapur umum menjadi salah satu bentuk respons cepat Pemerintah Kota Pekalongan dalam memastikan kebutuhan konsumsi para pengungsi tetap terpenuhi secara layak, aman, dan terkoordinasi. Dapur umum Dinsos-P2KB difokuskan untuk menyiapkan dan mendistribusikan nasi bungkus kepada warga terdampak yang berada di lokasi pengungsian maupun titik-titik tertentu sesuai kebutuhan di lapangan.</p>
<p>&#8220;Pada hari Senin, 9 Februari 2026, dapur umum Dinsos-P2KB mendistribusikan ratusan nasi bungkus untuk kebutuhan tiga kali makan pengungsi yakni makan pagi, makan siang dan makan malam bagi para pengungsi, khususnya di wilayah Kecamatan Pekalongan Barat,&#8221;terangnya.</p>
<p>Berdasarkan data Dinsos-P2KB Kota Pekalongan, Senin pagi (9/2/2026), nasi bungkus yang disalurkan mencapai sekitar 540 bungkus dengan rincian sebanyak 260 bungkus didistribusikan di Posko Pengungsian Aula Kecamatan Pekalongan Barat, 45 bungkus di SD Tirto 3, 10 bungkus di lokasi pengungsian At Taubah, 90 bungkus untuk Kelurahan Pasirkratonkramat (PKK), 95 bungkus di Pengungsian Kantor Eks Kraton Kidul, serta 40 bungkus untuk pengungsi di Posko Bahurekso.</p>
<p>Yos menambahkan bahwa distribusi makanan dilakukan secara terkoordinasi dengan mempertimbangkan data pengungsi dan kondisi lapangan yang terus diperbarui. Hal ini dilakukan agar bantuan yang disalurkan benar-benar tepat sasaran dan merata.</p>
<p>“Distribusi kita sesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Jumlahnya bisa berubah setiap hari, tergantung perkembangan jumlah pengungsi dan kondisi wilayah terdampak,” jelasnya.</p>
<p>Terkait durasi operasional dapur umum, Dinsos-P2KB akan terus melakukan evaluasi dan menyesuaikan dengan status kedaruratan yang ditetapkan. Selama masih terdapat pengungsi dan kebutuhan konsumsi belum dapat dipenuhi secara mandiri, dapur umum akan tetap disiagakan.</p>
<p>“Prinsipnya, selama masih dibutuhkan dan kondisi belum sepenuhnya normal, kami siap untuk terus mengoperasikan dapur umum. Ini bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk hadir dan melayani masyarakat dalam situasi darurat,” tegas Yos.</p>
<p>Melalui pengoperasian dapur umum ini, pihaknya berharap dapat meringankan beban para pengungsi sekaligus memastikan kebutuhan dasar mereka tetap terpenuhi.</p>
<p>&#8220;Sembari menunggu kondisi kembali aman dan warga dapat beraktivitas seperti sediakala,&#8221; pungkasnya.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/02/10/jumlah-pengungsi-bertambah-dinsos-p2kb-kota-pekalongan-kembali-operasikan-dapur-umum">Jumlah Pengungsi Bertambah, Dinsos-P2KB Kota Pekalongan Kembali Operasikan Dapur Umum</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tanggap Darurat Diperpanjang, Pemkot Pekalongan Jamin Kebutuhan Makan Pengungsi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/02/03/tanggap-darurat-diperpanjang-pemkot-pekalongan-jamin-kebutuhan-makan-pengungsi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Feb 2026 00:43:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengungsi]]></category>
		<category><![CDATA[tanggap darurat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=542618</guid>

					<description><![CDATA[<p>KOTA PEKALONGAN (SUARABARU.ID) &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan melalui Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinsos-P2KB) memastikan pemenuhan logistik dan kebutuhan dasar bagi warga yang masih bertahan di pengungsian tetap terjamin. Langkah ini diambil menyusul keputusan Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid, yang memperpanjang status tanggap darurat banjir di wilayah tersebut hingga 13 [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/02/03/tanggap-darurat-diperpanjang-pemkot-pekalongan-jamin-kebutuhan-makan-pengungsi">Tanggap Darurat Diperpanjang, Pemkot Pekalongan Jamin Kebutuhan Makan Pengungsi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA PEKALONGAN (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan melalui Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinsos-P2KB) memastikan pemenuhan logistik dan kebutuhan dasar bagi warga yang masih bertahan di pengungsian tetap terjamin. Langkah ini diambil menyusul keputusan Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid, yang memperpanjang status tanggap darurat banjir di wilayah tersebut hingga 13 Februari 2026 mendatang.</p>
<p>Kepala Dinsos-P2KB Kota Pekalongan, Yos Rosyidi melalui Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Wildan Zuhad, menjelaskan bahwa, sejak tanggal 29 Januari 2026, pola penyediaan konsumsi bagi pengungsi mengalami perubahan. Setelah operasional Dapur Umum (DU) di Dinsos-P2KB Kota Pekalongan resmi ditutup pada 28 Januari, pihak dinas kini beralih dengan membeli paket nasi bungkus dari warung-warung sekitar.</p>
<p>&#8220;Dapur umum sebelumnya beroperasi sejak Sabtu, 17 Januari hingga 28 Januari. Kami memutuskan untuk menyelesaikannya karena jumlah pengungsi menurun signifikan dari 2.200 jiwa menjadi sekitar 590-an jiwa. Untuk meng-cover makan pengungsi saat ini, kami membelinya di warung-warung lokal sebanyak tiga kali sehari,&#8221; ujar Wildan saat ditemui di Kantor Dinsos-P2KB, Senin (2/2/2026).</p>
<p>Langkah ini dinilai lebih efisien untuk jumlah pengungsi yang terus menyusut, sekaligus membantu menggerakkan ekonomi pelaku usaha kecil di sekitar titik pengungsian.</p>
<p>Berdasarkan data per Minggu sore (1/2/2026), jumlah warga yang masih bertahan di pengungsian kini tersisa 219 orang. Penurunan drastis ini dipicu oleh kondisi cuaca yang mulai cerah, sehingga warga mulai kembali ke rumah masing-masing.</p>
<p>Saat ini, distribusi bantuan makanan dan pemantauan difokuskan pada tiga titik utama pengungsan, yaitu Aula Kelurahan Pasirkratonkramat (PKK), Eks-Kantor Kelurahan Kraton Kidul, dan salah satu TPQ.</p>
<p>&#8220;Beberapa titik seperti Aula Kelurahan Tirto dan Aula Kecamatan Pekalongan Barat sudah mulai kosong sejak Jumat siang lalu karena warga sudah berpamitan untuk pulang,&#8221; tambah Wildan.</p>
<p>Meski fokus utama Dinsos-P2KB adalah pada sektor konsumsi (permakanan), Wildan menegaskan bahwa, pemenuhan kebutuhan dasar lainnya terus dikoordinasikan secara ketat dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.</p>
<p>&#8220;Selama saudara-saudara kita masih berada di pengungsian, kebutuhan makan tiga kali sehari akan terus kami penuhi. Kami juga berharap kondisi cuaca terus membaik sehingga warga bisa segera membersihkan rumahnya dan kembali beraktivitas dengan normal,&#8221; tutup Wildan.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/02/03/tanggap-darurat-diperpanjang-pemkot-pekalongan-jamin-kebutuhan-makan-pengungsi">Tanggap Darurat Diperpanjang, Pemkot Pekalongan Jamin Kebutuhan Makan Pengungsi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dua Pekan Mengungsi, Pemkot Pekalongan Terus Dampingi Warga Terdampak Banjir</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/01/31/dua-pekan-mengungsi-pemkot-pekalongan-terus-dampingi-warga-terdampak-banjir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Jan 2026 00:29:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengungsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=542269</guid>

					<description><![CDATA[<p>KOTA PEKALONGAN (SUARABARU.ID) &#8211; Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid melakukan peninjauan langsung ke dua lokasi pengungsian banjir, yakni di Kelurahan Pasirkratonkramat (PKK) dan Kantor Eks Kelurahan Kraton Kidul, Jumat (30/1/2026). Dalam tinjauan tersebut, Wali Kota Aaf memastikan kondisi warga terdampak yang telah mengungsi selama kurang lebih dua pekan, sekaligus mengecek pemenuhan kebutuhan dasar [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/31/dua-pekan-mengungsi-pemkot-pekalongan-terus-dampingi-warga-terdampak-banjir">Dua Pekan Mengungsi, Pemkot Pekalongan Terus Dampingi Warga Terdampak Banjir</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA PEKALONGAN (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid melakukan peninjauan langsung ke dua lokasi pengungsian banjir, yakni di Kelurahan Pasirkratonkramat (PKK) dan Kantor Eks Kelurahan Kraton Kidul, Jumat (30/1/2026).</p>
<p>Dalam tinjauan tersebut, Wali Kota Aaf memastikan kondisi warga terdampak yang telah mengungsi selama kurang lebih dua pekan, sekaligus mengecek pemenuhan kebutuhan dasar serta layanan bagi para pengungsi.</p>
<p>Wali Kota Aaf yang didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Pekalongan, Sugiyo, Kepala Dinsos-P2KB Kota Pekalongan, Yos Rosidi, Camat Pekalongan Barat, Muchamad Natsir dan Lurah PKK, Dwi Indah Widiastuti. Wali Kota Aaf menyampaikan bahwa hingga saat ini masih terdapat cukup banyak warga yang bertahan di pengungsian, terutama warga dari wilayah Pasirsari.</p>
<p>Ia menerangkan bahwa ketinggian genangan air di wilayah tersebut masih relatif tinggi, rata-rata mencapai sepaha orang dewasa, sehingga warga belum dapat kembali ke rumah masing-masing. Bahkan, sebagian pengungsi telah berada di lokasi pengungsian hampir dua pekan.</p>
<p>“Di Pasirsari memang surutnya paling lama. Di dua titik ini masih banyak pengungsi, sementara di wilayah kecamatan lainnya sebagian besar warga sudah kembali ke rumah,” terangnya.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Pekalongan telah melakukan berbagai upaya percepatan penanganan banjir, salah satunya dengan menambah pompa air mobile di wilayah Pasirsari dan Kramatsari. Namun, dengan kondisi debit air sedang tinggi, kemampuan pompa untuk menyedot air memang tidak dapat bekerja secara maksimal.</p>
<p>“Kita berharap curah hujan ke depan lebih kondusif. Berdasarkan perkiraan BMKG, hujan diprediksi berakhir di bulan Januari, mudah-mudahan sesuai sehingga banjir bisa segera surut,” jelasnya.</p>
<p>Selain meninjau kondisi lapangan, ia berdialog langsung dengan para pengungsi untuk mengetahui kebutuhan dan kendala yang masih dihadapi. Dari hasil komunikasi tersebut, kebutuhan logistik secara umum dinyatakan sudah terpenuhi. Meski demikian, perhatian khusus diberikan kepada pengungsi yang memiliki anak kecil, terutama terkait kebutuhan susu formula.</p>
<p>“Kebutuhan logistik pada dasarnya sudah tercukupi. Untuk anak-anak yang membutuhkan susu formula, sudah kami koordinasikan dengan Dinas Sosial dan P2KB agar dapat segera dipenuhi,” tandasnya.</p>
<p>Di sisi layanan kesehatan, Wali Kota Aaf memastikan monitoring dan pengawasan rutin dari Puskesmas setempat. Ketersediaan obat-obatan dinyatakan aman dan pelayanan kesehatan bagi pengungsi terus berjalan.</p>
<p>“Mudah-mudahan semuanya tetap sehat. Kami terus lakukan monitoring dan kontrol kesehatan agar kondisi pengungsi tetap terjaga,” sambungnya.</p>
<p>Adapun jumlah pengungsi yang tercatat hingga saat ini mencapai 105 orang di lokasi eks Kelurahan Kraton Kidul dan 88 orang di Kelurahan Pasirkratonkramat.</p>
<p>Ia menambahkan, Pemerintah akan terus melakukan pemantauan intensif di kedua lokasi tersebut hingga kondisi banjir benar-benar surut dan warga dapat kembali ke rumah dengan aman.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/31/dua-pekan-mengungsi-pemkot-pekalongan-terus-dampingi-warga-terdampak-banjir">Dua Pekan Mengungsi, Pemkot Pekalongan Terus Dampingi Warga Terdampak Banjir</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>SDN Tirto 03 Kota Pekalongan Tempat Penampungan Pengungsi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/01/21/sdn-tirto-03-kota-pekalongan-tempat-penampungan-pengungsi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Jan 2026 00:30:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengungsi]]></category>
		<category><![CDATA[sdn-tirto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=540451</guid>

					<description><![CDATA[<p>KOTA PEKALONGAN (SUARABARU.ID) &#8211; Banjir yang melanda wilayah Kelurahan Tirto sejak 17 Januari 2026 akibat intensitas hujan yang tinggi dan jebolnya tanggul Sungai Bremi menyebabkan ratusan warga terpaksa mengungsi. Hingga Senin (19/1), tercatat sebanyak 360 jiwa mengungsi di SDN Tirto 03, yang difungsikan sebagai lokasi pengungsian tambahan akibat keterbatasan daya tampung di titik sebelumnya. Lurah [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/21/sdn-tirto-03-kota-pekalongan-tempat-penampungan-pengungsi">SDN Tirto 03 Kota Pekalongan Tempat Penampungan Pengungsi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA PEKALONGAN (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Banjir yang melanda wilayah Kelurahan Tirto sejak 17 Januari 2026 akibat intensitas hujan yang tinggi dan jebolnya tanggul Sungai Bremi menyebabkan ratusan warga terpaksa mengungsi. Hingga Senin (19/1), tercatat sebanyak 360 jiwa mengungsi di SDN Tirto 03, yang difungsikan sebagai lokasi pengungsian tambahan akibat keterbatasan daya tampung di titik sebelumnya.</p>
<p>Lurah Tirto, Erwinda Agustina menjelaskan bahwa mayoritas pengungsi yang berada di SDN Tirto 03 berasal dari wilayah Meduri. Pengungsian mulai dipadati warga sejak air banjir mulai menggenangi rumah-rumah penduduk. Puncak arus pengungsian terjadi pada (17/1), ketika ketinggian air meningkat dan mengganggu aktivitas warga.</p>
<p>“Awalnya warga mengungsi ke Aula Kecamatan Barat, namun karena sudah overload, kami membuka titik pengungsian baru di SDN Tirto 03 untuk menampung warga terdampak,” jelas Erwinda saat ditemui di SDN Tirto 03, Senin (19/1/2026).</p>
<p>Menurutnya, seluruh RT dan RW di Kelurahan Tirto terdampak banjir dengan tingkat kedalaman yang bervariasi. Beberapa wilayah yang mengalami kondisi paling parah berada di RW 1, RW 8, RW 5, RW 3, dan RW 4. Dengan kondisi tersebut, ia memprediksi bahwa hampir seluruh warga kelurahan terdampak langsung oleh bencana banjir ini.</p>
<p>“Kedalamannya memang berbeda-beda, tetapi secara keseluruhan semua wilayah Tirto tergenang. Hampir semua warga terdampak,” ujarnya.</p>
<p>Untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi, pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai pihak. Dinsos-P2KB menjadi penopang utama dalam penyediaan logistik, yang juga didukung oleh sejumlah donatur. Sementara itu, kebutuhan sanitasi dan layanan dasar lainnya masih terus diupayakan.</p>
<p>“Kami meminta bantuan DPUPR untuk kebutuhan MCK, PDAM untuk suplai air bersih, serta layanan kesehatan dari Puskesmas,” tandasnya.</p>
<p>Lebih lanjut, pihaknya bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan dan penanganan di lokasi pengungsian, sekaligus mengantisipasi kemungkinan bertambahnya jumlah pengungsi apabila kondisi banjir belum surut.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/21/sdn-tirto-03-kota-pekalongan-tempat-penampungan-pengungsi">SDN Tirto 03 Kota Pekalongan Tempat Penampungan Pengungsi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengungsi Banjir di Kota Pekalongan Masih Bertahan di Posko</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/02/04/pengungsi-banjir-di-kota-pekalongan-masih-bertahan-di-posko</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Feb 2025 02:09:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengungsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=459244</guid>

					<description><![CDATA[<p>KOTA PEKALONGAN (SUARABARU.ID) &#8211; Warga Kota Pekalongan yang mengungsi akibat bencana banjir, sebagian masih bertahan di pengungsian. Jumlah mereka sebanyak 290 orang, ditampung di tiga (3) posko yang disediakan Pemerintah Kota Pekalongan, salah satunya yang berada di Aula Kecamatan Pekalongan Barat. Di posko pengungsian ini terdapat 189 pengungsi baik balita, anak-anak, remaja, orang dewasa hingga [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/02/04/pengungsi-banjir-di-kota-pekalongan-masih-bertahan-di-posko">Pengungsi Banjir di Kota Pekalongan Masih Bertahan di Posko</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA PEKALONGAN</strong> (SUARABARU.ID) &#8211; Warga Kota Pekalongan yang mengungsi akibat bencana banjir, sebagian masih bertahan di pengungsian. Jumlah mereka sebanyak 290 orang, ditampung di tiga (3) posko yang disediakan Pemerintah Kota Pekalongan, salah satunya yang berada di Aula Kecamatan Pekalongan Barat. Di posko pengungsian ini terdapat 189 pengungsi baik balita, anak-anak, remaja, orang dewasa hingga lanjut usia (lansia).</p>
<p>Camat Pekalongan Barat, M Natsir mengungkapkan, pengungsi banjir di wilayah Kecamatan Pekalongan Barat ini terpaksa masih bertahan di beberapa posko pengungsian, mengingat kondisi banjir di wilayahnya belum surut dan rumah mereka masih terendam banjir cukup tinggi. Terlebih, kondisi cuaca di Kota Pekalongan sejak Rabu (29/1/2025) hingga Senin (3/2/2025)pagi, masih terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi</p>
<p>&#8220;Hal ini berdampak pada kenaikan genangan, khususnya di wilayah Kecamatan Pekalongan Barat dan air Sungai Bremi-Meduri melimpah ke pemukiman warga dengan ketinggian bervariasi,&#8221; ujarnya, Senin (3/2/2025).</p>
<p>Di samping di Aula Kecamatan Pekalongan Barat, lanjutnya, warga juga ada yang mengungsi di Mushola Al-Munir RW 08 Kampung Baru Kelurahan Tirto sebanyak 29 orang, dan Masjid Al-Ikhlas Sidomulyo Kelurahan Pasirkratonkramat (PKK) ada 72 orang.</p>
<p>&#8220;Jadi, jumlah total pengungsi yang mengungsi di 3 posko pengungsian tersebut ada 290 orang. Kondisi banjir di pemukiman warga masih cukup tinggi, karena curah hujan masih terjadi yang mengakibatkan Sungai Bremi-Meduri masih limpas ke pemukiman,terutama di Kampung Baru Tirto dan Sidomulyo PKK ketinggian banjirnya sudah mendekati atap rumah,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Menurutnya, beberapa warga yang terdampak banjir juga ada yang sudah mendirikan dapur umum secara mandiri. Ia mengaku bersyukur, kondisi pengungsi mayoritas dalam keadaan sehat, hanya beberapa orang terutama kalangan lansia yang mengeluhkan mual, demam, dan gatal-gatal. Namun, hal tersebut bisa langsung ditangani oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas Tirto yang selalu stand by memantau perkembangan kondisi kesehatan pengungsi di posko pengungsian.</p>
<p>&#8220;Setiap hari kami mendatangkan dokter dari Puskesmas Tirto. Apabila dalam kondisi darurat, ada pengungsi yang harus di rujuk ke rumah sakit, kami sudah koordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk penanganan lebih lanjut,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Terkait pemenuhan logistik bagi para pengungsi, menurutnya sudah tercover dengan baik oleh Dinsos-P2KB Kota Pekalongan dan para donatur seperti makan sehari tiga kali, snack, mie instan, pakaian layak pakai, susu, hingga kebutuhan diapers bayi dan pembalut wanita.</p>
<p>Salah satu pengungsi asal RT 03 RW 08 Kampung Baru Tirto, Slamet Tafsir (60 tahun), mengaku dirinya bersama istri, anak dan cucunya sudah mengungsi di Aula Kecamatan Pekalongan Barat sejak Kamis (30/1/2025) lalu. Ia terpaksa masih di posko pengungsian, sebab kondisi banjir di sekitar rumahnya masih tinggi dengan ketinggian air sedada orang dewasa.</p>
<p>&#8220;Ngungsi bersama istri, anak dan cucu. Di rumah kosong karena tidak ada tempat aman, semua barang termasuk kasur sudah ditaruh diatas meja. Jarak rumah saya dengan aliran Sungai Bremi-Meduri sekitar 10 meteran, dan kondisi air di sungai masih melimpah sehingga kinerja pompa kurang maksimal untuk menyedot genangan,&#8221; ungkap Slamet.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/02/04/pengungsi-banjir-di-kota-pekalongan-masih-bertahan-di-posko">Pengungsi Banjir di Kota Pekalongan Masih Bertahan di Posko</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bekangdam IV/Diponegoro Siapkan Makanan Sehat untuk Pengungsi Banjir</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/03/19/bekangdam-iv-diponegoro-siapkan-makanan-sehat-untuk-pengungsi-banjir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Mar 2024 04:06:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Bekangdam IV/Diponegoro]]></category>
		<category><![CDATA[korban banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Pengungsi]]></category>
		<category><![CDATA[Siapkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=405115</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Akibat banjir yang tak kunjung surut di beberapa wilayah Jateng mengakibatkan ribuan rumah masih terendam dan aktivitas lumpuh total. Kodam IV/Diponegoro gencar menyalurkan bantuan kepada para pengungsi banjir di Kabupaten Demak, Kudus dan Semarang. Kali ini prajurit Bekangdam IV/Diponegoro bersama masyarakat bekerja sama dalam menyediakan suplai makanan. Dapur umum yang didirikan oleh [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/19/bekangdam-iv-diponegoro-siapkan-makanan-sehat-untuk-pengungsi-banjir">Bekangdam IV/Diponegoro Siapkan Makanan Sehat untuk Pengungsi Banjir</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Akibat banjir yang tak kunjung surut di beberapa wilayah Jateng mengakibatkan ribuan rumah masih terendam dan aktivitas lumpuh total.</p>
<p>Kodam IV/Diponegoro gencar menyalurkan bantuan kepada para pengungsi banjir di Kabupaten Demak, Kudus dan Semarang. Kali ini prajurit Bekangdam IV/Diponegoro bersama masyarakat bekerja sama dalam menyediakan suplai makanan.</p>
<p>Dapur umum yang didirikan oleh Bekangdam IV/Diponegoro tersebut dibangun untuk memenuhi kebutuhan pangan sehat bagi para pengungsi. Dimana pada bulan ramadan disediakan juga ribuan makananan untuk sahur dan untuk berbuka puasa.</p>
<p>Selain menyediakan pangan sehat, puluhan prajurit juga disiagakan lengkap dengan LCR guna pelayanan evakuasi masyarakat.</p>
<p>Kapendam IV/Diponegoro, Kolonel Inf Richard Harison mengatakan, kegiatan kemanusiaan tersebut merupakan bentuk soliditas dan kecintaan TNI kepada masyarakat. Karena menurutnya, duka masyarakat juga duka bagi TNI.</p>
<p>“TNI dan masyarakat adalah unsur yang tidak dapat dipisahkan. Jadi apabila masyarakat kesulitan maka pasti TNI akan selalu hadir membantu, termasuk menjadi solusi dalam memecahkan setiap masalah yang mungkin ada ditengah-tengah masyarakat,&#8221; ujarnya, Selasa (19/3/2024).</p>
<p>Ia berharap bantuan tersebut dapat meningkatkan moril masyarakat dan dapat meringankan beban mereka. Khususnya dalam menjaga kesehatan dengan menjaga pola makan dan mengkomsumsi makanan sehat.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/19/bekangdam-iv-diponegoro-siapkan-makanan-sehat-untuk-pengungsi-banjir">Bekangdam IV/Diponegoro Siapkan Makanan Sehat untuk Pengungsi Banjir</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kedaulatan Teritori Indonesia dan Migrasi Etnis Rohingya</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/01/15/kedaulatan-teritori-indonesia-dan-migrasi-etnis-rohingya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jan 2024 16:04:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[SUARA Anda]]></category>
		<category><![CDATA[Imigrasi]]></category>
		<category><![CDATA[konflik]]></category>
		<category><![CDATA[Pengungsi]]></category>
		<category><![CDATA[Rohingya]]></category>
		<category><![CDATA[UNHCR]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=393717</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Gatot Eko Yudhoyono AKHIR Akhir tahun 2023 ditutup dengan gelombang kedatangan etnis Rohingya melalui perairan Indonesia menggunakan kapal kayu berukuran sedang yang baru saja mendarat membawa 174 orang sekitar pukul 23.00 WIB di pesisir Desa Kwala Besar, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Detik News, Senin 1 Januari 2024). Konflik agama di Myanmar antara [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/15/kedaulatan-teritori-indonesia-dan-migrasi-etnis-rohingya">Kedaulatan Teritori Indonesia dan Migrasi Etnis Rohingya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" class="size-full wp-image-393718 alignleft" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/01/Foto-diri.jpg" alt="" width="218" height="273" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/01/Foto-diri.jpg 218w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/01/Foto-diri-120x150.jpg 120w" sizes="(max-width: 218px) 100vw, 218px" />Oleh: <strong>Gatot Eko Yudhoyono</strong></p>
<p><strong>AKHIR </strong>Akhir tahun 2023 ditutup dengan gelombang kedatangan etnis Rohingya melalui perairan Indonesia menggunakan kapal kayu berukuran sedang yang baru saja mendarat membawa 174 orang sekitar pukul 23.00 WIB di pesisir Desa Kwala Besar, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (<em>Detik News</em>, Senin 1 Januari 2024).</p>
<p>Konflik agama di Myanmar antara Islam dan Buddha, dikenal dengan <strong>konflik etnis Rohingya dan Rakhine</strong>. Dengan eskalasi konflik yang terus meningkat dari tahun ke tahun di negara Myanmar membuat etnis Rohingya sebagai minoritas harus terpinggirkan dan terpaksa berpindah tempat tinggal dari tempat asal mereka berada. Meskipun konflik terjadi di internal Myanmar, konflik ini membawa dampak bagi dunia internasional.</p>
<p><em>United Nations High Commissioner for Refugees</em> (UNHCR) selaku otoritas resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menempatkan mayoritas etnis Rohingya tinggal di kamp pengungsi Kutupalong dan Nayapara di Cox’s Bazar, Bangladesh. Tak terkecuali negara tetangga seperti Malaysia yang juga turut menampung, disusul Thailand dan Indonesia.</p>
<p>Kedatangan etnis Rohingya di Indonesia awalnya mengalami sambutan hangat dari masyarakat Indonesia terkhusus Aceh, pada saat kapal yang mereka gunakan rusak lalu terdampar oleh pasang air laut.</p>
<p>Juga karena kesamaan kepercayaan agama dan ketidak beruntungan nasib yang sedang dialami. Penerimaan masyarakat Aceh lambat laun berubah menjadi penolakan dikarenakan terus berdatangannya etnis Rohingya ke Indonesia disertai perilaku yang tidak menghormati aturan-aturan daerah.</p>
<p>Total pendatang ilegal etnis Rohingya yang mendarat ke Aceh sejak pertengahan November 2023 lalu tercatat mencapai 1.649 orang. Data itu diperoleh per 30 Desember 2023. Selain pendatang ilegal yang datang ke Indonesia sejak bulan November, ternyata ada 140 orang etnis Rohingya lain yang sebelumnya sudah menempati kompleks Yayasan Mina Raya Kabupaten Pidie.</p>
<p>Sehingga total keseluruhan etnis Rohingya di Indonesia mencapai 1.789 orang. Dari jumlah tersebut rata-rata pendatang ilegal didominasi oleh Perempuan dan anak di bawah umur.</p>
<p><strong>Pendatang Ilegal</strong></p>
<p>Aspek hukum nasional, Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian mengatur setiap orang yang masuk atau keluar wilayah Indonesia wajib memiliki dokumen perjalanan yang sah dan masih berlaku. Serta wajib melalui pemeriksaan yang dilakukan oleh pejabat imigrasi setempat.</p>
<p>Hukum Internasional juga memberikan landasan melalui Konvensi Tahun 1951 tentang Pengungsi yang memberikan kriteria tertentu bagi pengungsi, yaitu orang yang berpindah disebabkan persekusi karena alasan-alasan ras, agama, kebangsaan, keanggotaan pada kelompok sosial tertentu atau opini politik.</p>
<p>Tiga alasan mengapa etnis Rohingya dikatakan pendatang ilegal dan bukan pengungsi. Pertama, etnis Rohingya yang sudah mendapatkan tempat penampungan (Bangladesh) sengaja keluar untuk mencari penghidupan yang lebih baik di negara-negara sekitar seperti Malaysia, Thailand dan Indonesia.</p>
<p>Sehingga kriteri pengungsi menurut Konvensi di atas tidak lagi terpenuhi untuk memberikan keistimewaan hak pengungsi. Kedua, belum adanya verifikasi yang dilakukan UNHCR kepada etnis Rohingya untuk mendapatkan status sebagai pengungsi. Ketiga, Indonesia tidak meratifikasi Konvensi Tahun 1951 tentang Pengungsi, sehingga membuat Indonesia seharusnya tidak terikat pada perjanjian yang tertulis di dalamnya.</p>
<p><strong>Sikap Asertif Negara</strong></p>
<p>Pemerintah selaku pembuat dan pelaksana kebijakan tertinggi bagi berjalannya suatu negara musti mengambil langkah konkrit untuk menuntaskan masalah pendatang ilegal. Etnis Rohingya yang masuk secara ilegal atas dasar menyelematkan hidup tidak serta merta dapat diasosiasikan sebagai pengungsi.</p>
<p>Seakan menjadi penjajah kemanusiaan lambat laun dengan semakin bertambah banyaknya pendatang ilegal etnis Rohingya memasuki Indonesia, dikemudian hari akan menimbulkan gejolak nasional baru. Dalam jangka waktu dekat akan menimbulkan konflik horizontal yang tak terelakkan antara masyarakat dengan etnis Rohingya dimulai dari perbedaan ras, budaya dan bahasa. Dan apabila pembiaran ini berkepanjangan akan menggerus berbagai aspek penghidupan sosial masyarakat, seperti lapangan pekerjaan, sumber daya alam serta perekonomian daerah.</p>
<p>Penyikapan terhadap pendatang ilegal di Indonesia berperan penting dalam menjaga keutuhan suatu negara, termasuk meramukan bagaimana cara menyelesaikan permasalahan etnis Rohingya baik yang sudah ada maupun yang akan datang ke Indonesia. Indonesia sebagai negara berdaulat memiliki cara tersendiri yang harus dilakukan dengan mengupayakan sikap asertif:</p>
<p>Pertama, menempatkan instansi Angkatan Laut, Polair dan Bakamla di perbatasan laut Indonesia untuk memberikan keamanan sekaligus penegakan hukum sebagai upaya menekan bertambah masuknya kapal asing.</p>
<p>Kedua, melakukan diplomasi untuk mendorong negara-negara peratifikasi Konvensi Tahun 1951 tentang Pengungsi menaati aturan yang telah disepakati dan tidak melakukan <em>turn back </em>pada kapal-kapal etnis Rohingya.</p>
<p>Ketiga, menyediakan tempat penampungan yang terisolir dari masyarakat setempat, bagi etnis Rohingya yang sudah berada di Indonesia.</p>
<p>Diharapkan para pengambil kebijakan selaku nahkoda yang mengemudikan kapal besar bernama Indonesia mampu untuk menjunjung tinggi kedaulatan di darat, laut dan udara. Sehingga dapat membedakan antara <em>national interest</em> dan <em>human interest</em> demi terwujudnya ketahanan nasional sebuah negara berdaulat.</p>
<p><em><strong>Gatot Eko Yudhoyono, Mahasiswa Pascasarjana Ilmu Hukum UNDIP</strong></em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/15/kedaulatan-teritori-indonesia-dan-migrasi-etnis-rohingya">Kedaulatan Teritori Indonesia dan Migrasi Etnis Rohingya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tim Medis Brimob Polri Jemput Bola Beri Layanan Kesehatan Pengungsi Gempa Cianjur</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/11/26/tim-medis-brimob-polri-jemput-bola-beri-layanan-kesehatan-pengungsi-gempa-cianjur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Nov 2022 03:49:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Beri layanan]]></category>
		<category><![CDATA[Brimob Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa Cianjur]]></category>
		<category><![CDATA[Jemput bola]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengungsi]]></category>
		<category><![CDATA[tim medis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=295956</guid>

					<description><![CDATA[<p>CIANJUR (SUARABARU.ID) &#8211; Brimob Polri beri pelayanan kesehatan kepada korban pengungsian gempa Cianjur di tiap-tiap posko. Pelayanan kesehatan itu diberikan berkeliling dari posko ke posko untuk memastikan bantuan medis didapat para pengungsi, tanpa harus bepergian ke rumah sakit. Tim pelayanan kesehatan Brimob kali ini menyambangi posko pengungsian korban gempa Cianjur di Kampung Panyaweuyan, Desa Ciherang, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/11/26/tim-medis-brimob-polri-jemput-bola-beri-layanan-kesehatan-pengungsi-gempa-cianjur">Tim Medis Brimob Polri Jemput Bola Beri Layanan Kesehatan Pengungsi Gempa Cianjur</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>CIANJUR (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Brimob Polri beri pelayanan kesehatan kepada korban pengungsian gempa Cianjur di tiap-tiap posko.</p>
<p>Pelayanan kesehatan itu diberikan berkeliling dari posko ke posko untuk memastikan bantuan medis didapat para pengungsi, tanpa harus bepergian ke rumah sakit.</p>
<p>Tim pelayanan kesehatan Brimob kali ini menyambangi posko pengungsian korban gempa Cianjur di Kampung Panyaweuyan, Desa Ciherang, Kecamatan Pacet.</p>
<p>Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, banyak pengungsi yang mengantri untuk mendapatkan layanan medis saat tim kesehatan Brimob datang ke sana, termasuk obat-obatan.</p>
<p>“Mereka mengantri untuk mendapatkan pelayanan medis. Ini tandanya mereka membutuhkan medis, namun untuk menjangkau sentra pelayanan medis mungkin saja kesulitan karena faktor kendaraan atau jarak yang jauh. Oleh karena itu tim Brimob jemput bola,&#8221; kata Dedi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (26/11/2022).</p>
<p>Pelayanan ini, kata Dedi, dipimpin oleh Iptu Haikal selaku dokter di tim medis Brimob Polri. Setiap kunjungan, dikerahkan 10 personel untuk memberikan pelayanan medis tersebut.</p>
<p>Menurut Dedi, dengan adanya upaya jemput bola akan mempermudah pertolongan bagi pengungsi yang memang penting dan harus dibawa ke rumah sakit. “Ini pasien didominasi lansia, ibu, dan anak,” tuturnya.</p>
<p>Dedi mengungkapkan, tim Brimob Polri akan berupaya menjangkau semua lokasi, bahkan desa terisolir. Karena tak dipungkiri masih ada pengungsi yang kondisinya parah dan harus dilarikan ke rumah sakit.</p>
<p>Diketahui, data BNPB hingga Jumat (25/11) sore mencatat, ada 110 titik pengungsian yang tersebar di 15 kecamatan terdampak gempa, dengan rincian 57 titik pengungsi terpusat dan 53 titik pengungsian mandiri. Lokasi pengungsian dibagi dalam kapasitas besar yang mencakup 200-500 orang atau kapasitas kecil dengan menampung 5-10 orang.</p>
<p><em><strong>Ning Suparningsih</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/11/26/tim-medis-brimob-polri-jemput-bola-beri-layanan-kesehatan-pengungsi-gempa-cianjur">Tim Medis Brimob Polri Jemput Bola Beri Layanan Kesehatan Pengungsi Gempa Cianjur</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengungsi Banjir Kudus Mulai Dilanda Kebosanan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/02/21/pengungsi-banjir-kudus-mulai-dilanda-kebosanan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Feb 2021 10:13:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[kebosanan]]></category>
		<category><![CDATA[kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Pengungsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=150534</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS (SUARABARU.ID) &#8211; Banjir yang merendam sejumlah wilayah di Kudus hingga Minggu (21/2) masih belum kunjung surut. Hal ini membuat ratusan pengungsi yang sudah sekitar 3 pekan berada di posko pengungsian mulai dilanda kebosanan. Sudarmi, salah seorang pengungsi yang tinggal di posko pengungsian Balai Desa Jati Wetan,  mengaku sudah sangat bosan berada di tempat pengungsian. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/02/21/pengungsi-banjir-kudus-mulai-dilanda-kebosanan">Pengungsi Banjir Kudus Mulai Dilanda Kebosanan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Banjir yang merendam sejumlah wilayah di Kudus hingga Minggu (21/2) masih belum kunjung surut. Hal ini membuat ratusan pengungsi yang sudah sekitar 3 pekan berada di posko pengungsian mulai dilanda kebosanan.</p>
<p>Sudarmi, salah seorang pengungsi yang tinggal di posko pengungsian Balai Desa Jati Wetan,  mengaku sudah sangat bosan berada di tempat pengungsian.</p>
<p>&#8220;Sekarang sudah hampir 20 hari saya mengungsi di sini. Di bilang bosan sih ya sangat bosan,&#8221; katanya.</p>
<p>Namun, dirinya hanya bisa pasrah mengingat rumahnya saat ini masih tergenang genangan banjir. Di dalam rumah ketinggian air mencapai lutut orang dewasa.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/02/21/pengungsi-banjir-kudus-mulai-dilanda-kebosanan">Pengungsi Banjir Kudus Mulai Dilanda Kebosanan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ratusan Korban Banjir Kudus Masih Tertahan di Pengungsian</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/02/11/ratusan-korban-banjir-kudus-masih-tertahan-di-pengungsian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Feb 2021 04:28:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[banjir jawa]]></category>
		<category><![CDATA[banjir kudus]]></category>
		<category><![CDATA[hartopo]]></category>
		<category><![CDATA[kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Pengungsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=147503</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS (SUARABARU.ID) &#8211; Ratusan warga dari tujuh desa yang terdampak banjir di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, masih bertahan di tempat pengungsian karena genangan di permukiman mereka belum sepenuhnya surut dan hujan masih turun. Plt Bupati Kudus HM Hartopo siap mengurangi genangan yang ada. Saat mendampingi kunjungan Wagub Jateng, KH Taj Yasin Maimoen, Hartopo bahkan tak [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/02/11/ratusan-korban-banjir-kudus-masih-tertahan-di-pengungsian">Ratusan Korban Banjir Kudus Masih Tertahan di Pengungsian</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Ratusan warga dari tujuh desa yang terdampak banjir di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, masih bertahan di tempat pengungsian karena genangan di permukiman mereka belum sepenuhnya surut dan hujan masih turun.</p>
<p>Plt Bupati Kudus HM Hartopo siap mengurangi genangan yang ada. Saat mendampingi kunjungan Wagub Jateng, KH Taj Yasin Maimoen, Hartopo bahkan tak segan untuk sambat kepada Wagub.</p>
<p>“Kami minta bantuan pak Wagub terkait peminjaman pompa. Ini agar air <a href="https://suarabaru.id/tag/bisa/">bisa</a> segera disedot dan disalurkan ke Sungai Wulan yang sudah mulai turun debitnya,” ujar Hartopo saat mendampingi Wagub Jateng berkunjung di posko pengungsian <a href="https://suarabaru.id/tag/desa/">desa</a> Karangrowo, Rabu (10/2).</p>
<p>Dikatakan Hartopo, bantuan pompa dari Pemprov Jateng sangat dibutuhkan agar air dapat segera disedot dan dibuang ke Sungai Wulan yang saat ini debitnya sudah turun. Sebab, genangan air saat ini masih terus tertahan lantaran wilayah yang terendam merupakan kawasan cekungan.</p>
<p>Selain itu, Hartopo melaporkan, Pemerintah Kabupaten Kudus selalu siap dan sigap mengurus kebutuhan pengungsi. Komitmen tersebut dibuktikan dengan pemenuhan kebutuhan logistik dan pengobatan yang ditanggung Pemerintah Kabupaten Kudus.</p>
<p>“Kami pastikan kebutuhan sehari-hari masyarakat yang mengungsi terpenuhi dengan baik. Ada layanan kesehatan juga yang selalu siap 24 jam. Ini komitmen kami, Pak Wagub,” jelasnya.</p>
<p>Gayung bersambut, Wagub Taj Yasin pun akan segera merealisasikan permintaan Hartopo dengan segera mengirim mesin pompa ke Kudus.</p>
<p>Menurut Wagub, adanya <a href="https://suarabaru.id/tag/alat/">alat</a> pompa mampu mengurangi genangan air secara cepat. Pihaknya pun telah berkoordinasi dengan Kementerian <a href="https://suarabaru.id/tag/pupr/">PUPR</a> agar banjir di Kudus segera surut.</p>
<p>“Insya Allah dalam waktu dekat kita pinjamkan alat pompa untuk Kudus. Saya juga telah berkoordinasi dengan <a href="https://suarabaru.id/tag/bbws/">BBWS</a> Pemali Juana maupun Kementerian PUPR terkait ini,” ungkapnya.</p>
<figure id="attachment_147322" aria-describedby="caption-attachment-147322" style="width: 681px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-147322" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/02/a313ece0-c74e-4245-aee6-82d600f6d1e3.jpg" alt="" width="681" height="510" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/02/a313ece0-c74e-4245-aee6-82d600f6d1e3.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/02/a313ece0-c74e-4245-aee6-82d600f6d1e3-400x300.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/02/a313ece0-c74e-4245-aee6-82d600f6d1e3-150x112.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/02/a313ece0-c74e-4245-aee6-82d600f6d1e3-80x60.jpg 80w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/02/a313ece0-c74e-4245-aee6-82d600f6d1e3-100x75.jpg 100w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/02/a313ece0-c74e-4245-aee6-82d600f6d1e3-180x135.jpg 180w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/02/a313ece0-c74e-4245-aee6-82d600f6d1e3-238x178.jpg 238w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-147322" class="wp-caption-text">Plt Bupati Kudus HM Hartopo mendampingi Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen saat meninjau lokasi pengungsian banjir Kudus. Foto:Suarabaru.id</figcaption></figure>
<p>Sementara, data yang ada, jumlah pengungsi di Kecamatan Mejobo masih cukup stabil sebanyak 130 orang, meliputi warga Desa Gulang sebanyak 59 orang dan warga Payaman sebanyak 71 orang.</p>
<p>Camat Jati Andreas Wahyu mengatakan bahwa korban banjir di wilayahnya juga masih bertahan di tempat pengungsian karena banjir yang melanda Desa Tanjungkarang, Jati Wetan, dan Jetis Kapuan belum surut.</p>
<p>Menurut data pemerintah kecamatan, pada Rabu (10/2) jumlah pengungsi dari Desa Jati Wetan sebanyak 323 orang, dari Desa Tanjungkarang sebanyak 82 orang, dan dari Jetis Kapuan sebanyak 15 orang. Mereka mengungsi di aula balai desa, gedung PKK, gereja, dan aula kelenteng.</p>
<p>&#8220;Kebutuhan makan dan minum para pengungsi sudah dipenuhi, termasuk pengobatan untuk warga yang sakit juga sudah dilakukan karena sudah ada tim medis yang bertugas mengecek kesehatan para pengungsi,&#8221; kata Andreas.</p>
<p><strong>Tm-Ab</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/02/11/ratusan-korban-banjir-kudus-masih-tertahan-di-pengungsian">Ratusan Korban Banjir Kudus Masih Tertahan di Pengungsian</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>