<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pembunuhan Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/pembunuhan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Mon, 01 Dec 2025 08:24:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Pembunuhan Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Polres Brebes Ringkus Tersangka Pembunuh Sopir Taksi Online</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/11/26/polres-brebes-ringkus-tersangka-pembunuh-sopir-taksi-online</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Nov 2025 14:41:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Brebes]]></category>
		<category><![CDATA[Diringkus]]></category>
		<category><![CDATA[Pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=509858</guid>

					<description><![CDATA[<p>BREBES (SUARABARU.ID) &#8211; Jajaran Polres Brebes berhasil meringkus tersangka pembunuhan disertai pencurian dengan kekerasan terhadap seorang guru yang juga berprofesi sebagai sopir taksi online, Kusyanto (46), hanya berselang satu hari setelah kejadian. &#8220;Tersangka pelaku adalah Moh Anggi Setiawan berusia 27 tahun, seorang karyawan swasta asal Tegal,&#8221; ujar Wakapolres Brebes Kompol Purbo Adjar Waskito didampingi Kasat [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/11/26/polres-brebes-ringkus-tersangka-pembunuh-sopir-taksi-online">Polres Brebes Ringkus Tersangka Pembunuh Sopir Taksi Online</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BREBES (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Jajaran Polres Brebes berhasil meringkus tersangka pembunuhan disertai pencurian dengan kekerasan terhadap seorang guru yang juga berprofesi sebagai sopir taksi online, Kusyanto (46), hanya berselang satu hari setelah kejadian.</p>
<p>&#8220;Tersangka pelaku adalah Moh Anggi Setiawan berusia 27 tahun, seorang karyawan swasta asal Tegal,&#8221; ujar Wakapolres Brebes Kompol Purbo Adjar Waskito didampingi Kasat Reskrim AKP Resandro Handriajati, dalam konferensi pers di Mapolres Brebes, Rabu (25/11/2025).</p>
<p>Wakapolres mengungkapkan, jasad korban ditemukan pada Senin (24/11/2025) pagi. &#8220;Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan forensik, korban meninggal karena lemas akibat dicekik,&#8221; paparnya.</p>
<p>Dia menambahkan, motif pelaku adalah pencurian mobil yang dilakukan secara terencana. Setelah identitas korban diketahui, Tim Resmob Polres Brebes segera melakukan penyelidikan intensif.</p>
<p>&#8220;Hanya dalam waktu satu hari, pada Selasa (25/11/2025) malam sekitar pukul 19.00 WIB, Tim Resmob Bersama Jatanras Polda Jateng berhasil meringkus pelaku di sebuah rumah kos di Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Adapun modus operandinya, lanjut Purbo Adjar, tersangka memesan taksi online yang kebetulan dikemudikan korban. Tersangka kemudian mencampur minuman kopi korban dengan cairan sebagai upaya meracuni. &#8220;Ketika korban sudah tidak berdaya, tersangka mencekik korban menggunakan handuk abu-abu miliknya hingga meninggal dunia, kemudian membuang jasad korban untuk menghilangkan jejak,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. &#8220;Ancaman hukumannya yaitu pidana penjara maksimal 15 tahun,&#8221; tukas Purbo Adjar.</p>
<p>Menyikapi kasus tersebut dia mengimbau kepada seluruh masyarakat baik pengguna maupun penyedia jasa taksi online, untuk meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/11/26/polres-brebes-ringkus-tersangka-pembunuh-sopir-taksi-online">Polres Brebes Ringkus Tersangka Pembunuh Sopir Taksi Online</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wanita Muda Dibunuh di Depan Rumah Kos di Kota Tegal</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/08/27/wanita-muda-dibunuh-di-depan-rumah-kos-di-kota-tegal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Aug 2025 15:21:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[kota-tegal]]></category>
		<category><![CDATA[Pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[wanita-muda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=493017</guid>

					<description><![CDATA[<p>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211; Warga di Jalan Brantas, Kelurahan Mintaragen, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal digegerkan dengan ditemukannya jasad seorang wanita muda dengan kondisi bersimbah darah di depan sebuah rumah kos, Rabu (27/8/2025) petang. Korban yang berusia sekitar 20 tahun, diduga menjadi korban pembunuhan. Polisi yang datang ke tempat kejadian perkara (TKP), selanjutnya membawa jenazah korban [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/27/wanita-muda-dibunuh-di-depan-rumah-kos-di-kota-tegal">Wanita Muda Dibunuh di Depan Rumah Kos di Kota Tegal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Warga di Jalan Brantas, Kelurahan Mintaragen, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal digegerkan dengan ditemukannya jasad seorang wanita muda dengan kondisi bersimbah darah di depan sebuah rumah kos, Rabu (27/8/2025) petang.</p>
<p>Korban yang berusia sekitar 20 tahun, diduga menjadi korban pembunuhan. Polisi yang datang ke tempat kejadian perkara (TKP), selanjutnya membawa jenazah korban ke RSUD Kardinah untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut.</p>
<p>Beberapa saat setelah kejadian, polisi berhasil mengamankan seorang laki-laki yang diduga menjadi pelaku, namun identitasnya belum diungkapkan.</p>
<p>Sejumlah saksi disekitar lokasi kejadian menceritakan, penemuan jasad wanita muda itu pertama kali diketahui warga menjelang waktu salat Magrib. &#8220;Awalnya ada wara yang mendengar ara gaduh di pinggir jalan. Karena penasaran, dia keluar rumah, namun yang didapati jasad korban yang sudah bersimbah darah,&#8221; tutuyr salah seorang warga yang enggan disebutkan identitasnya.</p>
<p>Atas kejadian itu, warga selanjutnya melapor ke pihak kepolisian yang segera datang ke lokasi dan melakukan olah TKP.</p>
<p>Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tegal Kota, AKP Eko Setiabudi, membenarkan adanya peristiwa tersebut. “Untuk pelaku sudah kami amankan. Jenazah korban masih berada di rumah sakit. Terkait motifnya kami masih melakukan penyidikan,” kata Eko kepada wartawan di Markas Polres Tegal Kota.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/27/wanita-muda-dibunuh-di-depan-rumah-kos-di-kota-tegal">Wanita Muda Dibunuh di Depan Rumah Kos di Kota Tegal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dua Pelaku Pembunuhan di GOR Brebes Tertangkap</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/03/31/dua-pelaku-pembunuhan-di-gor-brebes-tertangkap</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Mar 2025 17:30:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Brebes]]></category>
		<category><![CDATA[Pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=467925</guid>

					<description><![CDATA[<p>BREBES (SUARABARU.ID) &#8211; Dua pelaku yang mengakibtakan tewasnya pria di pintu masuk  GOR Kabupaten Brebes tertangkap oleh Satreskrim Polres Brebes. Dua pelaku ditangkap kurang dari 24 jam setelah kejadian penusukan. Mereka diringkus di tempat persembunyiannya oleh Satreskrim Polres Brebes. Hasil penyelidikkan petugas kepolisian, Sudirman Buton tewas akibat dibunuh dua pelaku Syahrul Gunawan (23) dibantu keponakannya [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/03/31/dua-pelaku-pembunuhan-di-gor-brebes-tertangkap">Dua Pelaku Pembunuhan di GOR Brebes Tertangkap</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BREBES (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Dua pelaku yang mengakibtakan tewasnya pria di pintu masuk  GOR Kabupaten Brebes tertangkap oleh Satreskrim Polres Brebes.</p>
<p>Dua pelaku ditangkap kurang dari 24 jam setelah kejadian penusukan. Mereka diringkus di tempat persembunyiannya oleh Satreskrim Polres Brebes.</p>
<p>Hasil penyelidikkan petugas kepolisian, Sudirman Buton tewas akibat dibunuh dua pelaku Syahrul Gunawan (23) dibantu keponakannya Ahmad Syafrudin (20) warga Kecamatan Wanasari Brebes. Dua dua pelaku masih memiliki hubungan keluarga.</p>
<p>Kasat Reskrim Polres Brebes, AKP Resandro Handriajati mengatakan, pelaku melakukan penusukan hingga korban tewas karena soal asmara. Pelaku emosi karena pacarnya diduga berselingkuh dengan korban.</p>
<p>&#8220;Motifnya soal asmara. Jadi pelaku Syahrul punya pacar tapi selingkuh dengan korban hingga emosi,&#8221; ungkap Kasat Reskrim di Mapolres Brebes, Minggu (30/3/2025) sore.</p>
<p>Adapun penyebab kematiannya, lanjut Kasat Reskrim, karena ditusuk menggunakan belati. Pelaku mengaku emosi karena tunangannya diselingkuhi. &#8220;Akibat tusukan belati di bagian punggung,&#8221; jelas Kasat Reskrim.</p>
<p>Terpisah, Syahrul Gunawan pelaku penusukan menjelaskan kronologi kejadian tersebut. Dia cemburu melihat foto mesra tunangan bersama pria idaman lain dalam kamar kos. Syahrul dibantu keponakannya Ahmad Syafrudin nekat hendak menemui korban pada Sabtu (29/3/2025) sore di Taman Edukasi.</p>
<p>Awalnya, kedua pelaku berniat menyelesaikan masalah dengan tunangannya dan pria selingkuhannya itu. Namun, setelah sampai di lokasi pertemuan pelaku Syahrul Gunawan mengaku emosi melihat tunangannya bermesraan hingga pelukan dengan korban.</p>
<p>Pelaku pun langsung memukul korban, Sudirman Buton.</p>
<p>Merasa kalah jumlah dua lawan satu, korban berusaha kabur menghindar sehingga terjadi aksi kejar-kejaran. Sesampai di iompleks depan GOR Sasana Kridha Adikarsa, Ahmad Syarifudin, keponakan pelaku berhasil menjambak korban hingga terjatuh.</p>
<p>&#8220;Melihat korban terjatuh, langsung saya tabrak pakai motor. Kemudian, terjadilah perkelahian berujung penusukan itu. Kalau tidak salah, saya tusuk di punggung,&#8221; ungkap pelaku Syahrul Gunawan.</p>
<p>Terkena senjata tajam, pelaku pun tumbang dengan posisi tertelungkup. Dia tersungkur di pintu masuk GOR Brebes.</p>
<p>Melihat korban bersimbah darah, kedua pelaku langsung melarikan diri menuju arah Desa Padasugih.</p>
<p>Korban tewas bernama Sudirman Buton (23) warga Desa Loleo Kecamatan Weda Selatan, Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara. Korban merupakan mahasiswa sebuah universitas di Cilacap.</p>
<p><strong>Sutrisno</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/03/31/dua-pelaku-pembunuhan-di-gor-brebes-tertangkap">Dua Pelaku Pembunuhan di GOR Brebes Tertangkap</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pria Bercelana Pendek Ditemukan Tewas di GOR Brebes</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/03/29/pria-bercelana-pendek-ditemukan-tewas-di-gor-brebes</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Mar 2025 15:53:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Brebes]]></category>
		<category><![CDATA[gor]]></category>
		<category><![CDATA[mayat]]></category>
		<category><![CDATA[Pembunuhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=467811</guid>

					<description><![CDATA[<p>BREBES (SUARABARU.ID) &#8211; Seorang pria ditemukan tak bernyawa di depan pintu masuk area GOR Kabupaten Brebes, Sabtu (29/03/2025) sekira pukul 18.30 WIB saat warga menjalani berbuka puasa. Korban ditemukan posisi tertelungkup, mengenakan celana jeans pendek warna biru dan kaos hitam, sepatu hitam. Kapolsek Brebes, AKP Prapto mengatakan, saat ini polisi masih mendalami penyebab kematian korban. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/03/29/pria-bercelana-pendek-ditemukan-tewas-di-gor-brebes">Pria Bercelana Pendek Ditemukan Tewas di GOR Brebes</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BREBES (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Seorang pria ditemukan tak bernyawa di depan pintu masuk area GOR Kabupaten Brebes, Sabtu (29/03/2025) sekira pukul 18.30 WIB saat warga menjalani berbuka puasa.</p>
<p>Korban ditemukan posisi tertelungkup, mengenakan celana jeans pendek warna biru dan kaos hitam, sepatu hitam.</p>
<p>Kapolsek Brebes, AKP Prapto mengatakan, saat ini polisi masih mendalami penyebab kematian korban. Polisi juga memintai keterangan dari para saksi dan mengumpulkan sejumlah barang bukti.</p>
<p>&#8220;Kami dapat laporan selepas maghrib saat buka puasa, ada orang tewas di pintu masuk GOR,&#8221; ungkap AKP Prapto di lokasi kejadian.</p>
<p>Dari informasi itu, polisi kemudian melakukan olah TKP. Di sekitar lokasi, ditemukan sarung atau selongsong senjata tajam dan darah yang berceceran.</p>
<p>&#8220;Ditemukan ada darah berceceran dan selongsong atau sarung senjata tajam. Itu sudah diamankan,&#8221; terang Kapolsek.</p>
<p>Dijelaskan, dari keterangan saksi menyebutkan sebelum kejadian ada dua orang yang melihat korban dikejar dua orang. Dua orang itu mengejar menggunakan sepeda motor metik.</p>
<p>&#8220;Tadi dua orang melihat, korban dari Taman Edukasi dikejar dua orang. Mereka menaiki sepeda motor. Kemudian korban lari menghindar, sampai di GOR masuk dan tidak lama korban tersungkur tewas,&#8221; terang Kapolsek Brebes.</p>
<p><strong>Sutrisno</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/03/29/pria-bercelana-pendek-ditemukan-tewas-di-gor-brebes">Pria Bercelana Pendek Ditemukan Tewas di GOR Brebes</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kasus Tewasnya Perempuan Terapis di Bantengmati, Motif Tersangka Butuh Uang untuk Bayar Utang</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/06/29/kasus-tewasnya-perempuan-terapis-di-bantengmati-motif-tersangka-butuh-uang-untuk-bayar-utang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Jun 2024 11:50:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[bantengmati]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[terapis]]></category>
		<category><![CDATA[tersangka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=422529</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) &#8211; Polisi berhasil mengungkap motif pembunuhan yang terjadi di Bantengmati, Purwodadi, Grobogan atas diri perempuan muda bernama Dwi Kristiani, warga Dusun Ande Ande, Desa Ngembak, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan. Kapolres Grobogan AKBP Dedy Anung Kurniawan menggelar konferensi pers yang di Mapolres Grobogan, dengan menghadirkan dua tersangka secara langsung, Sabtu, 29 Juni 2024. Dua [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/06/29/kasus-tewasnya-perempuan-terapis-di-bantengmati-motif-tersangka-butuh-uang-untuk-bayar-utang">Kasus Tewasnya Perempuan Terapis di Bantengmati, Motif Tersangka Butuh Uang untuk Bayar Utang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Polisi berhasil mengungkap motif pembunuhan yang terjadi di Bantengmati, Purwodadi, Grobogan atas diri perempuan muda bernama Dwi Kristiani, warga Dusun Ande Ande, Desa Ngembak, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan.</p>
<p>Kapolres Grobogan AKBP Dedy Anung Kurniawan menggelar konferensi pers yang di Mapolres Grobogan, dengan menghadirkan dua tersangka secara langsung, Sabtu, 29 Juni 2024.</p>
<p>Dua tersangka bernama Fajar (34) dan Amin (44). Keduanya ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan Dwi Kristiani, setelah sebelumnya diamankan warga dan polisi di sebuah hutan di Desa Genengsari, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan.</p>
<p>Kapolres Grobogan AKBP Dedy Anung Kurniawan menjelaskan, setelah dilakukan  penyidikan, motif tersangka melakukan pembunuhan karena ingin menguasai barang milik korban yang disertai kekerasan.</p>
<p>&#8220;Motif dari kasus terbunuhnya korban atas nama Dwi Kristiani, 34 tahun, para pelaku ingin menguasai harta benda milik korban atau pencurian dengan kekerasan (curas),&#8221; jelas Kapolres Grobogan.</p>
<p>Sebelum kejadian, kedua tersangka memang sepakat untuk mencuri harta benda milik korban. Hal ini karena pelaku tidak punya buang untuk membayar hutang.</p>
<p>Kapolres menjelaskan, pelaku Amin setelah dipecat dari pekerjaannya itu, memiliki sejumlah utang kepada seorang temannya.</p>
<p>Dari temannya tersebut, ia dikenalkan dengan pelaku bernama Fajar. Setelah dipertemukan di sebuah warung, keduanya muncul ide untuk mencuri dan menyebutkan salah satu sasaran yang akan dijadikan korban.</p>
<p>&#8220;Pelaku Fajar menyebut ada sasaran pencurian, yakni seorang pemijat dan bekam yang memiliki sepeda motor Yamaha NMax. Setelah itu keduanya menyusun rencana untuk menguasai harta korban,&#8221; kata Kapolres AKBP Dedy Anung Kurniawan.</p>
<p>Rencana untuk mencuri tidak berjalan mulus setelah sampai di rumah kontrakan, sebab korban berteriak menjelang maghrib, Sabtu 22 Juni 2024.</p>
<p>Kedua pelaku panik sehingga mulut dan hidung korban dibekap menggunakan lakban yang sudah disiapkan kedua pelaku. Setelah memastikan  korban sudah tidak berdaya, pelaku langsung keluar dan membawa kendaraan, HP dan dompet milik korban.</p>
<p>&#8220;Kematian korban karena tidak adanya pasokan oksigen akibat mulut dan hidung ditutup dengan lakban oleh tersangka,&#8221; kata AKBP Dedy Anung Kurniawan.</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, seorang perempuan muda ditemukan tewas di dalam kamar kontrakan di Dusun Bantengmati, Desa Karanganyar, Kecamatan Purwodadi, Sabtu 22 Juni 2024.</p>
<p>Lima hari kemudian, tepatnya Kamis, 27 Juni 2024, pelaku akhirnya berhasil diamankan setelah sembunyi di hutan yang berada di Desa Genengsari, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan.</p>
<p><strong>Tya Wiedya</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/06/29/kasus-tewasnya-perempuan-terapis-di-bantengmati-motif-tersangka-butuh-uang-untuk-bayar-utang">Kasus Tewasnya Perempuan Terapis di Bantengmati, Motif Tersangka Butuh Uang untuk Bayar Utang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polda Jateng Amankan 3 Pelaku Pembunuhan Berencana di Sukoharjo</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/04/24/polda-jateng-amankan-3-pelaku-pembunuhan-berencana-di-sukoharjo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Apr 2024 06:42:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Amankan]]></category>
		<category><![CDATA[Pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Pembunuhan Berencana]]></category>
		<category><![CDATA[polda jateng]]></category>
		<category><![CDATA[sukoharjo]]></category>
		<category><![CDATA[Tiga pelaku]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=410617</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Polda Jawa Tengah berhasil mengamankan tiga orang pelaku pembunuhan yang terjadi di Polokarto Kabupaten Sukoharjo. Para pelaku adalah DP (22), RMS (21) dan GS (29) yang masih berstatus pelajar. Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi menyampaikan, pengungkapan ini berawal saat saksi Rohmad Hidayatullah tengah keliling kampung di dukuh Gagan, RT.02/RW.07 Desa Jatisobo, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/04/24/polda-jateng-amankan-3-pelaku-pembunuhan-berencana-di-sukoharjo">Polda Jateng Amankan 3 Pelaku Pembunuhan Berencana di Sukoharjo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Polda Jawa Tengah berhasil mengamankan tiga orang pelaku pembunuhan yang terjadi di Polokarto Kabupaten Sukoharjo. Para pelaku adalah DP (22), RMS (21) dan GS (29) yang masih berstatus pelajar.</p>
<p>Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi menyampaikan, pengungkapan ini berawal saat saksi Rohmad Hidayatullah tengah keliling kampung di dukuh Gagan, RT.02/RW.07 Desa Jatisobo, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo pada hari Minggu (14/4/2024) sekitar pukul 08.00 WIB.</p>
<p>Saat melewati pemakaman, dirinya mencium aroma tidak sedap seperti bau bangkai.<br />
Saat saksi Rohmad mengecek selokan melihat mayat perempuan dan langsung melaporkan ke pengurus RT yang diteruskan ke Polsek Polokarto.</p>
<p>Luthfi mengatakan, ini merupakan pembunuhan berencana. &#8220;Pelaku ingin menguasai harta korban. Pelaku ini masih pelajar,&#8221; kata Luthfi di Mapolda Jateng, Rabu (24/4/2024).</p>
<p>Luthfi mengungkapkan, modus para pelaku dengan menjerat leher korban, kemudian korban yang sempat melawan dipukul menggunakan batu dan diinjak dadanya hingga tewas. Setelah tewas, korban dibuang di selokan dekat TKP, dan para pelaku membawa kabur uang, sepeda motor dan HP korban.</p>
<p>&#8220;Motif pelaku karena desakan kebutuhan hidup, dia punya hutang sehingga akhirnya merencakan pembunuhan terhadap korban yang sudah dikenal pelaku,&#8221; jelas Luthfi.</p>
<p>Dari pengungkapan, petugas berhasil mengamankan barang bukti diantaranya 1 sepeda motor milik korban, satu buah batu yang digunakan menghantam korban, satu buah tali untuk menjerat leher korban, dan 1 setel pakaian yang digunakan korban.</p>
<p>Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan ancaman pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana atau pasal 339 dan 338 KUHP tentang pembunuhan. Ancaman maksimal hukuman mati, seumur hidup, atau paling lama 20 tahun penjara.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/04/24/polda-jateng-amankan-3-pelaku-pembunuhan-berencana-di-sukoharjo">Polda Jateng Amankan 3 Pelaku Pembunuhan Berencana di Sukoharjo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Habis Kesabaran, Seorang Ayah di Mijen Semarang Bunuh Anak Kandung</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/01/03/habis-kesabaran-seorang-ayah-di-mijen-semarang-bunuh-anak-kandung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jan 2024 01:20:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Anak kandung]]></category>
		<category><![CDATA[Mijen]]></category>
		<category><![CDATA[Pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Polrestabes Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>
		<category><![CDATA[tersangka]]></category>
		<category><![CDATA[Ungkap kasus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=391535</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Sutikno Miji (59) ditangkap polisi setelah menghajar putranya, Guntur (22) hingga tewas. Kejadian bermula saat Guntur pulang dalam keadaan mabuk pada Senin (1/1) pukul 15.00 WIB. Guntur saat itu dalam pengaruh minuman keras dan cekcok dengan adiknya hingga mengancamnya dengan pisau. Peristiwa tersebut terjadi di rumah mereka yang berada di kawasan Tambangan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/03/habis-kesabaran-seorang-ayah-di-mijen-semarang-bunuh-anak-kandung">Habis Kesabaran, Seorang Ayah di Mijen Semarang Bunuh Anak Kandung</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Sutikno Miji (59) ditangkap polisi setelah menghajar putranya, Guntur (22) hingga tewas.</p>
<p>Kejadian bermula saat Guntur pulang dalam keadaan mabuk pada Senin (1/1) pukul 15.00 WIB. Guntur saat itu dalam pengaruh minuman keras dan cekcok dengan adiknya hingga mengancamnya dengan pisau.</p>
<p>Peristiwa tersebut terjadi di rumah mereka yang berada di kawasan Tambangan Kecamatan Mijen, Kota Semarang.</p>
<p>Dalam pengakuannya, Sutikno membeberkan bahwa saat itu ia mendengar sang istri berteriak dari arah dapur dan mengatakan bahwa &#8216;adiknya mau dibunuh, habis itu saya.&#8221;</p>
<p>Sutikno kemudian bergegas memisahkan keduanya. Guntur sempat memukul adiknya menggunakan piring. Sutikno lalu meminta istri dan anaknya pergi. Hingga akhirnya dirinya berduel dengan Guntur.</p>
<p>Karena emosi, Sutikno memukul Guntur menggunakan kayu hingga terjatuh. Lalu Sutikno memukul kepala Guntur menggunakan batu hebel dan menginjak perutnya. Kepala Guntur juga sempat dibenturkan ke lantai hingga akhirnya tewas.</p>
<p>Sutikno mengatakan, awalnya hanya ingin membuat putra sulungnya itu lumpuh agar tidak membuat keributan di lingkungan dan keluarga. Karena sejak sekolah SMP Guntur memang dikenal sebagai anak yang selalu membuat onar.</p>
<p>&#8220;Saya duel, untuk membela keselamatan keluarga lainnya, saya pukul kakinya. Saya waktu itu mau lumpuhkan agar tidak bikin onar lingkungan dan keluarga. Kalau lumpuh saya rela kasih makan,&#8221; ujar Sutikno di Mapolrestabes Semarang, Selasa (2/1/2024).</p>
<p>&#8220;Namun tenyata sudah tidak bernyawa, saya lapor ke Pak RT dan Pak RW. Saya pasrah mau diapakan. Pak RW lalu  lapor ke Polsek,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurut Sutikno, tiga hari sebelum kejadian Guntur sering mabuk-mabukan. Guntur juga sering memukuli ayah, ibu, dan adiknya tanpa alasan yang jelas.</p>
<p>&#8220;Sejak SMP sudah bikin onar, kami sampai mengungsi. Terus dia kecelakaan, saya balik ke rumah. Setelah sembuh ternyata bikin onar lagi. Saya tidak kenapa-kenapa dipukuli, istri saya sampai nyembah-nyembah ke dia,&#8221; tambah Sutikno.</p>
<p>Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 44 ayat (3) UU RU nomor 23 tahun 2004 tentang KDRT dan atau pasal 338 KUHP dan atau Pasal 351 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.</p>
<p>Wakapolres Tabes Semarang, AKBP Wiwit Ari Wibisono menyebut, untuk langkah lain bisa dilakukan tersangka saat di pengadilan.</p>
<p>&#8220;Bagaimanapun tetap menjadi tersangka, sudah melakukan pembunuhan. Melakukan tindakan berlebihan, &#8220;ujarnya.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/03/habis-kesabaran-seorang-ayah-di-mijen-semarang-bunuh-anak-kandung">Habis Kesabaran, Seorang Ayah di Mijen Semarang Bunuh Anak Kandung</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polres Tegal Kota Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan di Pasar Randugunting</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/12/23/polres-tegal-kota-gelar-rekonstruksi-kasus-pembunuhan-di-pasar-randugunting</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Dec 2023 04:38:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Rekonstruksi]]></category>
		<category><![CDATA[tegal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=390003</guid>

					<description><![CDATA[<p>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211; Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tegal Kota menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan di Pasar Randugunting Kota Tegal beberapa waktu lalu. Kegiatan rekontruksi tergelar di halaman Mapolres, Kamis (21/12/2023) siang. Ada sedikit ketegangan, karena sejumlah keluarga dan rekan korban pembunuhan tersebut turut menyaksikan jalannya rekonstruksi. Sesekali, mereka berteriak meluapkan kekecewaannya. Lantaran saksi kunci yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/12/23/polres-tegal-kota-gelar-rekonstruksi-kasus-pembunuhan-di-pasar-randugunting">Polres Tegal Kota Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan di Pasar Randugunting</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TEGAL (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tegal Kota menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan di Pasar Randugunting Kota Tegal beberapa waktu lalu. Kegiatan rekontruksi tergelar di halaman Mapolres, Kamis (21/12/2023) siang.</p>
<p>Ada sedikit ketegangan, karena sejumlah keluarga dan rekan korban pembunuhan tersebut turut menyaksikan jalannya rekonstruksi. Sesekali, mereka berteriak meluapkan kekecewaannya. Lantaran saksi kunci yang mereka duga terlibat dalam pembunuhan tersebut tidak dijadikan tersangka.</p>
<p>Dalam pengamanan ketat petugas, tersangka memperagakan sejumlah adegan dalam rekonstruksi pembunuhan yang sempat menggegerkan warga Kota Tegal waktu itu. Dari, awal kejadian, hingga pelaku tega menghabisi nyawa korban.</p>
<p>Kasus pembunuhan itu, terjadi pada 6 Desember 2023 lalu. Pada waktu kejadian, sejumlah pedagang sempat heboh dengan kondisi korban yang cukup mengenaskan tergeletak di salah satu lapak pedagang.</p>
<p>Kasatreskrim Polres Tegal Kota AKP Darwan mengatakan, dalam kasus tersebut pihaknya telah menetapkan satu orang tersangka. Yakni MT (66) yang berprofesi sebagai penjaga malam pasar Randugunting Kota Tegal.</p>
<p>Menurutnya, dalam rekonstruksi tersebut tersangka memperagakan 26 adegan. Salah satunya, saat pelaku memukul korban dengan kayu hingga meninggal dunia. &#8220;Kami telah menggelar rekonstruksi untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut. Ada 26 adegan yang diperagakan oleh tersangka,&#8221; kata AKP Darwan, Jumat (22/12/2023).</p>
<p>Kasatreskrim menegaskan, rekonstruksi pihaknya lakukan, untuk mengetahui peristiwa sebenarnya dalam kasus pembunuhan tersebut. Sekaligus, melengkapi berkas yang akan mereka serahkan kepada pihak kejaksaan. &#8220;Rekonstruksi kita gelar untuk melengkapi berkas pemeriksaan. Sebelum, nantinya kita serahkan kepada Kejaksaan,&#8221; terangnya.</p>
<p>Sekilas informasi, bahwa kasus pembunuhan di Pasar Randugunting Tegal, bermula dari adanya penemuan mayat di salah satu lapak pedagang. Dari hasil olah TKP, petugas berhasil mengungkap identitas korban yakni Reza yang merupakan warga Kabupaten Tegal.</p>
<p>Selanjutnya, polisi melakukan penyelidikan. Dan berdasarkan bukti-bukti yang ada di TKP petugas berhasil mengamankan terduga pelaku yang akhirnya di tetapkan sebagai tersangka. Yang saat ini kasus tersebut masih dalam penanganan jajaran Satreskrim Polres Tegal Kota.</p>
<p><strong>Sutrisno</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/12/23/polres-tegal-kota-gelar-rekonstruksi-kasus-pembunuhan-di-pasar-randugunting">Polres Tegal Kota Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan di Pasar Randugunting</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kurang Satu Jam, Polres Tegal Kota Ungkap Kasus Pembunuhan di Pasar Randugunting</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/12/06/kurang-satu-jam-polres-tegal-kota-ungkap-kasus-pembunuhan-di-pasar-randugunting</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Dec 2023 06:16:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[pasar-randugunting]]></category>
		<category><![CDATA[Pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<category><![CDATA[tegal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=386754</guid>

					<description><![CDATA[<p>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211; Kurang dari satu jam, jajaran Polres Tegal Kota berhasil mengungkap kasus penemuan mayat seorang pria di Pasar Randugunting Jalan KS Tubun Kota Tegal, Rabu (6/12/2023) pagi. Warga pertama kali menemukan korban tergeletak dihalaman Pasar Randugunting, Tegal Selatan, Kota Tegal, Rabu (6/12/2023) pagi. Belakanganj diketahui, identitas korban yakni Reza Mahendra (33) warga Perumahan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/12/06/kurang-satu-jam-polres-tegal-kota-ungkap-kasus-pembunuhan-di-pasar-randugunting">Kurang Satu Jam, Polres Tegal Kota Ungkap Kasus Pembunuhan di Pasar Randugunting</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Kurang dari satu jam, jajaran Polres Tegal Kota berhasil mengungkap kasus penemuan mayat seorang pria di Pasar Randugunting Jalan KS Tubun Kota Tegal, Rabu (6/12/2023) pagi. Warga pertama kali menemukan korban tergeletak dihalaman Pasar Randugunting, Tegal Selatan, Kota Tegal, Rabu (6/12/2023) pagi.</p>
<p>Belakanganj diketahui, identitas korban yakni Reza Mahendra (33) warga Perumahan Prajamukti, Kalisapu, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal. Kapolres Tegal Kota AKBP Jaka Wahyudi mengatakan, pengungkapan kasus itu bermula dari adanya laporan warga tentang penemuan mayat di Pasar Randugunting, Tegal Selatan, Kota Tegal. Selanjutnya, pihaknya langsung menerjunkan anggota untuk mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan evakuasi korban serta penyelidikan.</p>
<p>&#8220;Setelah mendapatkan laporan, kami langsung ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban. Selanjutnya, kita melakukan penyelidikan dan mengumpulkan bukti-bukti yang ada pada sekitar lokasi kejadian,&#8221; kata Kapolres.</p>
<p>Menurut Kapolres, dari hasil penyelidikan sementara diketahui korban meninggal setelah dipukul oleh pelaku yang berinisial MT (66) tahun warga Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal. Karena pelaku merasa kesal dengan ulah korban yang datang tiba-tiba, mengamuk dan mencari seseorang.</p>
<p>&#8220;Berdasarkan hasil penyelidikan dan barang bukti termasuk CCTV di lokasi kejadian, kita berhasil mengamankan seorang laki-laki MT (66) yang diduga sebagai pelaku. Kemudian setelah kita adakan pemeriksaan lebih mendalam yang bersangkutan mengakui telah membunuhnya dengan cara memukul menggunakan sebuah tongkat kayu,&#8221; terangnya.</p>
<p>Akibatnya, korban mengalami pendarahan hebat pada bagian kepala dan meninggal dunia. Saat ini, pelaku sudah berada di Polres Tegal Kota guna pemeriksaan lebih mendalam dan mempertanggung jawabkan perbuatannya. Selain mengamankan pelaku, petugas juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Antara lain, Handphone, dompet berisi identitas korban, rokok dan tongkat kayu serta hasil rekaman CCTV.</p>
<p>&#8220;Saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolres. Untuk kita lakukan pemeriksaan lebih mendalam. Kemudian berkaitan motif atau latar belakang kejadian ini, belum bisa kita simpulkan karena yang bersangkutan masih dalam pemeriksaan,&#8221; pungkas Kapolres.</p>
<p><strong>Sutrisno</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/12/06/kurang-satu-jam-polres-tegal-kota-ungkap-kasus-pembunuhan-di-pasar-randugunting">Kurang Satu Jam, Polres Tegal Kota Ungkap Kasus Pembunuhan di Pasar Randugunting</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tragis, karena Cemburu Tersangka Injak Leher Mantan Pacar hingga Tewas</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/06/24/tragis-karena-cemburu-tersangka-injak-leher-mantan-pacar-hingga-tewas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Jun 2023 09:40:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Cemburu]]></category>
		<category><![CDATA[Injak leher mantan pacar]]></category>
		<category><![CDATA[Mantan pacar]]></category>
		<category><![CDATA[Pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[tersangka]]></category>
		<category><![CDATA[tewas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=347311</guid>

					<description><![CDATA[<p>CILACAP (SUARABARU.ID) &#8211; Kejadian mengerikan mengguncang warga Cilacap saat seorang pria nekad membunuh mantan pacarnya akibat terbakar api cemburu. Insiden tragis ini terjadi pada hari Kamis, (22/6/2023) sekitar pukul 16.30 WIB di sebuah rumah yang terletak di Desa Menganti, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap. Kapolresta Cilacap, Kombes Pol Fannky Ani Sugiharto dalam keterangannya mengungkapkan, tersangka AS [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/06/24/tragis-karena-cemburu-tersangka-injak-leher-mantan-pacar-hingga-tewas">Tragis, karena Cemburu Tersangka Injak Leher Mantan Pacar hingga Tewas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>CILACAP (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Kejadian mengerikan mengguncang warga Cilacap saat seorang pria nekad membunuh mantan pacarnya akibat terbakar api cemburu.</p>
<p>Insiden tragis ini terjadi pada hari Kamis, (22/6/2023) sekitar pukul 16.30 WIB di sebuah rumah yang terletak di Desa Menganti, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap.</p>
<p>Kapolresta Cilacap, Kombes Pol Fannky Ani Sugiharto dalam keterangannya mengungkapkan, tersangka AS telah melakukan dugaan tindak pidana pembunuhan terhadap korban, RLR mantan pacarnya. Motif di balik pembunuhan tersebut adalah rasa cemburu yang melanda tersangka.</p>
<p>Menurut Fannky, tersangka AS menghubungi korban dan meminta agar korban datang ke rumahnya. Ketika korban tiba, tersangka yang tinggal sendirian di rumah tersebut mengajaknya masuk ke ruang tamu.</p>
<p>&#8220;Di sana, mereka berbincang-bincang mengenai masalah korban dan tunangan barunya. Pertemuan itu berujung pada cekcok hebat karena tersangka merasa kecewa dan cemburu. Tak terkendali emosinya, tersangka AS memukul pelipis mata sebelah kiri korban sebanyak tiga kali dengan tangan kirinya. Korban jatuh tersungkur dan tersangka melanjutkan serangannya dengan menginjak leher korban menggunakan telapak kaki kirinya, sehingga menyebabkan korban lemas,&#8221; ungkapnya, Sabtu (24/6/2023).</p>
<p>Untuk meyakinkan korban sudah tewas, lanjut Fannky, tersangka memeriksa denyut nadi korban yang ternyata sudah tidak bernyawa.</p>
<p>Tindakan keji tersangka tidak berhenti di situ. Korban juga sempat disetubuhi oleh tersangka meski kondisi korban sudah tak bernyawa. Dalam keadaan panik, pada Jumat (23/6/2023), sekitar pukul 02.00 WIB, tersangka membawa jasad korban ke area persawahan yang terletak sekitar 500 meter dari rumahnya.</p>
<p>Tersangka menggendong korban yang sudah tidak bernyawa dalam posisi terlentang. Setibanya di area persawahan, tersangka menguburkan korban dengan menimbunnya menggunakan tanah sawah, lalu meninggalkannya begitu saja,&#8221; kata Fannky.</p>
<p>Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh pemilik sawah pada hari Jumat (23/6) pagi, saat pemilik sawah mengira ada ular besar melewati sawahnya, namun saat di cek ternyata ada sesosok mayat yang ditumpuki lumpur sawah.</p>
<p>Atas perbuatanya tersangka dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang tindak pidana pembunuhan, dengan pidana penjara paling lama 15 tahun.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/06/24/tragis-karena-cemburu-tersangka-injak-leher-mantan-pacar-hingga-tewas">Tragis, karena Cemburu Tersangka Injak Leher Mantan Pacar hingga Tewas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>