<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Michael Platini Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/michael-platini/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Tue, 10 Jan 2023 07:34:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Michael Platini Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Zinedine Zidane, Legenda di Tengah Politik Kedengkian</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/01/10/zinedine-zidane-legenda-di-tengah-politik-kedengkian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Jan 2023 07:34:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[SUARA Anda]]></category>
		<category><![CDATA[Didier Deschamps]]></category>
		<category><![CDATA[Eric Cantona]]></category>
		<category><![CDATA[Michael Platini]]></category>
		<category><![CDATA[Noel Le Graet]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Federasi Sepak Bola Prancis (FFF)]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Thierry Henry]]></category>
		<category><![CDATA[Zinedine Zidane]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=306865</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS TAK cukupkah dedikasi seorang Zinedine Yazid Zidane mendapat tempat layak dalam peta olahraga dan peta peradaban di negerinya sendiri? Kylian Mbappe, “anak emas” saat ini, tanpa ragu menyebut “Zidane adalah Prancis”. Penyerang Paris St Germain itu melawan dengan sengit Presiden Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) Noel Le Graet yang beropini sinis [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/01/10/zinedine-zidane-legenda-di-tengah-politik-kedengkian">Zinedine Zidane, Legenda di Tengah Politik Kedengkian</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-306871 alignleft" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/01/WhatsApp-Image-2022-12-10-at-06.22.15-1.jpg" alt="" width="150" height="195" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/01/WhatsApp-Image-2022-12-10-at-06.22.15-1.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/01/WhatsApp-Image-2022-12-10-at-06.22.15-1-115x150.jpg 115w" sizes="(max-width: 150px) 100vw, 150px" />TAK</strong> cukupkah dedikasi seorang Zinedine Yazid Zidane mendapat tempat layak dalam peta olahraga dan peta peradaban di negerinya sendiri?</p>
<p>Kylian Mbappe, “anak emas” saat ini, tanpa ragu menyebut “Zidane adalah Prancis”. Penyerang Paris St Germain itu melawan dengan sengit Presiden Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) Noel Le Graet yang beropini sinis tentang Zidane.</p>
<p>Legenda yang membawa Le Bleus juara Euro 2000 dan Piala Dunia 1998 itu semula disebut-sebut sebagai calon suksesor Didier Deschamps di tim nasional.</p>
<p>FFF mempertahankan Deschamps, yang mengantar Prancis meraih trofi Piala Dunia 2018 dan <em>runner up</em> 2022. Masalahnya, patutkah Le Graet meletupkan komentar nyinyir tentang Zidane, yang bahkan dikabarkan diminati oleh Brazil untuk mengarsiteki Selecao?</p>
<p>“Apakah Zidane mencoba menghubungi saya? Tentu saja tidak. Kami tidak pernah mempertimbangkannya. Zidane ada di bawah radar,” cetus Le Graet seperti dikutip <em>detik.com</em> dari <em>RMC Sport</em>.</p>
<p>Dia mengatakan tak peduli Zidane mau pergi ke mana pun, bisa ke klub atau ke tim nasional lain. “Saya tidak mau tahu, saya tidak memercayainya,” katanya.</p>
<p>Komentar itu secara verbal berkonteks merendahkan, tanpa respek, hampa “perasaan”, dan a-historis. Wajar jika menyulut amarah mereka yang menghargai sejarah dan menghormati Zidane.</p>
<p>Pun, andai memang FFF tidak berniat menggunakan jasa Zidane, haruskah Le Graet menorehkan luka kepada sang legenda?</p>
<p>Bukankah Zidane adalah salah satu putra terbaik yang telah memberi kejayaan sepak bola kepada bangsa Prancis? Dia juga mengukir catatan personal sebagai pemain terbaik dunia pada masanya.</p>
<p>Lalu untuk apa Le Graet menyingkirkan pikiran positif tentang Zizou dengan merendahkannya sedemikian rupa?</p>
<p><strong>Peta Rasisme</strong><br />
Peraih Ballon d’Or 1998 dan tiga trofi Pemain Terbaik FIFA 1998, 2000, 2003 itu memang pernah berada dalam kepungan wilayah sensitif ras, justru setelah berkontribusi besar sebagai pahlawan Piala Dunia 1998.</p>
<p>Politisi sayap kanan, Jean-Marie Le Pen menyerang Zidane dan para pemain keturunan imigran. Mereka dituding tidak menyanyikan lagu kebangsaan Prancis<em> La Marseillaise</em> menjelang laga-laga tim nasional. Intinya, nasionalisme pemain berdarah Aljazair itu dia persoalkan.</p>
<p>Ketika Zidane terprovokasi oleh Marco Materazzi dalam final Piala Dunia 2006, kontroversi urusan ras dan keyakinan juga terbawa-bawa. Zizou menanduk dada bek Italia itu, yang menyebabkannya dikartu merah.</p>
<p>“Noda” itu, nyatanya, tidak mempengaruhi penilaian komite pemilih yang tetap menobatkan Zidane sebagai Pemain Terbaik Turnamen.</p>
<p>Zidane adalah orang besar dalam bayangan kedengkian lingkungan politik. Namun, sepak bola akan tetap dan selalu menempatkannya sebagai bintang dengan kemampuan eksepsional.</p>
<p>Teknik <em>screening ball</em>, gaya<em> roulette</em> yang khas, pergerakan indah ala ballerina, presisi umpan, visi permainan, dan <em>free kick</em>-nya yang istimewa, adalah gambaran lengkap tentang pesepak bola terbaik Prancis setelah era Eric Cantona, Thierry Henry, Michael Platini, dan Just Fontaine.</p>
<p>Pengaruh internasional Zidane juga luar biasa. Keterampilannya membuat dia sejajar dengan para legenda. Dia pernah menjadi salah satu elemen Los Galacticos Real Madrid. Trofi lengkap telah dia bukukan: dari Piala Dunia, Euro, Liga Champions, Piala Dunia Antarklub, hingga liga-liga.</p>
<p>Tak heran, dalam peta sepak bola dunia, tak sedikit pemain berbakat yang oleh media dilabeli sebagai “titisan Zidane”. Ada Mesut Oziel, pemain Jerman berdarah Turki, atau bintang Der Panzer masa sekarang, Kai Havertz.</p>
<p>Juga, pemain Prancis Mourad Meghni yang sempat dilabeli harapan serupa, sama seperti Samir Nasri yang pernah bersinar bersama Arsenal. Lalu Bruno Cheyrou, Anthony Le Tallec, dan Yoan Gourcuff. Yang paling mendekati capaian Zidane dari sisi prestasi hanya Karim Benzema, peraih Ballon d’Or 2022.</p>
<p>Catatan impresif Zizou sebagai pelatih Real Madrid merupakan rekor. Dia pelatih pertama yang tiga kali berturut-turut membawa tim meraih Liga Champions (2016, 2017, dan 2018). Juga dua kali (2016, 2017) mempersembahkan Piala Dunia Antarklub untuk Los Blancos.</p>
<p>Lantaran kiprah dan dedikasinya untuk sepak bola, Zidane diakui sebagai “representasi kemanusiaan” dan “keberagaman”.</p>
<p>Seperti Mohamed Salah yang memberi andil dalam mendekonstruksi Islamofobia di Inggris, Zidane bahkan menebar percik keindahan itu ke seluruh penjuru dunia.</p>
<p>Keberterimaan komitmen, sumbangan, dan kiprahnya banyak membantu menepis kesalahpahaman terhadap Islam.</p>
<p>Saat ini dia memang tersisih dari bursa kursi pelatih nasional Prancis, namun percayalah, konstelasi perubahan politik sepak bola tak akan menutup hari depannya.</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>, <em>wartawan <a href="https://suarabaru.id">suarabaru.id</a>, Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/01/10/zinedine-zidane-legenda-di-tengah-politik-kedengkian">Zinedine Zidane, Legenda di Tengah Politik Kedengkian</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pele, Maradona, dan Masa Depan Nomor 10 Pasca-Messi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/12/31/pele-maradona-dan-masa-depan-nomor-10-pasca-messi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Dec 2022 10:00:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Denis Law]]></category>
		<category><![CDATA[Francesco Totti]]></category>
		<category><![CDATA[Greatest of All Times]]></category>
		<category><![CDATA[maradona]]></category>
		<category><![CDATA[Michael Platini]]></category>
		<category><![CDATA[Oeke]]></category>
		<category><![CDATA[Roberto Baggio]]></category>
		<category><![CDATA[Ronaldinho]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Zico]]></category>
		<category><![CDATA[Zinedine Zidane]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=304379</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // seringkas itu namanya/ sepanjang itu dia rentangkan sejarah/ seagung itu dia mahkotakan sepak bola// (Sajak “Pele”, 2022) EDSON Arantes do Nascimento. Sepanjang itu namanya, dan kita lebih akrab dengan sebutan ringkasnya: Pele. Legenda terbesar sepak bola Brazil itu, pada Jumat dinihari WIB (30/12) pergi selamanya dalam usia 82. Dia menyusul [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/12/31/pele-maradona-dan-masa-depan-nomor-10-pasca-messi">Pele, Maradona, dan Masa Depan Nomor 10 Pasca-Messi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-304415 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/12/BOLA-BOLA-LOGO-2-400x107.jpg" alt="" width="400" height="107" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/12/BOLA-BOLA-LOGO-2-400x107.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/12/BOLA-BOLA-LOGO-2-150x40.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/12/BOLA-BOLA-LOGO-2.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// seringkas itu namanya/ sepanjang itu dia rentangkan sejarah/ seagung itu dia mahkotakan sepak bola//</em><br />
<strong>(Sajak “Pele”, 2022)</strong></p>
<p><strong>EDSON</strong> Arantes do Nascimento. Sepanjang itu namanya, dan kita lebih akrab dengan sebutan ringkasnya: Pele.</p>
<p>Legenda terbesar sepak bola Brazil itu, pada Jumat dinihari WIB (30/12) pergi selamanya dalam usia 82. Dia menyusul sahabat sekaligus rival abadinya, Diego Maradona yang sudah mendahului dua tahun silam. Kepergian pemilik jersey 10 Selecao itu hampir bertepatan dengan saat Lionel Messi “mentas” meraih Piala Dunia, trofi yang Pele dan Maradona telah membendaharakannya.</p>
<p>Pele tiga kali (1958, 1962, 1970) meraih Piala Dunia, yang pasti sulit disamai oleh pemain mana pun. Dunia selalu membandingkan, siapa lebih hebat: dia, atau Maradona? Sama seperti ketika dalam satu dekade terakhir diperdebatkan, siapa lebih pantas menyandang predikat Greatest of All Times (GOAT): Leo Messi, atau Cristiano Ronaldo?</p>
<p>Pele identik dengan nomor 10. Dialah yang mempulerkan sakralitas jersey 10 sebagai angka yang tak sembarang bintang layak mengenakan. Dalam sejarah sepak bola, Pele, Maradona, dan Messi adalah si nomor 10 sejati. Sebelumnya tercatat Denis Law, Michael Platini, Zico, Maradona, Roberto Baggio, Francesco Totti, Zinedine Zidane, dan Ronaldinho.</p>
<p>Simaklah pesan Neymar Junior di akun instagramnya, seperti dikutip <em>cnnindonesia.com</em>, “Sebelum Pele, ‘10’ hanyalah angka. Saya membaca ungkapan itu di suatu tempat, di beberapa momen dalam hidup saya. Tapi kalimat itu, indah, meski tidak lengkap. Saya akan mengatakan bahwa sebelum Pele, sepak bola hanyalah olahraga. Pele mengubah segalanya. Dia mengubah sepak bola menjadi seni, menjadi hiburan”.</p>
<p>Tulisnya pula, ”Itu memberi pesan kepada orang miskin, orang kulit hitam dan segalanya. Ini memberi visibilitas ke Brazil. Sepak bola dan Brazil telah menaikkan status mereka berkat Sang Raja! Dia pergi, tapi sihirnya akan tetap ada. Pele itu abadi!”</p>
<p>Kelahiran bintang sebesar Pele, Maradona, atau Messi adalah siklus yang tak bisa direncanakan. Seperti kata kiper nyentrik legenda Kolombia, Rene Higuita, belum tentu dalam abad berikut kita bisa menyaksikan pemain sekualitas Leo Messi.</p>
<p>Rahim sepak bola akan selalu melahirkan anak-anak terbaik. Setiap pahlawan menginspirasi pemunculan pahlawan-pahlawan baru; namun “level alien” tidak bisa sekadar ditunggu. Bakat sehebat Pele, Maradona, dan Messi dihadirkan Tuhan sebagai anugerah sejarah. Katakanlah, bintang-bintang lainnya adalah “manusia biasa”.</p>
<p>Messi pernah menjalani hari-hari pertumbuhan karier sebagai The Next Maradona. Dan, kini giliran Argentina menunggu munculnya “Lionel Messi Baru”, dan pasti perasaan yang sama menghinggapi sepak bola Brazil pasca-kepergian Pele.</p>
<p><strong>Budaya Pop</strong><br />
Ungkapan “the next” atau “the new” lazim dikelola media, tentu sebagai bagian dari fenomena budaya pop. Pelabelan itu dimaknai sebagai ilham, inspirasi, atau harapan.</p>
<p>Anda ingat Safet Susic, “Pele dari Balkan”? Orang Yugoslavia pada dekade 1970-an mengimpikan bintangnya itu bisa berkembang sekaliber “Sang Raja”.</p>
<p>Pun, pastilah penggemar sepak bola era 1970-an paham mengapa Arthur Antunes Coimbra “Zico” disemati predikat “Pele Putih”. Juga Ronaldo Luis Nazario, Kaka, Robinho, dan Ronaldinho yang pernah melintaskan cahaya cemerlang.</p>
<p>Di Asia, striker ganas Arab Saudi Majeed Mohammed pada awal 1980-an kebagian gelar “Pele Padang Pasir”.</p>
<p>Legenda Ghana 1990-an, Abedi Ayew Pele menyandang nama masyhur itu, tentu karena orang tuanya mengidolakan Edson Arantes do Nascimento, dan merupakan doa bagi masa depan anaknya.</p>
<p>Maradona punya banyak padanan harapan. Ada Hossam Hassan “Maradona dari Sungai Nil”, Gheorghe Hagi “Maradona dari Carpathian”. Kita punya Zulkarnaen Lubis “Maradona Indonesia”. PSIS Semarang juga pernah menjuluki strikernya yang pendek-gempal Tugiyo, sebagai “Maradona Purwodadi”.</p>
<p>Di Argentina sejumlah pemain digadang-gadang menjadi pewaris Maradona. Dari Ariel Ortega, Juan Roman Riquelme, Javier Xaviola, Marcello Gallardo, Pablo Aimar, Javier Pastore, Carlos Tevez, hingga Lionel Messi.</p>
<p>Di antara mereka, hanya Messi yang mewujudkan kesetaraan sebagai “titisan” El Pibe de Oro. Lainnya mengapung ke tingkat elite, namun tidak sampai ke eksepsionalitas level.</p>
<p>Labelisasi inspirasi melekat dalam diri sejumlah pemain. Kita mengenal Xherdan Shaqiri, Mario Goetze, Mohamed Salah, dan Phil Foden sebagai pemain yang menyandang singgungan “Messi”. Mereka menghadirkan pencapaian sebagai pemain penting klub dan negara, namun tidak dalam level Messi.</p>
<p>Di Barcelona, Akademi La Masia melahirkan banyak calon “Messi baru”. Ada Bojan Krkic, Iker Muniain, dan Lee Seung-woo.</p>
<p>Di luar itu juga beredar nama-nama Mauro Zarate, Gai Assulin, Martin Odegaard, hingga Takefusa Kubo. Tercatat pula <em>wonderkid</em> Indonesia Egy Maulana Fikri, Chanatip Songkrasin (Thailand), dan Nguyen Quang Hai (Vietnam) sebagai “Messi”.</p>
<p><strong>Julian Alfarez</strong><br />
Anda ulanglah mengamati: gol Julian Alfarez di semifinal Piala Dunia 2022 ke gawang Kroasia. Bukankah itu produk kemampuan bintang?</p>
<p>Dari tengah lapangan, striker 21 tahun itu meliak-liuk melewati sejumlah pemain lawan sebelum mengeksekusi bola ke gawang Dominik Livakovic.</p>
<p>Dalam peta sepak bola Argentina masa depan, Alfarez diproyeksikan menjadi pengganti Messi bersama Enzo Fernandez, Pemain Muda Terbaik Qatar 2022. Negeri Tango juga punya sejumlah <em>wonderkid</em>: Thiago Almada, Nicolas Gonzales, Alejandro Garnacho, dan Exequiel Zeballos.</p>
<p>Selain masa depan “malaikat baru” bagi negeri yang tiga kali juara dunia itu, kita juga sedang mengikuti progres kematangan Kylian Mbappe (Prancis), Jude Bellingham (Inggris), Gavi (Spanyol), Raphinha, Antony, Douglas Luis (Brazil), atau Jamal Musiala (Jerman).</p>
<p>Anak-anak ajaib menunggu peluang merebut panggung, dan dunia menanti siapa yang kelak mengisi “singgasana” Messi, Cristiano Ronaldo, atau Neymar Junior.</p>
<p>Rakyat Brazil, terutama. Kepergian “Sang Raja” menciptakan ruang penantian: lahirnya seniman bola, sosok eksepsional pemakai jersey Selecao nomor 10&#8230;</p>
<p>&#8212;<strong> Amir Machmud NS</strong>; <em>wartawan <a href="https://suarabaru.id">suarabaru.id</a>, kolumnis sepak bola, dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/12/31/pele-maradona-dan-masa-depan-nomor-10-pasca-messi">Pele, Maradona, dan Masa Depan Nomor 10 Pasca-Messi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Drama Berliku Mengantar Messi kepada &#8220;Takdir&#8221;&#8230;</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/12/19/drama-berliku-mengantar-messi-kepada-takdir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Dec 2022 01:23:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Piala Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Alfredo Di Stefano]]></category>
		<category><![CDATA[Cristiano Ronaldo]]></category>
		<category><![CDATA[Diego Maradona]]></category>
		<category><![CDATA[Ferenc Puskas]]></category>
		<category><![CDATA[Franz Beckenbauer]]></category>
		<category><![CDATA[Johan Cruyff]]></category>
		<category><![CDATA[Lionel Messi]]></category>
		<category><![CDATA[Michael Platini]]></category>
		<category><![CDATA[pele]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia Qatar]]></category>
		<category><![CDATA[Ronaldinho]]></category>
		<category><![CDATA[Ronaldo Luis Nazario]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Zinedine Zidane]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=301267</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS SEJUTA ungkapan takkan cukup menggambarkan kebahagiaan Lionel Andres Messi pada malam 18 Desember 2022 di Stadion Lusail, Doha, Qatar. Pastilah Anda paham, bukan hanya Messi, keluarganya, dan tim nasional Argentina yang menikmati kegembiraan. Para fans di seluruh dunia ikut lega, La Pulga telah melewati momen &#8220;jalan takdir&#8221;: akhirnya mengecup dan mengangkat [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/12/19/drama-berliku-mengantar-messi-kepada-takdir">Drama Berliku Mengantar Messi kepada &#8220;Takdir&#8221;&#8230;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-301269 alignleft" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/12/WhatsApp-Image-2022-12-10-at-06.22.15-1.jpg" alt="" width="150" height="195" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/12/WhatsApp-Image-2022-12-10-at-06.22.15-1.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/12/WhatsApp-Image-2022-12-10-at-06.22.15-1-115x150.jpg 115w" sizes="(max-width: 150px) 100vw, 150px" />SEJUTA</strong> ungkapan takkan cukup menggambarkan kebahagiaan Lionel Andres Messi pada malam 18 Desember 2022 di Stadion Lusail, Doha, Qatar.</p>
<p>Pastilah Anda paham, bukan hanya Messi, keluarganya, dan tim nasional Argentina yang menikmati kegembiraan. Para fans di seluruh dunia ikut lega, La Pulga telah melewati momen &#8220;jalan takdir&#8221;: akhirnya mengecup dan mengangkat Piala Dunia, simbol kekuatan sepak bola sejagat.</p>
<p>Saya mencoba mengikuti pendapat Rene Higuita. Sebelum malam final, legenda kiper Kolombia itu mengajak, apa pun hasil laga puncak melawan Prancis, lebih baik nikmati saja penampilan terakhir Messi di Piala Dunia. &#8220;Belum tentu dalam satu abad berikut kita bisa menyaksikan pemain seperti Messi,&#8221; katanya.</p>
<p>Ungkapan kata &#8220;akhirnya&#8221; banyak menghias sebagai kesimpulan headline media-media dunia, bahwa Messi meraih takdir dalam pencapaian yang paripurna.</p>
<p><strong>Rumit dan Menegangkan</strong><br />
Kemenangan atas Prancis melalui drama adu penalti setelah babak reguler 2&#215;45 menit dan tambahan waktu 2&#215;15 menit menggambarkan, betapa rumit dan menegangkan final Qatar 2022.</p>
<p>Unggul 2-0 hingga turun minum, Prancis menyamakan 2-2, unggul lagi 3-2, disamakan lagi 3-3, lalu diakhiri dengan adu penalti. Messi memainkan peran sebagai pencetak gol, eksekutor, dan inspirator.</p>
<p>Saya mencoba meresapi pertandingan dalam getar-getar perasaan yang luar biasa mendegupkan jantung, mirip ketika pada 2021 Argentina dan Messi meraih Copa America di Stadion Maracana, Brazil, mengalahkan tuan rumah 1-0.</p>
<p>Terasakan betapa Messi tak henti memerankan diri menjadi pelayan orkestrasi permainan bagi rekan-rekannya. Pada sisi lain, 10 pemain Argentina juga berjuang hidup-mati untuk mewujudkan mimpi kaptennya meraih Piala Dunia.</p>
<p>Enzo Fernandez dkk bukan hanya bertarung untuk meraih trofi dunia ketiga bagi Argentina setelah 1978 dan 1986; dalam wujud drama dan kisah sepak bola mereka juga menyokong penuntasan rasa kepenasaran Leo Messi. Apalagi inilah momen Piala Dunia 2022 yang hampir bisa dipastikan menjadi yang terakhir dalam usia 35 Si Alien.</p>
<p>Berakhirkah semua perbincangan tentang &#8220;takdir&#8221; dan kelengkapan Lionel Messi? Agar dia tidak selalu dibanding-bandingkan dengan Diego Maradona, sang legenda?</p>
<p>Trofi apa pun sudah Messi miliki. Dari level liga bersama Barcelona dan Paris St Germain, Liga Champions, hingga Piala Dunia Antarklub. Dia juga membendaharakan Piala Dunia U20 pada 2005 dan medali emas Olimpiade 2008, lalu pada usia 34 meraih Copa America.</p>
<p>Tujuh kali penghargaan individu Ballon d&#8217;Or dia bukukan, melewati raihan pesepak bola mana pun. Rekor itu bertambah dengan menjadi Pemain Terbaik, dan dia menjadi satu-satunya manusia yang dua kali mendapatkan, setelah Piala Dunia 2014. Hanya, delapan tahun silam Argentina kalah di final dari Jerman.</p>
<p>Selama ini, Maradona dianggap &#8220;lebih besar&#8221;, karena mampu mempersembahkan Piala Dunia 1986, walaupun tidak meraih Copa America dan emas Olimpiade.</p>
<p>Semestinyalah, sejak sekarang tak ada lagi perdebatan tentang kelayakan penyejajaran Messi dengan Maradona.</p>
<p><strong>Siapa GOAT?</strong><br />
Pun, berakhirlah argumentasi: siapa yang lebih layak disebut sebagai GOAT &#8212; <em>Greatest of All Times</em> &#8211;, dia atau Cristiano Ronaldo. Dalam rentang lebih dari satu dekade, selalu muncul head to head dengan segala parameter dan subjektivitasnya.</p>
<p>Bisa saja diskusi tentang GOAT akan terus berdinamika sebagai bagian dari keasyikan mengisahkan Pele, Alfredo Di Stefano, Ferenc Puskas, Franz Beckenbauer, Johan Cruyff, Michael Platini, Diego Maradona, Ronaldo Luis Nazario, Zinedine Zidane, Ronaldinho, Cristiano Ronaldo, atau Lionel Messi. Hanya, sukses Messi di Qatar menciptakan perspektif lain pemetaan.</p>
<p>Di Qatar 2022, Messi tampak mengekspresikan semua pendaman bakat dan potensi dalam dirinya. Bagaimana unjuk &#8220;skill dewa&#8221; sebagai pembeda, melayani tim dengan umpan-umpan eksepsional, juga menunjukkan jiwa kepemimpinan yang kuat.</p>
<p>Elemen ketiga itu sering dimasalahkan, bahkan oleh Maradona dan sejumlah analis. Banyak yang menilai, salah satu pembeda dari Maradona adalah kekuatan karakter leadership.</p>
<p>Di Copa America 2021 dan Qatar 2022, Messi bertransformasi menjadi sosok yang lebih ekstrovert, juga meletupkan &#8220;sisi lain&#8221; yang tak biasa dia perlihatkan, yakni sikap &#8220;memberontak&#8221;, &#8220;melawan&#8221;, juga sedikit &#8220;berandalan&#8221;.</p>
<p>Pertunjukan di Piala Dunia penutupnya ini seakan-akan tuntas mempertontonkan Lionel Messi yang sejati. Dan, benar kata Rene Higuita, kita beruntung menjadi saksi momen dramatik itu.</p>
<p>Kita menikmati Messi menjemput takdir dengan akhir yang indah&#8230;</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>; <em>wartawan <a href="https://suarabaru.id">suarabaru.id</a>, kolumnis sepak bola, dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/12/19/drama-berliku-mengantar-messi-kepada-takdir">Drama Berliku Mengantar Messi kepada &#8220;Takdir&#8221;&#8230;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>