<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>marcus rashford Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/marcus-rashford/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Fri, 07 Mar 2025 01:59:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>marcus rashford Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mereka Menemukan “Kegembiraan” di Luar Old Trafford</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/03/08/mereka-menemukan-kegembiraan-di-luar-old-trafford</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Mar 2025 10:00:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Antony Matheus dos Santos.]]></category>
		<category><![CDATA[Aston Villa]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester United]]></category>
		<category><![CDATA[marcus rashford]]></category>
		<category><![CDATA[napoli]]></category>
		<category><![CDATA[Real Betis]]></category>
		<category><![CDATA[Scott McTominay]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=464145</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // seperti melepas impitan beban/ dan, mereka bergembira/ menemukan kembali diri/ dan kemampuannya&#8230;// (Sajak “Ada Apa dengan MU?”, 2025) SETIDAK-TIDAKNYA, catatlah tiga nama ini. Terbuang, lalu “menantang”. Di tempat baru, mereka menemukan kembali diri dan kemampuannya yang hilang. Bukan hanya Antony Matheus dos Santos yang bersinar di Real Betis, atau Marcus [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/03/08/mereka-menemukan-kegembiraan-di-luar-old-trafford">Mereka Menemukan “Kegembiraan” di Luar Old Trafford</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-464147 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/03/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107-1.jpg" alt="" width="393" height="91" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/03/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107-1.jpg 393w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/03/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107-1-150x35.jpg 150w" sizes="(max-width: 393px) 100vw, 393px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// seperti melepas impitan beban/ dan, mereka bergembira/ menemukan kembali diri/ dan kemampuannya&#8230;//</em><br />
<strong>(Sajak “Ada Apa dengan MU?”, 2025)</strong></p>
<p><strong>SETIDAK-TIDAKNYA</strong>, catatlah tiga nama ini.</p>
<p>Terbuang, lalu “menantang”. Di tempat baru, mereka menemukan kembali diri dan kemampuannya yang hilang.</p>
<p>Bukan hanya Antony Matheus dos Santos yang bersinar di Real Betis, atau Marcus Rashford yang menemukan kegairahan di Aston Villa. Sebelum keduanya, telah ada Scott McTominay yang sangat fungsional bersama Napoli.</p>
<p>Bedanya, McTominay berlabuh di Stadion Diego Maradona lewat kepindahan resmi, sedangkan Antony dan Rashford dengan status peminjaman. Kesamaannya, ketiga pemain meninggalkan Machester United setelah divonis sulit berkembang di sana.</p>
<p>Di La Liga, Antony menggila dengan tiga kali beruntun menjadi <em>man of the match</em>, sedangkan Rashford unjuk determinasi dengan pergerakan dan <em>assist</em>-nya. Sementara performa McTominay yang tak tergantikan dari skema pelatih Antonio Conte mengundang pertanyaan, tak menyesalkah MU melepas gelandang yang acap membuat gol dari lini kedua itu?</p>
<p><strong>Kiprah Pemain Pinjaman</strong><br />
Umumnya, pemain pinjaman memang mengundang dua spekulasi. Pertama, menemukan suasana baru yang menyegarkan visi bermain dan performanya. Kedua, gagal di klub yang meminjamnya, lalu kembali dalam kondisi makin terpuruk.</p>
<p>Antony dan Rashford tampaknya menghadirkan suasana yang bakal menyulitkan, baik bagi MU maupun mereka sendiri. Apakah keduanya bakal memanfaatkan opsi dipermanenkan oleh klub peminjam? Atau punya kalkulasi untuk bertualang ke klub lain? Atau, jika balik ke klub lama, adakah jaminan bakal kembali menembus skuad utama dengan penampilan yang segar?</p>
<p>Jadi, sebenarnya apa yang mereka rasakan di MU?</p>
<p>Baik Antony maupun Rashford gagal meyakinkan pelatih Ruben Amorim untuk menjadi kunci dalam skema yang dirancang. Baik dalam permainan maupun latihan, determinasi kedua pemain tersebut di luar standar yang dibutuhkan Amorim.</p>
<p>Pertanyaan “ada apa di MU” ini berlingkup sangat personal, tetapi juga bisa terkait dengan ekosistem: kondisi keseharian di klub, relasi dengan pelatih baik sebagai pribadi maupun taktik tim. Juga hubungan pemain dengan elemen-elemen lain dalam sebuah sistem. Atau fakta-fakta psikologis yang membut seorang pemain gagal untuk “mengeluarkan” seluruh potensinya.</p>
<p>Artinya, ada sesuatu yang tidak pas; hanya Antony dan Rashford yang mengerti persoalan apa yang mengganggu mereka sehingga merusak suasana untuk “bermain dengan hati”.</p>
<p><strong>Unjuk Diri Antony</strong><br />
Antony, yang dibawa oleh Erik Ten Hag karena cemerlang di Ajax, mula-mula menjanjikan sebagai “faktor pembeda” di Red Devils, tetapi makin ke sini makin terasa dia tak mampu memperlihatkan sentuhan terbaiknya.</p>
<p>Selama dua setengah musim, pemain yang direkrut dari Ajax dengan harga 95 juta euro pada 2022 itu hanya mencetak 12 gol dan lima <em>assists</em>. Ketika Amorim datang menggantikan Erik Ten Hag, dia hanya sembilan kali tampil dan sekali menjadi <em>starter</em> di Piala Liga.</p>
<p>Peminjaman ke Real Betis di La Liga mengisyaratkan, dia mulai terbuang. Akan tetapi, nyatanya, pemain sayap itu memberi “tantangan” lain. Dia bisa menunjukkan “kegembiraan” di lingkungan baru.</p>
<p>Dia bermain impresif saat Real Betis mengalahkan Real Sociedad, dan terpilih sebagai pemain terbaik. Betis menang 3-0 atas Real Sociedad (17/2/2025). Antony mencetak satu gol dan satu <em>assist</em>. Dua gol dicetak Marc Roca.</p>
<p>Pada menit ke-51, Antony mencetak gol lewat tendangan voli indah ke pojok bawah gawang. Selanjutnya pada menit ke-69 pemain asal Brasil itu memberikan <em>assist</em> untuk gol kedua Marc Roca.</p>
<p>Luar biasanya, trofi <em>man of the match</em> itu menjadi penghargaan ketiganya secara beruntun di La Liga. Sebelum itu, dia meraihnya dalam laga debut melawan Athletic Club yang berakhir 2-2. Pada laga berikut melawan Celta Vigo, Antony kembali mencetak gol meskipun Betis kalah 2-3. Dia juga diganjar sebagai <em>man of the match</em>.</p>
<p>Jika dia konsisten, bukan tidak mungkin Real Betis bakal mempertahankannya. Pelatih Manuel Pellegrini meyakini, Antony masih berada di level tertinggi. Dia bahkan disanjung setelah membawa Betis mengalahkan Real Madrid 2-1, akhir pekan lalu.</p>
<p>Ada klaim menarik dari Ruben Amorim, bahwa Antony menghadapi kesulitan di MU karena fisiknya, namun hal itu dibantah oleh agennya, Junior Pedroso.</p>
<p>Pedroso menegaskan, analisis Amorim itu seperti meremahkan Liga Spanyol. “Kami menghormati pendapat pelatih Ruben Amorim, tetapi sama sekali tidak setuju dengan analisisnya. Itu argumen yang sangat dangkal, tidak mencerminkan kenyataan,” ucapnya seperti dikutip <em>Football365</em> (<em>detik.com</em>, 6 Maret 2025).</p>
<p><strong>Kegembiraan Rashford</strong><br />
Bagaimana pula dengan Marcus Rashford?</p>
<p>Sikap pelatih Ruben Amorim menimbulkan banyak sorotan, karena gagal mendorong Rashford kembali ke level terbaiknya. Seperti Erik Ten Hag, dia juga menyerah dan meminggirkan Rashford, sampai pada keputusan meminjamkannya.</p>
<p>Pemain nomor 9 itu tampil menjanjikan dalam laga melawan Chelsea, dua pekan lalu. Dia menginspirasi kebangkitan Villa dari ketertinggalan untuk memenangi pertandingan.</p>
<p>Rashford yang tampil sebagai pemain pengganti, memberi dua <em>assists</em> bagi gol Marco Asensio, sehingga Aston Villa unggul 2-1. Dia mencatat dua umpan kunci dari empat laga yang sudah dimainkan.</p>
<p>Unai Emery, pelatih Aston Villa mengapresiasi performa Rashford. Katanya kepada <em>Sky Sports</em> (<em>BolaSkor.com</em>, 23/2-2025), “Kami ingin mendukungnya, membantunya agar merasa nyaman di sini, berusaha mengimplementasikan keterampilan yang dia miliki dalam taktikal tim, agar dia kembali mendapat kepercayaan diri di tim ini. Dia sedang dalam proses tersebut”.</p>
<p>Marco Asensio juga memberi apresiasi. Menurut dia, mestinya publik tidak meragukan kemampuan Rashford. “Kami tahu kualitasnya. Dia banyak membantu kami, dan terima kasih atas dua <em>assist</em> ini,” katanya.</p>
<p><strong>Faktor Kenyamanan</strong><br />
Agaknya, faktor kenyamanan memegang kunci bagi sejumlah pemain tertentu. Ketika ekosistem klub mendukung, dia bisa mengeluarkan seluruh potensi terbaik. Begitu pula sebaliknya.</p>
<p>Faktor itulah yang agaknya dirasakan Antony dan Rashford, demikian pula para pemain pinjaman lainnya.</p>
<p>Hal berbeda dirasakan Scott McTominay. Pemain asal Skotlandia yang tidak masuk dalam radar taktikus MU itu, malah menjadi pemain kunci di klub barunya.</p>
<p>Media-media di Italia memuji McTominay sebagai salah satu gelandang terbaik di Serie A musim ini. Di Partenopei, posisinya tak tergantikan. Dia dinilai cerdas, punya tekel kuat, serta memiliki multi-keterampilan dalam mencetak gol. Legenda MU Ole Gunnar Solskjaer termasuk yang menyayangkan McTominay dijual ke Napoli.</p>
<p>McTominay, Antony, dan Rashford menjadi contoh pemain yang terpinggirkan dari Old Trafford, namun membuktikan determinasi di klub lain. Justru dalam posisi sebagai pemain yang dijual dan pemain pinjaman.</p>
<p>Apakah itu berarti mereka menemukan “kegembiraan” dan kenyamanan di luar lingkaran Manchester Merah?</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>, <em>wartawan <a href="http://Suarabaru.Id">Suarabaru.Id</a>, dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/03/08/mereka-menemukan-kegembiraan-di-luar-old-trafford">Mereka Menemukan “Kegembiraan” di Luar Old Trafford</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hanya Rashford Sendiri yang Bisa Mendiagnosis “Penyakitnya”</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/02/08/hanya-rashford-sendiri-yang-bisa-mendiagnosis-penyakitnya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Feb 2025 10:00:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Aston Villa]]></category>
		<category><![CDATA[Jose Mourinho]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester United]]></category>
		<category><![CDATA[marcus rashford]]></category>
		<category><![CDATA[Ole Gunnar Solskjaer]]></category>
		<category><![CDATA[Ralf Rangnick]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=459855</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // siapa yang mengerti/ apa yang sebenarnya terjadi/ dalam dirinya?/ dia berada di simpang masa depan/ hanya dia sendiri yang tahu/ ada apa dan hendak ke mana&#8230;// (Sajak “Simpang Rashford”, Februari 2025) AKHIRNYA dia berlabuh di Villa Park bersama Aston Villa, klub yang meminjamnya hingga akhir musim. Ada apa dengan Marcus [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/02/08/hanya-rashford-sendiri-yang-bisa-mendiagnosis-penyakitnya">Hanya Rashford Sendiri yang Bisa Mendiagnosis “Penyakitnya”</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-459867 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/02/BOLA-BOLA-LOGO-400x107.jpg" alt="" width="400" height="107" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/02/BOLA-BOLA-LOGO-400x107.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/02/BOLA-BOLA-LOGO-150x40.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/02/BOLA-BOLA-LOGO.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// siapa yang mengerti/ apa yang sebenarnya terjadi/ dalam dirinya?/ dia berada di simpang masa depan/ hanya dia sendiri yang tahu/ ada apa dan hendak ke mana&#8230;//</em><br />
<strong>(Sajak “Simpang Rashford”, Februari 2025)</strong></p>
<p><strong>AKHIRNYA</strong> dia berlabuh di Villa Park bersama Aston Villa, klub yang meminjamnya hingga akhir musim.</p>
<p>Ada apa dengan Marcus Rashford?</p>
<p>Pertanyaan ekstrem mungkin terucap diam-diam: masih inginkah dia menyelamatkan masa depannya? Masihkah dia punya <em>passion</em> kuat bersepak bola?</p>
<p>Kemelut Marcus Rashford di Manchester United berakhir dengan peminjaman ke sessama klub Liga Primer, Aston Villa. Pelatih Ruben Amorim tak mampu lagi memotivasinya untuk bangkit, dan andai kondisi ini berlanjut, bukan tidak mungkin Inggris akan kehilangan anak muda yang pernah membuncahkan harapan besar bagi tim nasional “Tiga Singa”.</p>
<p>Legenda MU, Ole Gunnar Solskjaer yang pernah membesut MU pada 2019-2021 pernah mengatakan, Rashford &#8212; dengan sedikit kerja keras lagi &#8212; berada di level Cristiano Ronaldo, baik dalam kapasitas teknis maupun visi.</p>
<p>Kini justru sejumlah legenda Setan Merah “mendukung” keputusan Amorim untuk mengabaikannya dari <em>starting eleven</em>, bahkan dari daftar cadangan. Rashford sudah absen dalam 12 laga MU. Pelatih asal Portugal itu bahkan memberi jawaban menyakitkan, “Daripada memberi tempat kepada Rashford, mending saya memainkan Jorge Vital&#8230;.” Vital adalah pelatih kiper yang berusia 63 tahun.</p>
<p>Terhadap narasi Amorim itu, legenda MU Rio Ferdinand merespons, “Jika saya adalah pemain yang dimaksud oleh pelatih tentang hati, kebanggaan, dan ego saya, itu memalukan. Untuk seseorang yang mempertanyakan kehadiran saya dalam memberi 100 persen kepada tim, itu berarti cara mengusir Anda dengan jalan pintas”.</p>
<p>Ferdinand, seperti dikutip dari <em>Sport Bible</em> (<em>ccnindonesia.com</em>, 28/1/2025) mengatakan, setiap pemain punya periode penurunan performa hingga kepercayaan diri. Dia menyayangkan Amorim yang meragukan pemain ketika berada dalam situasi yang tak mendukung.</p>
<p>Dia berpendapat, seharusnya seorang pelatih mengajak pemain berdiskusi empat mata. Hal itu tersebut akan lebih berguna untuk pemain alih-alih disalahkan di depan media.</p>
<p>Terlepas dari reaksi Ferdinand, narasi Amorim itu boleh jadi adalah cara lain untuk memotivasi Rashford. Boleh jadi pula merupakan ungkapan kekesalan melihat progres sang striker dalam berbagai latihan.</p>
<p>Legenda yang lain, Gary Neville dan Paul Scholes mengecam Rashford, yang tidak juga bangkit dari situasinya. Pernyataan bahwa dia menginginkan tantangan baru di luar MU, menciptakan situasi complicated.</p>
<p>Rashford tersandera oleh sikapnya sendiri. Ruben Amorim menyiapkan opsi: melepas atau meminjamkan. Dengan pernyatannya, tersirat penyerang 27 tahun itu sudah tidak nyaman di lingkungan Old Traford, dan tidak bisa beraptasi dengan filosofi permainan Amorim.</p>
<p>Klub-klub peminat seperti Tottenham Hotspur, Arsenal, Borussia Dortmund, dan Barcelona, terkendala oleh harga; sedangkan AC Milan yang semula tertarik meminjam, belakangan menyatakan mundur.</p>
<p>Rashford juga memasang syarat berat: klub itu punya prospek juara, dan dia bisa kembali ke tim nasional yang kini diarsiteki Thomas Tuchel. Pelatih asal Jerman itu akan mengumumkan skuadnya Maret mendatang.</p>
<p>Setelah memastikan peminjaman ke Aston Villa, Rashford menyatakan, keputusan itu bukan hal yang sulit. Dia menjadi pemain kedua setelah Antony yang juga dipinjamkan ke Real Betis.</p>
<p>Peminjaman ke Aston Villa hingga akhir musim, boleh dibilang sebagai jalan keluar dari “kemelut psikologis” yang mengerumuni. “Saya ingin berterima kasih kepada Manchester United dan Aston Villa karena telah mewujudkan kesepakatan pinjaman ini,” tulisnya di akun media sosial Instagram.</p>
<p>“Saya beruntung karena beberapa klub mendekati, tetapi Aston Villa merupakan keputusan yang mudah. Saya sangat mengagumi cara Aston Villa bermain musim ini, dan ambisi manajernya”.</p>
<p>Di bawah Ruben Amorim, Rashford hanya dimainkan enam kali dari total 19 laga MU, dengan mencetak tiga gol. Terakhir dalam laga melawan Viktoria Plzen di Liga Europa yang berakhir 2-1, Desember lalu.</p>
<p>Sebelum keputusan peminjaman ke Aston Villa, secara realistis Rashford hanya memiliki dua opsi, yakni dipinjamkan ke Juventus hingga akhir musim, atau pindah ke Barcelona, yang sejak 2018 sebenarnya sudah tertarik. Namun kendala keuangan membuat operasi transfer Rashford menjadi sulit, karena Barca butuh menjual pemain untuk mematuhi ketatnya peraturan keuangan La Liga.</p>
<p>Rashford tidak menunjukkan ketertarikan terhadap minat Tottenham Hotspur, West Ham, dan Borussia Dortmund. Masalah utama yang menyulitkan kepindahan itu adalah gajinya. Gaji tinggi lebih dari 300 ribu pound per pekan, menjadi kendala bagi klub peminat. Beberapa klub bahkan enggan membayar 50 persen dari gaji per minggu. Dia berada dalam kompleksitas keadaan.</p>
<p><strong>Diorbitkan Louis van Gaal</strong><br />
Pada 2016 Marcus Rashford diorbitkan oleh Louis van Gaal, diberi kepercayaan untuk bermain di tim utama. Bocah akademi yang waktu itu masih 17 tahun, menjawab dengan performa memesona. MU pun menyambutnya sebagai <em>wonderkid</em> baru.</p>
<p>Debutnya melawan Midtjylland di Liga Europa, 25 Februari 2016 ditandai dengan kehebohan. Sebagai pemain pengganti karena Anthony Martial cedera, dia mencetak dua gol. Dia terpilih sebagai <em>man of the match</em>, membukukan rekor sebagai pencetak gol termuda MU di kompetisi Eropa, melewati George Best, sang legenda.</p>
<p>Tiga hari kemudian, Rashford melanjutkan keajaiban dalam pertandingan melawan Arsenal. Dengan gol pertamanya di Liga Primer, dia terpilih lagi sebagai pemain terbaik. Baru setelah suksesi pelatih di MU, “penyakit” Rashfortd muncul. Pada era Jose Mourinho, Ole Gunnar Solskjaer, dan Ralf Rangnick, penampilannya berubah labil, dan baru memulih di masa Erik Ten Hag, namun dia tetap menjadi langganan timnas di bawah Gareth Southgate.</p>
<p>Sepanjang 239 kali mengenakan jersey MU, Rashford membukukan 76 gol. Sejak 2016, dia telah 53 kali bermain untuk tim nasional Inggris dengan 16 gol.</p>
<p><strong>Puncak Kematangan</strong><br />
Dengan usia 27, Rashford seharusnya berada di puncak kematangan, namun sinarnya meredup di bawah bayang-bayang <em>wonderkid</em> baru MU, Amad Diallo. Bahwa Amorim tak pernah memasukkannya dalam <em>starting eleven</em>, pasti dengan pertimbangan bahwa sang penyerang sedang “tidak baik-baik saja”.</p>
<p>Jadi, ada apa dengan Rashford, dan mengapa labilitas permainannya seolah-olah menguapkan harapan yang pernah begitu membubung sebagai bintang masa depan Inggris?</p>
<p>Musim ini, penyerang yang pada awalnya dikenal dengan determinasi tinggi, kecepatan, dan seni mencetak gol ala “Turn Cruyff” itu seperti kehilangan semua keistimewaannya.</p>
<p>Apakah dengan usia yang relatif masih muda itu Rashford akan kembali? Akankah dia menemukan klub dan pelatih dengan pendekatan yang tepat untuk mengembalikan talentanya?</p>
<p>Tentu sangat disayangkan, apabila pada akhirnya dia kehilangan kesempatan untuk bersaing dengan para <em>wonderkid</em> baru Inggris: dari Declan Rice, Phil Foden, Ollie Watkins, Cole Palmer, atau Kobbie Mainoo.</p>
<p>Masa depan Rashford berada di tangan dia sendiri. Dialah yang bisa mendiagnosis sendiri apa sebenarnya “penyakit” yang dirasakan. Beberapa kali dia pernah berada dalam situasi seperti ini, dan membutuhkan picu kebangkitan menjadi ”Rashford seperti semula”.</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>; <em>wartawan <a href="http://Suarabaru.Id">Suarabaru.Id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/02/08/hanya-rashford-sendiri-yang-bisa-mendiagnosis-penyakitnya">Hanya Rashford Sendiri yang Bisa Mendiagnosis “Penyakitnya”</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tak Mudah Menemukan Sosok Semenyatu Southgate di &#8220;Tiga Singa&#8221;</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/07/20/tak-mudah-menemukan-sosok-semenyatu-southgate-di-tiga-singa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Jul 2024 10:00:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Alex Trent]]></category>
		<category><![CDATA[harry-kane]]></category>
		<category><![CDATA[Jack Grealish]]></category>
		<category><![CDATA[Jordan Pickford]]></category>
		<category><![CDATA[Kieran Trippier]]></category>
		<category><![CDATA[Kylie Walker]]></category>
		<category><![CDATA[Luke Shaw]]></category>
		<category><![CDATA[marcus rashford]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://suarabaru.id/?p=426174</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // diakah singa itu?/ mewujud satu di antara tiga/ yang perkasa/ ketika dia pergi/ bisakah yang tiba menjadi singa berikutnya?// (Sajak &#8220;Tiga Singa&#8221;, Juli 2024) KETIKA Asosiasi Sepak Bola (FA) Inggris memercayakan tim nasional The Three Lions kepada Fabio Capello pada 2008, banyak pundit yang mereaksi dengan penuh kekagetan, sekaligus harapan. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/20/tak-mudah-menemukan-sosok-semenyatu-southgate-di-tiga-singa">Tak Mudah Menemukan Sosok Semenyatu Southgate di &#8220;Tiga Singa&#8221;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-426223 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/07/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107.jpg" alt="" width="400" height="107" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/07/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/07/BOLA-BOLA-LOGO-1-150x40.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/07/BOLA-BOLA-LOGO-1.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// diakah singa itu?/ mewujud satu di antara tiga/ yang perkasa/ ketika dia pergi/ bisakah yang tiba menjadi singa berikutnya?//</em><br />
<strong>(Sajak &#8220;Tiga Singa&#8221;, Juli 2024)</strong></p>
<p><strong>KETIKA</strong> Asosiasi Sepak Bola (FA) Inggris memercayakan tim nasional The Three Lions kepada Fabio Capello pada 2008, banyak <em>pundit</em> yang mereaksi dengan penuh kekagetan, sekaligus harapan.</p>
<p>Selama ini ada anggapan, yang paling mengerti sepak bola Inggris dengan detail filosofinya adalah orang Inggris sendiri. Para tokoh seperti Alf Ramsey, Bobby Robson, Terry Venables, atau Kevin Keegan dianggap lebih paham tentang apa dan bagaimana sepak bola Inggris, yang memang punya karakteristik khas.</p>
<p>Kegegeran wacana publik pada era Capello dulu kira-kira sama dengan ketika Pep Guardiola atau Carlo Ancelotti dispekulasikan mengarsiteki Selecao, tim nasional Brazil, beberapa tahun kemudian, walaupun itu baru sebatas wacana.</p>
<p>Ketika itu, pertanyaannya: apakah Inggris sudah kehilangan rasa percaya diri dengan menghadirkan &#8220;orang luar&#8221; &#8212; dari Italia &#8212; yang memiliki filosofi sepak bola berbeda, sebagai pelatih? Benar-benar sudah frustrasikah FA untuk mengembalikan kejayaan dengan mengusung <em>tagline</em> &#8220;Football Comes Home&#8221; dalam turnamen mayor setelah sukses 1966?</p>
<p>Sebelum Fabio Capello &#8212; yang punya sejarah sukses menukangi AC Milan &#8212; sebenarnya sudah ada nama pelatih asing, Sven Goran-Eriksson yang diharapkan membawa visi baru dalam permainan Inggris. Yakni dari kick and rush yang seperti &#8220;robot&#8221; ke arah gaya Eropa daratan.</p>
<p>Kita bisa menyimak seni liukan pinggul, teknik menahan bola, juga kutak-kutik taktik memainkan tempo. Pelatih asal Swedia itu lima tahun (2001-2006) bersama Tim Tiga Singa.</p>
<p>Kini, pengganti Gareth Southgate pasca-Euro 2024 agaknya lebih mengarah ke pelatih lokal ketimbang kemungkinan memilih nama-nama yang diapungkan: dari Juergen Klopp, Pep Guardiola, hingga Mauricio Pochettino.</p>
<p>Di antara yang dijagokan terdapat nama lokal Eddie Howe, Graham Potter, dan Lee Carsley; tetapi FA belum memastikan pilihan.</p>
<p><strong>Perubahan Gaya</strong><br />
Apakah ketika itu Eriksson dan Capello bisa merevolusi gaya bermain di timnas Tiga Singa?</p>
<p>Sedikit perubahan gaya memang mereka bawa. Tapi keduanya mengalami kegagalan justru dalam perhelatan putaran final. Memukau di perjalanan kualifikasi dan sempat menumbuhkan harapan, namun mengendur di medan utama. Seperti Eriksson yang gagal di perdelapan Piala Dunia 2006, dan Inggris bersama Capello terpuruk di Afsel 2010.</p>
<p>Di antara 16 pelatih nasional yang silih berganti dipercaya sejak sukses Alf Ramsey di Piala Dunia 1966, Gareth Southgate termasuk yang cukup lama menukangi timnas. Sebelum mengundurkan diri selepas Euro 2024, selama 10 tahun dia membentuk Harry Kane dkk menjadi kekuatan internasional yang tak hanya berada di tataran <em>medioker</em>. Dia bahkan disebut-sebut sebagai pelatih terbaik setelah Alf Ramsey yang memberi trofi Piala Dunia 1966.</p>
<p>Pada 2018, Inggris dia bawa ke semifinal Piala Dunia, dan akhirnya menempati peringkat keempat di bawah Prancis, Kroasia, dan Belgia. Dia juga berturut-turut mengantar tim ke final Euro, 2020 (kalah adu penalti dari Italia), dan 2024 (kalah 1-2 dari Spanyol).</p>
<p>Capaian ini tidaklah kaleng-kaleng. Dia sukses menyatukan potensi-potensi muda seperti Bukayo Saka, Jude Bellingham, Kobbie Mainoo, Declan Rice, dan Ollie Witkins dengan para bintang sekualitas Harry Kane, Jordan Pickford, Alex Trent, Kieran Trippier, Luke Shaw, dan Kylie Walker. Dia berani meninggalkan pemain berkategori elite, Marcus Rashford dan Jack Grealish.</p>
<p>Harry Maguire, bek sentral yang menjadi tulang punggung Gareth Southgate sejak 2016, berkomentar, sang pelatih telah berhasil menyuntikkan kepercayaan diri untuk kebangkitan Three Lions.</p>
<p><strong>Chemistry</strong><br />
Memang tidak mudah menemukan <em>chemistry</em> pelatih dan timnya seperti kisah Southgate dengan Inggris. Dia telah menyatukan visi, filosofi, dan taktik bermain ke Pasukan Tiga Singa. Selama 10 tahun terakhir, Southgate betul-betul identik dengan apa pun kiprah timnas.</p>
<p>Walaupun para legenda banyak mengkritik Inggris &#8220;kurang punya karakter&#8221; dan miskin taktik pada awal penampilan di Euro 2024, namun perlahan tapi pasti Southgate membawa tim ke performa yang meningkat dari perempatfinal, semifinal, hingga final.</p>
<p>Ya, sedikit saja kekurangberuntungan saat menghadapi Spanyol di partai puncak, namun Inggris mampu menghadirkan pertarungan sengit melawan La Furia Roja.</p>
<p>Itu adalah cermin, bagaimanapun, selama satu dasawarsa Southgate telah membawa Inggris ke percaturan elite.</p>
<p>Siapa pun penggantinya, tak mudah memberi bandingan performa timnas Inggris di bawah Gareth Southgate dengan gambaran penampilan-penampilan berikutnya.</p>
<p>Dia telah melangkah dengan memadukan elemen-elemen perkembangan dinamis klub-klub sepak bola di Liga Primer, menyerap kehadiran pelatih sekualitas Klopp dan Pep di liga, kemampuan bersaing di pelataran Eropa dan dunia</p>
<p>Yang tak kalah penting, mengintroduksi taktik yang sesuai dengan tuntutan persaingan, tanpa harus merasa inferior &#8220;kurang pergaulan&#8221; di level elite&#8230;</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>; <em>wartawan <a href="https://suarabaru.id">suarabaru.id</a>, dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/20/tak-mudah-menemukan-sosok-semenyatu-southgate-di-tiga-singa">Tak Mudah Menemukan Sosok Semenyatu Southgate di &#8220;Tiga Singa&#8221;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menemukan Kembali “Kegembiraan” Rashford</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/01/21/menemukan-kembali-kegembiraan-rashford</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Jan 2023 10:00:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Eric ten Hag]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester United]]></category>
		<category><![CDATA[marcus rashford]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=309366</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // kembalilah, anak impian/ dan kau kembali/ bersinarlah, cahaya langit/ dan kau berpijar/ cukupkah hanya pijar?/ Teater Impian menantimu selalu menciptakan ingar-bingar// (Sajak “Marcus Rashford”, 2023) INIKAH Marcus Rashford yang kita kenal? Ah, Rashford mana yang Anda kenal? Rashford yang “bertenaga” dan penuh determinasi? Rashford yang cerdik, technicy, dan tajam mengeksekusi? [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/01/21/menemukan-kembali-kegembiraan-rashford">Menemukan Kembali “Kegembiraan” Rashford</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-309368 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/01/BOLA-BOLA-LOGO-2-400x107.jpg" alt="" width="400" height="107" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/01/BOLA-BOLA-LOGO-2-400x107.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/01/BOLA-BOLA-LOGO-2-150x40.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/01/BOLA-BOLA-LOGO-2.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// kembalilah, anak impian/ dan kau kembali/ bersinarlah, cahaya langit/ dan kau berpijar/ cukupkah hanya pijar?/ Teater Impian menantimu selalu menciptakan ingar-bingar//</em><br />
<strong>(Sajak “Marcus Rashford”, 2023)</strong></p>
<p><strong>INIKAH</strong> Marcus Rashford yang kita kenal?</p>
<p>Ah, Rashford mana yang Anda kenal?</p>
<p>Rashford yang “bertenaga” dan penuh determinasi?</p>
<p>Rashford yang cerdik, <em>technicy</em>, dan tajam mengeksekusi?</p>
<p>Atau Rashford yang lembek, inferior, dan kehilangan konfidensi?</p>
<p>Ya. Naik &#8211; turun performa seperti itu seolah-olah menjadi bagian dari perjalanan profesional Marcus Rashford, pemain yang dipromosikan Louis van Gaal ke tim utama Manchester United pada 2017.</p>
<p>Dia berkembang cepat. Di MU menjadi pilihan utama. Di tim nasional Inggris juga dipercaya oleh coach Gareth Southgate. Ole Gunnar Solskjaer pun pernah memujinya “berada di level Cristiano Ronaldo”.</p>
<p>Dalam kolom BOLA-BOLA, 29 Januari 2022, lewat titel “Memulihkan Marcus Rashford”, saya berkesimpulan, Rashford terkadang tampil bagus, kadang tampak medioker. Ketika diarsiteki oleh Ralf Rangnick, tampaknya dia menjadi bagian dari refleksi masalah MU yang belum juga menemukan identitas permainan setelah Alex Ferguson pensiun pada 2013.</p>
<p>Kini si anak ajaib itu dia tengah dalam moda <em>up trend</em> yang menakjubkan. Golnya ke gawang Manchester City pada 14 Januari lalu di Old Trafford, melengkapi produktivitas yang (sejauh ini) konsisten. Dalam sembilan laga, dia selalu mencetak gol.</p>
<p>Impresivitas itu hadir pada momen yang tepat ketika MU ditangani pelatih baru Erik ten Hag, ketika MU membutuhkan “angin” kebangkitan, dan ketika sudah saatnya Rashford menunjukkan puncak potensi dalam usia kematangan.</p>
<p>Dalam analisis pada 29 Januari 2022 itu saya ketengahkan pertanyaan, Marcus Rashford telah kembali. Namun, sudah betul-betul kembalikah Rashford? Akankah dia selalu menarasikan eksistensi dalam “pernyataan dan pertanyaan” seperti itu?</p>
<p>Diksi “pernyataan” dan “pertanyaan” itu sejatinya adalah gambaran keraguan. Apakah karena persoalan bandul bioritme, cap mediokritas, atau mungkin semacam realitas kelabilan konfidensi?</p>
<p><strong>Wonderkid</strong><br />
MU, dalam sejarahnya, selalu melahirkan <em>wonderkid</em> dan “raja”. Dalam daftar anak ajaib, sederet pemain akademi pernah diorbitkan oleh Alex Ferguson lewat Class of 1992. Setelah itu, dari Akademi MU belum ada “pemain bocah” yang semenjanjikan Rashford.</p>
<p>Dalam kategori “raja”, Setan Merah pernah punya Denis Law, George Best, Bryan Robson, Eric Cantona, Ryan Giggs, Roy Keane, Wayne Rooney, Cristiano Ronaldo, dan hingga kini belum muncul lagi “penguasa” baru.</p>
<p>Akankah Bruno Fernandes yang berkembang ke sana? Atau Anthony? Atau Marcus Rashford?</p>
<p>Mula-mula, yang memberi kepercayaan kepada Rashford adalah Louis van Gaal, untuk bermain bersama tim utama. Si bocah 17 tahun menjawab dengan penuh pesona. MU pun bergegas menyambut: bintang penyerang telah lahir.</p>
<p>Dalam debut melawan Midtjylland di Liga Europa pada 25 Februari 2016, dia mencetak dua gol, dalam status sebagai pemain “susulan” lantaran cederanya Anthony Martial. Performanya menggegerkan, dan dia terpilih sebagai <em>man of the match,</em> memecahkan rekor sebagai pencetak gol termuda MU di kompetisi Eropa, melewati George Best, sang legenda.</p>
<p>Rashford melanjutkan keajaibannya tiga hari kemudian. Dalam laga melawan Arsenal, lagi-lagi dia terpilih sebagai pemain terbaik berkat gol perdananya di Liga Primer. Namun setelah era Jose Mourinho, Solskjaer, dan Ralf Rangnick, Rashford cenderung labil, walaupun dia tetap menjadi langganan timnas Tiga Singa.</p>
<p><strong>Kolaborasi dengan Ten Hag</strong><br />
Rashford muncul sebagai “kebutuhan” yang tepat bagi reformasi kultural Erik ten Hag di MU. Inilah bukti kolaborasi yang menemukan chemistry. Kalau selama ini dia dikenal sebagai pemain dengan performa “sensitif” terhadap kondisi klub, artinya, pelatih asal Belanda itu punya formula pendekatan yang mampu menyulut “bara kebangkitan” bagi Rashford.</p>
<p>Yang menarik, Rashford era kekinian memperlihatkan kelengkapan kematangan. Visi penempatan posisi, perfeksionitas dribel, dan teknik eksekusi gol yang mantap. Dia juga bisa membuang kesan ketidakpercayaan diri seperti yang terkadang terlihat dalam penampilannya. Determinasi merupakan gambaran kuat bahwa Rashford sedang menemukan “kegembiraan bermain” yang membuat dia nyaman dan bisa mengeksplorasi semua potensinya.</p>
<p>Teknik men-screen bola, gerakan memutar ala “Cruyff Turn” sesekali juga dia lakukan dalam “Rashford show” yang memikat.</p>
<p>Kepercayaan diri yang muncul dalam performa si anak ajaib ini, menandai jawaban yang dibutuhkan MU dan Ten Hag untuk menyelesaikan musim 2022-2023 ini dengan hasil lebih menjanjikan ketimbang musim-musim sebelumnya.</p>
<p>&#8212;<strong> Amir Machmud NS</strong>; <em>wartawan <a href="http://suarabaru,id">suarabaru,id</a>, kolumnis sepak bola, dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/01/21/menemukan-kembali-kegembiraan-rashford">Menemukan Kembali “Kegembiraan” Rashford</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Memulihkan Marcus Rashford</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/01/29/memulihkan-marcus-rashford</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Amir Machmud NS]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Jan 2022 07:57:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[amir machmud ns]]></category>
		<category><![CDATA[marcus rashford]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=228513</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // ke mana dia, sang pendekar muda?/ yang seperti tiba-tiba hadir merebut dunia/ menerang terang Teater Impian/ kadang-kadang menggumuli kesenyapan/ bagai tak ada/ tiba-tiba ada/ akankah lagi-lagi tidak ada?// (Sajak “Marcus Rashford”, 2022) MARCUS Rashford telah kembali. Namun, sudah betul-betul kembalikah Marcus Rashford? Ya. Akankah penyerang Manchester United dan tim nasional [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/01/29/memulihkan-marcus-rashford">Memulihkan Marcus Rashford</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-220489 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/12/BOLA-BOLA-LOGO-2-400x107.jpg" alt="" width="400" height="107" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/12/BOLA-BOLA-LOGO-2-400x107.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/12/BOLA-BOLA-LOGO-2-150x40.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/12/BOLA-BOLA-LOGO-2.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /></p>
<p>Oleh: <strong>Amir Machmud NS</strong></p>
<p><em>// ke mana dia, sang pendekar muda?/ yang seperti tiba-tiba hadir merebut dunia/ menerang terang Teater Impian/ kadang-kadang menggumuli kesenyapan/ bagai tak ada/ tiba-tiba ada/ akankah lagi-lagi tidak ada?//</em></p>
<p>(Sajak “Marcus Rashford”, 2022)</p>
<p><strong>MARCUS</strong> Rashford telah kembali. Namun, sudah betul-betul kembalikah Marcus Rashford?</p>
<p>Ya. Akankah penyerang Manchester United dan tim nasional Inggris itu selalu melukiskan eksistensinya dalam “pernyataan dan pertanyaan” seperti di atas?</p>
<p>Diksi “pernyataan” dan “pertanyaan”, bukankah sejatinya adalah gambaran keraguan? Apakah karena persoalan bandul bioritme, cap mediokritas, atau mungkin semacam realitas kelabilan konfidensi?</p>
<p>Ketika pada 2017 diberi kepercayaan oleh Louis van Gaal bermain di tim utama dan menjawabnya dengan penuh pesona, MU pun bergegas menyambut: striker andalan telah hadir!</p>
<p>Dia mencetak dua gol dalam laga debut bersama tim utama melawan Midtjylland di Liga Europa pada 25 Februari 2016. Kertika itu dia berstatus sebagai pemain “susulan” karena Anthony Martial cedera. Ajaib, Rashford terpilih sebagai <em>man of the match</em>, sekaligus memecahkan rekor sebagai pencetak gol termuda MU di kompetisi Eropa, melewati sang legenda, George Best.</p>
<p>Keajaiban Rashford berlanjut tiga hari kemudian. Dia mencetak gol ke gawang Arsenal dalam pertandingan perdananya di Liga Primer. Hebatnya pula, dia terpilih sebagai pemain terbaik.</p>
<p>Dua keajaiban itu membuat fans MU tak ragu Rashford bakal menjelma sebagai Dwight Yorke baru, Andy Cole baru, Wayne Rooney baru. Bahkan dalam perkembangannya, tak kurang pelatih Ole Gunnar Solskjaer memuji eks pemain akademi itu berada dalam tataran Cristiano Ronaldo.</p>
<p>Pelatih Tim Tiga Singa, Gareth Southgate pun memercayai bocah 18 tahun itu berjajar dengan Harry Kane dan Raheem Sterling di Piala Dunia 2018. Dua tahun sebelumnya, dalam usia 16, bocah kelahiran Manchester itu sudah dipercaya manajer Roy Hodgson masuk tim Euro 2016.</p>
<p>Kelebihan Rashford adalah sikap <em>cool,skill </em>yang<em> technichy</em>, dan salah satu yang dikenang adalah juga kemampuan melakukan tendangan putar dalam mencetak gol ala “ber-Turn Cruyff”. Posisi yang fleksibel sebagai striker murni dan beroperasi dengan sama baiknya sebagai pemain sayap membuat Rashford tampak fungsional. Namun tak kurang pula posisinya dalam tim mengundang “perdebatan” para pakar.</p>
<p>Apakah dia lebih pas sebagai penyerang tengah? Atau sebagai <em>false nine</em>? Rashford juga bagus dimainkan sebagai sayap kiri atau kanan. Pada era Solskjaer, dia lebih banyak dikembalikan sebagai striker murni. Dari 2016 hingga saat ini, dia telah mencetak 57 gol dalam 187 penampilan bersama MU. Bersama timnas, dia tampil 46 kali dengan kontribusi 12 gol.</p>
<p>Boleh dibilang, dia adalah produk terbaik Akademi MU pasca-Class of 1992. Rekannya, Anthony Martial menyebut Rashford sebagai pemain yang cerdas dan cepat.</p>
<p><strong>Inkonsisten</strong></p>
<p>Dalam perkembangan setelah performa yang memikat di Rusia 2018, Rashford belum sepenuhnya menjadi gantungan Setan Merah.</p>
<p>Kadang bagus, kadang tampak medioker. Dan, tampaknya Rashford menjadi bagian dari refleksi masalah MU yang belum juga menemukan identitas permainan setelah pensiun Alex Ferguson pada 2013.</p>
<p>Di bawah kepemimpinan pelatih interim Ralf Rangnick sekarang, ketidakkonsitenan Rashford cenderung terlihat, dan baru memulih dalam dua laga terakhir melawan Brentford dan West Ham United.</p>
<p>Apakah gaya bermain menekan ala <em>gegenpressing</em> Rangnick membuat Rashford tidak nyaman?</p>
<p>Dia memang tampak “sensitif”. Sedikit ketidakcocokan, apalagi dengan “revolusi” seperti yang diusung Rangnick, bisa mempengaruhi performanya, tidak bisa bermain “lepas”.</p>
<p>Rashford sempat mengalami kemampatan gol dalam 11 laga di semua ajang pada pengujung kepelatihan Solskjaer dan saat Ralf Rangnick datang. Namun, pemain yang mengawali karier junior bersama Fletcher Moss Rangers pada 2003-2005 itu akhirnya menemukan kembali ketajamannya saat menjadi penyelamat MU. Dia membuat gol tunggal pada menit ke-90+3 ke gawang West Ham United.</p>
<p>Yang unik, bukan hanya sekali itu saja dia menjadi penyelamat Setan Merah. Dalam catatan Squawka, empat kali dia membukukan gol penentu pada <em>injury time</em>.</p>
<p>Pertama, pada 2016, dia mencetak gol tunggal pada menit ke 90+2 ke gawang Hull City. Kedua, pada 2018, golnya menit ke-90+2 mengantar kemenangan 2-1 MU atas Brighton. Ketiga, pada 2020 mencetak gol menit ke-90+3 ketika MU menundukkan Wolves 1-0.</p>
<p>Kini dia masuk dalam “klub penentu kemenangan pada menit akhir” bersama Ian Wright, Steven Gerrard, Papiss Cisse, Christian Benteke, dan Sadio Mane.</p>
<p>Tidaklah berlebihan Ralf Rangnick memuji, Rashford punya kualitas untuk menjadi pemain top. Ketika penyerang nomor 210 itu mengalami kemampatan gol, pelatih asal Jerman itu tetap bersabar. Dia yakin, Rashford hanya butuh satu gol untuk memulihkan kepercayaan dirinya, dan selanjutnya akan kembali ke produktivitasnya.</p>
<p><strong>&#8212; Amir Machmud NS</strong>, <em>wartawan suarabaru.id, kolumnis sepak bola, dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah.</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/01/29/memulihkan-marcus-rashford">Memulihkan Marcus Rashford</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>