<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>mangrove Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/mangrove/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Mon, 08 Jun 2026 22:36:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>mangrove Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dukung Hari Lingkungan Hidup 2026, BPI Siapkan 30.000 Bibit Mangrove untuk Pesisir Batang</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/06/09/dukung-hari-lingkungan-hidup-2026-bpi-siapkan-30-000-bibit-mangrove-untuk-pesisir-batang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jun 2026 22:36:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Batang]]></category>
		<category><![CDATA[bpi]]></category>
		<category><![CDATA[limgkungan-hidup]]></category>
		<category><![CDATA[mangrove]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=563301</guid>

					<description><![CDATA[<p>BATANG (SUARABARU.ID) &#8211; PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) memperkuat komitmennya dalam pelestarian lingkungan melalui penyediaan 30.000 bibit mangrove untuk mendukung pengembangan dan penyulaman kawasan hijau pesisir di Kabupaten Batang sepanjang tahun 2026. Program tersebut menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap Puncak Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 yang digelar di tingkat Provinsi Jawa Tengah [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/09/dukung-hari-lingkungan-hidup-2026-bpi-siapkan-30-000-bibit-mangrove-untuk-pesisir-batang">Dukung Hari Lingkungan Hidup 2026, BPI Siapkan 30.000 Bibit Mangrove untuk Pesisir Batang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BATANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) memperkuat komitmennya dalam pelestarian lingkungan melalui penyediaan 30.000 bibit mangrove untuk mendukung pengembangan dan penyulaman kawasan hijau pesisir di Kabupaten Batang sepanjang tahun 2026.</p>
<p>Program tersebut menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap Puncak Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 yang digelar di tingkat Provinsi Jawa Tengah maupun Kabupaten Batang dengan mengusung tema nasional “Saatnya Bekerja untuk Iklim”.</p>
<p>Sebagai bentuk aksi nyata, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batang bersama unsur pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, pelajar, serta berbagai pemangku kepentingan melaksanakan kegiatan penanaman pohon mangrove di Desa Denasri Kulon, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Senin (8/6/2026).</p>
<p>Kegiatan tersebut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Batang, unsur Forkopimda, Camat Batang, pemerhati lingkungan, personel TNI-Polri, akademisi, serta pelajar.</p>
<p>Rangkaian kegiatan meliputi apel Hari Lingkungan Hidup, penanaman pohon secara simbolis, hingga Zoom Teleconference bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia.</p>
<p>Kepala DLH Batang Rusmanto mengapresiasi kolaborasi lintas sektor yang terus terjalin dalam mendukung pelestarian lingkungan, termasuk keterlibatan dunia usaha dalam pengembangan kawasan hijau.</p>
<p>“Peringatan Hari Lingkungan Hidup bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi momentum memperkuat komitmen dan aksi nyata seluruh elemen masyarakat dalam menjaga lingkungan. Kami mengapresiasi dukungan berbagai pihak, termasuk dunia usaha, dalam kegiatan penanaman mangrove dan pengembangan kawasan hijau di Kabupaten Batang,” jelasnya.</p>
<p>Rusmanto menilai sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta menjadi modal penting untuk mewujudkan lingkungan yang sehat, lestari, dan berkelanjutan di tengah tantangan perubahan iklim.</p>
<p>“Sebagai bagian dari kontribusi perusahaan, PT Bhimasena Power Indonesia melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) menyiapkan 30.000 bibit mangrove yang terdiri atas 20.000 bibit untuk penanaman baru dan 10.000 bibit untuk penyulaman kawasan mangrove yang telah dikembangkan,” terangnya.</p>
<p>Program tersebut diharapkan mampu memperkuat ekosistem pesisir, mengurangi risiko abrasi, meningkatkan kualitas habitat biota laut, sekaligus mendukung upaya mitigasi perubahan iklim melalui peningkatan daya serap karbon.</p>
<p>Sementara itu, General Manager Stakeholder Relations PT Bhimasena Power Indonesia Aryamir H. Sulasmoro mengatakan, keberlanjutan lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam mendukung pembangunan daerah dan ketahanan iklim.</p>
<p>“Kami menyambut baik ajakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mengubah kesadaran menjadi tindakan nyata. Pada tahun 2026, BPI menyiapkan 30.000 bibit mangrove sebagai bentuk kontribusi nyata perusahaan dalam menjaga ekosistem pesisir sekaligus menciptakan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” tuturnya.</p>
<p>Aryamir menambahkan, BPI meyakini keberhasilan pembangunan harus berjalan beriringan dengan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, keandalan energi, dan pelestarian lingkungan.</p>
<p>“Kami percaya tantangan perubahan iklim hanya dapat dihadapi melalui kerja sama yang kuat dan berkelanjutan. Karena itu, BPI akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, masyarakat, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan untuk mewujudkan masa depan yang lebih hijau, tangguh, dan berkelanjutan,” tegasnya.</p>
<p>Komitmen tersebut merupakan kelanjutan dari program konservasi pesisir yang telah dijalankan perusahaan secara berkesinambungan. Sepanjang tahun 2025, BPI tercatat telah menanam lebih dari 60.000 bibit mangrove di kawasan pesisir Kabupaten Batang dan wilayah Pantai Utara Jawa.</p>
<p>“Melalui penyediaan 30.000 bibit mangrove pada tahun 2026, perusahaan berharap rehabilitasi kawasan pesisir dapat berjalan lebih optimal serta mendukung penguatan ketahanan iklim jangka panjang di Kabupaten Batang,” ujar dia.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/09/dukung-hari-lingkungan-hidup-2026-bpi-siapkan-30-000-bibit-mangrove-untuk-pesisir-batang">Dukung Hari Lingkungan Hidup 2026, BPI Siapkan 30.000 Bibit Mangrove untuk Pesisir Batang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Telkomsel Jaga Bumi Tanam Ribuan Mangrove, Langkah Nyata Lindungi Pesisir Pantai</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/11/15/telkomsel-jaga-bumi-tanam-ribuan-mangrove-langkah-nyata-lindungi-pesisir-pantai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Nov 2025 16:25:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Pantura Timur]]></category>
		<category><![CDATA[mangrove]]></category>
		<category><![CDATA[Telkomsel Jaga Bumi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=229421</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDAL (SUARABARU.ID) &#8211; Sebanyak 4.000 pohon mangrove ditanam melalui kolaborasi Telkomsel Jaga Bumi dan Jejakin, sebuah langkah yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat pesisir. Warga Kendal dan Demak hari ini melihat perubahan kecil namun bermakna di pesisir pantai mereka. Mangrove bukan sekadar tanaman. Bagi warga, pohon-pohon ini adalah penahan abrasi, pelindung rumah, dan penjaga mata [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/11/15/telkomsel-jaga-bumi-tanam-ribuan-mangrove-langkah-nyata-lindungi-pesisir-pantai">Telkomsel Jaga Bumi Tanam Ribuan Mangrove, Langkah Nyata Lindungi Pesisir Pantai</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDAL (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong> &#8211; Sebanyak 4.000 pohon mangrove ditanam melalui kolaborasi Telkomsel Jaga Bumi dan Jejakin, sebuah langkah yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat pesisir.</p>
<p>Warga Kendal dan Demak hari ini melihat perubahan kecil namun bermakna di pesisir pantai mereka. Mangrove bukan sekadar tanaman. Bagi warga, pohon-pohon ini adalah penahan abrasi, pelindung rumah, dan penjaga mata pencaharian.</p>
<p>Dengan semakin seringnya gelombang tinggi dan perubahan cuaca ekstrem, keberadaan mangrove makin penting untuk menjaga pesisir tetap aman.</p>
<p>“Kalau mangrove tumbuh lebat, air pasang nggak gampang masuk. Kami merasa lebih aman, dan yang jelas banyak kepiting, udang serta ikan yang bertelur di sana,&#8221; kata salah satu warga pesisir Demak yang ikut menanam.</p>
<p>Program ini mengajak masyarakat, mahasiswa, komunitas lokal, hingga pelanggan Telkomsel untuk turun langsung berperan dalam menjaga lingkungan.</p>
<p>Tidak hanya di lapangan, masyarakat dari seluruh Indonesia juga bisa ikut menanam pohon melalui penukaran Telkomsel Poin di aplikasi MyTelkomsel atau uCoin di aplikasi by.U yang membuat kontribusi jaga bumi jadi lebih mudah dan bisa diakses siapa pun.</p>
<p>“Menjaga bumi bukan tugas satu orang atau satu lembaga saja. Ini adalah pekerjaan besar yang harus kita kerjakan bersama-sama, dengan hati, dengan kepedulian, dan dengan kesadaran bahwa apa yang kita tanam hari ini adalah nafas yang akan dinikmati generasi setelah kita. Semakin banyak yang bergandengan tangan, semakin besar dampak yang bisa kita hadirkan untuk bumi kita,” GM Mobile Consumer Business Telkomsel Region Jawa Tengah and DIY, Gamada.</p>
<p>Teknologi hijau dari Jejakin memungkinkan pertumbuhan setiap pohon dipantau secara digital, memastikan setiap kontribusi masyarakat benar-benar memberi dampak jangka panjang bagi lingkungan.</p>
<p>Transparansi ini menjadi kunci agar gerakan hijau tidak berhenti hanya di hari penanaman, tetapi terus berkelanjutan hingga pohon tumbuh kuat dan memberi perlindungan nyata.</p>
<p>Penanaman 4.000 mangrove di Kendal dan Demak ini menegaskan bahwa langkah kecil yang dilakukan bersama dapat menghadirkan perlindungan besar bagi pesisir kita.</p>
<p>Melalui program Jaga Bumi, Telkomsel mengajak masyarakat terus terlibat dalam upaya menjaga lingkungan, karena apa pun yang kita tanam hari ini adalah investasi untuk masa depan bersama.</p>
<p><a href="http://HeryPriyono.com"><strong>Hery Priyono</strong></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/11/15/telkomsel-jaga-bumi-tanam-ribuan-mangrove-langkah-nyata-lindungi-pesisir-pantai">Telkomsel Jaga Bumi Tanam Ribuan Mangrove, Langkah Nyata Lindungi Pesisir Pantai</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PLN Indonesia Power &#8216;Bentengi&#8217; Semarang dengan 4.000 Mangrove, Erwin Putranto: Aksi Nyata!</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/08/25/pln-indonesia-power-bentengi-semarang-dengan-4-000-mangrove-erwin-putranto-aksi-nyata</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Aug 2025 03:13:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi nyata]]></category>
		<category><![CDATA[Bentengi]]></category>
		<category><![CDATA[mangrove]]></category>
		<category><![CDATA[PT Indonesia Power]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=492414</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Sebagai wujud komitmen terhadap pelestarian lingkungan, PT PLN Indonesia Power UBP Semarang bersinergi dengan berbagai pihak mendukung program &#8220;Mageri Segoro&#8221; yang dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Acara penanaman 4.000 bibit mangrove dan bersih-bersih pesisir ini dilaksanakan di RW. 15, Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara pada Sabtu (23/8/2025). Dalam kegiatan dihadiri [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/25/pln-indonesia-power-bentengi-semarang-dengan-4-000-mangrove-erwin-putranto-aksi-nyata">PLN Indonesia Power &#8216;Bentengi&#8217; Semarang dengan 4.000 Mangrove, Erwin Putranto: Aksi Nyata!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Sebagai wujud komitmen terhadap pelestarian lingkungan, PT PLN Indonesia Power UBP Semarang bersinergi dengan berbagai pihak mendukung program &#8220;Mageri Segoro&#8221; yang dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.</p>
<p>Acara penanaman 4.000 bibit mangrove dan bersih-bersih pesisir ini dilaksanakan di RW. 15, Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara pada Sabtu (23/8/2025).</p>
<p>Dalam kegiatan dihadiri oleh ratusan peserta, termasuk Senior Manager PLN IP UBP Semarang, F. Erwin Putranto, Camat Semarang Utara, Siwi Wahyuningsih, Pujiharini perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jawa Tengah, serta Lurah Tanjung Mas, Rotary Club, Binus, KWT Agro Tanjung dan warga setempat.</p>
<p>Erwin Putranto menegaskan, PLN Indonesia Power selalu menempatkan isu lingkungan dan sosial sebagai prioritas. “Kegiatan penanaman mangrove dan pembersihan pesisir ini rutin kami lakukan sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan,” kata Erwin.</p>
<p>Menurut Erwin, penanaman 4.000 bibit mangrove ini merupakan langkah konkret dalam menjaga kelestarian wilayah pesisir Semarang.</p>
<p>Pada kesempatan tersebut perwakilan dari DLHK Provinsi Jawa Tengah, Pujiharini menyampaikan apresiasinya. Ia menyebut, kawasan pesisir sangat cocok untuk ditanami mangrove dan lamtoro sebagai solusi mitigasi perubahan iklim.</p>
<p>Ia berharap, selain berfungsi sebagai penjaga lingkungan, tanaman ini kelak mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. “Kami berharap sinergi dengan PLN Indonesia Power terus terjalin untuk menjaga lingkungan di Kota Semarang dan sekitarnya,” tutur Pujiharini.</p>
<p>Sementara itu, Siwi Wahyuningsih, Camat Semarang Utara menyatakan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat. Ia menekankan pentingnya pelestarian mangrove, karena perannya yang vital dalam menjaga kualitas udara, tanah, dan laut, sekaligus menjadi habitat bagi ekosistem.</p>
<p>Meski terik matahari menyengat tak menyurutkan semangat para peserta dalam berpartisipasi melestarikan lingkungan. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara Perusahaan, pemerintah daerah, komunitas, dan masyarakat dalam upaya menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan berkelanjutan.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/25/pln-indonesia-power-bentengi-semarang-dengan-4-000-mangrove-erwin-putranto-aksi-nyata">PLN Indonesia Power &#8216;Bentengi&#8217; Semarang dengan 4.000 Mangrove, Erwin Putranto: Aksi Nyata!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tanam Mangrove, Wawalkot Tegal Kembali Ajak Jihad Lingkungan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/07/01/tanam-mangrove-wawalkot-tegal-kembali-ajak-jihad-lingkungan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Jul 2025 00:20:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[mangrove]]></category>
		<category><![CDATA[tegal]]></category>
		<category><![CDATA[wawalkot]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=481787</guid>

					<description><![CDATA[<p>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211; Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah kembali mengajak kepada masyarakat pesisir agar bersama-sama untuk berjihad di dalam lingkungan. Hal itu disampaikan Tazkiyyatul saat memberikan sambutan saat aksi penanaman Mangrove dan tanaman Api-api di wilayah Pantai Komodo Tegal Timur, Senin (30/6) bersama Komunitas Lingkungan Mawar Hijau. &#8220;Mari kita sudah saatnya jihad lingkungan, tidak [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/07/01/tanam-mangrove-wawalkot-tegal-kembali-ajak-jihad-lingkungan">Tanam Mangrove, Wawalkot Tegal Kembali Ajak Jihad Lingkungan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TEGAL (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah kembali mengajak kepada masyarakat pesisir agar bersama-sama untuk berjihad di dalam lingkungan.</p>
<p>Hal itu disampaikan Tazkiyyatul saat memberikan sambutan saat aksi penanaman Mangrove dan tanaman Api-api di wilayah Pantai Komodo Tegal Timur, Senin (30/6) bersama Komunitas Lingkungan Mawar Hijau.</p>
<p>&#8220;Mari kita sudah saatnya jihad lingkungan, tidak merusak dan tetap menjaga lingkungan kita,&#8221; ujar Tazkiyyatul yang beberapa kali mengajak jihad lingkungan ketika melaksanakan aksi terkait lingkungan.</p>
<p>Selain itu, Tazkiyyatul juga mengapresiasi aksi yang dilakukan Mawar Hijau. Namun ditegaskannya bahwa kegiatan tersebut jangan hanya menjadi simbolis semata, namun harus diawasi dan rutin dilakukan.</p>
<p>&#8220;Tanaman yang ditanam harus senantiasa dipantau, agar pertumbuhannya juga maksimal,&#8221; ujar Wakil Wali Kota Tegal yang juga akrab disapa Mba Iin.</p>
<p>Selain mengajak masyarakat untuk menanam di wilayah pesisir, Mba Iin juga mengajak untuk bersih-bersih wilayah pesisir.</p>
<p>&#8220;Kebersihan pantai juga harus tetap dijaga dari sampah-sampah plastik dan sebagainya, agar pantai tetap indah, rapi dan bersih. Sekaligus menjaga laut agar tidak tercemar,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Daryanto selalu Ketua Umum Bravo Mawar Hijau mengatakan bahwa kegiatan atau aksi yang selama ini dilakukan oleh rekan-rekan komunitas Mawar Hijau yang ada di daerah khususnya di wilayah pesisir fokus pada penanganan abrasi.</p>
<p>&#8220;Salah satu upayanya yakni dengan melakukan penanaman Mangrove atau tanaman Api-api. Sehingga kelak bisa menjadi penahan tanah dari gerusan gelombang laut,&#8221; ujar Daryanto.</p>
<p>Ketua Mawar Hijau Kota Tegal, Budi Nugroho menambahkan, kegiatan penanaman tersebut sejalan dengan program Jateng Mageri Segoro.</p>
<p>&#8220;Bulan lalu dilakukan penanaman Mangrove dan Api-api sebanyak 2.500 bibit, dan kali ini sebanyak 1.000 bibit,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Aksi ini bentuk kepedulian Mawar Hijau mengingat kondisi alam yang semakin parah. Dengan penggerusan tanah akibat abrasi di wilayah pesisir Kota Tegal bisa mencapai sekitar 50 meter lebih.</p>
<p>Pihaknya juga akan melakukan penanaman mulai dari Pantai Kodok hingga wilayah Kaligangsa perbatasan antara Kota Tegal dengan Brebes.</p>
<p>Terkait dengan pengadaan bibit, Budi Nugroho menjelaskan, didapat dari bantuan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS).</p>
<p><strong>Sutrisno</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/07/01/tanam-mangrove-wawalkot-tegal-kembali-ajak-jihad-lingkungan">Tanam Mangrove, Wawalkot Tegal Kembali Ajak Jihad Lingkungan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rangkaian Kegiatan Sosial Awali Perayaan HUT Ke-13 Babyface</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/12/18/rangkaian-kegiatan-sosial-awali-perayaan-hut-ke-13-babyface</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Dec 2024 05:23:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Life Style]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Babyface]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Loyalitas]]></category>
		<category><![CDATA[mangrove]]></category>
		<category><![CDATA[Outlet Manager]]></category>
		<category><![CDATA[Panti Asuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Relasi]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=452586</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Outlet Manager Babyface Semarang, Jack Hertanto menyatakan, sejumlah rangkaian kegiatan sosial dilakukan, untuk memeriahkan perayaan ulang tahun ke-13 Babyface Sing &#38; Sipping. Tim dari Babyface sendiri sudah memulainya dengan kunjungan ke panti asuhan dan penanaman pohon mangrove. Untuk perayaan ulang tahunnya, ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Jack Hertanto, di tempat usahanya yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/18/rangkaian-kegiatan-sosial-awali-perayaan-hut-ke-13-babyface">Rangkaian Kegiatan Sosial Awali Perayaan HUT Ke-13 Babyface</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Outlet Manager Babyface Semarang, Jack Hertanto menyatakan, sejumlah rangkaian kegiatan sosial dilakukan, untuk memeriahkan perayaan ulang tahun ke-13 Babyface Sing &amp; Sipping.</p>
<p>Tim dari Babyface sendiri sudah memulainya dengan kunjungan ke panti asuhan dan penanaman pohon mangrove. Untuk perayaan ulang tahunnya, ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Jack Hertanto, di tempat usahanya yang ada di wilayah Anjasmoro, Semarang, Selasa (17/12/2024).</p>
<p>Dalam acara itu, hadir sejumlah mitra dan pelanggan Babyface, serta para karyawan. &#8221;Selama 13 tahun ini tidak akan mungkin tercapai, tanpa loyalitas pelanggan, karyawan serta peran dari para relasi kami,&#8221; kata Jack dalam sambutannya sebelum pemotongan tumpeng.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/12/17/menko-bidang-pemberdayaan-masyarakat-santri-akan-dapat-makan-bergizi-gratis">Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat : Santri akan Dapat Makan Bergizi Gratis</a></strong></p>
<p>Disampaikan juga, melalui semboyan &#8216;Beyond Boundaries&#8217;, semua tim ingin mengoptimalkan segenap kemampuan yang dimiliki, untuk melayani customer dengan sepenuh hati, namun tetap memperhatikan nilai-nilai etika moral di dalamnya. &#8221;Perayaan HUT ini mengedepankan visi kami, &#8216;To Inspire &amp; Be a Part of People Happinesse&#8217;,&#8221; ungkap dia.</p>
<p>Sebagai langkah awal, pihaknya secara rutin melakukan kegiatan Jumat Berkah, untuk para pekerja jalanan. Aelain itu juga, mendatangi panti asuhan bagi para bayi-bayi telantar, dan melakukan penanaman bibit mangrove. Sedangkan puncak kegiatan HUT digelar Rabu-Kamis (18-19/12/2024).</p>
<p>&#8221;Kami berharap, dari semua rangkaian acara itu, Babyface Sing &amp; Sipping bisa menjadi tempat hiburan paling disukai di Kota Semarang,&#8221; pinta Jack.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/18/rangkaian-kegiatan-sosial-awali-perayaan-hut-ke-13-babyface">Rangkaian Kegiatan Sosial Awali Perayaan HUT Ke-13 Babyface</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PLN Indonesia Power UBP Semarang Tanam 1500 Mangrove, Jaga Lingkungan Tingkatkan Keanekaragaman Hayati</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/11/30/pln-indonesia-power-ubp-semarang-tanam-1500-mangrove-jaga-lingkungan-tingkatan-keanekaragaman-hayati</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Nov 2024 05:45:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan Mangkang Wetan]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[mangrove]]></category>
		<category><![CDATA[PLN Indonesia Power UBP Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[tanam-pohon]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=449560</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia tahun 2024, PLN Indonesia Power UBP Semarang melaksanakan penanaman pohon mangrove di Kelurahan Mangkang Wetan, Semarang pada Jumat (29/11/2024). Kegiatan ini dilaksanakan melalui program “Energizing Green Spaces”, yang merupakan program penanaman pohon yang diprakarsai oleh PT PLN Indonesia Power. Program ini [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/11/30/pln-indonesia-power-ubp-semarang-tanam-1500-mangrove-jaga-lingkungan-tingkatan-keanekaragaman-hayati">PLN Indonesia Power UBP Semarang Tanam 1500 Mangrove, Jaga Lingkungan Tingkatkan Keanekaragaman Hayati</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia tahun 2024, PLN Indonesia Power UBP Semarang melaksanakan penanaman pohon mangrove di Kelurahan Mangkang Wetan, Semarang pada Jumat (29/11/2024).</p>
<p>Kegiatan ini dilaksanakan melalui program “Energizing Green Spaces”, yang merupakan program penanaman pohon yang diprakarsai oleh PT PLN Indonesia Power. Program ini berfokus pada penanaman bibit pohon berkayu.</p>
<p>Penanaman pohon mangrove ini merupakan kolaborasi antara PT PLN Indonesia Power UBP Semarang dengan Universitas Diponegoro (Undip), serta masyarakat di kawasan Kelurahan Mangkang Wetan.</p>
<p>Senior Manager PLN Indonesia Power UBP Semarang, F. Erwin Putranto menyampaikan komitmen PLN Indonesia Power UBP Semarang dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya di area pesisir.</p>
<p>“Apresiasi kepada PLN Indonesia Power UBP Semarang yang terus menunjukkan komitmen pada pelestarian lingkungan,&#8221; tutur Erwin.</p>
<p>Dikatakan, PT PLN Indonesia Power UBP Semarang menanam bibit mangrove sebanyak 1.500 pohon. “Penanaman pohon mangrove ini bukan hanya kegiatan yang bersifat simbolis, namun wujud langkah nyata pelestarian lingkungan yang kita lakukan dan memiliki dampak penting bagi masa depan kita,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Lokasi penanaman mangrove ini selain sebagai konservasi mangrove, juga merupakan kawasan mitra binaan PT PLN Indonesia Power UBP Semarang, yaitu mitra binaan Kopi Arjuna Berdikari yang mengolah kopi mangrove dengan merk “Kopi Arjuna”.</p>
<p>Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan pentingnya peran mangrove dalam melindungi ekosistem pesisir dan menjaga keberlanjutan alam.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/11/30/pln-indonesia-power-ubp-semarang-tanam-1500-mangrove-jaga-lingkungan-tingkatan-keanekaragaman-hayati">PLN Indonesia Power UBP Semarang Tanam 1500 Mangrove, Jaga Lingkungan Tingkatkan Keanekaragaman Hayati</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sedari Dini Merestorasi Ekosistem Mangrove di Lahan Rakyat, Harapan Perekonomian Nelayan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/08/30/sedari-dini-merestorasi-ekosistem-mangrove-di-lahan-rakyat-harapan-perekonomian-nelayan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Aug 2024 16:56:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Demak]]></category>
		<category><![CDATA[jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[mangrove]]></category>
		<category><![CDATA[pantura]]></category>
		<category><![CDATA[Perikanan]]></category>
		<category><![CDATA[restorasi]]></category>
		<category><![CDATA[SMPN 3]]></category>
		<category><![CDATA[Tambak Gojoyo]]></category>
		<category><![CDATA[Wedung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=433959</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Layinatuz Zahra siswi kelas IX SMPN 3 Wedung, Dukuh Tambak Gojoyo, Desa Wedung, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak, bersemangat menyelesaikan gambar ekosistem Bakau atau Mangrove, di bangku sekolahnya, Jumat 26 Juli 2024, pagi. Hari itu tepat pada peringatan Hari Mangrove Sedunia. “Ini gambar Mangrove, ada Kepiting (gambarnya),” kata Zahra, yang sedang menyelesaikan gambar [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/08/30/sedari-dini-merestorasi-ekosistem-mangrove-di-lahan-rakyat-harapan-perekonomian-nelayan">Sedari Dini Merestorasi Ekosistem Mangrove di Lahan Rakyat, Harapan Perekonomian Nelayan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Layinatuz Zahra siswi kelas IX SMPN 3 Wedung, Dukuh Tambak Gojoyo, Desa Wedung, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak, bersemangat menyelesaikan gambar ekosistem Bakau atau Mangrove, di bangku sekolahnya, Jumat 26 Juli 2024, pagi. Hari itu tepat pada peringatan Hari Mangrove Sedunia.</p>
<p>“Ini gambar Mangrove, ada Kepiting (gambarnya),” kata Zahra, yang sedang menyelesaikan gambar ekosistem Mangrove.</p>
<p>Di kelas sebelah Selatan, Muhammad Arsyadur Rosyad, siswa kelas VIII juga melakukan hal yang sama, menggambar ekosistem Mangrove. Dalam bahasa lokal setempat, dia menyebutnya dengan Petete, (<em>dibaca seperti membaca buah Pete).</em></p>
<figure id="attachment_433961" aria-describedby="caption-attachment-433961" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-433961" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/08/FOTO-1.jpg" alt="" width="681" height="454" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/08/FOTO-1.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/08/FOTO-1-400x267.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/08/FOTO-1-150x100.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-433961" class="wp-caption-text">Layinatuz Zahra siswi kelas IX SMPN 3 Wedung, Demak, menyelesaikan gambar ekosistem Mangrove, Jumat 26 Julli 2024. (Foto: Diaz Azminatul Abidin)</figcaption></figure>
<p>Tanaman Mangrove yang digambar Arsyad itu lengkap dengan gambar Kepiting, Burung Bangau, dan potret perairan yang menggambarkan kondisi pesisir di kampung tempat tinggal dia. Langit biru melengkapi hasil akhir gambaran ekosistem Mangrove, di kertas gambar sosok yang menggemari Sepak Bola itu</p>
<p>“Mangrove itu (bisa) menyuplai oksigen, dan mencegah banjir (abrasi),” kata dia menjelaskan manfaat Mangrove yang dia gambar.</p>
<p>Ya, dua gambar siswa tersebut merupakan bagian dari apa yang dilakukan lebih dari 50 pelajar lain dari kelas VII hingga IX, SMPN 3 Wedung, di Dusun Tambak Gojoyo, Desa Wedung, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah.</p>
<p>Kegiatan menggambar ekosistem Mangrove itu jadi bagian dalam kegiatan ‘Penanaman Mangrove dalam rangka peringatan Hari Mangrove Sedunia 2024, bertema ‘Hijaukan Mangrove Tingkatkan Kesejahteraan’.</p>
<p>Kegiatan ini diinisiasi oleh kerja sama lintas pihak, mulai dari SMPN 3 Wedung, Forum Bintoro di bawah binaan Wetlands Internasional Indonesia, Yayasan Rekam Jejak Alam Nusantara, warga Dusun Tambak Gojoyo, Penyuluh Kehutanan Cabang Dinas Kehutanan Wilayah II Pati Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Jawa Tengah, serta Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Jawa Tengah.</p>
<figure id="attachment_433963" aria-describedby="caption-attachment-433963" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-433963" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/08/FOTO-3-2.jpg" alt="" width="681" height="454" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/08/FOTO-3-2.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/08/FOTO-3-2-400x267.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/08/FOTO-3-2-150x100.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-433963" class="wp-caption-text">Hasil gambar ekosistem Mangrove yang ditempel di mading di mana sudah dibuat siswa/siswi SMPN 3 Wedung, Kabupaten Demak, Jumat 26 Juli 2024. (Foto: Diaz Azminatul Abidin)</figcaption></figure>
<p>Kepala Sekolah SMPN 3 Wedung Demak,  Masnan, menjelaskan, sekolah punya tanggung jawab mulai sejak dini mengenalkan ke siswa tentang fungsi Mangrove untuk kehidupan, dan kelestarian lingkungan.</p>
<p>“Kita memberikan pemahaman, ilmu, melalui kegiatan nyata seperti di P5. Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila pada Kurikulum Merdeka,” kata dia.</p>
<p>P5 untuk siswa SMPN 3 Wedung, yakni pengenalan ekosistem Mangrove sesuai kondisi di lingkungan tempat tinggal mereka, mulai dengan pemahaman, pembibitan, menanam.</p>
<p>“Setelah menanam, bergerak ke arah ekonomi. Bisa jadi kuliner, seperti sirup buah pedada (salah satu buah dari jenis Mangrove). Intinya menanamkan anak mengenalkan Mangrove sejak dini, seberapa besar manfaatnya,” kata dia.</p>
<figure id="attachment_433966" aria-describedby="caption-attachment-433966" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-433966" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/08/FOTO-6-1.jpg" alt="" width="681" height="454" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/08/FOTO-6-1.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/08/FOTO-6-1-400x267.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/08/FOTO-6-1-150x100.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-433966" class="wp-caption-text">Para pelajar SMPN 3 Wedung, Demak, praktik langsung menanam Mangrove di kawasan pesisir wilayah tempat tinggal mereka, Dukuh Tambak Gojoyo, Desa Wedung, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak, Jumat 26 Juli 2024. (Foto: Diaz Azminatul Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>Tanam Mangrove</strong></p>
<p>Setelah waktu Sholat Jumat, lebih dari 50 pelajar itu serta pihak lain menggunakan 3 perahu mesin menyusuri sungai menuju pesisir. Selain diajarkan tentang manfaat Mangrove di ruang kelas, mereka diajak untuk turun langsung menanam dan merawatnya.</p>
<p>“Kurang lebih 1.000 Mangrove yang ditanam hari ini,” ujar Maskur, Ketua Forum Bintoro, salah satu sosok yang menginisiasi restorasi Mangrove di wilayah setempat.</p>
<p>Keprihatinan akan ancaman kelestarian ekosistem di pesisir membuatnya harus bergerak dimulai dari 2012. Saat itu dia berkenalan dengan seorang penyuluh kehutanan, dan memantapkan tekad untuk merestorasi kawasan Mangrove di daerah tempat tinggalnya itu.</p>
<p>Dia bercerita, sang bapak merupakan seorang petambak di wilayah setempat. Dia ingat betul masa kecilnya melihat hasil tambak ayahnya dengan hasil Ikan Bandeng yang bagus.</p>
<p>Pekerjaan warga setempat bermacam-macam, namun mayoritas petambak, dan nelayan tangkap. Adapula buruh tambak sekaligus nelayan tangkap, dan lain-lain.</p>
<p>“Seiring waktu hasilnya menurun. Mangrove banyak ditebang karena ketidaktahuan warga saat itu. Jadi saya prihatin dan mencoba mulai merestorasinya. Sekarang sudah ada hasilnya pelan-pelan menghijau, tangkapan ikan juga membaik jumlahnya dibanding dahulu,” kata dia.</p>
<p>Pun, dengan tambak-tambak lain di wilayahnya juga makin gersang dengan penebangan Mangrove, karena dianggap untuk perluasan tambak warga. Mereka, kata Maskur, tidak tahu kalau penebangan Mangrove makin masif justru menurunkan hasil perikanan budi daya.</p>
<p>Ekosistem Mangrove yang rusak, membuat siklus rantai makanan juga bermasalah. Ikan-ikan kecil dan udang-udang, hingga kepiting, tidak punya sumber makanan di ekosistem Mangrove yang seharusnya ada. Akibatnya, Ikan Bandeng budidaya juga tak punya alternatif sumber makanan dari alam.</p>
<p>Lebih dari satu dekade berlalu, dia terus mengajak masyarakat setempat untuk menanam Mangrove. Perlahan, Maskur, memberikan edukasi ke masyarakat. Hal itu lantaran, ekosistem Mangrove yang akan direstorasi berada di lahan tambak milik masyarakat.</p>
<p>“Yang kami tanam di sisi SMPN 3 Wedung itu sekitar 10 tahun lalu, sekarang sudah rimbun. Tadi di tepi jalan masuk Desa dan tepian sungai sudah lebat kan. Memang kami pelan-pelan mengedukasi warga, bahkan mulai dari anak-anak sekolah untuk peduli akan manfaat Mangrove,” katanya.</p>
<p>Ekosistem Mangrove yang terus direstorasi di Desanya, terus diedukasikan kepada masyarakat bila hal itu bisa mencegah abrasi, hingga meningkatkan jumlah tangkapan ikan. Baik ikan perikanan tangkap seperti Udang, dan Kepiting, atau perikanan budi daya seperti Ikan Bandeng.</p>
<p>Diakuinya, masyarakat kini mulai sadar. Dia bertekad untuk terus merestorasi Mangrove di Desanya serta desa-desa lain yang terdampak abrasi parah. Setidaknya Maskur, memimpin Forum Bintoro yang telah ada di 10 titik di sepanjang garis pantai pesisir dari Barat ke Timur. Misalnya wilayah yang terdampak abrasi paling parah di Kecamatan Sayung.</p>
<figure id="attachment_433965" aria-describedby="caption-attachment-433965" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-433965" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/08/FOTO-5.jpg" alt="" width="681" height="454" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/08/FOTO-5.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/08/FOTO-5-400x267.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/08/FOTO-5-150x100.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-433965" class="wp-caption-text">Para pelajar perempuan SMPN 3 Wedung, Demak, praktik langsung menanam Mangrove di kawasan pesisir wilayah tempat tinggal mereka, Dukuh Tambak Gojoyo, Desa Wedung, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak, Jumat 26 Juli 2024. (Foto: Diaz Azminatul Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>Abrasi Pesisir Pantura Jawa</strong></p>
<p>Benovita Dwi Saraswati, Pengelola Ekosistem Laut dan Pesisir Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Jawa Tengah, menyebutkan, data abrasi di Provinsi Jawa Tengah mencapai 8.905,52 hektar. Angka ini dinukil dari data Badan Informasi Geospasial (BIG) periode 2013-2021.</p>
<p>Rinciannya di garis Pantai Utara (Pantura) termasuk Kepulauan Karimunjawa mencapai 8.276,40 hektar. Sementara di Pantai Selatan (Pansela) pada angka 629,12 hektar.</p>
<p>Ada tiga kabupaten/kota yang menjadi wilayah terparah hantaman abrasi. Di antaranya Kabupaten Brebes 2.387,34 hektar, Kabupaten Demak 2.119,67, dan Kota Semarang 2.060.22 hektar.</p>
<p>Meski demikian, Benovita, mengungkapkan, bila sedimentasi dari proses akresi di wilayah pesisir Jawa Tengah sebetulnya terus berjalan secara alami. Dia menyebutkan, luasan akresi bisa mencapai 3.911,65 hektar. Di Pantura dengan luasan 2.972,63 hektar, dan Pansela 939,02 hektar.</p>
<p>“Proses akresi merupakan proses alami. Akan tetapi ada faktor-faktor yang menghambat proses akresi dari sungai-sungai ke pesisir itu. Di antaranya adanya bangunan-bangunan yang menjorok ke laut, itu salah satu yang menghambat,” kata dia.</p>
<p>Lebih jauh, panjang garis pantai di Jawa Tengah sesuai dengan Peraturan Kepala Badan Informasi Geospasial (BIG) No 26.4 Tahun 2021 Tentang Penetapan Peta Dasar Edisi 1999-2020, mencapai 1.127,85 kilometer.</p>
<p>Garis pantai di Pantura memiliki panjang 784,35 kilometer, kemudian di Pansela dengan 343,50 kilometer. Angka ini bisa potensial dimanfaatkan untuk restorasi Mangrove dengan pelibatan masyarakat.</p>
<figure id="attachment_433967" aria-describedby="caption-attachment-433967" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-433967" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/08/FOTO-7.jpg" alt="" width="681" height="454" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/08/FOTO-7.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/08/FOTO-7-400x267.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/08/FOTO-7-150x100.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-433967" class="wp-caption-text">Para pelajar laki-laki SMPN 3 Wedung, Demak, praktik langsung menanam Mangrove di kawasan pesisir wilayah tempat tinggal mereka, Dukuh Tambak Gojoyo, Desa Wedung, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak, Jumat 26 Juli 2024. (Foto: Diaz Azminatul Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>Maksimalkan Restorasi Mangrove di Lahan Rakyat</strong></p>
<p>Lilik Harnadi, Kepala Bidang Kelautan, Pesisir, dan Pulau Pulau Kecil, (DKP) Jawa Tengah bilang, abrasi di Pantai Utara (Pantura) Jawa sudah dalam kondisi berat. Parahnya kondisi abrasi terjadi paling parah seperti di Pekalongan, dan Demak, hingga menjorok beberapa kilometer. Ada yang 2 kilometer, bahkan 5 kilometer.</p>
<p>“Saat kondisi parah ini, masyarakat di pesisir baru sadar betapa pentingnya ekosistem Mangrove,” ujarnya.</p>
<p>Salah satu pemicu kerusakan ekosistem Mangrove di pesisir Pantura Jawa, karena pembukaan lahan dengan mengacu orientasi ekonomi saja. Hal tersebut dilakukan tanpa mempertimbangkan keseimbangan ekosistem Mangrove.</p>
<p>“Memang yang paling baik perlindungan untuk pesisir itu ya dengan restorasi Mangrove,” kata dia.</p>
<p>Pihaknya bersama lintas sektor berupaya mengedukasi, menumbuhkan rasa cinta terhadap keberadaan Mangrove untuk masyarakat pesisir khususnya.</p>
<p>Adapun dalam penanaman Mangrove, kata dia, tidak bisa sembarangan asal tanam. Perlu diketahui mana tempat yang cocok untuk ditanami Mangrove, sehingga jangan sampai ketika sudah ditanam ada penebangan, atau mati sia-sia.</p>
<p>Paling efektif memperbesar luasan ekosistem Mangrove yakni dengan menambah penanaman di lahan milik masyarakat. Untuk target jangka pendek, potensi hidup lebih tinggi dibandingkan penanaman di tepi pantai yang sering dihantam gelombang.</p>
<p>Meski demikian perlu adanya edukasi ke masyarakat. Mulai dari penjelasan, menanam Mangrove di lahan tambak mereka bukan untuk mengurangi luasan lahan, akan tetapi meningkatkan hasil budidaya ikan. Tentu suplai oksigen semakin banyak, dan rantai makanan di ekosistem Mangrove semakin melimpah.</p>
<p>“Misalnya juga lokasi penanaman harus diketahui di tanah milik siapa. Kalau milik petambak harus ada edukasi dan perjanjian. Atau kalau ditanam di bantaran sungai jangan sampai nanti sudah besar ada pelebaran sungai lantas ditebang,” ujar Lilik.</p>
<p>Lebih dari itu, dia berkata, dari banyak kajian Mangrove memberi banyak manfaat untuk kehidupan masyarakat pesisir khususnya. Mulai dari menjadi habitat biota pesisir tangkapan nelayan seperti udang dan kepiting, menyerap karbon, menghasilkan oksigen, menjernihkan air, hingga dimanfaatkan untuk kuliner dan kerajinan batik.</p>
<figure id="attachment_433968" aria-describedby="caption-attachment-433968" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-433968" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/08/FOTO-9.jpg" alt="" width="681" height="408" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/08/FOTO-9.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/08/FOTO-9-400x240.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/08/FOTO-9-150x90.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-433968" class="wp-caption-text">Nelayan kecil mengangkat jaring Kepiting, di muara Sungai, di bawah ekosistem Mangrove, di Dukuh Tambak Gojoyo, Desa Wedung, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak, Jumat 26 Juli 2024. (Foto: Diaz Azminatul Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>Restorasi Mangrove untuk Peningkatan Ekspor Perikanan</strong></p>
<p>Oktavianto Prasetyo Darmono, Koordinator Program Jateng Rekam Jejak Alam Nusantara menyebutkan bila luasan lahan Mangrove di Jawa Tengah sekira 15.000 hektar. Terbesar yakni sekitar 9.000 hektar di Cilacap, di mana pusatnya di Segara anakan dengan luasan 7.000-8.000 hektar.</p>
<p>“Sisanya di Pantura, itu secara keseluruhan sekitar 5.000 hektar,” kata dia.</p>
<p>Pentingnya restorasi Mangrove, kata dia akan mampu juga menyelamatkan satwa-satwa laut yang terancam punah seperti Ikan Pari Kikir, dan Pari Kekeh dengan habitat di pesisir. Hal ini sekaligus menambah potensi tangkapan nelayan, juga budidaya ikan oleh petambak di ekosistem Mangrove.</p>
<p>“Ikan ini habitatnya mencari makan di Mangrove, di sepanjang Pantura Jawa itu juga habitatnya. Kalau Habitat yang masih bagus, habitat kecil-kecil seperti di Kalimantan,” kata dia.</p>
<p>Keberadaan ekosistem Mangrove di Jawa Tengah khususnya di Pantura, kata dia, tak sebanding dengan eksploitasi penangkapan ikan yang dilakukan saat ini. Seperti do Kabupaten Pemalang, Tegal, dan Batang.</p>
<p>Okta bilang, karakter laut di Pantura Jawa mirip di Arafura, Papua. Di mana banyak sungai besar yang mengalir ke hilir,  karakter laut bawahnya lumpur berpasir.</p>
<p>“Untuk perikanan dasar potensinya luar biasa. Ada Ikan Kerapu, Kakap, dan lainnya. Akan tetapi faktanya di Laut Jawa sudah over eksploitasi. Mau jumlah kapal bertambah, produksinya akan tetap segitu-gitu saja atau berkurang,” ujarnya.</p>
<p>Lantas seperti apa yang ideal untuk menunjang hasil tangkap ikan? Okta menjelaskan, karakter pesisir Pantura Jawa khususnya Jawa Tengah, harus dikembalikan ekosistem Mangrove seperti sedia kala.</p>
<p>Seperti diketahui, kabarnya, pada era 1990-an disebut-sebut menjadi masa yang kelam bagi ekosistem Mangrove di Pantura Jawa. Saat itu terjadi pembukaan besar-besaran lahan tambak untuk budidaya Udang Windu. Hal itu membuat banyak ekosistem Mangrove di tanah-tanah pesisir yang ditebang massal. Seperti di Pesisir Sayung, Demak.</p>
<p>“Idealnya seperti apa (menaikkan hasil perikanan tangkap)?  Ya ikan yang punya hubungan dengan ekosistem Mangrove. Ya ikan dasar. Paling ekonomis ada Rajungan, Kepiting Bakau, Pari Kikir, Pari Kekeh,” katanya.</p>
<p>Okta mencontohkan, Ikan Pari punya nilai ekspor yang baik pada siripnya. Kalau sudah terpotong harganya Rp8 ribu  per kilogram, atau saat rendah Rp 4 ribu per kilogram fluktuatif.  Kalau ikannya lengkap masih ada siripnya Rp20 ribu per kilogram.</p>
<p>“Sirip ikan salah satu nilai yang paling ekonomis. Nilainya belasan juta sampai dihidangkan di meja makan di China misalnya,” kata dia.</p>
<p>Potensi yang paling cepat didapat nelayan tangkap di wilayah ekosistem Mangrove yang sehat, tentulah satwa yang hidup di air payau dan asin di pesisir. Misalnya Kepiting, Udang, dan Ikan Belanak.</p>
<p>Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Tengah Fendiawan Tiskiantoro, menambahkan, pada sektor perikanan budidaya di pesisir, tentu juga banyak. Di antaranya, Ikan Bandeng, Udang Vaname, hingga yang sedang hits yakni Ikan Nila Salin.</p>
<p>Menurut nelayan di Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak, nelayan acapkali memasang perangkap Kepiting, di sekitar pohon-pohon bakau. Sehari kalau sedang bagus tangkapannya, bisa mendapat tiga kilogram dengan ukuran yang beragam. Belum lagi tangkapan udang yang lumayan membaik.</p>
<p>“Budi daya Ikan Nila Salina da di Kabupaten Pati itu cukup besar. Kemudian yang terbaru itu di Kabupaten Pemalang. Seperti yang di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat yang dilihat Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu,” kata dia.</p>
<figure id="attachment_433969" aria-describedby="caption-attachment-433969" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-433969" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/08/FOTO-10-1.jpg" alt="" width="681" height="454" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/08/FOTO-10-1.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/08/FOTO-10-1-400x267.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/08/FOTO-10-1-150x100.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-433969" class="wp-caption-text">Potret aktivitas di kampung nelayan di muara Sungai, di Dukuh Tambak Gojoyo, Desa Wedung, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak, Jumat 26 Juli 2024. (Foto: Diaz Azminatul Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>Nilai Ekspor Perikanan Jawa Tengah Positif</strong></p>
<p>Nilai ekspor hasil perikanan dari Jawa Tengah terus naik dalam dua tahun terakhir sejak 2021, setelah sebelumnya sempat lesu pada 2020 dan 2021.</p>
<p>Data dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah, hasil ekspor perikanan sempat meroket pada 2019 dengan capaian 67.100,49 ton. Dari angka tersebut, faktanya harus menyusut pada 2020 sebanyak 57.226,40 ton, kemudian pada 2021 pada angka 52.580,80 ton.</p>
<p>Fendiawan Tiskiantoro menjelaskan, setelah 2021, grafik ekspor perikanan membaik dengan peningkatan yang konsisten.</p>
<p>Secara rinci, pada 2022 angka ekspor perikanan di Jawa Tengah mencapai 63.445,70 ton. Nilainya juga semakin naik pada 2023 sebanyak 68.711,66 ton, bahkan melebihi capaian pada 2019.</p>
<p>“Komoditas yang masih favorit, ada cumi-cumi, daging rajungan, manyung, rajungan, surimi, tongkol, tuna, dan udang vaname,” kata dia.</p>
<p>Sebanyak delapan komoditas favorit ekspor dari Jawa Tengah tersebut menyumbang angka 26.649,36 ton dengan nilai lebih dari Rp2 triliun (Rp2.442.661.953.212).</p>
<p>Kepala Bidang Tangkap DKP Jawa Tengah, Kurniawan Priyo mengungkapkan, secara keseluruhan produksi perikanan di provinsi tersebut mencapai 396.084,32 ton pada 2023.</p>
<p>“Rinciannya hasil tangkap laut 368.057,62 ton, dan PUD (Perairan Umum Daratan) sebanyak 28.026,7 ton. Nilai rupiah dari angka itu sebesar Rp7,6 triliun (Rp7.675.442.466.338),” ujarnya merincikan.</p>
<p>Adapun capaian pada semester I 2024 dengan data pembaruan per 8 Juli 2024, capaian produksi mencapai 206.086,89 ton. Nilai ekspor terbaru itu bila dirupiahkan potensinya mencapai Rp1,03 triliun (Rp1.036.362.553.706).</p>
<p><strong>Diaz Azminatul Abidin</strong></p>
<p><a href="https://asetkita.id/">situs toto</a></li>
<li>
<a href="https://perbanas.id/">situs toto</a></li>
<li>
<a href="https://hris.pgn-perkasa.co.id/">situs toto</a></li>
<li>
<a href="https://epicdigital.id/">situs toto</a></li>
<li>
<a href="https://ilogoindonesia.id/">situs toto</a></li>
<li>
<a href="https://fixedasset.id/">situs toto</a></li>
<li>
<a href="https://teknindo.co.id/">situs toto</a></li>
<li>
<a href="https://www.jobindo.co.id/">situs toto</a></li>
<li>
<a href="https://www.dp2m-dikti.net/">situs toto</a></li>
<li>
<a href="https://verifikasiagen.remax.co.id/">barbartoto</a></li>
<li>
<a href="https://borobudurmarathon.com/">barbartoto</a></li>
<li>
<a href="https://ilogoindonesia.id/">situs toto</a></li>
<li>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/08/30/sedari-dini-merestorasi-ekosistem-mangrove-di-lahan-rakyat-harapan-perekonomian-nelayan">Sedari Dini Merestorasi Ekosistem Mangrove di Lahan Rakyat, Harapan Perekonomian Nelayan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tim PkM USM Berdayakan Kemitraan Masyarakat di Kampung Nelayan Tambaklorok</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/08/30/tim-pkm-usm-berdayakan-kemitraan-masyarakat-di-kampung-nelayan-tambaklorok</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Aug 2024 08:52:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Direktorat Riset]]></category>
		<category><![CDATA[Diversifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[mangrove]]></category>
		<category><![CDATA[Mina Karya]]></category>
		<category><![CDATA[Pengabdian kepada Masyarakat (PkM)]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Tambaklorok]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang (USM)]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=433894</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Semarang (USM), yang didanai Direktorat Riset, Teknologi dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM), melakukan pemberdayaan dan kemitraan pada masyarakat. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan kapasitas produksi, melalui diversifikasi olahan mangrove. Kegiatan PkM dilakukan di Kelompok Pengolah Pemasar Hasil Perikanan (Poklahsar) Mina Karya, Kampung Nelayan Tambaklorok, yang ada di [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/08/30/tim-pkm-usm-berdayakan-kemitraan-masyarakat-di-kampung-nelayan-tambaklorok">Tim PkM USM Berdayakan Kemitraan Masyarakat di Kampung Nelayan Tambaklorok</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Semarang (USM), yang didanai Direktorat Riset, Teknologi dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM), melakukan pemberdayaan dan kemitraan pada masyarakat.</p>
<p>Hal itu dilakukan untuk meningkatkan kapasitas produksi, melalui diversifikasi olahan mangrove. Kegiatan PkM dilakukan di Kelompok Pengolah Pemasar Hasil Perikanan (Poklahsar) Mina Karya, Kampung Nelayan Tambaklorok, yang ada di Kelurahan Tanjungmas Semarang Utara, baru-baru ini.</p>
<p>Tim PkM terdiri dari Ketua Dr Yuli Budiati SE MSi, anggota Ir Dewi Larasati MP, Amerti Irvin Widowati SE MSi. Dalam keterangannya Yuli menyampaikan, Poklahsar merupakan kelompok usaha istri nelayan dan nonnelayan yang ada di Kampung Tambaklorok Semarang, yang mengelola usaha olahan aneka hasil laut, seperti terasi, aneka ikan dan mangrove krispi.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/08/30/para-dokter-spesialis-belajar-ilmu-hukum-di-usm">Para Dokter Spesialis Belajar Ilmu Hukum di USM</a></strong></p>
<p>Saat ini, mitra masih menggunakan cara pengolahan yang dilakukan dengan alat sederhana, dalam membuat ikan atau mangrove krispi. Padahal potensi yang ada berupa tanaman mangrove belum dimanfaatkan warga sekitar, sebagai sumber pangan alternatif. Pemanfaatan mangrove sebagai sumber pangan, masih sangat terbatas dan kurang beragam.</p>
<p>&#8221;Beberapa permasalahan kelompok ini adalah, belum memiliki kemampuan diversifikasi produk, keterbatasan pemasaran, karena belum memiliki sertifikat PIRT. Mereka juga belum melakukan pencatatan keuangan dengan baik. Sebenarnya usaha kelompok ini memiliki potensi untuk berkembang, dan dapat diperluas cakupan pasarnya,&#8221; katanya.</p>
<p>Dia berharap, melalui kegiatan ini, anggota Poklahsar Mina Karya memiliki pengetahuan dan ketrampilan dalam diversifikasi produk olahan Mangrove. Melalui fasilitasi berbagai alat produksi, diharapkan produk yang dihasilkan akan menjadi lebih berkualitas, dan memiliki nilai ekonomis yang lebih tinggi.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/08/30/kurikulum-merdeka-dorong-munculnya-inovasi-dan-kreativitas">Kurikulum Merdeka Dorong Munculnya Inovasi dan Kreativitas</a></strong></p>
<p>&#8221;Melalui pelatihan manajemen, diharapkan cakupan pemasaran produk akan lebih luas. Mitra diharapkan lebih tertib dalam pengelolaan keuangan,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Dia menandaskan, terdapat peningkatan pengetahuan mitra dalam diversifikasi pengolahan mangrove, sebagai dampak dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Mitra dalam hal ini, seluruh anggota Poklahsar Mina Karya, juga memberikan respons positif dan sangat antusias untuk berpartisipasi.</p>
<p>&#8221;Peserta kegiatan memperoleh gambaran tentang diversifikasi pengolahan mangrove, perizinan PIRT, dan pengetahuan pengelolaan keuangan, yang dapat mereka gunakan dalam mengelola usaha bersama,&#8221; tandasnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/08/30/tim-pkm-usm-berdayakan-kemitraan-masyarakat-di-kampung-nelayan-tambaklorok">Tim PkM USM Berdayakan Kemitraan Masyarakat di Kampung Nelayan Tambaklorok</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Square Resources Holdings Tanam 50.000 Pohon Mangrove di Kawasan Wisata Pesisir Pandansari Brebes</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/08/17/square-resources-holdings-tanam-50-000-pohon-mangrove</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Aug 2024 13:25:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Brebes]]></category>
		<category><![CDATA[iif]]></category>
		<category><![CDATA[mangrove]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=431374</guid>

					<description><![CDATA[<p>BREBES (SUARABARU.ID) &#8211; Untuk menjaga kelestarian lingkungan, Square Resources Holdings Singapore Pte Ltd menggandeng Indonesia Indah Foundation (IIF), untuk memperkuat pesisir Pandansari, Desa Kaliwlingi, Brebes, Jawa Tengah menanam bibit mangrove, Sabtu (17/8/2024). Kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen tiga tahun untuk menanam 150.000 bibit mangrove di Desa Kaliwlingi, yang merupakan kawasan wisata Dewi Mangrovesari, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/08/17/square-resources-holdings-tanam-50-000-pohon-mangrove">Square Resources Holdings Tanam 50.000 Pohon Mangrove di Kawasan Wisata Pesisir Pandansari Brebes</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BREBES (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Untuk menjaga kelestarian lingkungan, Square Resources Holdings Singapore Pte Ltd menggandeng Indonesia Indah Foundation (IIF), untuk memperkuat pesisir Pandansari, Desa Kaliwlingi, Brebes, Jawa Tengah menanam bibit mangrove, Sabtu (17/8/2024).</p>
<p>Kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen tiga tahun untuk menanam 150.000 bibit mangrove di Desa Kaliwlingi, yang merupakan kawasan wisata Dewi Mangrovesari, Pandansari Brebes.</p>
<p>Penanaman bibit mangrove ini guna menjaga kelestarian pesisir dan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait keberlanjutan dan ekowisata.</p>
<p>Pesisir Pandansari, Desa Kaliwlingi, selama ini terus berjuang melawan abrasi pantai (1963-2009) dan erosi. Sebagai salah satu wilayah yang mengalami abrasi parah di Kabupaten Brebes, abrasi di Pandansari hingga saat ini sudah mencapai titik ekstrem, yakni seluas 800 hektare lahan produktif yang terkikis habis oleh air laut.</p>
<p>Penanaman atau penghijauan kembali pohon mangrove di sepanjang pesisir pantai merupakan salah satu upaya pencegahan yang bisa dilakukan. Abrasi tersebut berdampak langsung pada warga Kaliwlingi yang menyaksikan naiknya permukaan air laut dan hilangnya lahan produksi akuakultur.</p>
<p>Selama tiga tahun, tujuan program penanaman mangrove yang dijalankan Indonesia Indah Foundation bersama penanam lokal Kelompok Masyarakat Pelestari Hutan Pesisir (KMPHP) Mangrovesari adalah untuk secara perlahan namun pasti melengkapi desa-desa pesisir dengan habitat dan ekosistem laut yang sebelumnya tumbuh subur di wilayah ini.</p>
<figure id="attachment_431400" aria-describedby="caption-attachment-431400" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="wp-image-431400 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/08/20190627_173540.jpg" alt="" width="681" height="383" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/08/20190627_173540.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/08/20190627_173540-400x225.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/08/20190627_173540-150x84.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-431400" class="wp-caption-text">Kawasan wisata Dewi Mangrovesari Pandansari, Kaliwlingi Brebes kini menghijau oleh hutan mangrove. Foto: R. Widiyartono</figcaption></figure>
<p>Tahun lalu, melalui program edukasi &#8220;Saya Pahlawan Lingkungan&#8221; dari Indonesia Indah Foundation, anak-anak sekolah setempat dan guru-guru lokal di sekolah-sekolah nasional di daerah tersebut juga diberikan edukasi tentang keberlanjutan lingkungan.</p>
<p><strong>Pelatihan Pemandu Eduwisata</strong></p>
<p>Penduduk desa setempat juga dilatih sebagai pemandu ekowisata, dalam upaya memberdayakan mereka untuk melindungi garis pantai dan hutan yang baru ditanam selama beberapa dekade mendatang.</p>
<p>Square Resources Holdings Singapore Pte Ltd telah mendukung kegiatan yang diselenggarakan Indonesia Indah Foundation sejak 2019 melalui inisiatif Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR). Sebelum menjadi Mitra Yayasan (Foundation Partner) resmi pada tahun 2020, perusahaan telah mendukung sejak pelaksanaan Hari Bersih Indonesia (HBI).</p>
<p>Hari Bersih Indonesia yang diselenggarakan oleh Indonesia Indah Foundation setiap tahun merupakan aksi bersih-bersih berskala nasional tahunan untuk mengangkat isu sampah dan limbah plastik di Indonesia.</p>
<p>Tahun lalu, Square Resources Holdings Singapore Pte Ltd memulai tahap pertama dari rencana penanaman 150.000 bibit mangrove, yang dilakukan di bawah program Indonesia Indah Foundation yang bernama A Tree for Life. Pada Tahun 2022, perusahaan juga berpartisipasi dalam penanaman 10.000 bibit mangrove di Pandansari, Desa Kaliwlingi, Brebes.</p>
<p>Saat ini, perusahaan telah menyumbangkan 110.000 pohon mangrove di wilayah ini, dengan target menanam 160.000 pohon pada Tahun 2025 mendatang.</p>
<p>Angela Jelita Richardson, Co-Founder Indonesia Indah Foundation menyampaikan antusiasmenya tentang kemitraan ini.</p>
<p>“Kami berkomitmen untuk bekerja sama dengan Square Resources untuk mendukung masyarakat dan lingkungan di Kabupaten Brebes, yang sejalan dengan tujuan kami untuk menciptakan masa depan yang berkelanjutan bagi Indonesia. Tujuan kami adalah menciptakan dampak positif yang akan memberikan dampak berkelanjutan bagi generasi mendatang,” kata Angela.</p>
<p><strong>Sutrisno</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/08/17/square-resources-holdings-tanam-50-000-pohon-mangrove">Square Resources Holdings Tanam 50.000 Pohon Mangrove di Kawasan Wisata Pesisir Pandansari Brebes</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menanam Bakau di Hati dan Pesisir, Kegembiraan Pelajar SMP di Wedung Demak pada Hari Mangrove Sedunia</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/07/26/menanam-bakau-di-hati-dan-pesisir-kegembiraan-pelajar-smp-di-wedung-demak-pada-hari-mangrove-sedunia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Jul 2024 15:36:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Demak]]></category>
		<category><![CDATA[hari]]></category>
		<category><![CDATA[mangrove]]></category>
		<category><![CDATA[pesisir]]></category>
		<category><![CDATA[Sedunia]]></category>
		<category><![CDATA[SMPN 3]]></category>
		<category><![CDATA[Tambak Gojoyo]]></category>
		<category><![CDATA[Wedung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=427470</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; DEMAK (SUARABARU.ID) &#8211; Layinatuz Zahra siswi kelas IX SMPN 3 Wedung, Kabupaten Demak, bersemangat menyelesaikan gambar ekosistem Mangrove, di bangku sekolahnya, Jumat 26 Juli 2024, pagi. &#8220;Ini gambar Mangrove, ada kepiting,&#8221; ujarnya sembari mewarnai kertas gambar yang sudah sekira 70 persen hampir selesai. Di kelas sebelah Selatan, Muhammad Arsyadur Rosyad, siswa kelas VIII juga [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/26/menanam-bakau-di-hati-dan-pesisir-kegembiraan-pelajar-smp-di-wedung-demak-pada-hari-mangrove-sedunia">Menanam Bakau di Hati dan Pesisir, Kegembiraan Pelajar SMP di Wedung Demak pada Hari Mangrove Sedunia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>DEMAK (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Layinatuz Zahra siswi kelas IX SMPN 3 Wedung, Kabupaten Demak, bersemangat menyelesaikan gambar ekosistem Mangrove, di bangku sekolahnya, Jumat 26 Juli 2024, pagi.</p>
<p>&#8220;Ini gambar Mangrove, ada kepiting,&#8221; ujarnya sembari mewarnai kertas gambar yang sudah sekira 70 persen hampir selesai.</p>
<p>Di kelas sebelah Selatan, Muhammad Arsyadur Rosyad, siswa kelas VIII juga melakukan hal yang sama, menggambar ekosistem Mangrove.</p>
<p>Tanaman Mangrove yang digambar itu lengkap dengan gambar kepiting, burung bangau, dan potret perairan yang menggambarkan kondiai pesisir wilayah tersebut.</p>
<p>Langit biru melengkapi hasil akhir gambaran ekosistem Mangrove, di kertas gambar sosok yang menggemari Sepak Bola itu</p>
<p>&#8220;Mangrove itu (bisa) menyuplai oksigen, dan mencegah banjir (abrasi),&#8221; kata dia.</p>
<p>Ya, dua siswa tersebut mewakili apa yang dilakukan lebih dari 50 pelajar lain dari kelas VII hingga IX, SMPN 3 Wedung, di Dusun Tambak Gojoyo, Desa Wedung, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah.</p>
<p>Kegiatan menggambar ekosistem Mangrove itu jadi bagian dalam kegiatan &#8216;Penanaman Mangrove dalam rangka peringatan Hari Mangrove Sedunia 2024, bertema &#8216;Hijaukan Mangrove Tingkatkan Kesejahteraan&#8217;.</p>
<p>Kegiatan ini diinisiasi oleh kerja sama lintas pihak, mulai dari SMPN 3 Wedung, Forum Bintoro di bawah binaan Wetlands Internasional Indonesia, Yayasan Rekam Jejak Alam Nusantara, warga Dusun Tambak Gojoyo, Penyuluh Kehutanan Cabang Dinas Kehutanan Wilayah II Pati Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Jawa Tengah, serta Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Jawa Tengah.</p>
<p>Kepala Sekolah SMPN 3 Wedung Demak,  Masnan, menjelaskan, sekolah punya tanggung jawab mulai sejak dini mengenalkan ke siswa tentang fungsi Mangrove untuk kehidupan, dan kelestarian lingkungan.</p>
<p>&#8220;Kita memberikan pemahaman, ilmu, melalui kegiatan nyata seperti di P5. Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila pada Kurikulum Merdeka,&#8221; kata dia.</p>
<p>P5 untuk siswa SMPN 3 Wedung, yakni pengenalan ekosistem Mangrove sesuai kondisi di lingkungan tempat tinggal mereka, mulai dengan pemahaman, pembibitan, menanam.</p>
<p>&#8220;Setelah menanam, bergerak ke arah ekonomi. Bisa jadi kuliner, seperti sirup buah pedada (salah satu buah dari jenis Mangrove). Intinya menanamkan anak mengenalkan Mangrove sejak dini, seberapa besar manfaatnya,&#8221; kata dia.</p>
<figure id="attachment_427474" aria-describedby="caption-attachment-427474" style="width: 400px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-427474" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/07/Screenshot_20240726-220417_Gallery-2-400x266.jpg" alt="" width="400" height="266" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/07/Screenshot_20240726-220417_Gallery-2-400x266.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/07/Screenshot_20240726-220417_Gallery-2-150x100.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/07/Screenshot_20240726-220417_Gallery-2.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption id="caption-attachment-427474" class="wp-caption-text">Para pelajar SMPN 3 Wedung, Demak, praktik langsung menanam Mangrove di kawasan pesisir wilayah tempat tinggal mereka. (Foto: Diaz Azminatul Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>Tanam Mangrove</strong></p>
<p>Setelah waktu Sholat Jumat, lebih dari 50 pelajar itu serta pihak lain menggunakan 3 perahu mesin menyusuri sungai menuju pesisir.</p>
<p>Selain diajarkan tentang manfaat Mangrove di ruang kelas, mereka diajak untuk turun langsung menanam dan merawatnya.</p>
<p>&#8220;Kurang lebih 1.000 Mangrove yang ditanam hari ini,&#8221; ujar Maskur, Ketua Forum Bintoro, salah satu sosok yang menginisiasi restorasi Mangrove di wilayah setempat.</p>
<p>Keprihatinan akan ancaman kelestarian ekosistem di pesisir membuatnya harus bergerak dimulai dari 2012.</p>
<p>Saat itu dia berkenalan dengan seorang penyuluh kehutanan, dan memantapkan tekad untuk merestorasi kawasan Mangrove di daerah tempat tinggalnya itu.</p>
<p>&#8220;Bapak saya dulu itu petambak. Saya ingat betul masa kecil saya dahulu hasil tambak ikan bagus. Seiring waktu hasilnya menurun. Mangrove banyak ditebang karena ketidaktahuan warga saat itu. Jadi saya prihatin dan mencoba mulai merestorasinya. Sekarang sudah ada hasilnya pelan-pelan menghijau,&#8221; kata dia.</p>
<figure id="attachment_427475" aria-describedby="caption-attachment-427475" style="width: 400px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-427475" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/07/Screenshot_20240726-220510_Gallery-400x266.jpg" alt="" width="400" height="266" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/07/Screenshot_20240726-220510_Gallery-400x266.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/07/Screenshot_20240726-220510_Gallery-150x100.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/07/Screenshot_20240726-220510_Gallery.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption id="caption-attachment-427475" class="wp-caption-text">Pelajar perempuan SMPN 3 Wedung, Demak,juga tak ketinggalan terjun langsung menanam Mangrove untuk menjaga wilayah pesisir kampung mereka dari ancaman abtasi dan dampak buruk kerusakan Mangrove. (Foto: Diaz Azminatul Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>Abrasi Pesisir Pantura Jawa</strong></p>
<p>Lilik Harnadi, Kepala Bidang Kelautan, Pesisir, dan Pulau Pulau Kecil, DKP Jawa Tengah bilang, abrasi di Pantai Utara (Pantura) Jawa sudah dalam kondisi berat.</p>
<p>Parahnya kondisi abrasi terjadi paling parah seperti di Pekalongan, dan Demak, hingga menjorok beberapa kilometer.</p>
<p>&#8220;Saat kondisi parah ini, masyarakat di pesisir baru sadar betapa pentingnya ekosistem Mangrove,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Salah satu pemicu kerusakan ekosistem Mangrove di pesisir Pantura Jawa, karena pembukaan lahan dengan mengacu orientasi ekonomi saja.</p>
<p>Hal tersebut dilakukan tanpa mempertimbangkan keseimbangan ekosistem Mangrove.</p>
<p>&#8220;Memang yang paling baik perlindungan untuk pesisir itu ya dengan restorasi Mangrove,&#8221; kata dia.</p>
<p>Pihaknya bersama lintas sektor berupaya mengedukasi, menumbuhkan rasa cinta terhadap keberadaan Mangrove untuk masyarakat pesisir khususnya.</p>
<p>Adapun dalam penanaman Mangrove, kata dia, tidak bisa sembarangan asal tanam.</p>
<p>Perlu diketahui mana tempat yang cocok untuk ditanami Mangrove, sehingga jangan sampai ketika sudah ditanam ada penebangan, atau mati sia-sia.</p>
<p>&#8220;Misalnya lokasi penanaman harus diketahui di tanah milik siapa. Kalau milik petambak harus ada edukasi dan perjanjian. Atau kalau ditanam di bantaran sungai jangan sampai nanti sudah besar ada pelebaran sungai lantas ditebang,&#8221; ujar Lilik.</p>
<p>Lebih dari itu, dia berkata, dari banyak kajian Mangrove memberi banyak manfaat untuk kehidupan masyarakat pesisir khususnya.</p>
<p>Mulai dari menjadi habitat biota pesisir tangkapan nelayan seperti udang dan kepiting, menyerap karbon, menghasilkan oksigen, menjernihkan air, hingga dimanfaatkan untuk kuliner dan kerajinan batik.</p>
<p><strong>Diaz Azminatul Abidin</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/26/menanam-bakau-di-hati-dan-pesisir-kegembiraan-pelajar-smp-di-wedung-demak-pada-hari-mangrove-sedunia">Menanam Bakau di Hati dan Pesisir, Kegembiraan Pelajar SMP di Wedung Demak pada Hari Mangrove Sedunia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>