<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kylian Mbappe Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/kylian-mbappe/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Sat, 05 Jul 2025 07:39:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Kylian Mbappe Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Estevao Willian, “Seniman Samba” Masa Depan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/07/05/estevao-willian-seniman-samba-masa-depan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Jul 2025 10:00:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Amat Diallo]]></category>
		<category><![CDATA[Arda Guler]]></category>
		<category><![CDATA[Estevao Willian]]></category>
		<category><![CDATA[Florian Wirtz]]></category>
		<category><![CDATA[Jamal Musiala]]></category>
		<category><![CDATA[Jude Bellingham]]></category>
		<category><![CDATA[Kylian Mbappe]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=482501</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // para penari hadir alami/ dari bumi samba/ mengekspresikan naluri/ dalam estetika sepak bola/ menemukan seni dan jatidiri/ yang tak ada/ di belahan lain dunia// (Sajak “Seniman Samba”, 2025) SIAPAKAH penerus Neymar Junior sebagai representasi sejati seni sepak bola Brazil? Orang mungkin akan merujuk Vinicius Junior, Rodrygo Goes, atau Endrick. Banyak [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/07/05/estevao-willian-seniman-samba-masa-depan">Estevao Willian, “Seniman Samba” Masa Depan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-482504 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/07/BOLA-BOLA-LOGO-400x107.jpg" alt="" width="400" height="107" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/07/BOLA-BOLA-LOGO-400x107.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/07/BOLA-BOLA-LOGO-150x40.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/07/BOLA-BOLA-LOGO.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// para penari hadir alami/ dari bumi samba/ mengekspresikan naluri/ dalam estetika sepak bola/ menemukan seni dan jatidiri/ yang tak ada/ di belahan lain dunia//</em><br />
<strong>(Sajak “Seniman Samba”, 2025)</strong></p>
<p><strong>SIAPAKAH</strong> penerus Neymar Junior sebagai representasi sejati seni sepak bola Brazil?</p>
<p>Orang mungkin akan merujuk Vinicius Junior, Rodrygo Goes, atau Endrick. Banyak yang belum menyentuh nama ini: Estevao Willian!</p>
<p>Neymar menjadi sosok terakhir yang murni mewakili Brazil sebagai “seniman Samba” yang memiliki ekspresi <em>skill</em> eksepsional ketimbang umumnya bintang-bintang sepak bola dunia lainnya. Pemain binaan FC Santos yang sempat moncer di Barcelona dan Paris St Germain itu bahkan pernah dibanding-bandingkan dengan Lionel Messi, termasuk oleh legenda Brazil Pele yang mengklaim “Neymar lebih baik dari Messi”.</p>
<p>Itu adalah konsekuensi pembandingan pemain yang mengorbit pada era yang sama. Ada Messi, Ronaldo, dan Neymar dengan kelebihan masing-masing.</p>
<p>Dan, Neymar memang dikenal suka unjuk teknis “aneh-aneh” yang khas seni Brazil. Dari dribel, cara mencetak gol, <em>ball screening</em>, hingga aneka <em>nutmeg</em> mengecoh lawan yang bahkan pernah dikecam tidak menggambarkan perasaan respek.</p>
<p>Lalu siapa Estevao Willian Almeida de Oliveira Goncalves yang disebut-sebut sebagai talenta terbaik Brazil saat ini?</p>
<p>Dalam rentang sejarah, Brazil melahirkan jago-jago <em>pinjunjul</em> yang tidak muncul dalam satu dekade antara lain Edson Arantes do Nascimento “Pele”, lalu Arthur Coimbra “Zico”, Rivaldo, Ronaldo Luis Nazario, Ricardo Kaka, Robinho, Ronaldinho, atau Neymar.</p>
<p>Setelah era Neymar, ada beberapa nama yang hadir, tetapi menandai “kevakuman” dalam atensi yang meramaikan media. Walaupun ada Vinicius dan Endrick; namun gemanya tidak sedahsyat Neymar.</p>
<p>Jadi seperti apa kemunculan Estevao yang kini sudah digaet Chelsea dari Palmeiras dengan harga 29 juta poundsterling pada Mei 2024?</p>
<p>Palmeiras menyertakan klausul, Estevao masih akan bermain untuk mereka di Piala Dunia Antarklub di Amerika Serikat, sebelum bergabung ke Stamford Bridge. Dan, di turnamen tersebut, dia memamerkan aksi-aksi eksepsional. Dua kali, ketika melawan FC Porto dan Al Ahli, Estevao terpilih sebagai <em>man of the match</em>.</p>
<p><strong>Deretan Wonderkid</strong><br />
Estevao menjadi pendatang yang langsung mengisi deret baru elite <em>wonderkid</em> dunia. Yang paling menonjol adalah bocah Spanyol Lamine Yamal di Barcelona, dan “daun muda” Prancis, Desiree Doue yang bermain untuk PSG.</p>
<p>Ada pula Ibrahim Rabbaj yang kini sedang ditempa oleh Akademi Chelsea, dan bukan tidak mungkin remaja yang penampilannya sangat mirip dengan Leo Messi itu akan menjadi Trio The Blues yang menakjubkan bersama Cole Palmer dan Estevao.</p>
<p>Nama-nama yang lebih dulu muncul seperti Kylian Mbappe, Jude Bellingham, Jamal Musiala, Florian Wirtz, Arda Guler, atau Amat Diallo, juga tetap bakal mewarnai musim-musim ke depan berbagai liga Eropa.</p>
<p>Ketika diperbandingkan dengan Neymar, artinya Estevao Willian memiliki tempat tersendiri dalam kesinambungan bakat samba. Apalagi pelatih nasional Selecao Carlo Ancelotti tak ragu untuk memanggilnya ketika Brazil berhadapan dengan Ekuador dalam laga Pra-Piala Dunia, belum lama berselang.</p>
<p>Di mata Ancelotti, Estevao adalah bakat istimewa. “Dia punya karakter, dia anak baik dan rendah hati. Dengan pemain muda, kita harus sabar dan berhati-hati. Dia memiliki karakteristik yang sangat penting bagi masa depan tim nasional”.</p>
<p>Mantan pemain sayap Chelsea dan timnas Brasil, Willian mengatakan, Estevao memiliki potensi besar seperti Lamine Yamal. “Mereka punya gaya yang mirip. Saya berharap dia bisa sangat sukses di Inggris bersama Chelsea,” ungkapnya kepada <em>ESPN</em> (<em>tribunnews.com</em>, 15 Juni 2025)</p>
<p>Sedangkan Kepala Akademi Palmeiras, Joao Paulo Sampaio merasakan, ada atmofer opini di Brazil, bahwa bocah dari kawasan pedesaan Sao Paulo itu merupakan pemain yang hanya lahir sekali dalam satu dekade, dan tampaknya akan mencapai puncak. “Estevao adalah pemain terbaik yang muncul sejak Neymar. Anda menontonnya, dan Anda akan jatuh cinta,” kata Sampaio kepada <em>BBC Sport</em>.</p>
<p>Estevao adalah anggota dari apa yang di Brazil disebut sebagsi “geracao do bilhao”, generasi pemain termasuk Endrick yang kini bergabung dengan Real Madrid, juga bintang baru West Ham Luis Guilherme.</p>
<p>Dia dijuluki Messinho (Messi kecil), namun kini menolak predikat tersebut. Dia ingin menjadi diri sendiri. Sejak Piala Dunia U-17 2023, media telah mempromosikannya, “Brazil memiliki genius baru”.</p>
<p>Sampaio mencatat keistimewaan Estevao antara lain karena kemauannya yang keras. Dia menceritakan pengalaman di Kejuaraan U-17 Brazil ketika Estevao mengalami cedera patah salah satu jari kaki dalam laga penentuan, namun dia tetap ngotot bermain dengan disuntik penghilang rasa sakit.</p>
<p>Dengan aksi-aksi memikatnya di Piala Dunia Antarklub, dia bakal membawa perspektif baru bagi pelatih Enzo Maresca di Chelsea. Di klub London Barat itu, dengan kemampuannya yang fungsional, dia bisa masuk lebih cepat ke tim utama.</p>
<p>Ya, industri sepak bola bergerak ke arah regenerasi yang segar lewat para anak ajaibnya. Salah satu permata itu adalah Estevao Willian, penerus seni sepak bola Samba&#8230;</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>; <em>wartawan <a href="http://Suarabaru.Id">Suarabaru.Id</a>, dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/07/05/estevao-willian-seniman-samba-masa-depan">Estevao Willian, “Seniman Samba” Masa Depan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menyongsong &#8220;Silaturahim Global&#8221;  Sepak Bola</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/11/05/menyongsong-silaturahim-global-sepak-bola</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Nov 2022 10:00:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[doha]]></category>
		<category><![CDATA[Gavi]]></category>
		<category><![CDATA[Jadon Sancho]]></category>
		<category><![CDATA[Kylian Mbappe]]></category>
		<category><![CDATA[Neymar Junior]]></category>
		<category><![CDATA[Pedri]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia Qatar]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=289928</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // bukankah ia bulan/ bukankah ia matahari/ bukankah ia bintang-bintang/ sepak bola, bukankah ia silaturahim rasa/ ikatlah jiwa/ buanglah sekat/ cairkan beku laknat// (Sajak &#8220;Silaturahim Sepak Bola&#8221;, 2022) HARI-HARI ini, isu global apakah yang lebih penting ketimbang Piala Dunia 2022 di Qatar, mulai 21 November nanti? Kita masih menyuntuki perang Rusia [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/11/05/menyongsong-silaturahim-global-sepak-bola">Menyongsong &#8220;Silaturahim Global&#8221;  Sepak Bola</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-289947 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/11/BOLA-BOLA-LOGO-400x107.jpg" alt="" width="400" height="107" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/11/BOLA-BOLA-LOGO-400x107.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/11/BOLA-BOLA-LOGO-150x40.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/11/BOLA-BOLA-LOGO.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// bukankah ia bulan/ bukankah ia matahari/ bukankah ia bintang-bintang/ sepak bola, bukankah ia silaturahim rasa/ ikatlah jiwa/ buanglah sekat/ cairkan beku laknat//</em><br />
<strong>(Sajak &#8220;Silaturahim Sepak Bola&#8221;, 2022)</strong></p>
<p><strong>HARI-HARI</strong> ini, isu global apakah yang lebih penting ketimbang Piala Dunia 2022 di Qatar, mulai 21 November nanti?</p>
<p>Kita masih menyuntuki perang Rusia vs Ukraina. Kita masih meratapi ketidakstabilan harga minyak dunia. Pun, suntuk menghadapi ancaman resesi yang diperkirakan mengempas ekonomi dunia.</p>
<p>Dan, Anda pasti paham betapa sepak bola tak pernah kehilangan magnet sebagai pemersatu global. Tak pula kekurangan daya pikat sebagai permainan penuh misteri perekat hati umat sejagat. Tak juga luntur sebagai penepis sekat primordi.</p>
<p>Simaklah Mohamed Salah dan Sadio Mane.</p>
<p>Mo Salah menjadi simbol humanisme yang tak terbatasi oleh keyakinan spiritual manusia. Penyerang Liverpool asal Mesir itu adalah ikon yang menepikan Islamofobia. Dalam realitas teknis, Salah menjadi gantungan kesuburan gol The Anfield Gang.</p>
<p>Sadio Mane? Di Senegal, negerinya, dia tersimbolisasi sebagai sosok teladan dalam amal sosial. Anak seorang marbut masjid itu kini adalah andalan gol Bayern Muenchen, tanpa terhalang sekat ideologis. Sama seperti ketika bintang murah senyum itu masih bahu membahu bertandem dengan Mo Salah di Liverpool.</p>
<p>Betapa banyak bintang sepak bola dengan latar agama, ras, dan suku dari Afro-Asia di berbagai liga Eropa. Aneka letupan rasis memang masih muncul, namun para pemain dari benua yang pernah dipandang sebagai &#8220;dunia ketiga sepak bola&#8221; itu kini makin mengurai diri dari inferioritas di hadapan superioritas Eropa dan Amerika Latin.</p>
<p>Dulu, pada 1995, ketika George Oppung Weah terpilih sebagai Pemain Terbaik FIFA, Eropa, dan sekaligus Afrika, sepak bola dunia masih nyinyir dengan isu-isu rasial. Padahal, pemain asal Liberia yang menjadi andalan Paris St Germain dan AC Milan itu sejatinya menarasikan kenyataan: kualitas tak pernah bisa disekat oleh primordi apa pun.</p>
<p><strong>Fokus ke Qatar</strong><br />
Hari-hari ini, di tengah fokus manusia ke Piala Dunia Qatar, mengapung wacana untuk mendiskualifikasi Iran dari Piala Dunia. Iran dituding membantu Rusia dengan drone-drone untuk menyerang Ukraina.</p>
<p>Wacana yang mengatasnamakan kemanusiaan itu dipastikan bakal bereskalasi, karena Iran tergabung satu grup dengan Amerika Serikat, negeri yang berbeda tajam secara ideologis. Dalam peta geopolitik, AS adalah rival terkuat Rusia.</p>
<p>Di luar masalah perang, para aktivis juga mengampanyekan penolakan Iran bermain di Qatar 2022 karena alasan Hak Asasi Manusia. Meninggalnya seorang perempuan, Mahsa Amini yang diduga dianiaya petugas karena mengenakan pakaian tidak pantas, menjadi sorotan internasional.</p>
<p>Sejauh ini, kehendak untuk memisahkan olahraga dari politik tak sepenuhnya bisa dilakukan. Olahraga hanya &#8220;jagat kecil&#8221; di hadapan &#8220;jagat besar&#8221; politik.</p>
<p>Maka, tahun depan, ketika menjadi tuan rumah Piala Dunia U20, Indonesia juga bakal direpotkan oleh kehadiran Israel sebagai salah satu kontestan putaran final.</p>
<p>Bakal adilkah masyarakat internasional bersikap, seperti terhadap Iran? Tak cukupkah perilaku sejarah Israel terhadap Palestina mendorong dunia memosisikannya dalam level di atas invasi Rusia terhadap Ukraina?</p>
<p><strong>Nilai-nilai Kesetaraan</strong><br />
Dari Tanah Air, tragedi kemanusiaan di Kanjuruhan, Malang yang menewaskan lebih dari 130 orang pada September 2022 juga &#8220;mengantar&#8221; kondisi fokus bangsa Indonesia ke perhelatan akbar di Qatar.</p>
<p>Secara universal, tragedi terburuk kedua dalam sejarah sepak bola dunia itu menjadi masalah internasional.</p>
<p>Setiap kali bicara sepak bola, pikiran kita takkan mungkin terlepas dari malam jahanam itu. Betapa nyawa manusia seolah-olah tanpa harga di hadapan sebuah laga sepak bola, apa pun alasan dan latar belakangnya.</p>
<p>Pada titik yang lain, bukankah The Greatest Show on Earth itu juga menjanjikan ajang &#8220;silaturahim global&#8221; yang mengendurkan urat-urat ketegangan kemanusiaan?</p>
<p>Dengan sepak bola, kita lupakan pertikaian antarnegara.</p>
<p>Dengan sepak bola, kita renungkan revitalisasi manajemen penyelenggaraan pertandingan dan kompetisi.</p>
<p>Dengan sepak bola, kita cairkan kekeruhan hubungan antarbangsa.</p>
<p>Dengan sepak bola, kita teguhkan kesetaraan dan keberagaman antarmanusia.</p>
<p>Lewat universalitas nilai-nilai sepak bola, kita reduksi sekat agama, ras, dan suku.</p>
<p>Sepak bola telah mengajarkan totalitas spirit kesetaraan.</p>
<p>Saudara-saudaraku, kita tunggu <em>kick off</em> bersejarah di Doha dengan penuh pengharapan; betapa manusia dari seluruh penjuru jagat tersublimasi oleh sejuta rasa dari keindahan permainan olahraga ini.</p>
<p>Laeeeb, sang maskot yang bermakna &#8220;bermain&#8221;, menandai ajakan sepak bola menjadi permainan yang penuh nilai kegembiraan, memersatukan; penyambung silaturahim manusia sejagat.</p>
<p>Misteri dari setiap laga adalah keindahan yang bakal mewujud lewat &#8220;sihir-sihir&#8221; Lionel Messi, Kylian Mbappe, Neymar Junior, Gavi, Pedri, Jadon Sancho, juga para kesatria yang datang dari negara-negara Afrika dan Asia.</p>
<p>Sepak bola itu sebercahaya bulan, seterang matahari, dan secemerlang bintang-bintang&#8230;</p>
<p><em>Laeeeb, laeeeb, li&#8217;bul kurroh al-qadam&#8230;</em></p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS;</strong> <em>wartawan <a href="https://suarabaru.id">suarabaru.id</a>, kolumnis sepak bola, dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/11/05/menyongsong-silaturahim-global-sepak-bola">Menyongsong &#8220;Silaturahim Global&#8221;  Sepak Bola</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketika Pangeran Merasa Raja</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/08/27/ketika-pangeran-merasa-raja</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Aug 2022 10:00:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Kylian Mbappe]]></category>
		<category><![CDATA[Lionel Messi]]></category>
		<category><![CDATA[Neymar]]></category>
		<category><![CDATA[PSG]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Wayne Rooney]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=273794</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // betapa kasihan dia yang tak paham/ tentang sindrom kebesaran/ dia rasa dia raja/ dia rasa paling perkasa/ betapa mengibakan/ dia bersombong sendirian/ di luas lapangan&#8230;// (Sajak “Sindrom Bintang”, 2022) SYAHDAN, sebuah kerajaan bernama Paris St Germain&#8230; Negeri itu dipimpin seorang raja. Lionel Messi namanya, dengan Mahapatih bernama Neymar Junior. Sang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/08/27/ketika-pangeran-merasa-raja">Ketika Pangeran Merasa Raja</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-273807 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/08/BOLA-BOLA-LOGO-3-400x107.jpg" alt="" width="400" height="107" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/08/BOLA-BOLA-LOGO-3-400x107.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/08/BOLA-BOLA-LOGO-3-150x40.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/08/BOLA-BOLA-LOGO-3.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// betapa kasihan dia yang tak paham/ tentang sindrom kebesaran/ dia rasa dia raja/ dia rasa paling perkasa/ betapa mengibakan/ dia bersombong sendirian/ di luas lapangan&#8230;//</em><br />
<strong>(Sajak “Sindrom Bintang”, 2022)</strong></p>
<p><strong>SYAHDAN</strong>, sebuah kerajaan bernama Paris St Germain&#8230;</p>
<p>Negeri itu dipimpin seorang raja. Lionel Messi namanya, dengan Mahapatih bernama Neymar Junior. Sang Putra Mahkota, Kylian Mbappe banyak berinisiatif mengambil peran operasional pemerintahan.</p>
<p>Sebagai calon raja yang digadang-gadang meneruskan Sang Maharaja, Pangeran Mbappe sering tidak bisa mengendapkan ambisinya. Seakan-akan mencegah Raja dan Mahapatih memperlihatkan karisma. Dia mendikte rakyat agar lebih mendengar apa pun yang dia titahkan.</p>
<p>Raja Leo Messi mahfum, namun tetap berusaha melayani Putra Mahkota. Wibawanya tak sedikit pun tergoyahkan.</p>
<p>Demikian pula, Patih Neymar cukup sabar meladeni, meskipun sebenarnya dia pun berkarakter temperamental. Faktanya, kemampuan olah teknis Mahapatih tak di bawah Sang Pangeran. Dan, itulah yang menciptakan kesan, Kerajaan Les Parisien punya tiga matahari.</p>
<p>Belakangan, luap ambisi Putra Mahkota Mbappe banyak disorot. Ketika untuk kali kesekian berusaha mereduksi peran Mahapatih Neymar dan Maharaja Leo Messi, seorang penggawa kerajaan, Sergio Ramos terang-terangan unjuk perlawanan.</p>
<p>Diam-diam, Pangeran pun mulai tidak disukai para prajurit kerajaan. Sikap “kenegarawanan” Messi dan Neymar tampak dalam kondisi seperti ini. Keduanya tetap berusaha menyatukan harmoni tim. Sampai pada sebuah titik, dalam peperangan melawan Kerajaan Lille, pekan lalu, kematangan Sang Raja akhirnya berhasil melumerkan kecongkakan Pangeran Mbappe. Pangeran berperan, Mahapatih juga unjuk kontribusi.</p>
<p><strong>Sindrom Kebesaran</strong><br />
Ada apa sebenarnya dengan Putra Mahkota? Tidak sadarkah dia telah menyulut api disharmoni?</p>
<p>Jangan-jangan, Pangeran Mbappe punya kompleks kejiwaan sebagai sosok yang merasa paling hebat di lingkungannya?</p>
<p>Tak cukup bersabarkah dia menunggu saat menjadi raja?</p>
<p>Entah pula lantaran kedengkian kepada Messi dan Neymar, dia sempat menyulut respons negatif dengan menyebut kualitas sepak bola Amerika Latin di bawah Eropa. Empat Piala Dunia terakhir, katanya, dikuasai tim-tim Eropa.</p>
<p>Dia sering disebut sebagai “CEO bayangan” yang berhak menentukan kebijakan rekrutmen pemain di PSG: siapa yang didatangkan harus atas anggukan kepalanya.</p>
<p>Terlepas dari kenyataan Messi dan Neymar punya lebih punya orbit bintang, Mbappe merasa lebih berkuasa untuk menjadi pusat, pada masa sekarang dan masa depan Les Parisiens.</p>
<p>Maka mengapa dia bertarik ulur dalam rencana kepindahan ke Real Madrid pada musim lalu, sebagian terjawab karena ingin tetap punya kekuasaan di PSG, yang di Madrid dia takkan bisa berperilaku seperti itu.</p>
<p>Bersikap buruk terhadap Neymar dan berperilaku tidak hormat kepada Messi adalah kesalahan fatal. Takkan berguna dia berkonfrontasi dengan kedua senior itu hanya untuk mendapat pengakuan sebagai “real king” di Parc des Princes.</p>
<p><strong>Tak Menghormati Messi</strong><br />
Benar kata Wayne Rooney, legenda Inggris yang mengomentari perkembangan sikap Mbappe, “Dalam usia sama, 23, Messi sudah meraih segalanya. Tetapi Mbappe? Tidak menghormati Messi adalah kekeliruan”.</p>
<p>Ya, setidak-tidaknya orang akan membandingkan: jadilah bintang seperti Messi; yang tetap santun di puncak kematangan, yang tidak suka mengonfrontasi kawan maupun lawan, yang tetap rendah hati kepada siapa pun.</p>
<p>Catatan Mbappe berkebalikan dari respek orang kepada Messi. Maka walaupun banyak menjadi penentu bagi kemenangan-kemenangan PSG, dari berbagai sisi dia masih jauh dari <em>positioning</em> karisma La Pulga.</p>
<p>Bisa dan maukah Sang Pangeran belajar dari kejadian-kejadian terkini?</p>
<p>Lihatlah itu, Messi dan Neymar yang berusaha mengendapkan perasaan dengan tetap bersikap “ngemong”. Kurang apa keduanya menyesuaikan diri?</p>
<p>Lalu apa pula yang dia cari?</p>
<p>Atau Kylian Mbappe butuh orang yang “mengerti dirinya”, dengan balasan yang tak kalah provokatif dan intimidatif seperti cara lugas Sergio Ramos?</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>, <em>wartawan <a href="https://suarabaru.id">suarabaru.id</a>, kolumnis sepak bola, dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/08/27/ketika-pangeran-merasa-raja">Ketika Pangeran Merasa Raja</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>