<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>gangguan jiwa Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/gangguan-jiwa/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Thu, 21 Aug 2025 05:12:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>gangguan jiwa Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Diduga Alami Gangguan Jiwa, Seorang Anak Bunuh Ibu Kandung di Wonogiri</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/08/21/diduga-alami-gangguan-jiwa-seorang-anak-bunuh-ibu-kandung-di-wonogiri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Aug 2025 05:12:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Bunuh]]></category>
		<category><![CDATA[gangguan jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Ibu Kandung]]></category>
		<category><![CDATA[wonogiri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=491684</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Tengah mengungkap kasus pembunuhan yang dilakukan seorang anak terhadap ibu kandungnya yang terjadi di Kabupaten Wonogiri. Pelaku bernisial DU (38) yang diduga mengalami gangguan jiwa tega menghabisi nyawa ibu kandungnya, SR (61), dengan menggunakan sebilah senjata tajam jenis mandau. Dirreskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Dwi [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/21/diduga-alami-gangguan-jiwa-seorang-anak-bunuh-ibu-kandung-di-wonogiri">Diduga Alami Gangguan Jiwa, Seorang Anak Bunuh Ibu Kandung di Wonogiri</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Tengah mengungkap kasus pembunuhan yang dilakukan seorang anak terhadap ibu kandungnya yang terjadi di Kabupaten Wonogiri.</p>
<p>Pelaku bernisial DU (38) yang diduga mengalami gangguan jiwa tega menghabisi nyawa ibu kandungnya, SR (61), dengan menggunakan sebilah senjata tajam jenis mandau.</p>
<p>Dirreskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Dwi Subagio mengungkapkan, aksi tragis sendiri terjadi pada Kamis (14/8/2025) sore di rumah korban di Dusun Mindongan, Desa Karanglor, Kecamatan Manyaran, Wonogiri.</p>
<p>“Pelaku menggunakan senjata tajam jenis mandau dan mengakibatkan luka serius pada bagian kepala, wajah, leher, hingga menyebabkan korban meninggal dunia di tempat,” ungkap Dwi di Mapolda Jateng, Kamis (21/8/2025).</p>
<p>Dwi mengatakan, setelah ditemukan warga dalam kondisi rumah gelap, polisi bersama tim medis melakukan olah TKP dan memastikan korban sudah meninggal. Barang bukti berupa pakaian korban dan sebilah mandau diamankan dari lokasi kejadian.</p>
<p>Dari hasil penyelidikan awal, pelaku diduga kuat mengalami gangguan kejiwaan. Saat ini pelaku DU tengah menjalani observasi kejiwaan di RSJD Surakarta untuk memastikan kondisi mentalnya sebelum proses hukum dilanjutkan.</p>
<p>&#8220;Pelaku belum bisa dimintai keterangan karena masih menjalani pemeriksaan kejiwaan dj RSJD Surakarta. Proses hukum tetap berjalan, pelaku terancam jeratan pasal 338 KUHP dan atau Pasal 351 ayat (3) KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,&#8221; terangnya.</p>
<p>Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto menyampaikan rasa prihatin atas tragedi yang melibatkan hubungan darah antara anak dan ibu. Ia mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap anggota keluarga yang menunjukkan tanda-tanda gangguan kejiwaan, serta tidak segan melaporkannya untuk mendapat penanganan medis lebih awal.</p>
<p>“Kami imbau masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi psikologis orang-orang terdekat, karena pencegahan sejak dini sangat penting agar kejadian serupa tidak terulang,&#8221; sebutnya.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/21/diduga-alami-gangguan-jiwa-seorang-anak-bunuh-ibu-kandung-di-wonogiri">Diduga Alami Gangguan Jiwa, Seorang Anak Bunuh Ibu Kandung di Wonogiri</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Motif dan Alasan Pelaku Pengonsumsi Daging Kucing di Semarang, Ada Gangguan Jiwa?</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/08/08/motif-dan-alasan-pelaku-pengonsumsi-daging-kucing-di-semarang-ada-gangguan-jiwa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Aug 2024 12:38:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[daging]]></category>
		<category><![CDATA[gangguan jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Gunungpati]]></category>
		<category><![CDATA[Kucing]]></category>
		<category><![CDATA[Nuryanto]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=429585</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Polisi dari Polrestabes Semarang mengungkap motif  Nuryanto (63), warga Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang yang diketahui menjadi pelaku pengonsumsi daging kucing. Dia mengaku dapat informasi bila daging kucing punya kandungan kalorinya rendah, sehingga terpaksa memakannya untuk pengobatan diri. &#8220;Saya sudah periksa dokter, tapi tidak di beri obat. Saya mencari obat sendiri makan kucing [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/08/08/motif-dan-alasan-pelaku-pengonsumsi-daging-kucing-di-semarang-ada-gangguan-jiwa">Motif dan Alasan Pelaku Pengonsumsi Daging Kucing di Semarang, Ada Gangguan Jiwa?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Polisi dari Polrestabes Semarang mengungkap motif  Nuryanto (63), warga Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang yang diketahui menjadi pelaku pengonsumsi daging kucing.</p>
<p>Dia mengaku dapat informasi bila daging kucing punya kandungan kalorinya rendah, sehingga terpaksa memakannya untuk pengobatan diri.</p>
<p>&#8220;Saya sudah periksa dokter, tapi tidak di beri obat. Saya mencari obat sendiri makan kucing itu,&#8221; kata Nuryanto, saat konferensi pers di Polrestabes Semarang, Kamis 8 Agustus 2024.</p>
<p>Menurut dia, dari informasi yang didapat dari saudaranya, daging kucing kucing tidak masalah untuk dikonsumsi.</p>
<p>&#8220;Toh daging sapi, ayam mahal,&#8221; kata dia.</p>
<p>Perilaku itu, kata dia, telah dilakukannya selama tiga tahun ini.</p>
<p>Lebih lanjut, Kanit Tidpiter Satreskrim Polrestabes Semarang, AKP Johan Widodo mengatakan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap Nuryanto.</p>
<p>&#8220;Akan koordinasi dengan rumah sakit jiwa yang ada di Semarang untuk diobservasi. Apakah nanti akan diyemukan ada gangguan jiwa atau tidak terhadap pelaku ini atau tidak, &#8221; kata Johan Widodo.</p>
<p>Terkait motif, lanjut dia, mengonsumsi daging kucing karena menurut palaku, daging kucing ini bebas dari kalori dan kadar gulanya rendah.</p>
<p>Dia menambahkan Polrestabes Semarang masih akan melakukan penyidikan untuk kasus tersebut.</p>
<p>&#8220;Untuk penerapan pasal kita menggunakan Pasal 91B Ayat 1 Undang-Undang No.41 tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan dan atau Pasal 302 KUHP, di mana ancaman hukumannya dua tahun atau yang KUHP sembilan bulan,&#8221; kata Johan.</p>
<p>Walaupun demikian, Johan mengungkapkan, berdasarkan perkaranya ity Polrestabes Semarang tidak bisa melakukan penahanan terhadap pelaku.</p>
<p>Polrestabes Semarang akan menerapkan wajib lapor kepada pelaku pengonsumsi daginh kucing sebanyak dua kali dalam sepekan.</p>
<p><strong>Diaz Abidin</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/08/08/motif-dan-alasan-pelaku-pengonsumsi-daging-kucing-di-semarang-ada-gangguan-jiwa">Motif dan Alasan Pelaku Pengonsumsi Daging Kucing di Semarang, Ada Gangguan Jiwa?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>2.235 Warga Brebes Alami Gangguan Jiwa</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/03/16/2-235-warga-brebes-alami-ganguan-jiwa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Mar 2021 16:23:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Brebes]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[gangguan jiwa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=157041</guid>

					<description><![CDATA[<p>BREBES (SUARABARU.ID) &#8211; Berdasarkan data WHO pada tahun 2019 di seluruh dunia sedikitnya ada 450 juta orang mengalami masalah kesehatan jiwa. Sepertiganya mereka berada di negara berkembang, seperti Indonesia. Dari hasil Research Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 diketahui angka revalensi gangguan jiwa berat di Indonesia sebesar tujuh perseribu rumah tangga. Sedangkan di Jawa Tengah sembilan perseribu [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/03/16/2-235-warga-brebes-alami-ganguan-jiwa">2.235 Warga Brebes Alami Gangguan Jiwa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BREBES (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Berdasarkan data WHO pada tahun 2019 di seluruh dunia sedikitnya ada 450 juta orang mengalami masalah kesehatan jiwa. Sepertiganya mereka berada di negara berkembang, seperti Indonesia. Dari hasil Research Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 diketahui angka revalensi gangguan jiwa berat di Indonesia sebesar tujuh perseribu rumah tangga. Sedangkan di Jawa Tengah sembilan perseribu rumah tangga.</p>
<p>“Jumlah Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ, red) berat di Kabupaten Brebes mencapai 2.235 kasus pada tahun 2020 dan ditemukan 54 kasus pasung di dalamnya,” demikian disampaikan Bupati Brebes Idza Priyanti SE MH saat membuka Rapat Kordinasi (Rakor) Pembentukan Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat (TPKJM) di ruang OR Setda Brebes, Selasa (16/3).</p>
<p>Menurut Idza, ODGJ di Kabupaten Brebes rata-rata ditemukan dari keluarga miskin yang tidak memiliki Jaminan Kesehatan Masyarakat atau Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesmas/Jamkesda). Untuk itu, Idza menekankan agar mereka mendapat perhatian khusus dari pemerintah, masyarakat, dunia usaha dan akedemisi.</p>
<p>“Permasalahan ini tidak hanya berkaitan dengan sektor kesehatan, tetapi juga sangat berhubungan dengan sektor lain seperti sosial, ekonomi, pendidikan, keamanan dan ketertiban,” ungkap Idza.</p>
<p>Idza mengingatkan, di Kabupaten Brebes jangan sampai ada kasus pasung lagi, karena pasung merupakan tindakan yang tidak manusiawi.</p>
<p>Pembentukan TPKJM, lanjutnya, sangat tepat sebagai salah satu strategi upaya pencegahan dan pengendalian kesehatan jiwa masyarakat. Nantinya TPKJM diharapkan dapat mengidentifikasi dan memetakan masalah, identifikasi sumber daya, merumuskan alternatif solusi, merencanakan dan melakukan intervensi penyelesaian masalah hingga melakukan monitoring dan evaluasi.</p>
<p>Sebagai narasumber dalam Rakor menghadirkan dr Anita Virgianti Sp Kj dari Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Tengah dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes dr Sartono MM.</p>
<p>Rakor diikuti 60 orang yang merupakan perwakilan dari Polres Brebes, Kodim 0713/Brebes, OPD terkait serta jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes.</p>
<p><strong>Nino Moebi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/03/16/2-235-warga-brebes-alami-ganguan-jiwa">2.235 Warga Brebes Alami Gangguan Jiwa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rumah Limasan Kayu Ludes Terbakar di Desa Rajek</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/01/15/rumah-limasan-kayu-ludes-terbakar-di-desa-rajek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hana Eswe]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Jan 2021 13:49:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[gangguan jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran desa rajek]]></category>
		<category><![CDATA[kecamatan godong]]></category>
		<category><![CDATA[polsek godong]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=140454</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Satu unit rumah limasan berbahan kayu jati dengan panjang 15 x 8 meter ludes terbakar dilalap jago merah. Insiden ini terjadi di Desa Rajek, Kecamatan Godong, sekitar pukul 16.30 WIB, Jumat (15/1/2021). Dari informasi yang diperoleh, peristiwa ini terjadi di rumah milik Suwarlan (80). Saat berada di belakang rumah, korban dipanggil Marno [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/01/15/rumah-limasan-kayu-ludes-terbakar-di-desa-rajek">Rumah Limasan Kayu Ludes Terbakar di Desa Rajek</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID)</strong> – Satu unit rumah limasan berbahan kayu jati dengan panjang 15 x 8 meter ludes terbakar dilalap jago merah. Insiden ini terjadi di Desa Rajek, Kecamatan Godong, sekitar pukul 16.30 WIB, Jumat (15/1/2021).</p>
<p>Dari informasi yang diperoleh, peristiwa ini terjadi di rumah milik Suwarlan (80). Saat berada di belakang rumah, korban dipanggil Marno (50), anak kandungnya, untuk memberitahukan adanya kobaran api di dalam rumahnya. Mendapat laporan tersebut, korban langsung keluar rumah dan melihat kobaran api sudah melalap bagian tengah rumah tersebut. Keduanya lalu berteriak minta tolong.</p>
<p>Teriakan tersebut didengar juga oleh Sanuri (60), tetangganya. Melihat adanya kobaran api, dirinya langsung berlari ke mushola dan mengumumkan adanya kebakaran. Warga langsung berduyun-duyun ke rumah korban serta berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, kobaran api terus membesar.</p>
<p>Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke Mapolsek Godong. Mendapatkan informasi tersebut, petugas kepolisian langsung datang ke TKP. Selang 30 menit kemudian, petugas damkar juga datang dan langsung melakukan pemadaman serta pendinginan di area lokasi yang terbakar. Dalam waktu singkat, api berhasil dipadamkan.</p>
<p>Kapolsek Godong, Iptu Daryanto membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut. Setelah mendapatkan informasi dari masyarakat, unit Reskrim Polsek Godong beserta tim inafis Polres Grobogan langsung menuju ke TKP. Setelah api padam, petugas langsung melakukan penyelidikan.</p>
<figure id="attachment_140456" aria-describedby="caption-attachment-140456" style="width: 400px" class="wp-caption alignleft"><img class="size-medium wp-image-140456" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/01/pemadaman-api-di-desa-rajek-400x224.jpeg" alt="" width="400" height="224" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/01/pemadaman-api-di-desa-rajek-400x224.jpeg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/01/pemadaman-api-di-desa-rajek-150x84.jpeg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/01/pemadaman-api-di-desa-rajek.jpeg 660w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption id="caption-attachment-140456" class="wp-caption-text">Proses pemadaman mendapatkan pengamanan dari personel kepolisian sektor Godong. Foto : ist.</figcaption></figure>
<p>“Dari hasil pemeriksaan, rumah yang terbakar ini berbentuk limasan kayu jati dengan panjang 15 x 8,5 meter, beratap genting, lantai tanah dengan tiang kayu jati berdiameter 12 centimeter dan tinggi tiga meter. Selain itu, juga ditemukan rangka motor dan TV yang ikut terbakar dalam kejadian ini,” ujar Iptu Daryanto.</p>
<p>Dari keterangan para saksi yang diperiksa, lanjut Kapolsek, kebakaran disebabkan kain korden yang berada dalam kamar dibakar menggunakan korek api oleh S (37), anak kandung korban. Dari keterangan korban, S sudah lama mengidap gangguan jiwa. Total kerugian yang dialami korban mencapai Rp 70 juta.</p>
<p>“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Dari keterangan saksi-saksi, penyebab sementara kebakaran diakibatkan korden kamar yang dibakar dengan menggunakan korek api oleh anak korban. Dari pemeriksaan anggota keluarga, yang bersangkutan mengidap gangguan jiwa dan sudah tujuh kali mendapatkan perawatan di RSUD dr Soedjati Purwodadi,” jelas Kapolsek.</p>
<p>Pihak korban tidak mempermasalahkan kejadian tersebut, sebab kebakaran rumahnya akibat dibakar oleh anak kandungnya sendiri. Usai kejadian, S diantar oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa serta perangkat Desa Rajek ke RSUD dr Soedjati Purwodadi untuk mendapatkan perawatan.</p>
<p><strong>Hana Eswe.</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/01/15/rumah-limasan-kayu-ludes-terbakar-di-desa-rajek">Rumah Limasan Kayu Ludes Terbakar di Desa Rajek</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rumah Limasan Kayu Ludes Terbakar di Leyangan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/01/07/rumah-limasan-kayu-ludes-terbakar-di-leyangan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hana Eswe]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Jan 2021 07:39:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[gangguan jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Penawangan]]></category>
		<category><![CDATA[ludes terbakar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=138255</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Peristiwa kebakaran mengejutkan warga Desa Leyangan, Kecamatan Penawangan, Kamis (7/1/2021). Insiden kebakaran ini tersebut menghanguskan rumah milik Suparwi (55), warga Dusun Pedak, Desa Leyangan. Dari informasi yang diperoleh, insiden ini bermula saat Suparwi sedang membeli sarapan di sebuah warung sekitar pukul 06.00 WIB. Sebelum berangkat, ia melihat MAM (20), anak korban tengah [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/01/07/rumah-limasan-kayu-ludes-terbakar-di-leyangan">Rumah Limasan Kayu Ludes Terbakar di Leyangan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID)</strong> – Peristiwa kebakaran mengejutkan warga Desa Leyangan, Kecamatan Penawangan, Kamis (7/1/2021). Insiden kebakaran ini tersebut menghanguskan rumah milik Suparwi (55), warga Dusun Pedak, Desa Leyangan.</p>
<p>Dari informasi yang diperoleh, insiden ini bermula saat Suparwi sedang membeli sarapan di sebuah warung sekitar pukul 06.00 WIB. Sebelum berangkat, ia melihat MAM (20), anak korban tengah berada di depan rumah.</p>
<p>Sejam kemudian, korban kembali dari warung dan melihat kepulan asap  dari ruang tamu. Di saat itu juga, ia melihat anaknya lari meninggalkan rumah.  Saat dicek ke ruang tamu, korban terkejut adanya api yang semakin membesar. Spontan, Suparwi berteriak minta tolong.</p>
<p>Mendengar teriakan itu, para tetangga langsung mendatangi rumah korban. Dengan peralatan seadanya, warga melakukan pemadaman dengan alat seadanya. Namun, kobaran api semakin membesar. Sekitar 30 menit kemudian, pemadam kebakaran datang untuk melakukan pemadaman. Api berhasil dipadamkan dalam waktu singkat.</p>
<p>Peristiwa ini dilaporkan ke Polsek Penawangan. Mendapatkan informasi tersebut, tim reskrim Polsek Penawangan bersama tim inafis Polres Grobogan mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP.</p>
<p>“Rumah yang terbakar berbentuk limasan dengan ukuran tiang 12&#215;12 centimeter. Dindingnya terbuat dari papan kayu. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun korban menderita kerugian materiil Rp 70 juta,” ujar Kapolsek Penawangan, AKP Saptono Widyo.</p>
<p>Dari hasil olah TKP tersebut, rumah tersebut dibakar oleh anak korban, MAM. Kapolsek menjelaskan, pelaku sudah lama mempunyai riwayat gangguan jiwa. Dari keterangan korban, pelaku pernah diperiksa dan dirawat di RSJ Semarang dan kerap mengamuk akibat depresi berat.</p>
<p>“Kami imbau kepada warga yang memiliki anggota keluarga dengan kondisi gangguan jiwa, agar jangan ditinggal sendirian di dalam rumah. Harus selalu diawasi supaya kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Bila perlu segera dilakukan pengobatan ke RSJ untuk mendapatkan penanganan,” imbau AKP Saptono.</p>
<p><strong>Hana Eswe.</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/01/07/rumah-limasan-kayu-ludes-terbakar-di-leyangan">Rumah Limasan Kayu Ludes Terbakar di Leyangan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>