<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>gagal Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/gagal/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Sat, 21 Dec 2024 04:22:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>gagal Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gagal Jadi Bupati Tegal, Bima Sakti Duduk di Kursi Besi Indomaret: Ini demi Cinta, Tak Berasa Sia-sia</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/12/21/gagal-jadi-bupati-tegal-bima-sakti-duduk-di-kursi-besi-indomaret-ini-demi-cinta-tak-berasa-sia-sia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Dec 2024 04:21:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Bima Sakti]]></category>
		<category><![CDATA[bupati-tegal]]></category>
		<category><![CDATA[Duduk]]></category>
		<category><![CDATA[gagal]]></category>
		<category><![CDATA[indomaret]]></category>
		<category><![CDATA[Kursi besi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=453089</guid>

					<description><![CDATA[<p>SLAWI (SUARABARU.ID) &#8211; Gagal duduk di kursi Bupati Tegal, Jawa Tengah (Jateng) pada Pilkada 2024, calon bupati Bima Eka Sakti menduduki kursi besi Indomaret. Momen tersebut diabadikan Bima Sakti dalam akun media sosial TikTok miliknya dengan caption: &#8220;Gagal jadi bupati? cukup Indomaret, Golda, &#38; kursi besi&#8221;. Sebelumnya video serupa juga diunggah Bima Sakti dalam akun [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/21/gagal-jadi-bupati-tegal-bima-sakti-duduk-di-kursi-besi-indomaret-ini-demi-cinta-tak-berasa-sia-sia">Gagal Jadi Bupati Tegal, Bima Sakti Duduk di Kursi Besi Indomaret: Ini demi Cinta, Tak Berasa Sia-sia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SLAWI (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Gagal duduk di kursi Bupati Tegal, Jawa Tengah (Jateng) pada Pilkada 2024, calon bupati Bima Eka Sakti menduduki kursi besi Indomaret.</p>
<p>Momen tersebut diabadikan Bima Sakti dalam akun media sosial TikTok miliknya dengan caption: &#8220;Gagal jadi bupati? cukup Indomaret, Golda, &amp; kursi besi&#8221;.</p>
<p>Sebelumnya video serupa juga diunggah Bima Sakti dalam akun media sosial (medsos) Instagram pribadi miliknya. Postingan berbentuk video dengan latar musik karyanya sendiri berjudul &#8220;Pejalan&#8221; itu pun viral di TikTok.</p>
<p>Lagu ini merupakan lagu yang dirilis Bima Sakti sekitar setahun lalu. Diketahui, sebelum maju menjadi calon bupati, Bima Sakti merupakan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan juga seorang musisi.</p>
<p>Hingga Sabtu (21/12/2024) pagi, videonya telah ditonton 472,7 ribu kali, mendapat like 29 ribu, dibagikan 986 kali, dan mendapat 2.168 komentar.</p>
<p>Komentar warganet di TikTok beragam. Ada yang memberi semangat Bima Sakti, misalnya akun @Lia Andriani: &#8220;semangat Mas Bima..padahal semua saudara sudah memilih tapi kalah dengan amplop&#8221;.</p>
<p>Begitu pula dengan akun @Mr.hugo: &#8220;Lu gak gagal bang, justru masyarakat Tegal yang gagal dapat bupati sekeren lu&#8221;.</p>
<p>Ada juga warganet yang mendorong Bima Sakti untuk maju kembali di lain kesempatan. Akun @LindaJayanti berkomentar: &#8220;&#8230; Sehat-sehat gih, boka 2029 maju maning tetep tak pilih njenengan&#8221;.</p>
<p>Sama halnya dengan komentar @Bunda Miar&#8217;s: &#8220;tetap semangat mas Bima dan mas Mujab periode berikutnya njenengan dadi Bupati dan Wabup Tegal&#8221;.</p>
<p>Berbeda dengan akun @Sang Perintis yang menyinggung langkah Bima Sakti melepas karir yang sedang bagus-bagusnya sebagai ASN Pemprov Jateng tetapi malah jalur politik dengan nyalon bupati.</p>
<p>Bima Sakti menegaskan tidak menyesali langkahnya mencalonkan diri sebagai Bupati Tegal. Menurutnya, kegagalan tidak akan menyurutkan niatnya mengabdi untuk tempat lahirnya.</p>
<p>&#8220;Kalau bukan demi tanah air masa kecil tercinta, tidak akan seperti ini ceritanya. Ini cinta, berkorban apapun tak berasa sia-sia,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sementara di Instagram, postingan Bima turut dikomentari oleh Bupati Trenggalek, yang kemali terpilih untuk periode kedua, Mochamad Nur Arifin yang akrab disapa Gus Ipin.</p>
<p>“Mentolo tak produseri @bimasakti.19 @mujabms ,&#8221;tidak punya jabatan belum tentu kehinaan, punya jabatan belum tentu kemuliaan&#8221;,” kata Gus Ipin melalui akun pribadinya @avinml yang bercentang biru.</p>
<p>Di sisi lain, ada pula yang mendukung Bima Sakti untuk kembali menekuni jalur musik, menjadi musisi. &#8220;Siap nyaingi atau duet mbe adrian khalif mas bim ? Wkwk,” komentar akun @sattyaokky.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/21/gagal-jadi-bupati-tegal-bima-sakti-duduk-di-kursi-besi-indomaret-ini-demi-cinta-tak-berasa-sia-sia">Gagal Jadi Bupati Tegal, Bima Sakti Duduk di Kursi Besi Indomaret: Ini demi Cinta, Tak Berasa Sia-sia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Upaya Diversi Gagal, Kasus Gengster Anak di Karanggunung Bakal Berlanjut ke Meja Hijau</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/09/26/upaya-diversi-gagal-kasus-gengster-anak-di-karanggunung-bakal-berlanjut-ke-meja-hijau</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Sep 2024 11:51:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Diversi]]></category>
		<category><![CDATA[gagal]]></category>
		<category><![CDATA[Gengster anak]]></category>
		<category><![CDATA[Karanggunung]]></category>
		<category><![CDATA[Meja hijau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=438211</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Upaya diversi terhadap kasus penganiayaan yang melibatkan beberapa Anak Berhadapan Hukum (ABH) kembali menemui jalan buntu. Diversi yang digelar di Pengadilan Negeri Semarang pada Kamis (26/9/2024) dari pukul 13.00 hingga 15.00 WIB itu belum mampu menghasilkan kesepakatan diantara kedua belah pihak. Proses ini melibatkan perkara dengan tuduhan melanggar Pasal 80 Jo Pasal [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/09/26/upaya-diversi-gagal-kasus-gengster-anak-di-karanggunung-bakal-berlanjut-ke-meja-hijau">Upaya Diversi Gagal, Kasus Gengster Anak di Karanggunung Bakal Berlanjut ke Meja Hijau</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Upaya diversi terhadap kasus penganiayaan yang melibatkan beberapa Anak Berhadapan Hukum (ABH) kembali menemui jalan buntu.</p>
<p>Diversi yang digelar di Pengadilan Negeri Semarang pada Kamis (26/9/2024) dari pukul 13.00 hingga 15.00 WIB itu belum mampu menghasilkan kesepakatan diantara kedua belah pihak. Proses ini melibatkan perkara dengan tuduhan melanggar Pasal 80 Jo Pasal 76C UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan/atau Pasal 170 KUHP.</p>
<p>Kegiatan yang digelar di Ruang Diversi tersebut dihadiri oleh sejumlah pihak yang berkepentingan, diantaranya Hakim Anak selaku Fasilitator, Pembimbing Kemasyarakatan yang diwakili oleh Firdaus Adi Kurnia dan Yosy Yudha Kusuma, serta Penuntut Umum.</p>
<p>Tak hanya itu, anak-anak pelaku yang terlibat dan orang tua mereka, hadir dalam upaya penyelesaian kasus ini. Dari pihak korban, hadir orang tua korban yang didampingi Pekerja Sosial (Peksos) dan Penasehat Hukum anak.</p>
<p>Dalam pertemuan tersebut, fasilitator memberikan kesempatan kepada setiap pihak untuk mengemukakan pandangannya dan menyampaikan harapan akan adanya perdamaian melalui mekanisme diversi.</p>
<p>Seperti diketahui, diversi merupakan upaya penyelesaian perkara anak di luar persidangan yang diatur dalam Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak (UU SPPA) dan bertujuan untuk mencari solusi yang lebih mengedepankan kesejahteraan anak serta prinsip keadilan restoratif. Namun, realitas di lapangan sering kali jauh lebih kompleks dari sekadar harapan.</p>
<p>Setelah mendengarkan keterangan dari pihak keluarga pelaku maupun keluarga korban, suasana pertemuan tersebut berubah menjadi semakin emosional. Pihak keluarga korban masih menyimpan rasa sakit atas insiden yang terjadi, sementara keluarga pelaku berusaha untuk menawarkan permintaan maaf dan bentuk tanggung jawab lain sebagai bagian dari niat baik untuk menempuh jalur damai. Sayangnya, harapan untuk mencapai kesepakatan tersebut tak terwujud. Keluarga korban menolak tawaran diversi dengan tegas, menandakan bahwa kasus ini akan terus berlanjut ke proses peradilan formal.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/09/26/upaya-diversi-gagal-kasus-gengster-anak-di-karanggunung-bakal-berlanjut-ke-meja-hijau">Upaya Diversi Gagal, Kasus Gengster Anak di Karanggunung Bakal Berlanjut ke Meja Hijau</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Banjir di Lumbung Padi, Cerita Petani Demak yang Gagal Panen</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/03/17/banjir-di-lumbung-padi-cerita-petani-demak-yang-gagal-panen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Mar 2024 08:33:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Demak]]></category>
		<category><![CDATA[gagal]]></category>
		<category><![CDATA[Karangtengah]]></category>
		<category><![CDATA[Panen]]></category>
		<category><![CDATA[petani]]></category>
		<category><![CDATA[sawah]]></category>
		<category><![CDATA[Wonosalam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=404806</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEMAK (SUARABARU.ID) &#8211; Banjir melanda banyak wilayah di Kabupaten Demak beberapa terakhir, di mana menjadi kerugian tersendiri bagi para petani. Catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Demak Ahad 17 Maret 2024, hampir 4.000 hektar sawah milik petani terendam banjir. Para petani harus mengelus dada karena kemungkinan panen padi tidak maksimal bahkan harus gagal panen [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/17/banjir-di-lumbung-padi-cerita-petani-demak-yang-gagal-panen">Banjir di Lumbung Padi, Cerita Petani Demak yang Gagal Panen</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>DEMAK (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Banjir melanda banyak wilayah di Kabupaten Demak beberapa terakhir, di mana menjadi kerugian tersendiri bagi para petani.</p>
<p>Catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Demak Ahad 17 Maret 2024, hampir 4.000 hektar sawah milik petani terendam banjir.</p>
<p>Para petani harus mengelus dada karena kemungkinan panen padi tidak maksimal bahkan harus gagal panen karena sawah terendam banjir.</p>
<p>Demak yang punya julukan sebagai lumbung padi sebetulnya sedang memasuki masa panen bulan ini.</p>
<p>Sebagian petani sudah memulai panen seperti di beberapa desa di Kecamatan Karangtengah, namun mayoritas belum panen.</p>
<p>Pantauan di lapangan di Desa Kendaldoyong Kecamatan Wonosalam dan Tembiring Kecamatan Demak, padi di sawah-sawah belum waktunya panen.</p>
<p>Mayoritas tanaman padi belum tua sepenuhnya, dan hanya menunggu saatnya panen.</p>
<p>Munawar salah satu petani harus merogoh kantong lebih untuk membayar buruh tani lagi. Padi di sawah harus dipocong atau menali katena ambruk terkena angin kencang.</p>
<p>&#8220;Sudah dipocong, tapi ini kebanjiran lebih dalam. Tidak tahu seperti apa nanti jadinya,&#8221; kata dia.</p>
<p>Ali, petani lainnya juga was-was dampak banjir akan membuat padi tenggelam sepenuhnya atau masih bisa diselamatkan.</p>
<p>Bila banjir cepat surut, dan debit air di areal persawahan berkurang maka padi yang hendak menunggu tua masih bisa diselamatkan setidaknya.</p>
<p>&#8220;Kalau banjir tahun lalu gagal (panen). Tidak tahu nanti,&#8221; kata dia.</p>
<p>Di desa-desa lain sebagian petani ada yang sudah panen meskipun gabah sudah tumbuh karena terendam banjir.</p>
<p>Adanya panas matahari tiga hari terakhir bisa membuat padi yang dipanen dijemur dengan kondisi apa adanya.</p>
<p><strong>Banjir di 88 Desa</strong></p>
<p>Lebih jauh banjir di Kabupaten Demak dalam catatan BPBD sudah merambah 88 desa di 10 Kecamatan.</p>
<p>Angka ini naik dua kali lipat dari hari sebelumnya yang menenggelamkan 44 desa dari 8 kecamatan.</p>
<p>Sebanyak 92.246 jiwa terdampak banjir dan hampir 13 ribu orang mengungsi hingga hari ini.</p>
<p>Angka itu diprediksi bisa terus bertambah mengingat kembali jebolnya tanggul sungai di Karanganyar Demak pagi hari tadi.</p>
<p><strong>Diaz Aza</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/17/banjir-di-lumbung-padi-cerita-petani-demak-yang-gagal-panen">Banjir di Lumbung Padi, Cerita Petani Demak yang Gagal Panen</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tak Berkembang, Adnan/Nita Gagal ke Semifinal</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/11/19/tak-berkembang-adnan-nita-gagal-ke-semifinal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Nov 2022 22:30:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Adnan/Nita]]></category>
		<category><![CDATA[gagal]]></category>
		<category><![CDATA[ke semifinal]]></category>
		<category><![CDATA[Tak Berkembang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=293912</guid>

					<description><![CDATA[<p>SYDNEY (SUARABARU.ID)-Adnan Maulana/Nita Violina Marwah harus mengubur impian lolos ke semifinal turnamen bulutangkis Australia Terbuka 2022. Ganda campuran Indonesia ini menyerah kepada Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping. Dalam pertandingan babak perempatfinal turnamen berhadiah total 180 ribu dolar AS yang berlangsung di Quay Centre, Sydney Olympic Park, Sydney, Jumat (18/11), permainan Adnan/Nita tidak keluar sama sekali. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/11/19/tak-berkembang-adnan-nita-gagal-ke-semifinal">Tak Berkembang, Adnan/Nita Gagal ke Semifinal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SYDNEY (SUARABARU.ID)-</strong>Adnan Maulana/Nita Violina Marwah harus mengubur impian lolos ke semifinal turnamen bulutangkis Australia Terbuka 2022. Ganda campuran Indonesia ini menyerah kepada Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping.</p>
<p>Dalam pertandingan babak perempatfinal turnamen berhadiah total 180 ribu dolar AS yang berlangsung di Quay Centre, Sydney Olympic Park, Sydney, Jumat (18/11), permainan Adnan/Nita tidak keluar sama sekali. Wakil Pelatnas Cipayung ini takluk di tangan pasangan unggulan kedelapan asal China itu dengan skor 7-21, 4-21.</p>
<p>&#8220;Permainan kami tidak keluar sama sekali. Dari awal terus tertekan. Pola permainan kami benar-benar tak berkembang. Ini yang membuat kami kalah,&#8221; ujar Adnan kepada Tim Humas dan Media PBSI.</p>
<p>&#8220;Permainan kami sama sekali tidak berkembang. Permainannnya jelek. Selama berlangsung, kami terus ditekan. Juga banyak melakukan kesalahan sendiri,&#8221; tambah Nita.</p>
<p>Dituturkan oleh Adnan, pasangan asal Negeri Tirai Bambu itu memang tampil lebih baik. Dari kacamatanya, Huang Dong Ping memiliki pertahanan kuat. Beberapa kali diserang tidak tembus. Apalagi, karakter shuttlecock yang digunakan termasuk berat.</p>
<p>&#8220;Sementara pemain cowok, serangannya tajam karena punya postur tinggi.<br />
Pertahanannya juga lebih rapat. Kalau kami salah buang, pasti langsung disergap. Itu yang terjadi dalam pertandingan tadi,&#8221; tutur Adnan.</p>
<p>Ditambahkan Adnan, dalam pertandingan tadi, seharusnya bersama Nita, dirinya bisa tampil lebih baik lagi. &#8220;Harusnya kami lebih berani lagi. Cuma kami tidak diberi angin. Sudah mencari segala cara, tetapi lawan nggak mati-mati,&#8221; ucap Adnan lagi.</p>
<p>Meski gagal melaju ke semifinal ajang BWF World Tour Super 300 ini, menurut Adnan, setelah mengikuti tiga turnamen, yaitu Indonesia International Challenge dan Indonesia Masters Super 100 di Malang, serta Australia Terbuka, ada hal positif. Bersama Nita, ada sisi yang menggembirakan.</p>
<p>&#8220;Paling tidak, komunikasi kami kini lebih lancar dan ada kemajuan. Selain itu, saling pengertian juga makin baik,&#8221; ujar Adnan.</p>
<p>&#8220;Ya, komunikasi kami akui sekarang memang lebih baik. Kami bisa bicara dan saling mengingatkan di lapangan,&#8221; ujar Nita.</p>
<p>Sebaliknya, satu wakil Indonesia lainnya, Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja melaju ke babak semifinal. Tiket tersebut didapat pasangan profesional ini setelah menggusur unggulan ketujuh asal Jepang, Yuki Kaneko/Misaki Matsutomo dengan skor 20-22, 21-19, 21-17.</p>
<p><em><strong>Muhaimin</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/11/19/tak-berkembang-adnan-nita-gagal-ke-semifinal">Tak Berkembang, Adnan/Nita Gagal ke Semifinal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gagal Lagi, Even Nasional Amazing Tegal Fest 2022 di Kota Tegal</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/08/28/gagal-lagi-even-nasional-amazing-tegal-fest-2022-di-kota-tegal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Aug 2022 22:19:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[gagal]]></category>
		<category><![CDATA[pentas]]></category>
		<category><![CDATA[tegal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=274098</guid>

					<description><![CDATA[<p>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211; Setelah gagalnya event nasional &#8216;Tegal Bahari Jazz’ yang sedianya dilaksanakan di Obyek Wisata Pantai Alam Indah (PAI) Kota Tegal, Jawa Tengah selama tiga hari mulai (5-7 Mei 2022) lalu, kini event Amazing Tegal Fest 2022 yang sedianya digelar pada 26-28 Agustus 2022 ini juga kembali gagal. Berbagai persiapan sudah dilakukan, mulai dari [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/08/28/gagal-lagi-even-nasional-amazing-tegal-fest-2022-di-kota-tegal">Gagal Lagi, Even Nasional Amazing Tegal Fest 2022 di Kota Tegal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TEGAL (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Setelah gagalnya event nasional &#8216;Tegal Bahari Jazz’ yang sedianya dilaksanakan di Obyek Wisata Pantai Alam Indah (PAI) Kota Tegal, Jawa Tengah selama tiga hari mulai (5-7 Mei 2022) lalu, kini event Amazing Tegal Fest 2022 yang sedianya digelar pada 26-28 Agustus 2022 ini juga kembali gagal.</p>
<p>Berbagai persiapan sudah dilakukan, mulai dari promosi, panggung, hingga tiket sebagian yang sudah terjual bahkan alat musik dan lampu menunjang sudah berada di panggung pada Jumat (26/08/2022).</p>
<p>Kepala Bidang Pariwisata, Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Tegal, Maman Suherman saat dikonfirmasi membenarkan pembatalan konser tersebut. &#8220;Ya konser batal,&#8221; katanya Sabtu, (28/8/2022).</p>
<p>Penyebab batalnya konser, kata Maman, bukan disebabkan oleh kebijakan dari Pemerintah Kota Tegal. Dalam konser itu, Pemkot hanya menerima sewa lahan. &#8220;Kegagalan bukan karena Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal, melainkan Event Organizer (EO). Pemkot hanya menerima sewa lahan PAI yang sudah dibayar lunas,&#8221; ungkap Maman.</p>
<p>Maman menambahkan, pihak EO mendadak memberitahu pembatalan dengan alasan ada persoalan internal EO. Namun tidak dijelaskan detail persoalan apa yang dimaksud. Pihak EO, Yuli Rahmawati saat dikonfirmasi melalui hand phone hingga berita ini ditulis belum merespon.</p>
<p>Sedianya, saat publikasi Amazing Tegal Fest 2022 menghadirkan puluhan artis nasional seperti Rizky Febian, Virzha, Last Child, Denny Caknan, Budi Doremi, Kotak, J-Rocks, Tipe-X, Endank Soekamti, Summerlane, Daun Jatuh, Hindia, Feel Koplo, Hivi!, Kelompok Penerbang Roket, Andien, Diskoria, NDX AKA, dan lainnya.</p>
<p>Rencana untuk mengangkat seluruh lini sektor dari Kota Tegal. Mulai dari sektor pariwisata, budaya, UMKM, hingga sektor bidang ekonomi kreatif lainnya terpaksa kandas.</p>
<p><strong>Sutrisno</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/08/28/gagal-lagi-even-nasional-amazing-tegal-fest-2022-di-kota-tegal">Gagal Lagi, Even Nasional Amazing Tegal Fest 2022 di Kota Tegal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>