<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Energi Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/energi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Fri, 01 May 2026 06:39:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Energi Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Hari Buruh, Gugat Dominasi Swasta Berkedok Transisi Hijau di Sektor Energi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/05/01/hari-buruh-gugat-dominasi-swasta-berkedok-transisi-hijau-di-sektor-energi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 May 2026 06:39:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Energi]]></category>
		<category><![CDATA[hari buruh]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Power]]></category>
		<category><![CDATA[Listrik]]></category>
		<category><![CDATA[may day]]></category>
		<category><![CDATA[PP IP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=557234</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID) &#8211; Persatuan Pegawai PLN Indonesia Power (PP IP) bersama Gerakan Kesejahteraan Nasional (Gekanas) mengeluarkan pernyataan sikap keras terhadap arah kebijakan energi nasional. Aksi dilakukan di Jakarta, bertepatan dengan momen peringatan Hari Buruh Internasional (May Day). PP IP menuntut pembatalan Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034 yang dinilai mengancam kedaulatan energi bangsa melalui [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/05/01/hari-buruh-gugat-dominasi-swasta-berkedok-transisi-hijau-di-sektor-energi">Hari Buruh, Gugat Dominasi Swasta Berkedok Transisi Hijau di Sektor Energi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Persatuan Pegawai PLN Indonesia Power (PP IP) bersama Gerakan Kesejahteraan Nasional (Gekanas) mengeluarkan pernyataan sikap keras terhadap arah kebijakan energi nasional.</p>
<p>Aksi dilakukan di Jakarta, bertepatan dengan momen peringatan Hari Buruh Internasional (May Day).</p>
<p>PP IP menuntut pembatalan Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034 yang dinilai mengancam kedaulatan energi bangsa melalui dominasi pihak swasta.</p>
<p>​Andy Wijaya, Sekjen PP IP, mengatakan terus menyoroti ketimpangan alokasi investasi dalam draf RUPTL mendatang.</p>
<p>Dia bilang, berdasarkan data Kementerian ESDM tahun 2025, dari total peluang investasi pembangkit senilai Rp2.133,7 triliun, sebesar 73% atau setara Rp1.566,1 triliun dialokasikan untuk partisipasi IPP (Independent Power Producer) atau swasta.</p>
<p>&#8220;Sementara itu, PT PLN hanya diberi ruang sebesar Rp567,6 triliun,&#8221; katanya.</p>
<p>​<strong>Kedaulatan Rakyat Vs Kepentingan Oligarki</strong></p>
<p>​Andy Wijaya mengatakan, PP IP menggarisbawahi narasi transisi energi &#8220;hijau&#8221; yang diusung. Hal itu jangan sampai menjadi kedok bagi para oligarki untuk mengendalikan hajat hidup orang banyak.</p>
<p>​&#8221;Kami mendambakan energi bersih, namun realitanya proyek &#8216;hijau&#8217; saat ini diduga hanya menguntungkan investor melalui kontrak jangka panjang. Sementara rakyat tetap dibebani harga yang tidak menentu,&#8221; katanya.</p>
<p>Dikatakannya, perubahan fungsi listrik dari &#8220;pelayanan publik&#8221; menjadi &#8220;komoditas komersial&#8221; dianggap sebagai ancaman nyata bagi konstitusi.</p>
<p>​untuk itu, kata dia, tuntutan utama Manifesto May Day 2026 bertajuk &#8220;Menjaga Nyala Kedaulatan di Tangan Rakyat&#8221;, PP IP dan GEKANAS mendesak pemerintah untuk;</p>
<p>1. Hentikan Privatisasi Energi: Kembalikan penguasaan kelistrikan sesuai amanat Pasal 33 UUD 1945 agar negara berkuasa penuh demi menjamin harga murah bagi rakyat.</p>
<p>2. Kaji Ulang Alokasi EBT: Memastikan pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) diprioritaskan melalui BUMN, bukan diserahkan secara dominan kepada swasta yang berorientasi laba.</p>
<p>3. Listrik Murah sebagai Hak Rakyat: Menolak komersialisasi listrik dan menuntut agar listrik tetap dipandang sebagai hak dasar, bukan kemewahan.</p>
<p>Lebih lanjut Andy mengatakan, sebagai bagian tak terpisahkan dari masyarakat yang bekerja di garis depan operasional pembangkit, PP IP berkomitmen untuk terus berjuang melawan upaya pelemahan peran negara di sektor energi.</p>
<p>Organisasi menekankan tidak akan membiarkan kedaulatan energi runtuh dan mengajak seluruh elemen bangsa untuk merapatkan barisan.</p>
<p>​&#8221;Jangan biarkan transisi energi menjadi transaksi oligarki. Pastikan negara tetap berkuasa, agar listrik tetap menyala murah di setiap sudut negeri,&#8221; katanya. (*)</p>
<p><strong>Diaz A Abidin</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/05/01/hari-buruh-gugat-dominasi-swasta-berkedok-transisi-hijau-di-sektor-energi">Hari Buruh, Gugat Dominasi Swasta Berkedok Transisi Hijau di Sektor Energi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hari Jadi Nasmoco ke 65, Komitmen untuk Pelanggan dan Pembangunan di Jawa Tengah &#8211; DI Yogyakarta</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/04/15/hari-jadi-nasmoco-ke-65-komitmen-untuk-pelanggan-dan-pembangunan-di-jawa-tengah-di-yogyakarta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2026 11:41:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Otomotif]]></category>
		<category><![CDATA[65]]></category>
		<category><![CDATA[dp mall]]></category>
		<category><![CDATA[Efisiensi]]></category>
		<category><![CDATA[Energi]]></category>
		<category><![CDATA[hut]]></category>
		<category><![CDATA[Nasmoco]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Veloz]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=554106</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Nasmoco, diler utama Toyota di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta merayakan hari jadi ke-65 melalui pameran akbar “Nasmoco Fiesta 65th” yang digelar di Atrium DP Mall Semarang, 15-19 April 2026. Melalui dunia otomotif, Nasmoco ingin terus berkomitmen konsisten memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. &#8220;Momentum ini, kita tentu ingin konsisten memberikan pelayanan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/04/15/hari-jadi-nasmoco-ke-65-komitmen-untuk-pelanggan-dan-pembangunan-di-jawa-tengah-di-yogyakarta">Hari Jadi Nasmoco ke 65, Komitmen untuk Pelanggan dan Pembangunan di Jawa Tengah &#8211; DI Yogyakarta</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: left;"><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Nasmoco, diler utama Toyota di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta merayakan hari jadi ke-65 melalui pameran akbar “Nasmoco Fiesta 65th” yang digelar di Atrium DP Mall Semarang, 15-19 April 2026.</p>
<p>Melalui dunia otomotif, Nasmoco ingin terus berkomitmen konsisten memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.</p>
<p>&#8220;Momentum ini, kita tentu ingin konsisten memberikan pelayanan terbaik, di tengah perubahan dinamika ekonomi di tengah masyarakat dan di tingkat global,&#8221; kata</p>
<p>Vice President Director Nasmoco Group, Jodjana Jody, menambahkan, perusahaan tentu akan menghadapi tantangan ke depan.</p>
<p>Akan tetapi, diharapkannya, perekonomian akan tumbuh membaik. Dengan begitu, memicu perusahaan dalam membantu pembangunan.</p>
<p>&#8220;Karena kalau ekonomi tidak bertumbuh baik, ya tentu kita tidak bisa bertumbuh bersama,&#8221; ucap dia.</p>
<p>Jody berpesan kepada pemerintah melalui berbagai kebijakannya, agar mampu membangkitkan ekonomi khususnya Jawa Tengah dan DI Yogyakarta.</p>
<p><strong>Efisiensi Energi</strong></p>
<p>Lebih lanjut, Jody mencontohkan, perihal isu efisiensi energi. Di mana Nasmoco sudah menghadirkan produk-produk kendaraan yang beradaptasi dengan keberlanjutan.</p>
<p>Dia mengajak masyarakat untuk meggunakan produk kendaraam yang dinamai multi pathway. Mobil dengan konsep hybrid, memadukan bahan bakar minyak (BBM) yang dikonversikan menyimpan tenaga listrik.</p>
<p>&#8220;Artinya, kalau customer ingin ikut kontribusi mengurangi pemakaian bahan bakar. Misalnya kami hadirkan Toyota Veloz Hybrid EV ini,&#8221; katanya.</p>
<p>Di tengah fluktuasi harga bahan bakar, kehadiran Veloz Hybrid EV dikatakan menjadi jawaban. Perpaduan kesan kendaraan mewah, fitur keselamatan canggih Toyota Safety Sense (TSS), dan tetap sangat irit BBM dilengkapi fasilitas layanan bengkel terlengkap.</p>
<p>Dalam pameran di mal tersebur, sejumlah unit display dipamerkan juga di antaranya: Innova Zenix Hybrid EV, Veloz Hybrid EV, Yaris Cross Hybrid EV, Camry Hybrid EV, Alphard XE Hybrid EV, Agya Stylix, Rush, GR Supra, Prius Hybrid EV, Innova Reborn Diesel Black Edition dan Veloz Doodle. (*)</p>
<p><strong>Diaz A Abidin</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/04/15/hari-jadi-nasmoco-ke-65-komitmen-untuk-pelanggan-dan-pembangunan-di-jawa-tengah-di-yogyakarta">Hari Jadi Nasmoco ke 65, Komitmen untuk Pelanggan dan Pembangunan di Jawa Tengah &#8211; DI Yogyakarta</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Desa Kalinusu Brebes Olah Limbah Ternak Jadi Energi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/09/30/warga-desa-kalinusu-brebes-olah-limbah-ternak-jadi-energi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Sep 2025 13:43:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Energi]]></category>
		<category><![CDATA[kalinusu-brebes]]></category>
		<category><![CDATA[limbah-ternak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=499027</guid>

					<description><![CDATA[<p>‎BREBES (SUARABARU.ID) &#8211; ‎Dapur warga Desa Kalinusu, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes mulai beralih dari gas elpiji ke energi alternatif. Kotoran sapi yang dulu hanya jadi limbah, kini diolah menjadi bahan bakar biogas untuk memasak sehari-hari. ‎Inovasi ini hadir melalui program Ngopeni Biogas Mandiri yang resmi diluncurkan bersamaan dengan pelaksanaan Desa Dampingan 2025 oleh Dinas Energi [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/30/warga-desa-kalinusu-brebes-olah-limbah-ternak-jadi-energi">Warga Desa Kalinusu Brebes Olah Limbah Ternak Jadi Energi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>‎<strong>BREBES (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; ‎Dapur warga Desa Kalinusu, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes mulai beralih dari gas elpiji ke energi alternatif. Kotoran sapi yang dulu hanya jadi limbah, kini diolah menjadi bahan bakar biogas untuk memasak sehari-hari.</p>
<p>‎Inovasi ini hadir melalui program Ngopeni Biogas Mandiri yang resmi diluncurkan bersamaan dengan pelaksanaan Desa Dampingan 2025 oleh Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah, di Aula Balai Desa Kalinusu, Selasa (30/9/2025).</p>
<p>‎Kepala Dinas ESDM Jateng Agus Sugiharto ST MT mengatakan, program Ngopeni Biogas Mandiri bukan hanya soal energi, tetapi juga strategi pengentasan kemiskinan.</p>
<p>“Kalau biasanya kotoran sapi hanya dianggap limbah, di sini diolah menjadi bahan bakar. Warga mendapat energi murah, lingkungan pun lebih bersih,” ujarnya.</p>
<p>‎Kepala Cabang Dinas Wilayah Slamet Utara, Ipong Hartanto SE MSi, menambahkan bahwa pengelolaan biogas di Kalinusu dilakukan bersama kelompok tani setempat. Limbah kotoran sapi diolah dalam instalasi biogas, lalu disalurkan ke rumah tangga warga.</p>
<p>‎Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Brebes memberikan ‎dukungan program inovasi tersebut. Wakil Bupati Brebes Wurja SE menilai program itu mampu mengurangi beban pengeluaran rumah tangga.</p>
<p>Dengan adanya biogas, warga dapat memangkas anggaran untuk membeli gas elpiji. Inilah contoh kemandirian energi di desa,” kata Wurja.</p>
<p>‎Manfaat nyata sudah dirasakan warga, dikatakan Ketua Kelompok Tani Desa Kalinusu Miarto menyebut biogas sangat membantu ibu rumah tangga.</p>
<p>“Sekarang baru bisa dinikmati sembilan rumah tangga karena jumlah ternak terbatas. Harapannya nanti seluruh warga bisa merasakan manfaatnya,” ujarnya.</p>
<p>‎Selain peresmian biogas, pemerintah juga menyerahkan sejumlah bantuan kepada kelompok tani dan warga setempat. Acara ini dihadiri jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Brebes, perwakilan BUMD, perbankan, serta tokoh masyarakat.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/30/warga-desa-kalinusu-brebes-olah-limbah-ternak-jadi-energi">Warga Desa Kalinusu Brebes Olah Limbah Ternak Jadi Energi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Energi dari Sejumput Limbah, Komitmen Perusahaan India Jemput Masa Depan Industri Hijau di Indonesia</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/09/05/energi-dari-sejumput-limbah-komitmen-perusahaan-india-jemput-masa-depan-industri-hijau-di-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Sep 2025 09:57:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Energi]]></category>
		<category><![CDATA[hijau]]></category>
		<category><![CDATA[India]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[industri]]></category>
		<category><![CDATA[Thermax]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=494508</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID) &#8211; Pagi itu, Inu Pramono yang menjabat Business Development &#38; Steam Sales Manager PT Thermax International Indonesia serta rekan-rekannya cukup sibuk dengan aktivitas di stan ruang pamer peralatan industri. Kepada khalayak lintas kalangan, tim mengenalkan kontribusi perusahaan asal India itu dalam membuat produk sekaligus komitmen menjemput mempercepat perjalanan dekarbonisasi Indonesia. Ya, PT Thermax [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/05/energi-dari-sejumput-limbah-komitmen-perusahaan-india-jemput-masa-depan-industri-hijau-di-indonesia">Energi dari Sejumput Limbah, Komitmen Perusahaan India Jemput Masa Depan Industri Hijau di Indonesia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Pagi itu, Inu Pramono yang menjabat Business Development &amp; Steam Sales Manager PT Thermax International Indonesia serta rekan-rekannya cukup sibuk dengan aktivitas di stan ruang pamer peralatan industri. Kepada khalayak lintas kalangan, tim mengenalkan kontribusi perusahaan asal India itu dalam membuat produk sekaligus komitmen menjemput mempercepat perjalanan dekarbonisasi Indonesia.</p>
<p>Ya, PT Thermax International Indonesia tak ketinggalan menaruh partisipasinya pada ajang The 2nd Annual Indonesia Green Industry Summit (AIGIS), di Plenary Hall, Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta Pusat, Rabu, 20 Agustus 2025.</p>
<p>Stan itu memperkenalkan langsung produk-produk perusahaan untuk industri, ssperti mesin pemanas, pendingin, pengelolaan limbah industri naik padat maupun cair, hingga proyek pengendalian polusi udara.</p>
<p>Stan tersebut cukup ramai, menarik perhatian Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Agus Gumiwang Kartasasmita. Kemudian pemerintah daerah seperti Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa,  kalangan pengusaha, pemerhati lingkungan, hingga masyarakat umum (civil society.</p>
<p>Inu mengatakan, salah satu produk cukup strategis menuju industri hijau buatan perusahaan yang berkantor pusat di Pune, India itu, yakni mesin yang mengolah energi alternatif dari limbah biomassa. Pola manajemen sampah (waste manajemen) dimanfaatkan betul untuk menjadi energi alternatif di industri bersangkutan.</p>
<p>&#8220;Sejauh ini kita sampaikan ke customer (pelanggan) kita yang masih pakai batu bara ya. Ya, kita bilang, &#8216;Oke, dengan batu bara nilainya segini hasilnya, dampaknya ada limbah B3-nya, karbonnya ada, polietelina (PE) ada.&#8217; Kayak gitu kan. Tapi kalau switching (beralih) ke Biomassa, memang agak lebih mahal biayanya. Akan tetapi itu enggak ada dampak lingkungan lagi,&#8221; katanya.</p>
<p>Inu mengatakan, sistem transisi energi atau peralihan dari fosil seperti batu bara menggunakan biomassa memiliki banyak manfaat dalam menjemput energi bersih, khususnya untuk industri hijau di Indonesia. Dengan begitu industri akan turut berperan menjalankan kewajibannya dalam meminimalkan dampak lingkungan di tengah masyarakat.</p>
<p>&#8220;Jadi enggak ada (dampak) lingkungannya, misalkan industrinya dekat dengan masyarakat gitu,&#8221; ucap pria lulusan Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung tersebut.</p>
<p>Dicontohkan Inu, salah satu perusahaan yang sudah bekerjasama dengan produk PT Thermax International Indonesia yakni industri jamu terbesar yang berada di Jawa Tengah. Bermula dari kesulitan perusahaan industri jamu tersebut dalam mengatasi tumpukan limbah padat sisa rempah-rempah bahan dasar jamu, kerjasama itu terjalin. Kerjasama membuat energi alternatif biomassa itu sudah berjalan sepuluh tahun terakhir</p>
<p>&#8220;Dari kesusahan dalam solusi membuang limbah. Kita tawarkan, oke limbahnya ini bisa jadi bahan bakar. Jadi mereka mengurangi biaya operasional ke arah situ. Energinya nanti keluar untuk steam (mesin pemanas), listrik juga. Buat proses produksi mereka dari recycle (pengolahan sampah),&#8221; tutur Inu.</p>
<p>Sejauh ini, kata dia, Thermax yang memulai perjalanan bisnisnya di Indonesia sejak 1971 itu, terus memperluas pasar untuk dukungan dekarbonisasi melalui produk buatannya. Khususnya menyasar kalangan industri. Sektor yang cukup gencar digarap di Indonesia menyasar perusahaan makanan dan minuman, serta farmasi. Di mana limbahnya diolah lagi menjadi energi alternatif.</p>
<p>Menurut dia, kontribusi pasar dari Thermax untuk dua sektor industri tersebut mencapai 30-40%. Perusahaan juga mengedukasi untuk sektor-sektor industri lainnya.</p>
<p>&#8220;Kalau sektor-sektor lain, seperti tekstil. Mereka berpotensi tumbuh,&#8221; katanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<figure id="attachment_494536" aria-describedby="caption-attachment-494536" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-494536" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250905-WA0413.jpg" alt="" width="681" height="478" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250905-WA0413.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250905-WA0413-400x281.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250905-WA0413-150x105.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-494536" class="wp-caption-text">Aktivitas publik saat The 2nd Annual Indonesia Green Industry Summit (AIGIS), di Plenary Hall, Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta Pusat, Rabu, 20 Agustus 2025. (Foto: Diaz A Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>Ajak Kolaborasi Industri-industri Baru </strong></p>
<p>Inu mengatakan, Thermax terus berkomitmen untuk menjadi bagian dari perwujudan industri hijau di Indonesia yang telah menjadi tulang punggung ekonomi nasional. Thermax menjajaki industri-industri baru yang sedang tumbuh, salah satunya di Jawa Tengah. Ada Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, serta KEK Kendal.</p>
<p>Perusahaan yang punya pabrik produksi manufaktur di Kawasan Industri Krakatau, Banten, itu mengeksplorasi diri untuk menjadi mitra yang produknya selaras dengan kebutuhan industri-industri baru di Indonesia. Tentu dengan komitmen jalan dekarbonisasi.</p>
<p>&#8220;Kita lihat produk kita, apa yang bisa diserap sama kawasan industri baru itu,&#8221; kata dia.</p>
<p>Terlebih, dikatakannya, industri yang produknya diekspor di Eropa khususnya harus memiliki rekam jejak yang baik terhadap komitmen dekarbonisasi. Untuk itu, keberadaan Thermax diharapkan akan menjadi mitra yang baik bagi industri, hingga mampu kontribusi menumbuhkan perekonomian nasional.</p>
<p>Untuk diketahui, sejauh ini bahkan produk dari PT Thermax International Indonesia merambah pasar di Asia Tenggara. Di antaranya Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Myanmar, Vietnam dan Kamboja. Produknya antara lain, mesin pemanas skala besar, peralatan pengendalian polusi udara, sistem pengolahan limbah, hingga chiller.</p>
<p>Kemudian secara global, Thermax telah memilki 29 kantor internasional, 14 fasilitas manufaktur yang terdiri dari 10 di India, dan empat lainnya di luar negara itu. Jaringan pemasaran mencapai 88 negara di Asia, Timur Tengah, Afrika, Eropa, dan Amerika. Perusahaan juga memiliki 7 anak perusahaan domestik, dan 21 internasional.</p>
<figure id="attachment_494535" aria-describedby="caption-attachment-494535" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-494535" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250905-WA0410.jpg" alt="" width="681" height="434" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250905-WA0410.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250905-WA0410-400x255.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250905-WA0410-150x96.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-494535" class="wp-caption-text">Menteri Perindustrian RI Agus Gumiwang saat menjadi pembicara pada The 2nd Annual Indonesia Green Industry Summit (AIGIS), di Plenary Hall, Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta Pusat, Rabu, 20 Agustus 2025. (Foto: Diaz A Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>Industri jadi Tulang Punggung Ekonomi Nasional </strong></p>
<p>Pada kesempatan itu, Menteri Perindustrian RI, Agus Gumiwang Kartasasmita, mengatakan, peran industri  sudah menjadi penopang utama perekonomian nasional. Dipaparkannya, sektor manufaktur pada akhirnya memiliki kontribusi strategis pada kinerja produk domestik bruto (PDB) nasional.</p>
<p>Tercatat pada triwulan II tahun 2025 kontribusi sektor industri manufaktur mencapai 16,92%. Artinya angka itu maik dibandingkan triwulan yang sama tahun  2024 yang tercatat 16,72%. Sektor industri manufaktur juga tumbuh 5,60% year on year pada triwulan II tahun 2025 dan melampaui pertumbuhan ekonomi nasional pada angka 5,12%.</p>
<p>Melihat kinerja ekspor industri manufaktur, angka pada semester I tahun 2025 tercatat pada angka 107,6 atau setara 83% total ekspor nasional. Pada periode yang sama, sektor industri pengolahan nonmigas juga berperan sebagai penyerap tenaga kerja strategis. Di mana jumlah tenaga kerja tercatat lebih dari 19,60 juta orang.</p>
<p>Sejalan dengan itu nyatanya, kata Agus, industri manufaktur menghadapi tantangan yang cukup berat baik kaitannya dengan geopolitik dengan geoekonomi.</p>
<p>&#8220;Termasuk tuntutan dari pasar global.  Setiap produk dihasilkan dituntut untuk upaya menurunkan emisi gas rumah kaca. Transisi menuju energi bersih juga sebagau tuntutan untuk menjaga daya saing produk industri di pasar global,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Agus mengajak pemerintah daerah (pemda), kalangan usaha, dan lain sebagainya untuk berkolaborasi membuka jalan mimpi dalam mewujudkan ekonomi hijau, dari energi bersih. Program dekarbonisasi salah satunya dilakukan oleh sektor industri yang telah menjadi tulang punggung ekonomi nasional.</p>
<p>Untuk peran pemda penting dalam membuat kebijakan dalam manajemen pengelolaan limbah/sampah<em> (waste management).</em> Termasuk yang terpenting yakni pengumpulan limbah/sampah (waste collection).</p>
<p>&#8220;Indonesia punya target terhadap net zero emission pada tahun 2060 atau bisa lebih cepat pada 2050,&#8221; katanya.</p>
<p>Agus lantas mengajak pelaku industri dalam melihat agenda besar bersama yaknj dekarbonisasi. Ini bisa dilakukan dengan efisiensi energi, memanfaatkan energi baru terbarukan (EBT) inovasi teknologi, hingga penerapan prinsip ekonomi sirkular.</p>
<p>&#8220;Jangan dilihat sebagai beban. Akan tetapi peluang emas untuk meningkatkan daya saing pasar global, mendukung pertumbuhan ekonomi hijau di Indonesia, dan tetap menjaga kelestarian lingkungan. sebagai tanggung jawab kita,&#8221; kata dia.</p>
<p>Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin,  mengatakan, adanya forum industri hijau tersebut memicu target pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Di sisi lain, pemda juga berlomba menggaet investor untuk menanamkan modal menjadi industri di wilayah.</p>
<p>Komitmen pemerintah dalam jalan menuju ekonomi hijau, kata dia, bisa menjadi modal kepercayaan pada investor yang akan menanamkan sahamnya. (*)</p>
<p><em><strong>Diaz A Abidin</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/05/energi-dari-sejumput-limbah-komitmen-perusahaan-india-jemput-masa-depan-industri-hijau-di-indonesia">Energi dari Sejumput Limbah, Komitmen Perusahaan India Jemput Masa Depan Industri Hijau di Indonesia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rektor USM Terima Penghargaan sebagai Tokoh Berprestasi Indonesia 2025</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/08/07/rektor-usm-terima-penghargaan-sebagai-tokoh-berprestasi-indonesia-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Aug 2025 00:28:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[anugerah pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[Award Top Service]]></category>
		<category><![CDATA[Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Masyarakat Peduli Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Prestasi Bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh Berprestasi Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=488898</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Rektor Universitas Semarang (USM), Dr Supari ST MT, menerima penghargaan Anugerah Pariwisata Award Top Service Ke-13, sebagai Tokoh Berprestasi Indonesia Tahun 2025. Pemberian penghargaan itu berlangsung di Hotel Front One HK Resort Hall, Sari Pertojo, Jalan Kesambi no 7 Semarang, baru-baru ini. Acara yang digelar Lembaga Masyarakat Peduli Pariwisata dan Prestasi Bangsa (Lemppar) [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/07/rektor-usm-terima-penghargaan-sebagai-tokoh-berprestasi-indonesia-2025">Rektor USM Terima Penghargaan sebagai Tokoh Berprestasi Indonesia 2025</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Rektor Universitas Semarang (USM), Dr Supari ST MT, menerima penghargaan Anugerah Pariwisata Award Top Service Ke-13, sebagai Tokoh Berprestasi Indonesia Tahun 2025. Pemberian penghargaan itu berlangsung di Hotel Front One HK Resort Hall, Sari Pertojo, Jalan Kesambi no 7 Semarang, baru-baru ini.</p>
<p>Acara yang digelar Lembaga Masyarakat Peduli Pariwisata dan Prestasi Bangsa (Lemppar) itu, menjadi bentuk apresiasi terhadap kontribusi luar biasa kepada tokoh yang dinilai mampu memberikan inspirasi, manfaat nyata, dan dukungan signifikan terhadap kemajuan masyarakat dan pembangunan.</p>
<p>&#8221;Penghargaan ini memotivasi kami semua di USM, untuk terus berkarya dan mendapatkan energi. Ternyata ini diapresiasi dan hasilnya ada di masyarakat. Yang utama adalah, USM ingin memberikan manfaat bagi masyarakat. Ujung dari semua yang kita lakukan, bagaimana bisa memberikan manfaat dan memberdayakan masyrakat,&#8221; kata Supari.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/08/07/turnamen-golf-piala-rektor-usm-2025-sediakan-hadiah-mobil-dan-rumah">Turnamen Golf Piala Rektor USM 2025 Sediakan Hadiah Mobil dan Rumah</a></strong></p>
<p>Ditambahkan dia, penghargaan itu bukan hanya untuk pimpinan universitas, tetapi bagi semuanya. Maknanya disitu. &#8221;Jadi saya hanya dilewati saja, sebagai simbol kontribusi USM untuk kemajuan bangsa,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Supari tak sendiri, ada sebanyak 12 tokoh publik dan lima lembaga yang juga menerima penghargaan dalam ajang yang sama.</p>
<p>Ketua Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif, Tanti Apriyani berharap, para penerima penghargaan dapat terus memberikan inspirasi, dan meningkatkan pembangunan daerah.</p>
<p>&#8221;Kami berharap, penghargaan ini akan memberikan kualitas, kapasitas serta pelayanan dari pariwisata yang ada di Jawa Tengah. sehingga nanti kita harapannya mampu meningkatkan kunjungan wisata, dan dampak pergerakan ekonomi masyarakat akan semakin meningkat setelah pasca pandemi yang kita lewati di dua sampai tiga tahun yang lalu,&#8221; ujar Tanti.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/07/rektor-usm-terima-penghargaan-sebagai-tokoh-berprestasi-indonesia-2025">Rektor USM Terima Penghargaan sebagai Tokoh Berprestasi Indonesia 2025</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Libur Panjang, Pasokan Energi di Jateng dan DIY Aman</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/01/25/libur-panjang-pasokan-energi-di-jateng-dan-diy-aman</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Jan 2025 00:14:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Energi]]></category>
		<category><![CDATA[libur panjang]]></category>
		<category><![CDATA[pasokan]]></category>
		<category><![CDATA[pertamina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=457929</guid>

					<description><![CDATA[<p>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211; Jelang libur panjang dalam rangka peringatan Isra Mi’raj dan Imlek pada 26-29 Januari 2025 Pertamina memastikan pasokan energi di Jateng dan DIY aman. ”Secara umum, ketahanan stok produk BBM, LPG, dan Avtur sangat tebal di Supply Point Utama hingga lembaga penyalur yang ada di Jawa Tengah dan DIY, yaitu 15,6 kali lipat [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/01/25/libur-panjang-pasokan-energi-di-jateng-dan-diy-aman">Libur Panjang, Pasokan Energi di Jateng dan DIY Aman</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TEGAL (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Jelang libur panjang dalam rangka peringatan Isra Mi’raj dan Imlek pada 26-29 Januari 2025 Pertamina memastikan pasokan energi di Jateng dan DIY aman.</p>
<p>”Secara umum, ketahanan stok produk BBM, LPG, dan Avtur sangat tebal di Supply Point Utama hingga lembaga penyalur yang ada di Jawa Tengah dan DIY, yaitu 15,6 kali lipat dari konsumsi normal untuk produk gasoline, 21,2 kali lipat dari konsumsi normal untuk produk gasoil, 1,7 kali lipat dari konsumsi normal untuk produk LPG, dan 30,6 kali lipat dari konsumsi normal untuk prdouk Avtur,” kata Area Manager Communication, Relations, &amp; Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan melalui rilis, Jumat (24/01/2025).</p>
<p>Taufiq menjelaskan, terdapat 8 Supply Point BBM, 4 Terminal LPG, dan 5 Supply Point Avtur yang tersebar se-Jateng dan DIY yang terus beroperasi di hari libur mendatang.</p>
<p>Untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan LPG khususnya LPG 3 Kg atau LPG subsidi, Pertamina mengalokasikan tambahan fakultatif berdasarkan koordinasi dan permintaan dari pemerintah daerah setempat.</p>
<p>”Secara keseluruhan tambahan LPG 3 Kg yang dialokasikan selama hari libur nanti total sebanyak lebih dari 733.000 tabung atau sebesar 50 persen dari penyaluran harian,” terang Taufiq.</p>
<p>Tambahan tersebut akan disalurkan melalui pangkalan-pangkalan LPG resmi Pertamina dan disesuaikan dengan kebutuhan di setiap daerah.</p>
<p>&#8220;Kami imbau kepada masyarakat agar melakukan pembelian produk LPG hanya di pangkalan resmi Pertamina, selain stoknya terjamin, harganya juga dipastikan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” terangnya.</p>
<p>Lebih lanjut Taufiq mengatakan, Pertamina juga melakukan antisipasi terhadap cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi yang tengah berlangsung saat ini.</p>
<p>”Kami menyiagakan keandalan sarfas dan lembaga penyalur untuk mengantisipasi curah hujan tinggi yang terjadi belakangan ini. Kami memiliki pola supply alternatif untuk penyaluran produk hingga berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti Kepolisian dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) apabila dibutuhkan pada kondisi tertentu,” ujarnya.</p>
<p>Di samping itu, Pertamina juga mengantisipasi lonjakan kebutuhan pasokan di beberapa daerah wisata.</p>
<p>”Kita tahu di Jawa Tengah dan DIY merupakan 2 provinsi dengan destinasi wisata yang cukup banyak, untuk itu kami akan memonitor secara intens apabila suatu waktu diperlukan tambahan pasokan. Tak lupa aspek safety dalam penyaluran energi juga kita monitor terus,” pungkas Taufiq.</p>
<p><strong>Sutrisno</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/01/25/libur-panjang-pasokan-energi-di-jateng-dan-diy-aman">Libur Panjang, Pasokan Energi di Jateng dan DIY Aman</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Enam Daerah di Jateng Berpotensi Masuk Pengusulan Geopark</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/12/05/enam-daerah-di-jateng-berpotensi-masuk-pengusulan-geopark</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Dec 2024 11:43:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Kebumen]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[kepala dinas]]></category>
		<category><![CDATA[Komite Nasional Geopark Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Penjabat]]></category>
		<category><![CDATA[rakornas]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Sumber Daya Mineral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=450454</guid>

					<description><![CDATA[<p>KEBUMEN (SUARABARU.ID)&#8211; Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, yang diwakili Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral, Boedyo Dharmawan, memberikan apresiasinya atas digelarnya kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas), Komite Nasional Geopark Indonesia (KNGI) 2024 di Kebumen, Kamis (5/12/2024). Dia berharap, dari kegiatan itu akan menghasilkan rekomendasi bermanfaat bagi pengelolaan Geopark. Dari adanya diskusi dan tinjauan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/05/enam-daerah-di-jateng-berpotensi-masuk-pengusulan-geopark">Enam Daerah di Jateng Berpotensi Masuk Pengusulan Geopark</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEBUMEN (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, yang diwakili Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral, Boedyo Dharmawan, memberikan apresiasinya atas digelarnya kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas), Komite Nasional Geopark Indonesia (KNGI) 2024 di Kebumen, Kamis (5/12/2024).</p>
<p>Dia berharap, dari kegiatan itu akan menghasilkan rekomendasi bermanfaat bagi pengelolaan Geopark. Dari adanya diskusi dan tinjauan ke lapangan, akan menjadi modal di daerah dalam pengembangan Geopark Kebumen.</p>
<p>&#8221;Kami dari Provinsi Jateng menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Rakornas Komite Nasional Geopark Indonesia 2024 di Kebumen. Kami sampaikan terima kasih, kepada semua pihak yang telah menyiapkan Rakornas KNGI ini,&#8221; kata Boedyo, saat membuka acara.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/12/05/geopark-kebumen-tuan-rumah-rakornas-kngi-diikuti-300-peserta">Geopark Kebumen Tuan Rumah Rakornas KNGI Dihadiri 300 Peserta</a></strong></p>
<p>Ditambahkannya, geopark merupakan hal penting bagi masyarakat, yang di dalamnya terdapat nilai arkeologi, ekologi, danbudaya. Masyarakat setempat juga diajak untuk berperan serta dalam melindungi fungsi, dan kemanfaatan warisan alam itu.</p>
<p>Pelibatan masyarakat sekitar wilayah geopark, diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan mereka secara berkelanjutan. Pengelolaan geopark harus memanfaatkan potensi sumber daya alam geologi, seperti bentang alam, batuan penyusun, sejarah, karakter geografis, serta budaya dan nilai ekonomi pada masyarakat.</p>
<p>Disebutkan dia, objek dan daya tarik unsur alam itu, diwujudkan dalam bentuk geosite yang ada pada wilayah geopark. Dan itu harus disampaikan pada masyarakat umum, untuk kepentingan pembelajaran dan penelitian generasi saat ini dan mendatang.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/12/05/uji-coba-makan-siang-gratis-di-kebumen-di-27-sekolah-di-dua-kecamatan">27 Sekolah di Kebumen Uji Coba Makan Siang Gratis Selama 15 Hari</a></strong></p>
<p>Boedy menuturkan, Jateng memiliki potensi geopark beragam, dan berpotensi bagi percepatan pembangunan ekonomi secara lanjutan. Sehingga, pengelolaan dengan baik dan berkelanjutan harus dilakukan, demi mewujudkan tujuan bersama.</p>
<p>Sebagai wujud komitmen pengembangan geopark, Pemprov Jateng telah menerbitkan SK Gubernur tertanggal 22 April 2024, tentang Pembentukan Tim Koordinasi Pengembangan Geopark di Jateng.</p>
<p>&#8221;Tim koordinasi ini, bertugas untuk melakukan pengembangan geopark di Jateng. Antara lain menyusun perencanaan pengembangan geopark, dan melaksanakan kebijakan pengembangan geopark,&#8221; papar dia.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/12/05/polres-kebumen-ciduk-selebgram-cantik-promosikan-judi-online">Polres Kebumen Ciduk Selebgram Cantik Promosikan Judi Online</a></strong></p>
<p>Tim ini juga mengoordinasikan perumusan perencanaan dan pelaksanaan pengembangan geopark, dengan melibatkan pemangku kepentingan terkait. Selain itu, melakukan monitoring, dan evaluasi laporan atas geopark di Jateng.</p>
<p>Diungkapkannya, saat ini di Jateng terdapat enam daerah yang sudah atau sedang dalam proses pengusulan geopark. Antara lain Geopark Gunungsewu, yang membentang di tiga provinsi, Pacitan (Jatim), Wonogiri (Jateng), dan Gunungkidul (DIY).</p>
<p>Geopark Gunungsewu sendiri saat ini berstatus UNESCO Global Geoparks (UGGP), sejak Mei 2024, dan dengan status Greencard. Ada juga Geoheritage di Klaten, di Blora juga rintisan Geoheritage, dan usulan Geoheritage di Bumiayu, Brebes.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/12/04/polres-kebumen-bongkar-penyalahgunaan-bbm-bersubsidi-sita-8-250-liter-biosolar">Ungkap Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Polres Kebumen Sita 8.250 Liter Biosolar</a></strong></p>
<p>Selanjutnya, Geopark Kebumen yang saat ini sudah berproses menuju UGGP, dan telah disetujui UNESCO di Vietnam. Boedyo menambahkan, Geopark lainnya adalah Geopark Dieng, yang saat ini sedang dalamproses jadi Geopark Nasional.</p>
<p>Sementara itu, Deputi Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Kementerian PPN/Bappenas, Vivi Yulaswati menyatakan, saat ini ada Geopark baru yaitu Geopark Kebumen, yang saat ini jadi tuan rumah Rakornas, dan Geopark Meratus di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.</p>
<p>&#8221;Kami juga bersyukur, Geopark Batur, dan Geopark Belitong berhasil mempertahankan status UNESCO Global Geopark, berdasarkan sidang dewan UNESCO, pada September lalu,&#8221; ujarnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/12/04/hasil-rekapitulasi-kpu-kebumen-lilis-zaeni-5558-persen-arif-rista-4442-persen">Hasil Rekapitulasi KPU Kebumen Lilis-Zaeni Unggul 55,58 Persen</a></strong></p>
<p>Sampai saat ini, imbuh Vivi, Indonesia memunyai 12 geopark berstatus Global, yang berarti itu telah memenuhi target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024. Pihaknya juga menargetkan, setiap tahun ada satu geopark di Indonesia, yang statusnya naik menjadi UGGP.</p>
<p>&#8221;Harapannya tahun 2029, kita mempunyai 17 UNESCO Global Geopark. Tentunya itu semua memerlukan kolaborasi dari semua pihak dan stakeholder,&#8221; pintanya.</p>
<p><em><strong>Riyan/Komper Wardopo</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/05/enam-daerah-di-jateng-berpotensi-masuk-pengusulan-geopark">Enam Daerah di Jateng Berpotensi Masuk Pengusulan Geopark</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Merahnya Cabai PaKu dari Pantai Selatan, dan Sentuhan Listrik Pertanian Berkelanjutan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/11/14/merahnya-cabai-paku-dari-pantai-selatan-dan-sentuhan-listrik-pertanian-berkelanjutan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Nov 2024 14:07:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Bugel]]></category>
		<category><![CDATA[cabai]]></category>
		<category><![CDATA[Electrifying Agriculture]]></category>
		<category><![CDATA[Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Kolaborasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kulon Progo]]></category>
		<category><![CDATA[Listrik]]></category>
		<category><![CDATA[PLN]]></category>
		<category><![CDATA[YOGYAKARTA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=446646</guid>

					<description><![CDATA[<p>“Pasir hitam di pesisir Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta, ternyata ladang subur. Cabai Pantai Kulon Progo (PaKu) jadi unggulan pertanian setempat yang menyuplai stok ketahanan pangan cabai nasional. Hasil panen yang bagus ditunjang alat pertanian modern penyiraman otomatis berbasis energi listrik yang lebih efisien. Kolaborasi juga diwujudkan, pemuda desa berinovasi membuat alat cahaya perangkap hama [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/11/14/merahnya-cabai-paku-dari-pantai-selatan-dan-sentuhan-listrik-pertanian-berkelanjutan">Merahnya Cabai PaKu dari Pantai Selatan, dan Sentuhan Listrik Pertanian Berkelanjutan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><em>“Pasir hitam di pesisir Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta, ternyata ladang subur. Cabai Pantai Kulon Progo (PaKu) jadi unggulan pertanian setempat yang menyuplai stok ketahanan pangan cabai nasional. Hasil panen yang bagus ditunjang alat pertanian modern penyiraman otomatis berbasis energi listrik yang lebih efisien. Kolaborasi juga diwujudkan, pemuda desa berinovasi membuat alat cahaya perangkap hama serangga berbasis listrik energi baru terbarukan (EBT)…”</em></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>KUPU-KUPU </strong>berwarna hijau muda beterbangan di sejumlah desa di Utara Jalan Daendels Pantai Selatan (Pansela) Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta, Sabtu 26 Oktober 2024. Hujan mengguyur lebat pada malam hari tadi. Itu cukup membanjiri areal persawahan dengan tanah yang retak-retak disengat kemarau.</p>
<p>Sejak matahari terbit, serangga musiman itu terbang keluar dari kawasan hutan, dan kebun-kebun kelapa yang merimbuni permukiman desa. Melayang bermigrasi dari Timur ke Barat menyeberangi  jalan-jalan desa. Menemani semringah petani yang bersiap mengolah tanah menyambut musim penghujan ini.</p>
<p>Menuju seberang Selatan Jalan Daendels, di Kalurahan Bugel, Kapanewon Panjatan, Kabupaten Kulon Progo, suara debur ombak sayup-sayup menderu. Berjarak 200 meter dari garis pantai ke Utara, hamparan tanaman cabai merah keriting, dan rawit tumbuh subur di lahan berpasir hitam. Pohon-pohon kelapa tumbuh rapi meneduhkan tanaman tumpangsari di bawahnya itu.</p>
<p>Cabai merah keriting merona mewarnai kebun sejak beberapa hari lalu. Rimbunnya hampir menyamai lebatnya pertumbuhan daun. Pun dengan cabai rawit yang tumbuh lebih tinggi mencapai pinggang orang dewasa. Dahannya cukup kuat menyangga lebatnya buah.</p>
<p>Sukarman (66), Ketua Kelompok Tani Gisik Pranaji, Padukuhan II, Kalurahan Bugel, Kapanewon Panjatan, Kabupaten Kulon Progo, siang dan malam terus memantau kebun. Awal musim penghujan ini komoditas cabai setempat sudah siap panen raya.</p>
<p>“Puncak panen, hitungannya pada pertengahan November (2024),” kata Sukarman.</p>
<p>Sukarman menjelaskan, di sepanjang Pantai Kulon Progo terdapat 11 kelompok tani yang mengelola luasan lahan sekira 600 hektar. Saat ini sekira 300-350 hektar ditanami komoditas yang dikenal sebagai Cabai Pantai Kulon Progo (PaKu).</p>
<p>Dia merinci setiap 1.000 meter persegi lahan berpasir hitam itu, rata-rata mampu menghasilkan panen cabai merah keriting sebanyak 1,5-2 ton tiap musim tanamnya. Sementara cabai rawit menghasilkan 0,8-1 ton.</p>
<p>Komoditas hortikultura lain yakni melon juga tumbuh subur pada lahan seluas sekira 100 hektar, dan semangka 250 hektar. Pada dua komoditas buah itu, tiap 1.000 meter persegi bisa panen mencapai tiga ton.</p>
<p>“Puncak panen biasanya bisa mencapai 60-70 ton. Dijual melalui pasar lelang, dibeli pedagang didistribusikan ke berbagai daerah termasuk ke Jakarta,” kata Sukarman.</p>
<p>Dari luasan 600 hektar lahan itu, kini menjadi tulang punggung perekonomian lebih dari 100 kepala keluarga. Dalam satu kelompok tani rata-rata terdapat 100 KK. Adapun jumlah rata-rata setiap satu KK mengelola 2.000-5.000  meter persegi lahan.</p>
<p>“Bervariasi jumlahnya (lahan),” kata Sukarman.</p>
<figure id="attachment_446650" aria-describedby="caption-attachment-446650" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-446650" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Cabai-2.jpeg" alt="" width="681" height="519" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Cabai-2.jpeg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Cabai-2-400x305.jpeg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Cabai-2-150x114.jpeg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Cabai-2-80x60.jpeg 80w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Cabai-2-100x75.jpeg 100w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-446650" class="wp-caption-text">Sprinkler atau alat penyiraman otomatis berbasis energi listrik yang efisien terpasang di kebun cabai di Kalurahan Bugel, Kapanewon Panjatan, Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta. (Foto: Dok)</figcaption></figure>
<p><strong>Listrik, Efisiensi, dan Ketahanan Pangan</strong></p>
<p>Apiknya hasil pertanian komoditas hortikultura cabai, melon, semangka, hingga bawang merah di wilayah itu tak hanya mengandalkan pupuk, dan kesuburan tanah. Terdapat dukungan akses infrastruktur jalan hingga akses pengairan yang memadai sebagai jantungnya pertanian.</p>
<p>Sukarman bercerita, dahulu sebelum era awal 1980-an infrastruktur pengairan wilayah tepi pantai pesisir Kulon Progo masih tidak memungkinkan  menunjang pertanian. Hari ini petani tentu semringah, sebab akses pengairan sudah mencukupi.</p>
<p>Bukan hal yang mudah menyediakan infrastruktur pengairan untuk pertanian di wilayah pesisir pantai itu. Petani setempat telah mendapat opsi pengairan baik dari aliran irigasi, dan air tanah.</p>
<p>Saat itu listrik belum menjangkau wilayah pertanian di pesisir Pantai Kulon Progo. Petani hanya mengandalkan alat penyedot air berupa pompa diesel dengan bahan bakar minyak (BBM). Meski infrastruktur itu sudah memadai, Sukarman menilai hal itu masih boros pengeluaran.</p>
<p>Petani butuh alternatif energi baru yang lebih efisien. Apalagi, kini sistem pengairan pada kebun cabai itu mulai banyak menggunakan penyiraman otomatis berupa <em>sprinkler. </em>Ya, petani pilihannya jatuh pada  energi listrik dari PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero).</p>
<p>Sukarman membandingkan penggunaan BBM dan listrik untuk menunjang kebutuhan pengairan tanaman cabai menggunakan teknologi sistem irigasi<em> sprinkler</em> tersebut. Di mana bisa menghemat biaya pengeluaran hingga 75 persen.</p>
<p>“<em>Sprinkler </em>dinyalakan selama 30 menit setiap hari. Penyiraman dua kali per hari. Pagi 15 menit, dan sore 15 menit,” kata Sukarman.</p>
<p>Dia mengatakan, bila penyiraman itu menggunakan mesin diesel, maka tiap lahan seluas 1.000 meter persegi akan menghabiskan bensin 0,5 liter. Artinya bila luasan lahan satu hektar akan menghabiskan lima liter BBM.</p>
<p>“Ini kalau menggunakan BBM. Kalau menggunakan listrik biayanya hanya seperempatnya saja,” ujarnya.</p>
<p>Kemudian untuk komoditas melon, dan semangka, penyiramannya menggunakan sistem irigasi drip infus. Penyiraman dilakukan saat pagi hari selama sekira 15 menit.</p>
<p>Infrastruktur kelistrikan PT PLN sudah menjangkau dan mendukung ketersediaan dan keberlangsungan pertanian cabai di salah satu wilayah lumbung cabai nasional itu. Ketersediaan cabai cukup penting di Indonesia, mengingat bumbu pedas itu merupakan bahan pokok yang sering mengundang inflasi.</p>
<p>Kehadiran energi listrik PT PLN pada kawasan penghasil cabai di pesisir pantai Kulon Progo, DI Yogyakarta itu merupakan bentuk dukungan dan kolaborasi untuk dunia pertanian mendukung ketahanan pangan.</p>
<p>PT PLN saat ini punya program Electrifying Agriculture (EA) juga mendukung tumbuhnya sektor pertanian, perkebunan, hingga perikanan di Indonesia sebagai negara agraris dan maritim.</p>
<p>General Manager PT PLN UID Jawa Tengah &amp; DI Yogyakarta, Sugeng Widodo, menjelaskan, penyaluran program Electrifying Agriculture di wilayah kerjanya pada tahun ini hingga September 2024 mencapai 6.246 pelanggan.</p>
<p>“Total jumlah daya yang terpasang mencapai 22.746 megavolt-ampere (MVA),” kata Sugeng, Kamis 14 November 2024.</p>
<p>Dia memerinci, jumlah pelanggan Electrifying Agriculture pada sektor pertanian dan perkebunan atau produk Super Panen pada tahun ini hingga September 2024 sebanyak 5.214 pelanggan.</p>
<p>“Atau sebanyak 83,5 persen dengan jumlah daya tersambung total  16,43 MVA atau 72,2 persen,” kata dia.</p>
<p>Selanjutnya, pelanggan Electrifying Agriculture pada sektor peternakan atau produk Super Chicken pada tahun ini hingga September 2024 total sebesar 761 pelanggan atau 12,2 persen. Jumlah daya yang tersambung total  mencapai 3,6 MVA atau 15,7 persen.</p>
<p>Terakhir pada program Electrifying Agriculture sektor perikanan atau produk Super Chuan pada tahun ini hingga September 2024 total sebesar 226  plg atau 3,6 persen. Jumlah daya yang tersambung total  2,4 MVA atau 10,5 persen.</p>
<figure id="attachment_446653" aria-describedby="caption-attachment-446653" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-446653" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Cabai-3.jpg" alt="" width="681" height="454" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Cabai-3.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Cabai-3-400x267.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Cabai-3-150x100.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-446653" class="wp-caption-text">Sukarman (66), Ketua Kelompok Tani Gisik Pranaji, Padukuhan II, Kalurahan Bugel, Kapanewon Panjatan, Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta menunjukkan komoditas andalan lain yakni buah melon dan semangka, sabtu 26 Oktober 2024. (Foto: Diaz Azminatul Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>PLN Dukung Sektor Agrikultur </strong></p>
<p>Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, menambahkan, program Electrifying Agriculture merupakan inovasi untuk mengajak para pelaku di sektor agrikultur untuk beralih menggunakan alat-alat dan mesin produksi berbasis listrik sehingga lebih maju dan modern.</p>
<p>Melalui program itu, kata Darmawan, PLN ingin mendukung pelaku usaha di sektor agrikultur untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional, dan menjadi lebih ramah lingkungan.</p>
<p>“Kami berupaya menciptakan Creating Shared Value (CSV) bagi masyarakat. Kami yakin dengan penggunaan berbagai inovasi teknologi agrikultur berbasis listrik membawa pelaku usaha menjadi lebih modern yang membuat produktivitas mereka meningkat signifikan dibandingkan dengan menggunakan energi fosil,” kata dia Darmawan.</p>
<p>Program ini juga menjadi bagian dari langkah strategis perseroan dalam upaya mendukung pengentasan kemiskinan melalui sektor ketenagalistrikan.</p>
<p>“Lewat program kami juga mendukung Pemerintah untuk menguatkan ketahanan pangan nasional,” kata Darmawan.</p>
<p>Lebih lanjut, Program Electrifying Agriculture disebut semakin diminati para pelaku usaha di sektor agrikultur seperti pertanian, perikanan, perkebunan hingga peternakan.</p>
<p>Capaiannya hingga akhir 2023, jumlah penyaluran program ini lebih dari 241.700 pelanggan. Angka tersebut meningkat sekitar 25 persen dibandingkan tahun 2022 yang hanya sebesar 193.058 pelanggan.</p>
<p>Dirincikan, hingga akhir tahun 2023, total daya tersambung program EA sebesar 3.647 Mega Volt Ampere (MVA) atau tumbuh sekitar 16 persen dari 2022 sebesar 3.128 MVA.</p>
<p>Konsumsi listrik program EA juga mengalami peningkatan. Pada akhir tahun 2023, konsumsi listrik mencapai lebih dari 5,12 Terawatt hour (TWh), meningkat sekitar 9 persen dibanding akhir tahun 2022 sebesar 4,66 TWh.</p>
<figure id="attachment_446655" aria-describedby="caption-attachment-446655" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-446655" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Cabai-6.jpg" alt="" width="681" height="454" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Cabai-6.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Cabai-6-400x267.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Cabai-6-150x100.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-446655" class="wp-caption-text">Sejumlah hama serangga jenis kupu-kupu kecil terjebak pada alat Klaper-X sebagai upaya pencegahan sebelum berkembang biak dan bertelur pada tanaman cabai. (Foto; DIaz Azminatul Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>Tantangan Hama</strong></p>
<p>Petani di pesisir Kulon Progo itu tentu punya tantangan lain. Sukarman mengatakan, bertani tanaman cabai tidak mudah dan murah dan tiba-tiba mampu panen besar. Salah satu hantu bagi petani cabai yakni hama serangga, terlebih bila musim pancaroba seperti sekarang ini.</p>
<p>“Cabai dan bawang merah hamanya banyak, apalagi masuk musim penghujan,” ucap Sukarman.</p>
<p>Ada dua tipikal serangga yang bisa merusak tanaman, yakni ragam kupu-kupu hingga kutu-kutuan. Hama serangga ada yang aktif pada siang dan malam hari. Bila sudah bertelur, maka hama serangga seperti klaper (salah satu jenis kupu-kupu) akan sangat merepotkan petani.</p>
<p>“Satu hama jenis kupu-kupuan telurnya kan banyak, kalau menetas semua merepotkan sekali. Ulatnya kecil, begitu menetas dia masuk ke dalam cabai. Kalau dilihat sepintas tidak kelihatan ulatnya, tapi di dalamya sudah ada dan tidak bisa dikendalikan dengan obat (pestisida),” kata dia.</p>
<p>Bila hama sudah menyerang, penggunaan pestisida yang tidak ramah lingkungan akan digunakan secara berlebih. Padahal pada kondisi biasa saja penyemprotan pestisida untuk pencegahan hama bisa dilakukan 2-3 hari sekali.</p>
<p>“Karena sekarang ini penggunaan pestisida itu sudah luar biasa banyak (untuk cabai). Padahal musim seperti ini serangan hama ulat itu banyak. Kalau tanaman sudah kena (diserang) ulat kemungkinan 70 persen akan gagal panen itu untuk cabai maupun maupun bawang merah,” kata dia.</p>
<p>Dia memerinci, sekali penyemprotan memerlukan pestisida yang harganya Rp250 ribu bahkan lebih. Penyemprotan itu dilakukan dua hari sekali. Kemudian dua-tiga hari selanjutnya dilakukan penyemprotan lagi.</p>
<p>“Kalau luasan lahan 1.000 meter persegi bisa habis Rp5-10 juta hanya untuk beli pestisida kimia kalau sedang terserang hama,” katanya.</p>
<p>Padahal lahan pertanian Cabai PaKu di Kulon Progo yang dipimpinnya bisa mencapai 650 hektar. Penggunaan pestisida kimia yang tidak ramah lingkungan tentu mengkhawatirkan. Hal itu juga bisa membuat modal petani kewalahan.</p>
<figure id="attachment_446654" aria-describedby="caption-attachment-446654" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-446654" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Cabai-7.jpg" alt="" width="681" height="454" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Cabai-7.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Cabai-7-400x267.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Cabai-7-150x100.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-446654" class="wp-caption-text">Pemuda desa setempat, Ihsan Muchlis Maulana (20) mengembangkan alat cahaya perangkap hama atau atau Light Trap Insect Klaper-X berbasis energi listrik tenaga surya yang mampu menekan pengeluaran pestisida kimia yang tidak ramah lingkungan. (Foto: Diaz Azminatul Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>Kolaborasi dengan Klaper-X Berbasis EBT</strong></p>
<p>Ihsan Muchlis Amirudin (20), pemuda desa setempat yang juga anak petani mengembangkan sebuah alat cahaya perangkap hama serangga yang dinamai Light Trap Insect Klaper-X. Dia menaruh perhatian akan masalah hama yang kerap menyerang tanaman cabai.</p>
<p>Sejak duduk di bangku SMK jurusan elektronika atau pada 2020, dia mulai mengembangkan Klaper-X berbekal alat-alat dari barang bekas. Di antaranya pipa plastik, plat besi, baskom penampung air sabun, baterai, komponen kelistrikan, panel surya, dan lain-lain.</p>
<p>“Awalnya dari awal Covid-19 pada 2020. Di Desa Bugel banyak keluhan serangan hama yang menyerang tanaman. Petani masih menggunakan cara konvensional menanganinya dengan pestisida yang mahal dan tidak ramah lingkungan,” kata Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) itu.</p>
<p>Klaper-X yakni dengan menggunakan lampu ultraviolet yang tersambung dengan daya baterai dari energi ramah lingkungan panel surya mini berkapasitas 6 Va. Tugasnya sebagai pencegahan sebelum hama berkembang biak.</p>
<p>“Awalnya buat tiga lalu dipasang sendiri di sawah. Lalu tetangga melihat dan meminta dibuatkan. Ya cuma dibuatkan saja, kan belum untuk dijual saat itu karena ingin membantu,” kata dia.</p>
<p>Cara kerja alat ini ditempatkan di kebun-kebun cabai. Pada malam hari akan menyala untuk menarik perhatian serangga. Serangga akan jatuh terjebak pada baskom di bawahnya yang telah berisi air sabun.</p>
<p>Selama setahun lebih dia melakukan riset, pengembangan, hingga penyempurnaan alat. Kini, Klaper-X  dinilai cukup berhasil sebagai pencegahan hama tanaman, bahkan disebut bisa mengurangi 75 persen penggunaan pestisida. Kemudian mampu meningkatkan hasil pertanian hingga berkali lipat.</p>
<p>Alat ini sudah terjual setidaknya 2.500 unit ke pelosok nusantara hingga saat ini. Dinas Pertanian setempat hingga Ditjen Hortikultura Kementerian Pertanian sudah memesan alat ini untuk diujicobakan ke berbagai daerah.</p>
<p>“Kalau luar daerah, dipesan dari Gunungkidul, Malang, Aceh, Bali. Yang pesan ada dari instansi pemerintahan dan masyarakat umum. Mereka tahu alat ini ada yang melihat YouTube,” kata dia.</p>
<p>Lebih lanjut, pengembangan Klaper-X bahkan sudah didaftarkan sebagai Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Ihsan butuh waktu riset dan pengembangan setidaknya setahun dalam penyempurnaannya.</p>
<p>Sukarman mengaku senang dengan hadirnya alat tersebut sebagai pencegahan hama. Alat itu, kata dia, sebetulnya sangat efektif karena banyak sekali hama yang tertangkap.</p>
<p>“Kalau dengan pestisida belum tentu kena, tapi pakai alat ini hampir pasti kena. Misalnya kupu-kupu (klaper), itu induknya kena sebelum dia bertelur. Klaper itu telurnya jadi ulat, ini kalau sudah jadi ulat susah sekali dikendalikan, maka ditarik dengan lampu alat ini. Maka kalau menjebak klapernya lebih dahulu lebih aman,” kata dia.</p>
<p>Sukarman berharap akan banyak petani setempat khususnya mulai pasang alat cahaya perangkap hama serangga untuk solusi mengendalikan hama cabai. Tantangan, dia terus mengedukasi petani agar mulai menggunakan alat yang lebih ramah lingkungan daripada penggunaan pestisida kimia.</p>
<p>“Tapi memang perlu terus mengedukasi. Namanya masyarakat umum merasa kalau belum pakai pestisida itu belum <em>marem</em> <em>(mantap) </em> begitu. Sekarang dari kampus UNY itu beli dibagikan ke petani, da merasakan dampaknya,” katanya.</p>
<p>Sebagai solusi pencegahan hama, dia berharap pemerintah harus lebih banyak merespon dan memberi dukungan harus lebih kuat untuk kesuksesan hasil panen cabai menjaga ketahanan pangan.</p>
<figure id="attachment_446656" aria-describedby="caption-attachment-446656" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-446656" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Cabai-5.jpg" alt="" width="681" height="454" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Cabai-5.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Cabai-5-400x267.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Cabai-5-150x100.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-446656" class="wp-caption-text">Potret pertanian di sekitar Jalan Daendels, pantai selatan (Pansela) Kabupaten Kulon Progo yang kaya potensi tanaman hortikultura,. (Foto: Diaz Azminatul Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>Bermula Lahan Marjinal </strong></p>
<p>Suburnya kebun-kebun cabai di pesisir Kulon Progo itu punya sejarah panjang. Sebelum 1980-an daerah berpasir hitam di tepi pantai tersebut awalnya hanya lahan marginal yang terbengkalai dan tidak subur.</p>
<p>Saat itu infrastruktur sumber pengairan belum ada, pun dengan angin laut yang disebut punya kadar garam, dan korositas tinggi. Pada akhirnya tidak populer untuk dimanfaatkan menjadi lahan pertanian.</p>
<p>Hingga pada awal 1980-an keadaan mulai berubah 180 derajat. Pasir hitam yang gersang mulai menghijau untuk pertanian. Masyarakat setempat mulai mendapat pendampingan dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo.</p>
<p>Lahan berpasir hitam yang ternyata subur itu mulai dimanfaatkan untuk budidaya cabai. Sumber Daya Alam (SDA) dimanfaatkan penuh, dengan sentuhan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), ditunjang teknologi pertanian.</p>
<p>Sukarman, bilang, pada saat itu lahan-lahan di tepi pantai tersebut minim infrastruktur, dan semua masih manual. Infrastruktur jalan belum ada, begitupun hal yang sama pentingnya yakni akses irigasi yang baik, sehingga dibutuhkan peran pemerintah.</p>
<p>“Setelah mendapatkan bantuan jaringan dan irigasi, dan jalan usaha tani, lahan tersebut berkembang dengan sangat pesatnya. Kami mendapat pendampingan dari Dinas Pertanian Provinsi maupun Kabupaten, serta  Perguruan Tinggi,” katanya.</p>
<p>Untuk menunjang perekonomian yang terintegrasi, juga sudah dibuat pasar lelang. Petani dimudahkan, usai memetik cabai lalu bisa langsung di antar ke pasar lelang. Panitia pasar lelang menghubungkan yang punya peran menghubungkan produk ke pedagang. Artinya petani tidak usah terlalu pusing memikirkan pemasarannya.</p>
<p>Posisi tawar petani juga sudah meningkat, dengan pemasaran yang bisa dilakukan daring. Cabai juga diolah menjadi abon cabai atau serbuk cabai kering, sambal kemasan, hingga olahan pedas lainnya.</p>
<figure id="attachment_446657" aria-describedby="caption-attachment-446657" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-446657" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Cabai-8.jpg" alt="" width="681" height="396" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Cabai-8.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Cabai-8-400x233.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Cabai-8-150x87.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-446657" class="wp-caption-text">Pertanian cabai PaKu di pesisir Kabupaten Kulon Progo kini sudah menjadi salah satu lumbung penyuplai cabai nasional untuk ketahanan pangan. (Foto: Diaz Azminatul Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>Lumbung Cabai</strong></p>
<p>Data dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kulon Progo, wilayah berjuluk ‘The Jewel of Java’ itu punya 58.627 hektar terbagi 87 Kalurahan, 12 Kapanewon, 1 Kelurahan, dengan 933 Dusun. Khusus luas lahan di pesisir pantai mencapai 2.930 hektar.</p>
<p>Pada 2021, Sutedjo, Bupati Kulon Progo saat itu, bilang, sumbangan perekonomian tertinggi wilayah setempat berasal dari sektor pertanian sebesar 14,56 persen.</p>
<p>“Potensi lahannya cukup luas, panjang pantai 25 km telah berinovasi (pengembangan komoditas cabai). Cabai PaKu telah menjadi satu dari 12 daerah pemasok cabai nasional,” kata Sutedjo Melansir YouTube Kulon Progo TV, yang dikelola Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kulon Progo yang diunggah 1 Juli 2021.</p>
<p>Lebih lanjut, data yang diunggah pada laman <em>pertanian.kulonprogokab.go</em>.id 29 Agustus 2024, komoditas Cabai PaKu mampu menyuplai 70 persen kebutuhan cabai di DI Yogyakarta. Secara nasional bahkan mampu menyumbang 21 persen dari kebutuhan cabai nasional.</p>
<p>Bank Indonesia juga kerap menyalurkan teknologi pertanian untuk sentra pertanian tersebut. Cabai merupakan salah satu komoditas kebutuhan pokok masyarakat yang rawan membuat inflasi, sehingga perlu dijaga stok dari hulu.</p>
<p>Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo juga berupaya membuat program untuk memperbaiki produksi sebagai nilai tambah bagi para petani. Salah satunya inovasi cabai Pantai Kulon Progo (PaKu) yang diolah menjadi cabai kering, hingga sambal kemasan.</p>
<p><strong>Diaz Azminatul Abidin</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/11/14/merahnya-cabai-paku-dari-pantai-selatan-dan-sentuhan-listrik-pertanian-berkelanjutan">Merahnya Cabai PaKu dari Pantai Selatan, dan Sentuhan Listrik Pertanian Berkelanjutan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>FOTO: Menyesap Kopi Sangrai dari Energi Bersih Gas Bumi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/08/17/foto-menyesap-kopi-sangrai-dari-energi-bersih-gas-bumi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Aug 2024 16:03:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Life Style]]></category>
		<category><![CDATA[Dharma Boutique Roastery]]></category>
		<category><![CDATA[Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Kopi]]></category>
		<category><![CDATA[Margo Redjo]]></category>
		<category><![CDATA[sangrai]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=431402</guid>

					<description><![CDATA[<p>Mbak Sri, perempuan pegawai di rumah kopi tua Dharma Boutique Roastery, Kota Semarang, Selasa 24 Oktober 2023, secara manual menyangrai biji kopi nusantara dengan alat sangrai tua merk Henneman (konon buatan Belanda) berkapasitas 500 gram. Alat sangrai kopi kuno itu menggunakan bahan bakar energi bersih gas bumi elpiji ukuran tabung 12 kg. Pabrik kopi Margo [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/08/17/foto-menyesap-kopi-sangrai-dari-energi-bersih-gas-bumi">FOTO: Menyesap Kopi Sangrai dari Energi Bersih Gas Bumi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="font-weight: 400;">Mbak Sri, perempuan pegawai di rumah kopi tua Dharma Boutique Roastery, Kota Semarang, Selasa 24 Oktober 2023, secara manual menyangrai biji kopi nusantara dengan alat sangrai tua merk Henneman (konon buatan Belanda) berkapasitas 500 gram. Alat sangrai kopi kuno itu menggunakan bahan bakar energi bersih gas bumi elpiji ukuran tabung 12 kg. Pabrik kopi Margo Redjo yang berdiri era 1920-an kini di-rebranding nama menjadi kafe Dharma Boutique Roastery (2016), dahulu masih menggunakan suplai energi gas kotor batu bara yang diproduksi perusahaan konsesi asal Belanda Nederlandsch Indische Gas Maatschappij (NIGM). Setelah kemerdekaan Indonesia, pabrik itu dinasionalisasi PT Perusahaan Gas Negara (PT PGN), sebagai anak usaha `Pertamina pada 1965. <strong>(Foto: Diaz Azminatul Abidin)</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/08/17/foto-menyesap-kopi-sangrai-dari-energi-bersih-gas-bumi">FOTO: Menyesap Kopi Sangrai dari Energi Bersih Gas Bumi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>FOTO: Energi untuk Menikmati Kopi Lintas Generasi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/08/17/foto-energi-untuk-menikmati-kopi-lintas-generasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Aug 2024 15:41:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Life Style]]></category>
		<category><![CDATA[Dharma Boutique Roastery]]></category>
		<category><![CDATA[Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Kopi]]></category>
		<category><![CDATA[Margo Redjo]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=431393</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ryan Renaldi (kiri), dan Ahmad Agung pegawai di rumah kopi tua Dharma Boutique Roastery, Kota Semarang, Selasa 24 Oktober 2023, menyangrai 5 kg biji kopi Kintamani FW dengan mesin kuno merk Henneman (konon buatan Belanda) berbahan bakar energi bersih gas elpiji 12 kg, dipadukan penggerak listrik. Mulanya, Rumah Kopi Margo Redjo merupakan pabrik kopi yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/08/17/foto-energi-untuk-menikmati-kopi-lintas-generasi">FOTO: Energi untuk Menikmati Kopi Lintas Generasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Ryan Renaldi (kiri), dan Ahmad Agung pegawai di rumah kopi tua Dharma Boutique Roastery, Kota Semarang, Selasa 24 Oktober 2023, menyangrai 5 kg biji kopi Kintamani FW dengan mesin kuno merk Henneman (konon buatan Belanda) berbahan bakar energi bersih gas elpiji 12 kg, dipadukan penggerak listrik. Mulanya, Rumah Kopi Margo Redjo merupakan pabrik kopi yang didirikan Tan Tiong Le (1883-1949), dan dapat izin operasi sejak 1928 dengan skala penjualan lokal dan ekspor. Pada 2016, sang generasi ketiga yakni Widayat Basuki Dharmowiyono/Tan Tjoan Pie (78), melakukan rebranding nama menjadi Dharma Boutique Roastery. Jatidiri rumah kopi tua itu telah bertransformasi mengikuti zaman, hingga menarik perhatian lintas generasi dari 1920-an hingga hari ini, dalam menikmati kopi<b>. (Foto: Diaz Azminatul Abidin)</b></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/08/17/foto-energi-untuk-menikmati-kopi-lintas-generasi">FOTO: Energi untuk Menikmati Kopi Lintas Generasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>