<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>David Moyes Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/david-moyes/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Oct 2025 09:03:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>David Moyes Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Menemukan Kembali Jack Grealish</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/10/04/menemukan-kembali-jack-grealish</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Oct 2025 10:00:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Aston Villa]]></category>
		<category><![CDATA[David Moyes]]></category>
		<category><![CDATA[Everton]]></category>
		<category><![CDATA[Jack Grealish]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Primer]]></category>
		<category><![CDATA[manchester city]]></category>
		<category><![CDATA[napoli]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=499533</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // jangan simpulkan ini pembuangan/ bukankah kepindahan bisa menjadi terapi/ ruang baru untuk introspeksi/ dan unjuk diri/ menemukan yang lepas/ memainkan yang seharusnya bisa mereka mainkan&#8230;// (Sajak “Dinamika Pemain Pinjaman”, 2025) INIKAH era, ketika seorang pemain menemukan dirinya kembali, justru di klub lain? Entah dengan status hijrah permanen, atau pindah lantaran [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/04/menemukan-kembali-jack-grealish">Menemukan Kembali Jack Grealish</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-499538 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/10/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107-1.jpg" alt="" width="393" height="91" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/10/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107-1.jpg 393w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/10/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107-1-150x35.jpg 150w" sizes="(max-width: 393px) 100vw, 393px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// jangan simpulkan ini pembuangan/ bukankah kepindahan bisa menjadi terapi/ ruang baru untuk introspeksi/ dan unjuk diri/ menemukan yang lepas/ memainkan yang seharusnya bisa mereka mainkan&#8230;//</em><br />
<strong>(Sajak “Dinamika Pemain Pinjaman”, 2025)</strong></p>
<p><strong>INIKAH</strong> era, ketika seorang pemain menemukan dirinya kembali, justru di klub lain? Entah dengan status hijrah permanen, atau pindah lantaran dipinjamkan?</p>
<p>Mayoritas, mereka seperti mendapat pencerahan dan semangat kebangkitan. Simaklah kisah Scott McTominay, gelandang Manchester United yang dijual ke Napoli. Musim lalu McTominay justru bersinar dan menjadi Pemain Terbaik Liga Serie A, dan bukankah realitas ini seperti “mengejek” MU?</p>
<p>Kini pemain asal Skotlandia itu disusul oleh Rasmus Hojlund, yang juga dijual ke Gli Partenopei. Sejauh ini, performa Hojlund di klub peraih <em>scudetto</em> itu sudah menjanjikan, dengan mencetak tiga gol dari lima pertandingan.</p>
<p>Pemain Denmark itu menjadi <em>man of the match</em> dalam laga melawan Sporting Lisbon di Liga Champions, dengan memborong dua gol dari umpan Kevin de Bruyne. “Raja assist” Manchester City itu, bersama Hojlund menjadi rekrutan panas Napoli musim ini. Tak ragu dia menyebut Hojlund mirip eks rekannya di The Citizens, Erling Haaland yang pintar memanfaatkan ruang untuk mencetak gol, dan selama ini dimanjakan oleh umpan-umpannya.</p>
<p>Kisah dari Liga Italia itu kurang lebih sama dengan cerita pemain lainnya dari MU. Antony, yang dipinjamkan ke Real Betis, karena bermain cemerlang musim lalu, kini dipermanenkan oleh klub La Liga tersebut.</p>
<p>La Liga juga menjadi ajang pemulihan performa Marcus Rashford yang kini dipinjamkan ke Barcelona. Striker Setan Merah itu memperlihatkan kontribusi menjanjikan di setiap laga Blaugrana. Dia tampak menemukan kembali kegacoran dalam nuansa kegembiraan bermain di lingkungan baru.</p>
<p><strong>Jack Grealish</strong><br />
Kecenderungan pemulihan penampilan juga dicatat oleh Jack Grealish, gelandang kreatif The Citizens yang kini dipinjamkan ke Everton. Dalam satu musim terakhir, Grealish tak bermain dalam kapasitas terbaik untuk City.</p>
<p>Telah cukup lama, pemain yang pernah disebut-sebut mewarisi <em>skill</em> ajaib ala Paul Gascoigne ini mengalami penurunan kualitas, terutama karena gaya hidupnya yang buruk. Dia tidak mampu mengelola dirinya sendiri, cenderung menyukai pesta dan kehidupan malam.</p>
<p>Di Everton, yang semula diperkirakan bakal makin menenggelamkannya, Grealish ternyata moncer. Dari lima laga, dia telah mengontribusikan empat <em>assist</em>. Bandingkan, dalam 20 pertandingan di Manchester Biru, dia hanya menyumbang satu umpan kunci.</p>
<p>Inikah tanda-tanda kebangkitan pemain usia 30 yang melejit bersama Aston Villa itu?</p>
<p>Tak hanya dia dan pelatih David Moyes yang senang. Rekannya di Etihad, Erling Haaland juga menyambut pemulihan performa Grealish. Di media sosialnya, Haaland menulis “Jack de Bruyne melakukan lagi untuk Everton”.</p>
<p>Bersama Kevin de Bruyne, yang sekarang pindah ke Napoli, Grealish dikenal sebagai gelandang sayap dengan umpan-umpan yang memanjakan para penyerang City. Penurunan performa membuat dia kehilangan kepercayaan dari pelatih Pep Guardiola. Dia memang suka “memanjakan diri” dengan pesta-pesta dan dugem, dan itu diakui sendiri sebagai salah satu penyebab kemunduran penampilannya.</p>
<p>Kepada <em>Sky Sports</em> (<em>detik.com</em> 29 September 2025), Grealish mengaku kini ada perubahan kebiasaan. Dia mengurangi pesta. “Orang-orang berkata, ‘Grealish suka keluar, dia suka berpesta’. Ya, memang seperti itu”.</p>
<p>“Saya ingin bisa menjalani hidup dan menikmati diri sendiri, tetapi jelas ada waktu dan tempat untuk melakukannya. Namun sepertinya, saya mungkin tidak memilih waktu dan tempat yang tepat di City. Di sana, saya tidak bisa menahan diri,” ungkapnya.</p>
<p>David Moyes, pelatih Everton, tidak memberikan pelatihan khusus kepada Jack Grealish agar bisa bersinar lagi. Moyes paham, Grealish memang punya kualitas. “Saya tidak kaget dengan performanya. Dia hanya perlu memaksakan dirinya untuk bisa tampil bagus,” katanya.</p>
<p>Kepada <em>BBC</em>, dia menyatakan, sejauh ini terkesan dengan dampak instan yang dihadirkan pemain kelahiran Birmingham itu. “Bahkan lebih baik dari yang saya kira. Dia mungkin butuh sedikit cinta dan perhatian. Juga pertandingan” .</p>
<p>Menurut Moyes, Grealish memberikan perbedaan besar di Everton. Apakah itu <em>assist</em>, keberadaannya, dan banyak hal.</p>
<p><strong>Teknik Ajaib</strong><br />
Tak sedikit tokoh sepak bola Inggris yang terkesan dengan potensi teknik Jack Grealish, yang bahkan mengingatkan kepada Paul Gascoigne, pemain tim nasional yang sangat menonjol di Piala Dunia 1990 dan Euro 1996. Media bahkan memberi predikat “Greal Deal” untuk salah satu <em>skill</em> olah bola Grealish.</p>
<p>Gascoigne, pemain yang dibesarkan oleh Tottenham Hotspur, pada era 1990-an pernah disebut-sebut sebagai talenta langka Inggris dengan teknik ajaib ala Brazil; kemampuan yang tidak biasa dalam tradisi sepak bola Inggris Raya.</p>
<p>Liga Primer menemukan potensi penerus kemampuan itu pada diri Joe Cole, penyerang sayap yang pernah membintangi Liverpool dan Chelsea dan dijuluki “New Gascoigne”.</p>
<p>Bersama Manchester City, sejak 2021, Grealish sebenarnya menjadi andalan Pep Guardiola. Akan tetapi dia juga “mewarisi” kebengalan Gascoigne yang menyukai pesta, dan itulah yang membuat dia gagal bersinar di tengah para bintang Pasukan Etihad. Belum lama berselang, dia juga sempat mengaku tidak menikmati masa-masa di Etihad.</p>
<p>Lalu kenapa dia tampak menemukan kembali kegembiraan di Everton?</p>
<p>Kalimat David Moyes “&#8230;berikanlah sedikit cinta dan perhatian&#8230;” tampaknya harus ditafsirkan sebagai “vitamin” untuk Grealish, saat ini. Jika menyimak kembali curhatnya tentang “tidak menikmati masa-masa bersama City”, apakah ada faktor “hati dan rasa” yang tidak dia temukan di sana?</p>
<p>Bahwa Pep adalah pelatih berpengalaman yang tentu sudah mendeteksi persoalan batin salah satu bintangnya, mengisyaratkan terdapat suasana kurang nyaman yang dirasakan Grealish. Setidak-tidaknya, yang dia tumpahkan sebagai unjuk kemampuan di Everton adalah bukti bahwa dia belum memberikan total potensinya di Etihad.</p>
<p>Rasanya, sangat disayangkan andai sepak bola secepat itu kehilangan pemain dengan bakat langka seperti Jack Grealish. Dari sisi ini, peminjamannya ke Everton menjadi jalan keluar yang pas, apalagi ketika dia juga memahami ada persoalan sikap yang dengan sadar dia ubah.</p>
<p>Apakah dia harus berada di luar lingkaran Manchester City dengan dipermanenkan oleh Everton atau hijrah ke klub lain, ada banyak kemungkinan yang tersekulasikan.</p>
<p>Untuk sementara, mari kita nikmati kembalinya Grealish dengan “Greal Deal”-nya&#8230;</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>, <em>wartawan <a href="http://Suarabaru.Id">Suarabaru.Id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/04/menemukan-kembali-jack-grealish">Menemukan Kembali Jack Grealish</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sang Penyair di Teater Impian</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/11/09/sang-penyair-di-teater-impian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Nov 2024 10:00:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[David Moyes]]></category>
		<category><![CDATA[Erik Ten Hag]]></category>
		<category><![CDATA[Jose Mourinho]]></category>
		<category><![CDATA[Louis van Gaal]]></category>
		<category><![CDATA[Michael Carrick]]></category>
		<category><![CDATA[Ole Gunnar Solskjaer]]></category>
		<category><![CDATA[Ralf Rangnick]]></category>
		<category><![CDATA[Ryan Giggs]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=445480</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // kata-katanya tertata/ seperti baris-baris puisi/ yang menyihir semua/ inikah mantra yang ditunggu/ untuk meniupkan semangat/ mengembalikan aura?// (Sajak &#8220;Sang Penyair&#8221;, 2024) SANG Penyair. Begitulah Cristiano Ronaldo menyebut Ruben Filipe Marquez Amorim, yang pekan lalu resmi diumumkan sebagai suksesor Erik Ten Hag di Old Trafford, dan Senin lusa akan memulai pekerjaannya. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/11/09/sang-penyair-di-teater-impian">Sang Penyair di Teater Impian</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-445483 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107-1.webp" alt="" width="400" height="107" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107-1.webp 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107-1-150x40.webp 150w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// kata-katanya tertata/ seperti baris-baris puisi/ yang menyihir semua/ inikah mantra yang ditunggu/ untuk meniupkan semangat/ mengembalikan aura?//</em><br />
<strong>(Sajak &#8220;Sang Penyair&#8221;, 2024)</strong></p>
<p><strong>SANG</strong> Penyair. Begitulah Cristiano Ronaldo menyebut Ruben Filipe Marquez Amorim, yang pekan lalu resmi diumumkan sebagai suksesor Erik Ten Hag di Old Trafford, dan Senin lusa akan memulai pekerjaannya.</p>
<p>Pelatih Sporting CP Lisbon yang berusia 39 tahun &#8212; hanya beberapa pekan lebih tua dari Ronaldo &#8212; itu, menjadi deret kesekian manajer yang membesut Manchester United setelah Alex Ferguson pensiun pada 2013.</p>
<p>Dari David Moyes, Ryan Giggs (interim), Louis van Gaal, Jose Mourinho, Ole Gunnar Solskjaer, Michael Carrick (interim), Ralf Rangnick, hingga Erik Ten Hag.</p>
<p>Dan, belum satu pun di antara nama-nama itu yang mampu mengembalikan stabilitas performa Setan Merah ke wilayah elite Liga Primer, dan apalagi Eropa.</p>
<p>Van Gaal memberi Piala Liga, Mourinho mempersembahkan gelar juara Liga Europa dan sempat berada di urutan kedua klasemen liga, sedangkan Ten Hag mempersembahkan Piala FA dan Piala Liga (Piala Carabao), namun itu belum cukup memosisikan Pasukan Theater of Dream ke habitat elite di era Sir Alex.</p>
<p>PemilIhan Amorim bisa dibilang mengejutkan, setelah manajemen MU menimbang sejumlah nama yang beredar. Antara lain yang semula menguat adalah Zinedine Zidane, Graham Potter, Ruud van Nistelrooy, dan Xavi Hernandez.</p>
<p>Dari CV-nya, Amorim berhasil membawa Sporting CP sebagai klub yang bangkit dan tampil cukup stabil di Liga Portugal. Dia dua kali memberi trofi juara yang sudah 20 tahun dirindukan.</p>
<p>Amorim memberi akhir mengesankan bagi Sporting, yang mengalahkan Manchester City 4-1 di Liga Champions. Namun dia segera mengingatkan agar tidak mengaitkan hasil itu dengan gambaran permainan MU nanti. Dia akan memulai kiprah kompetisi dengan membawa Setan Merah ke laga tandang melawan Ipswich Town, 24 November mendatang.</p>
<p>Pilihan manajemen MU mendarangkan Amorim juga seperti ikhtiar, untuk merekatkan kembali &#8220;harmoni&#8221; antara MU dengan klub Portugal tersebut. Sebelumnya, Alex Ferguson sukses membawa salah satu produk Sporting, Cristiano Ronaldo ke Old Trafford pada 2003, yang belakangan menjadi legenda klub.</p>
<p><strong>Pribadi Supel</strong><br />
Mengapa Ruben Amorim disebut sebagai Sang Penyair?</p>
<p>Pakar sepak bola Portugal, Marcus Alves menilai, Amorim adalah pribadi yang supel dan mudah berbaur dengan pemain-pemain lain.</p>
<p>Alves mencatat, Ronaldo memberi predikat itu, karena kata-kata motivasi Amorim &#8212; yang 14 kali memperkuat tim nasional Portugal &#8212; bisa membakar semangat rekan-rekannya.</p>
<p>Dan, sosok seperti itulah yang akan menjadi pemimpin kesekian dalam &#8220;spekulasi&#8221; keputusan manajemen MU, yang sejak 2013 belum menemukan figur tepat untuk menggantikan Sir Alex.</p>
<p>&#8220;Saya bersedia ke MU untuk menghindari zona nyaman,&#8221; kata Amorim yang diikat The Red Devils sampai 2027, mulai 11 November 2024, dengan opsi perpanjangan setahun. Dia akan dikontrak dengan gaji Rp 170 miliar.</p>
<p>Amorim tak bisa menunggu hingga musim berakhir, karena MU membutuhkan nakhoda baru di pertengahan periode ini. Boleh dikatakan, MU &#8220;membajak&#8221; manajer Sporting tersebut, dan keputusan Amorim itu adalah salah satu yang disesali fans mereka.</p>
<p><strong>Sudah Terlalu Lama</strong><br />
Tentu fleksibilitas dan kemampuan Amorim dalam memotivasi akan menjadi modal tersendiri di tengah berbagai elemen kebutuhan MU untuk bangkit dalam stabilitas permainan. Fans MU sudah bersabar terlalu lama, justru ketika tetangga mereka, Manchester City kini menjadi kekuatan utama Liga Primer dan salah satu klub besar Eropa dengan sosok pelatih genius Pep Guardiola.</p>
<p>Mikael Arteta di Arsenal, Arne Slot di Liverpool, Hansi Flick di Barcelona, atau Enzo Maresca bersama Chelsea adalah sebagian contoh transisi suksesi yang memberi harapan dan langsung &#8220;klik&#8221; dengan performa klub.</p>
<p>Lalu apakah Ruben Amorim akan menjadi figur yang tepat untuk menghela kebangkitan MU dari kondisi sekarang?</p>
<p>Pembaruan manajemen klub dengan kepemilikan saham yang baru, Sir Jim Ratchcliffe sudah berlangsung. Pembelian pemain sesuai yang diminta Erik Ten Hag juga sudah dilakukan. Apakah nanti pada jendela transfer bulan Januari 2025, Ruben Amorim juga diberi ruang untuk merekrut sejumlah pemain sesuai kebutuhan taktiknya?</p>
<p><strong>Bukan Revolusi</strong><br />
&#8220;Bedah jantung&#8221; yang dikehendaki Ralf Rangnick beberapa waktu lalu, bagaimanapun adalah formula yang sebenarnya belum jelas: seperti apa konsepnya?</p>
<p>Gambaran tentang sebuah revolusi tampaknya tidak akan berlangsung di era Amorim. Kemungkinan dia membutuhkan sejumlah amunisi baru, bisa diprediksi; namun untuk berlangsungnya perubahan ekstrem tidak akan dia lakukan. Dia bakal melakukan penyegaran dari sisi pendekatan motivasi di ruang ganti, skema taktik dalam formasi yang dia yakini, dan filosofi.</p>
<p>Mungkin gerak perubahan Amorim di MU berbeda dari langkah Juergen Klopp ketika pada 2016 berlabuh di Liverpool dan dia bawa filosofi gegenpressing, atau Pep Guardiola yang mendoktrinkan possession football ala Barcelona dan sekarang menjadi &#8220;wajah&#8221; Manchester City.</p>
<p>Yang jelas, ketika tak sedikit fans Sporting CP marah karena pelatih idolanya berpindah klub di tengah musim, maka pada sisi sebaliknya suporter MU akan membuka babak baru harapan.</p>
<p>MU akan memulai era penyegaran, tentu dengan spekulasi baru. Siapa tahu, siapa tahu; dan menguatkan chemistry antara para penggawa Teater Impian dengan daya imajinasi Sang Penyair dari Lisbon&#8230;</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>,<em> wartawan <a href="https://suarabaru.id">suarabaru.id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/11/09/sang-penyair-di-teater-impian">Sang Penyair di Teater Impian</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>MU, Sepak Bola, dan Kehidupan Fana</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/03/11/mu-sepak-bola-dan-kehidupan-fana</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Mar 2023 10:00:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[David Moyes]]></category>
		<category><![CDATA[Eric ten Hag]]></category>
		<category><![CDATA[Jose Mourinho]]></category>
		<category><![CDATA[Liverpool]]></category>
		<category><![CDATA[Louis van Gaal]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester United]]></category>
		<category><![CDATA[Michael Carrick]]></category>
		<category><![CDATA[Ole Gunnar Solskjaer]]></category>
		<category><![CDATA[Ryan Giggs]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=321320</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS //temukanlah kehidupan/ dalam relung sepak bola/ akan kau tatap kenyataan/ di sebundar rapi bola/ akan kau rasakan pusaran/ dalam cakra yang fana// (Sajak “Cakra Kehidupan Sepak Bola”, 2023) TAK ada yang pasti dalam kehidupan, maka perjuangkanlah, dan janganlah menyerah untuk hidupmu&#8230; Manchester United adalah “ayat kauniah” tentang kehidupan. Pada hulu dasawarsa [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/03/11/mu-sepak-bola-dan-kehidupan-fana">MU, Sepak Bola, dan Kehidupan Fana</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-321394 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/03/BOLA-BOLA-LOGO-1.jpg" alt="" width="681" height="183" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/03/BOLA-BOLA-LOGO-1.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/03/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/03/BOLA-BOLA-LOGO-1-150x40.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>//temukanlah kehidupan/ dalam relung sepak bola/ akan kau tatap kenyataan/ di sebundar rapi bola/ akan kau rasakan pusaran/ dalam cakra yang fana//</em><br />
<strong>(Sajak “Cakra Kehidupan Sepak Bola”, 2023)</strong></p>
<p><strong>TAK</strong> ada yang pasti dalam kehidupan, maka perjuangkanlah, dan janganlah menyerah untuk hidupmu&#8230;</p>
<p>Manchester United adalah “ayat kauniah” tentang kehidupan. Pada hulu dasawarsa 1990-an, bersama Alex Ferguson mereka berjuang dan akhirnya berhasil bangkit dari tidur panjang pasca-merajai Piala Champions 1968 lewat legenda-legenda George Best, John Aston, Bobby Charlton, Brian Kid, dan Denis Law.</p>
<p>Pada era 1990-an hingga dekade milenial 2000-an, Setan Merah bagai tak terbendung mendominasi semesta sepak bola lewat Class of 1992 Paul Scholes dkk yang diracik oleh Sir Alex secara futuristik.</p>
<p>Dan, layaknya kehidupan, ada titik ketika siklus menurun tak terhindarkan. Sir Alex pensiun pada 2013, dan hingga kini tak satu pun penerusnya &#8212; David Moyes, Ryan Giggs, Louis van Gaal, Jose Mourinho, Ole Gunnar Solskjaer, Michael Carrick, dan Ralf Rangnick yang berhasil merekatkan jarak masa jaya dan masa muram.</p>
<p>Hingga muncullah Eric ten Hag, figur harapan dalam bayangan. Yakni antara diyakini membawa perubahan, atau diperkirakan mengalami kebuntuan kreativitas seperti para pendahulunya.</p>
<p>Tapi tunggu dulu, pelatih asal Belanda itu rupanya memberi gambaran kuat tentang kebangkitan yang dirindukan. Dan, dia telah memberi bukti satu trofi Piala Liga, bukan?</p>
<p>Tapi tunggu dulu pula, dia menorehkan catatan paling muram dalam sejarah pertemuan dengan rival abadi, Liverpool. Kekalahan 0-7 di Stadion Anfield, bukankah itu menodai rekor apik Ten Hag dalam fenomena <em>up-trend</em> Marcus Rashford dkk?</p>
<p>Sampai Ten Hag pun tak kuasa membendung ekspresi kekecewaan. Dia menyebut, “Itu bukan level MU”, dan menghardik para pemain sebagai “tidak profesional”.</p>
<p><strong>Psikologi Kekalahan</strong><br />
Pastilah tak mudah keluar dari cekaman psikologi kekalahan memalukan itu. Skor dan cara kalah itu terlalu meremukkan rasa, kendati beberapa hari kemudian anak-anak Old Trafford segera menunjukkan sikap positif lewat kemenangan meyakinkan 4-1 atas Real Betis di Liga Europa.</p>
<p>Saya pun, yang pekan lalu dalam kolom ini menulis tentang Setan Merah mulai kembali “memerah”, mendapat sindiran dari banyak kolega.</p>
<p>“Seperti itukah MU-mu?”</p>
<p>“The Reds Liverpool terbukti lebih ‘merah’ kan?”</p>
<p>“MU belum benar-benar bangkit, mas. Masih harus membuktikan konsistensi”.</p>
<p>Ya, rupa-rupa komentar mereaksi tulisan optimistis saya.</p>
<p>Nah, bukankah naik &#8211; turun performa dan lika-liku perjuangan sebuah klub sepak bola untuk meraih kembali “<em>maqam</em>”-nya identik dengan perjuangan hidup manusia dalam kehidupannya?</p>
<p>Lantaran tak ada yang pasti dalam perjalanan kehidupan, maka kata kuncinya adalah konsistensi.</p>
<p>Secara alamiah, siklus hidup sebagai naik-turun “roda kehidupan”, atau fenomena “cakra manggilingan” adalah realitas yang setiap saat bisa dihadapi oleh manusia.</p>
<p>MU sebagai institusi yang dikelola oleh pikiran, ide dan pilihan tindakan manusia tentulah pula berada dalam lingkup “pola” yang sama.</p>
<p>Lalu, bagaimana kemudian harus mengelola untuk menahan agar “cakra” tak terus menerus berada di bagian bawah pusaran?</p>
<p>Bagaimana pula manajemen konsistensi akan menghadapi badai kreativitas dari manusia-manusia pesaing; yang dalam konteks MU “ancaman” itu bisa hadir dari Liverpool dengan Juergen Klopp, Manchester City bersama Pep Guardiola, atau Arsenal dengan Mikael Arteta-nya?</p>
<p><strong>Tesis &#8211; Antitesis</strong><br />
Bagi MU, semesta adalah ekosistem di seputar mereka. Katakanlah selalu ada antitesis dari sebuah tesis. Lalu ada sintesis dari antitesis. Konstruksi Eric ten Hag pun, cepat atau lambat akan dihadapi dengan dekonstruksi yang digalang pelatih dari klub mana pun.</p>
<p>Sedemikian “rimba”-kah kehidupan sepak bola untuk menegaskan ikhtiar survivalitas manusia dan klub-klub?</p>
<p>Pergerakan waktu bagai tak berjeda untuk terus menerus berkreasi dan mengantisipasi. Tak ada taktik yang abadi. Skema-skema <em>gegenpressing, tiki-taka</em>, sepak bola posesif, atau <em>attacking football</em> adalah gambaran “fana” aksi-reaksi dalam perjalanan kehidupan.</p>
<p>Namun, kekalahan sebesar itu untuk MU yang sedang <em>on fire</em> dan <em>up trend</em> tentu merentangkan usikan tanda tanya, “Sekejam itukah cakra manggilingan yang memutar drastis perjalanan anak-anak Manchester Merah ke pusaran bawah?”</p>
<p>Dan, bagaimana pula dengan kemenangan 4-1 atas Real Betis? Hanya sebagai bentuk “kewajaran”, “kepatutan”, “keharusan”, atau apa?</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>; <em>wartawan suarabaru.id, kolumnis sepak bola, dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/03/11/mu-sepak-bola-dan-kehidupan-fana">MU, Sepak Bola, dan Kehidupan Fana</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>