<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>corona Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/corona/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Thu, 08 Jul 2021 14:17:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>corona Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>BMW Astra Gelar Webinar Penanganan Dini Covid-19</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/07/08/bmw-astra-gelar-webinar-penanganan-dini-covid-19</link>
					<comments>https://suarabaru.id/2021/07/08/bmw-astra-gelar-webinar-penanganan-dini-covid-19#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hery Priyono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Jul 2021 08:00:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[BMW Astra]]></category>
		<category><![CDATA[corona]]></category>
		<category><![CDATA[COVID-19]]></category>
		<category><![CDATA[penanganan dini]]></category>
		<category><![CDATA[protokol-kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksin]]></category>
		<category><![CDATA[webinar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=182504</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID) &#8211; BMW Astra melaksanakan sosialisasi dalam bentuk webinar bersama Prof. Djoko Santoso untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang apa yang perlu dilakukan jika terpapar Covid-19, Senin (5/7/2021). &#160; “Kondisi pandemi sekarang ini terasa semakin dekat sekali dengan kita, makin banyak saudara, teman dekat kita, dan orang di sekitar kita terpapar dan terinveksi Covid-19. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/07/08/bmw-astra-gelar-webinar-penanganan-dini-covid-19">BMW Astra Gelar Webinar Penanganan Dini Covid-19</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>) &#8211; <a href="http://bmw.astra.co.id">BMW Astra</a> melaksanakan sosialisasi dalam bentuk webinar bersama Prof. Djoko Santoso untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang apa yang perlu dilakukan jika terpapar Covid-19, Senin (5/7/2021).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kondisi pandemi sekarang ini terasa semakin dekat sekali dengan kita, makin banyak saudara, teman dekat kita, dan orang di sekitar kita terpapar dan terinveksi Covid-19. Selain itu, di masyarakat juga banyak beredar informasi terkait obat dan cara penanganan yang membuat kita bingung,” kata CEO BMW Astra, Fredy Handjaja, dalam sambutannya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Fredy menjelaskan, dalam webinar tersebut pihaknya menghadirkan ahli untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat tentang apa penanganan dini yang bisa dilakukan bila terpapar Covid-19.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dengan mengetahui cara penanganan sedari dini tersebut, diharapkan bagi siapapun yang terpapar Covid-19 dapat menghadapinya dengan lebih tenang dan dapat memilih keputusan yang tepat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Pada sesi ini para peserta juga bisa bertanya langsung kepada Prof. Djoko Santoso. Namun, bagi yang terlewat bisa melihat rekaman webinar ini di kanal Youtube BMW Astra,” jelas Fredy.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lebih jauh dirinya menjelaskan, pihaknya berkomitmen untuk selalu berada bersama pelanggan memberikan solusi atas kebutuhannya, tentunya ini menjadi semangat perusahaan untuk terus memberikan yang terbaik kepada pelanggan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menyesuaikan dengan kondisi terkini, pihak manajemen menyediakan layanan konsultasi online untuk memenuhi kebutuhan pembelian mobil baru dan mobil bekas, test drive di rumah, appraisal di rumah, dan servis kendaraan di rumah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Selain penerapan protokol kesehatan yang ketat untuk seluruh layanan, semua karyawan BMW Astra telah mendapatkan vaksinasi Covid-19 supaya kami bisa semakin memberikan ketenangan dan kenyamanan untuk seluruh pelanggan BMW Astra,” tutup Fredy.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/07/08/bmw-astra-gelar-webinar-penanganan-dini-covid-19">BMW Astra Gelar Webinar Penanganan Dini Covid-19</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suarabaru.id/2021/07/08/bmw-astra-gelar-webinar-penanganan-dini-covid-19/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>30.318 Lansia di Sukoharjo Sudah Divaksin</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/05/19/30-318-lansia-di-sukoharjo-sudah-divaksin</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 May 2021 04:37:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Solo Raya]]></category>
		<category><![CDATA[corona]]></category>
		<category><![CDATA[COVID-19]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Langenharjo]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten sukoharjo]]></category>
		<category><![CDATA[kecamatan Grogol]]></category>
		<category><![CDATA[Lansia]]></category>
		<category><![CDATA[sukoharjo]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksin corona]]></category>
		<category><![CDATA[vaksin lansia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=171777</guid>

					<description><![CDATA[<p>SUKOHARJO (SUARABARU.ID) – Vaksinasi bagi warga lanjut usia (Lansia) di Kabupaten Sukoharjo terus berlanjut. Dari target 77.756 lansia, hingga Rabu (19/5/2021) sudah menyasar sebanyak 30.318 lansia. Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukoharjo, Yunia Wahdiyati di sela-sela monitoring vaksinasi Bupati Sukoharjo Etik Suryani di Balai Desa Langenharjo, Kecamatan Grogol, Rabu (19/5/2021) mengatakan,  pemberian vaksin [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/05/19/30-318-lansia-di-sukoharjo-sudah-divaksin">30.318 Lansia di Sukoharjo Sudah Divaksin</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUKOHARJO (SUARABARU.ID)</strong> – Vaksinasi bagi warga lanjut usia (Lansia) di Kabupaten Sukoharjo terus berlanjut. Dari target 77.756 lansia, hingga Rabu (19/5/2021) sudah menyasar sebanyak 30.318 lansia.</p>
<p>Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukoharjo, Yunia Wahdiyati di sela-sela monitoring vaksinasi Bupati Sukoharjo Etik Suryani di Balai Desa Langenharjo, Kecamatan Grogol, Rabu (19/5/2021) mengatakan,  pemberian vaksin corona terus dilakukan DKK. Baik untuk tenaga kesehatan, petugas layanan publik, dan juga lanjut usia (lansia).<br />
Untuk tenaga kesehatan (nakes), hingga 18 Mei pemberian vaksin dosis 1 sebanyak 9.283 orang dan dosis 2 sebanyak 8.980 orang. Untuk petugas layanan publik, dosis 1 sebanyak 16.225 orang dan dosis 2 sebanyak 7.645 orang.</p>
<p>“Sedangkan untuk lansia, dosis 1 sudah diberikan pada 17.471 orang dan dosis 2 untuk 12.847 orang. Sasaran lansia, realisasi terus naik karena pemberian vaksin kami lakukan secara bertahap dengan total target 77.756 orang,&#8221; jelas Yunia.</p>
<p>Yang jelas, lanjut Yunia, pemberian vaksinasi pada sasaran, baik nakes, petugas layanan publik maupun lansia menyesuaikan dengan kuota vaksin yang diterima dari pemerintah pusat. Sehingga, pemberian vaksin tidak bisa diberikan sekaligus.<br />
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani dalam kesempatan itu mengimbau masyarakat yang sudah divaksin, tetap menerapkan protokol kesehatan karena vaksin bukan obat corona. Sebab vaksin itu bukan obat.</p>
<p>“Saat ini yang sudah mendapat vaksin terdiri dari tenaga kesehatan, petugas layanan publik, lansia dan juga guru. &#8220;Untuk lansia sudah cukup banyak yang mendapatkan vaksin, hampir sama dengan petugas layanan publik,” ungkap bupati.</p>
<p><strong>WIB</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/05/19/30-318-lansia-di-sukoharjo-sudah-divaksin">30.318 Lansia di Sukoharjo Sudah Divaksin</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Awas, Pemudik Masuk Sukoharjo Siap-siap Diswab</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/05/05/awas-pemudik-masuk-sukoharjo-siap-siap-diswab</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 May 2021 08:02:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Solo Raya]]></category>
		<category><![CDATA[corona]]></category>
		<category><![CDATA[COVID-19]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten sukoharjo]]></category>
		<category><![CDATA[karantina]]></category>
		<category><![CDATA[lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[mudik]]></category>
		<category><![CDATA[operasi ketupat candi 2019]]></category>
		<category><![CDATA[Pendatang]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Sukoharjo]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[sukoharjo]]></category>
		<category><![CDATA[Swab Antigen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=168836</guid>

					<description><![CDATA[<p>SUKOHARJO (SUARABARU.ID) &#8211; 602 personel diterjunkan Polres Sukoharjo dalam rangka Operasi Ketupat Candi 2021. Apel gelar pasukan digelar di halaman Pemkab Sukoharjo, Rabu (5/5/2021). Bupati Sukoharjo, Etik Suryani yang bertindak sebagai Pembina Apel mengatakan, Operasi Ketupat Candi diharapkan benar-benar bisa menyentuh masyarakat tingkat bawah, khususnya dalam upaya antisipasi pemudik. Bupati berharap pembatasan mikro yang dilakukan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/05/05/awas-pemudik-masuk-sukoharjo-siap-siap-diswab">Awas, Pemudik Masuk Sukoharjo Siap-siap Diswab</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUKOHARJO (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; 602 personel diterjunkan Polres Sukoharjo dalam rangka Operasi Ketupat Candi 2021. Apel gelar pasukan digelar di halaman Pemkab Sukoharjo, Rabu (5/5/2021).</p>
<p>Bupati Sukoharjo, Etik Suryani yang bertindak sebagai Pembina Apel mengatakan, Operasi Ketupat Candi diharapkan benar-benar bisa menyentuh masyarakat tingkat bawah, khususnya dalam upaya antisipasi pemudik.</p>
<p>Bupati berharap pembatasan mikro yang dilakukan pemerintah berjalan efektif dalam mengantisipasi penyebaran virus sehingga tidak terjadi ledakan kasus corona di Sukoharjo selama Lebaran. &#8220;Dengan menggerakkan Babinsa, Babinkamtibmas, tokoh masyarakatt, RT/RW hingga ke tingkat dasa wisma, diharapkan dapat menerapkan PPKM Mikro secara ketat sehingga Sukoharjo aman dari ledakan kasus corona,&#8221; harap bupati.</p>
<p>Sementara itu, Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas mengatakan, operasi Ketupat Candi digelar mulai 6-17 Mei mendatang dengan fokus utama penegakan protokol kesehatan dalam upaya untuk memutus rantai penyebaran virus corona.</p>
<p>“Operasi Ketupat Candi ini, Polres melibatkan 602 personil ditambah personil TNI, Satpol PP dan instansi terkait lainnya. Untuk pos pengamanan ada tiga. Masing-masing di bekas terminal Kartasura, Bundaran Patung Pandawa Solo Baru, dan simpang lima Sukoharjo,&#8221; jelas Kapolres.</p>
<p>Selama operasi, kata Kapolres, petugas akan lebih menekankan operasi yustisi, kaitannya dengan protkol kesehatan. Selain itu juga ada tes swab antigen bersama Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) secara acak khususnya pemudik yang masuk Sukoharjo.</p>
<p>“Sesuai edaran dari pemerintah tidak ada lagi kegiatan buka bersama yang melibatkan banyak orang, nanti juga tidak ada takbir keliling, dan juga tidak ada penyalaan kembang api atau petasan.”</p>
<p><strong>WIB</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/05/05/awas-pemudik-masuk-sukoharjo-siap-siap-diswab">Awas, Pemudik Masuk Sukoharjo Siap-siap Diswab</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lagi, Bupati Sukoharjo Blusukan Pantau Penyaluran Bantuan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/04/28/lagi-bupati-sukoharjo-blusukan-pantau-penyaluran-bantuan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Apr 2021 08:04:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Solo Raya]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[Blusukan]]></category>
		<category><![CDATA[BPNT]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Sukoharjo]]></category>
		<category><![CDATA[corona]]></category>
		<category><![CDATA[COVID-19]]></category>
		<category><![CDATA[dinas sosial]]></category>
		<category><![CDATA[E Warong]]></category>
		<category><![CDATA[Etik Suryani]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten sukoharjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=167096</guid>

					<description><![CDATA[<p>SUKOHARJO (SUARABARU.ID) – Tidak ingin kecolongan dan lengah terhadap penyebaran Covid-19, Bupati Sukoharjo Etik Suryani kembali blusukan memantau penyaluran bantuan pangan non tunai (BPNT) di sejumlah wilayah, Rabu (28/4/2021). Selain memastikan penerima sudah sesuai dengan data yang ada, bupati perempuan pertama di Kabupaten berslogan Makmur itu juga mengedukasi masyarakat agar selalu menaati protokol kesehatan (Prokes). [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/04/28/lagi-bupati-sukoharjo-blusukan-pantau-penyaluran-bantuan">Lagi, Bupati Sukoharjo Blusukan Pantau Penyaluran Bantuan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUKOHARJO (SUARABARU.ID)</strong> – Tidak ingin kecolongan dan lengah terhadap penyebaran Covid-19, Bupati Sukoharjo Etik Suryani kembali blusukan memantau penyaluran bantuan pangan non tunai (BPNT) di sejumlah wilayah, Rabu (28/4/2021).</p>
<p>Selain memastikan penerima sudah sesuai dengan data yang ada, bupati perempuan pertama di Kabupaten berslogan Makmur itu juga mengedukasi masyarakat agar selalu menaati protokol kesehatan (Prokes). Sebab, hingga saat ini pandemi covid-19 masih terjadi.</p>
<p>&#8220;Jadi, selain proses penyalurannya, saya ingin tahu bagaimana penerapan prokes masyarakat. Ini penting karena untuk memutus rantai penularan virus,&#8221; ujar Bupati di sela-sela sidak.<br />
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengimbau masyarakat yang punya saudara atau keluarga yang merantau untuk tidak pulang dulu untuk menghindari penyebaran corona. Karena, yang didatangi di kampung biasanya sudah tua sehingga rentan terkena virus corona.</p>
<p>&#8220;Kalau kangen bisa video call dulu, intinya jangan pulang ke kampung agar angka corona bisa ditekan dan bisa segera selesai di Sukoharjo. Kalau corona selesai maka ekonomi bisa bangkit dan pulih kembali. Apalagi sudah muncul klaster pemudik di Nguter,&#8221; tambah Bupati.</p>
<p>Terkait dengan bantuan BPNT tahap 2 sendiri, total Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mencapai 34.334. Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sukoharjo, Suparmin mengatakan, penyaluran BPNT dilakukan di 98 e-warong yang tersebar di 12 kecamatan. Jumlah e-warong yang menyalurkan sudah bertambah dari sebelumnya 88 menjadi 98.<br />
Sesuai data, 33.334 KPM penerima tersebar di 12 kecamatan. Rinciannya, untuk Kecamatan Baki 4.011 KPM, Bendosari 3.710 KPM, Bulu 2.993 KPM, Gatak 3.291 KPM, Grogol 5.998 KPM, Kartasura 4.096 KPM, Mojolaban 5.784 KPM, Nguter 3.759 KPM, Polokarto 5.872 KPM&lt; Sukoharjo 4.782 KPM, Tawangsari 5.334 KPM, dan Kecamatan Weru 4.704 KPM.<br />
<strong>WIB</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/04/28/lagi-bupati-sukoharjo-blusukan-pantau-penyaluran-bantuan">Lagi, Bupati Sukoharjo Blusukan Pantau Penyaluran Bantuan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dinkes Kudus Minta Masyarakat Waspadai Virus Corona Varian Baru</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/03/11/dinkes-kudus-minta-masyarakat-waspadai-virus-corona-varian-baru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Mar 2021 12:39:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[corona]]></category>
		<category><![CDATA[kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Varian Baru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=155724</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS (SUARABARU.ID) &#8211; Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, mengingatkan masyarakat setempat untuk mewaspadai varian baru virus corona dari Inggris, yang disebut corona B117. &#8220;Meskipun sudah melakukan vaksinasi Covid-19, sebaiknya masyarakat tetap hati-hati dan taat prokes karena masih ada kemungkinan tertular mengingat saat divaksin kondisi seseorang belum bisa dipastikan imunitasnya,&#8221; kata Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/03/11/dinkes-kudus-minta-masyarakat-waspadai-virus-corona-varian-baru">Dinkes Kudus Minta Masyarakat Waspadai Virus Corona Varian Baru</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, mengingatkan masyarakat setempat untuk mewaspadai varian baru virus corona dari Inggris, yang disebut corona B117.</p>
<p>&#8220;Meskipun sudah melakukan vaksinasi Covid-19, sebaiknya masyarakat tetap hati-hati dan taat prokes karena masih ada kemungkinan tertular mengingat saat divaksin kondisi seseorang belum bisa dipastikan imunitasnya,&#8221; kata Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Andini Aridewi, Kamis (11/3)</p>
<p>Menurut dia, kunci agar tidak mudah tertular, selain vaksin Covid-19 juga harus mematuhi protokol kesehatan.</p>
<p>Pemkab Kudus sendiri belum menemukan adanya pasien terkonfirmasi positif virus corona jenis B117 di Kudus.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2021/03/10/plt-bupati-kudus-gerah-didatangi-guru-wiyata/">Plt Bupati Kudus Gerah Didatangi Guru Wiyata</a></strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/03/11/dinkes-kudus-minta-masyarakat-waspadai-virus-corona-varian-baru">Dinkes Kudus Minta Masyarakat Waspadai Virus Corona Varian Baru</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bupati Sukoharjo Etik: Disuntik Vaksin Mboten Sah Wedi Mbah&#8230;.</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/03/05/bupati-etik-disuntik-mboten-wedi-to-mbah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Mar 2021 04:56:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Solo Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Etik]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Sukoharjo]]></category>
		<category><![CDATA[corona]]></category>
		<category><![CDATA[COVID-19]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Kateguhan]]></category>
		<category><![CDATA[Etik Suryani]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten sukoharjo]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan Jetis]]></category>
		<category><![CDATA[Lansia]]></category>
		<category><![CDATA[sukoharjo]]></category>
		<category><![CDATA[Tawangsari]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksin corona]]></category>
		<category><![CDATA[vaksin sinovac]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=154100</guid>

					<description><![CDATA[<p>SUKOHARJO (SUARABARU.ID) &#8211; Program vaksinasi untuk lanjut usia (lansia) di Sukoharjo mulai dilaksanakan, Jumat (5/3/2021). Pencanangan vaksinasi corona untuk lansia dilakukan Bupati Etik Suryani di Desa Kateguhan, Tawangsari dan Kelurahan Jetis, Sukoharjo. Penerima vaksin sendiri sebelumnya telah melalui screnning dan didata oleh Posyandu lansia yang ada di masing-masing desa. Di Kelurahan Jetis, Sukoharjo terdapat 160 [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/03/05/bupati-etik-disuntik-mboten-wedi-to-mbah">Bupati Sukoharjo Etik: Disuntik Vaksin Mboten Sah Wedi Mbah&#8230;.</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUKOHARJO (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Program vaksinasi untuk lanjut usia (lansia) di Sukoharjo mulai dilaksanakan, Jumat (5/3/2021). Pencanangan vaksinasi corona untuk lansia dilakukan Bupati Etik Suryani di Desa Kateguhan, Tawangsari dan Kelurahan Jetis, Sukoharjo.</p>
<p>Penerima vaksin sendiri sebelumnya telah melalui screnning dan didata oleh Posyandu lansia yang ada di masing-masing desa. Di Kelurahan Jetis, Sukoharjo terdapat 160 lansia, sedangkan di Desa Kateguhan, Tawangsari ada 300 orang. Sehingga total lansia yang divaksin gelombang pertama sebanyak 460 orang.</p>
<p>Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Kabupaten Sukoharjo, Yunia Wahdiyati mengatakan, pelaksanaan lansia di Kabupaten Sukoharjo berbeda dengan daerah lain. Sebab, basis penerima vaksin menggunakan data posyandu lansia.</p>
<p>“Saat ini Sukoharjo telah menerima 1.200 vial vaksin, satu vial vaksin berisi 10 dosis. Sehingga total ada 12.000 dosis. Untuk pelaksanaan vaksinasi tahap dua dengan sasaran petugas pelayanan publik yang mencapai 19.313 orang. Sehingga, dosis vaksin yang diterima tersebut masih kurang,” jelas Yunia.</p>
<p>Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menjelaskan, Pemkab Sukoharjo menaruh perhatian liar biasa terkait pandemi virus corona. Berbagai upaya telah dilakukan meski belum bisa menekan angka kasus positif corona secara signifikan sehingga meresahkan masyarakat.</p>
<p>Menurutnya, adanya pandemi virus corona membuat aktivitas masyarakat terganggu dan berdampak pada perekonomian masyarakat. Untuk itu, prograk vaksinasi corona diharapkan dapat menekan angka kasus positif corona. Terkait vaksin sinovac yang digunakan, Bupati berpesan agar masyarakat tidak perlu ragu dan khawatir. Pasalnya, vaksin sinovac sudah dinyatakan aman dan bermanfaat oleh BPOM dan dinayatakan halal oleh MUI.<br />
&#8220;Ada tiga tahap dalam proses vaksinasi ini, pendaftaran, screnning dan vaksinasi. Selama skrening banyak lansia yang tidak lolos sehingga vaksinasinya ditunda,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Namun demikian, bupati menegaskan meski sudah divaksin, tetap harus menerapkan protokol kesehatan. Sebab vaksin bukan cara yang pamungkas dalam mengatasi pandemi. Dalam kesempatan itu, bupati Etik juga berinteraksi dengan lansia penerima vaksin. &#8220;Divaksin boten sakit tho mbah? Ampun wedi nggih sik penting sehat,&#8221; sapa Etik pada salah satu lansia.</p>
<p><strong>WIB-mul</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/03/05/bupati-etik-disuntik-mboten-wedi-to-mbah">Bupati Sukoharjo Etik: Disuntik Vaksin Mboten Sah Wedi Mbah&#8230;.</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peneliti: Varian Baru Virus Corona Ditemukan Di New York</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/02/25/peneliti-varian-baru-virus-corona-ditemukan-di-new-york</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Feb 2021 09:04:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[corona]]></category>
		<category><![CDATA[NY]]></category>
		<category><![CDATA[Varian Baru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=151770</guid>

					<description><![CDATA[<p>NEW YORK (SUARABARU.ID) &#8211; Varian baru virus corona yang memiliki beberapa kesamaan dengan varian yang lebih menular dan tidak dapat dipecahkan yang ditemukan di Afrika Selatan sedang meningkat di New York City, kata para peneliti pada Rabu (24/2/2021). Varian baru virus corona, yang dikenal sebagai B.1.526, pertama kali diidentifikasi dalam sampel yang dikumpulkan di New [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/02/25/peneliti-varian-baru-virus-corona-ditemukan-di-new-york">Peneliti: Varian Baru Virus Corona Ditemukan Di New York</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>NEW YORK (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Varian baru virus corona yang memiliki beberapa kesamaan dengan varian yang lebih menular dan tidak dapat dipecahkan yang ditemukan di Afrika Selatan sedang meningkat di New York City, kata para peneliti pada Rabu (24/2/2021).</p>
<p>Varian baru virus corona, yang dikenal sebagai B.1.526, pertama kali diidentifikasi dalam sampel yang dikumpulkan di New York pada November. Pada pertengahan Februari ada sekitar 12 persen kasus infeksi virus corona varian baru itu dari total kasus infeksi corona, kata para peneliti Kampus Vagelos untuk Dokter dan Ahli Bedah di Universitas Columbia, Rabu (24/2/2021).</p>
<p>Varian baru virus corona tersebut juga dijelaskan dalam penelitian yang dipublikasikan secara daring pekan ini oleh California Institute of Technology. Namun, studi-studi tersebut belum ditinjau oleh para ahli dari luar.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2021/02/25/eu-dan-as-prihatin-atas-deportasi-warga-negara-myanmar-oleh-malaysia/">EU Dan AS Prihatin Atas Deportasi Warga Negara Myanmar Oleh Malaysia</a></strong></p>
<p>Para peneliti Columbia mengatakan analisis database yang tersedia untuk umum tidak menunjukkan prevalensi tinggi varian virus corona, yang baru-baru ini diidentifikasi di Afrika Selatan dan Brazil, dalam sampel kasus infeksi virus corona dari Kota New York dan area sekitarnya.</p>
<p>&#8220;Alih-alih kami menemukan jumlah kasus yang tinggi dari varian baru yang berkembang di dalam negeri,&#8221; kata Dr. Anne-Catrin Uhlemann, asisten profesor di divisi penyakit menular di Kampus Dokter dan Ahli Bedah di Universitas Columbia.</p>
<p>Studi di Columbia menemukan bahwa varian virus corona B.1.526 memiliki beberapa karakteristik mengkhawatirkan yang sama dengan varian B.1.351, yang pertama kali diidentifikasi di Afrika Selatan dan varian P.1. yang pertama kali diidentifikasi di Brazil.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2021/02/25/uni-eropa-persiapkan-data-untuk-antisipasi-dampak-perubahan-iklim/">Uni Eropa Persiapkan Data Untuk Antisipasi Dampak Perubahan Iklim</a></strong></p>
<p>Beberapa penelitian menyebutkan bahwa varian-varian baru virus corona tersebut lebih resisten terhadap beberapa vaksin yang sudah ada daripada virus corona versi sebelumnya.</p>
<p>Para peneliti mengatakan hal yang menjadi perhatian utama dari varian baru virus corona itu adalah perubahan di satu area protein lonjakan virus, yang disebut E484K, yang ada pada ketiga varian -varian Afrika Selatan, varian Brazil, dan varian yang ditemukan di New York.</p>
<p>Mutasi E484K dipercaya melemahkan respon imun tubuh terhadap virus.</p>
<p>Namun, beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa vaksin virus corona yang baru diluncurkan masih cenderung dapat menetralkan virus dan melindungi dari penyakit parah, bahkan untuk kasus infeksi virus corona varian-varian baru.</p>
<p>Perusahaan-perusahaan farmasi pembuat vaksin juga terus bekerja untuk mengembangkan vaksin penguat untuk memerangi versi-versi virus yang bermutasi.</p>
<p><em><strong>Ant-Claudia</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/02/25/peneliti-varian-baru-virus-corona-ditemukan-di-new-york">Peneliti: Varian Baru Virus Corona Ditemukan Di New York</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Presiden Kebangetan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2020/10/11/presiden-kebangetan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Oct 2020 02:50:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SUARA Anda]]></category>
		<category><![CDATA[corona]]></category>
		<category><![CDATA[Donald Trump]]></category>
		<category><![CDATA[Melania]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=118843</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Hendra J Kede KURANG apa lagi data untuk menyakin kalau virus corona itu berbahaya dan mudah menulari siapa pun tanpa pandang bulu. Sudah sekitar 37.000.000 (tiga puluh tujuh juta) umat manusia terinfeksi virus corona di seluruh dunia. Di Amerika Serikat sekitar 7.730.000 (tujuh juta tujuh ratus tiga puluh ribu) atau sekitar 20,89% di antaranya, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/10/11/presiden-kebangetan">Presiden Kebangetan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>Oleh: Hendra J Kede</strong></span></p>
<p><strong>KURANG</strong> apa lagi data untuk menyakin kalau virus corona itu berbahaya dan mudah<br />
menulari siapa pun tanpa pandang bulu.</p>
<p>Sudah sekitar 37.000.000 (tiga puluh tujuh juta) umat manusia terinfeksi virus<br />
corona di seluruh dunia. Di Amerika Serikat sekitar 7.730.000 (tujuh juta<br />
tujuh ratus tiga puluh ribu) atau sekitar 20,89% di antaranya, merupakan warga<br />
negaranya sendiri (data 11/10/2020).</p>
<p>Saat ini pun sudah sekitar 1.070.000 (satu juta tujuh puluh ribu) jiwa yang<br />
meninggal dunia akibat terinfeksi covid-19 tersebut, hanya dalam rentang waktu<br />
kurang dari setahun. Dan sekitar 214.000 (dua ratus empat belas ribu) atau<br />
sekitar 20% di antaranya warga negara Amerika Serikat sendiri.</p>
<p>Padahal jumlah penduduk Amerika Serikat hanya sekitar 4,29% dari penduduk<br />
dunia. Dan hanya sekitar 320.000.000 (tiga ratus dua puluh juta) penduduk dari<br />
sekitar 7.700.000.000 (tujuh miliar tujuh ratus juta) penduduk dunia.</p>
<p>Tidak berhenti disitu, bahkan dirinya dan istrinya (Donald Trump dan Melania)<br />
pun, juga sudah dihinggapi virus yang belum ada vaksin apalagi obatnya<br />
tersebut. Mereka juga sempat dirawat di rumah sakit malah.</p>
<p>Eh, kok malah masih ngeyel ndak mau mengindahkan seruan World Health<br />
Organization (WHO), terkait protokol kesehatan dimasa pandemi corona ini,<br />
masih ndak mau pakai masker dan dan jaga jarak. Jangan-jangan ndak mau cuci<br />
tangan juga.</p>
<p>Oke deh, anggaplah itu hak azazinya untuk menerima segala risiko atas pilihan<br />
tidak mengindahkan protokol kesehatan tersebut. Lha kan hak azazi orang<br />
sekitarnya juga untuk tidak ditularin corona darinya. Apalagi dokter<br />
kepresiden juga menyatakan sang Presiden positif corona.</p>
<p>Lebih menimbulkan pertanyaan pada penulis adalah, sang Capres Amerika Serikat<br />
dari Petahana tersebut, sampai-sampai tidak mau berpartisipasi dalam debat<br />
kedua antar-capres, hanya karena penyelenggara melaksanakannya secara virtual,<br />
tidak ketemu langsung. Padahal alasan panitia jelas, kan sang petahana positif<br />
corona, ya jangan sampai nularin orang sekitarnya dong, kalau debat ketemu<br />
langsung.</p>
<p>Bukankah mau langsung atau virtual itu sarana doang untuk memenuhi hak<br />
masyarakat untuk tahu visi dan misi sang kandidat presiden? Hak azazi<br />
masyarakat untuk tahu dalam kontestasi Pilpres kok bisa dikesampingkan hanya<br />
karena urusan teknis penyelenggaraan debat?</p>
<p>Katanya negara kampiunnya demokrasi in the world, katanya sih. Walaupun<br />
penulis masih bingung, makna kampiun demokrasi itu saat mengetahui sang<br />
pemenang Pilpres tersebut 4 (empat) tahun lalu, setidaknya didukung 3 (tiga)<br />
juta lebih sedikit pemilih, yang menggunakan hak pilihnya dibanding Capres<br />
yang kalah.</p>
<p>Nampaknya Pak Donald Trump tidak saja perlu memahami azas ekonomi dan politik,<br />
namun perlu juga meresapi dan merenungkan juga azas hukum tertinggi yang<br />
bersifat universal, yang bahkan lebih tinggi dari Konstitusi ini : Salus populi suprema lex esto, keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi.</p>
<p>Apalagi untuk menjalankan azaz hukum tertinggi tersebut tidaklah susah, bahkan gampang sekali : pakai masker dan jaga jarak.</p>
<p>Kalau hal gitu aja ndak mau, ya namanya kebangetan. Kebangetan karena tega-teganya mengesampingkan hukum tertinggi dan bermain api dengan keselamatan warganya sendiri.</p>
<p>Ndak tahu bagaimana masyarakat Amerika sana mengeksresikannya, biasanya dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Jawa Tengah, tempat penulis tinggal, sambil mengelus dada masyarakat mengeluhkannya dalam kalimat : <em>&#8220;Duh Gustiiii&#8230; ini kok Presiden kebangetan&#8230; paringono eliiinnng.. &#8220;</em></p>
<p><em>Hendra J Kede, Ketua Bidang Hukum dan Legislasi PP KBPII /Ketua Pengurus Nasional Mapilu-PWI 2003-2008 &amp; 2008-2013</em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/10/11/presiden-kebangetan">Presiden Kebangetan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KLB Corona di Sukoharjo Diperpanjang</title>
		<link>https://suarabaru.id/2020/08/03/klb-corona-di-sukoharjo-diperpanjang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Aug 2020 04:28:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Solo Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Sukoharjo]]></category>
		<category><![CDATA[corona]]></category>
		<category><![CDATA[COVID-19]]></category>
		<category><![CDATA[Diperpanjang]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten sukoharjo]]></category>
		<category><![CDATA[KLB Corona]]></category>
		<category><![CDATA[sukoharjo]]></category>
		<category><![CDATA[Wardoyo Wijaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=102261</guid>

					<description><![CDATA[<p>SUKOHARJO (SUARABARU.ID) – Status Kejadian Luar Biasa (KLB) di Kabupaten Sukoharjo, resmi diperpanjang hingga akhir Agustus tahun ini. Sebelumnya, status KLB berakhir pada 31 Juli. Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya mengatakan, perpanjangan status KLB diambil karena melihat perkembangan covid-19 yang ada. Sebab di Kabupaten Sukoharjo, trennya masih terus naik dan cenderung meningkat. “Sebelumnya, status KLB akan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/08/03/klb-corona-di-sukoharjo-diperpanjang">KLB Corona di Sukoharjo Diperpanjang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>SUKOHARJO (SUARABARU.ID)</strong> – Status Kejadian Luar Biasa (KLB) di Kabupaten Sukoharjo, resmi diperpanjang hingga akhir Agustus tahun ini. Sebelumnya, status KLB berakhir pada 31 Juli.</p>
<p style="text-align: justify;">Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya mengatakan, perpanjangan status KLB diambil karena melihat perkembangan covid-19 yang ada. Sebab di Kabupaten Sukoharjo, trennya masih terus naik dan cenderung meningkat. “Sebelumnya, status KLB akan berakhir pada 31 Juli. Namun, melihat kasus terus naik, kami putuskan untuk memperpanjang status KLB hingga akhir Agustus,” jelas Bupati.</p>
<p style="text-align: justify;">Kendati status diperpanjang, khusus untuk bantuan sosial dalam rangka covid-19, tidak akan diperpanjang. Pemberian bansos yang sudah berjalan selama empat bulan, berakhir 31 Juli. Salah satu pertimbangannya, Pemkab sudah mengambil kebijakan untuk memberikan pelonggaran kegiatan usaha. Khususnya bagi UMKM.</p>
<p style="text-align: justify;">Berdasarkan data Dinas Sosial Kabupaten Sukoharjo, penyaluran bantuan bersumber dari APBD Kabupaten Sukoharjo kali pertama disalurkan pada April lalu. Dengan jumlah penerima bantuan sebanyak 59.767 orang. Para penerima menerima bantuan senilai Rp 200.000 per rumah tangga penerima (RTM) yang diwujudkan dalam bentuk beras 15 kilogram, serta kecap dan minyak goreng.</p>
<p style="text-align: justify;">Terkait dengan data Covid-19 di Kabupaten Sukoharjo, berdasarkan data Gugus Tugas Penanganan Corovid-19 per tanggal 3 agustus 2020 terdapat total 288 kasus. Terdiri dari 77 isolasi mandiri, 1 isolasi di rumah sehat, 32 rawat inap, 168 kasus sembuh dan 10 kasus meninggal.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Gun</strong></p>
<p style="text-align: justify;">
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/08/03/klb-corona-di-sukoharjo-diperpanjang">KLB Corona di Sukoharjo Diperpanjang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Satu Nakes di Semarang Asal Sukoharjo, Positif Covid</title>
		<link>https://suarabaru.id/2020/07/06/satu-nakes-di-semarang-asal-sukoharjo-positif-covid</link>
					<comments>https://suarabaru.id/2020/07/06/satu-nakes-di-semarang-asal-sukoharjo-positif-covid#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Jul 2020 23:37:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Solo Raya]]></category>
		<category><![CDATA[corona]]></category>
		<category><![CDATA[COVID-19]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Mertan]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Bendosari]]></category>
		<category><![CDATA[Nakes]]></category>
		<category><![CDATA[RS Kariadi Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[sukoharjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://suarabaru.id/?p=94976</guid>

					<description><![CDATA[<p>SUKOHARJO (SUARABARU.ID)  &#8211; Kabupaten Sukoharjo kembali mencatatkan kenaikan jumlah kasus positif Covid-19. Tambahan kasus positif itu berasal dari salah satu tenaga kesehatan di Semarang dan ber-KTP Desa Mertan, Kecamatan Bendosari sehingga datanya masuk Kabupaten Sukoharjo. &#8220;Yang bersangkutan tidak pulang ke Sukoharjo dan menjalani isolasi mandiri di Semarang,&#8221; jelas Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Sukoharjo, Yunia [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/07/06/satu-nakes-di-semarang-asal-sukoharjo-positif-covid">Satu Nakes di Semarang Asal Sukoharjo, Positif Covid</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>SUKOHARJO (SUARABARU.ID)</strong>  &#8211; Kabupaten Sukoharjo kembali mencatatkan kenaikan jumlah kasus positif Covid-19. Tambahan kasus positif itu berasal dari salah satu tenaga kesehatan di Semarang dan ber-KTP Desa Mertan, Kecamatan Bendosari sehingga datanya masuk Kabupaten Sukoharjo. &#8220;Yang bersangkutan tidak pulang ke Sukoharjo dan menjalani isolasi mandiri di Semarang,&#8221; jelas Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, Senin (6/7/2020).<br />
Menurut Yunia, pihaknya mendapatkan informasi dari gugus tugas provinsi yang menyebutkan jika ada satu warga Sukoharjo yang positif. Warga tersebut seorang nakes di RSUP Dr Kariadi. Karena merupakan warga Mertan datanya masuk dalam data positif corona di Sukoharjo. Sebab data kasus positif corona menggunakan tempat tinggal atau domisili.<br />
Sedang untuk kasus positif seorang petani di Kelurahan Jombor, Bendosari, menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo ini, kondisinya membaik meski dirawat di rumah sakit. Terkait dengan riwayatnya, dari penelusuran yang dilakukan oleh gugus tugas, ternyata petani tersebut kontak dengan keluarga yang baru saja dari Semarang. Untuk itu, diperkirakan yang bersangkutan tertular dari keluarga yang baru saja datang dari Semarang tersebut.<br />
“Memang berdasarkan pengakuan petani itu, dia tidak pergi kemana-mana. Tetapi setelah kami tanya lebih jauh ternyata dia pernah kontak dengan saudaranya yang pulang dari Semarang.”</p>
<p style="text-align: justify;">Yunia juga mengatakan, saat ini anggota keluarga petani tersebut menjalani karantina mandiri selama 14 hari untuk mencegah terjadinya penyebaran virus pada anggota keluarga yang lain. Berdasarkan data Gugus Tugas kasus kumulatif Covid-19 di Kabupaten Sukoharjo hingga saat ini sebanyak 95 kasus. Perinciannya, lima isolasi mandiri, empat di rumah sehat, 15 rawat inap, lima meninggal dan 66 sembuh. dari 12 kecamatan yang ada, saat ini tinggal dua kecamatan yang dinyatakan zero kasus positif. Yaitu Kecamatan Tawnagsari dan Gatak.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Gun</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/07/06/satu-nakes-di-semarang-asal-sukoharjo-positif-covid">Satu Nakes di Semarang Asal Sukoharjo, Positif Covid</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suarabaru.id/2020/07/06/satu-nakes-di-semarang-asal-sukoharjo-positif-covid/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>