<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>cabul Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/cabul/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Fri, 07 Jun 2024 01:36:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>cabul Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Siswa SMAN di Kota Tegal Tuntut Oknum Guru Diduga Cabul Dipecat</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/06/07/siswa-sman-di-kota-tegal-tuntut-oknum-guru-diduga-cabul-dipecat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Jun 2024 01:36:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[cabul]]></category>
		<category><![CDATA[guru]]></category>
		<category><![CDATA[Siswa]]></category>
		<category><![CDATA[tegal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=418448</guid>

					<description><![CDATA[<p>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211; Belasan siswa-siswi salah satu SMAN di Kota Tegal mendatangi Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XI Kota Tegal dan Kabupaten Brebes Provinsi Jawa Tengah di Jalan Bawal Kota Tegal, Kamis (6/6/2024). Puluhan siswa-siswi kepada Kasubag TU Cabang Dinas Pendidikan wilayah XI Jawa Tengah, Djatnika Ainul Karim menyampaikan, kedatangannya minta penjelasan dan perkembangan kasus guru [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/06/07/siswa-sman-di-kota-tegal-tuntut-oknum-guru-diduga-cabul-dipecat">Siswa SMAN di Kota Tegal Tuntut Oknum Guru Diduga Cabul Dipecat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TEGAL (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Belasan siswa-siswi salah satu SMAN di Kota Tegal mendatangi Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XI Kota Tegal dan Kabupaten Brebes Provinsi Jawa Tengah di Jalan Bawal Kota Tegal, Kamis (6/6/2024).</p>
<p>Puluhan siswa-siswi kepada Kasubag TU Cabang Dinas Pendidikan wilayah XI Jawa Tengah, Djatnika Ainul Karim menyampaikan, kedatangannya minta penjelasan dan perkembangan kasus guru BS yang saat ini ditangani oleh Cabang Dinas Wilayah XI.</p>
<p>&#8220;Selain itu kita juga menuntut agar oknum guru BS untuk dikeluarkan dan dipecat dari sekolahan. Kasus tersebut akan mempengaruhi Sekolah yang akan melaksanakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Nama sekolah kita tercoreng gegara ulah oknum guru BS,&#8221; kata salah satu siswi kepada Djatnika.</p>
<p>Akibat kasus tersebut, orang tua yang akan memasukan sekolah bersangkutan khawatir. &#8220;Kita memaklumi dan wajar orang tua was-was,&#8221; ujar siswi.</p>
<p>Terduga pelaku berinisial BS saat ini hanya dibebastugaskan dan tidak diperbolehkan mengajar. BS masih melakukan absensi di sekolah.</p>
<p>Kasubag TU, Cabang Dinas Pendidikan wilayah XI Jawa Tengah, Djatnika Ainul Karim kepada para siswa menjelaskan, pihaknya sudah mengirimkan laporan kasus tersebut kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Jawa Tengah, pada 29 Mei 2024 lalu. Tetapi, memang sedang proses dan belum ada keputusan.  &#8220;Jadi kami sudah berkirim surat ke Disdikbud Jawa Tengah,&#8221; katanya.</p>
<p>Terduga pelaku BS kata Djatnika sudah tidak ada kegiatan mengajar dan saat ini tidak boleh. Dia dibebastugaskan dan sementara di rumah, tidak berkantor di mana-mana.</p>
<p>Tapi, untuk absensi memang harus dipenuhi karena status kepegawaiannya. &#8220;Kegiatan mengajar sudah tidak ada, oleh kami tidak boleh. Karena itu, istilahnya jangan sampai muncul trauma baru,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Djatnika berharap, tidak ada lagi kasus serupa yang terjadi di dunia pendidikan, terutama di wilayah Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XI Kota Tegal dan Kabupaten Brebes. Sekolah itu merupakan tempat yang nyaman dan aman. Pihaknya juga sudah melakukan penguatan agar kepala sekolah lebih tanggap kepada kejadian sekecil apapun.</p>
<p>&#8220;Tim pencegahan penanggulangan terhadap kekerasan sekolah terus bekerja, di tiap sekolah juga ada,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Diberiatakan sebelumnya, dua korban pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh pelaku BS, melapor ke Unit PPA Polres Tegal Kota.</p>
<p>Kasatreskrim Polres Tegal Kota, AKP Darwan SH MH saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan pelecehan seksual yang terjadi di SMA negeri di Kota Tegal.</p>
<p>&#8220;Pelakunya adalah guru, sedangkan korbannya murid sendiri. Sudah ada dua orangtua korban yang datang dan melaporkan ke Unit PPA Polres Tegal Kota. Laporan tersebut dibuat, pada 11 Mei 2024,&#8221; terangnya.</p>
<p><strong>Sutrisno</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/06/07/siswa-sman-di-kota-tegal-tuntut-oknum-guru-diduga-cabul-dipecat">Siswa SMAN di Kota Tegal Tuntut Oknum Guru Diduga Cabul Dipecat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Di Tegal, Bapak Bejat Cabuli Pacar Anak</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/01/12/di-tegal-bapak-bejad-cabuli-pacar-anak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Jan 2024 13:02:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[cabul]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<category><![CDATA[tegal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=393200</guid>

					<description><![CDATA[<p>SLAWI (SUARABARU.ID) &#8211; Seorang Bapak CE (62) warga Desa Kebandingan Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Tegal, Jawa Tengah tega mencabuli pacar anaknya. Gadis belia di bawah umur yang merupakan pacar anaknya mendapat perlakuan tidak senonoh. Kasus dugaan pencabulan terjadi di salah satu vila di objek wisata Guci, Bumijawa, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah pada November 2023 lalu. Kapolres [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/12/di-tegal-bapak-bejad-cabuli-pacar-anak">Di Tegal, Bapak Bejat Cabuli Pacar Anak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SLAWI (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Seorang Bapak CE (62) warga Desa Kebandingan Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Tegal, Jawa Tengah tega mencabuli pacar anaknya. Gadis belia di bawah umur yang merupakan pacar anaknya mendapat perlakuan tidak senonoh.</p>
<p>Kasus dugaan pencabulan terjadi di salah satu vila di objek wisata Guci, Bumijawa, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah pada November 2023 lalu.</p>
<p>Kapolres Tegal, AKBP Mochammad Sajarod Zakun melalui Kasat Reskrim Polres Tegal, AKP Suyanto membenarkan adanya kasus tersebut, saat ditemui awak media di kantornya, Kamis (12/1/2024).</p>
<p>Diungkapkan, kasus tersebut bermula ketika korban diajak oleh terduga pelaku CE untuk menemui acara keluarga besar di Guci pada November 2023 lalu.</p>
<p>Korban yang sudah menganggap pelaku sebagai bapaknya sendiri mengikuti ajakan calon mertuanya itu. &#8220;Korban akhirnya mau diajak bapaknya dan dibawa ke salah satu vila di Guci,&#8221; katanya.</p>
<p>Selanjutnya, saat dilokasi korban sempat menolak, namun terus dipaksa masuk ke kamar vila oleh terduga pelaku. &#8220;Karena korban tak berdaya akhirnya peristiwa dugaan pencabulan itu terjadi,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Atas peristiwa tersebut, korban melapor ke orang tuanya dan ditindaklanjuti ke Polres Tegal.</p>
<p>Lebih lanjut AKP Suyanto menyampaikan, semula CE sempat beberapa kali mengelak saat polisi berusaha mengklarifikasi kejadian tersebut.</p>
<p>Namun, pada akhirnya CE mengakui perbuatannya setelah polisi berhasil menunjukkan lokasi kejadian. &#8220;Pelaku saat ini sudah kami amankan di Polres Tegal,&#8221; sambungnya.</p>
<p>Atas perbuatannya, terduga pelaku terancam pasal 82 dan pasal 81 tentang pencabulan dan persetubuhan anak di bawah umur. &#8220;Dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara,&#8221; terangnya.</p>
<p><strong>Sutrisno</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/12/di-tegal-bapak-bejad-cabuli-pacar-anak">Di Tegal, Bapak Bejat Cabuli Pacar Anak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Di Tegal, Oknum Guru Ngaji Cabuli Santriwati</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/02/23/di-tegal-oknum-guru-ngaji-cabuli-santriwati</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Feb 2022 23:05:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[cabul]]></category>
		<category><![CDATA[oknum]]></category>
		<category><![CDATA[tegal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=233754</guid>

					<description><![CDATA[<p>SLAWI (SUARABARU.ID) &#8211; Jajaran Sat Reskrim Polres Tegal telah mengungkap kasus terkait dengan kasus tindak pidana melakukan perbuatan pencabulan terhadap anak dan bawah umur. &#8220;Tersangka adalah oknum guru ngaji Munasik (53) warga Bumijawa, Kabupaten Tegal melakukan pelecehan terhadap santriwatinya,&#8221; kata Waka Polres Tegal, Kompol Didi Dewantara kepada wartawan di Mako Polres Tegal Selasa (22/2/2022). Kompol [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/02/23/di-tegal-oknum-guru-ngaji-cabuli-santriwati">Di Tegal, Oknum Guru Ngaji Cabuli Santriwati</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SLAWI (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Jajaran Sat Reskrim Polres Tegal telah mengungkap kasus terkait dengan kasus tindak pidana melakukan perbuatan pencabulan terhadap anak dan bawah umur.</p>
<p>&#8220;Tersangka adalah oknum guru ngaji Munasik (53) warga Bumijawa, Kabupaten Tegal melakukan pelecehan terhadap santriwatinya,&#8221; kata Waka Polres Tegal, Kompol Didi Dewantara kepada wartawan di Mako Polres Tegal Selasa (22/2/2022).</p>
<p>Kompol Didi didampingi Kasat Reskrim AKP I Dewa Gede Ditya Krishnanda dan Kasubag Humas Polres Tegal AKP Supratman menyampaikan, Perbuatan tersangka tersebut dilaporkan ke polisi pada 18 Januari 2022 yang kebetulan kejadiannya sebenarnya dari September 2021 lalu di lingkungan Pondok Pesantren AM, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal.</p>
<p>Modus tersangka, melampiaskan hasrat sexualnya kepada santriwati yang menurut dirinya berparas cantik. Tersangka mengajak korban mengaji di luar jam yang telah ditentukan. Dengan seperti itu tersangka bisa leluasa melakukan perbuatannya cabul terhadap korban. &#8220;Dari hasil pengembangan, diduga ada dua santriwatinya yang sudah pernah menjadi korban pencabulan oleh tersangka,&#8221; ungkap Didi.</p>
<p>Atas perbuatannya tersangka Munasik dijerat pasal 82 ayat (1) dan ayat ((2) Perlindungan Anak Nomor 17 Tahun 2016 dengan ancaman hukuman paling lama 15 Tahun penjara ditambah 1/3 (sepertiga) dari ancaman hukuman sebelumnya. &#8220;Hal itu karena tersangka merupakan tenaga pendidik (guru) korbannya,&#8221; ujar Kompol Didi Dewantara.</p>
<p>Terpisah, Kasat Reskrim Polres Tegal AKP I Dewa Gede Ditya Krishnanda menegaskan, laporan awal memang ada satu korban. &#8220;Kemudian kita lakukan pengembangan didapati lebih dari satu korban. Kini tersangka meringkuk disel tahanan Polres Tegal, sambil menunggu proses penyidikan,&#8221; pungkas Dewa.</p>
<p>Tersangka Munasik di hadapan wartawan mengaku kepada korban hanya mencium saja.</p>
<p><strong>Nino Moebi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/02/23/di-tegal-oknum-guru-ngaji-cabuli-santriwati">Di Tegal, Oknum Guru Ngaji Cabuli Santriwati</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kenal di FB, Warga Tegal Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/12/14/kenal-di-fb-warga-tegal-diduga-cabuli-anak-di-bawah-umur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Dec 2021 01:21:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[cabul]]></category>
		<category><![CDATA[fb]]></category>
		<category><![CDATA[tegal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=217704</guid>

					<description><![CDATA[<p>al, TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211; Mengaku berawal kenal melalui media sosial facebook (FB) seorang warga Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, AD (39) diduga telah melakukan pencabulan terhadap anak dibawah umur R (15) warga Kabupaten Tegal. &#8220;Berawal perkenalan di FB lalu ada yang memperkenalkan lagi perempuan dengan insial R. Selanjutnya janjian bertemu di kos-kosan pelaku yang berada [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/12/14/kenal-di-fb-warga-tegal-diduga-cabuli-anak-di-bawah-umur">Kenal di FB, Warga Tegal Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>al, TEGAL (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Mengaku berawal kenal melalui media sosial facebook (FB) seorang warga Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, AD (39) diduga telah melakukan pencabulan terhadap anak dibawah umur R (15) warga Kabupaten Tegal.</p>
<p>&#8220;Berawal perkenalan di FB lalu ada yang memperkenalkan lagi perempuan dengan insial R. Selanjutnya janjian bertemu di kos-kosan pelaku yang berada di Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal. Di tempat kos tersebut terjadilah perbuatan seperti itu (pencabulan),&#8221; kata Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tegal Kota, Aiptu Aan Ristiani SH M.Si saat ditemui di kantornya Senin (13/12/2012).</p>
<figure id="attachment_217706" aria-describedby="caption-attachment-217706" style="width: 400px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-medium wp-image-217706" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/12/Kanit-400x276.jpg" alt="" width="400" height="276" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/12/Kanit-400x276.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/12/Kanit-150x104.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/12/Kanit.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption id="caption-attachment-217706" class="wp-caption-text">Kanit PPA Polres Tegal Kota, Aiptu Aan Ristiani. (foto: nino moebi)</figcaption></figure>
<p>Aan Ristiani memperkirakan kejadian sebelum 22 November 2021. Terus ibu korban melaporkan ke Polres Tegal Kota, lalu ditindaklanjuti oleh petugas. Pelaku ditangkap pada Jumat (10/12/2021) di kediamannya Kemandungan, Tegal Barat, Kota Tegal.</p>
<p>Pelaku AD melakukan pencabulan merupakan yang pertama kali dan belum melakukan perbuatan layaknya suami istri. Tapi karena korban masih di bawah umur, pelaku terjerat Undang-Undang.</p>
<p>Disamping korban sendiri mengadu ke orang tua, ada teman korban yang juga melaporkan kejadian tersebut kepada orang tua korban. Tindak pidana pelecehan seksual dibawah umur dapat dijerat pasal 81/82 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.</p>
<p>Aiptu Aan Ristiani menghimbau kepada para orang tua agar selalu hati-hati dalam mengawasi putra-putrinya. Saat ini putra-putri masih belajar menggunakan daring. Dan setelah belajar tidak tahu mereka buka-buka situs apa di medsos tanpa kontrol dari orang tua itu sangat bahaya.</p>
<p>&#8220;Para orang tua agar lebih kontrol terhadap anak-anak kita, jangan dibiarkan putra-putri kita terbuai dengan hand phone. Seolah-olah hand phone menjadi segalanya. Semua kejahatan yang kami tangani berawal dari media sosial,&#8221; ungkap Aan Ristiani.</p>
<p><strong>Nino Moebi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/12/14/kenal-di-fb-warga-tegal-diduga-cabuli-anak-di-bawah-umur">Kenal di FB, Warga Tegal Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pencabulan Anak di Bawah Umur Kembali Terjadi di Tegal</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/11/15/pencabulan-anak-di-bawah-umur-kembali-terjadi-di-tegal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Nov 2021 11:47:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[cabul]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<category><![CDATA[tegal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=210931</guid>

					<description><![CDATA[<p>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211; Setelah menangkap seorang bapak yang melakukan pencabulan terhadap putri kandungnya, jajaran Polres Tegal Kota kembali menangkap pelaku tindak pidana pemerkosaan dan perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur. Pelaku Rozaeni (52) warga  Kecamatan Tegal, Kota Tegal telah memperdaya korban KN (17) warga Kota Tegal. Korban merupakan tetangga pelaku. Modus yang dilakukan oleh [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/11/15/pencabulan-anak-di-bawah-umur-kembali-terjadi-di-tegal">Pencabulan Anak di Bawah Umur Kembali Terjadi di Tegal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TEGAL (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Setelah menangkap seorang bapak yang melakukan pencabulan terhadap putri kandungnya, jajaran Polres Tegal Kota kembali menangkap pelaku tindak pidana pemerkosaan dan perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur.</p>
<p>Pelaku Rozaeni (52) warga  Kecamatan Tegal, Kota Tegal telah memperdaya korban KN (17) warga Kota Tegal. Korban merupakan tetangga pelaku. Modus yang dilakukan oleh pelaku yakni dengan bujuk rayu dan sejumlah uang agar korban bersedia untuk disetubuhi dan dicabuli.</p>
<p>&#8220;Perbuatan pelaku dilakukan terhadap korban sebanyak lima kali dengan iming-iming uang,&#8221; kata Kapolres Tegal Kota, AKBP Rahmad Hidayat saat konferensi pers di kantornya (15/12/2021).</p>
<p>Kapolres menyebutkan, perbuatan pelaku dilakukan pada Selasa 28 September 2021 sekitar pukul 00.00 WIB sampai dengan pukul 01.00 di kamar rumah korban.</p>
<p>Dikatakan, pada hari itu sekira pukul 23.00 pelaku menelepon korban mengatakan ingin datang ke rumah korban. Setelah sampai di rumahnya kemudian pelaku merayu korban dengan kata-kata.</p>
<p>&#8220;<em>Nok</em> sayang kalau ada apa-apa pasti saya bakal tanggung jawab, kalau sampai kamu hamil saya bakal nikahin kamu,&#8221; kata pelaku.</p>
<p>Selain janji akan dinikahi pelaku juga menjanjikan sejumlah uang kepada korban agar bersedia diajak berhubungan badan dan dicabuli, selanjutnya pelaku dengan sengaja melakukan hubungan dan mencabuli korban.</p>
<p>Saat melakukan perbuatan cabul, tiba-tiba orang tua korban sepulang dari Jakarta malam itu mempergoki perbuatan pelaku di kamar yang saat itu rumah dengan keadaan sepi. Selanjutnya korban dibawa ke rumah sakit untuk perawatan medis dilanjutkan melaporkan ke Polres Tegal Kota.</p>
<p>Pelaku mengaku melakukan perbuatannya karena khilaf sering nonton film porno. Dia juga mengaku melakukan perbuatan cabul sebanyak lima kali. &#8220;Saya khilaf Pak, karena saya sering nonton film porno di hand phone,&#8221; kata Rozaeni</p>
<p>Atas perbuatannya pelaku dijerat Pasal 81 ayat (2) dan atau Pasal 82 ayat (1) Jo Pasal 76E UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-Undang dengan ancaman hukuman sembilan penjara.</p>
<p>Sebelumnya diberitakan, pada 28 Oktober 2021 seorang Bapak MJ (34) di Kota Tegal tega mencabuli putri kandung semata wayang yang masih duduk dibangku kelas 4 Sekolah Dasar (SD). Mirisnya, perbuatan bejat pelaku dilakukan hingga 5 kali disertai dengan ancaman senjata tajam.</p>
<p><strong>Nino Moebi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/11/15/pencabulan-anak-di-bawah-umur-kembali-terjadi-di-tegal">Pencabulan Anak di Bawah Umur Kembali Terjadi di Tegal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Oknum Sopir Travel di Tegal Tega Cabuli Penumpang di Bawah Umur</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/07/23/oknum-sopir-travel-di-tegal-tega-cabuli-penumpang-di-bawah-umur</link>
					<comments>https://suarabaru.id/2021/07/23/oknum-sopir-travel-di-tegal-tega-cabuli-penumpang-di-bawah-umur#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Jul 2021 22:38:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[cabul]]></category>
		<category><![CDATA[sopir]]></category>
		<category><![CDATA[tegal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=185434</guid>

					<description><![CDATA[<p>SLAWI (SUARABARU.ID) &#8211; Seorang sopir travel MD (20) tega mencabuli penumpangnya yang masih di bawah umur. Perbuatan bejat pelaku dilakukan di dalam mobil yang direntalnya. Kapolres Tegal AKBP Ari Prasetya Syafa&#8217;at saat jumpa pers Kamis (22/7/2021) mengatakan, peristiwa bermula saat korban yang masih berusia 16 tahun itu pulang bersama sejumlah penumpang lainnya dari Jakarta menuju [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/07/23/oknum-sopir-travel-di-tegal-tega-cabuli-penumpang-di-bawah-umur">Oknum Sopir Travel di Tegal Tega Cabuli Penumpang di Bawah Umur</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SLAWI (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Seorang sopir travel MD (20) tega mencabuli penumpangnya yang masih di bawah umur. Perbuatan bejat pelaku dilakukan di dalam mobil yang direntalnya.</p>
<p>Kapolres Tegal AKBP Ari Prasetya Syafa&#8217;at saat jumpa pers Kamis (22/7/2021) mengatakan, peristiwa bermula saat korban yang masih berusia 16 tahun itu pulang bersama sejumlah penumpang lainnya dari Jakarta menuju Margasari Kabupaten Tegal pada Selasa (6/7/2021) lalu menggunakan mobil travel yang dikemudikan pelaku. Setelah para penumpang lainnya diturunkan, pelaku melanjutkan perjalanan untuk mengantarkan korban.</p>
<p>&#8220;Tiba-tiba, saat berada di depan pertashop di Desa Karangjati Kecamatan Tarub Kabupaten Tegal sekitar pukul 02.30 WIB, pelaku menghentikan kendaraan,&#8221; katanya.</p>
<p>Selanjutnya, kata Kapolres, pelaku memanfaatkan situasi yang sepi untuk melakukan perbuatan cabul terhadap korbannya. Sekitar 5 menit kemudian, pelaku menghentikan aksinya, lantaran korban mengatakan akan menelepon kakaknya yang berbeda mobil.</p>
<p>&#8220;Kemudian, korban melaporkan kejadian itu kepada kakaknya dan diteruskan kepada pihak kepolisian,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Akibat perbuatan pelaku, korban menderita luka pada bagian vitalnya dan mengalami trauma. Pelaku kemudian diamankan pihak Kepolisian untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.</p>
<p>Sementara pelaku MD mengaku baru melakukan aksi bejat itu. Pasalnya, dirinya menyukai korban yang duduk tepat di sebelahnya itu.</p>
<p>&#8220;Saya baru kali ini pak melakukan perbuatan ini. Sebab, saya menyukai korban,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dari kejadian itu, petugas mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya, baju milik korban dan mobil yang dijadikan sarana untuk melakukan perbuatan itu.</p>
<p>Atas perbuatannya pelaku, dijerat dengan pasal 82 ayat (1) jo pasal 76 E UU RI nomor 17/2016 Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun dan denda Rp 5 Miliar.</p>
<p><strong>Nino Moebi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/07/23/oknum-sopir-travel-di-tegal-tega-cabuli-penumpang-di-bawah-umur">Oknum Sopir Travel di Tegal Tega Cabuli Penumpang di Bawah Umur</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suarabaru.id/2021/07/23/oknum-sopir-travel-di-tegal-tega-cabuli-penumpang-di-bawah-umur/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>4</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Di Kota Tegal, Tiga Pelajar Cabuli Lima Temannya</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/06/10/di-kota-tegal-tiga-pelajar-cabuli-lima-temannya</link>
					<comments>https://suarabaru.id/2021/06/10/di-kota-tegal-tiga-pelajar-cabuli-lima-temannya#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Jun 2021 22:21:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[#pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[cabul]]></category>
		<category><![CDATA[tegal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=176315</guid>

					<description><![CDATA[<p>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211; Kasus pencabulan bocah terjadi di Kota Tegal. Mirisnya, tiga bocah berstatus pelajar dengan usia belasan tahun melakukan pencabulan anal sex terhadap lima temannya. “Pelaku dan korban berstatus masih pelajar. Mereka teman biasa bermain bareng di kampungnya,” kata Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari Wibowo saat konferensi pers di ruang Deviacita Polres Tegal Kota, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/06/10/di-kota-tegal-tiga-pelajar-cabuli-lima-temannya">Di Kota Tegal, Tiga Pelajar Cabuli Lima Temannya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div align="left">
<p dir="ltr"><strong>TEGAL (<a href="https://suarabaru.id/">SUARABARU.ID</a>) &#8211;</strong> Kasus pencabulan bocah terjadi di Kota Tegal. Mirisnya, tiga bocah berstatus pelajar dengan usia belasan tahun melakukan pencabulan anal sex terhadap lima temannya.</p>
<figure id="attachment_176317" aria-describedby="caption-attachment-176317" style="width: 400px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-176317" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/06/Screenshot_2021-06-10-05-12-42-168_com.google.android.gm_-400x251.jpg" alt="" width="400" height="251" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/06/Screenshot_2021-06-10-05-12-42-168_com.google.android.gm_-400x251.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/06/Screenshot_2021-06-10-05-12-42-168_com.google.android.gm_-150x94.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/06/Screenshot_2021-06-10-05-12-42-168_com.google.android.gm_.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption id="caption-attachment-176317" class="wp-caption-text">KONFERENSI PERS &#8211; Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari Wibowo memimpin konferensi pers, perkara pencabulan anak. (foto: nino moebi)</figcaption></figure>
<p dir="ltr">“Pelaku dan korban berstatus masih pelajar. Mereka teman biasa bermain bareng di kampungnya,” kata Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari Wibowo saat konferensi pers di ruang Deviacita Polres Tegal Kota, Rabu (9/6/2021).</p>
<p dir="ltr">Kasus tersebut saat ini sedang ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan &amp; Anak (PPA) Polres Tegal Kota, Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Balai Pemasyarakatan (BAPAS) Pekalongan, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP2PA) Kota Tegal.</p>
<p dir="ltr">Kapolres AKBP Rita Wulandari Wibowo menjelaskan, pelaku berjumlah 3 (tiga) orang, yakni DS (14), RA (12) dan ZF (14). Sedangkan korbannya lima orang yakni AN (8), AF (7), RV (10), RF (7) serta WS (10).</p>
<p dir="ltr">Terkait motifnya, Rita mengungkapkan, para pelaku awalnya kerap menonton video porno melalui handphone. Karena terpengaruh, para pelaku mempraktekannya kepada para korban yang merupakan teman sepermainannya dengan tindakan anal-sex.</p>
<p dir="ltr">“Dari Kasus ini kita ada tiga laporan polisi yang kita terbitkan. Semua yang menjadi pelaku adalah anak,” kata Rita.</p>
<p dir="ltr">Para pelaku melakukan pencabulan di kamar mandi mushala, warung, pos kamling, rumah kosong serta di sebuah base camp. Perbuatan tersebut dilakukan sejak tahun 2019 dan terbongkar tahun 2021 ini</p>
<p dir="ltr">&#8220;Dari tempat-tempat yang kita sebutkan tadi, dengan estimasi waktu yang terjadi pada sore hari, siang hari dan malam hari. Modusnya dengan bujuk rayu dan ancaman kekerasan terhadap korban,” beber Rita.</p>
<p dir="ltr">Kasus ini terbongkar bermula dari laporan salah satu warga ke polisi, setelah memergoki para pelaku sedang mencabuli korbannya. Berdasarkan laporan saksi dan orang tua korban, polisi melakukan pengembangan penyelidikan hingga akhirnya terkuak pencabulan telah dilakukan sejak tahun 2019.</p>
<p dir="ltr">Untuk proses hukum, Kapolres AKBP Rita menjelaskan, sesuai amanat Undang-undang sistem peradilan pidana anak, jika anak di bawah 12 tahun akan diambil keputusan di tingkat penyidikan. Namun, dalam kasus ini para pelaku tetap menjalani proses hukum karena usianya sudah di atas 12 tahun. Selain itu, ancaman hukuman pada pasal yang dikenakan adalah di atas 7 tahun, sehingga tidak bisa dilakukan diversi.</p>
<p dir="ltr">“Karena ini usianya 12 tahun lebih 9 bulan sehingga kita tidak bisa lakukan itu (pengambilan keputusan di tingkat penyidikan). Dan kita tidak bisa melakukan diversi karena sesuai ketentuan pasal 7 Undang Undang nomor 11 Tahun 2012 tentang sistem peradilan pidana anak, bahwa ancaman pidananya di atas 7 tahun,” ujar Rita.</p>
<p dir="ltr">Kini para pelaku dijerat pasal 82 ayat (1) Jo pasal 76 E UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang nomor 23 Tahun 2003 tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-Undang.</p>
<p dir="ltr">Hadir ikut dalam konferensi pers, Ketua<br />
Lembaga Perlindungan Anak Indonesia, Seto Mulyadi.</p>
<p dir="ltr"><strong>Nino Moebi</strong></p>
</div>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/06/10/di-kota-tegal-tiga-pelajar-cabuli-lima-temannya">Di Kota Tegal, Tiga Pelajar Cabuli Lima Temannya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suarabaru.id/2021/06/10/di-kota-tegal-tiga-pelajar-cabuli-lima-temannya/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>3</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>