<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bukit Menoreh Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/bukit-menoreh/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Tue, 13 Jan 2026 11:09:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Bukit Menoreh Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jalan Alternatif  Antardesa di  Menoreh Tertutup Tanah Longsor</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/01/13/jalan-alternatif-antardesa-di-menoreh-tertutup-tanah-longsor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Jan 2026 10:18:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kab Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Bukit Menoreh]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Giripurno]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Menoreh]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Ngadiharjo]]></category>
		<category><![CDATA[Dusun Jombor]]></category>
		<category><![CDATA[Dusun Kempul]]></category>
		<category><![CDATA[Dusun Tanjung]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Borobudur]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Salaman]]></category>
		<category><![CDATA[tanah-longsor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=539186</guid>

					<description><![CDATA[<p>KOTA MUNGKID (SUARABARU.ID)- Akses jalan alternatif antara Desa Ngadiharjo dengan  Desa Giripurno, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang sempat  tidak dapat dilalui, karena tertutup longsoran tanah.  Longsoran tanah yang terjadi di Dusun Grenjeng Tanjung, Desa Ngadiharjo tersebut disebabkan hujan dengan intensitas tinggi dan berlangsung hampir dua jam pada Senin ( 12/1/2026) sore kemarin. “Hujan yang cukup deras [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/13/jalan-alternatif-antardesa-di-menoreh-tertutup-tanah-longsor">Jalan Alternatif  Antardesa di  Menoreh Tertutup Tanah Longsor</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KOTA MUNGKID (SUARABARU.ID)- Akses jalan alternatif antara Desa Ngadiharjo dengan  Desa Giripurno, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang sempat  tidak dapat dilalui, karena tertutup longsoran tanah.  Longsoran tanah yang terjadi di Dusun Grenjeng Tanjung, Desa Ngadiharjo tersebut disebabkan hujan dengan intensitas tinggi dan berlangsung hampir dua jam pada Senin ( 12/1/2026) sore kemarin.</p>
<p>“Hujan yang cukup deras dan berlangsung sekitar dua jam tersebut menyebabkan tanah tegalan milik pak Ismanto longsor. Longsoran tanah tersebut menutup akses jalan antara Dusun Tanjung ,Desa Ngadiharjo dengan Dusun Tanjung ,Desa Giripurno Kecamatan Borobudur,”kata  Susilo Fajar Prasetyo, salah satu warga Desa Ngadiharjo, Kecamatan Borobudur, Selasa ( 13/1/2026).</p>
<p>Susilo mengatakan,  tanah longsor yang menutup akses jalan antardesa di perbukitan Menoreh tersebut, dengan tinggi sekitar 10 meter, lebar enam meter dan ketebalan mencapai sekitar dua meter. Masyarakat setempat sempat membersihkan material longsoran yang menutup jalan tersebut secara manual , pada Senin ( 13/1) sore. Namun, pembersihan tersebut terpaksa dihentikan, karena hujan terus berlangsung dan hari mulai gelap.</p>
<p>Keesokan harinya, masayarakat kembali melakukan pembersihan dengan cara yang sama, yakni manual menggunakan cangkul. Karena,  untuk menggunakan alat berat tidak memungkinkan, karena kondisi jalan yang sempit dan banyak tikungan dan tanjakan terjal.</p>
<p>Ia menambahkan, dirinya mengetahui adanya tanah longsor tersebut saat hendak pulang ke rumahnya dari bekerja di proyek  di Desa Ngadiharjo pada Senin ( 12/1) sekitar pukul 16.00 WIB. Namun, beberapa ratus meter sebelum tiba di rumahnya, jalan penghubung tersebut sudah tertutup longsoran tanah.</p>
<p>Susilo mengatakan, tanah longsor di Desa Ngadiharjo terebut, tidak hanya menutup akses jalan antaradesa saja. Melainkan juga menimpa rumah Kepala Dusun Tanjung, Desa Ngadiharjo, yakni Sriwoto. Selain itu, tanah longsor juga terjadi di dekat masjid atau berjarak sekitar  500 meter dari rumah Kepala Dusun Tanjung.</p>
<p>“Kondisi rumah pak kadus aman begitu juga yang terjadi di dekat masjid. Tetapi, longsoran yang terjadi di rumah pak kadus, kemungkinan bisa bertambah. Karena tanah  yang berada di atas rumah pak kadus tersebut  sudah  retak-retak,”katanya.</p>
<p>Terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten Magelang, Edi Wasono mengatakan,pembersihan material longsoran yang menutup akses jalan antardesa tersebut terpaksa dilakukan secara manual dan tidak bisa menggunakan alat berat. Karena, jalan untuk akses masuk alat berat ke lokasi kejadian tidak memungkinkan, yang disebabkan jalannya sempit dan juga banyak tikungan dan tanjakan yang terjal.</p>
<p>“Untuk pembersihan material longsoran tanah yang menutup akses jalan antardesa, dilakukan secara manual dan dikerjakan secara kerja bakti. Karena, untuk alaytt berat  tidak memungkinkan untuk masuk ke lokasi tersebut dan disebabkan jalan yang sempit dan banyak tikungan dan tanjakan terjal,”kata Edi.</p>
<p>Ia menambahkan, selain dua titik longsor yang terjadi di wilayah Kecamatan Brobudur,kejadian serupa juga terjadi di Dusun Kempul, Desa Menoreh, Kecamatan Salaman. Namun, kejadian tanah longsor tersebut tidak menimbulkan korban jiwa manusia, melainkan kerugian material. W. Cahyono</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/13/jalan-alternatif-antardesa-di-menoreh-tertutup-tanah-longsor">Jalan Alternatif  Antardesa di  Menoreh Tertutup Tanah Longsor</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kelaparan, Kawanan Kera Turun Dari Bukit Menoreh Ke Permukiman Warga</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/10/05/kelaparan-kawanan-kera-turun-dari-bukit-menoreh-ke-permukiman-warga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Oct 2023 13:37:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kab Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Bukit Menoreh]]></category>
		<category><![CDATA[kera ekor panjang]]></category>
		<category><![CDATA[Kera turun Gunung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=372576</guid>

					<description><![CDATA[<p>KOTA MUNGKID ( SUARABARU.ID)-  Masyarakat Dusun Ngargosari, Desa Ngargogondo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang resah dengan  kedatangan ratusan kera ekor panjang yang menyerbu lahan pertanian dan permukiman di dusun  yang ada  Bukit Menoreh. Kawanan hewan primata tersebut  turun dari Bukit Menoreh untuk mencari makan di permukiman penduduk. “Diduga, kawanan kera ekor panjang tersebut mengalami kekurangan makanan di [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/10/05/kelaparan-kawanan-kera-turun-dari-bukit-menoreh-ke-permukiman-warga">Kelaparan, Kawanan Kera Turun Dari Bukit Menoreh Ke Permukiman Warga</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KOTA MUNGKID ( SUARABARU.ID)-  Masyarakat Dusun Ngargosari, Desa Ngargogondo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang resah dengan  kedatangan ratusan kera ekor panjang yang menyerbu lahan pertanian dan permukiman di dusun  yang ada  Bukit Menoreh. Kawanan hewan primata tersebut  turun dari Bukit Menoreh untuk mencari makan di permukiman penduduk.</p>
<p>“Diduga, kawanan kera ekor panjang tersebut mengalami kekurangan makanan di hutan, karena musim kemarau yang panjang. Kera-kera tersebut selain merusak dan memakan tanaman singkong di ladang, juga  memakan buah-buahan yang ada.Seperti rambutan, mangga, dan lainnya,”kata Ida Isti Wahyuni, salah satu warga Dusun Ngargosari, Kamis (5/10/2023).</p>
<p>Ida mengatakan, selain memakan buah-buahan dan singkong, kawanan kera tersebut juga menyerang  dan merusak tanaman sayuran yang ditanam penduduk, seperti terong, pepaya, kacang dan lainnya. Namun, ada tanaman yang tidak dirusak, yakni tanaman cabai.</p>
<p>Menurutnya, turunnya kera ekor panjang dari hutan Bukit Menoreh tersebut terjadi sejak  dua bulan lalu. Dan, kedatangan kawanan hewan primata ke permukiman penduduk tersebut waktunya tidak tentu.</p>
<p>“Kedatangan kawanan kera tersebut, tidak tentu waktunya. Kadang pagi, kadang siang dan juga kadang sore hari,”imbuhnya.</p>
<p>Ia menambahkan, meskipun kawanan kera tersebut merusak dan memakan hasil tanaman penduduk, tetapi tidak menyerang manusia. Namun, kadang kawanan kera tersebut juga sulit diusir dan akan pergi setelah mereka kenyang memakan makanan yang ada di ladang tersebut.</p>
<p>Ida mengatakan, kawanan kera tersebut takutnya dengan orang lelaki, sedangkan bila ada orang perempuan, kawanan kera tersebut diam saja. Untuk mengantisipasi serangan kawanan kera yang memakan buah-buahan yang ada di sekitar rumahnya, penduduk setempat  berjaga-jaga di teras rumahnya.</p>
<p>Kepala Dusun Ngargosari, Lilik Priyono mengatakan, turunnya kawanan kera ekor panjang dari hutan Bukit Menoreh hingga permukiman penduduk di Dusun Ngargosari tersebut menyebabkan para petani merugi. Karena, tanaman singkong yang ditanam, dirusak dan dimakan oleh kawanan kera tersebut.</p>
<p>“Para petani di Dusun Ngargosari mengalami kerugian yang sangat besar, karena tanaman singkong yang sudah siap panen sudah didahului oleh kera-kera tersebut dan menyebabkan  petani singkong gagal panen,”kata Lilik.</p>
<p>Ia menambahkan, populasi kera ekor panjang di Bukit Menoreh  saat ini cukup tinggi. Karena, sebelumnya, kawanan kera tersebut hanya berada di sekitar kawasan wisata Watu Putih yang ada di Dusun Malangan, Desa Ngargogondo, atau sekitar satu kilometer dari Dusun Ngargosari.</p>
<p>Lilik mengatakan, untuk mengurangi kerugian tanaman pertanian rusak diserang kawanan kera, masyarakat melakukan pencegahan dengan cara menakut- takuti kera dengan suara petasan dan senapan angin.</p>
<p>“Upaya lainnya, yakni memagari lahan pertaniannya dengan memasang jaring di sekeliling lahan pertaniannya,” ujarnya.  W. Cahyono</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/10/05/kelaparan-kawanan-kera-turun-dari-bukit-menoreh-ke-permukiman-warga">Kelaparan, Kawanan Kera Turun Dari Bukit Menoreh Ke Permukiman Warga</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Alat Berat Tidak Bisa Masuk Lokasi Bencana, Pembersihan Material Longsoran Dilakukan Manual</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/10/12/alat-berat-tidak-bisa-masuk-lokasi-bencana-pembersihan-material-longsoran-dilakukan-manual</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Oct 2022 11:18:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kab Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Bukit Menoreh]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Kenalan Borobudur]]></category>
		<category><![CDATA[longsor dan banjir]]></category>
		<category><![CDATA[longsor di Kenalan Borobudur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=284430</guid>

					<description><![CDATA[<p>KOTA MUNGKID (SUARABARU,ID)- Sebanyak 350 personil dari berbagai elemen dikerahkan untuk membersihkan material lumpur dan material pohon  yang terbawa arus banjir dan tanah longsor yang terjadi di Dusun Kenalan III, Desa Kenalan, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang. “Ke-350 personil yang diterjunkan untuk membersihkan material lumpur dan pohon yang terbawa arus banjir dan tanah longsor yang terjadi [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/10/12/alat-berat-tidak-bisa-masuk-lokasi-bencana-pembersihan-material-longsoran-dilakukan-manual">Alat Berat Tidak Bisa Masuk Lokasi Bencana, Pembersihan Material Longsoran Dilakukan Manual</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KOTA MUNGKID (SUARABARU,ID)- Sebanyak 350 personil dari berbagai elemen dikerahkan untuk membersihkan material lumpur dan material pohon  yang terbawa arus banjir dan tanah longsor yang terjadi di Dusun Kenalan III, Desa Kenalan, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang.</p>
<p>“Ke-350 personil yang diterjunkan untuk membersihkan material lumpur dan pohon yang terbawa arus banjir dan tanah longsor yang terjadi di Dusun Kenalan III tersebut, yakni  dari BPBD Kabupaten Magelang, Polres Magelang, Kodim 0705/ Magelang dan relawan lainnya ” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten Magelang, Edi Wasono, Rabu ( 12/10/2022).</p>
<p>Edi mengatakan, sebenarnya pembersihan material lumpur di lokasi bencana tersebut akan dilakukan dengan menggunakan alat berat. Pihaknya  juga telah berkoordinasi dengan DPU dan Penataan Ruang Kabupaten Magelang untuk mendatangkan <em>back hoe</em>.</p>
<figure id="attachment_284419" aria-describedby="caption-attachment-284419" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-284419" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/10/Edi-wasono.jpg" alt="longsor dan banjir" width="681" height="421" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/10/Edi-wasono.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/10/Edi-wasono-400x247.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/10/Edi-wasono-150x93.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-284419" class="wp-caption-text">Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten Magelang, Edi Wasono. Foto: W. Cahyono</figcaption></figure>
<p>Namun, akses jalan menuju lokasi bencana alam tersebut tidak memungkinkan untuk dilewati alat berat. Akhirnya, pembersihan material lumpur tersebut dilakukan secara manual.</p>
<p>Menurutnya, hingga saat ini pihaknya ini masih mendata kerugian yang dialami warga  yang tertimpa bencana tanah longsor dan banjir.</p>
<p>Dari data sementara, kerugian atas bencana alam yang terjadi di lereng Bukit Menoreh tersebut yang bersifat material berupa kerusakan dua buah rumah dan satu buah kandang ternak. Selain itu, sebanyak sembilan ekor kambing, 13 ekor ayam dan 15 ekor <em>menthog </em>( itik)  milik Puji Ismanto mati tertimbun longsoran.</p>
<p>“ Untuk kerugian material yang dialami warga Dusun Kenalan III yang terdampak akibat bencana alam ini, masih dalam penghitungan. Dan, tidak ada korban jiwa manusia,” katanya.</p>
<p>Ia menambahkan, dua buah rumah  yang rusak akibat bencana alam tersebut  milik Sri  Isah yang mengalami kerusakan sekitar 50 persen. Sementara rumah milik Kabito mengalami kerusakan di bagian dapur.</p>
<p>Ia menambahkan, pihaknya juga melakukan pengungsian bagi dua kepala keluarga yang rumahnya terdampak langsung. Selain  dua rumah yang mengalami kerusahan parah, juga terdapat empat rumah lainnya yang berpotensi terdampak akibat bencana alam yang terjadi pada Selasa (11/10/2022) sore kemarin.</p>
<p>“Bagi empat kepala keluarga yang rumahnya  berpotensi terdampak akibat banjir dan tanah longsor tersebut, kami minta untuk lebih waspada terhadap adanya longsor susulan,” ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, terkait rusaknya  pipa jaringan air bersih di Dusun Kenalan III yang diakibatkan tanah longsor dan banjir tersebut, pihaknya juga telah mengirimkan bantuan tangki air bersih  untuk keperluan sehari-hari warga setempat.</p>
<p>Sedangkan untuk kerusakan pipa jaringan air bersih juga telah dikoordinasikan dengan instansi terkait.</p>
<p>Menurutnya,  bencana tanah longsor tersebut disebabkan tebing di Bukit Menoreh tersebut longsor akibat hujan yang cukup deras mengguyur wilayah tersebut.</p>
<p>“Tebing yang longsor dengan ketinggian sekitar 50 meter dan panjang 30 meter. Tebing tersebut mempunyai  kemiringan sekitar 75 derajat dan berjarak dengan permukiman penduduk hanya sekitar 100 meter,” kata Edi. W. Cahyono.</p>
<p>baca juga;</p>
<blockquote class="wp-embedded-content" data-secret="2EiezQkV5H"><p><a href="https://suarabaru.id/2022/10/11/tertimbun-tanah-longsor-11-kambing-dan-17-menthog-terkubur-hidup-hidup">Tertimbun Tanah Longsor, 11 Kambing dan 17 Menthog Terkubur Hidup-hidup</a></p></blockquote>
<p><iframe class="wp-embedded-content" sandbox="allow-scripts" security="restricted" title="&#8220;Tertimbun Tanah Longsor, 11 Kambing dan 17 Menthog Terkubur Hidup-hidup&#8221; &#8212; SuaraBaru.id" src="https://suarabaru.id/2022/10/11/tertimbun-tanah-longsor-11-kambing-dan-17-menthog-terkubur-hidup-hidup/embed#?secret=2EiezQkV5H" data-secret="2EiezQkV5H" width="600" height="338" frameborder="0" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no"></iframe></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/10/12/alat-berat-tidak-bisa-masuk-lokasi-bencana-pembersihan-material-longsoran-dilakukan-manual">Alat Berat Tidak Bisa Masuk Lokasi Bencana, Pembersihan Material Longsoran Dilakukan Manual</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Permintaan Kolang-Kaling di Bulan Ramadan  Menurun</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/04/23/permintaan-kolang-kaling-di-bulan-ramadan-menurun</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Apr 2021 03:09:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Kab Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Bukit Menoreh]]></category>
		<category><![CDATA[kolang kaling]]></category>
		<category><![CDATA[menoreh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=165963</guid>

					<description><![CDATA[<p>KOTA MUNGKID (SUARABARU.ID)- Di bulan Ramadan seperti saat ini, biasanya  masyarakat membeli kolang-kaling  untuk dibuat kolak (minuman campuran antara gula Jawa dengan  santan) dan  yang biasa dikonsumsi saat berbuka puasa. Namun, permintaan kolang-kaling pada puasa Ramadan  tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. “Kalau tahun-tahun sebelumnya, di awal puasa banyak pedagang kolang-kaling yang datang untuk [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/04/23/permintaan-kolang-kaling-di-bulan-ramadan-menurun">Permintaan Kolang-Kaling di Bulan Ramadan  Menurun</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KOTA MUNGKID (SUARABARU.ID)- Di bulan Ramadan seperti saat ini, biasanya  masyarakat membeli kolang-kaling  untuk dibuat kolak (minuman campuran antara gula Jawa dengan  santan) dan  yang biasa dikonsumsi saat berbuka puasa.</p>
<p>Namun, permintaan kolang-kaling pada puasa Ramadan  tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.</p>
<p>“Kalau tahun-tahun sebelumnya, di awal puasa banyak pedagang kolang-kaling yang datang untuk membeli. Namun, tahun ini hanya sedikit pedagang yang datang untuk membeli langsung dari para petani,” kata Widiasmoro, salah satu pengolah kolang-kaling di Dusun Sigabug, Desa Ngargoretno, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang .</p>
<p>Widiasmoro mengatakan, sepinya pedagang kolang-kaling yang membeli olahannya tersebut, tidak mematahkan semangat untuk mengolah biji dari pohon aren tersebut.</p>
<p>“Kalau dulu, saat awal puasa banyak pedagang yang sudah “nitip” uang untuk membeli kolang-kaling. Tetapi, di tahun ini sepi, tidak banyak pedagang yang datang,” katanya.</p>
<p>Menurutnya, menurunnya pembelian kolang-kaling tersebut diduga karena saat ini masih merebak wabah covid-19 dan orang-orang masih dilarang untuk berkumpul.</p>
<p>Untuk menjual hasil olahan kolang-kaling  tersebut, tidak sedikit masyarakat Dusun Sigabug menjual secara langsung  ke sejumlah pedagang di Pasar Dekso, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulonprogo, DIY.</p>
<p>Pengolah kolang-kaling lainnya Trimakno mengatakan, untuk mengatasi sepinya pedagang yang membeli langsung, dirinya mencoba memasarkan kolang-kaling secara online melalui grup whatsapp (WA).</p>
<p>“Untuk penjualan secara online pemesan ada yang dari sekitar yakni Borobudur, kemudian Godean, Sleman dan Gunungkidul. Ada yang memesan 20 kg maupun 50 kg,” katanya.</p>
<p>Menurutnya, penjualan secara online tersebut sangat membantu pemasaran kolang-kaling tersebut.</p>
<p>Ia menambahkan, harga jual kolang-kaling  di bulan puasa  ini mengalami kenaikan, dibandingkan dengan hari-hari biasanya.</p>
<p>Jika pada hari biasanya harganya berkisar Rp5.000 sampai Rp6.000 perkilogramnya, sedangkan saat puasa Ramadan seperti saat ini harganya mencapai Rp10.000 perkilogramnya.</p>
<p>Ia menambahkan, sebagian besar penduduk di Dusun Sigabug, Desa Ngargoretno, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, sebagai pengolah kolang-kaling.</p>
<p>Yakni, dari 25 KK yang tinggal di lereng perbukitan Menoreh dan berbatasan langsung dengan wilayah Kabupaten Kulonprogo, DIY, sekitar 11 KK yang mengolah kolang-kaling.</p>
<p>Selain memetik sendiri dari lahan  yang ada di sekitarnya, masyarakat setempat  ada yang  membeli secara “tebasan”.</p>
<p>Yakni,  dari pemilik pohon aren  dari wilayah Kabupaten Kulonprogo, yang secara geografis berbatasan langsung dusun tersebut.</p>
<p>Sedangkan untuk memroses kolang-kaling tersebut memerlukan waktu yang cukup lama. Yakni, kolang-kaling yang dipetik dari pohon tersebut, kemudian dipangkasi dari pangkal batang dan  terus diolah dengan cara direbus.</p>
<p>Adapun prosesnya kolang-kaling yang masih ada kulitnya direbus selama 45 menit, kemudian mereka mengupasnya dengan menggunakan pisau.</p>
<p>Untuk menghasilkan kolang-kaling tersebut, tidak cukup direbus dan dikuliti. Melainkan hasil kupasan tersebut direndam di air beberapa hari hingga bersih. Setelah bersih, kolang-kaling baru siap diedarkan.  Yon</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/04/23/permintaan-kolang-kaling-di-bulan-ramadan-menurun">Permintaan Kolang-Kaling di Bulan Ramadan  Menurun</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gerakan Tani Ngargoretno Konservasi Lereng Menoreh</title>
		<link>https://suarabaru.id/2020/12/23/gerakan-tani-ngargoretno-konservasi-lereng-menoreh</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Dec 2020 10:56:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Api di Bukit Menoreh]]></category>
		<category><![CDATA[borobudur]]></category>
		<category><![CDATA[Bukit Menoreh]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten agellang]]></category>
		<category><![CDATA[Ngargoretno]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=134734</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAGELANG (SUARABARU.ID) - Bertepatan dengan hari jadi Gerakan Tani Desa Ngargoretno, Salaman,Kabupaten Magelang, Gabungan Kelompok Tani desa itu melakukan penanaman pohon penghijauan, Rabu 23 Desember 2020 ini.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/12/23/gerakan-tani-ngargoretno-konservasi-lereng-menoreh">Gerakan Tani Ngargoretno Konservasi Lereng Menoreh</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MAGELANG (<a href="https://suarabaru.id/">SUARABARU.ID</a>) &#8211; </strong>Bertepatan dengan hari jadi Gerakan Tani Desa Ngargoretno, Salaman,Kabupaten Magelang, Gabungan Kelompok Tani desa itu melakukan penanaman pohon penghijauan, Rabu 23 Desember 2020 ini.</p>
<p>&#8220;Penanaman pohon dimaksudkan untuk menjaga lereng Bukit Menoreh agar tetep ijo royo-royo dan memberikan manfaat bagi warga,&#8221; tutur salah satu warga setempat Shoim, hari ini.</p>
<p>Adapun yang ditanam adalah ratusan bibit pohon gayam dan ribuan bibit pohon beringin. Dalam penanaman tersebut dihadiri oleh Kepala Cabang Dinas Kehutanan Wilayah 9 Jateng, Slamet Rohadi.</p>
<p>Dalam acara itu Slamet Rohadi menyatakan merasa senang dengan semangat warga setempat. Utamanya yang selalu memperhatikan wilayah lereng Menoreh.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut Ketua Gabungan Kelompok Tani Ahmad Bilal menyampaikan komitmennya bahwa pasca penanaman ribuan pohon teserbut akan menggerakkan seluruh petani agar melakukan perawatan dan pemupukan.</p>
<p>Sementara itu Kepala Desa Ngargoretno Dodik Suseno mengatakan bahwa aksi penanaman tersebut melibatkan Komunitas Selorejo Peduli Menoreh (KSPM). Itu merupakan gabungan kelompok tani se -Desa Ngargoretno, kelompok sadar wisata desa dan seluruh unsur Pemerintah Desa Ngargoretno.</p>
<p><strong>Eko Priyono-trs</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/12/23/gerakan-tani-ngargoretno-konservasi-lereng-menoreh">Gerakan Tani Ngargoretno Konservasi Lereng Menoreh</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>