<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>beras Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/beras/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Tue, 12 Aug 2025 07:34:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>beras Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ratusan Warga Gabus Antusias Beli Beras di Gerakan Pangan Murah, Polsek Gabus: Stok Cepat Menipis</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/08/12/ratusan-warga-gabus-antusias-beli-beras-di-gerakan-pangan-murah-polsek-gabus-stok-cepat-menipis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Aug 2025 07:34:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[beras]]></category>
		<category><![CDATA[bulog]]></category>
		<category><![CDATA[Gerakan Pangan Murah]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Gabus]]></category>
		<category><![CDATA[SPHP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=489803</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID)  – Polres Grobogan dan Bulog kembali menggelar Gerakan Pangan Murah untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan beras bagi masyarakat. Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Sulursari, Kecamatan Gabus, Selasa (12/8/2025) dan disambut antusias ratusan warga. Sejak pagi, pembeli sudah mengantre untuk mendapatkan beras SPHP seharga Rp11.500 per kilogram dengan minimal pembelian lima kilogram. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/12/ratusan-warga-gabus-antusias-beli-beras-di-gerakan-pangan-murah-polsek-gabus-stok-cepat-menipis">Ratusan Warga Gabus Antusias Beli Beras di Gerakan Pangan Murah, Polsek Gabus: Stok Cepat Menipis</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) </strong> – Polres Grobogan dan Bulog kembali menggelar Gerakan Pangan Murah untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan beras bagi masyarakat.</p>
<p>Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Sulursari, Kecamatan Gabus, Selasa (12/8/2025) dan disambut antusias ratusan warga.</p>
<p>Sejak pagi, pembeli sudah mengantre untuk mendapatkan beras SPHP seharga Rp11.500 per kilogram dengan minimal pembelian lima kilogram.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2025/08/12/mohammad-saleh-apresiasi-konsistensi-jateng-raih-penghargaan-provinsi-layak-anak">Mohammad Saleh Apresiasi Konsistensi Jateng Raih Penghargaan Provinsi Layak Anak</a></strong></h6>
<p>Banyak warga bahkan membeli lebih dari dua sak, sehingga sebagian harus diantar langsung ke rumah atau meminta bantuan jasa pengantaran.</p>
<p>Kapolres Grobogan AKBP Ike Yulianto Wicaksono melalui Kapolsek Gabus AKP Candra Bayu Septi menuturkan, pembeli tidak hanya berasal dari Sulursari, tetapi juga desa-desa lain di Kecamatan Gabus.</p>
<p>“Warga datang berbondong-bondong karena tahu ada beras murah. Stok empat ton yang kami sediakan dan sekitar pukul 12.00 WIB tadi masih ada sekitar 800 kilogram,” ujarnya.</p>
<p>Ia menegaskan, Gerakan Pangan Murah menjadi bentuk sinergi Polres Grobogan dan Bulog dalam mendekatkan layanan serta membantu kebutuhan pangan masyarakat.</p>
<p>Penjualan beras ini dinilai efektif menekan harga jual beras di pasaran, yang biasanya di atas Rp13-14 ribu per kilogram.</p>
<p>Salah satu warga, Sri, mengaku senang bisa membeli 25 kilogram beras dengan harga yang cukup ramah di kantong ini lantaran tidak ada batasan pembelian.</p>
<p>“Beli lima sak langsung karena memang murah dan harganya lumayan pas di kantong. Biasanya 25 kilo ini buat tiga minggu karena memang di rumah ada anak cucu dan juga orang tua,” katanya sambil tersenyum.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2025/08/12/menjadi-pionir-transaksi-di-ois-bpd-bank-jateng-raih-penghargaan">Menjadi Pionir Transaksi di OIS BPD, Bank Jateng Raih Penghargaan</a></strong></h6>
<p>Sementara itu, Ps Kasubsi PDIM Humas Polres Grobogan, Aipda Dheni Adi, menyebut kegiatan Gerakan Pangan Murah sejauh ini berjalan lancar di beberapa wilayah dengan waktu terjadwal dan selalu mendapat sambutan positif dari masyarakat.</p>
<p>“Kami berharap program ini bermanfaat dan hubungan baik antara masyarakat, Polres Grobogan, dan Bulog terus terjaga,” ungkapnya.</p>
<p>Selain di Gabus, kegiatan serupa juga berlangsung merata di sejumlah kecamatan lain di Kabupaten Grobogan dengan jadwal yang telah ditentukan.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/12/ratusan-warga-gabus-antusias-beli-beras-di-gerakan-pangan-murah-polsek-gabus-stok-cepat-menipis">Ratusan Warga Gabus Antusias Beli Beras di Gerakan Pangan Murah, Polsek Gabus: Stok Cepat Menipis</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sebanyak 1,1 Ton Beras Disalurkan untuk Stabilkan Harga di Kudus</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/08/07/sebanyak-11-ton-beras-disalurkan-untuk-stabilkan-harga-di-kudus</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Aug 2025 06:46:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[beras]]></category>
		<category><![CDATA[bulog]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Kudua]]></category>
		<category><![CDATA[Sphp kudus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=488954</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS (SUARABARU.ID) — Guna mendukung upaya pemerintah dalam menstabilkan pasokan dan harga pangan di tengah fluktuasi pasar, Polres Kudus menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang berlangsung di Lapangan Apel Wicaksana Laghawa Polres setempat dengan menghadirkan penjualan beras SPHP Bulog untuk masyarakat pada Kamis (7/8/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari sinergi Polres Kudus bersama Bulog [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/07/sebanyak-11-ton-beras-disalurkan-untuk-stabilkan-harga-di-kudus">Sebanyak 1,1 Ton Beras Disalurkan untuk Stabilkan Harga di Kudus</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID)</strong> — Guna mendukung upaya pemerintah dalam menstabilkan pasokan dan harga pangan di tengah fluktuasi pasar, Polres Kudus menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang berlangsung di Lapangan Apel Wicaksana Laghawa Polres setempat dengan menghadirkan penjualan beras SPHP Bulog untuk masyarakat pada Kamis (7/8/2025).</p>
<p>Kegiatan ini menjadi bagian dari sinergi Polres Kudus bersama Bulog sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan pokok masyarakat, sekaligus langkah antisipatif terhadap gejolak harga beras di pasaran.</p>
<p>Total beras yang disiapkan dalam GPM kali ini mencapai 1.100 kilogram, atau setara dengan 220 sak beras kemasan 5 kilogram. Dari jumlah tersebut, sebanyak 24 sak dijual langsung kepada masyarakat di Mapolres Kudus, sementara 196 sak lainnya didistribusikan melalui Polsek jajaran di wilayah hukum Polres Kudus.</p>
<p>Harga yang ditawarkan pun relatif terjangkau, yakni Rp57.500 per sak beras SPHP ukuran 5 kilogram di bawah harga pasar rata-rata saat ini.</p>
<p>Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam membantu pemulihan ekonomi dan menjaga keseimbangan harga pangan.</p>
<p>“Gerakan Pangan Murah ini adalah upaya kami untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Ini bukan hanya soal angka, tapi soal kepedulian dan kehadiran negara di saat masyarakat membutuhkan,” ujar Kapolres.</p>
<p>Ia menegaskan, distribusi melalui Polsek jajaran dimaksudkan agar jangkauan penyaluran lebih merata dan bisa menjangkau lapisan masyarakat yang membutuhkan di berbagai kecamatan.</p>
<p>“Kami ingin masyarakat tidak hanya merasakan aman secara fisik, tetapi juga aman secara ekonomi, terutama dalam menghadapi tekanan harga pangan,” tambahnya.</p>
<p>Dengan pola distribusi yang melibatkan seluruh Polsek, GPM Polres Kudus memastikan bahwa program ini bukan hanya seremonial di pusat kota, tetapi berdampak langsung hingga ke tingkat desa. Masyarakat yang membeli beras hanya perlu membawa identitas diri dan hadir sesuai waktu yang ditentukan oleh masing-masing Polsek.</p>
<p>Gerakan Pangan Murah ini disambut antusias oleh warga, terutama karena harga yang ditawarkan cukup jauh di bawah rata-rata pasar, tanpa mengurangi kualitas produk.</p>
<p>Kapolres juga menegaskan bahwa stabilisasi pangan adalah bagian penting dari stabilitas keamanan. Ketika kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi dengan harga terjangkau, maka potensi gangguan sosial bisa diminimalisasi.</p>
<p>“Kami percaya, menjaga harga dan pasokan pangan sama pentingnya dengan menjaga ketertiban umum. Polri harus menjadi bagian dari solusi, tidak hanya menjadi pengamat,” pungkas AKBP Heru.</p>
<p><strong>Ali Bustomi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/07/sebanyak-11-ton-beras-disalurkan-untuk-stabilkan-harga-di-kudus">Sebanyak 1,1 Ton Beras Disalurkan untuk Stabilkan Harga di Kudus</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Harga Beras Medium di Kudus Naik, Warga Mulai Merasa Terbebani</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/07/18/harga-beras-medium-di-kudus-naik-warga-mulai-merasa-terbebani</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Jul 2025 03:24:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[beras]]></category>
		<category><![CDATA[Harga beras naik]]></category>
		<category><![CDATA[kudus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=485209</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS (SUARABARU.ID) – Harga beras kualitas medium di Kabupaten Kudus mengalami kenaikan dalam sepekan terakhir. Berdasarkan pantauan di Pasar Baru Kudus, Jumat (18/7/2025), harga beras medium kini mencapai Rp 13.500 per kilogram, naik Rp 500 dari pekan sebelumnya yang berada di angka Rp 13.000 per kilogram. Sementara itu, harga beras kualitas premium tercatat masih stabil [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/07/18/harga-beras-medium-di-kudus-naik-warga-mulai-merasa-terbebani">Harga Beras Medium di Kudus Naik, Warga Mulai Merasa Terbebani</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID)</strong> – Harga beras kualitas medium di Kabupaten Kudus mengalami kenaikan dalam sepekan terakhir. Berdasarkan pantauan di Pasar Baru Kudus, Jumat (18/7/2025), harga beras medium kini mencapai Rp 13.500 per kilogram, naik Rp 500 dari pekan sebelumnya yang berada di angka Rp 13.000 per kilogram.</p>
<p>Sementara itu, harga beras kualitas premium tercatat masih stabil di kisaran Rp 15.000 per kilogram.</p>
<p>Muslikah, salah satu pedagang beras di kios Pasar Baru Kudus, menyampaikan bahwa kenaikan harga ini disebabkan oleh penyesuaian harga dari distributor. “Distributor menyampaikan bahwa harga dari penggilingan memang sudah naik, jadi kami terpaksa ikut menyesuaikan,” ungkapnya, Kamis (18/7/2025).</p>
<p>Kenaikan harga ini dikeluhkan sejumlah masyarakat. Meski hanya Rp 500 per kilogram, lonjakan tersebut cukup membebani warga mengingat beras merupakan kebutuhan pokok sehari-hari.</p>
<p>Kabid Fasilitasi Perdagangan pada Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Sonhaji mengatakan, meski ada kenaikan namun harga beras masih terhitung wajar.</p>
<p>Pihaknya juga sudah melakukan pemantauan pasar dan memastikan stok masig cukup aman.</p>
<p>&#8220;Dari hasil pemantauan kami, stok barang masih cukup aman,&#8221;katanya.</p>
<p>Sebagai upaya stabilisasi harga, Pemerintah Kabupaten Kudus melalui Dinas Pertanian dan Pangan telah menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM). Dalam kegiatan tersebut, dinas menggandeng Perum Bulog untuk mendistribusikan beras Program SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) kepada masyarakat.</p>
<p>Langkah ini diharapkan dapat menekan lonjakan harga dan menjaga daya beli masyarakat, terutama menjelang potensi kenaikan harga pangan lainnya di musim kemarau ini.</p>
<p><strong>Ali Bustomi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/07/18/harga-beras-medium-di-kudus-naik-warga-mulai-merasa-terbebani">Harga Beras Medium di Kudus Naik, Warga Mulai Merasa Terbebani</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>4,8 Juta Ton, Prediksi Hasil Gabah Kering di Jawa Tengah Tiga Bulan ke Depan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/02/05/48-juta-ton-prediksi-hasil-gabah-kering-di-jawa-tengah-tiga-bulan-kedepan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Feb 2025 12:08:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[beras]]></category>
		<category><![CDATA[bulog]]></category>
		<category><![CDATA[gabah]]></category>
		<category><![CDATA[jateng]]></category>
		<category><![CDATA[jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Nana Sudjana]]></category>
		<category><![CDATA[pemprov]]></category>
		<category><![CDATA[Produksi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=459483</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG  (SUARABARU.ID) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkirakan wilayahnya mampu memproduksi 4,8 juta ton Gabah Kering Panen (GKP) atau setara 2,3 juta ton beras pada Februari–April 2025. “Hasil itu dengan perkiraan luas panen padi lebih dari 688 ribu hektar,” kata Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Optimalisasi Penyerapan Gabah dan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/02/05/48-juta-ton-prediksi-hasil-gabah-kering-di-jawa-tengah-tiga-bulan-kedepan">4,8 Juta Ton, Prediksi Hasil Gabah Kering di Jawa Tengah Tiga Bulan ke Depan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG  (SUARABARU.ID</strong>) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkirakan wilayahnya mampu memproduksi 4,8 juta ton Gabah Kering Panen (GKP) atau setara 2,3 juta ton beras pada Februari–April 2025.</p>
<p>“Hasil itu dengan perkiraan luas panen padi lebih dari 688 ribu hektar,” kata Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Optimalisasi Penyerapan Gabah dan Beras Dalam Negeri Provinsi Jawa Tengah, di Kantor Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Jateng pada Rabu, 5 Februari 2025.</p>
<p>Sesuai komitmen bersama, ucap Nana, Perum Bulog Kanwil Jawa Tengah ditarget mampu menyerap gabah dari petani hingga menjadi setidaknya 383.144 ton setara beras.</p>
<p>“Saya berharap kepada Perum Bulog untuk mampu menyerap gabah (kering) seharga Rp6.500 per kilogram, dan beras Rp12 ribu. Dan kita harapkan (dari) petani mampu menyiapkan (hasil) gabah atau padinya agar berkualitas.” kata Nana.</p>
<p>Ia juga meminta Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras (Perpadi) untuk menjalin komunikasi dengan Perum Bulog. Tujuannya, supaya realisasi penyerapan 20 persen beras oleh Bulog dari Perpadi bisa tercapai.</p>
<p>Untuk hasil panen yang baik, Nana Sudjana juga meminta agar pemerintah kabupaten/kota dan TNI mendampingi petani mulai dari proses pembibitan, masa panen, hingga penjualan.</p>
<p>Di tempat yang sama, Pemimpin Wilayah Perum Bulog Jawa Tengah, Sopran Kennedi, menerangkan, pihaknya harus menyerap beras minimal 20 persen dari Perpadi, serta 532 ribu ton gabah untuk wilayah Jawa Tengah maupun DI Yogyakarta .</p>
<p>Dari sisi kesiapan gudang, kata Sopran, Perum Bulog Jawa Tengah menyiapkan tempat berkapasitas 75 ribu ton yang siap untuk diisi.</p>
<p>“Selebihya akan kerja sama baik melalui gudang sewa, atau sistem pinjam pakai dengan TNI, BUMN, dan resi gudang yang dikelola oleh Dinas Perdagangan atau pemerintah daerah. Tentunya akan kita assessment dahulu kelayakan gudang untuk penyimpanan beras,” katanya.</p>
<p>Penyiapan gudang-gudang itu, lanjut Sopran, bertujuan untuk menampung beras, sehingga bisa memperbanyak serapan gabah dari petani.</p>
<p>Sebagai informasi, rakor tersebut dalam rangka menindaklanjuti kesepakatan antara Kementerian Pertanian, Perum Bulog, Perpadi, dan Panglima TNI pada tanggal 30 Januari 2025, di Kementerian Pertanian.</p>
<p>Rakor tersebut menghasilkan komitmen bersama untuk menyerap gabah dan/atau beras dalam mendukung swasembada pangan, salah satunya di Jateng.</p>
<p><strong>wied</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/02/05/48-juta-ton-prediksi-hasil-gabah-kering-di-jawa-tengah-tiga-bulan-kedepan">4,8 Juta Ton, Prediksi Hasil Gabah Kering di Jawa Tengah Tiga Bulan ke Depan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Walikota Pekalongan Berharap Kenaikan Harga Beras dan Minyak Tak Beratkan Rakyat</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/06/03/walikota-pekalongan-berharap-kenaikan-harga-beras-dan-minyak-tak-beratkan-rakyat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Jun 2024 06:23:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[beras]]></category>
		<category><![CDATA[Minyak]]></category>
		<category><![CDATA[Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[walikota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=417631</guid>

					<description><![CDATA[<p>KOTA PEKALONGAN (SUARABARU.ID) &#8211; Rencana pemerintah menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng murah, MinyaKita dan beras, mendapat perhatian serius Walikota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid. Dia berharap, kenaikan tersebut tidak sampai memberatkan masyarakat. Seperti diketahui., pemerintah pusat berencana menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng murah, MinyaKita. Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan (Mendag Zulhas) menyebut [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/06/03/walikota-pekalongan-berharap-kenaikan-harga-beras-dan-minyak-tak-beratkan-rakyat">Walikota Pekalongan Berharap Kenaikan Harga Beras dan Minyak Tak Beratkan Rakyat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA PEKALONGAN (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Rencana pemerintah menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng murah, MinyaKita dan beras, mendapat perhatian serius Walikota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid. Dia berharap, kenaikan tersebut tidak sampai memberatkan masyarakat.</p>
<p>Seperti diketahui., pemerintah pusat berencana menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng murah, MinyaKita. Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan (Mendag Zulhas) menyebut HET MinyaKita memang layak naik menjadi Rp 15.000 &#8211; 15.500 per liter dari HET sebelumnya Rp 14.000 per liter.</p>
<p>Hal yang sama juga terjadi pada HET beras, dimana Pemerintah menaikkan harga beras eceran sejak 1 Juni 2024, baik di pasar tradisional maupun retail modern. Ini merupakan perpanjangan relaksasi harga eceran tertinggi (HET) beras. Kenaikan ini diteken dalam Surat Kepala Badan Pangan Nasional kepada stakeholder perberasan Nomor 160/TS.02.02/K/5/2024 tertanggal 31 Mei 2024.</p>
<p>Mas Aaf, sapaan akrab Walikota Pekalongan tersebut mendorong agar pemerintah pusat tetap menjaga harga kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas). &#8220;Kenaikan harga itu kan fluktuatif, terutama isunya sangat sensitif sekali, terutama mengenai sembako. Sebetulnya, kenaikan ini giliran saja, di mana sekarang terjadi pada beras dan minyak goreng, sebelumnya gula pasir dan telur yang sempat naik. Tapi, apapun kebijakan pemerintah pusat, semoga bisa memberikan kebijakan yang bisa berimbas terhadap antisipasi supaya harga-harga sembako di tengah masyarakat terlalu naik dan memberatkan masyarakat,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Menurutnya, selain beras dan MinyaKita sebelumnya komoditas lain sempat mengalami kenaikan harga seperti telur yang mencapai Rp 32.000/kg dan gula pasir di angka Rp 17.500/kg. Namun, saat ini harga sudah kembali normal. Disampaikan Mas Aaf, Kementerian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia (RI) sempat mengundang beberapa Kepala Daerah untuk melakukan rapat koordinasi (rakor).</p>
<p>&#8220;Harapannya dengan adanya rakor tersebut bisa menghasilkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat,&#8221; pungkasnya.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/06/03/walikota-pekalongan-berharap-kenaikan-harga-beras-dan-minyak-tak-beratkan-rakyat">Walikota Pekalongan Berharap Kenaikan Harga Beras dan Minyak Tak Beratkan Rakyat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Inflasi Tinggi jelang Ramadan, Pj Gubernur Jateng Minta Kepala Daerah Pastikan Ketersediaan Pangan </title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/03/08/inflasi-tinggi-jelang-ramadan-pj-gubernur-jateng-minta-kepala-daerah-pastikan-ketersediaan-pangan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Mar 2024 12:31:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[beras]]></category>
		<category><![CDATA[Inflasi]]></category>
		<category><![CDATA[Nana Sudjana]]></category>
		<category><![CDATA[Pj Gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[ramadan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=403425</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana mengimbau seluruh kepala daerah di wilayahnya untuk memastikan ketersediaan pangan menjelang Ramadan dan Idul Fitri 1445 Hijriah. &#8220;Penting bagi kita untuk memastikan ketersediaan bahan pokok strategis dengan harga yang terjangkau,&#8221; kata Nana Sudjana saat memberikan arahan dalam acara High Level Meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/08/inflasi-tinggi-jelang-ramadan-pj-gubernur-jateng-minta-kepala-daerah-pastikan-ketersediaan-pangan">Inflasi Tinggi jelang Ramadan, Pj Gubernur Jateng Minta Kepala Daerah Pastikan Ketersediaan Pangan </a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">SEMARANG (<a href="https://suarabaru.id/" target="_blank" rel="noopener noreferrer" data-saferedirecturl="https://www.google.com/url?q=http://SUARABARU.ID&amp;source=gmail&amp;ust=1709984804050000&amp;usg=AOvVaw2IiMXdf5hbtICbrdvui674">SUARABARU.ID</a>) – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana mengimbau seluruh kepala daerah di wilayahnya untuk memastikan ketersediaan pangan menjelang Ramadan dan Idul Fitri 1445 Hijriah.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">&#8220;Penting bagi kita untuk memastikan ketersediaan bahan pokok strategis dengan harga yang terjangkau,&#8221; kata Nana Sudjana saat memberikan arahan dalam acara High Level Meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Jawa Tengah Semester I Tahun 2024 dan Persiapan Menghadapi Ramadan di Ballroom Hotel Tentrem, Kota Semarang, Rabu 6 Maret 2024.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">Dia menggarisbawahi bila posisi inflasi Jawa Tengah pada Februari 2024 secara month to month (MtM) sebesar 0,57%.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">Inflasi bulanan ini dinilai cukup tinggi disebabkan kenaikan harga beras dalam dua pekan terakhir. Sedangkan inflasi secara year on year (YoY) mencapai 2,98%.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">Kondisi inflasi jelang Ramadan ini perlu ditekan lagi oleh semua stakeholder agar tidak melonjak tinggi.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">Nana Sudjana menekankan ada sejumlah isu yang perlu diwaspadai menjeleng Ramadan, di antaranya tren kenaikan harga beras.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">Hingga 1 Maret 2024, harga beras medium di Jawa Tengah lebih dari  Rp 15 ribu atau mencapai 37% di atas harga acuan pembeli (HAP). Selain itu, kenaikan harga sejumlah komoditas sembako akibat kenaikan permintaan.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">Setidaknya empat komoditas yang perlu dilakukan intervensi, yaitu beras medium yang harganya 37,6% di atas HAP, beras premium yang harganya 20,9% di atas HAP, cabai merah besar yang harganya 62,6% di atas HAP, dan gula pasir yang harganya 26,2% di atas HAP.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">Adapun enam komoditas lain juga berstatus waspada, yaitu telur ayam ras 16% di atas HAP, cabai merah keriting 41% di atas HAP, bawang putih 23% di atas HAP, cabai rawit merah 35,6%, minyak 5,7% di atas HAP, dan kedelai impor 22,8% di atas HAP.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">Menurut Nana, sejumlah langkah antisipasi sudah mulai dilakukan oleh pemerintah pusat maupun daerah, diantaranya menggelontorkan bantuan beras Bulog kepada masyarakat dan beras SPHP di pasaran.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">Khusus di Jawa Tengah, Pemprov Jateng juga mengeluarkan cadangan pangan untuk membantu masyarakat yang belum menerima bantuan pangan dari Bulog.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">&#8220;Kita juga mengadakan gerakan pangan murah (GPM) yang dilakukan dari Januari sampai idulfitri sebanyak 100 kali. Saat ini sudah berjalan 75 kali,&#8221; katanya.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">Dalam kesempatan itu, Nana meminta kepada seluruh pemerintah daerah di Jawa Tengah untuk disiplin melaporkan dan menginput data harga harian SP2KP.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">Selain itu, berkomunikasi intensif antar anggota TPID termasuk Satgas Pangan dan Kejaksaan guna kelancaran pelaksanaan operasi pasar dan sidak gudang distributor.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">&#8220;Kami juga koordinasi dengan Polda untuk mengecek harga pasar, pemantauan untuk menghindari penimbunan pangan tersebut. Itu langkah yang kami lakukan dalam waktu dekat,&#8221; paparnya.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">Isu lainnya menjelang ramadan dan idulfitri adalah peningkatan pergerakan orang yang menuju dan melintas Jawa Tengah selama lebaran 2024.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">
<p>Diperkirakan meningkat 25% dibanding periode lebaran 2023; Kenaikan tarif angkutan umum semua moda transportasi yang berisiko mendorong inflasi; serta periode transisi sebelum memasuki kemarau pada</p>
</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto"></div>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/08/inflasi-tinggi-jelang-ramadan-pj-gubernur-jateng-minta-kepala-daerah-pastikan-ketersediaan-pangan">Inflasi Tinggi jelang Ramadan, Pj Gubernur Jateng Minta Kepala Daerah Pastikan Ketersediaan Pangan </a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Harga Beras Masih Tinggi, DPKP Brebes Gelar Gerakan Pangan Murah</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/03/06/harga-beras-masih-tinggi-dpkp-brebes-gelar-gerakan-pangan-murah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Mar 2024 16:14:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[beras]]></category>
		<category><![CDATA[Brebes]]></category>
		<category><![CDATA[pasar murah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=403027</guid>

					<description><![CDATA[<p>BREBES (SUARABARU.ID) &#8211; Menjelang Ramadhan 1445 Hijriyah, harga beras di pasaran masih tinggi. Menyikapi hal tersebut Pemerintah Kabupaten Brebes melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Brebes kerjasama Perum Bulog Cabang Tegal kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Dinas setempat, Rabu (6/3/24). Ratusan warga, sudah datang di lokasi penjualan paket GPM sejam [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/06/harga-beras-masih-tinggi-dpkp-brebes-gelar-gerakan-pangan-murah">Harga Beras Masih Tinggi, DPKP Brebes Gelar Gerakan Pangan Murah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BREBES (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Menjelang Ramadhan 1445 Hijriyah, harga beras di pasaran masih tinggi. Menyikapi hal tersebut Pemerintah Kabupaten Brebes melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Brebes kerjasama Perum Bulog Cabang Tegal kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Dinas setempat, Rabu (6/3/24).</p>
<p>Ratusan warga, sudah datang di lokasi penjualan paket GPM sejam sebelum acara dimulai. Sehingga dalam sekejap, 600 paket dagangan murah tersebut ludes di serbu pembeli.</p>
<p>Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Brebes Ir Yulia Hendrawati MSi menjelaskan, GPM bekerja sama dengan Perum Bulog Cabang Tegal, Kelompok/Gapoktan dan Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) dan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI).</p>
<p>Antusias masyarakat berbondong-bondong memanfaatkan momen tersebut untuk membeli kebutuhan pokok seperti, beras, gula dan minyak goreng yang dinilai sangat membantu, karena harga di pasaran sangat tinggi. Tujuan dari digelarnya GPM ini yaitu untuk membantu masyarakat, terlebih sebentar lagi memasuki bulan suci ramadhan yang biasanya harga-harga bahan pokok melambung.</p>
<p>“Seperti kondisi sekarangpun harga beras medium di pasaran mencapai Rp 16 ribu per kilogram. Untuk itu, gerakan pangan murah ini diharapkan bisa membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangannya, sasarannya adalah masyarakat umum yang membutuhkan program pemenuhan pangan,” ujar Yulia.</p>
<p>Yulia menambahkan, pihaknya bekerjasama dengan Bulog menyediakan 600 paket yang isi per paketnya adalah 5 kg beras, 1 kg gula pasir dan 1 liter minyak goreng, dengan harga per paket Rp 85.000.</p>
<p>Perum Bulog menyiapkan 600 paket seharga Rp 85 ribu per paket berisi beras 5 kg, gula 1 kg dan minyak goreng 1 liter. Sedangkan dari Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) dan PT PPI (Perusahaan Perdagangan Indonesia) juga ikut menyediakan Beras sebanyak 2 ton beras dengan harga Rp 65 ribu per 5 kg, telur Rp 28 ribu per kg, minyak goreng Rp 14.500 per liter, dan juga frozen food seperti, sosis, nugget an lainnya.</p>
<p>Salah seorang pembeli Siti (38) mengaku sangat terbantu dengan adanya GPM yang digelar oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes. Karena dapat membeli beras dan bahan pokok lainnya dengan harga di bawah pasaran. Siti berharap, harga-harga kebutuhan pokok lainnya yang ada dipasaran secepatnya menurun.</p>
<p><strong>Sutrisno</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/06/harga-beras-masih-tinggi-dpkp-brebes-gelar-gerakan-pangan-murah">Harga Beras Masih Tinggi, DPKP Brebes Gelar Gerakan Pangan Murah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Politik Beras ala Emak-emak</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/03/02/politik-beras-ala-emak-emak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Mar 2024 00:58:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[FH UNISSULA CORNER]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[SUARA Anda]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Unissula]]></category>
		<category><![CDATA[Bayu Krisnamurthi]]></category>
		<category><![CDATA[beras]]></category>
		<category><![CDATA[bulog]]></category>
		<category><![CDATA[Direktur Utama Bulog]]></category>
		<category><![CDATA[Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=402185</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Dr Ira Alia Maerani BERAS LANGKA. Dua kata kunci ini membuat para emak-emak bergidik. Bagaimana tidak? Emak alias Ibu yang mempersonifikasi tokoh yang paling bertanggung jawab terhadap logistik keluarga, tentu saja dibuat bingung pusing tujuh keliling. Langkanya beras diperparah dengan melambungnya harga, tentu saja membuat para emak ini memanajemen kembali keuangan keluarga dan waktu, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/02/politik-beras-ala-emak-emak">Politik Beras ala Emak-emak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>Oleh: Dr Ira Alia Maerani</strong></span></p>
<p><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-402188 alignleft" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/03/WhatsApp-Image-2024-03-01-at-22.42.51-1.jpeg" alt="" width="150" height="216" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/03/WhatsApp-Image-2024-03-01-at-22.42.51-1.jpeg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/03/WhatsApp-Image-2024-03-01-at-22.42.51-1-104x150.jpeg 104w" sizes="(max-width: 150px) 100vw, 150px" />BERAS LANGKA</strong>. Dua kata kunci ini membuat para emak-emak bergidik. Bagaimana tidak? Emak alias Ibu yang mempersonifikasi tokoh yang paling bertanggung jawab terhadap logistik keluarga, tentu saja dibuat bingung pusing tujuh keliling.</p>
<p>Langkanya beras diperparah dengan melambungnya harga, tentu saja membuat para emak ini memanajemen kembali keuangan keluarga dan waktu, dalam mempersiapkan ketersediaan stok beras di rumah. Filosofi jangan sampai kehabisan beras, membuat para emak itu berpikir berkali-kali lipat, agar kestabilan keluarga terjaga.</p>
<p>Kelangkaan beras ditandai dengan kosongnya ketersediaan beras di warung-warung terdekat. Indikasi kelangkaan beras juga nampak di ritel atau ritel departement store (mall), sudah terlihat sejak beberapa pekan terakhir.</p>
<p>Stok beras putih yang menjadi konsumsi rakyat kebanyakan, minim ketersediaan. Beras yang tersedia adalah beras hitam, beras merah yang berjenis organik. Tentu saja harganya berbeda jauh dengan beras putih.</p>
<p>Kelangkaan beras diberitakan oleh media sejak beberapa pekan terakhir. <em>CNN Indonesia</em> (21/2/2024), mengutip pernyataan Direktur Utama Bulog, Bayu Krisnamurthi, yang mengungkap masalah itu dipicu panen raya yang telat.<br />
<a href="https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20240221141044-92-1065485/bulog-buka-suara-soal-mahal-dan-langka-beras-meski-di-sentra-produksi"><em>https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20240221141044-92-1065485/bulog-buka-suara-soal-mahal-dan-langka-beras-meski-di-sentra-produksi</em></a>.</p>
<p>Langkah berikutnya, Bulog akan menjual beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan), sebagai bentuk intervensi kepada pasar.</p>
<p>Sehari sebelumnya, <em>suarabaru.id</em> (20/2/2024) memberitakan kunjungan Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan, ke Pasar Bulu, Kota Semarang, yang mendengarkan keluhan pedagang, tentang menipisnya stok beras.</p>
<p>Dia pun menjelaskan, pemicu kenaikan harga ini dikarenakan masih dalam awal musim tanam. Saat ini, beras premium dijual diharga Rp 85.000 per lima kilogram. <em><a href="https://suarabaru.id/2024/02/20/cek-stok-dan-harga-beras-di-pasar-bulu-mendag-jelaskan-penyebab-kenaikan-harga-pangan">https://suarabaru.id/2024/02/20/cek-stok-dan-harga-beras-di-pasar-bulu-mendag-jelaskan-penyebab-kenaikan-harga-pangan</a></em></p>
<p>Media tentu saja memberitakan fakta yang terjadi di masyarakat. Tidak ada maksud untuk membuat kegaduhan. Info ini dimanfaatkan masyarakat, khususnya pada emak, untuk berpikir dan bertindak, guna menjaga kestabilan dan ketahanan makanan pokok ini di tingkat keluarga. Langkah apa saja yang dapat dilakukan?</p>
<p><strong>Politik Beras Ala Emak</strong><br />
Pertama, kondisi kelangkaan beras dan melambungnya harga ini, membuat para emak melibatkan seluruh anggota keluarga untuk turut andil terlibat. Sisi positif yang dapat diambil adalah, melatih kepedulian anggota keluarga terhadap kondisi terkini.</p>
<p>Anak-anak maupun suami yang semula tidak pernah membeli beras karena Sang Ibu telah membeli tanpa dibatasi jumlahnya, saat ini dikerahkan &#8220;Sang Menteri Ketahanan Pangan&#8221; ini, untuk peduli terhadap kondisi terkini. Antre di toko atau kasir, menjadi pengalaman yang &#8220;seru&#8221; bagi mereka.</p>
<p>Mengesampingkan rasa malu dan gengsi. Mengeliminir budaya patriarki yang memosisikan urusan domestik adalah urusan para perempuan. Mengingat beras yang harus dibeli pun dijual terbatas. Beberapa gerai ritel membatasi, hanya boleh membeli satu kantong beras seberat 5 kg (kilogram) per hari per konsumen. Harganya pun melambung.</p>
<p>Politik kebijakan beras ala emak-emak ini bukannya tanpa dasar. Selain karena beras adalah kebutuhan pokok utama, juga karena akan dihadapkan pada kebutuhan religius, yakni membayar zakat fitrah di bulan Ramadan mendatang.</p>
<p>Zakat fitrah merupakan zakat wajib <em>fardhu ‘ain</em> bagi seluruh umat Islam. Tentu saja kebijakan untuk menjaga stok ketersediaan beras menjadi prioritas, selain prioritas-prioritas lainnya. Sehingga menjadi tanggung jawab seluruh anggota keluarga untuk bersama memikirkannya.</p>
<p>Kedua, mensosialisasikan kondisi ini kepada seluruh anggota keluarga, agar tidak bertindak mubazir dengan tidak menghabiskan makanan. Tindakan bijak yang dapat dilakukan, apabila terdapat nasi berlebih maka jangan dibuang. Bisa dimanfaatkan esok harinya, dengan menu nasi goreng.</p>
<p>Para emak pastinya sudah sangat piawai membuat nasi goreng nikmat, sehat dan bergizi dengan bumbu-bumbu alami, seperti bawang putih, bawang merah, garam, cabe. Tanpa menggunakan bumbu instan yang kental dengan penyedap, perasa dan pengawet.</p>
<p>Agar nasi awet (tidak basi), bisa dimasukkan kulkas terlebih dahulu. Nasi goreng bisa ditambahi dengan aneka protein, seperti telur, ayam suwir, daging, korned, bakso dan sebagainya. Termasuk yang tidak ketinggalan adalah aneka sayuran, agar mengandung serat dan protein nabati yang baik untuk kesehatan dan pencernaan tubuh.</p>
<p>Dasar yuridis untuk memanfaatkan sesuatu hingga bernilai dan bermanfaat optimal serta tidak bertindak mubazir, diatur dalam Alquran surat Al Isra’ Ayat 26. Ayat ini memerintahkan, agar kita memberikan sedekah (hak) kepada kerabat dekat dan fakir miskin serta orang yang dalam perjalanan. Termasuk perintah larangan menghambur-hamburkan harta secara boros.</p>
<p>Lebih lanjut, larangan untuk tidak bertindak boros, Allah perintahkan di dalam Alquran surat Al Isra’ Ayat 27. Pemboros itu adalah saudara setan, dan setan itu sangat ingkar kepada Tuhannya.</p>
<p>Ketiga, bertindak tidak panik, sabar dan berdoa. Adanya keyakinan bahwa Allah SWT sebagai Sang Khalik Maha Penolong, membuat para emak terus memanjatkan doa agar kondisi semakin membaik.</p>
<p>Teriring doa negara Indonesia menjadi negara yang <em>baldatun, thoyyibatun wa robbun ghofur</em> &#8212; negeri yang baik dengan <em>Robb</em> (Tuhan) yang Maha Pengampun &#8211;. Negeri yang memiliki kemakmuran di dunia dan akhirat. Negeri yang taat pada Allah SWT, dan terbebas dari penyakit termasuk penyakit lahiriah dan batiniah, terjamin keamanannya dan tidak terjebak pada kehidupan materialistik.</p>
<p>&#8212; <strong>Dr Ira Alia Maerani SH MH</strong>; <em>Dosen Fakultas Hukum Unissula Semarang</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/02/politik-beras-ala-emak-emak">Politik Beras ala Emak-emak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Satgas Pangan Polri Pastikan Ketersediaan Beras di Wilayah Jateng &#8211; DIY Aman</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/03/01/satgas-pangan-polri-pastikan-ketersediaan-beras-di-wilayah-jateng-diy-aman</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Mar 2024 05:39:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Aman]]></category>
		<category><![CDATA[beras]]></category>
		<category><![CDATA[jateng-diy]]></category>
		<category><![CDATA[Ketersediaan]]></category>
		<category><![CDATA[Pastikan]]></category>
		<category><![CDATA[POLRI]]></category>
		<category><![CDATA[Satgas pangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=402028</guid>

					<description><![CDATA[<p>YOGYAKARTA (SUARABARU.ID) &#8211; Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri wilayah Jateng dan DIY memastikan ketersediaan stock beras aman. Hal ini disampaikan Katim Satgas Pangan Polri wilayah Jateng dan DIY, Kombes Pol Eka Mulyana berdasarkan monitoring dan pengecekan di beberapa pasar di wilayah Yogyakarta pada Kamis (29/2/2024). &#8220;Kami telah melakukan pengecekan di Pasar Tradisional, diantaranya di Pasar [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/01/satgas-pangan-polri-pastikan-ketersediaan-beras-di-wilayah-jateng-diy-aman">Satgas Pangan Polri Pastikan Ketersediaan Beras di Wilayah Jateng &#8211; DIY Aman</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>YOGYAKARTA (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri wilayah Jateng dan DIY memastikan ketersediaan stock beras aman.</p>
<p>Hal ini disampaikan Katim Satgas Pangan Polri wilayah Jateng dan DIY, Kombes Pol Eka Mulyana berdasarkan monitoring dan pengecekan di beberapa pasar di wilayah Yogyakarta pada Kamis (29/2/2024).</p>
<p>&#8220;Kami telah melakukan pengecekan di Pasar Tradisional, diantaranya di Pasar Bringharjo, Pasar Krangan, Pasar Demangan dan Pasar Prawirotaman maupun retail di wilayah Yogyakarta,&#8221; kata Eka.</p>
<p>Ia mengatakan, untuk harga beras relatif stabil dan kecenderungan mengalami tren penurunan. Demikian halnya di Pasar Johar Semarang Jateng juga mengalami tren penurunan untuk harga beras. Sedangkan untuk stok beras dipastikan akan aman kedepannya.</p>
<p>Eka menambahkan, tren penurunan harga beras ini didasari atas penurunan harga beli gabah kering dari petani. &#8220;Selain dari menurunnya harga beli gabah kering dari petani, tren penurunan harga beras dikarenakan adanya rencana panen raya padi yang diprediksi terjadi di bulan Maret, disamping telah terlewatinya dampak Elnino,&#8221; ujar Eka.</p>
<p>Eka menyampaikan, bahwa importasi beras SPHP saat ini sudah sampai di pelabuhan dan sedang dalam proses pengiriman ke Kanwil Bulog Jateng dan DIY.</p>
<p>&#8220;Secara umum dengan adanya defisit produksi padi, hal ini terus ditindaklanjuti oleh Satgas Pangan Polri, diantaranya dengan memastikan ketersediaan dan kelancaran pendistribusian beras. Pemantauan yang dilakukan satgas pangan pusat bekerja sama dengan satgas pangan daerah tidak hanya di gudang Bulog, namun dilakukan juga di pelabuhan tempat pembongkaran. Hingga saat ini terlihat stok di gudang Bulog mencukupi,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Dengan prediksi panen raya tersebut, diharapkan akan menambah stock gabah yang berdampak pada ketersediaan beras yang melimpah dan berimplikasi pada penurunan harga beras di pasaran,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>&#8220;Kami mengimbau kepada masyarakat Jateng dan DIY agar tetap tenang akan ketersediaan beras, karena stok beras dipastikan aman,&#8221; pungkasnya.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/01/satgas-pangan-polri-pastikan-ketersediaan-beras-di-wilayah-jateng-diy-aman">Satgas Pangan Polri Pastikan Ketersediaan Beras di Wilayah Jateng &#8211; DIY Aman</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemprov Jateng Buat Gerakan Pangan Murah untuk Stabilkan Inflasi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/02/28/pemprov-jateng-buat-gerakan-pangan-murah-untuk-stabilkan-inflasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Feb 2024 10:52:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[beras]]></category>
		<category><![CDATA[bulog]]></category>
		<category><![CDATA[gpm]]></category>
		<category><![CDATA[harga]]></category>
		<category><![CDATA[imflasi]]></category>
		<category><![CDATA[jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Nana Sudjana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=401705</guid>

					<description><![CDATA[<p>KOTA MUNGKID (SUARABARU.ID) &#8211; Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) menggelar gerakan pangan murah (GPM) sebanyak 100 kali hingga Idul Fitri 2024 mendatang. Program GPM dibuat Pemprov Jateng guna menstabilkan inflasi dan menurunkan harga beras di pasaran. &#8220;Sampai saat ini sudah terealisasi 72 kegiatan GPM,&#8221; kata Pj Gubernur Jateng, Nana Sudjana usai meninjau kegiatan Gerakan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/02/28/pemprov-jateng-buat-gerakan-pangan-murah-untuk-stabilkan-inflasi">Pemprov Jateng Buat Gerakan Pangan Murah untuk Stabilkan Inflasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA MUNGKID (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) menggelar gerakan pangan murah (GPM) sebanyak 100 kali hingga Idul Fitri 2024 mendatang.</p>
<p>Program GPM dibuat Pemprov Jateng guna menstabilkan inflasi dan menurunkan harga beras di pasaran.</p>
<p>&#8220;Sampai saat ini sudah terealisasi 72 kegiatan GPM,&#8221; kata Pj Gubernur Jateng, Nana Sudjana usai meninjau kegiatan Gerakan Pasar Murah di halaman Kantor Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, Rabu 28 Februari 2024.</p>
<p>Dia melanjutkan hingga kini sejumlah harga sembako mengalami kenaikkan signifikan.</p>
<p>Ia menyebutkan, harga beras medium sekitar Rp15 ribu sampai Rp16 ribu, dan beras premium kisaran Rp19 ribu sampai Rp20 ribu. Selain itu, harga komoditas cabai, telur, dan daging juga fluktuatif.</p>
<p>Dikatakan dia, tujuan GPM ini selain menstabilkan inflasi, juga  membantu keterjangkauan masyarakat untuk membeli bahan-bahan pangan.</p>
<p>Sebab, harga komoditas di GPM lebih murah jika dibandingkan dengan harga di pasar, karena Pemprov Jateng memberikan subsidi transportasi kepada para vendor.</p>
<p>Setidaknya ada 13 vendor yang dilibatkan dalam GPM di Kabupaten Magelang. Mereka menyediakan bahan pangan berupa beras, gula, minyak goreng, ayam potong, telur, hingga tepung.</p>
<p>Misalnya Bulog Cabang Magelang semula menyediakan stok 6 ton beras. Setelah melihat antusias masyarakat, Bulog kemudian menambah stok 2 ton, jadi total 8 ton beras SPHP dari Bulog.</p>
<p>Kemudian ada stok beras yang dijual oleh Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) setempat sekitar 2 ton.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah pelaksanaan GPM tadi cukup ramai. Ini terus akan kita gelorakan, tidak hanya Provinsi, tetapi mungkin nanti dari kabupaten/kota melakukan hal sama,&#8221; kata Nana.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah Dyah Lukisari menambahkan, pemilihan Kabupaten Magelang sebagai lokasi Gerakan Pasar Murah (GPM) dikarenakan daerah itu pernah masuk dalam kategori indeks perkembangan harga (IPH) tinggi.</p>
<p>&#8220;Selain itu menjadi salah satu daerah dari 17 kabupaten dengan kemiskinan ekstrem di Jawa Tengah,&#8221; katanya.</p>
<p>Salah seorang warga Mungkid, Ani mengaku, gerakan pasar murah itu sangat membantu sekali untuk kalangan menengah ke bawah.</p>
<p>&#8220;Sekarang harga beras minimal Rp15 ribu bahkan bisa lebih. Adanya pasar murah begini dengan harga Rp10.900 perkilogram sangat menghemat sekali untuk belanja,&#8221; kata dia.</p>
<p>Ia berharap, pemerintah bisa menurunkan dan menstabilkan harga bahan pokok.</p>
<p><strong>Diaz Aza</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/02/28/pemprov-jateng-buat-gerakan-pangan-murah-untuk-stabilkan-inflasi">Pemprov Jateng Buat Gerakan Pangan Murah untuk Stabilkan Inflasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>