<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bayern Muenchen Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/bayern-muenchen/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Fri, 15 May 2026 07:27:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Bayern Muenchen Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kvaratskhelia, Mutiara yang Makin Menemukan Makna</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/05/16/kvaratskhelia-mutiara-yang-makin-menemukan-makna</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 May 2026 10:00:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[arsenal]]></category>
		<category><![CDATA[Bayern Muenchen]]></category>
		<category><![CDATA[Khvicha Kvaratskhelia]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Champions]]></category>
		<category><![CDATA[Liverpool]]></category>
		<category><![CDATA[Partai Pamungkas]]></category>
		<category><![CDATA[PSG]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=559733</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // dialah senyatanya/ mutiara tersembunyi/ dari “antah berantah” sepak bola/ berproses mematangkan diri/ di liga-liga dunia/ akankah dia menemukan makna/ sebagai sang penentu/ dan legenda?// (Sajak “Kvaratskhelia’’, 2026) PARTAI pamungkas Liga Champions 2026 di Budapest, Hongaria, akhir bulan ini akan mengetengahkan aneka “pertunjukan” sepektakuler. Dua klub yang berlaga mewakili berbagai ceritera [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/05/16/kvaratskhelia-mutiara-yang-makin-menemukan-makna">Kvaratskhelia, Mutiara yang Makin Menemukan Makna</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-559735 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/05/logo-bola-bola-1.jpg" alt="" width="393" height="91" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/05/logo-bola-bola-1.jpg 393w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/05/logo-bola-bola-1-150x35.jpg 150w" sizes="(max-width: 393px) 100vw, 393px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// dialah senyatanya/ mutiara tersembunyi/ dari “antah berantah” sepak bola/ berproses mematangkan diri/ di liga-liga dunia/ akankah dia menemukan makna/ sebagai sang penentu/ dan legenda?//</em><br />
<strong>(Sajak “Kvaratskhelia’’, 2026)</strong></p>
<p><strong>PARTAI</strong> pamungkas Liga Champions 2026 di Budapest, Hongaria, akhir bulan ini akan mengetengahkan aneka “pertunjukan” sepektakuler. Dua klub yang berlaga mewakili berbagai ceritera tentang nama besar, kualitas, eksotika sepak bola, dan impresivitas. Para bintang yang bertebaran di dua tim finalis itu, serta proyeksi taktik apa yang akan disuguhkan oleh dua pelatih eksepsional yang ada di balik performa tim, Luis Enrique dari Paris St Germain, dan Mikel Arteta dari Arsenal.</p>
<p>Yang tak kalah menyita perhatian, kini nama &#8212; yang agak sulit dieja dan dilafalkan &#8212; Khvicha Kvaratskhelia ikut masuk dalam daftar keniscayaan keelokan partai final. Dia bisa menjadi pembeda.</p>
<p>Siapa Khvicha Kvaratskhelia?</p>
<p>Ya, dari negeri yang dianggap “antah berantah” dalam sepak bola, siapakah nama-nama yang tercatat mendunia dan mencercahkan cahaya?</p>
<p>Dulu mungkin layak disebut George Oppung Weah, peraih Ballon d’Or 1995 dari Liberia, yang dimatangkan di Paris St Germain dan AC Milan dengan performa individual yang superlatif. Dan, kini, dari Georgia, selama tiga tahun terakhir muncul nama fenomenal yang dipercaturkan kalangan sepak bola elite: Khvicha Kvaratskhelia. Boleh dibilang, dia adalah pemain terbesar Georgia sepanjang masa.</p>
<p>Selama memperkuat Napoli (2022-2025), dia berkembang di bawah pelatih Luciano Spaletti. Kini dia menjadi andalan Paris St Germain dalam polesan Luis Enrique. Aksi-aksinya menerbitkan “teror” ketakutan bagi pertahanan lawan. Dribelnya tak terhentikan, umpan silangnya memanjakan, <em>skill</em>-nya yang di atas rata-rata adalah ancaman bagi para pemain belakang. Pergerakan tanpa bolanya juga efektif.</p>
<p>Tak berlebihan, Khvicha disebut-sebut mampu mengubah jalannya pertandingan. Legenda Edgar Davids tak ragu memosisikannya sebagai pemain sayap terbaik dunia saat ini.</p>
<p>Dia menjadi “pertunjukan” paling memukau di setiap fase Liga Champions musim ini. Aksi-aksi Kvaratskhelia diharapkan memuncak di partai final, akhir bulan ini.</p>
<p>Publik sepak bola akan tersuguhi determinasi, dribel eksepsional, manuver-manuver tak terbendung ketika menusuk dari sayap, dan keindahan teknik gol melengkung yang presisi. Dia benar-benar menjadi pembeda.</p>
<p>Seharusnya ada Lamine Yamal, yang bahkan memberi harapan lebih besar, tetapi Barcelona sudah tersisih di babak perempat final dari Atletico Madrid. Kini posisi Yamal dalam bursa Ballon d’Or 2026 juga ada di bawah peluang Kvaratskhelia. Apalagi dia masih berkeniscayaan membawa PSG mempertahankan gelar.</p>
<p><strong>“Kvaradona”</strong><br />
Ketika masih memperkuat Napoli, dia dijuluki Kvaradona, karena gaya dribel yang menyerupai kehebatan legenda “Sang Dewa” Napoli, Diego Armando Maradona. Di Napoli, sejauh ini yang disebut sebagai legenda penerus Maradona adalah Gianfranco Zola yang pernah mendapat julukan mediatika, “Marazola”.</p>
<p>Seperti yang dipertunjukkan dalam semifinal <em>leg</em> pertama melawan Bayern Munchen, Kvaratskhelia benar-benar unjuk kemampuan. Areal operasinya di sektor sayap kiri dengan dribel tak terhentikan mengobrak-abrik pertahanan Bayern Muenchen. Akurasi umpan dan gol presisinya memperlihatkan kelas sebagai pemain dunia.</p>
<p>Di bawah arahan Enrique, Kvaratskhelia makin matang dalam berkontribusi ke tim. Dia mencatat rekor sebagai pemain PSG pertama yang menciptakan gol di empat laga beruntun fase gugur Liga Champions.</p>
<p>Kvaratskhelia membuat satu gol dalam kemenangan PSG 2-0 atas Liverpool di <em>leg</em> pertama perempatfinal Liga Champions, 9 April lalu. Dia menyambar umpan terobosan, melewati bek dan kiper lawan, lalu mengirim bola ke gawang yang kosong. Aksi-aksinya ketika menghancurkan Bayern Muenchen juga memperlihatkan kematangan yang luar biasa.<br />
Dia “mutiara” yang makin menemukan makna dan peran.</p>
<p><strong>Tiga Kali Man of the Match</strong><br />
Kvaratskhelia menjadi pemain pertama PSG yang mencetak empat gol di empat laga beruntun fase gugur Liga Champions. Rinciannya, satu gol ke gawang AS Monaco pada <em>leg</em> kedua <em>playoff</em> babak 16 besar, tiga gol di dua <em>leg</em> 16 besar kontra Chelsea, lalu satu gol ke gawang Liverpool di<em> leg</em> pertama perempatfinal.</p>
<p>Dia meraih trofi <em>Man of the Match</em> dari tiga laga terakhir di Liga Champions. “Pemain sayap yang lincah itu menciptakan beberapa peluang, juga memberikan beberapa kontribusi defensif yang baik,” tulis UEFA Technical Observer Group. Di sepanjang Liga Champions musim ini, Khvicha Kvaratskhelia sudah mengemas total 10 gol dan empat <em>assist</em> dari 12 laga. Artinya, rata-rata setiap satu laga dia menyumbang satu G/A alias gol atau <em>assist</em>.</p>
<p>Dia menjadi andalan PSG sejak kedatangannya di musim dingin 2025 dari Napoli. Sayap kiri 25 tahun itu total sudah mengemas 21 gol dan 16 <em>assist</em> dari 71 laga di seluruh ajang.</p>
<p>Pemain Georgia kelahiran 12 Februari 2000 itu diperkirakan bakal semakin matang bersama Les Parisiens, dan apabila bisa mempertahankan trofi Si Kuping Besar musim ini, bukan tidak mungkin penghargaan individual yang lebih luas bisa dia raih.</p>
<p>Memang ada Harry Kane yang menjadi mesin gol Bayern Muenchen, atau bintang-bintang muda yang bersinar seperti Michael Olise (Bayern), Lamine Yamal (Barcelona), Desire Doue (PSG), atau Ousmane Dembele (PSG) yang juga tetap produktif, namun pemain kelahiran Tbilisi ini benar-benar mengukuhkan peran sebagai pengubah jalannya pertandingan bagi PSG.</p>
<p>Bisakah Khchiva Kvaratskhelia unjuk kehebatan di final liga Champions nanti? Pelatih Arsenal Mikel Arteta pasti telah menyiapkan taktik untuk mereduksi peran eks pemain Rubin Kazan ini. Dan, justru pada momen ini akan muncul pertunjukan menarik: seberapa kreatif Sang Kvaradona mampu mengatasi semua aral dengan kematangannya?</p>
<p><strong>&#8212; Amir Machmud NS</strong>, <em>wartawan <a href="http://Suarabaru.Id">Suarabaru.Id</a></em><strong> &#8212;</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/05/16/kvaratskhelia-mutiara-yang-makin-menemukan-makna">Kvaratskhelia, Mutiara yang Makin Menemukan Makna</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Harry Kane, Sensasi Rekor dalam Penantian Takdir Trofi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/03/23/harry-kane-sensasi-rekor-dalam-penantian-takdir-trofi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Mar 2024 10:00:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bayern Muenchen]]></category>
		<category><![CDATA[Danny Murphy]]></category>
		<category><![CDATA[Euro 2021]]></category>
		<category><![CDATA[Harry Edward Kane]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Champions]]></category>
		<category><![CDATA[Lionel Messi]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Robert Lewandowski]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[The Lilywhite]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=405937</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // siapa bertakdir juara/ siapa pula yang harus menjemputnya?/ sepak bola seutuh fisik dan keyakinan/ dan, hanya dengan sikap/ seseorang berjalan menuju impian// (Sajak &#8220;Pilihan Harry Kane&#8221;, 2024) KOSMOLOGI takdir tampaknya tak bisa dihindarkan dalam percaturan capaian prestasi seorang olahragawan. Dia menyatu di antara ikhtiar pembajaan diri, kenaturalan bakat, sikap profesional, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/23/harry-kane-sensasi-rekor-dalam-penantian-takdir-trofi">Harry Kane, Sensasi Rekor dalam Penantian Takdir Trofi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-405939 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/03/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107.jpg" alt="" width="400" height="107" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/03/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/03/BOLA-BOLA-LOGO-1-150x40.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/03/BOLA-BOLA-LOGO-1.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// siapa bertakdir juara/ siapa pula yang harus menjemputnya?/ sepak bola seutuh fisik dan keyakinan/ dan, hanya dengan sikap/ seseorang berjalan menuju impian//</em><br />
<strong>(Sajak &#8220;Pilihan Harry Kane&#8221;, 2024)</strong></p>
<p><strong>KOSMOLOGI</strong> takdir tampaknya tak bisa dihindarkan dalam percaturan capaian prestasi seorang olahragawan.</p>
<p>Dia menyatu di antara ikhtiar pembajaan diri, kenaturalan bakat, sikap profesional, dan ketepatan lingkungan; membentuk ekosistem yang &#8220;kaffah&#8221;, baik fisik maupun spiritual.</p>
<p>Bayangkanlah misalnya, untuk pesepak bola sekualitas Harry Edward Kane, pensiun tanpa berkesempatan mengangkat trofi pastilah bakal menjadi sesal yang tak tertanggungkan.</p>
<p>Nama besar, siapa yang meragukan?</p>
<p>Rentetan gol bukti produktivitas, siapa yang mengingkari?</p>
<p>Pengaruh sebagai kapten, baik untuk Tottenham Hotspur maupun tim nasional Inggris, bukankah berkapasitas mumpuni?</p>
<p>Yang belum Kane sentuh hanya piala. Belum sekalipun sepanjang waktu bersama <em>The Lilywhite</em> dia merasakan keindahan mahkota juara. Spurs sering mengejutkan dan memorakporandakan konstelasi tim-tim &#8220;4 besar&#8221; Liga Primer, bahkan pernah melaju ke final Liga Champions 2019; namun impresivitas itu mentok menjadi realitas tim medioker yang gagal meraih gelar.</p>
<p>Di level internasional, paling jauh, sebagai kapten Kane mengantar timnas Inggris di urutan keempat Piala Dunia 2018, dan<em> runnner up</em> Euro 2021.</p>
<p>Maka ketika musim ini menerima pinangan Bayern Muenchen, Harry Kane dinilai memilih arah yang tepat. Dia diperkirakan bakal membawa produktivitas <em>Die Roten</em> mengkilas balik era Robert Lewandowski. Klub bertradisi juara di Bundesliga itu juga akan memberinya peluang sensasi membelai piala.</p>
<p>Laga demi laga dia lalui dengan kegembiraan mencetak gol. Bahkan hingga pekan kemarin, secara luar biasa Kane memperbarui rekor Uwe Seeler yang membukukan 30 gol pada musim pertamanya sebagai debutan Bundesliga pada 1964. Kane membendaharakan 31 gol.</p>
<p>Satu rekor lagi berpotensi dia pertajam, yakni milik Lewandowski yang mengukir 41 gol dalam semusim. Masih banyak sisa laga yang bisa dimanfaatkan untuk unjuk ketajaman.</p>
<p>Catatan subur itu pernah dia buat dengan menggelontorkan 30 gol dalam semusim bersama The Spurs.</p>
<p><strong>Fenomena Takdir</strong><br />
Berbeda dari Lewandowski, Harry Kane bagai tertakdirkan tak berkesempatan meraih trofi-trofi<em> mainstream.</em> Benarkah demikian?</p>
<p>Keputusan hijrah ke Muenchen ketimbang menerima pinangan Manchester United adalah gambaran konsiderans bahwa peluang meraih trofi akan lebih terbuka.</p>
<p>Lewy memang lebih beruntung, karena bersama Bayern dan klub sebelumnya &#8212; Borussia Dortmund dan Lech Poznan &#8212; bisa membendaharakan gelar-gelar penting, bahkan ke level Eropa dan Piala Dunia Antarklub. Pada 2020, pria Polandia itu juga mendapat anugerah individial sebagai Pemain Terbaik FIFA.</p>
<p>Membobol gawang lawan seolah-olah sedemikian mudah bagi Lewandowski. Gol-gol dan assists yang dia bukukan bersama Barcelona sekarang menggambarkan Lewy dilahirkan sebagai &#8220;manusia gol&#8221;.</p>
<p>Kane pun seperti semudah dan sesimpel itu mencetak gol dari sudut-sudut peluang yang menegaskan keoportunisan. Sungguh alamiah. Dia pernah diperkirakan hanya merupakan &#8220;one season star&#8221;, namun telah membuktikan konsistensi selama bermusim-musim bersama Spurs dan Bayern sekarang.</p>
<p>Tampaknya dia memilih langkah tepat berada di lingkungan Bayern, sama dengan Lewy sebelum ini. Bila saatnya tiba untuk merasakan predikat juara, maka saat itu akan mengakhiri penantian panjang yang bagai tak berujung.</p>
<p><strong>Menjemput Takdir</strong><br />
Saya memercayai takdir sebagai pengiring kehidupan manusia, kosmologi spiritualitas yang kadang tak terbaca tetapi diyakini kebenarannya.</p>
<p>Bukankah kita ingat, Lionel Messi bagai menjemput takdir ketika meraih Piala Dunia di Qatar pada 2022? Justru di saat usianya sudah bergulir ke senjakala, dan ketika dianggap bakal tak kuasa bersaing di antara kesegaran para rival muda.</p>
<p>Dalam perspektif yang berbeda, dalam usia 31, Harry Kane hadir untuk menjemput dan merayakan takdirnya di Bundesliga. Di Liga Primer boleh gagal, namun dia punya berkemungkinan panggilan kesukseaan di Liga Jerman.</p>
<p>Kalaupun musim ini langkah Bayern terhalang oleh impresivitas Bayer Leverkusen di bawah pelatih muda Xabi Alonso (sementara ini meraih poin 60 dibanding 70 dari 26 laga), saya berkeyakinan dia punya peluang lebih kuat untuk meraih puncak di Bundesliga ketimbang impian tanpa ujung di Liga Primer.</p>
<p>Simaklah kata Danny Murphy, pundit <em>Match of the Day</em> pada awal kemonceran Kane di London, pada dekade silam. &#8220;Saya merasa kesulitan untuk melihat kelemahan permainan anak itu&#8230;&#8221;</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>; <em>wartawan <a href="https://suarabaru.id">suarabaru.id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/23/harry-kane-sensasi-rekor-dalam-penantian-takdir-trofi">Harry Kane, Sensasi Rekor dalam Penantian Takdir Trofi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tak Sesederhana Itu Menemukan Arsitek Pengubah Keadaan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/03/09/tak-sesederhana-itu-menemukan-arsitek-pengubah-keadaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Mar 2024 10:00:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[barcelona]]></category>
		<category><![CDATA[Bayern Muenchen]]></category>
		<category><![CDATA[Eric ten Hag]]></category>
		<category><![CDATA[Juergen Klopp]]></category>
		<category><![CDATA[Julien Nagelsman]]></category>
		<category><![CDATA[Liverpool]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester United]]></category>
		<category><![CDATA[Thomas Tuchel]]></category>
		<category><![CDATA[Xavi Hernandez]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=403519</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // semua berlomba/ mencari dan menemukan sang pencerah/ hari ini mencercah harapan/ esok bisa meluncur ke keterpurukan/ semua berpacu merajut terang cahaya// (Sajak &#8220;Sang Peracik Taktik&#8221;, 2024) BEGITULAH manajemen klub-klub sepak bola berburu peracik taktik. Sebegitu rumitkah mendapatkan pelatih yang awet dan dipercaya mendampingi pemain? Lebih gampang memvonis kegagalan seorang pelatih [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/09/tak-sesederhana-itu-menemukan-arsitek-pengubah-keadaan">Tak Sesederhana Itu Menemukan Arsitek Pengubah Keadaan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-403548 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/03/BOLA-BOLA-LOGO-400x107.jpg" alt="" width="400" height="107" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/03/BOLA-BOLA-LOGO-400x107.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/03/BOLA-BOLA-LOGO-150x40.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/03/BOLA-BOLA-LOGO.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// semua berlomba/ mencari dan menemukan sang pencerah/ hari ini mencercah harapan/ esok bisa meluncur ke keterpurukan/ semua berpacu merajut terang cahaya//</em><br />
<strong>(Sajak &#8220;Sang Peracik Taktik&#8221;, 2024)</strong></p>
<p><strong>BEGITULAH</strong> manajemen klub-klub sepak bola berburu peracik taktik. Sebegitu rumitkah mendapatkan pelatih yang awet dan dipercaya mendampingi pemain?</p>
<p>Lebih gampang memvonis kegagalan seorang pelatih hanya dari performa yang tak menjanjikan di sejumlah laga, lalu memastikan memecatnya; lalu terburu-buru mencari penggantinya, lalu tak jarang sebegitu cepat harus berburu lagi&#8230;</p>
<p>Tak sedikit manajemen klub yang tidak matang berpikir tentang risiko spekulasi. Sepintas tampak cocok dari kalkulasi reputasi dan harapan, atau diperkirakan sebagai figur tepat pengganti; namun bukankah sejatinya pelatih dihadapkan pada dua hamparan?</p>
<p>Ya, antara cocok dan kemelesetan, antara ekspektasi dan realitas, antara <em>chemistry</em> dan telepati hati yang sulit bertaut. Apalagi ketika sudah terkait dengan keyakinan filosofi.</p>
<p>Hari-hari ini, setidak-tidaknya empat klub besar berancang-ancang ganti nakhoda. Bayern Muenchen diperkirakan mengakhiri kontrak Thomas Tuchel yang belum lama menggantikan Julien Nagelsman, Manchester United mencari pembanding untuk Eric Ten Hag, sementara dua klub lain sudah pasti ditinggalkan pelatihnya: Liverpool bakal kehilangan Juergen Klopp, Barcelona harus rela melepas Xavi Hernandez. Padahal, dua klub tersebut sebenarnya &#8220;baik-baik saja&#8221;.</p>
<p>Pada saat yang sama, mengapung nama-nama calon yang digadang-gadang sejumlah klub. Xabi Alonso yang menukangi Bayer Leverkusen dengan rekor kinclong dari 33 laga, berada di <em>rating</em> tertinggi. Selain Bayern, Alonso diincar Liverpool dan Barcelona. Bahkan Mikael Arteta yang sedang dalam fase impresif bersama Arsenal juga masuk dalam radar idaman.</p>
<p>Terdapat pula Roberto de Zerbi yang memoncerkan Brighton and Hove Albion, lalu si genius Zinedine Zidane yang sedang tak bekerja di klub mana pun. Hansi Flick, Antonio Conte, Jose Mourinho, Stevan Gerrard dan Ole Gunnar Solskjaer juga masuk di bursa incaran.</p>
<p><strong>Faktor &#8220;Kecocokan&#8221;</strong><br />
Dalam khazanah manajemen kepelatihan, faktor &#8220;kecocokan&#8221; berandil besar untuk sebuah kisah sukses. Faktor ini bisa dibentuk oleh banyak hal. Kekuatan pendekatan kepemimpinan, karisma, kreativitas taktik, ketepatan rekrutmen pemain, serta pengenalan sejarah dan filosofi klub.</p>
<p>Visi penerapan taktik jelas membutuhkan <em>supporting</em> materi pemain. Dia butuh pemain bertipe apa dalam penerjemahan skema taktiknya? Karakter yang seperti apa? Tentu ini juga terkait dengan keyakinan filosofis ketika pelatih mengusung visi tertentu.</p>
<p>Sir Alex Ferguson, Arsene Wenger, dan Pep Guardiola adalah sebagian pelatih yang mendapat kemewahan dari sisi kepercayaan waktu untuk menerjemahkan &#8220;ideologi&#8221; sepak bolanya. Bandingkan dengan rata-rata pelatih yang begitu mudah diberhentikan karena hasil-hasil kurang memuaskan.</p>
<p>Padahal, bukankah waktu pula yang akan membantu menentukan untuk menemukan stabilitas sentuhan sang pengubah keadaan?</p>
<p>Liverpool sukses bangkit setelah menemukan Juergen Klopp sebagai &#8220;sang pencerah&#8221;. Barcelona sebenarnya juga mulai <em>establish</em> di tangan Xavi Hernandez setelah sempat terpuruk di bawah Ronald Koeman. Akan tetapi, masalahnya, yang menghendaki mundur justru kedua pelatih itu sendiri.</p>
<p>Bayern Muenchen-lah yang rupanya terongrong oleh pasang naik Bayer Leverkusen. Apakah faktornya hanya ada pada Thomas Tuchel dan Xabi Alonso? Atau ini sesungguhnya gambaran rivalitas antara jiwa <em>status quo</em> dan spirit <em>challenger</em>?</p>
<p>Hari-hari menuju ke penobatan peracik skema di sejumlah klub menjadi semacam keputusan penghakiman yang mendebarkan, sekaligus penuh spekulasi harapan. Siapa yang meneruskan Klopp di Anfield? Siapa pengganti Xavi di Camp Nou? Siapa yang mendampingi FC Hollywood di Muenchen? Apakah Ten Hag bakal mengamankan waktu di Old Trafford?</p>
<p>Spekulasinya: akan adakah &#8220;kecocokan&#8221;, tautan telepati, dan <em>chemistry</em> yang tertakdirkan?</p>
<p>&#8212;<strong> Amir Machmud NS</strong>; <em>wartawan <a href="https://suarabaru.id">suarabaru.id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/09/tak-sesederhana-itu-menemukan-arsitek-pengubah-keadaan">Tak Sesederhana Itu Menemukan Arsitek Pengubah Keadaan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jiwa-jiwa yang Bergelora, Hati yang Menguncup dan Merana</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/04/29/jiwa-jiwa-yang-bergelora-hati-yang-menguncup-dan-merana</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Apr 2023 10:00:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[barcelona]]></category>
		<category><![CDATA[Bayern Muenchen]]></category>
		<category><![CDATA[Liverpool]]></category>
		<category><![CDATA[Mohamed Salah]]></category>
		<category><![CDATA[napoli]]></category>
		<category><![CDATA[Sadio Mane]]></category>
		<category><![CDATA[Senegal]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=333328</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // tengoklah jiwa-jiwa bergelora/ hasrat membuncah/ hati yang menguncup merana/ di relung-relung sepak bola&#8230;// (Sajak &#8220;Sejuta Rasa&#8221;, 2023) SADIO Mane baru saja tersadar, habitatnya bukanlah di Allianz Arena, bukan di Muenchen, bukan di antara para kesatria Die Roten. Rupanya, hati Mane tak tertangkup di komunitas baru itu. Dia berselisih dengan Thomas [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/04/29/jiwa-jiwa-yang-bergelora-hati-yang-menguncup-dan-merana">Jiwa-jiwa yang Bergelora, Hati yang Menguncup dan Merana</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-333324 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/04/BOLA-BOLA-LOGO-4.jpg" alt="" width="681" height="183" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/04/BOLA-BOLA-LOGO-4.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/04/BOLA-BOLA-LOGO-4-400x107.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/04/BOLA-BOLA-LOGO-4-150x40.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// tengoklah jiwa-jiwa bergelora/ hasrat membuncah/ hati yang menguncup merana/ di relung-relung sepak bola&#8230;//</em><br />
<strong>(Sajak &#8220;Sejuta Rasa&#8221;, 2023)</strong></p>
<p><strong>SADIO Mane</strong> baru saja tersadar, habitatnya bukanlah di Allianz Arena, bukan di Muenchen, bukan di antara para kesatria <em>Die Roten</em>.</p>
<p>Rupanya, hati Mane tak tertangkup di komunitas baru itu. Dia berselisih dengan Thomas Tuchel, dan perseteruannya dengan Leroy Sane menjadi gambaran betapa Mane masih &#8220;orang lain&#8221; di lingkungan elite Bayern Muenchen.</p>
<p>Pastilah sesal ia rasakan baru belakangan, bukan pada saat dengan gagah meninggalkan Anfield Road, bukan ketika ia merasa kurang cocok dengan Mohamed Salah, bukan pula karena pelatih Juergen Klopp mulai punya opsi nama penyerang lain seperti Diogo Jota, Darwin Nunez, atau Cody Gakpo.</p>
<p>Bukankah meskipun acapkali terjadi friksi, Mane dan Mo Salah adalah sepasang &#8220;rajawali Afrika&#8221; yang telah membuktikan kontribusi nyata buat Liverpool?</p>
<p>Hati bintang asal Senegal itu kini menguncup, jiwanya merana. Akankah habitat lamanya akan memanggil untuk kembali merasai gelora fans, &#8220;<em>You&#8217;ll never walk alone</em>?&#8221;</p>
<p>Sepak bola tak sepi dari jiwa, hati, dan rasa. Yang bahagia dan yang menguncup. Yang gundah dan yang merana.</p>
<p>Bahkan seorang seniman sekaliber Lionel Messi pun hari-hari ini sedang gelisah menunggu kepastian jalan: mungkinkah betul-betul terealisasi peluang kembali ke &#8220;rumah pusaka&#8221;, Barcelona? Semewah itu rumah baru di Paris St Germain, tak semembuncah itu hati dan hasratnya untuk mengarungi hari-hari indah.</p>
<p>Persoalan struktur gaji di Camp Nou menjadi kendala bagi kepulangannya, dan kini sedang dicarikan jalan keluar. Dia dihadapkan pada opsi-opsi di pengujung kebersamaan dengan PSG Juni nanti: perpanjangan kontrak, kembali ke Barca, memenuhi pinangan mewah Al Hilal di Liga Pro Saudi, atau bertualang ke MLS.</p>
<p>Dalam jiwanya, bergelora impian kembali ke Barcelona&#8230;</p>
<p><strong>Eric ten Hag</strong><br />
Di sudut yang lain, anak-anak Manchester City diliputi jiwa menggelora menyiapkan leg pertama semifinal Liga Champions melawan Real Madrid, 10 Mei mendatang.</p>
<p>Setelah Mei, dalam kegairahan kematangan permainan mereka menatap final Piala FA melawan seteru &#8220;merah&#8221; dari kota yang sama.</p>
<p>Ya, di tengah realitas betapa Manchester Biru dan Manchester Merah sedang dalam sebuah paradoks. Antara gairah dan nyala api, dengan gundah hati.</p>
<p>Ah, sekuncup itukah hati anak-anak Eric ten Hag menghadapi gambaran keperkasaan pasukan Pep Guardiola?</p>
<p>Seimbangkah &#8220;Derby Manchester&#8221; dengan fakta kekuatan saat ini? Ataukah dalam industri kompetisi sepak bola sekarang &#8220;teks&#8221; akan luruh di hadapan hasrat dan tekad?</p>
<p>Jago-jago<em> blunder</em> seperti Harry Maguire dan David de Gea boleh jadi akan menguncup di hadapan &#8220;ke-monster-an&#8221; Erling-Burt Haaland dan Kevin de Bruyne. Namun, ketika sedang dalam hari yang &#8220;normal&#8221;, bukankah keduanya adalah juga pahlawan-pahlawan yang sulit tertaklukkan?</p>
<p><strong>Sejuta Rasa</strong><br />
Sejuta rasa sedang mengembang di hampir semua liga yang menanti hari-hari penentuan.</p>
<p>Napoli bersama Luciano Spaletti tinggal menghitung hari untuk perayaan scudetto Liga Serie A yang &#8212; dari logika matematikanya &#8211;, takkan terlepas dari genggaman. Sudah 33 tahun menanti, Spaletti bersama anak-anak ajaibnya seperti Victor Osimhen, Kim Min-jae, dan Kvitcha Kvaratskhelia yang akan memecahkannya.</p>
<p>Barcelona pun menanti kembalinya trofi setelah lima tahun kering prestasi. Jiwa Xavi Hernandez membuncah sebagai sosok yang dinilai paling cocok setelah era gilang gemilang Pep Guardiola.</p>
<p>Perpacuan di Liga Primer agaknya sudah terbaca. Susah bagi Arsenal membangkitkan lagi konsistensi dari kejaran Manchester City. Bisa terbayangkan bagaimana gumpalan rasa di seputar Guardiola, Mikel Arteta, Martin Odegaard, Ryad Mahrez, atau Jack Grealish.</p>
<p>Di Tottenham Hotspur, di Newcastle United, Liverpool, Real Madrid, dan PSG, bayangkanlah berjuta rasa sedang merebak dalam tafsir-tafsir hasrat, bahagia, juga kecewa, dan merana.</p>
<p>Sepak bola, sebagai ladang perasaan manusia, membentangkan semuanya&#8230;</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>; <em>wartawan suarabaru.id, Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/04/29/jiwa-jiwa-yang-bergelora-hati-yang-menguncup-dan-merana">Jiwa-jiwa yang Bergelora, Hati yang Menguncup dan Merana</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>