<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>bank sampah Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/bank-sampah/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Mon, 11 May 2026 10:06:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>bank sampah Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pemberdayaan Masyarakat dalam Mengelola Sampah Rumah Tangga</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/05/11/pemberdayaan-masyarakat-dalam-mengelola-sampah-rumah-tangga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 May 2026 10:06:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[bank sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Mulya Sejahtera]]></category>
		<category><![CDATA[Pemberdayaan Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Pengabdian kepada Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Pilah Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=559057</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Semarang (USM), melakukan pemberdayaan masyarakat di Desa Plalangan, Gunungpati, Semarang, dengan kegiatan pilah sampah, di Bank Sampah Mulya Sejahtera, pada Minggu (10/5/2026). Tim PKM USM terdiri dari Ketua Prof Dr Ir Mudjiastuti Handajani MT, anggota Ir Istianah MT, Ir Diah Setyati Budiningrum MT, Hani Purwanti ST MT. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/05/11/pemberdayaan-masyarakat-dalam-mengelola-sampah-rumah-tangga">Pemberdayaan Masyarakat dalam Mengelola Sampah Rumah Tangga</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Semarang (USM), melakukan pemberdayaan masyarakat di Desa Plalangan, Gunungpati, Semarang, dengan kegiatan pilah sampah, di Bank Sampah Mulya Sejahtera, pada Minggu (10/5/2026).</p>
<p>Tim PKM USM terdiri dari Ketua Prof Dr Ir Mudjiastuti Handajani MT, anggota Ir Istianah MT, Ir Diah Setyati Budiningrum MT, Hani Purwanti ST MT.</p>
<p>Mereka berkolaborasi dengan Dosen Universitas Malaya Malaysia, Dr Erialdi Bin Syahrial dan dari Dinas Lingkungan Hidup Dr Ling Safrinal Sofaniadi ST MSi, serta mahasiswa Teknik Sipil USM, Muhammad Khoirul Huda dan Arien Zahra Salsabila.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/05/08/mahasiswa-ilkom-usm-gelar-edukasi-seksual-di-sd-kanisius-tlogosari-kulon">Mahasiswa Ilkom USM Gelar Edukasi Seksual di SD Kanisius Tlogosari Kulon</a></strong></p>
<p>Kegiatan itu dihadiri Ketua Bank Sampah Sri Mulyani SPd, dan Kepala Desa Plalangan, Prasetya Utomo. Menurut Prof Mudjiastuti, kegiatan PKM merupakan wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.</p>
<p>Program yang dirancang ini, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga, memanfaatkan potensi lingkungan sekitar, serta mendukung terwujudnya lingkungan yang sehat, bersih, dan berkelanjutan di Desa Plalangan.</p>
<p>&#8221;Dengan memilah antara sampah organik, anorganik, sampah B3, dan residu, serta menyalurkannya ke tempat pengelolaan yang tepat, kita turut berperan aktif dalam menjaga lingkungan kota, dan mewujudkan semarang bersih,&#8221; katanya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/05/08/98-mahasiswa-ftp-usm-perkuat-literasi-pangan">98 Mahasiswa FTP USM Perkuat Literasi Pangan</a></strong></p>
<p>Dia menambahkan, kebiasaan mencampur sampah organik dan anorganik, menyebabkan potensi daur ulang dan pemanfaatan sampah belum optimal. Padahal, teknologi sederhana berbasis masyarakat, dapat memberikan solusi nyata, seperti pilah sampah, yang mendorong kebiasaan membedakan sampah organik dan anorganik.</p>
<p>&#8221;Kami berharap, melalui kegiatan ini warga Desa Plalangan, tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga memiliki keterampilan nyata dalam mengelola sampah rumah tangga secara mandiri,&#8221; ungkapnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/05/11/pemberdayaan-masyarakat-dalam-mengelola-sampah-rumah-tangga">Pemberdayaan Masyarakat dalam Mengelola Sampah Rumah Tangga</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Tegal Resmikan Gerakan Kesemestaan Bank Sampah</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/12/23/wali-kota-tegal-resmikan-gerakan-kesemestaan-bank-sampah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Dec 2025 12:12:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[bank sampah]]></category>
		<category><![CDATA[kota-tegal]]></category>
		<category><![CDATA[walikota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=535956</guid>

					<description><![CDATA[<p>KOTA TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211; Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, bersama Wakil Wali Kota Tegal meresmikan Gerakan Kesemestaan Bank Sampah sekaligus Operasionalisasi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) 3R di TPST Slerok, Selasa (23/12) pukul 09.30 WIB. Kegiatan ini dihadiri oleh Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tegal Yuli Prasetiya, jajaran Forkopimda, Kepala Perangkat Daerah, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/12/23/wali-kota-tegal-resmikan-gerakan-kesemestaan-bank-sampah">Wali Kota Tegal Resmikan Gerakan Kesemestaan Bank Sampah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA TEGAL (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, bersama Wakil Wali Kota Tegal meresmikan Gerakan Kesemestaan Bank Sampah sekaligus Operasionalisasi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) 3R di TPST Slerok, Selasa (23/12) pukul 09.30 WIB.</p>
<p>Kegiatan ini dihadiri oleh Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tegal Yuli Prasetiya, jajaran Forkopimda, Kepala Perangkat Daerah, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Tegal, para camat dan lurah, kepala sekolah berprestasi, Ketua TP PKK Kota Tegal, penggiat lingkungan, pengurus Asosiasi Bank Sampah Indonesia (Asobsi) Kota Tegal, tokoh masyarakat, serta warga Kelurahan Slerok.</p>
<p>Plt Kepala DLH Kota Tegal menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya peresmian Gerakan Kesemestaan Bank Sampah dan beroperasinya TPST 3R di Kelurahan Slerok. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Tegal dalam memperkuat pengelolaan sampah dari sektor hulu dan tengah, tidak hanya berfokus pada pengolahan di tempat pemrosesan akhir.</p>
<p>Pada 2025, Kota Tegal berhasil meraih tujuh penghargaan lingkungan tingkat nasional, di antaranya Sekolah Adiwiyata Mandiri oleh UPTD SPF SMPN 14 dan SMPN 15, Sekolah Adiwiyata Nasional oleh UPTD SPF SMPN 1, SMPN 2, dan SMAN 4, Program Kampung Iklim (Proklim) kategori Utama oleh Kelurahan Kejambon dan kategori Madya oleh Kelurahan Slerok.</p>
<p>Selain itu, meningkatkan sarana dan prasarana di tiga TPST 3R, yakni TPST 3R Slerok, Prupuk Kunting, dan Jelerek, berupa penambahan mesin pencacah, conveyor, sumur panggang, serta peralatan pendukung lainnya. Peningkatan ini diharapkan mampu menurunkan volume timbulan sampah secara signifikan dan menghasilkan manfaat ekonomi serta energi terbarukan bagi masyarakat.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Asobsi Kota Tegal Santoso dalam sambutannya mengatakan bahwa &#8220;Kunci utama pengelolaan sampah bukanlah pada kecanggihan alat, melainkan pada kesadaran dan kepedulian bersama, &#8220;kata Santoso. Ia menyampaikan bahwa dalam kurun waktu lima tahun, jumlah bank sampah di Kota Tegal telah berkembang pesat dari sekitar 18 bank sampah menjadi lebih dari 180 bank sampah, berkat dukungan pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat.</p>
<p>Puncak acara ditandai dengan peresmian Gerakan Kesemestaan Bank Sampah dan Operasionalisasi TPST 3R Slerok oleh Wali Kota Tegal. Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa kebersihan lingkungan harus dimulai dari hal paling kecil, yakni dari diri sendiri dan rumah tangga.</p>
<p>“Kalau ingin lingkungan bersih, mulai dulu dari diri kita, dari rumah kita, dari kamar mandi, kamar tidur, baru ke lingkungan sekitar. Kesadaran inilah yang harus terus dijaga dan berkelanjutan,” tegas Dedy.</p>
<p>Wali Kota mengapresiasi kinerja DLH, pemerintah kelurahan, sekolah, komunitas, dan seluruh masyarakat yang telah berkolaborasi dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih baik di Kota Tegal. Ia menekankan pentingnya edukasi berkelanjutan, khususnya kepada masyarakat dewasa, mengenai pemilahan sampah organik, anorganik, dan B3.</p>
<p>Sebagai rangkaian kegiatan, Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan Forkopimda melakukan aksi simbolis memasukkan sampah pada fasilitas pemilahan, mencoba pengomposan menggunakan komposter ember tumpuk, meninjau pameran ASOBSI, serta melihat langsung proses pengolahan dan penggilingan sampah di TPST Slerok.</p>
<p>Melalui peresmian ini, Pemerintah Kota Tegal berharap Gerakan Kesemestaan Bank Sampah dan TPST 3R tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata, tetapi benar-benar menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan demi mewujudkan Kota Tegal yang bersih, sehat, dan nyaman bagi generasi sekarang maupun mendatang.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/12/23/wali-kota-tegal-resmikan-gerakan-kesemestaan-bank-sampah">Wali Kota Tegal Resmikan Gerakan Kesemestaan Bank Sampah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkab Kudus Dapat Bantuan Insinerator Canggih untuk Atasi Krisis Sampah</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/06/23/pemkab-kudus-terima-insinerator-dari-djarum-foundation</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Jun 2025 10:28:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[bank sampah]]></category>
		<category><![CDATA[BLDF]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Sam’ani Intakoris]]></category>
		<category><![CDATA[desa bebas sampah]]></category>
		<category><![CDATA[djarum foundation]]></category>
		<category><![CDATA[insinerator desa]]></category>
		<category><![CDATA[insinerator ramah lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[komitmen lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab kudus]]></category>
		<category><![CDATA[pengelolaan sampah kudus]]></category>
		<category><![CDATA[sampah anorganik]]></category>
		<category><![CDATA[sampah residu]]></category>
		<category><![CDATA[solusi sampah Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi insinerator]]></category>
		<category><![CDATA[TPA Kudus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=480621</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS (SUARABARU.ID) – Pemerintah Kabupaten Kudus terus menunjukkan komitmennya dalam mengatasi persoalan sampah dengan menggandeng berbagai pihak, salah satunya Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF). Terbaru, dua unit insinerator diserahkan untuk membantu pengelolaan sampah anorganik di Desa Jati Kulon dan Kedungdowo. Penyerahan dilakukan pada Senin (23/6/2025) di Desa Jati Kulon, disaksikan langsung oleh Bupati Kudus, Dr. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/23/pemkab-kudus-terima-insinerator-dari-djarum-foundation">Pemkab Kudus Dapat Bantuan Insinerator Canggih untuk Atasi Krisis Sampah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID)</strong> – Pemerintah Kabupaten Kudus terus menunjukkan komitmennya dalam mengatasi persoalan sampah dengan menggandeng berbagai pihak, salah satunya Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF). Terbaru, dua unit insinerator diserahkan untuk membantu pengelolaan sampah anorganik di Desa Jati Kulon dan Kedungdowo.</p>
<p>Penyerahan dilakukan pada Senin (23/6/2025) di Desa Jati Kulon, disaksikan langsung oleh Bupati Kudus, Dr. Sam’ani Intakoris, S.T., M.T. Bantuan ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Kudus dalam memperkuat pengelolaan lingkungan berbasis desa dan pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).</p>
<p>“Kami menyampaikan terima kasih kepada BLDF yang terus konsisten membantu pengelolaan sampah di Kudus. Setelah sebelumnya fokus pada sampah organik, kini bergeser ke pengolahan sampah anorganik. Ini sinergi yang sangat berarti,” ujar Bupati Sam’ani.</p>
<p>Menurutnya, persoalan sampah menjadi tantangan serius di Kudus. Setiap harinya, Kudus menghasilkan sekitar 400 ton sampah. Sementara kapasitas pengelolaan baru mencakup 50 persen, termasuk 50 ton sampah organik yang telah diolah BLDF menjadi kompos.</p>
<p>Baca juga: <strong><a href="https://suarabaru.id/2025/04/10/insinerator-siap-beroperasi-tpst-jati-kulon-kudus-bakal-jadi-percontohan-pengelolaan-sampah-di-kudus">Insinerator Siap Beroperasi, TPST Jati Kulon Kudus Bakal Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah di Kudus</a></strong></p>
<p>“Kehadiran insinerator ini penting untuk mengatasi sampah residu yang belum terkelola, termasuk limbah medis dari rumah sakit dan puskesmas,” lanjut Sam’ani.</p>
<p>Insinerator yang disumbangkan BLDF memiliki kapasitas hingga 350 kilogram per jam. Keunggulan alat ini terletak pada efisiensi dan keamanannya. Tidak menggunakan bahan bakar minyak, insinerator ini justru memanfaatkan sampah sebagai bahan bakar utama. Sistem operasionalnya juga dilengkapi fitur digital pemantau kinerja secara real-time.</p>
<p>Program Director BLDF, Jemmy Chayadi, menyebut ini merupakan kali pertama pihaknya membangun insinerator di desa yang warganya sudah berkomitmen penuh dalam memilah sampah.</p>
<p>“Insinerator hanya alat, yang paling utama tetap partisipasi masyarakat. Kami berharap dua desa ini menjadi model percontohan pengelolaan sampah anorganik di level desa,” ungkap Jemmy.</p>
<p>Kepala Desa Jati Kulon, Hery Supriyanto, membenarkan bahwa 1.867 rumah warganya kini sudah aktif memilah sampah. Dengan insinerator ini, seluruh sampah di desanya—baik organik maupun anorganik—telah terkelola 100 persen.</p>
<p>Tak hanya itu, pihak desa juga tengah merancang pembangunan mesin pencacah plastik di dekat lokasi insinerator. Abu hasil pembakaran sementara dimanfaatkan untuk pengurukan lahan di sekitar tempat pengolahan.</p>
<p><strong>Ali Bustomi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/23/pemkab-kudus-terima-insinerator-dari-djarum-foundation">Pemkab Kudus Dapat Bantuan Insinerator Canggih untuk Atasi Krisis Sampah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tim PKM USM Beri Pendampingan ke Pengelola Bank Sampah SSB Semarang</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/01/20/tim-pkm-usm-beri-pendampingan-ke-pengelola-bank-sampah-ssb-semarang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Jan 2025 03:36:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[bank sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendampingan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengabdian kepada Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Sedekah Sampah Berkah]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=457056</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Semarang (USM), baru-baru ini memberikan pendampingan kepada pengelola Bank Sampah Sedekah Sampah Berkah (SSB) Kota Semarang. Kegiatan itu digelar di Pos Ronda RT 02 RW 13, Bukit Kencana Jaya, Semarang. Tim PKM USM terdiri dari Ketua Amerti Irvin Widowati SE MSi, anggota Surjawati SE MM Akt, dan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/01/20/tim-pkm-usm-beri-pendampingan-ke-pengelola-bank-sampah-ssb-semarang">Tim PKM USM Beri Pendampingan ke Pengelola Bank Sampah SSB Semarang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Semarang (USM), baru-baru ini memberikan pendampingan kepada pengelola Bank Sampah Sedekah Sampah Berkah (SSB) Kota Semarang. Kegiatan itu digelar di Pos Ronda RT 02 RW 13, Bukit Kencana Jaya, Semarang.</p>
<p>Tim PKM USM terdiri dari Ketua Amerti Irvin Widowati SE MSi, anggota Surjawati SE MM Akt, dan Dr Nirsetyo Wahdi SE MM Ak CA BKP CPA. Kegiatan ini juga dihadiri Ketua SSB Djoko, para sukarelawan, dan Ketua RW 13 Nurcholis.</p>
<p>Dalam keterangannya, Amerti mengatakan, kegiatan ini merupakan sharing pengalaman tentang pengelolaan bank sampah, dan permasalahannya. Dia berharap, melalui kegiatan ini pemahaman pengelola tentang menajemen pengelolaan sampah bisa bertambah bagus.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/01/16/dosen-usm-dr-rohmini-dikukuhkan-jadi-sekretaris-dewan-pakar-dpp-ppi">Dosen USM Dr Rohmini Dikukuhkan Jadi Sekretaris Dewan Pakar DPP PPI</a></strong></p>
<p>&#8221;Kegiatan ini mendapat respons postif dari para sukarelawan SSB. Mereka mengaku, kegiatan ini sangat bermanfaat untuk manajemen pengelolaan sampah di SSB,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Ketua SSB Djoko mengungkapkan, SSB didirikan pada tahun 2020, dilatarbelakangi adanya kebutuhan untuk menolong sesama yang membutuhkan.</p>
<p>&#8221;Dinamakan Sedekah Sampah, karena sampah yang terkumpul merupakan sumbangan dari para donatur, yang kemudian diurus para sukarelawan. Hasil penjualan sampah ini, kemudian digunakan untuk kegiatan sosial. Seperti membantu biaya sekolah bagi yang membutuhkan, pipanisasi, dan menengok orang sakit,&#8221; ungkap Djoko.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/01/20/tim-pkm-usm-beri-pendampingan-ke-pengelola-bank-sampah-ssb-semarang">Tim PKM USM Beri Pendampingan ke Pengelola Bank Sampah SSB Semarang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tim PKM USM Adakan Pelatihan Pengeringan Maggot di Desa Sugihmanik</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/01/15/tim-pkm-usm-adakan-pelatihan-pengeringan-maggot-di-desa-sugihmanik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Jan 2025 03:08:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[bank sampah]]></category>
		<category><![CDATA[inovatif]]></category>
		<category><![CDATA[Krida Manik]]></category>
		<category><![CDATA[Maggot]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengabdian kepada Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=456317</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID)&#8211; Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Semarang (USM), menggelar pelatihan inovatif mengenai pemanfaatan teknologi pengering maggot, untuk Bank Sampah Krida Manik, di Desa Sugihmanik, Grobogan, Minggu (12/1/2025). Kegiatan dipimpin Satria Pinandita ST MEng, didampingi Dr Ari Endang Jayati ST MT, dan Derman ST MT. Kegiatan itu juga melibatkan mahasiswa, Anggara Fuad Al Amin, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/01/15/tim-pkm-usm-adakan-pelatihan-pengeringan-maggot-di-desa-sugihmanik">Tim PKM USM Adakan Pelatihan Pengeringan Maggot di Desa Sugihmanik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Semarang (USM), menggelar pelatihan inovatif mengenai pemanfaatan teknologi pengering maggot, untuk Bank Sampah Krida Manik, di Desa Sugihmanik, Grobogan, Minggu (12/1/2025).</p>
<p>Kegiatan dipimpin Satria Pinandita ST MEng, didampingi Dr Ari Endang Jayati ST MT, dan Derman ST MT. Kegiatan itu juga melibatkan mahasiswa, Anggara Fuad Al Amin, sebagai pendukung teknis dan administrasi.</p>
<p>Dalam keterangannya, Satria mengatakan, tujuan kegiatan itu guna meningkatkan pengelolaan limbah menjadi sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat setempat. Pelatihan diadakan, sebagai respons terhadap masalah limbah industri pembuatan tahu, yang mencemari lingkungan setempat.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/01/15/tim-pkm-usm-beri-pelatihan-kekuatan-atasi-nyeri-lutut">Tim PKM USM Beri Pelatihan Kekuatan Atasi Nyeri Lutut</a></strong></p>
<p>&#8221;Desa Sugihmanik memiliki industri UMKM perajin tahu, yang menghasilkan limbah cair dan lumpur tahu. Limbah cair kerap mencemari lingkungan, karena dibuang langsung ke sungai. Namun dengan adanya Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), lumpur tahu kini dapat diolah menjadi pakan, untuk budi daya maggot,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurutnya, saat maggot memasuki masa panen, diperlukan teknologi pengering untuk meningkatkan nilai jualnya. Dalam pelatihan ini, peserta diajarkan cara menggunakan mesin pengering hybrid, bertenaga matahari dan gas. Teknologi ini tidak hanya efisien, tetapi juga ramah lingkungan, sehingga cocok untuk diterapkan di bank sampah.</p>
<p>Melalui pengeringan maggot, Bank Sampah Krida Manik dapat menghasilkan maggot kering berkualitas tinggi, yang bernilai jual tinggi. Hal ini membuka peluang baru bagi masyarakat, untuk meningkatkan pendapatan melalui sektor pengelolaan limbah dan budidaya maggot.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/01/11/tim-pkm-usm-beri-pelatihan-penulisan-artikel-ilmiah">Tim PKM USM Beri Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah</a></strong></p>
<p>&#8221;Kami berharap, pelatihan ini dapat membantu Bank Sampah Krida Manik, untuk memanfaatkan limbah tahu secara optimal. Selain mengurangi pencemaran lingkungan, kegiatan ini juga mendukung pertumbuhan ekonomi lokal,&#8221; ujar Satria.</p>
<p>Kegiatan ini juga mencerminkan komitmen USM dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di masyarakat, melalui penerapan teknologi tepat guna. Dia berharap, kolaborasi seperti ini dapat terus dikembangkan, untuk membantu masyarakat mengatasi permasalahan lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan.</p>
<p>Para pengelola Bank Sampah Krida Manik pun, menyambut baik kegiatan ini. Mereka merasa terbantu dengan pengetahuan dan teknologi baru yang diberikan. &#8221;Pelatihan ini memberikan solusi praktis, dan berdampak langsung pada kegiatan kami di bank sampah. Semoga bisa terus berlanjut,&#8221; ujar salah satu pengelola.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/01/15/tim-pkm-usm-adakan-pelatihan-pengeringan-maggot-di-desa-sugihmanik">Tim PKM USM Adakan Pelatihan Pengeringan Maggot di Desa Sugihmanik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>MengEMASkan Indonesia 2045 dengan Ekonomi Hijau Bank Sampah</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/09/20/mengemaskan-indonesia-2045-dengan-ekonomi-hijau-bank-sampah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Sep 2024 14:31:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[bank sampah]]></category>
		<category><![CDATA[jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Kanwil XI]]></category>
		<category><![CDATA[Ngudi Lestari]]></category>
		<category><![CDATA[pegadaian]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjomoyo]]></category>
		<category><![CDATA[YOGYAKARTA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=437169</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; “Kali Garang bak mall sampah. Tumpukan sampah juga berserak di sudut-sudut kampung. Asap pembakaran sampah mengepul sesakkan dada, balita khususnya. Ibu-ibu resah, lahirlah ide memilah sampah untuk dijual. Pucuk dicinta ulam pun tiba, PT Pegadaian pada 2019 melirik gerakan positif itu. Kini, 200 orang lebih menjadi nasabah Bank Sampah Ngudi Lestari di Kelurahan Tinjomoyo, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/09/20/mengemaskan-indonesia-2045-dengan-ekonomi-hijau-bank-sampah">MengEMASkan Indonesia 2045 dengan Ekonomi Hijau Bank Sampah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><em>“Kali Garang bak mall sampah. Tumpukan sampah juga berserak di sudut-sudut kampung. Asap pembakaran sampah mengepul sesakkan dada, balita khususnya. Ibu-ibu resah, lahirlah ide memilah sampah untuk dijual. Pucuk dicinta ulam pun tiba, PT Pegadaian pada 2019 melirik gerakan positif itu. Kini, 200 orang lebih menjadi nasabah Bank Sampah Ngudi Lestari di Kelurahan Tinjomoyo, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang. Hasilnya lingkungan bersih, bonus tabungan emas yang diharapkan jadi investasi masa tua, hingga mendaftar haji&#8230;”</em></p>
<p><strong>SEMARANG (</strong><a href="https://suarabaru.id/"><strong>SUARABARU.ID</strong></a><strong>) – Lembayung </strong>fajar merona dari kaki langit Timur. Paduan warna ungu dan kuning kemerahan nan lembut itu menyapa ‘Kampung Jahe’ Kelurahan Tinjomoyo, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu 14 September 2024<strong>.</strong> Udara masih segar-segarnya di rongga dada. Susilowati (41) meminta bantuan sang suami untuk mengemas sampah rumah tangga yang sudah dipilah sejak sebulan ini.</p>
<p>Akhir pekan itu ada jadwal keliling penjemputan sampah dari pengurus Bank Sampah Ngudi Lestari di Kelurahan Tinjomoyo. Sampah yang sudah dipilah sesuai jenisnya, akan ditimbang dan dicatat di halaman rumah-rumah warga. Nilainya langsung dikonversi menjadi tabungan emas di PT Pegadaian (Persero).</p>
<p>Sekira pukul 10.00 WIB dan mulai terik, Supriadi (55) dan dua orang rekannya ibu-ibu pengurus Bank Sampah Ngudi Lestari datang dengan kendaraan roda tiga. Mereka mengarungi jalanan naik turun di wilayah perbukitan, untuk menjemput pemilahan sampah warga sekaligus menimbang di tempat.</p>
<p>“Hari ini yang dijual botol plastik, kertas-kertas, kardus. Sudah empat tahun ikut bank sampah (Ngudi Lestari). Keuntungannya dapat tabungan emas. Lingkungan juga jadi bersih, bisa mengurangi sampah plastik, dan kebiasaan bakar-bakar sampah. Sampah organik juga bisa buat pupuk,” kata Susilowati, ibu dua anak itu.</p>
<figure id="attachment_438619" aria-describedby="caption-attachment-438619" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-438619" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/09/BANK-SAMPAH-2.jpg" alt="" width="681" height="454" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/09/BANK-SAMPAH-2.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/09/BANK-SAMPAH-2-400x267.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/09/BANK-SAMPAH-2-150x100.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-438619" class="wp-caption-text">Susilowati (41) menyaksikan penimbangan sampah terpilah oleh pengurus Bank Sampah Ngudi Lestari, di mana sampah itu telah dikumpulkannya dalam satu bulan terakhir. (Foto: Diaz Azminatul Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>Pilah Sampah untuk Daftar Porsi Haji</strong></p>
<p>Susilowati juga ingin segera mengetahui perkembangan informasi (<em>update</em>) bertambahnya nilai tabungan emas melalui gawai di genggaman. Terakhir, dia bilang, tabungan emas miliknya yang diingat seberat 0,58 gram.</p>
<p>Ibu rumah tangga yang juga salah satu penggagas inovasi olahan minuman berbahan jahe di ‘Kampung Jahe’ itu makin senang untuk memilah sampah.  Apalagi ada manfaat lain dari program ‘Memilah Sampah Menabung Emas’. Salah satunya, program kemudahan dari PT Pegadaian, yakni tabungan emas 3,5 gram bisa digunakan untuk mendaftar porsi haji.</p>
<p>Lebih lanjut, setiap transaksi yang sudah tercatat di Bank Sampah Ngudi Lestari, dan di Pegadaian, nilainya langsung tersampaikan melalui SMS atau notifikasi pada gawai. Bisa juga dicek konvensional di buku tabungan. Adapun, Susilowati kerap mengandalkan informasi terbaru melalui SMS dari PT Pegadaian di gawainya.</p>
<p>“(Terakhir) tabungan emas saya 0,58 gram. Memang kita tidak banyak sampah (untuk dijual), hanya mengumpulkan sampah sendiri di rumah. Suami saya ikut bantu memilah sampah. Kalau tabungan emasnya belum pernah diambil karena katanya bisa buat daftar haji atau umroh. Mudah-mudahan saya bisa ikut (daftar),” kata ibu rumah tangga dua anak ini.</p>
<p>Dia berharap adanya Bank Sampah Ngudi Lestari bisa terus menyebar kebermanfaatan, membantu masyarakat. Lingkungan pasti menjadi bersih, dan warga lebih melek mau peduli dengan pengelolaan sampah. Terlebih, kata Susilowati, sampah bisa menambah  penghasilan berupa tabungan emas.</p>
<p>Selain Susilowati, beberapa warga sudah menunggu jemputan sampah yang dilakukan dua kali dalam sebulan. Bapak-bapak dan ibu-ibu bercengkrama di depan pagar-pagar rumah. Di antara mereka sudah dibungkus sampah anorganik, dan organik. Sampah organik yang cukup bernilai, yakni minyak jelantah yang laku Rp7 ribu per kilogram.</p>
<p>Salah satu warga, pada akhir pekan itu menitipkan empat botol minyak jelantah dan sampah anorganik lainnya kepada tetangga. Ada jadwal ke Gereja, sehingga dia tak bisa ikut menyaksikan proses penimbangan dari pengurus Bank Sampah Ngudi Lestari. Begitulah toleransi, kebersamaan, dan kepercayaan berlangsung dalam keseharian masyarakat setempat.</p>
<figure id="attachment_438618" aria-describedby="caption-attachment-438618" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-438618" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/09/BANK-SAMPAH-4.jpg" alt="" width="681" height="454" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/09/BANK-SAMPAH-4.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/09/BANK-SAMPAH-4-400x267.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/09/BANK-SAMPAH-4-150x100.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-438618" class="wp-caption-text">Sarah (64), nenek dua cucu itu menyaksikan penimbangan sampah terpilah oleh pengurus Bank Sampah Ngudi Lestari. (Foto: Diaz Azminatul Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>Investasi Masa Tua</strong></p>
<p>Warga lain, Sarah (64) juga turut menjual sampah-sampah yang dikumpulkannya selama dua pekan. Dia mengaku telah ikut keanggotaan Bank Sampah Ngudi Lestari dua tahun ini. Keuntungan menjadi anggota Bank Sampah, kata dia, karena hasil penjualan bisa ditabung menjadi emas untuk hari esok meski pada usia lansianya.</p>
<p>“Di sembarang tempat ada sampah, saya ingin juga tempat itu bersih. Ada botol-botol saya kumpulkan, saya pungut kalau melihat di jalan. Dijual ke bank sampah untuk tabungan emas. Sekarang ini saya masih sehat, suatu saat saya tidak sehat tabungan emas itu bisa diambil,” kata nenek dua cucu itu.</p>
<p>Benda yang dikumpulkan Sarah antara lain, botol, kaleng, kertas-kertas, karton, kardus. Sarah juga kerap menjual sampah organik yakni minyak jelantah. Tabungan emas milik Sarah, cukup konsisten grafiknya.</p>
<p>“Tabungan emas saya hampir satu gram. Kalau di Bank Sampah itu enaknya, hasilnya bisa ditabung untuk hari esok. Kalau dijual di tempat lain kan langsung dapat uang dan habis untuk keperluan harian,” ucap Sarah yang sehari-hari berdagang tanaman toga, bunga, pupuk, bibit, dan perlengkapan berkebun ala perkotaan.</p>
<p>Selanjutnya, sampah-sampah yang terpilah itu kemudian ditimbang dan dicatat oleh Supriyadi <em>dkk</em>. Setelahnya dipindahkan di kendaraan roda tiga pengangkut. Sampah yang terkumpul dibawa ke Kantor Bank Sampah Ngudi Lestari yang letaknya sekira 1-2 km agak ke atas dari lokasi jemputan.</p>
<figure id="attachment_438620" aria-describedby="caption-attachment-438620" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-438620" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/09/BANK-SAMPAH-6.jpg" alt="" width="681" height="454" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/09/BANK-SAMPAH-6.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/09/BANK-SAMPAH-6-400x267.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/09/BANK-SAMPAH-6-150x100.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-438620" class="wp-caption-text">Sampah yang sudah ditimbang dan dicatat dari rumah warga, kemudian akan dibawa ke Kantor Bank Sampah Ngudi Lestari menggunakan kendaraan roda tiga. (Foto: Diaz Azminatul Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>Bermula dari Keresahan</strong></p>
<p>Susilowati, dan Sarah menjadi potret nasabah aktif program PT Pegadaian The Gade Gold &amp; Clean, ‘Memilah Sampah Menabung Emas’ di Bank Sampah Ngudi Lestari. Melihat perilaku nyampah oleh orang tak bertanggung jawab, membuat resah. Dari keresahan itu lahir gerakan pilah sampah yang menghasilkan cuan berbentuk investasi tabungan emas.</p>
<p>Kilas balik, Umi Nasiah, Ketua Bank Sampah Ngudi Lestari, RW 07, Kelurahan Tinjomoyo, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang menjelaskan bagaimana mulanya berdiri Bank Sampah Ngudi Lestari. Wilayah itu masuk dalam daftar program Kota tanpa Kumuh (Kotaku),kemudian  mendapat bantuan kendaraan roda tiga (Viar) pengangkut sampah, dan pemadam kebakaran.</p>
<p>Dengan topografi wilayah hulu, Tinjomoyo dinilai masih menjadi kelurahan yang perlu diperhatikan masalah kebersihan lingkungannya. Wilayah ini dilintasi Kali Garang, salah satu sungai besar di Kota Semarang. Masih banyak warga yang buang sampah dan BAB (buang air besar) di Kali Garang yang perlu diedukasi.</p>
<p>Secara pribadi, Umi punya dasar motivasi besar mengapa muncul keinginan mendirikan bank sampah. Dia resah banyak fasilitas umum lahan kosong yang dijadikan pembuangan sampah sembarangan orang tak bertanggung jawab.</p>
<p>Pun dengan Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) terdekat di Pasar Jatingaleh, yang diduganya dipakai warga dari beberapa kelurahan. Bahkan, kalau pagi dia melihat sampah membludak sampai truk bisa kelebihan muatan. Tidak semua sampah bisa diangkut dalam sekali jalan.</p>
<p>“Warga juga suka bakar sampah. Bangun tidur sudah (menghirup) asap sampah. Itu <em>kan gak</em> sehat, kebetulan ada yang punya bayi bikin sesak nafas. Saya galak kalau lihat orang bakar sampah. Saya kebetulan Bu RW, ajak Bu RT untuk mengumpulkan sampah dan dijual ke pengepul. Bisa dapat uang, sekaligus mulai hilangkan kebiasaan bakar-bakar sampah oleh warga,” ujarnya.</p>
<p>Terbentuklah bank sampah yang saat itu masih dikelola oleh Ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) setempat. Butuh gerakan bersama memperbaiki kesadaran masyarakat akan lingkungan yang bersih dan sehat.</p>
<p>“Lalu, pada 2019 Bank Sampah Ngudi Lestari mendapat program CSR (Corporate Social Responsibility) dari PT Pegadaian. Kami difasilitasi bangunan permanen, alat pencacah plastik, perangkat komputer, inventaris seperti meja, lemari, dan lain-lain,” kata Umi di Bank Sampah Ngudi Lestari, usai menerima kunjungan dari perangkat pemerintahan dan penggerak PKK dari Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, siang hari itu.</p>
<figure id="attachment_438621" aria-describedby="caption-attachment-438621" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-438621" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/09/BANK-SAMPAH-7.jpg" alt="" width="681" height="384" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/09/BANK-SAMPAH-7.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/09/BANK-SAMPAH-7-400x226.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/09/BANK-SAMPAH-7-150x85.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-438621" class="wp-caption-text">Umi Nasiah, Ketua Bank Sampah Ngudi Lestari menunjukkan buku tabungan emas pilah sampah PT Pegadaian milik salah satu nasabah. (Foto: Diaz Azminatul Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>Hasilkan 200 Gram Tabungan Emas</strong></p>
<p>Dalam perjalanannya, Bank Sampah Ngudi Lestari sudah semakin dipercaya masyarakat kampung, hingga luar wilayah. Saat ini terdapat 12 orang pengurus, dan 217 nasabah aktif, dengan total tabungan emas hampir mencapai 200 gram. Salah satu nasabah di Bank Sampah Ngudi Lestari bahkan sudah punya tabungan emas 12 gram.</p>
<p>“Dia pengusaha di sini dengan banyak karyawan. Jadi dari sisa konsumsi ada banyak sampah yang bisa disalurkan ke bank sampah,” ucapnya.</p>
<p>Secara tonase, Bank Sampah Ngudi Lestari yang disebut jadi pionir bank sampah CSR PT Pegadaian itu, rata-rata sudah mampu menampung sampah terpilah sebanyak dua ton dalam satu bulan.</p>
<p>Dalam satu bulan, Bank Sampah Ngudi Lestari mampu membukukan penjualan Rp 1 juta 800 ribu – Rp 2,5 juta. Adapun laba bersih Rp400-500 ribuan per bulan tergantung jenis sampah apa yang didapat.</p>
<p>“Kalau dapatnya alumunium, besi, kan lumayan mahal. Jadi labanya ikut naik. Kalau dapatnya kardus, kertas marga dapatnya di bawah itu. Hasil itu untuk operasional bank sampah,” ujar Umi.</p>
<p>Selain di wilayah Kelurahan Tinjomoyo, tim juga melakukan kerja sama dengan menyasar sampah dari kampus terdekat untuk dijemput. Ada di antaranya, Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Politeknik Negeri Semarang (Polines). Selain itu juga menyasar instansi pendidikan sekolah-sekolah, bahkan rumah ibadah gereja.</p>
<p>Umi bilang, pengurus bank sampah terus melakukan sosialisasi di luar kampung untuk memperbanyak calon sampah yang akan diubah menjadi tabungan emas. Secara rutin, data hasil pengumpulan sampah selalu diperbaharui  untuk disampaikan ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang.</p>
<figure id="attachment_438622" aria-describedby="caption-attachment-438622" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-438622" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/09/BANK-SAMPAH-12.jpg" alt="" width="681" height="454" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/09/BANK-SAMPAH-12.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/09/BANK-SAMPAH-12-400x267.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/09/BANK-SAMPAH-12-150x100.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-438622" class="wp-caption-text">Bank Sampah Ngudi Lestari mendapatkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Pegadaian pada 2019 berupa bangunan, alat-alat kantor, lemari, alat pencacah dan pengepres sampah, dan lainnya. (Foto: Diaz Azminatul Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>Program Naik Haji jadi Daya Pikat</strong></p>
<p>Dalam mewujudkan visi-misi bank sampah, Umi dan para pengurus melakukan strategi sosialisasi dan edukasi  kepada warga tentang program-program PT Pegadaian. Melalui pertemuan RW/PKK, warga diajak untuk memilah sampah menjadi tabungan emas.</p>
<p>Dari memilah sampah secara pribadi, pengurus bank sampah melakukan penjemputan, penimbangan dan pencatatan. Sesudah dihargai dan mendapat uang dari hasil penjualan ke pengepul, nilainya dicatat di buku tabungan emas pribadi warga di Pegadaian.</p>
<p>“Nilainya otomatis masuk ke buku tabungan emas warga. Harga emas sekarang sudah lebih Rp1 juta 300 ribu karena dapatnya emas Antam,” kata Umi yang juga Ibu RW 07 itu.</p>
<p>Untuk menarik nasabah, kata Umi, ada program-program lain. Bilamana tabungan emas warga sudah mencapai berat 3,5 gram bisa digunakan jaminan untuk mendaftar porsi haji dan umroh difasilitasi PT Pegadaian.</p>
<p>“Tanpa harus mengeluarkan uang Rp25 juta kan baru dapat porsi haji. Melalui tabungan emas 3,5 gram di bank sampah ini, bila dirupiahkan kurang lebih hampir Rp4 juta sudah bisa dapat kuota porsi haji,” ucapnya.</p>
<p>Program itu dirasa cukup menjadi pemikat lain warga, selain hasil yang tampak soal kebersihan lingkungan. Ada nilai investasi tambahan, sehingga masyarakat mulai melek tabungan emas.</p>
<p>Ke depan, Umi berharap ingin menambah unit-unit sub agen bank sampah di luar Kelurahan Tinjomoyo yang sudah mulai dijalankan. Caranya, dengan melakukan sosialisasi, menghubungi banyak instansi dan melakukan kerjasama.</p>
<figure id="attachment_438623" aria-describedby="caption-attachment-438623" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-438623" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/09/BANK-SAMPAH-11.jpg" alt="" width="681" height="454" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/09/BANK-SAMPAH-11.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/09/BANK-SAMPAH-11-400x267.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/09/BANK-SAMPAH-11-150x100.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-438623" class="wp-caption-text">Salah satu inovasi pemanfaatan sampah anorganik di Bank Sampah Ngudi Lestari untuk pakan Maggot, selain itu ada pembuatan pupuk organik, produksi lilin dari minyak jelantah, dan lain-lain. (Foto: Diaz Azminatul Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>Inovasi Sampah Anorganik dan Organik</strong></p>
<p>Umi melanjutkan, Ngudi Lestari sudah mampu melakukan inovasi terhadap sampah anorganik seperti plastik untuk menjadi produk bernilai tambah. Misalnya kursi sofa, dengan salah satu bahannya sampah ecobrick.</p>
<p>Untuk sampah organik. Ngudi Lestari bergabung dengan komunitas Bank Sampah lain di Kota Semarang. Di sana, pengurus mendapat pelatihan dari beberapa lembaga pemerintah, seperti pemanfaatan sampah organik jadi kompos, pupuk cair, hingga Eco Enzyme.</p>
<p>Adapun pengelolaan minyak jelantah menjadi sabun, dan lilin. Kemudian pemanfaatan sampah organik untuk budidaya Maggot menjadi pakan ternak.</p>
<p>“Sebulan bisa dapat minyak jelantah 60-70 kg.  Satu kilogram minyak jelantah bisa jadi sekira 15-25 tergantung ukuran. Lilin jualnya di bazar-bazar, untuk pelayanan akhir pekan di gereja juga, selain lewat daring seperti pemesanan melalui Whatsapp atau Instagram,” ujar Umi.</p>
<figure id="attachment_438624" aria-describedby="caption-attachment-438624" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-438624" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/09/BANK-SAMPAH-9.jpg" alt="" width="681" height="454" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/09/BANK-SAMPAH-9.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/09/BANK-SAMPAH-9-400x267.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/09/BANK-SAMPAH-9-150x100.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-438624" class="wp-caption-text">Di Taman Pilah Sampah terdapat taman baca, taman bermain, kebun, hingga green house. (Foto: Diaz Azminatul Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>Kampung Tematik Pilah Sampah</strong></p>
<p>Bank Sampah Ngudi Lestari menjadi pionir di Kelurahan  Tinjomoyo, hingga akhirnya ada 8 RW di wilayah itu memiliki bank sampah. Ngudi Lestari sebagai bank sampah yang pertama kali mendapat program CSR PT Pegadaian The Gade Clean &amp; Gold acap kali mendapat penghargaan skala kota dan nasional, serta menjadi rujukan percontohan dari wilayah lain.</p>
<p>Pada 2020, Kelurahan Tinjomoyo mendapat dukungan lain dari Pemerintah Kota Semarang. Tepat di seberang Bank Sampah Ngudi Lestari, dibuatkan Taman Pilah Sampah sekaligus menjadi Kampung Tematik Pilah Sampah.</p>
<p>Umi menyebutkan, sebuah taman senilai Rp500 juta  dibangun. Di dalamnya terdapat taman bermain, taman baca, pertanian perkotaan <em>(urban farming), </em>kolam ikan, hingga <em>greenhouse</em>.</p>
<p>Taman Pilah sampah dimanfaatkan warga berinteraksi satu dengan lainnya, baik berhubungan dengan bank sampah atau lainnya. Bank Sampah Ngudi Lestari dan Taman Pilah Sampah itu juga sering dikunjungi baik dari institusi pendidikan, pemerintahan, dan lainnya.</p>
<figure id="attachment_438625" aria-describedby="caption-attachment-438625" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-438625" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/09/BANK-SAMPAH-10.jpg" alt="" width="681" height="384" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/09/BANK-SAMPAH-10.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/09/BANK-SAMPAH-10-400x226.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/09/BANK-SAMPAH-10-150x85.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-438625" class="wp-caption-text">Anggota Karang Taruna Nawa Sena di Kelurahan Tinjomoyo, panen tanaman kangkung di Green House Taman Pilah Sampah yang memanfaatkan pupuk organik hasil inovasi Bank Sampah Ngudi Lestari. (Foto: Diaz Azminatul Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>Generasi Muda dan Urban Farming</strong></p>
<p>Ketua Karang Taruna Nawa Sena di Kelurahan Tinjomoyo, Adelia Wahyuningtyas Maharani (26), mengungkapkan, ada sekitar 70 anak-anak muda yang ikut aktif berkegiatan di Bank Sampah Ngudi Lestari. Termasuk kegiatan turunan lainnya, yakni pertanian perkotaan atau <em>urban farming</em>.</p>
<p>“Yang jelas sebagai generasi muda <em>gak</em> mau nantinya banyak sampah bertambah. Padahal sampah bisa dikelola dengan baik biar <em>gak </em>menumpuk.  Misalnya ada pelatihan membuat buket untuk sampah plastik. Semuanya itu bisa dimanfaatkan,” kata lulusan pendidikan S1 Kesehatan Masyarakat itu.</p>
<p>Di Taman Pilah Sampah, terdapat <em>greenhouse</em> yang saat ini ditanami sayuran. Ada kangkung yang siap panen. Di sisi luar terdapat cabai, tomat, serai, dan tanaman lain.</p>
<p>“Sebelumnya di sini lahan kosong yang jadi tempat pembuangan sampah, kini bisa dipakai berkebun. Kami mengajak teman-teman anak muda khususnya untuk melek akan pertanian. Belajar menanam kangkung, bayam ,sawi, dan lainnya,” ucap Adelia.</p>
<p>Tanaman-tanaman itu menggunakan pupuk organik yang dibuat di Bank Sampah Ngudi Lestari. Hasilnya, kangkung yang kini dipanen disalurkan ke pengusaha katering setempat. Satu ikat harganya bisa Rp4 ribu menyesuaikan.</p>
<figure id="attachment_438626" aria-describedby="caption-attachment-438626" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-438626" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/09/BANK-SAMPAH-8.jpg" alt="" width="681" height="383" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/09/BANK-SAMPAH-8.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/09/BANK-SAMPAH-8-400x225.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/09/BANK-SAMPAH-8-150x84.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-438626" class="wp-caption-text">Bank Sampah Ngudi Lestari di Kota Semarang itu mendapat tamu kunjungan kerja dari pemangku kepentingan dan penggiat lingkungan dari Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, bertujuan menerapkan Bank Sampah yang lebih terstruktur di wilayahnya. (Foto: Diaz Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>Dicontoh Destinasi  Wisata Super Prioritas Candi Borobudur</strong></p>
<p>Masih pada hari yang sama, Bank Sampah Ngudi Lestari di Kota Semarang itu mendapat tamu kunjungan kerja dari pemangku kepentingan dan penggiat lingkungan dari Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.</p>
<p>Camat Borobudur, Subiyanto, mengatakan, rombongannya terdiri dari  52 dari para penggerak PKK, dan penggiat lingkungan di wilayah pemerintahannya. Pihaknya punya tujuan untuk mengamati, meniru, dan memodifikasi. Manajemen pengelolaan Bank Sampah Ngudi Lestari penting untuk dipelajari.</p>
<p>“Latar belakang wilayah kami darurat sampah, di Kecamatan Borobudur khususnya. Maka langkah yang dibuat, ada edaran memitigasi pembuangan sampah liar. Kami inisiasi pengelolaan bank sampah. Setiap warga ikut menjadi anggota bank sampah di tiap TPS 3R (<em>Reuse, Reduce, Recycle</em>). Ini jadi indikator menghilangkan kebiasaan buang sampah secara liar,” kata dia.</p>
<p>Sebagai daerah wisata prioritas, Kecamatan Borobudur diakui punya jenis sampah beragam. Ada sisa makanan, bungkus makanan, botol air mineral, dan banyak lainnya. Dia ingin ada pola-pola ekonomi baru dari inovasi pengelolaan bank sampah.</p>
<p>Meski punya cukup bank sampah, diakui operasionalnya belum bisa maksimal seperti di Ngudi Lestari. Misalnya pengelolaan sampah organik untuk budidaya Maggot, pengepakan, pencacahan, untuk hasil-hasil daur ulang yang bisa menjadi produk bernilai lebih ekonomis.</p>
<p>“Selama ini hanya kumpul, kepak (kemas), dan jual. Kalau bisa diolah jadi produk kursi maka bisa jadi produk nilai tambah. Menarik kita temui, kerja sama dengan PT Pegadaian dengan program pilah sampah jadi tabungan emasnya. Ini yang akan kita praktikkan di tempat kami,” ujar Subiyanto.</p>
<p>Supaya lebih ada rasa tanggung jawab pengelolaan bank sampah, dia punya ide menerapkan bank sampah dalam pola-pola ekonomi Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). Percontohannya dirintis oleh Balkondes Omah Guyub Wringinputih.</p>
<figure id="attachment_438628" aria-describedby="caption-attachment-438628" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-438628" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/09/BANK-SAMPAH-13.jpg" alt="" width="681" height="384" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/09/BANK-SAMPAH-13.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/09/BANK-SAMPAH-13-400x226.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/09/BANK-SAMPAH-13-150x85.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-438628" class="wp-caption-text">Aktivitas pengurus sampah merapikan sampah terpilah di Bank Sampah Ngudi Lestari. (Foto: Diaz Azminatul Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>Potensi Pilah Sampah Event</strong></p>
<p>Bank sampah punya peluang besar menjalankan kerja baiknya menjadikan benda terbuang untuk lebih bernilai. Hal ini sekaligus membuka lebar jalan edukasi pilah sampah dan pemanfaatannya kepada masyarakat.</p>
<p>Selain mendapatkan sampah di lingkungan sekitar, instansi pendidikan, hingga rumah ibadah, ada potensi merengkuh lebih banyak sampah untuk menjadikannya tabungan emas. Salah satunya, sampah hasil kegiatan yang mengundang banyak orang, seperti agenda <em>event </em>di Semarang khususnya.</p>
<p>Envera sebuah gerakan pilah sampah di Kota Semarang, sudah mulai langkah baiknya untuk lingkungan. Gerakan ini sedari hulu, mengedukasi masyarakat untuk mulai memilah sampah antara organik, anorganik, dan residu.</p>
<p>CEO Envera, Bernadeta Yuswinda, menjelaskan, potensi sampah yang dihasilkan pada setiap<em> event</em> cukup besar. <em>Event </em>itu bisa pesta rakyat, konser, peringatan sebuah hari nasional yang mengundang animo besar masyarakat, dan lainnya.</p>
<p>Dia mencontohkan, Envera ikut serta dalam agenda Hari Keluarga Nasional (Harganas) yang dipusatkan di Lapangan Pancasila, Simpanglima, Kota Semarang, pada Juni 2024 lalu.</p>
<p>“Selama tiga hari perhelatan, hampir 100 kilogram lebih sampah yang terpilah. Untuk sampah organik dalam satu hari saat itu bisa 50 kilogram. Cukup tinggi, sampah yang dihasilkan dalam acara besar  seperti Harganas,” kata dia.</p>
<p>Sampah yang terpilah itu, kata dia, disalurkan ke bank sampah terdekat di mana tergantung wilayah <em>event. </em>Tujuan edukasi sudah didapat, hasil sampah yang dipilah juga bisa menjadi pemasukan bagi bank sampah.</p>
<p>Selain Harganas, Envera juga masuk pada event besar di Jawa Tengah yakni Jateng Fair beberapa waktu lalu. Hasilnya juga cukup lumayan, selain edukasi yang dijalankan.</p>
<p>“Untuk pendidikan lingkungan di institusi pendidikan, sampah organiknya kita bawa SMA Kebon Dalem,” kata dia.</p>
<figure id="attachment_438629" aria-describedby="caption-attachment-438629" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-438629" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/09/BANK-SAMPAH-14.jpeg" alt="" width="681" height="383" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/09/BANK-SAMPAH-14.jpeg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/09/BANK-SAMPAH-14-400x225.jpeg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/09/BANK-SAMPAH-14-150x84.jpeg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-438629" class="wp-caption-text">Aktivitas di TPA Kalikondang, Kabupaten Demak yang sudah tidak aktif, di mana sampah menggunung dan dilakukan penghijauan, Rabu 7 Agustus 2024. (Foto: Diaz Azminatul Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>Bank Sampah Perpanjang Usia Teknis TPA</strong></p>
<p>Pakar Lingkungan dari Universitas Diponegoro (Undip) Prof Sudharto P Hadi, menjelaskan tentang peran besar bank sampah yang konsisten dan berkelanjutan. Tumbuhnya bank sampah bisa memperpanjang usia teknis Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di sebuah kota/kabupaten.</p>
<p>“Sampah kontribusinya besar untuk memperpanjang teknis usia TPA. Kalau pemerintah kota harus mencari lokasi TPA baru itu tidak mudah. Ada tantangan konflik sosial,”kata dia.</p>
<p>Die mencontohkan TPA Piyungan di DI Yogyakarta yang sudah penuh. Umur teknisnya sudah habis dan sudah penuh, sehingga tak lagi menerima sampah dari wilayah sekitarnya. Dampaknya, tumpukan sampah di sembarang tempat.</p>
<p>“Bahkan ada guyonan itu, lempar sampah sebagai olahraga. Itu dampak TPA yang penuh” kata dia.</p>
<p>Lebih jauh, mantan Rektor Undip itu bilang, bank sampah itu potret pemilahan limbah dari hulu atau i sumbernya. Masyarakat,  difasilitasi agar sampah yang selama ini dianggap bencana anorganik,  ada botol, plastik, dibuang membebani lingkungan. Barang-barang itu dibuang termasuk di sungai, sehingga sungai itu laiknya mall sampah.</p>
<p>“Dengan hadirnya bank sampah maka ada ruang. Imbalannya dapat sejumlah uang atau tabungan berdasarkan nilai sampah yang didapat,” katanya.</p>
<p>Lebih lanjut, bank sampah yang bagus, kata dia, bukan hanya sampah anorganik yang dibuat produk bernilai lain. Dalam pengembangannya, manfaat mengolah sampah organik bisa dibuat menjadi pupuk .</p>
<p>“Kalau itu dilakukan dengan baik bisa mengurangi beban TPS dan TPA,” tuturnya.</p>
<figure id="attachment_438631" aria-describedby="caption-attachment-438631" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-438631" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/09/BANK-SAMPAH-3.jpg" alt="" width="681" height="454" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/09/BANK-SAMPAH-3.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/09/BANK-SAMPAH-3-400x267.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/09/BANK-SAMPAH-3-150x100.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-438631" class="wp-caption-text">Nasabah Bank Sampah Ngudi Lestari di Kelurahan Tinjomoyo, Kota Semarang, mendapat pemberitahuan transaksi tabungan emas melalui pesan di gawainya. (Foto: Diaz Azminatul Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>MengEMASkan Indonesia 2045</strong></p>
<p>Annisa Lufth W Niati, Assistant manager I CSR PT Pegadaian Kanwil XI Semarang, mengutarakan, program perusahaan seperti ‘Memilah Sampah Menabung Emas’ via bank sampah punya tujuan besar. Selain tujuan keberlangsungan ekonomi hijau berbasis lingkungan, PT Pegadaian juga ingin turut ‘MengEMASkan Indonesia 2045’ melalui investasi emas.</p>
<p>Pada 2023, kata dia, PT Pegadaian Kanwil XI Semarang menaungi tujuh bank sampah di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta. Angkanya bertambah menjadi total 29 bank sampah di Jawa Tengah – DI Yogyakarta. Yang Salah satu yang paling besar di DI Yogyakarta yakni Bank Sampah Panggungharjo.</p>
<p>“Sekarang pendaftaran bank sampah yang baru sedang diusulkan ke nasional. Di Pegadaian Kanwil XI Semarang ada 18 tambahan yang mendaftar secara nasional. Targetnya tahun ini satu cabang satu bank sampah binaan. Di Kita ada 61 cabang total di Jateng-DIY,” kata Icha, sapaan akrabnya.</p>
<p>Icha mengatakan, data nasabah bank sampah di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta sudah mencatatkan 669 gram tabungan emas per 1 Agustus 2024. Dengan nilai beli emas tertinggi pekan ketiga September 2024 mencapai Rp1.343.000,00, maka aset nilai tabungan emas nasabah bank sampah wilayah itu mencapai hampir Rp900 juta.</p>
<p>Adapun, secara nasional terdapat 200 bank sampah di bawah naungan PT Pegadaian yang ditargetkan terus bertambah menjadi 400. Dari 200 bank sampah secara nasional tabungan bank sampah mencapai 15 Kg per 1 Agustus 2024. Artinya, ada nilai aset tabungan emas nasabah bank sampah mencapai Rp20,145 miliar.</p>
<p>PT Pegadaian, kata Icha, juga membuatkan organisasi naungan untuk bank sampah bernama Forum Sahabat Emas Peduli Sampah Indonesia.</p>
<p>Sementara itu, untuk bank sampah yang ingin bergabung dalam binaan PT Pegadaian, perusahaan memberikan syarat yang tidak terlalu sulit. Bank sampah tidak akan ditarget tabungan emas.</p>
<p>“Kita tidak ditarget dapatnya emas berapa. Persyaratannya salah satunya, minimal ada 30 anggota aktif yang punya tabungan emas di bank sampah untuk mendaftar,” katanya.</p>
<figure id="attachment_438636" aria-describedby="caption-attachment-438636" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-438636" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/09/BANK-SAMPAH-15.jpeg" alt="" width="681" height="383" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/09/BANK-SAMPAH-15.jpeg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/09/BANK-SAMPAH-15-400x225.jpeg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/09/BANK-SAMPAH-15-150x84.jpeg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-438636" class="wp-caption-text">Aktivitas nasabah dan pegawai di PT Pegadaian Kanwil XI Semarang, cabang Imam Bonjol Kota Semarang, Jumat 23 Februari 2024. (Foto: Diaz Azminatul Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>Meroket Laba dan Nasabah PT Pegadaian </strong></p>
<p>Bisnis PT Pegadaian menampakkan kinerja positif dengan mencetak laba bersih sebesar Rp 4,38 triliun sepanjang 2023. Angka ini ini tumbuh 32,7% dibandingkan tahun 2022 sebesar Rp 3,30 triliun.</p>
<p>Mengutip keterangan pers perusahaan pada Februari 2024, Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan bilang catatan positif ini didukung oleh peningkatan Outstanding Loan (OSL). Catatan tertinggi dalam 3 tahun terakhir yang pernah dihasilkan oleh PT Pegadaian, yaitu sebesar 14,4% dari Rp59,1 triliun pada 2022 menjadi Rp67,6 Triliun.</p>
<p>Aset perusahaan juga meroket sebesar 12,6% dari Rp73,33 triliun pada 2022 menjadi Rp82,6 triliun pada 2023. Kualitas pembiayaan PT Pegadaian, dinilai semakin sehat hasil dari penurunan angka NPL. Di mana angkanya 1,2% pada 2022 menjadi 0,85% pada 2023.</p>
<p>Atas data capaian itu, PT Pegadaian mampu tingkatkan ROA (<em>Return on Asset</em>) sebesar 5,6% dan ROE (<em>Return on Equity</em>) sebesar 14,33%. Adapun PT Pegadaian mengalami rasio BOPO (Beban Operasional Pendapatan Operasional) terendah dalam beberapa tahun belakang, yaitu sebesar 66,10% pada 2023.</p>
<p>Atas nama manajemen dan seluruh Insan Pegadaian, Damar, berterimakasih kepada seluruh masyarakat yang loyal terhadap perusahaan dengan memanfaatkan produk dan layanan perusahaan gadai milik negara itu.</p>
<p>“Alhamdulillah, jumlah nasabah kami hingga 31 Desember 2023 tercatat naik 9,7% dari 21,9 juta orang menjadi 24 juta orang,” kata Damar.</p>
<p>Lebih lanjut, data pengguna aplikasi Pegadaian Digital per 31 Desember 2023 sebanyak 6,5 juta user. Catatann volume transaksi sebesar Rp 14,5 triliun, atau naik 72% dari tahun 2022.</p>
<p>Memasuki tahun 2024, lanjut Damar, PT Pegadaian berkomitmen untuk selalu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Dia juga ingin PT Pegadaian memberikan kinerja terbaiknya dengan melebarkan sayap dalam mengembangkan ekosistem emas. Hal ini, disebutnya, satu arah pada meningkatnya minat masyarakat untuk berinvestasi emas.</p>
<p>&#8220;Pegadaian punya ragam produk investasi emas yang dapat dimiliki dengan berbagai cara. Bisa lewat Cicil Emas, Arisan Emas, beli perhiasan melalui Galeri 24, atau menabung emas dengan produk Tabungan Emas yang bisa di akses langsung melalui aplikasi Pegadaian Digital,” kata Damar.</p>
<p>Selain itu, dijelaskan Damar, dalam pengembangan layanan, masyarakat tak harus datang ke Pegadaian membawa ema dalam transaksinya. Perusahaan sudah punya layanan bernama Gadai Express dan Gadai dari Rumah.</p>
<p>Gadai Express merupakan layanan yang diluncurkan Pegadaian untuk menjemput dan antar barang jaminan gadai dari rumah menuju outlet Pegadaian. Sedangkan dengan Gadai dari Rumah, penaksir dapat langsung mengunjungi nasabah dan menaksir barang jaminan ditempat. Melalui dua layanan ini, nasabah dapat melakukan transaksi tanpa harus ke outlet Pegadaian.</p>
<p>“Semua kita usahakan agar mudah dan masyarakat nyaman dalam merancang masa depannya,&#8221; kata dia.</p>
<p><strong>Diaz Azminatul Abidin</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/09/20/mengemaskan-indonesia-2045-dengan-ekonomi-hijau-bank-sampah">MengEMASkan Indonesia 2045 dengan Ekonomi Hijau Bank Sampah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Ajak Pegiat Bank Sampah Jadi Agen </title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/06/15/pegadaian-kanwil-ix-jakarta-2-ajak-pegiat-bank-sampah-jadi-agen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Jun 2024 22:08:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Agen Pegadaian]]></category>
		<category><![CDATA[bank sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Forsepsi]]></category>
		<category><![CDATA[Pegiat]]></category>
		<category><![CDATA[PT Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=420068</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID) &#8211; PT Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 terus berusaha mendekatkan diri kepada masyarakat melalui Agen Pegadaian. Kali ini, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 mengajak para pegiat bank sampah untuk menjadi agen. Hal itu disampaikan Pemimpin PT Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2, Endang Pertiwi, dalam kegiatan Konsolidasi Offline Bank Sampah bersama Forum Sahabat Emas [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/06/15/pegadaian-kanwil-ix-jakarta-2-ajak-pegiat-bank-sampah-jadi-agen">Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Ajak Pegiat Bank Sampah Jadi Agen </a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; PT Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 terus berusaha mendekatkan diri kepada masyarakat melalui Agen Pegadaian. Kali ini, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 mengajak para pegiat bank sampah untuk menjadi agen.</p>
<p>Hal itu disampaikan Pemimpin PT Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2, Endang Pertiwi, dalam kegiatan Konsolidasi Offline Bank Sampah bersama Forum Sahabat Emas Peduli Sampah Indonesia (Forsepsi) yang digelar di Learning Corner Kantor Cabang Pegadaian Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (14/6/2024).</p>
<p>&#8220;Pegiat bank sampah nanti kami ajak jadi Agen Pegadaian. Tujuannya sebagai kepanjangan tangan Pegadaian agar dekat dengan masyarakat sekaligus mengedukasi masyarakat untuk investasi emas,&#8221; kata Endang Pertiwi.</p>
<p>Melalui bank sampah juga, Pegadaian mengajak masyarakat untuk berinvestasi dengan melakukan hal yang paling terkecil yaitu mengubah sampah menjadi emas.</p>
<p>Maksudnya, sampah rumah tangga nantinya dikumpulkan lalu dipilah. Sampah yang sudah dipilah lalu dikirim ke bank sampah binaan Pegadaian untuk diubah menjadi emas dalam bentuk tabungan emas, yang merupakan produk unggulan Pegadaian.</p>
<p>&#8220;Kami ada program memilah sampah menabung emas. Semakin banyak bank sampah yang jadi binaan Pegadaian maka tujuan kita untuk meng-Emas-kan Indonesia semakin mudah,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Tabungan emas yang dihasilkan dari menukarkan sampah tersebut, lanjutnya, bisa digunakan untuk berbagai berbagai hal. Endang Pertiwi mencontohkan, tabungan emas bisa digunakan untuk membayar down payment (DP) untuk cicil emas di Pegadaian.</p>
<p>Selain itu, juga bisa digunakan untuk berbagai produk unggulan lainnya, seperti arrum haji, arrum safar atau produk investasi lainnya.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/06/15/pegadaian-kanwil-ix-jakarta-2-ajak-pegiat-bank-sampah-jadi-agen">Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Ajak Pegiat Bank Sampah Jadi Agen </a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Bagikan Paket Mukena dan Sembako kepada 6 Bank Sampah Binaan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/04/29/pegadaian-kanwil-ix-jakarta-2-bagikan-paket-mukena-dan-sembako-kepada-6-bank-sampah-binaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Apr 2024 11:59:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[bank sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Binaan]]></category>
		<category><![CDATA[Menyerahkan]]></category>
		<category><![CDATA[Paket mukena]]></category>
		<category><![CDATA[PT Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2]]></category>
		<category><![CDATA[sembako]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=411535</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID) &#8211; PT Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 membagikan paket mukena dan sembako kepada para pengurus enam bank sampah binaan PT Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2. Penyerahan sendiri dilakukan selama tiga hari mulai tanggal 2-4 April 2024. Pemimpin PT Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2, Endang Pertiwi menjelaskan, paket mukena dan sembako yang dibagikan kepada [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/04/29/pegadaian-kanwil-ix-jakarta-2-bagikan-paket-mukena-dan-sembako-kepada-6-bank-sampah-binaan">Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Bagikan Paket Mukena dan Sembako kepada 6 Bank Sampah Binaan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> PT Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 membagikan paket mukena dan sembako kepada para pengurus enam bank sampah binaan PT Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2.</p>
<p>Penyerahan sendiri dilakukan selama tiga hari mulai tanggal 2-4 April 2024.</p>
<p>Pemimpin PT Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2, Endang Pertiwi menjelaskan, paket mukena dan sembako yang dibagikan kepada enam bank sampah binaan tersebut merupakan program bingkisan ramadan Pegadaian.</p>
<p>&#8220;Pemberian paket mukena dan sembako ini sebagai bentuk support Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 kepada pengurus enam bank sampah binaan. Diharapkan ada ikatan kuat antara Pegadaian dengan bank sampah binaan,&#8221; kata Endang Pertiwi dalam keterangan tertulisnya, Senin (29/4/2024).</p>
<p>Endang menuturkan, pemberian bingkisan ramadan tersebut sejalan dengan komitmen PT Pegadaian untuk mewujudkan environmental, social and governance (ESG). Salah satunya melalui program lingkungan bank sampah binaan yang saat ini berjumlah hampir 200 bank sampah di seluruh indonesia.</p>
<p>&#8220;Semoga bantuan tersebut dapat bermanfaat, namun jangan dilihat dari segi nilainya, tapi bantuan ini sebagai bentuk PT Pegadaian berbagi sesama,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Dengan semangat ESG tersebut, Pegadaian akan selalu memberikan dukungan kepada bank sampah binaan. Dengan berbagi maka dapat mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan yang sejalan dengan komitmen PT Pegadaian.</p>
<p>Menurut Endang, kegiatan berbagi tersebut berlangsung setiap tahunnya. Apalagi, Pegadaian dan bank sampah binaan berkolaborasi dalam sejumlah program. Seperti program Green Life action movement, dimana setiap outlet atau karyawan Pegadaian memilah sampah hingga berhemat listrik guna mewujudkan lingkungan yang bersih dan baik.</p>
<p>&#8220;Pegadaian mendukung program bank sampah dalam jual beli sampah. Kemudian, hasilnya bisa ditabung atau membuka tabungan emas Pegadaian dalam program mengubah sampah jadi emas,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Endang menambahkan, PT Pegadaian ingin terus memberi nilai manfaat kepada masyarakat. Diharapkan bantuan yang diberikan tersebut bermanfaat dan tepat guna.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/04/29/pegadaian-kanwil-ix-jakarta-2-bagikan-paket-mukena-dan-sembako-kepada-6-bank-sampah-binaan">Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Bagikan Paket Mukena dan Sembako kepada 6 Bank Sampah Binaan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Munggang Atas Mojotengah Wonosobo Ikuti Sosialisasi Bank Sampah, Seperti Apa?</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/03/11/warga-munggang-atas-mojotengah-wonosobo-ikuti-sosialisasi-bank-sampah-seperti-apa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Mar 2021 09:29:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[bank sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Peduli Ligkungan]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=155641</guid>

					<description><![CDATA[<p>WONOSOBO (SUARABARU.ID)&#8211; Sejumlah warga RW 12 Kampung Munggang Atas Kelurahan Kalibeber, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo, mengikuti sosialisasi pengolaan sampah yang benilai guna. Aktivis lingkungan Kampung Munggang Atas, Tri Purwanto, Kamis (11/3/2021) mengatakan, sosialisasi pengelolaan sampah ini digagas Mapala Universitas Sains Al Quran (Unsiq) Jawa Tengah di Wonosobo. Selain itu, kegiatan itu juga didukung Dinas Lingkungan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/03/11/warga-munggang-atas-mojotengah-wonosobo-ikuti-sosialisasi-bank-sampah-seperti-apa">Warga Munggang Atas Mojotengah Wonosobo Ikuti Sosialisasi Bank Sampah, Seperti Apa?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>WONOSOBO (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Sejumlah warga RW 12 Kampung Munggang Atas Kelurahan Kalibeber, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo, mengikuti sosialisasi pengolaan sampah yang benilai guna.</p>
<p>Aktivis lingkungan Kampung Munggang Atas, Tri Purwanto, Kamis (11/3/2021) mengatakan, sosialisasi pengelolaan sampah ini digagas Mapala Universitas Sains Al Quran (Unsiq) Jawa Tengah di Wonosobo.</p>
<p>Selain itu, kegiatan itu juga didukung Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Wonosobo, Bank Sampah Praba Kampung Prajuritan Bawah dan PT Tirta Investama (Aqua Danone).</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2021/03/11/seluruh-kepala-poskamling-di-kabupaten-magelang-apel-di-mapolres/">Seluruh Kepala Poskamling di Kabupaten Magelang Apel di Mapolres</a></strong></p>
<figure id="attachment_155698" aria-describedby="caption-attachment-155698" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="wp-image-155698 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/03/WhatsApp-Image-2021-03-11-at-15.10.34.jpeg" alt="" width="681" height="337" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/03/WhatsApp-Image-2021-03-11-at-15.10.34.jpeg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/03/WhatsApp-Image-2021-03-11-at-15.10.34-400x198.jpeg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/03/WhatsApp-Image-2021-03-11-at-15.10.34-150x74.jpeg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-155698" class="wp-caption-text">Peserta pelatihan pengelolaan sampah berfoto bersama usai acara. Foto: Muharno Zarka</figcaption></figure>
<p>&#8221;Tujuan diadakan kegiatan ini, untuk mengurangi volume sampah dengan kreativitas memanfaatkan barang bekas menjadi kerajinan yang punya nilai estetika, dan nilai ekonomi yang lebih tinggi,&#8221; kata Tri.</p>
<p>Humas PT Tirta Investama Wonosobo, Basuki Rahmat menambahkan, pihaknya mempunyai program peduli lingkungan, agar ketersediaan air bersih bisa berlangsung terus menerus dan tidak terjadi kekurangan air bersih.</p>
<p>&#8221;Cara yang dilakukan adalah, dengan mendorong kepedulian masyarakat untuk mengelola sampah dengan baik dan benar. Sehingga sampah tidak mencemari lingkungan dan punya nilai ekonomi tinggi,&#8221; sebutnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2021/03/11/polisi-gelar-baksos-dan-kerja-bakti-gandeng-mahasiswa-asal-papua/">Polisi Gelar Baksos dan Kerja Bakti Gandeng Mahasiswa Asal Papua</a></strong></p>
<p>Kegiatan yang selama ini dilakukan, lanjut dia, seperti konservasi lingkungan, pendampingan industri rumah tangga (IRT), pertanian berkelanjutan, kesehatan dan sanitasi di lingkungan pemukiman warga.</p>
<p>Sementara itu, pegiat Bank Sampah Praba Prajuritan Bawah Wonosobo, memberikan ilmu membuat barang bekas menjadi bunga cantik, tas belanja, toples dari koran dan lain sebagainya, pada warga Kampung Munggang Atas.</p>
<p>Menurut Tri Purwanto, dukungan dari banyak pihak itu, akan lebih memberikan nilai dan manfaat yang lebih variatif bagi warga Kampung Munggang Atas di RW 12 Kelurahan Kalibeber, Mojotengah, Wonosobo.</p>
<p><em><strong>Muharno Zarka-Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/03/11/warga-munggang-atas-mojotengah-wonosobo-ikuti-sosialisasi-bank-sampah-seperti-apa">Warga Munggang Atas Mojotengah Wonosobo Ikuti Sosialisasi Bank Sampah, Seperti Apa?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>