<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#Balita Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/balita/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Thu, 16 Apr 2026 15:42:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>#Balita Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>LKC Dompet Dhuafa Jateng Gelar Program Desa Serbu TBC, Sasar Puluhan Balita</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/04/16/lkc-dompet-dhuafa-jateng-gelar-program-desa-serbu-tbc-sasar-puluhan-balita</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Apr 2026 15:42:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Balita]]></category>
		<category><![CDATA[LKC Dompet Dhuafa Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Program Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Serbu TBC]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=554336</guid>

					<description><![CDATA[<p>KEBUMEN (SUARABARU.ID) &#8211; Upaya percepatan eliminasi Tuberkulosis (TBC) terus diperkuat melalui deteksi dini pada kelompok rentan. Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Jawa Tengah bekerja sama dengan Puskesmas Pejagoan melaksanakan penjaringan suspek TBC pada balita melalui Tes Mantoux di Desa Kuwayuhan, Kecamatan Pejagoan, Kabupaten Kebumen, belum lama ini. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Desa [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/04/16/lkc-dompet-dhuafa-jateng-gelar-program-desa-serbu-tbc-sasar-puluhan-balita">LKC Dompet Dhuafa Jateng Gelar Program Desa Serbu TBC, Sasar Puluhan Balita</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEBUMEN (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Upaya percepatan eliminasi Tuberkulosis (TBC) terus diperkuat melalui deteksi dini pada kelompok rentan.</p>
<p>Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Jawa Tengah bekerja sama dengan Puskesmas Pejagoan melaksanakan penjaringan suspek TBC pada balita melalui Tes Mantoux di Desa Kuwayuhan, Kecamatan Pejagoan, Kabupaten Kebumen, belum lama ini.</p>
<p>Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Desa Serbu TBC (Serentak Berantas Tuberkulosis) yang bertujuan meningkatkan penemuan kasus TBC sejak dini, khususnya pada kelompok rentan seperti balita. Sebanyak 37 balita menjadi sasaran dalam kegiatan skrining ini.</p>
<p>Pelaksanaan skrining diawali dengan pengukuran berat badan (BB) dan tinggi badan (TB), serta evaluasi status gizi oleh tim Puskesmas Pejagoan. Selanjutnya, dilakukan Tes Mantoux sebagai metode deteksi dini infeksi TBC pada anak. Hasil pemeriksaan dijadwalkan akan dibacakan pada Jumat, 17 April 2026 oleh tim Puskesmas.</p>
<p>Kepala Desa Kuwayuhan, H. Akhmad Mujamil menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program ini. Ia menegaskan, upaya eliminasi TBC memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, dan program Desa Serbu TBC menjadi langkah strategis dalam pemberantasan TBC di tingkat desa.</p>
<p>Sementara itu, dr. Septian Choirul dari Puskesmas Pejagoan menekankan pentingnya deteksi dini TBC pada balita. “TBC merupakan penyakit infeksi yang dapat berdampak pada pertumbuhan dan status gizi anak, sehingga deteksi sejak dini sangat penting untuk mencegah dampak yang lebih serius,” ujarnya.</p>
<p>Menurut Pelaksana Program TBC LKC Dompet Dhuafa Jawa Tengah, Siti Nur Rahmah, kegiatan ini akan terus diperluas agar seluruh kelompok sasaran dapat terjangkau. Ia berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya pencegahan dan penanggulangan TBC.</p>
<p>Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Kuwayuhan dapat meningkatkan pemahaman, kesadaran, serta partisipasi aktif dalam upaya pencegahan dan pengendalian TBC, sejalan dengan target eliminasi TBC di Indonesia.</p>
<p>Salah satu pendekatan eliminasi TBC di tingkat desa adalah melalui pemberdayaan masyarakat berbasis desa. Program Desa Serbu TBC dirancang untuk meningkatkan peran aktif masyarakat, kader kesehatan, serta lintas sektor dalam upaya penemuan kasus, pendampingan pengobatan hingga sembuh (TOSS TBC), serta penguatan perilaku hidup sehat.</p>
<p>Selain itu, diperlukan dukungan inovasi berupa tools atau aplikasi untuk memantau kepatuhan minum obat pasien TBC guna menurunkan angka putus berobat (loss to follow-up).</p>
<p>Kepala LKC Dompet Dhuafa Jawa Tengah, Titi Ngudiati, menegaskan pentingnya kolaborasi dalam upaya eliminasi TBC.</p>
<p>“TBC tidak bisa diberantas sendiri-sendiri. Dibutuhkan kolaborasi semua pihak, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, hingga masyarakat,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Melalui Program Desa Serbu TBC, diharapkan sinergi antara Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen dan LKC Dompet Dhuafa Jawa Tengah semakin kuat dalam menemukan kasus lebih dini, dan memastikan pasien mendapatkan pengobatan hingga sembuh,” tegas Titi.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/04/16/lkc-dompet-dhuafa-jateng-gelar-program-desa-serbu-tbc-sasar-puluhan-balita">LKC Dompet Dhuafa Jateng Gelar Program Desa Serbu TBC, Sasar Puluhan Balita</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bocah 4 Tahun Tenggelam di Sungai Irigasi Klambu, Ditemukan Setelah Tiga Jam Pencarian</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/04/02/bocah-4-tahun-tenggelam-di-sungai-irigasi-klambu-ditemukan-setelah-tiga-jam-pencarian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Apr 2026 14:44:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[#Balita]]></category>
		<category><![CDATA[Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Terkesi]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[irigasi]]></category>
		<category><![CDATA[klambu]]></category>
		<category><![CDATA[tenggelam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=552187</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Peristiwa tragis menimpa seorang anak laki-laki yang tenggelam di sungai irigasi wilayah Klambu, Kabupaten Grobogan. Insiden ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban setelah upaya pencarian berakhir dengan penemuan jasad. Kejadian seorang anak laki-laki yang tenggelam di sungai irigasi Klambu tersebut terjadi di Desa Terkesi. Warga sekitar pun sempat dihebohkan dengan kabar [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/04/02/bocah-4-tahun-tenggelam-di-sungai-irigasi-klambu-ditemukan-setelah-tiga-jam-pencarian">Bocah 4 Tahun Tenggelam di Sungai Irigasi Klambu, Ditemukan Setelah Tiga Jam Pencarian</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) –</strong> Peristiwa tragis menimpa seorang anak laki-laki yang tenggelam di sungai irigasi wilayah Klambu, Kabupaten Grobogan.</p>
<p>Insiden ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban setelah upaya pencarian berakhir dengan penemuan jasad.</p>
<p>Kejadian seorang anak laki-laki yang tenggelam di sungai irigasi Klambu tersebut terjadi di Desa Terkesi. Warga sekitar pun sempat dihebohkan dengan kabar hilangnya korban sebelum akhirnya diketahui tenggelam.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/04/02/dua-tahun-gunakan-sepeda-motor-listrik-untuk-aktivitas-harian-ini-alasan-kepala-dinkes-grobogan-dr-djatmiko">Dua Tahun Gunakan Sepeda Motor Listrik untuk Aktivitas Harian, Ini Alasan Kepala Dinkes Grobogan dr Djatmiko</a></strong></h6>
<p>Peristiwa memilukan itu berlangsung pada Kamis (2/4/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Suasana pagi yang awalnya tenang berubah menjadi kepanikan setelah korban dinyatakan hilang.</p>
<p>Kapolsek Klambu AKP R Enggal Agung menjelaskan kronologi awal kejadian tersebut. Ia menyebut korban bernama Miftahurrahman (4), warga Desa Terkesi.</p>
<p>Saat itu, korban tengah mencuci sepeda bersama kakeknya, Ngatno (56), di sekitar lokasi kejadian. Aktivitas tersebut berlangsung seperti biasa tanpa tanda-tanda bahaya.</p>
<p>Namun, situasi berubah ketika sang kakek masuk ke dalam rumah untuk beberapa saat. Ia meninggalkan cucunya yang masih berada di sekitar sungai.</p>
<p>Ketika kembali keluar rumah, Ngatno tidak lagi melihat cucunya di lokasi semula. Kondisi tersebut membuatnya panik dan segera mencari keberadaan korban.</p>
<p>Upaya pencarian awal dilakukan oleh keluarga dengan meminta bantuan warga sekitar. Mereka menyisir area sekitar rumah dan aliran sungai.</p>
<p>Tidak lama kemudian, warga mendapat informasi bahwa korban diduga tenggelam di aliran sungai irigasi tersebut. Dugaan ini semakin menguatkan kekhawatiran keluarga.</p>
<p>Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada perangkat Desa Terkesi. Laporan itu selanjutnya diteruskan ke pihak Polsek Klambu.</p>
<p>Mendapatkan laporan tersebut, aparat kepolisian langsung bergerak cepat. Mereka segera berkoordinasi dengan BPBD Grobogan untuk melakukan pencarian.</p>
<p>Tim SAR BPBD Grobogan bersama polisi dan warga setempat langsung turun ke lokasi. Mereka memulai proses penyisiran di sepanjang aliran sungai.</p>
<p>Pencarian dilakukan secara intensif dengan menyisir area yang diduga menjadi titik jatuhnya korban. Kondisi arus sungai menjadi tantangan tersendiri.</p>
<p>&#8220;Polsek Klambu bersama Tim SAR Gabungan dan warga langsung menyisir di sekitar aliran sungai irigasi tersebut. Alhamdulilah, setelah tiga jam pencarian, korban berhasil ditemukan,&#8221; jelas Kapolsek.</p>
<p>Setelah pencarian selama kurang lebih tiga jam, tim akhirnya menemukan korban. Lokasi penemuan berada tidak jauh dari titik awal kejadian.</p>
<p>Kapolsek menjelaskan bahwa korban ditemukan pada jarak sekitar 200 meter dari lokasi awal. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/04/02/jelang-jumat-agung-dan-paskah-polres-kudus-sterilisasi-gereja-pastikan-ibadah-aman-dan-kondusif">Jelang Jum’at Agung dan Paskah, Polres Kudus Sterilisasi Gereja, Pastikan Ibadah Aman dan Kondusif</a></strong></h6>
<p>Petugas kemudian mengevakuasi jasad korban dari aliran sungai. Proses evakuasi berlangsung dengan hati-hati mengingat kondisi medan.</p>
<p>Selanjutnya, jasad korban dibawa menuju rumah duka. Keluarga korban langsung menyambut dengan suasana haru dan duka mendalam.</p>
<p>&#8220;Dari hasil pemeriksaan kesehatan dan olah TKP, korban ditemukan di saluran irigasi berukuran lebar 15 meter, jarak 200 meter dari lokasi tempat mencuci sepeda, ada bekas kaki korban terpeleset dan korban tenggelam di aliran sungai sedalam tiga meter,&#8221; jelas Kapolsek.</p>
<p>Hasil pemeriksaan di lokasi kejadian menunjukkan adanya tanda korban terpeleset sebelum jatuh ke sungai. Kedalaman air yang mencapai tiga meter memperparah kondisi.</p>
<p>Selain itu, petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap jasad korban. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan penyebab kematian.</p>
<p>Dari hasil visum luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hal ini memperkuat dugaan bahwa korban meninggal akibat tenggelam.</p>
<p>Kapolsek menegaskan bahwa peristiwa tersebut murni kecelakaan. Tidak ada unsur tindak pidana dalam kejadian tersebut.</p>
<p>Sebagai langkah antisipasi, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada. Terutama bagi orang tua yang memiliki anak kecil.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/04/02/injourney-optimalkan-kelancaran-arus-mudik-dan-libur-lebaran-2026">InJourney Optimalkan Kelancaran Arus Mudik dan Libur Lebaran 2026</a></strong></h6>
<p>&#8220;Kami imbau kepada masyarakat Kecamatan Klambu, terlebih yang tinggal di bantaran sungai berarus deras, agar tetap memantau aktivitas anak-anaknya secara berkala, sehingga insiden serupa tidak terulang kembali,&#8221; pesannya.</p>
<p>Peristiwa seorang anak laki-laki yang tenggelam di sungai irigasi Klambu ini menjadi pengingat bagi semua pihak. Pengawasan terhadap anak di lingkungan berisiko harus ditingkatkan.</p>
<p>Duka akibat seorang anak laki-laki yang tenggelam di sungai irigasi Klambu diharapkan tidak terulang kembali, dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap keselamatan di sekitar aliran sungai.</p>
<p><strong>Tya Widya</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/04/02/bocah-4-tahun-tenggelam-di-sungai-irigasi-klambu-ditemukan-setelah-tiga-jam-pencarian">Bocah 4 Tahun Tenggelam di Sungai Irigasi Klambu, Ditemukan Setelah Tiga Jam Pencarian</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dua Balita Kembar Ditemukan Tak Bernyawa di Irigasi Penawangan Grobogan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/12/18/dua-balita-kembar-ditemukan-tak-bernyawa-di-irigasi-penawangan-grobogan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Dec 2025 12:18:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[#Balita]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas PUPR Kabupaten Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[kembar]]></category>
		<category><![CDATA[Penawangan]]></category>
		<category><![CDATA[sungai irigasi]]></category>
		<category><![CDATA[tenggelam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=534978</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) &#8211; Peristiwa tragis menimpa sebuah keluarga di Desa Penawangan, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan. Dua anak kembar berusia 3,5 tahun meninggal dunia setelah tenggelam di saluran irigasi desa pada Rabu (17/12/2025). Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB di area irigasi Dusun Penawangan, Desa Penawangan, Kabupaten Grobogan. BACA JUGA : Kenalkan Budaya Agung, SMPN 1 [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/12/18/dua-balita-kembar-ditemukan-tak-bernyawa-di-irigasi-penawangan-grobogan">Dua Balita Kembar Ditemukan Tak Bernyawa di Irigasi Penawangan Grobogan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Peristiwa tragis menimpa sebuah keluarga di Desa Penawangan, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan.</p>
<p>Dua anak kembar berusia 3,5 tahun meninggal dunia setelah tenggelam di saluran irigasi desa pada Rabu (17/12/2025).</p>
<p>Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB di area irigasi Dusun Penawangan, Desa Penawangan, Kabupaten Grobogan.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2025/12/18/kenalkan-budaya-agung-smpn-1-welahan-menjemput-cahaya-inspirasi-r-a-kartini">Kenalkan Budaya Agung, SMPN 1 Welahan Menjemput Cahaya Inspirasi R.A. Kartini</a></strong></h6>
<p>Dua korban diketahui bernama Bagas Pandu Satria Pamungkas dan Bella Mutiara Nainawa. Keduanya merupakan anak kembar yang lahir di Grobogan pada 28 Juli 2022.</p>
<p>Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh seorang tukang yang hendak mengambil air di saluran irigasi untuk keperluan pembangunan talud desa. Hal itu dijelaskan Kapolsek Penawangan, AKP Sutarjo.</p>
<p>&#8220;Saat mengambil air, saksi melihat sosok balita berjenis kelamin laki-laki, dalam kondisi tenggelam dan terseret arus air irigasi yang cukup deras,&#8221; jelas Kapolsek Penawangan AKP Sutarjo, dalam keterangannya.</p>
<p>Saksi tersebut langsung turun ke saluran irigasi dan mengevakuasi kedua korban ke atas. Ia berupaya memberikan pertolongan dengan memposisikan kepala korban ke bawah agar air keluar dari tubuhnya.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2025/12/18/dpc-peradi-jalin-kerja-sama-dengan-pn-semarang">DPC Peradi Jalin Kerja Sama dengan PN Semarang</a></strong></h6>
<p>&#8220;Setelah itu, korban segera dibawa ke Klinik Mentari Husada untuk mendapatkan penanganan medis,&#8221; tambah Kapolsek.</p>
<p>Namun, setibanya di klinik, petugas medis menyatakan bahwa korban pertama telah meninggal dunia.</p>
<p>Keluarga kemudian membawa korban kembali ke rumah duka dan melanjutkan pencarian terhadap Bella Mutiara Nainawa yang belum ditemukan.</p>
<p>&#8220;Tak lama berselang, keluarga mendengar teriakan dari saksi lain yang berada di area irigasi belakang kediaman dr Kusnadi,&#8221; jelas AKP Sutarjo.</p>
<p>Korban kedua akhirnya ditemukan tersangkut di bawah jembatan bambu yang melintang di atas saluran irigasi tersebut.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2025/12/18/30-pengurus-osis-smpn1-karangsambung-ikuti-workshop-jurnalistik">OSIS dan Siswa SMPN 1 Karangsambung Ikuti Workshop Jurnalistik</a></strong></h6>
<p>Warga bersama keluarga segera mengevakuasi Bella Mutiara Nainawa dan membawanya ke Klinik Mentari Husada untuk mendapatkan pertolongan.</p>
<p>Namun, pihak medis kembali menyatakan bahwa korban kedua juga telah meninggal dunia.</p>
<p>Untuk memastikan kondisi kedua anak kembar tersebut, keluarga membawa keduanya ke Rumah Sakit Permata Utama Grobogan.</p>
<p>&#8220;Setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan, pihak rumah sakit menegaskan bahwa kedua korban telah meninggal dunia,&#8221; tambah Kapolsek.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2025/12/18/sikap-apatis-berpotensi-jadi-kendala-meningkatkan-partisipasi-pemilih">Sikap Apatis, Berpotensi Jadi Kendala Meningkatkan Partisipasi Pemilih</a></strong></h6>
<p>Jasad kedua korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk dilakukan proses pemakaman.</p>
<p>Terkait penyebab kematian dua balita ini, Kapolsek menjelaskan, hasil dari olah TKP yang dilakukan Tim Inafis Polres Grobogan dan unit Reskrim Polsek Penawangan, murni karena tenggelam.</p>
<p>“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, diduga kedua korban bermain di sekitar saluran irigasi, kemudian terpeleset dan tenggelam akibat terbawa arus air,” pungkas Kapolsek Penawangan AKP Sutarjo.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/12/18/dua-balita-kembar-ditemukan-tak-bernyawa-di-irigasi-penawangan-grobogan">Dua Balita Kembar Ditemukan Tak Bernyawa di Irigasi Penawangan Grobogan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rekonstruksi Kasus Balita Tewas di Grobogan: 12 Adegan Kekerasan Diperagakan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/07/29/rekonstruksi-kasus-balita-tewas-di-grobogan-12-adegan-kekerasan-diperagakan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Jul 2025 11:26:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[#Balita]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Penganiayaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=487372</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) &#8211; Polres Grobogan melalui Satreskrim menggelar rekonstruksi kasus tewasnya seorang balita laki-laki akibat dugaan penganiayaan oleh orang tua angkatnya. Kegiatan rekonstruksi digelar di Resmob Sat Reskrim Polres Grobogan, Selasa (29/7/2025). Dua tersangka, pasangan suami istri berinisial MRS (32) dan K (31) memeragakan sejumlah adegan kekerasan di hadapan penyidik Satreskrim Polres Grobogan, perwakilan Kejaksaan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/07/29/rekonstruksi-kasus-balita-tewas-di-grobogan-12-adegan-kekerasan-diperagakan">Rekonstruksi Kasus Balita Tewas di Grobogan: 12 Adegan Kekerasan Diperagakan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Polres Grobogan melalui Satreskrim menggelar rekonstruksi kasus tewasnya seorang balita laki-laki akibat dugaan penganiayaan oleh orang tua angkatnya.</p>
<p>Kegiatan rekonstruksi digelar di Resmob Sat Reskrim Polres Grobogan, Selasa (29/7/2025).</p>
<p>Dua tersangka, pasangan suami istri berinisial MRS (32) dan K (31) memeragakan sejumlah adegan kekerasan di hadapan penyidik Satreskrim Polres Grobogan, perwakilan Kejaksaan Negeri Grobogan, serta penasihat hukum tersangka.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : </strong><strong><a href="https://suarabaru.id/2025/07/29/rsi-sultan-agung-semarang-kembangkan-terapi-kanker-tanpa-operasi">RSI Sultan Agung Semarang Kembangkan Terapi Kanker Tanpa Operasi</a></strong></h6>
<p>Untuk menggambarkan ulang kejadian secara lebih akurat, penyidik menggunakan boneka sebagai pengganti korban, bocah berinisial FA (4), yang meninggal dunia pada 2 Juli 2025 lalu.</p>
<p>Selama proses rekonstruksi, sebagian besar aksi kekerasan diperagakan oleh tersangka perempuan, MRS.</p>
<p>Ia memerankan beberapa adegan, termasuk saat membenturkan kepala korban ke dinding, menyeretnya dari atas meja makan hingga jatuh, serta melakukan penendangan dan pemukulan menggunakan gagang sapu.</p>
<p>Secara bergantian, penyidik dan jaksa meminta kedua tersangka menunjukkan ulang tindakan kekerasan yang telah mereka akui dalam proses penyidikan.</p>
<p>Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Grobogan, Ipda Yusuf Al Hakim, menyebutkan bahwa rekonstruksi ini bertujuan memvisualisasikan rangkaian kejadian sesuai dengan hasil pemeriksaan sebelumnya.</p>
<p>“Tersangka pertama memperagakan lima adegan, sedangkan tersangka kedua tujuh adegan. Semua sesuai dengan berita acara pemeriksaan,” jelas Ipda Yusuf.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : </strong><strong><a href="https://suarabaru.id/2025/07/29/polda-jateng-gelar-sertijab-3-pju-dan-5-kapolres-jajaran">Polda Jateng Gelar Sertijab 3 PJU dan 5 Kapolres Jajaran</a></strong></h6>
<p>Dari seluruh adegan yang diperagakan, tidak ditemukan informasi baru yang bertentangan dengan hasil penyidikan awal.</p>
<p>Kasat Reskrim Polres Grobogan, AKP Agung Joko Haryono, menegaskan bahwa hasil pemeriksaan medis menunjukkan penyebab kematian korban adalah luka berat akibat benturan tumpul di kepala yang menyebabkan perdarahan otak dan patah pada tulang dasar tengkorak.</p>
<p>Atas perbuatannya, kedua tersangka dikenai Pasal 80 Ayat (3) Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/07/29/rekonstruksi-kasus-balita-tewas-di-grobogan-12-adegan-kekerasan-diperagakan">Rekonstruksi Kasus Balita Tewas di Grobogan: 12 Adegan Kekerasan Diperagakan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penganiayaan Balita di Grobogan Terungkap, Polisi Tetapkan Dua Tersangka</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/07/16/penganiayaan-balita-di-grobogan-terungkap-polisi-tetapkan-dua-tersangka</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Jul 2025 12:05:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[#Balita]]></category>
		<category><![CDATA[AKP Agung Joko Haryono]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Palembahan]]></category>
		<category><![CDATA[Penganiayaan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Grobogan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=484828</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Polres Grobogan berhasil mengungkap kasus kematian tragis balita berinisial FAN (4) yang sempat menghebohkan warga Palembahan, Kelurahan Kalongan, Kota Purwodadi. Balita malang tersebut ternyata menjadi korban penganiayaan oleh pasangan suami istri yang mengasuhnya itu. Penyelidikan polisi menetapkan dua tersangka, yakni pria berinisial K (31), warga asal Jawa Barat, dan MRS (32), perempuan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/07/16/penganiayaan-balita-di-grobogan-terungkap-polisi-tetapkan-dua-tersangka">Penganiayaan Balita di Grobogan Terungkap, Polisi Tetapkan Dua Tersangka</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) –</strong> Polres Grobogan berhasil mengungkap kasus kematian tragis balita berinisial FAN (4) yang sempat menghebohkan warga Palembahan, Kelurahan Kalongan, Kota Purwodadi.</p>
<p>Balita malang tersebut ternyata menjadi korban penganiayaan oleh pasangan suami istri yang mengasuhnya itu.</p>
<p>Penyelidikan polisi menetapkan dua tersangka, yakni pria berinisial K (31), warga asal Jawa Barat, dan MRS (32), perempuan asal Palembahan yang juga istri siri dari K.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : </strong><strong><a href="https://suarabaru.id/2025/07/16/selama-libur-sekolah-kai-daop-4-semarang-layani-lebih-dari-satu-juta-penumpang">Selama Libur Sekolah, KAI Daop 4 Semarang Layani Lebih dari Satu Juta Penumpang</a></strong></h6>
<p>Kasat Reskrim Polres Grobogan, AKP Agung Joko Haryono, mengungkapkan fakta tersebut dalam konferensi pers yang digelar pada Rabu (16/7/2025).</p>
<p>“Kemudian, kita lakukan pemeriksaan terhadap tersangka K dan ia mengakui telah melakukan penganiayaan tersebut. Penganiayaan dilakukan pada Selasa 1 Juli 2025, sekira pukul 09.30 WIB di rumah MRS,” terang AKP Agung.</p>
<h5><strong>Berawal dari Kecurigaan Ibu Kandung Korban</strong></h5>
<p>Kasus ini mencuat setelah Desi Lestari (34), ibu kandung korban, merasa curiga atas penyebab kematian anaknya yang diasuh oleh K dan MRS usai Lebaran.</p>
<p>Pada 3 Juli 2025 atau selang satu hari setelah anaknya meninggal, Desi mendatangi pasangan tersebut untuk mencari penjelasan.</p>
<p>&#8220;Saat bertanya kepada tersangka, pelapor mendapat jawaban jika anaknya ini jatuh di kamar mandi. Namun, karena penasaran ia akhirnya mencari informasi ke RSUD dr Soedjati Purwodadi,&#8221; jelas AKP Agung.</p>
<p>Karena merasa ada kejanggalan, Desi kemudian melapor ke Polres Grobogan dengan dugaan kuat bahwa anaknya menjadi korban penganiayaan.</p>
<p>Mendapat laporan tersebut, aparat Polres Grobogan langsung bertindak.</p>
<p>Pada Jumat, 4 Juli 2025, tim melakukan ekshumasi terhadap jenazah FAN di Pemakaman Palembahan untuk keperluan autopsi.</p>
<p>Hasil autopsi yang dilakukan Biddokkes Polda Jawa Tengah mengungkap adanya luka-luka parah akibat kekerasan tumpul. FAN mengalami memar di tubuh, luka lecet dan robek, perdarahan otak, serta patah tulang di bagian dasar tengkorak.</p>
<h5><strong>Istri Tersangka Juga Terlibat Penganiayaan</strong></h5>
<p>Tak hanya K, penyelidikan lanjutan juga menunjukkan bahwa MRS turut melakukan kekerasan terhadap FAN.</p>
<p>&#8220;Setelah dilakukan pengembangan, istri siri K yakni MRS, juga terlibat dalam kasus penganiayaan tersebut. Keduanya kini telah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka,&#8221; imbuh AKP Agung.</p>
<h5><strong>Masalah Ekonomi Jadi Pemicu</strong></h5>
<p>Motif di balik penyerahan balita kepada pasangan ini diduga kuat karena faktor ekonomi.</p>
<p>Diungkapkan Kasat Reskrim, ibu korban menyerahkan anaknya kepada K dan MRS setelah kehilangan kontak dengan suaminya dan mengalami kesulitan finansial.</p>
<figure id="attachment_484832" aria-describedby="caption-attachment-484832" style="width: 681px" class="wp-caption alignright"><img class="size-full wp-image-484832" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/07/IMG_20250716_095906.jpg" alt="" width="681" height="383" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/07/IMG_20250716_095906.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/07/IMG_20250716_095906-400x225.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/07/IMG_20250716_095906-150x84.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-484832" class="wp-caption-text">Tersangka MRS saat menjelaskan alasan melakukan penganiayaan tersebut. Foto: Tya Widya.</figcaption></figure>
<p>&#8220;Jadi ibu korban ini mengalami keterbatasan ekonomi ditambah sudah <em>lost contact</em> sama suaminya, sehingga ia menyerahkan anaknya untuk diasuh oleh dua orang ini (K dan MRS),&#8221; ungkap AKP Agung.</p>
<p>Kepada polisi, tersangka MRS mengaku mengenal ibu korban lewat media sosial Facebook. Bahkan, ia mengaku mengadopsi FAN untuk dijadikan teman, tetapi tidak pernah diajak untuk mengamen.</p>
<p>&#8220;<em>Saya kenal ibunya dari Facebook, dari awal saya omong tidak mau &#8216;beli&#8217;, tapi orang tuanya berkata butuh uang untuk biaya sekolah anak satunya. Akhirnya, saya kasih uang Rp500 ribu. Buat jadi teman aja, tapi tidak saya ajak ngamen</em>,&#8221; kata MRS, yang dikenal sebagai pengamen jalanan ini.</p>
<p>Lebih lanjut, MRS juga mengaku jengkel atas tingkah laku FAN yang dianggap sulit diatur.</p>
<p>&#8220;<em>Ya anaknya bandel kalau dibilangin. Selalu iya iya saja, tetapi selalu melakukan lagi. Dan mungkin karena tekanan ekonomi, saya akhirnya khilaf melakukan hal (penganiayaan) itu</em>,&#8221; ungkap MRS.</p>
<p>Atas perbuatannya, pasangan suami istri tersebut harus menjalani proses hukum selanjutnya. Kasat Reskrim AKP Agung Joko Haryono menjelaskan, keduanya akan dijerat dengan hukuman maksimal 20 tahun penjara.</p>
<p>TYA WIDYA</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/07/16/penganiayaan-balita-di-grobogan-terungkap-polisi-tetapkan-dua-tersangka">Penganiayaan Balita di Grobogan Terungkap, Polisi Tetapkan Dua Tersangka</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Misteri Kematian Bocah 4 Tahun di Grobogan: Makam Dibongkar, Ayah Angkat Diperiksa Polisi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/07/04/misteri-kematian-bocah-4-tahun-di-grobogan-makam-dibongkar-ayah-angkat-diperiksa-polisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Jul 2025 12:15:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[#Balita]]></category>
		<category><![CDATA[bocah 4 tahun]]></category>
		<category><![CDATA[dugaan penganiayaan]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Makam Palembahan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=482399</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Misteri kematian FA, bocah laki-laki berusia 4 tahun, mulai terkuak setelah pihak kepolisian menggelar ekshumasi jenazah di Makam Palembahan, Kelurahan Kalongan, Kecamatan Purwodadi, Jumat (4/7/2025). Tindakan ini diambil setelah keluarga korban melaporkan dugaan kematian FA yang dinilai tak wajar sehari sebelumnya. Tim Polres Grobogan bersama Dokkes Polda Jawa Tengah turun langsung membongkar [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/07/04/misteri-kematian-bocah-4-tahun-di-grobogan-makam-dibongkar-ayah-angkat-diperiksa-polisi">Misteri Kematian Bocah 4 Tahun di Grobogan: Makam Dibongkar, Ayah Angkat Diperiksa Polisi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID)</strong> – Misteri kematian FA, bocah laki-laki berusia 4 tahun, mulai terkuak setelah pihak kepolisian menggelar ekshumasi jenazah di Makam Palembahan, Kelurahan Kalongan, Kecamatan Purwodadi, Jumat (4/7/2025).</p>
<p>Tindakan ini diambil setelah keluarga korban melaporkan dugaan kematian FA yang dinilai tak wajar sehari sebelumnya.</p>
<p>Tim Polres Grobogan bersama Dokkes Polda Jawa Tengah turun langsung membongkar makam sang bocah demi keperluan penyelidikan.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2025/07/04/maskapai-susi-air-resmi-layani-rute-penerbangan-semarang-karimunjawa">Maskapai Susi Air Resmi Layani Rute Penerbangan Semarang-Karimunjawa</a></strong></h6>
<p>Laporan keluarga FA yang mencurigai adanya unsur kekerasan menguatkan dugaan bahwa sang bocah bukan meninggal karena sebab alami.</p>
<p>&#8220;Ini tindak lanjut atas laporan dari keluarga korban FA ke Polres Grobogan pada Kamis (3/7/2025),&#8221; jelas Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Agung Joko Haryono di lokasi ekshumasi.</p>
<p>FA diketahui dimakamkan pada Rabu malam (2/7/2025), namun sejumlah kejanggalan membuat pihak keluarga tak tinggal diam.</p>
<p>Ibu kandung FA langsung menelusuri informasi dari rumah sakit yang sempat menangani anaknya, lalu melaporkannya ke polisi pada Kamis (3/7/2025) pagi.</p>
<p>Kecurigaan keluarga mengarah pada ayah angkat FA. Pria berinisial K, warga Kelurahan Kemasan, Purwodadi, yang kini tinggal di kawasan Palembahan.</p>
<p>Menurut Kasat Reskrim, penyidik sudah mengamankan K untuk dimintai keterangan mendalam.</p>
<p>&#8220;K yang disebut sebagai ayah angkat korban saat ini sudah diamankan di Polres Grobogan untuk kita mintai keterangan,&#8221; terang AKP Agung Joko.</p>
<h5><strong>Tangis Pecah</strong></h5>
<p>Tangis keluarga pecah saat menyaksikan prosesi pembongkaran makam. Mereka tak kuasa menyembunyikan duka dan rasa penasaran atas kematian mendadak bocah 4 tahun tersebut.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2025/07/04/catatan-jelang-tahun-ajaran-baru-jempol-apresiasi-penyelenggaraan-dikdasmen">Catatan Jelang Tahun Ajaran Baru, Jempol Apresiasi Penyelenggaraan Dikdasmen</a></strong></h6>
<p>Desi, tante korban, menyebutkan, ibu kandung FA berinisial D, warga Toroh, menyerahkan anaknya kepada K. Namun, keluarga D maupun ayah biologis FA ternyata tidak mengetahui bahwa K merawat bocah tersebut hingga akhirnya meninggal.</p>
<p>Keseharian K disebut warga sekitar sebagai pengamen. Sosoknya jarang terlihat di lingkungan, sehingga masyarakat tak banyak mengetahui aktivitasnya.</p>
<p>Warga baru mengetahui kematian FA pada Rabu (2/7/2025) malam setelah sebelumnya anak tersebut sempat dilarikan ke rumah sakit di pagi harinya.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/07/04/misteri-kematian-bocah-4-tahun-di-grobogan-makam-dibongkar-ayah-angkat-diperiksa-polisi">Misteri Kematian Bocah 4 Tahun di Grobogan: Makam Dibongkar, Ayah Angkat Diperiksa Polisi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mispersepsi terhadap Minuman Kental Manis Perlu Mendapat Perhatian Serius</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/06/02/mispersepsi-terhadap-minuman-kental-manis-perlu-mendapat-perhatian-serius</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Jun 2025 11:08:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[#Balita]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[Gunungpati]]></category>
		<category><![CDATA[kental manis]]></category>
		<category><![CDATA[Semarang utara]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Susu]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas negeri semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=477327</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Negeri Semarang (Unnes), mendata 100 balita di Kecamatan Semarang Utara dan Gunungpati, yang rutin mengonsumsi &#8216;Kental Manis&#8217;, sebagai minuman pengganti susu pertumbuhan setiap hari. Balita ini menjadi bagian dari penelitian yang tengah dilakukan, untuk mengetahui pengetahuan ibu terhadap kandungan Kental Manis, pemahaman gizi seimbang, serta dampaknya terhadap kesehatan balita. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/02/mispersepsi-terhadap-minuman-kental-manis-perlu-mendapat-perhatian-serius">Mispersepsi terhadap Minuman Kental Manis Perlu Mendapat Perhatian Serius</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Negeri Semarang (Unnes), mendata 100 balita di Kecamatan Semarang Utara dan Gunungpati, yang rutin mengonsumsi &#8216;Kental Manis&#8217;, sebagai minuman pengganti susu pertumbuhan setiap hari.</p>
<p>Balita ini menjadi bagian dari penelitian yang tengah dilakukan, untuk mengetahui pengetahuan ibu terhadap kandungan Kental Manis, pemahaman gizi seimbang, serta dampaknya terhadap kesehatan balita.</p>
<p>Berdasarkan hasil wawancara dengan responden terungkap, alasan pemberian Kental Manis sebagai minuman susu untuk balita, karena anggapan Kental Manis sebagai susu. Beberapa ibu mengakui, Kental Manis mengandung gula tinggi, namun tidak memahami dampak kesehatan bila dikonsumsi secara rutin.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/06/02/wakil-bupati-kebumen-ubah-paradigma-peran-lansia-lebih-aktif-dan-berdaya">Wakil Bupati Kebumen Sambut Baik Raperda Kesejahteraan Lansia</a></strong></p>
<p>Salah satu responden penelitian asal kelurahan Sekaran, Kecamatan Gunungpati yang juga orang tua dari balita berumur tiga tahun menyebutkan, frekwensi konsumsi Kental Manis anaknya sebanyak tujuh kali per hari. Dia memberikan Kental Manis, karena pada kemasannya tertulis “susu”, dan dalam iklan juga disebut demikian.</p>
<p>&#8221;Saya baca di situ ada kata susu, ya jadi saya pikir memang susu. Di iklan juga tahunya susu,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Koordinator Penelitian dari Prodi Gizi FK Unnes, Dr Mardiana SKM MSi menyatakan, perilaku pemberian Kental Manis untuk balita itu, mencerminkan adanya kesenjangan pengetahuan yang cukup serius di masyarakat.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/06/02/inovasi-saintek-unisnu-jepara-wujudkan-teknologi-ramah-lingkungan">Inovasi Saintek UNISNU Jepara: Wujudkan Teknologi Ramah Lingkungan</a></strong></p>
<p>Dia menjelaskan, Kental Manis sebenarnya dirancang sebagai topping atau pelengkap makanan, bukan untuk dikonsumsi sebagai minuman utama pengganti susu.</p>
<p>Namun temuan di lapangan menunjukkan hal yang berbeda. Banyak balita justru mengonsumsinya dalam jumlah besar, bahkan lebih dari tiga kali dalam sehari. Dalam beberapa kasus, konsumsi Kental Manis bisa mencapai hingga tujuh kali dalam satu hari.</p>
<p>&#8221;Itu tentu dampaknya luar biasa. Sekarang saja kita sudah mulai melihat tren Penyakit Tidak Menular (PTM) muncul pada usia anak-anak, yang seharusnya belum,&#8221; ujarnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/06/02/diawali-langkah-tegap-barisan-siswa-pembawa-bendera">Diawali Langkah Tegap Barisan Siswa Pembawa Bendera</a></strong></p>
<p>Satu sachet Kental Manis mengandung sekitar 19 gram gula, atau setara dengan empat sendok teh. Jika dikonsumsi dua kali sehari, maka asupan gula pada balita sudah melebihi batas konsumsi harian yang direkomendasikan Kementerian Kesehatan, yaitu tidak lebih dari lima persen dari total kebutuhan kalori harian, atau sekitar 25 gram atau enam sendok teh gula tambahan.</p>
<p>&#8221;Jumlah itu belum termasuk gula tambahan dari makanan dan minuman lainnya, yang mereka konsumsi setiap hari,&#8221; terang dia lagi.</p>
<p>Situasi ini menunjukkan, betapa mendesaknya upaya peningkatan edukasi masyarakat tentang gizi anak, pangan aman, serta pemahaman terhadap label produk. Banyak wilayah, seperti Kelurahan Sukorejo di Kecamatan Gunungpati, hingga kini masih sangat minim penyuluhan terkait gizi, maupun bahaya penggunaan Kental Manis secara berlebihan.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/06/02/joko-sutrisno-lega-piala-binora-berjalan-lancar-dan-sukses">Joko Sutrisno Lega Piala Binora Berjalan Lancar dan Sukses</a></strong></p>
<p>Hal senada juga disampaikan anggota DPRD Kota Semarang dari Fraksi PDI Perjuangan, Michael, yang ditemui di tempat terpisah. Dia menilai, persoalan mispersepsi terhadap kental manis ini, perlu mendapat perhatian lebih serius. Tak hanya di tingkat lokal, tapi juga menjadi bagian dari agenda Nasional.</p>
<p>Menurutnya, di tingkat daerah langkah yang paling memungkinkan dan berdampak langsung adalah, memperkuat jalur edukasi masyarakat. Terutama melalui Posyandu, sebagai garda terdepan dalam layanan kesehatan di lingkungan warga.</p>
<p>&#8221;Kalau dari kami, mungkin bisa lebih didorong ke arah edukasi, yang menekankan peran posyandu. Karena itu yang paling dekat dan bersentuhan langsung dengan masyarakat,&#8221; ujarnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/02/mispersepsi-terhadap-minuman-kental-manis-perlu-mendapat-perhatian-serius">Mispersepsi terhadap Minuman Kental Manis Perlu Mendapat Perhatian Serius</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>10 Ribu Balita dan Anak Ditargetkan Dapat Fasilitasi Posyandu</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/06/16/10-ribu-balita-dan-anak-ditargetkan-dapat-fasilitasi-posyandu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Jun 2024 13:36:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[#Balita]]></category>
		<category><![CDATA[posyandu]]></category>
		<category><![CDATA[tegal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=420314</guid>

					<description><![CDATA[<p>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211; Sedikitnya 10 ribu balita dan anak ditargetkan bisa memanfaatkan fasilitas Posyandu. &#8220;Target 10.000 balita dan anak ini merupakan rangkaian menuju target program Alfamart Sahabat Posyandu yang akan mencapai 25.000 penerima manfaat sepanjang Tahun 2024 ini,&#8221; kata Corporate Communications GM Alfamart, Rani Wijaya Minggu (16/6/2024). Rani menjelaskan, Alfamart bersama Sweety mengadakan rangkaian program [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/06/16/10-ribu-balita-dan-anak-ditargetkan-dapat-fasilitasi-posyandu">10 Ribu Balita dan Anak Ditargetkan Dapat Fasilitasi Posyandu</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Sedikitnya 10 ribu balita dan anak ditargetkan bisa memanfaatkan fasilitas Posyandu.</p>
<p>&#8220;Target 10.000 balita dan anak ini merupakan rangkaian menuju target program Alfamart Sahabat Posyandu yang akan mencapai 25.000 penerima manfaat sepanjang Tahun 2024 ini,&#8221; kata</p>
<p>Corporate Communications GM Alfamart, Rani Wijaya Minggu (16/6/2024).</p>
<p>Rani menjelaskan, Alfamart bersama Sweety mengadakan rangkaian program posyandu di 32 kota/kabupaten. Program bernama Alfamart Sahabat Posyandu ini diadakan di lebih dari 100 titik yang dilaksanakan selama periode Juni hingga Agustus 2024. Juga sebagai rangkaian acara menuju Semarak Ulangtahun Alfamart ke-25 tahun ini.</p>
<p>&#8220;Jauh meningkat dibanding program Alfamart Sahabat Posyandu di Tahun 2023 yang mencapai 15.000 penerima manfaat,&#8221; terang Rani.</p>
<p>Program Alfamart Sahabat Posyandu kali ini kata Rini istimewa, karena selain fasilitas reguler posyandu, Alfamart bersama Sweety akan membagikan 500.000 popok gratis sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan tubuh dan kulit anak Indonesia.</p>
<p>Tidak hanya itu, para peserta akan mendengarkan edukasi tentang pentingnya memilih popok yang menjamin kulit bayi agar tetap kering dan mendapatkan voucher spesial yang bisa ditukarkan dengan produk Sweety Dry Xpert terbaru bagi 100 peserta pertama yang datang ke posyandu.</p>
<p>Rani Wijaya mengatakan bahwa Alfamart Sahabat Posyandu adalah bentuk community program yang Alfamart rutin laksanakan dalam upaya pemberdayaan masyarakat untuk mendukung pencegahan stunting pada balita, sekaligus bagian wujud kontribusi Alfamart sebagai toko komunitas yang hadir memberi manfaat bagi masyarakat.</p>
<p>“Di Ulang Tahun ke-25 Alfamart, kami berharap kegiatan posyandu yang berkelanjutan ini bisa dimanfaatkan sebanyak mungkin oleh anak-anak Indonesia,” jelasnya.</p>
<p>Terpisah Associate Marketing Director, Head of Baby and Child Care, Kimberly-Clark Softex Indonesia, Maggie Effendy menyampaikan sebagai brand yang sudah menemani Ibu Indonesia selama lebih dari 20 tahun, kami senang menjadi bagian dari inisiatif Posyandu ini.</p>
<p>Momentum ini terang Maggie juga bertepatan dengan diluncurkannya Sweety Dry X-pert dengan X-Zone, inovasi terbaru dari Sweety, yang bisa menyerap pipis 5 kali lebih cepat. Sebagai bentuk nyata dukungan kami, Sweety akan membagikan 500.000 popok gratis.</p>
<p>&#8220;Kami berharap para Ibu Indonesia bisa sadar akan pentingnya memilih popok yang serap cepat dan tetap kering untuk mendukung tidak hanya kesehatan kulit bayi, tapi juga aktivitasnya,” tutup Maggie Effendy.</p>
<p><strong>Sutrisno</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/06/16/10-ribu-balita-dan-anak-ditargetkan-dapat-fasilitasi-posyandu">10 Ribu Balita dan Anak Ditargetkan Dapat Fasilitasi Posyandu</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penanganan Gizi, Pemkab Rembang Dapat Tambahan Dana Rp 6,2 Miliar</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/05/14/penanganan-gizi-pemkab-rembang-dapat-tambahan-dana-rp-62-miliar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 May 2024 03:12:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[#Balita]]></category>
		<category><![CDATA[Ibu Hamil]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah Provinsi Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Rembang]]></category>
		<category><![CDATA[Penanganan gizi]]></category>
		<category><![CDATA[pmt]]></category>
		<category><![CDATA[Tambahan dana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=413838</guid>

					<description><![CDATA[<p>REMBANG (SUARABARU.ID) &#8211; Pemkab Rembang menerima tambahan anggaran dana sebesar Rp 6,2 miliar dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk penanganan permasalahan gizi di tahun 2024. Dana tersebut akan menyasar ribuan balita dan ratusan ibu hamil. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang, dr. Ali Syofii mengungkapkan, dana bantuan keuangan tersebut sebagian besar akan diwujudkan dalam bentuk Pemberian [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/05/14/penanganan-gizi-pemkab-rembang-dapat-tambahan-dana-rp-62-miliar">Penanganan Gizi, Pemkab Rembang Dapat Tambahan Dana Rp 6,2 Miliar</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>REMBANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Pemkab Rembang menerima tambahan anggaran dana sebesar Rp 6,2 miliar dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk penanganan permasalahan gizi di tahun 2024. Dana tersebut akan menyasar ribuan balita dan ratusan ibu hamil.</p>
<p>Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang, dr. Ali Syofii mengungkapkan, dana bantuan keuangan tersebut sebagian besar akan diwujudkan dalam bentuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Sasaran PMT tahun ini mencakup 7410 balita dan 920 ibu hamil.</p>
<p>&#8220;Kegiatan PMT ini tidak hanya memberikan makanan tambahan, tetapi juga edukasi gizi dan kesehatan lainnya. Tujuannya adalah untuk meningkatkan perilaku masyarakat dalam pola asuh dan penyajian makanan yang sesuai dengan kaidah dan norma yang ada,&#8221; jelasnya, baru-baru ini.</p>
<p>Selain bantuan dari Provinsi, Pemkab Rembang juga mendapat tambahan Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) dari pemerintah pusat untuk Puskesmas sebesar Rp 2.443.026.800 dengan sasaran 1982 balita dan 433 ibu hamil.</p>
<p>Wakil Bupati Rembang, Mochamad Hanies Cholil Barro&#8217; berharap, semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terlibat dalam Tim Intervensi Spesifik Stunting dapat meningkatkan kerja sama untuk merealisasikan program tersebut. Mulai dari perencanaan, penyediaan hingga pemantauan PMT yang layak diberikan.</p>
<p>“Insyaallah kalau tahun ini kita rencanakan dengan baik dan kolaborasi antarkawan-kawan baik insyaallah (Bankeu Provinsi) bisa direalisasikan,” terangnya.</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, 69,13% dari total 2.232 balita berhasil mengalami kenaikan berat badan rata-rata 0,48 kg, dengan rincian 7 balita weight faltering, 410 balita underweight, dan 1.815 balita kurang gizi. Selain itu, 40,96% balita juga mengalami peningkatan tinggi badan, dengan rata-rata peningkatan 1,26 cm.</p>
<p>Sementara itu, 58,01% dari 1.815 balita dengan gizi kurang berhasil meningkatkan status gizinya menjadi baik setelah mendapatkan makanan tambahan. Program PMT tersebut berlangsung dari 17 Juli hingga 21 Oktober 2023.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/05/14/penanganan-gizi-pemkab-rembang-dapat-tambahan-dana-rp-62-miliar">Penanganan Gizi, Pemkab Rembang Dapat Tambahan Dana Rp 6,2 Miliar</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Balita di Petarukan Pemalang Hanyut, Ditemukan Meninggal</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/01/30/balita-di-petarukan-pemalang-hanyut-ditemukan-meninggal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Jan 2024 02:01:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[#Balita]]></category>
		<category><![CDATA[hanyut]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[pemalang]]></category>
		<category><![CDATA[petarukan]]></category>
		<category><![CDATA[tim sar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=396314</guid>

					<description><![CDATA[<p>PEMALANG (SUARABARU.ID) &#8211; Balita Alinka Nadira Almaira, berusia 2,5 tahun yang diduga jatuh dan hanyut di sungai Petarukan, Kabupaten  Pemalang pada hari Minggu (28/1/24) lalu ditemukan oleh tim SAR gabungan. Korban ditemukan pada Senin (29/1/24) menjelang sore sudah dalam keadaan meninggal dunia di tepi sungai dalam posisi telungkup. korban ditemukan kurang lebih 1 km dari [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/30/balita-di-petarukan-pemalang-hanyut-ditemukan-meninggal">Balita di Petarukan Pemalang Hanyut, Ditemukan Meninggal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PEMALANG (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Balita Alinka Nadira Almaira, berusia 2,5 tahun yang diduga jatuh dan hanyut di sungai Petarukan, Kabupaten  Pemalang pada hari Minggu (28/1/24) lalu ditemukan oleh tim SAR gabungan.</p>
<p>Korban ditemukan pada Senin (29/1/24) menjelang sore sudah dalam keadaan meninggal dunia di tepi sungai dalam posisi telungkup. korban ditemukan kurang lebih 1 km dari titik awal diduga korban terjatuh.</p>
<p>&#8220;Pukul 15.30 WIB tadi tim SAR gabungan yang dibantu warga sekitar berhasil menemukan korban, sayangnya sudah dalam keadaan tak bernyawa. Atas keinginan keluarga, langsung dibawa ke rumah duka,&#8221; ungkap Budiono, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang (Basarnas) Semarang.</p>
<p>Sebelumnya, Alinka hilang setelah tidur bersama ibunya. Sang ibu tak bisa menemukan sang buah hati saat bangun tidur. Saat dicari hingga bertanya ke warga sekitar juga tidak ada yang mengetahui.</p>
<p>Karena di belakang rumah melintas sungai Petarukan, maka diduga kuat korban tersebut main ke arah sungai dan akhirnya jatuh dan hanyut di sungai tersebut.</p>
<p>&#8220;Terimakasih atas kerja keras tim SAR gabungan sehingga adik Alinka bisa segera ditemukan dan untuk masyarakat kami harapkan lebih berhati-hati dan lakukan pengawasan yang baik terhadap buah hatinya agar kejadian serupa tak terulang lagi,&#8221; tutup Budiono.</p>
<p><strong>Sutrisno</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/30/balita-di-petarukan-pemalang-hanyut-ditemukan-meninggal">Balita di Petarukan Pemalang Hanyut, Ditemukan Meninggal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>