<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>air Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/air/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Tue, 03 Feb 2026 06:07:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>air Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pencemaran Air di Jawa Tengah Didominasi Industri</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/02/03/pencemaran-air-di-jawa-tengah-didominasi-industri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Feb 2026 06:07:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[air]]></category>
		<category><![CDATA[DLHK]]></category>
		<category><![CDATA[industri]]></category>
		<category><![CDATA[jateng]]></category>
		<category><![CDATA[jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[pencemaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=542696</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jawa Tengah menyebut kasus pencemaran air di sejumlah daerah masih tinggi. Di mana didominasi limbah cair dari industri yang tidak dikelola sesuai baku mutu lingkungan. Kepala DLHK Jateng, Widi Hartanto, mengatakan, pencemaran air selain bersumber dari aktivitas industri besar, juga dari kegiatan rumah tangga, hotel, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/02/03/pencemaran-air-di-jawa-tengah-didominasi-industri">Pencemaran Air di Jawa Tengah Didominasi Industri</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) –</strong> Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jawa Tengah menyebut kasus pencemaran air di sejumlah daerah masih tinggi. Di mana didominasi limbah cair dari industri yang tidak dikelola sesuai baku mutu lingkungan.</p>
<p>Kepala DLHK Jateng, Widi Hartanto, mengatakan, pencemaran air selain bersumber dari aktivitas industri besar, juga dari kegiatan rumah tangga, hotel, hingga rumah sakit.</p>
<p>&#8220;Banyak disebabkan oleh aktivitas industri, rumah tangga, hotel, dan rumah sakit. Kalau limbah cairnya tidak diolah sesuai baku mutu, pasti mencemari lingkungan,&#8221; katanya di Kota Semarang, belum lama ini.</p>
<p>Widi menekankan, setiap pelaku usaha punya ewajiban mengelola air limbah melalui persetujuan lingkungan yang diterbitkan pemerintah. Kewajiban tersebut mencakup pembangunan dan pengoperasian Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).</p>
<p>Akan tetapi, pada praktiknya masih banyak industri yang tidak taat. Sepanjang tahun 2025, DLHK Jawa Tengah telah menjatuhkan sekitar 50 sanksi administratif kepada pelaku usaha, sebagian besar berasal dari sektor industri.</p>
<p>“Sanksinya berupa perintah paksa pemerintah. Mereka wajib membangun atau memperbaiki IPAL sesuai ketentuan dalam jangka waktu tertentu,” kata dia.</p>
<p>Dikatakan Widi, pencabutan izin usaha menjadi langkah terakhir apabila pelanggaran tergolong berat dan menimbulkan kerusakan lingkungan serius. Akan tetapi, kewenangan pencabutan izin berada pada instansi perizinan terkait, bukan DLHK.</p>
<p>“Kami lebih mengedepankan sanksi administratif untuk memaksa perbaikan. Kalau sampai pencabutan izin, itu ranah dinas perizinan dan biasanya dilakukan jika pelanggaran berulang dan sangat parah,” katanya.</p>
<p>Lebih lanjut, untuk industri kecil yang belum mampu membangun IPAL mandiri, DLHK Jateng mengaku melakukan pendampingan dan fasilitasi. Salah satunya melalui pembangunan IPAL komunal serta sistem pengelolaan limbah keliling atau simbaling.</p>
<p>“Contohnya di Pekalongan, industri batik sudah didukung IPAL komunal. Ada juga simbaling, limbah disedot lalu dibawa ke IPAL untuk diolah bersama. Ini solusi efektif untuk industri kecil,” katanya.</p>
<p>DLHK Jateng juga menegaskan perannya lebih difokuskan pada pencegahan pencemaran, termasuk melalui sosialisasi ketaatan lingkungan kepada pelaku usaha.</p>
<p>Menanggapi kasus pencemaran PT RUM di Sukoharjo, Widi menegaskan bahwa penanganan berada di bawah kewenangan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.</p>
<p>“Kalau penegakan hukum, itu kewenangan kementerian. Kami di daerah lebih ke pencegahan agar kejadian pencemaran tidak terus berulang,” katanya. (*)</p>
<p><em><strong>Diaz A Abidin</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/02/03/pencemaran-air-di-jawa-tengah-didominasi-industri">Pencemaran Air di Jawa Tengah Didominasi Industri</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan Pentingnya Air dalam Kehidupan Manusia</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/06/02/hari-lingkungan-hidup-sedunia-dan-pentingnya-air-dalam-kehidupan-manusia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Jun 2025 08:33:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[air]]></category>
		<category><![CDATA[Air Pegunungan]]></category>
		<category><![CDATA[Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Dosis]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Lingkungan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Sumber Daya Alam]]></category>
		<category><![CDATA[Yodium]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=477301</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Suranto Tjiptowibisono BULAN Juni menjadi bulan yang sangat istimewa bagi masyarakat dunia, tidak terkecuali bangsa Indonesia. Bulan yang diperingati sebagai Hari Lingkungan Hidup, yang mengingatkan kita, bahwa planet bumi yang kita tempati saat ini sebenarnya bukan milik kita. Akan tetapi milik anak cucu kita yang harus kita jaga, rawat dan lestarikan, agar pemilik sejatinya [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/02/hari-lingkungan-hidup-sedunia-dan-pentingnya-air-dalam-kehidupan-manusia">Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan Pentingnya Air dalam Kehidupan Manusia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>Oleh: Suranto Tjiptowibisono</strong></span></p>
<p><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-477304 alignleft" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-02-at-14.14.07.jpg" alt="" width="150" height="183" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-02-at-14.14.07.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-02-at-14.14.07-123x150.jpg 123w" sizes="(max-width: 150px) 100vw, 150px" />BULAN</strong> Juni menjadi bulan yang sangat istimewa bagi masyarakat dunia, tidak terkecuali bangsa Indonesia. Bulan yang diperingati sebagai Hari Lingkungan Hidup, yang mengingatkan kita, bahwa planet bumi yang kita tempati saat ini sebenarnya bukan milik kita. Akan tetapi milik anak cucu kita yang harus kita jaga, rawat dan lestarikan, agar pemilik sejatinya tidak kecewa di masa-masa yang akan datang.</p>
<p>Apabila kita berkaca pada kepentingan alam di masa silam, banyak kualitas lingkungan hidup yang telah berubah demikian dahsyatnya. Sungai-sungai di masa silam banyak yang mengalirkan air yang bening, bahkan dasar sungai kadang-kadang dapat teramati biota penghuninya. Demikian juga danau atau empang ataupun kolam-kolam alami, masih dapat kita amati dengan kualitas air yang jernih, tidak berbau dan tidak berasa.</p>
<p>Di beberapa daerah di Indonesia, masyarakatnya dapat menikmati indahnya air terjun, umbul bahkan dapat dinikmati dengan mandi di dalamnya beramai-ramai, dengan teman-teman dan keluarga. Bahkan bagi penulis, minum air sawah atau parit yang nampak bening dengan memanfaatkan potongan jerami padi pada saat masih duduk di bangku sekolah dasar, adalah kenangan yang sangat berharga.</p>
<p>Karena di zaman sekarang, tidak satupun mahasiswa yang penulis tanya, berani minum air parit atau sawah. Hal itu disebabkan, kualitas air yang mereka percayai telah tercemari oleh polutan dari pestisida, herbisida atau pupuk sintesis yang “over-dosis”, dalam aplikasinya di dunia pertanian.</p>
<p>Kita menghargai sikap dan respek mereka, dalam merespon kondisi lingkungan yang sekarang tidak dalam keadaan baik-baik saja. Dan benar adanya, kalau di zaman sekarang tidak mungkin berani minum air langsung dari parit atau bahkan sumber air umbul sekalipun, karena ditengarai banyaknya aktivitas pertanian, industri bahkan rumah tangga yang demikian luar biasa, dalam memanfaatkan produk-produk pembasmi serangga atau hama.</p>
<p>Bahkan, penyubur tanaman atau deterjen pembersih pakaian atau perkakas rumah tangga, yang secara masif diproduksi oleh pabrik-pabrik raksasa dunia atau milik bangsa Indonesia. Dan sebagai dampaknya, hampir semua lingkungan perairan kita telah tercemari oleh produk tersebut.</p>
<p><span style="font-size: 14pt;"><strong>* * * * *</strong></span></p>
<p>Konsekuensinya adalah, banyak kualitas perairan di beberapa kota sangat tidak layak untuk dijadikan bahan baku air minum, atau untuk irigasi pertanian pun tidak direkomendasi. Dan tidak jarang kita dapat melihat, banyaknya ikan pada suatu perairan tertentu tiba-tiba mati mendadak, dan menjadi pemandangan yang sangat menyedihkan. Karena sebenarnya betapa sayangnya, sumber makanan kaya protein hewani itu, terbuang percuma. Demikian juga bahaya yang ditimbulkan, tatkala ada sekelompok kecil yang tega mengonsumsinya.</p>
<p>Gambaran ini marak terjadi di beberapa daerah, terutama dimana pertumbuhan industri tekstil dan sejenisnya begitu cepat, namun kontrol atas pengelolaan lingkungan seperti perlunya IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah), tidak dibangun dan ditegakkan pemberlakuannya.</p>
<p>Bahkan di kota-kota tertentu di Tanah Air, terjadi pemandangan yang sangat kontradiktif. Air parit yang cukup besar yang melintas tepat di depan kantor Badan Pengendalian dan Pengelolaan Lingkungan Hidup di suatu kota atau kabupaten, airnya berwarna coklat atau gelap.</p>
<p>Tentunya hal tersebut menjadi cermin atau gambaran, betapa lemahnya penegakan aturan dan etika lingkungan di tempat itu. Nampaknya ini akan menjadi fenomena yang akan terjadi di banyak tempat, dan akan terulang terus-menerus apabila penegakan prinsip-prinsip pengelolaan air permukaan tidak ditegakkan. Salah satu cermin kualitas lingkungan hidup suatu bangsa, dapat dilihat dan amati dari bagaimana kualitas airnya.</p>
<p>Kita dapat menyaksikan bagaimana bangsa-bangsa yang telah maju pembangunannya, memperhatikan fasilitas publik terhadap air yang disediakan oleh pemerintahnya. Kita dapat bandingkan tetangga kita Singapura, yang sama-sama anggota ASEAN. Masyarakatnya dapat mengakses fasilitas yang disediakan pemerintahnya, akan kualitas air yang diberikan. Dan dipastikan, bahwa air yang tersambung di saluran air dapat dikonsumsi atau diminum tanpa harus dimasak.</p>
<p>Ini membuktikan, bahwa tanggung jawab pemerintah, dengan jaminan bahwa air yang dibagikan ke masyarakat, bebas dari cemaran bakteri berbahaya bagi tubuh. Demikian juga dengan kualitasnya atau dan sifat air lainnya, seperti tidak boleh ada bau dan tidak berasa. Dan salah satu ciri yang dapat dipelajari atau diamati, bahwa air yang siap minum publik umum salah satunya, adalah arah kran air keluar atau memancar mengarah ke atas.</p>
<p><span style="font-size: 14pt;"><strong>* * * * *</strong></span></p>
<p>Jadi konsumen dipastikan tinggal pencet, dan air yang keluar dapat diminum atau masuk ke mulut kita itu adalah air yang dijamin sehat dan aman. Bahkan fasilitas-fasilitas itu juga dapat kita jumpai di terminal dan bandara, dimana semua penumpang yang singgah di Singapura, dapat dengan bebas menikmati fasilitas publik itu, walaupun bukan warga negaranya.</p>
<p>Gambaran tentang kebutuhan dasar bagi manusia untuk hidup yaitu air, juga dapat dinikmati dengan gratis di negara tetangga kita juga, walaupun bukan bagian dari anggota ASEAN, yaitu Australia.</p>
<p>Sebuah negara yang menempati satu benua, dengan penduduk hanya kurang lebih 25 juta orang ini, menerapkan standar kualitas hidup yang cukup bagus. Terutama yang berhubungan dengan kualitas air.</p>
<p>Hal ini dapat dilihat pada orang yang bertugas dan bertanggung jawab atas perusahaan air negara di setiap negara bagian, harus bergelar Doktor mikrobiologi atau sejenis. Ini berarti, bahwa negara sangat peduli bagaimana kebutuhan dasar yang berupa air ini, harus mengalir ke seluruh rumah tangga rakyatnya, dengan kualitas yang sangat baik.</p>
<p>Setiap tetes air yang keluar dari kran perusahaan PDAM negara bagian itu, dijamin langsung bisa diminum. Bahkan pada negara bagian tertentu, masyarakatnya ada yang digratiskan dari kewajiban membayar tiap bulannya. Dan yang luar biasa adalah, warga asing pun termasuk menikmati fasilitas gratis ini, dan dari kewajiban membayar retribusi air tiap bulannya.</p>
<p>Hal tersebut terjadi, tatkala penulis menikmati studi di Negara Bagian Tasmania, yang beribukota di Hobart, pada tahun 1988 sampai 1991. Bukan hanya masalah harga air yang sangat murah, sehat dan pelayanan yang prima yang tersalurkan ke setiap rumah tangga warganya, tetapi juga fasilitas-fasilitas umum juga telah terkoneksi dengan jaringan air bersih dan sehat ini.</p>
<p><span style="font-size: 14pt;"><strong>* * * * *</strong></span></p>
<p>Jadi semua masyarakat yang menikmati tempat umum, seperti taman-taman kota pun, tak luput dari fasilitas air ini. Di samping itu, pemerintah setempat juga telah mengaliri energi berupa aliran elpiji, yang dapat digunakan secara gratis, dan dapat digunakan untuk BBQ dengan memanggang atau memanaskan makanan yang dibawa, dan akan dikonsumsi bersama-sama.</p>
<p>Hal ini memberi inspirasi kepada kita, bagaimana kebutuhan dasar manusia tentang air ini harus dipenuhi dengan kualitas prima. Dan nampaknya kita boleh bermimpi tentang hal itu, kapan kira-kira akan terjadi di negara kita yang berdasarkan Pancasila ini.</p>
<p>Kita berharap, para pemimpin kita yang mempunyai kuasa, dapat menjadikan fenomena yang terjadi di dua negara tetangga tersebut, untuk dapat berbuat lebih nyata dalam mensejahterakan warga yang dipimpinnya. Walaupun kita akui, dua contoh negara tetangga tersebut, jumlah total warganegaranya tidak sebesar Indonesia.</p>
<p>Dan tentunya hal itu yang mungkin akan menjadi alasan, bahwa mengurus negara sebesar Indonesia tidaklah mudah, jika dibandingkan dengan Singapura yang hanya 5-6 juta penduduknya. Demikian juga dengan negara Australia, dengan penduduk yang hanya sekitar 25 juta jiwa.</p>
<p>Padahal salah satu indikator keberhasilan kemajuan suatu negara dalam masyarakat global adalah, kualitas lingkungan hidupnya. Semakin maju suatu negara, maka semakin bagus kualitas lingkungannya. Dan salah satu kualitas lingkungan tersebut adalah, kualitas air permukaannya.</p>
<p>Secara umum, kebutuhan air yang berkualitas telah banyak dikaji secara ilmiah. Bahkan sekitar 4 (empat dekade) yang silam, ketika penulis belajar di salah satu perguruan tinggi terbaik di Jawa Barat (Bandung), kebutuhan akan air telah diperkirakan akan menjadi berlipat ganda, seiring dengan pembangunan suatu negara. Pada saat sekarang, kita dapat menyaksikan betapa penting dan mahalnya harga suatu kualitas air di masyarakat modern.</p>
<p><span style="font-size: 14pt;"><strong>* * * * *</strong></span></p>
<p>Ini menjadi tantangan yang harus disikapi secara bijaksana, karena air termasuk sebuah pokok yang akan selalu melengkapi dan dicari. Karena air tidak hanya untuk dikonsumsi, tetapi juga dicari dalam setiap praktik kehidupan di muka bumi. Baik di dunia farmasi, makanan dan bangunan maupun mikrobiologi, selalu membutuhkan “komplemen” yang berupa air, baik fisiknya yang berupa cair, gas ataupun dalam keadaan beku.</p>
<p>Secara kasat mata, air yang nampak bening, bersih dan dingin, sejatinya mudah dijumpai di pegunungan, seperti di perairan Tawangmangu. Kualitas air ini, tentunya bagi orang awam, sangat baik untuk air minum. Namun betapa mengejutkan, ternyata di balik kondisi air yang jernih, dingin dan bening tersebut, ternyata di air itu tidak terkandung unsur penting yang sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia, yaitu yodium.</p>
<p>Padahal, yodium ini sangat menentukan kecerdasan anak-anak pada masa pertumbuhan. Dan hal ini telah ditemukan oleh mahasiswa S3 yang meneliti tentang kualitas air Grojogan Sewu, yang ternyata tidak mengandung yodium.</p>
<p>Dengan rekayasa dan penambahan dosis yodium tertentu pada air minum yang semula tidak mengandung yodium, maka ditemukan formula yang sangat berguna dalam peningkatan kecerdasan anak-anak tangkat SD, di sekitar daerah pengambilan sampel air.</p>
<p>Namun yang menarik untuk dicermati adalah, bahwa penambahan yodium pada anak-anak SD tersebut, akan mencapai puncaknya pada dosis tertentu. Dan setelah itu, penambahan seberapa pun banyaknya yodium yang ditambahkan pada air minumnya, tidak akan menambahkan kecerdasan individu peserta didik yang dijadikan sampel penelitian tersebut. Jadi pentingnya yodium di dalam air minum manusia, berpengaruh terhadap kecerdasan anak pada masa pertumbuhannya.</p>
<p>Penambahan totalitas jumlah yodium pada air minum anak setelah mencapai batas tertinggi, tidak dapat mencapai kenaikan lagi, walaupun ditambahkan dosisnya lebih tinggi. Ini memberikan penjelasan dan pengertian kepada kita, betapa pentingnya air dalam kehidupan sehari-hari, seperti untuk minum, mandi dan rekreasi. Air juga sangat menentukan dalam masa pertumbuhan anak, khususunya kecerdasan yang dimiliki.</p>
<p>Selamat Hari Lingkungan Hidup se-Dunia, semoga air yang mengalir di muka bumi tidak akan pernah berhenti untuk dapat dikonsumsi oleh setiap insani, seperti matahari yang tidak pernah bosan menyinari bumi. Amin!</p>
<p>&#8212; <strong>Suranto Tjiptowibisono</strong>; <em>Ketua Dewan Profesor UNS</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/02/hari-lingkungan-hidup-sedunia-dan-pentingnya-air-dalam-kehidupan-manusia">Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan Pentingnya Air dalam Kehidupan Manusia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>WWF Bali 2024, Pemprov Jateng Bicara Rob di Pesisir hingga Gandeng UNESCO-IHE Institute for Water Education</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/05/23/wwf-bali-2024-pemprov-jateng-bicara-rob-di-pesisir-hingga-gandeng-unesco-ihe-institute-for-water-education</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 May 2024 07:48:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[air]]></category>
		<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Nana Sudjana]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Pj Gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[UNESCO-IHE Institute for Water Education Netherlands]]></category>
		<category><![CDATA[WWF]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=415703</guid>

					<description><![CDATA[<p>BALI (SUARABARU.ID) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melakukan penandatanganan Letter of Intent dengan UNESCO-IHE Institute for Water Education Netherlands di sela acara World Water Forum (WWF) ke-10 di Nusa Dua Bali, Kamis 23 Mei 2024. Penjabat (Pj) Gubernur Jateng, Nana Sudjana mengatakan, penekanan dalam kerja sama dengan UNESCO-IHE Institute for Water Education Netherlands di sela [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/05/23/wwf-bali-2024-pemprov-jateng-bicara-rob-di-pesisir-hingga-gandeng-unesco-ihe-institute-for-water-education">WWF Bali 2024, Pemprov Jateng Bicara Rob di Pesisir hingga Gandeng UNESCO-IHE Institute for Water Education</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BALI (SUARABARU.ID)</strong> – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melakukan penandatanganan Letter of Intent dengan UNESCO-IHE Institute for Water Education Netherlands di sela acara World Water Forum (WWF) ke-10 di Nusa Dua Bali, Kamis 23 Mei 2024.</p>
<p>Penjabat (Pj) Gubernur Jateng, Nana Sudjana mengatakan, penekanan dalam kerja sama dengan UNESCO-IHE Institute for Water Education Netherlands di sela acara World Water Forum (WWF) untuk meningkatkan kapasitas pegawai Pemprov Jateng, dalam hal penanganan ataupun pengelolaan air.</p>
<p>“Pengelolaan air ini, khususnya terkait dengan permasalahan-permasalahan yang dihadapi, seperti banjir, rob, dan kekeringan,” kata Nana usai melakukan penandatanganan.</p>
<p>Nana memandang kerja sama ini diperlukan karena hingga kini Jawa Tengah masih mengalami masalah pengelolaan air. Masalah yang kerap terjadi antara lain banjir, kekeringan pada musim kemarau, hingga rob di pesisir pantai utara Jawa. Pada musim kemarau tahun 2023, sebanyak 32 kabupaten/kota dilaporkan mengalami kekeringan. Sehingga, Pemprov Jateng menyalurkan sebanyak 33.060.300 liter air bersih.</p>
<p>Dikatakan Nana, ia sengaja memilih UNESCO-IHE Institute for Water Education sebagai mitra kerjasama, karena merupakan salah satu lembaga pendidikan sektor air internasional di bawah UNESCO dan Pemerintah Belanda.</p>
<p>Apalagi UNESCO-IHE terbukti telah memperkuat upaya-upaya yang dilakukan perguruan-perguruan tinggi dan pusat-pusat penelitian, dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tenaga-tenaga profesional di sektor air.</p>
<p>“Sebenarnya Pemprov Jateng sudah pernah menjalin kerjasama pada tahun 2016-2021. Pada kesempatan WWF ke-10 ini, kebetulan Mr Eddy Moors selaku Rektor UNESCO-IHE Institute For Water Education Netherlands juga hadir sini, sehingga kami manfaatkan untuk menjalin kerjasama kembali, dan alhamdulillah hari ini bisa melakukan penandatanganan Letter of Intent,” kata Nana.</p>
<p>Dikatakan Nana, setelah penandatanganan kerja sama tersebut, tindak lanjutnya adalah melakukan pertemuan kedua belah pihak. Dari pihak UNESCO bisa ke Semarang atau Pemprov Jateng yang ke Belanda.</p>
<p>Pada kerja sama ini, fokus yang akan digarap adalah mengenai peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), yang mencakup: Pengembangan sistem polder dan perlindungan pesisir, pengelolaan sanitasi dan air minum aman, pengelolaan limbah cair dan padat, adaptasi dan ketahanan perkotaan di kawasan pesisir pantai utara Jawa Tengah, dan pengelolaan sumber daya air di Jawa Tengah.</p>
<p>“Dengan adanya kerjasama ini kita harapkan kapasitas SDM di Pemprov Jateng terus meningkat,” kata Nana.</p>
<p>Peningkatan kapasitas SDM, lanjutnya, akan mampu mengelola sumber daya air dengan baik, sehingga bisa mengatasi masalah-masalah banjir, kekeringan, maupun rob.</p>
<p>Meskipun demikian, penanganan masalah-masalah tersebut tidak bisa dilakukan oleh Pemprov Jateng sendiri.</p>
<p>Nana sudjana meminta banyak perhatiamln di mana butuh kolaborasi dengan berbagai pihak.</p>
<p><strong>Diaz Aza</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/05/23/wwf-bali-2024-pemprov-jateng-bicara-rob-di-pesisir-hingga-gandeng-unesco-ihe-institute-for-water-education">WWF Bali 2024, Pemprov Jateng Bicara Rob di Pesisir hingga Gandeng UNESCO-IHE Institute for Water Education</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>TNI AD Manunggal Air di Batang Sasar Empat Titik</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/02/06/tni-ad-manunggal-air-di-batang-sasar-empat-titik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Feb 2024 16:03:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[air]]></category>
		<category><![CDATA[Batang]]></category>
		<category><![CDATA[TNI AD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=397859</guid>

					<description><![CDATA[<p>BATANG (SUARABARU.ID) &#8211; Kesulitan air masih menjadi permasalahan sebagian warga terutama di desa-desa terpencil. Menyikapi hal tersebut, Danrem 071/Wijayakusuma merealisasikan program TNI AD Manunggal Air yang diinisiasi oleh Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang menyasar 83 titik yang tersebar di 9 Kodim di wilayah tugas Korem Wijayakusuma. Komandan Korem 071/Wijayakusuma Kolonel CZI M Andhy Kusuma, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/02/06/tni-ad-manunggal-air-di-batang-sasar-empat-titik">TNI AD Manunggal Air di Batang Sasar Empat Titik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BATANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Kesulitan air masih menjadi permasalahan sebagian warga terutama di desa-desa terpencil. Menyikapi hal tersebut, Danrem 071/Wijayakusuma merealisasikan program TNI AD Manunggal Air yang diinisiasi oleh Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang menyasar 83 titik yang tersebar di 9 Kodim di wilayah tugas Korem Wijayakusuma.</p>
<p>Komandan Korem 071/Wijayakusuma Kolonel CZI M Andhy Kusuma, didampingi Dandim 0736/Batang Letkol Inf Ahmad Alam Budiman menyampaikan, khusus di Kabupaten Batang realisasi program TNI AD Manunggal Air tersebar di empat titik, yakni Kecamatan Subah, Gringsing, Tersono dan Banyuputih.</p>
<p>“Wujud bantuan yang dibangun di empat titik tersebut beragam, ada yang berbentuk sumur bor dan ada pula yang menggunakan pompa hydrant. Tujuan utamanya karena kami ingin membantu masyarakat yang kesulitan memperoleh air,” katanya, saat ditemui usai meresmikan program TNI AD Manunggal Air, di Desa Jatisari, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Selasa (6/2/2024).</p>
<p>Ke depan Korem Wijayakusuma akan bersinergi bersama Pemda setempat untuk menyurvei wilayah lain di Kabupaten Batang yang membutuhkan bantuan pembuatan sumber air baru menggunakan sumur bor maupun pompa hydrant.</p>
<p>Sementara itu, Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki mengapresiasi, program tersebut karena membantu masyarakat yang wilayahnya rawan mengalami kekeringan. “Kami sudah berkomitmen bersama Dandim Batang untuk menyurvei wilayah mana lagi yang membutuhkan sumber air bersih baru. Seperti di wilayah Bandar dan lainnya yang mengalami kekeringan saat kemarau panjang tahun lalu,” jelasnya.</p>
<p>Kepala Desa Jatisari Muhammad Yahir menerangkan, sumber air baru ini nantinya dapat memenuhi kebutuhan air bersih bagi 800 jiwa warga Dukuh Rejomulyo serta Dukuh Sarimulyo. “Di sini termasuk dataran tinggi, tapi ketika musim kemarau sumur warga mengering walaupun sudah ada Pamsimas, tapi belum mencukupi. Dengan sumber air baru ini kecepatan aliran air makin cepat yakni 3 liter per detik,” terangnya.</p>
<p>Salah satu warga Dukuh Rejomulyo, Wastiah mengaku bahagia karena untuk memenuhi kebutuhan air bersih tidak perlu menempuh jarak hingga 2 kilometer, setelah dibangunnya sumber air baru. “Dulu kalau mau ambil air bersih harus ke Subah, ya walaupun ada Pamsimas tapi belum bisa mencukupi kebutuhan air bersih,” ujar dia.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/02/06/tni-ad-manunggal-air-di-batang-sasar-empat-titik">TNI AD Manunggal Air di Batang Sasar Empat Titik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Program Air Bersih SPAM Pemprov Jateng Sudah Bisa Dinikmati 60 KK di Desa Sambi Dhuwur Sragen</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/01/05/program-air-bersih-spam-pemprov-jateng-sudah-bisa-dinikmati-60-kk-di-desa-sambi-dhuwur-sragen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Jan 2024 01:08:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[air]]></category>
		<category><![CDATA[Nana Sudjana]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[SPAM]]></category>
		<category><![CDATA[SRAGEN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=391896</guid>

					<description><![CDATA[<p>SRAGEN (SUARABARU.ID) – Program penyediaan air bersih yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) sudah tampak hasilnya. Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana meninjau hasil pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Desa Sambi Dhuwur, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen, pada Kamis, 4 Januari 2024. Dari SPAM itu, sebanyak 60 kepala keluarga (KK) di [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/05/program-air-bersih-spam-pemprov-jateng-sudah-bisa-dinikmati-60-kk-di-desa-sambi-dhuwur-sragen">Program Air Bersih SPAM Pemprov Jateng Sudah Bisa Dinikmati 60 KK di Desa Sambi Dhuwur Sragen</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SRAGEN (SUARABARU.ID) –</strong> Program penyediaan air bersih yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) sudah tampak hasilnya. Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana meninjau hasil pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Desa Sambi Dhuwur, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen, pada Kamis, 4 Januari 2024.</p>
<p>Dari SPAM itu, sebanyak 60 kepala keluarga (KK) di desa tersebut bisa menikmati air bersih. Sebab, sebelum adanya SPAM ini, warga sekitar mendapat air bersih dengan mengambil dari sendang yang jaraknya sekitar 2 km.</p>
<p>Nana Sudjana mengatakan, pembangunan SPAM di Desa Sambi Dhuwur didanai dari APBD Provinsi Jateng sebesar Rp 412 juta.</p>
<p>Pembangunan itu menjadi salah satu upaya mengintervensi percepatan pengentasan kemiskinan, khususnya kemiskinan ekstrem, melalui penyediaan air bersih.</p>
<p>&#8220;SPAM ini kita carikan tempat-tempat yang memang ada sumber airnya. Saat ini bisa digunakan oleh 60 KK, dan rencananya ke depan akan ditambah lagi jadi sampai 200 KK,&#8221; jelas Nana.</p>
<p>Dalam tinjauannya, Nana juga memastikan air SPAM sudah melalui uji lab dan layak dikonsumsi.</p>
<p>Ia juga melakukan pengecekan langsung di salah satu rumah warga, untuk memastikan air yang mengalir benar-benar bersih.</p>
<p>&#8220;Tadi sudah kami lakukan pengetesan. Kualitas airnya sangat baik. Artinya di samping untuk mandi, air itu bisa juga untuk dimasak. Layak untuk dimasak dan diminum. Ke depan, akan terus kita tingkatkan,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Selama 2023, terang Nana, Pemprov Jateng membangun sebanyak 34 SPAM. Pada 2024 nanti, rencananya akan dibangun sebanyak 40 SPAM di berbagai wilayah di Jawa Tengah.</p>
<p><strong>Diaz Aza</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/05/program-air-bersih-spam-pemprov-jateng-sudah-bisa-dinikmati-60-kk-di-desa-sambi-dhuwur-sragen">Program Air Bersih SPAM Pemprov Jateng Sudah Bisa Dinikmati 60 KK di Desa Sambi Dhuwur Sragen</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dalam Kondisi Darurat, Droping Air Perlu Dikedepankan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/10/02/dalam-kondisi-darurat-droping-air-perlu-dikedepankan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Oct 2023 00:30:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Wonogiri]]></category>
		<category><![CDATA[air]]></category>
		<category><![CDATA[droping]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=371504</guid>

					<description><![CDATA[<p>WONOGIRI (SUARABARU.ID) &#8211; Dalam kondisi darurat, droping air memakai jasa pelayanan mobil tangki perlu dikedepankan. Meski solusi idealnya, pencukupan kebutuhan air warga dapat ditangani secara permanen, seperti melalui fasilitas ledeng pedesaan. Demikian dikemukakan Ketua DPRD Wonogiri, Sriyono, menyikapi kondisi kekeringan yang saat ini melanda wilayah Wonogiri selatan. Yang dampaknya, menyebabkan sebanyak 18.666 jiwa (6.354 KK) penduduk [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/10/02/dalam-kondisi-darurat-droping-air-perlu-dikedepankan">Dalam Kondisi Darurat, Droping Air Perlu Dikedepankan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>WONOGIRI (SUARABARU.ID) &#8211;</b> Dalam kondisi darurat, droping air memakai jasa pelayanan mobil tangki perlu dikedepankan. Meski solusi idealnya, pencukupan kebutuhan air warga dapat ditangani secara permanen, seperti melalui fasilitas ledeng pedesaan.</p>
<p>Demikian dikemukakan Ketua DPRD Wonogiri, Sriyono, menyikapi kondisi kekeringan yang saat ini melanda wilayah Wonogiri selatan. Yang dampaknya, menyebabkan sebanyak 18.666 jiwa (6.354 KK) penduduk di 117 dusun di 25 desa di 7 kecamatan, mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.</p>
<p>Ikut mendampingi Sriyono dalam memberikan keterangan kepada awak media, Wakil Ketua DPRD Krisyanto dan Siti Hardiyani, Ketua Bapemperda Gimanto dan Wakil Ketua Komisi-3 DPRD Wonogiri, Ari Sumantri.</p>
<p>Kesulitan warga mendapatkan air bersih untuk keperluan sehari-hari di musim kemarau puncak sekarang ini, terjadi setelah potensi sejumlah telaga alam sebagai tandon air masyarakat, belakangan telah kering kerontang. Sementara kondisi panas pengaruh Badai El Nino, mewarnai iklim di Mangsa Kapat dalam siklus Pranata Mangsa.</p>
<p>Menurut perhitungan Pranata Mangsa, siklus Mangsa Kapat berlangsung dari Tanggal 19 September sampai dengan 13 Oktober 2023 mendatang. Memiliki candra (sebutan) Waspo Kumembeng Jroning Kalbu. Ini menunjukkan belum ada tanda-tanda akan turun hujan, meski langit sudah mendung.</p>
<p>Menyikapi hal tersebut, Bupati Wonogiri Joko Sutopo memerintahkan untuk memberikan bantuan air kepada warga yang membutuhkan. Dialokasikan, sebulan dilakukan droping air sebanyak seribu mobil tangki.</p>
<p>Bersamaan itu, Pemkab Wonogiri terus mengupayakan penanggulangan kekeringan secara permanen. Yakni dengan mengeksplorasi potensi sumber air yang ada. Terkait ini, Pemkab mengalokasikan dana Rp 3,5 miliar dari APBD Wonogiri, untuk membangun prasarana ledeng pedesaan.<br />
<b>Bambang Pur</b></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/10/02/dalam-kondisi-darurat-droping-air-perlu-dikedepankan">Dalam Kondisi Darurat, Droping Air Perlu Dikedepankan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Di Kota Tegal Minum Air Putih Kena Pajak, Minum Miras Bebas</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/09/15/di-kota-tegal-minum-air-putih-kena-pajak-minum-miras-bebas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Sep 2023 15:12:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[air]]></category>
		<category><![CDATA[forkopimda]]></category>
		<category><![CDATA[miras]]></category>
		<category><![CDATA[tegal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=367691</guid>

					<description><![CDATA[<p>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211; Di Kota Tegal minum air putih kena pajak, minum miras di tempat hiburan bebas pajak. Istilah tersebut mencuat saat DPRD Kota Tegal menggelar Rapat Kerja bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tegal, Kamis (14/9/2023). Terkait dengan pembahasan pajak dan retribusi daerah ada hal yang menarik saat pembahasan. Di mana setelah diketahui [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/09/15/di-kota-tegal-minum-air-putih-kena-pajak-minum-miras-bebas">Di Kota Tegal Minum Air Putih Kena Pajak, Minum Miras Bebas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div><strong>TEGAL (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Di Kota Tegal minum air putih kena pajak, minum miras di tempat hiburan bebas pajak. Istilah tersebut mencuat saat DPRD Kota Tegal menggelar Rapat Kerja bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tegal, Kamis (14/9/2023).</div>
<div></div>
<div>Terkait dengan pembahasan pajak dan retribusi daerah ada hal yang menarik saat pembahasan. Di mana setelah diketahui didalam realisasi pembahasan terutama tentang penerapan tarif retribusi pajak dan hiburan.</div>
<div></div>
<div>&#8220;Di tempat hiburan ada adigium yang sangat unik. Minum air putih di tempat hiburan di Kota Tegal kena pajak. Tetapi kalau minum minuman keras di tempat hiburan bebas pajak,&#8221; kata Ketua Panitia Khusus (Pansus) II DPRD Kota Tegal, H Edy Suripno SH MH, Kamis (14/9/2023).</div>
<div></div>
<div>Kenapa adigium itu muncul, menurut Edy Suripno karena sampai hari ini ternyata banyak miras yang beredar di Kota Tegal tidak bisa dikendalikan oleh Pemerintah Daerah, dan Pemerintah Daerah pun tidak memungut terkait peredaran miras tersebut.</div>
<div></div>
<div>Pansus II DPRD Kota Tegal mengundang pihak Pemerintah Kota Tegal dan stakeholder terkait untuk melihat kenyataan yang ada. Adigium yang beredar luas di masyarakat, kata Edy Suripno, harus terjawab oleh kebijakan. Pemerintah Kota Tegal mau gimana dan seperti apa.</div>
<div></div>
<div>Hadir Wakil Ketua DPRD Kota Tegal, KH Habib Ali Zaenal Abidin SE MH, Pj Sekda Kota Tegal, drg Agus Dwi Sulistyantono MM bersama sejumlah Forkopimda Kota Tegal.</div>
<div></div>
<div><strong>Sutrisno</strong></div>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/09/15/di-kota-tegal-minum-air-putih-kena-pajak-minum-miras-bebas">Di Kota Tegal Minum Air Putih Kena Pajak, Minum Miras Bebas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>