WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Gara-gara api bludukan (perapian untuk mengusir nyamuk), kandang sapi milik Sugimin, Selasa (28/7/26) ludes terbakar. Musibah kebakaran ini, terjadi di Dusun Jetis RT 1/RW 3, Desa Bero, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.
Kejadiannya berlangsung Pukul 11.30. Saat kebakaran berlangsung, pemilik kandang tidak berada di rumah. Ketika api terlanjur berkobar, pemilik kandang bersama tetangga, tidak kuasa untuk memadamkannya. Mereka terkendala karena di lokasi tidak tersedia air dalam jumlah yang cukup.
Kondisi musim kemarau puncak yang menyebabkan situasi serba kering dan rawan kebakaran, menyebabkan api cepat berkobar dan tidak terkendali. Terlebih bersamaan itu datang tiupan angin yang membuat kobaran api merembet ke tumpukan jerami kering tandon (stok) pakan sapi. Ini menjadikan kobaran api makin meluas tidak terkendali.
Warga sekitar peduli bergotong royong berusaha untuk memadamkan api. Kebakaran ini segera dilaporkan ke perangkat desa, yang kemudian meneruskannya ke Polsek Manyaran. Bersamaan itu, juga dilakukan untuk mengontak Markas induk Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Wonogiri, guna memohon bantuan pemadaman. Kontak permohonan bantuan pemadaman ini, disampaikan oleh Aris melalui group Damkar Wonogiri.
Kepala Satpol PP Kabupaten Wonogiri Joko Susilo dan Kabid Damkar Joko Prayitno melalui Koordinator Lapangan Sriyanto Kembo, menyatakan, begitu mendapatkan kontak permohonan bantuan pemadaman, bergegas mengirimkan Team Fire Fighter ke lokasi.
Regu-3
Regu-3 Damkar Wonogiri pimpinan Komandan Regu (Danru) Setyo pamungkas segera meluncur ke lokasi dengan membawa serta mobil branbdweer. Itu dilakukan bersama anggota Damkar terdiri atas Rudi Hartanto, Gunawan EC, Juni Hariyadi, Sidik Hudi A, Supriyanto, Nanda Ari P dan Rio Adi P.
Mereka tiba di lokasi pada Pukul 12.20 dna langsung melakukan tindakan pemadaman. Semprotan air dari selang mobil brandweer, diarahkan ke titik nyala api. Harapannya, kobaran api cepat padam dan tidak merembet ke rumah induk serta rumah tetangga sekitarnya.
Proses pemadaman berlangsung sampai dengan Pukul 13,30, dengan melibatkan personel dari Polsek Manyaran, para Perangkat Desa dan masyarakat. Tidak ada korban nyawa, dan api pun segera terpadamkan.
Berkaitan dengan kabakaran kandang sapi ini, pihak Damkar Wonogiri mengimbau agar ketika membuat bludukan senantiasa dalam pengawasan. Di Kabupaten Wonogiri, kasus kebakaran kandang ternak yang pemicunya dari bludukan, sudah berulangkali terjadi. Ini karena api bludukan tidak dalam pengawasan pemilik kandang.
Karena itu kepada para petani peternak, diminta untuk tidak berbuat sembrono saat membuat bludukan. Boleh saja membuat perapian di dekat kandang untuk mengusir nyamuk, tapi itu harus dalam pengawasan. Tujuannya, agar apinya tidak berkobar dan berkembang menjadi pemicu terjadinya musibah kebakaran.(Bambang Pur)













