blank
Bupati Kebumen Lilis Nuryani bersama pengurus Baznas Kebumen dan penerima zakat pada penyaluran di Pendopo Kecamatan Karanganyar, Jumat 24/7.(Foto:SB/Kominfo)

KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kebumen menyalurkan dana Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) Reguler Tahap II Tahun 2026 sebesar Rp1.562.260.678.

Penyaluran menyasar 3.032 mustahiq dari tujuh ashnaf,  dipusatkan di Pendopo Kecamatan Karanganyar, Jumat (24/7).

Pendisribusiaan ZIS Tahap II 2026 itu di wilayah Rayon II yang meliputi enam kecamatan. Yaitu Kecamatan Karanganyar, Karanggayam, Sruweng, Klirong, Petanahan, dan Puring.

Ketua Baznas  Kabupaten Kebumen Drs H Mahmud Fauzi MSi melaporkan dana miliaran rupiah tersebut didistribusikan melalui lima pilar program utama. Meliputi Baznas Kebumen Sehat, Baznas Kebumen Cerdas, Baznas Peduli, Baznas Taqwa, dan Kebumen Makmur.

blank
Ketua Baznas Kebumen Mahmud Fauzi menyerahkan zakat kepada penerima di Pendopo Kecamatan Karanggayam, Jumat 24/7.(Foto:SB/Kominfo)

Alokasi terbesar difokuskan pada sektor bedah rumah serta bantuan pendidikan dan pemberdayaan ekonomi produktif.

Ketua Baznas Kabupaten Kebumen menegaskan komitmen penuh lembaga untuk menjaga kepercayaan para muzakki dan instansi yang telah menitipkan zakatnya.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak, Ibu, saudara, dan pimpinan OPD, satuan kerja, dan badan usaha yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infaq, dan shodaqoh-nya melalui Baznas Kabupaten Kebumen,”tanads Mahmud Fauzi.

Pihaknya juga  akan selalu amanah dalam mengelola zakat, infaq, dan shodaqoh tersebut sesuai syariat Islam dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Langkah optimalisasi penghimpunan ini terus didorong melalui surat edaran agar Baznas dapat berbuat lebih banyak bagi para mustahiq.

Komitmen tersebut disambut baik oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani yang hadir langsung dalam kegiatan. Bupati memberikan apresiasi tinggi kepada Baznas Kebumen atas konsistensinya dalam mendampingi pemerintah daerah mengentaskan kemiskinan.

blank
Pengurus Baznas Kebumen Sri Hari Susanti meyerahkan zakat kepada penerima di Pendopo Kecamatan Karanganyar Jumat 24/7.(Foto:SB/Kominfo)

Menurut Bupati,  dana umat yang dikelola secara profesional ini memberikan dampak nyata yang jauh lebih besar dari pada angka nominalnya.

“Nilainya besar, namun manfaatnya jauh lebih besar. Ada anak yang dapat sekolah, warga yang memperoleh alat bantu kesehatan, keluarga yang memiliki rumah lebih layak, hingga pelaku usaha yang mendapat kesempatan mengembangkan usahanya,” ujar Lilis.

Bupati juga menekankan pentingnya menjaga transparansi, akuntabilitas, dan ketepatan sasaran agar kepercayaan masyarakat terus meningkat, sehingga jangkauan program pemberdayaan dapat semakin diperluas.

Kebahagiaan mendalam turut dirasakan oleh para penerima manfaat. Seperti diungkapkan  Sodri, warga Desa Kalisari, Kecamatan Rowokele. Sebagai penerima bantuan kaki palsu, Sodri tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya karena akhirnya ia bisa kembali beraktivitas normal setelah kaki palsu lamanya rusak sejak lima tahun lalu.

Penyaluran ZIS ini turut dihadiri jajaran Forkopimda, pimpinan OPD terkait, camat dari enam wilayah sasaran, pimpinan perbankan mitra kerja, serta para tokoh agama dan masyarakat setempat.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis oleh Bupati Kebumen kepada perwakilan mustahiq atau penerima.

Komper Wardopo