blank
Para warga sibuk mengisi galon mereka dengan air bersih bantuan dari PMI Grobogan. Foto: Tya Widya.

GROBOGAN (SUARABARU.ID) – PMI Grobogan terus memperkuat aksi kemanusiaannya dengan mempercepat distribusi air bersih bagi masyarakat yang terdampak musim kemarau dan kekeringan.

Selama dua pekan terakhir, organisasi kemanusiaan tersebut telah menyalurkan sebanyak 145.000 liter air bersih kepada warga yang mengalami kesulitan memperoleh pasokan air layak.

Langkah PMI Grobogan dalam melakukan distribusi air bersih menjadi solusi bagi masyarakat yang menghadapi musim kemarau berkepanjangan.

BACA JUGA : Wabup Tegal Tutup Festival Moci 2026 Diikuti Ribuan Warga

Bantuan tersebut menyasar daerah-daerah yang mengalami kekeringan sehingga kebutuhan air bersih warga tetap dapat terpenuhi.

Sebanyak 19 desa yang berada di delapan kecamatan di Kabupaten Grobogan menjadi sasaran penyaluran bantuan air bersih tersebut.

Seluruh lokasi merupakan wilayah yang sebelumnya mengajukan permohonan bantuan akibat terbatasnya sumber air.

Program kemanusiaan ini menjadi bagian dari komitmen PMI Kabupaten Grobogan dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya akses terhadap air bersih yang menjadi kebutuhan utama sehari-hari.

Berdasarkan data yang dihimpun PMI Kabupaten Grobogan, bantuan air bersih tersebut telah memberikan manfaat kepada 3.487 jiwa.

BACA JUGA : 31 Orang Desainer, Maestro Ukir dan Pengukir Jepara Terima Penghargaan Bupati, Empat Diantaranya Perempuan

Jumlah penerima manfaat itu terdiri atas 1.615 laki-laki dan 1.872 perempuan, atau setara dengan 832 kepala keluarga yang tersebar di berbagai wilayah terdampak.

Untuk mendukung kelancaran penyaluran bantuan, PMI Kabupaten Grobogan mengoperasikan dua armada truk tangki air.

Masing-masing armada memiliki kapasitas 5.000 liter dan digunakan secara bergantian untuk melakukan pengisian serta mengantarkan air bersih ke desa-desa yang membutuhkan.

Sistem distribusi dilakukan berdasarkan hasil asesmen di lapangan serta permohonan resmi yang masuk dari pemerintah desa.

Dengan pola tersebut, penyaluran bantuan diharapkan dapat berlangsung efektif, tepat sasaran, dan menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Perkembangan Kondisi

Kepala Seksi Pelayanan PMI Kabupaten Grobogan, Gesit Kristyawan, memastikan pelayanan distribusi air bersih akan terus berjalan mengikuti perkembangan kondisi di lapangan.

“Kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Koordinasi dengan pemerintah desa, relawan, dan berbagai pihak terus dilakukan agar bantuan dapat tersalurkan secara cepat, tepat, dan merata,” ujarnya.

Menurut Gesit, koordinasi lintas sektor menjadi faktor penting agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal selama musim kemarau.

Selain mengandalkan armada tangki, PMI juga melibatkan relawan untuk memastikan proses distribusi berlangsung aman dan lancar di setiap lokasi tujuan.

Ketua PMI Kabupaten Grobogan Moh Soemarsono, turut memberikan apresiasi kepada seluruh petugas dan relawan yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, dedikasi para relawan menjadi kekuatan utama PMI dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Ia menegaskan bahwa pelayanan kepada warga terdampak bencana, termasuk kekeringan akibat musim kemarau, merupakan bagian dari tugas utama PMI.

BACA JUGA : Pengprov Muaythai Indonesia Harus Segera Tuntaskan Persoalan Internal Organisasi

Kepala Markas PMI Kabupaten Grobogan, Djasman, mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan kondisi di lapangan.

Menurut Djasman, PMI siap meningkatkan intensitas pelayanan apabila kebutuhan air bersih masyarakat terus meningkat dalam beberapa waktu ke depan.

Selain menyalurkan bantuan, PMI Kabupaten Grobogan juga mengajak masyarakat menggunakan air secara hemat dan bijaksana.

Masyarakat diimbau memanfaatkan air sesuai kebutuhan, menampung air hujan apabila memungkinkan, serta segera memperbaiki kebocoran saluran air agar ketersediaan air tetap terjaga.

Upaya penghematan air dinilai penting sebagai langkah antisipasi apabila musim kemarau berlangsung lebih lama dari perkiraan.

BACA JUGA : Kemenkum Jateng Dorong Tertib Administrasi dan Kepastian Hukum Melalui Sosialisasi Layanan Jaminan Fidusia

PMI juga terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, pemerintah desa, serta berbagai mitra kemanusiaan agar pelayanan kepada masyarakat dapat berlangsung tanpa hambatan.

Melalui sinergi tersebut, PMI Grobogan berharap distribusi air bersih dapat terus menjangkau masyarakat yang terdampak musim kemarau dan kekeringan, sehingga kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi hingga kondisi kembali normal.

Komitmen PMI Grobogan dalam memperluas distribusi air bersih menjadi wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat yang menghadapi musim kemarau dan kekeringan, sekaligus memastikan tidak ada warga yang kesulitan memperoleh akses air bersih selama bencana kekeringan masih berlangsung.

TYA WIDYA