SEMARANG (SUARABARU.ID)– Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Semarang (USM), belum lama ini menggelar workshop dan evaluasi bertajuk ‘Penguatan Implementasi Kurikulum Berbasis Outcome Based Education (OBE) melalui Evaluasi RPS dan Pengukuran Ketercapaian CPL, CPMK, dan Sub-CPMK pada Program Studi D3 Manajemen Perusahaan Fakultas Ekonomi Universitas Semarang’.
Workshop menghadirkan narasumber Anafil Windriya SE MM, seorang akademisi dan dosen di Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro. Ketua Prodi D3 Manajemen Fakultas Ekonomi USM, Anitiyo Soelistiyono SE MSi PhD mengatakan, implementasi OBE merupakan bagian penting dalam mewujudkan proses pembelajaran yang berkualitas, terukur, dan berorientasi pada capaian kompetensi lulusan.
Oleh karena itu, evaluasi Rencana Pembelajaran Semester (RPS), perlu dilakukan secara berkelanjutan, agar tetap relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, kebutuhan industri, serta standar akreditasi.
BACA JUGA: Mahasiswa KKN PPM USM Kelurahan Kudu Raih Penghargaan Kostum Terbaik
”Kegiatan itu menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat implementasi kurikulum berbasis luaran, berupa pembelajaran yang selaras dengan kebijakan pendidikan tinggi dan kebutuhan dunia kerja,” katanya.
Kegiatan dibuka Dekan FE USM, Dr Edy Suryawardana SE MM. Dalam arahannya dia menegaskan, OBE bukan sekadar penyusunan dokumen kurikulum, tetapi merupakan transformasi paradigma pembelajaran, yang menempatkan capaian pembelajaran sebagai fokus utama seluruh proses akademik.
”Implementasi OBE harus menjadi budaya akademik di lingkungan Fakultas Ekonomi. Penyusunan RPS, proses pembelajaran, metode asesmen, hingga evaluasi pembelajaran harus saling terintegrasi, sehingga mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan memiliki daya saing tinggi,” ungkap Dr Edy.
BACA JUGA: Pelatihan Pemetaan Industri Kreatif di Kecamatan Laweyan Surakarta
Dia berharap, melalui kegiatan ini, seluruh dosen semakin memahami implementasi OBE secara komprehensif, dan mampu menerapkannya dalam proses pembelajaran secara konsisten.
”Kami berharap, hasil workshop dapat menjadi dasar penguatan sistem penjaminan mutu akademik, serta mendukung peningkatan kualitas lulusan Fakultas Ekonomi USM agar unggul, profesional, inovatif, dan siap menghadapi tantangan global,” ungkapnya.
Workshop dihadiri Wakil Dekan FE USM, Dr Adijati Utaminingsih SE MM, Ketua Prodi S1 Manajemen, Dr Asih Niati SE MM, Sekretaris Prodi S1 Manajemen, Dr Teguh Ariefiantoro SE MM, serta 35 dosen di lingkungan FE USM, yang mengikuti kegiatan dengan antusias.
BACA JUGA: Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota USM Jalin Kerja Sama dengan Lima Konsultan di Jateng
Dalam sesi pemaparan materi, Anafil menjelaskan secara komprehensif, mengenai konsep dasar OBE beserta implementasinya, dalam penyusunan kurikulum dan Rencana Pembelajaran Semester (RPS).
Dia menekankan, pentingnya keterkaitan (constructive alignment), antara Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), Sub-CPMK, strategi pembelajaran, metode asesmen, serta indikator keberhasilan pembelajaran.
Menurutnya, keberhasilan implementasi OBE, tidak hanya diukur dari kelengkapan dokumen kurikulum, tetapi juga dari kemampuan program studi, dalam mengukur dan mengevaluasi ketercapaian CPL, CPMK, dan Sub-CPMK secara objektif, melalui instrumen penilaian yang valid dan reliabel.
BACA JUGA: Rektor USM Lakukan Penandatanganan MoU dengan Maejo University Thailand
Dia juga memaparkan, berbagai strategi penyusunan rubrik penilaian, pemetaan capaian pembelajaran, hingga mekanisme evaluasi berkelanjutan (continuous quality improvement/CQI), sebagai upaya peningkatan mutu akademik.
Selain penyampaian materi, workshop ini diisi dengan sesi diskusi interaktif dan evaluasi dokumen RPS, yang telah disusun masing-masing dosen.
Para peserta aktif berdiskusi, mengenai penyelarasan indikator capaian pembelajaran, metode pembelajaran, bentuk asesmen, serta teknik pengukuran ketercapaian CPL dan CPMK, agar sesuai dengan prinsip-prinsip Outcome-Based Education.
Riyan













