blank
Ketua DPRD Grobogan Lusia Indah Artani bersama Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty dan para peserta Rute Wisata Kuliner di Api Abadi Mrapen. Foto: Tya Widya/dok

GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Ketua DPRD Grobogan Lusia Indah Artani mengajak masyarakat semakin mengenal potensi wisata daerah melalui pengembangan Rute Wisata Kuliner.

Kegiatan tersebut dipusatkan di kawasan wisata Api Abadi Mrapen, Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Kamis (24/7/2026).

Kehadiran Ketua DPRD Grobogan Lusia Indah Artani dalam kegiatan Pelatihan Rute Wisata Kuliner menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan sektor pariwisata sekaligus promosi kuliner khas Grobogan sebagai penggerak ekonomi masyarakat.

BACA JUGA : TMMD Satukan TNI, Polri dan Warga Watuduwur

Di sela kegiatan, Ketua DPRD Grobogan Lusia Indah Artani juga memastikan kondisi Api Abadi Mrapen masih menyala.

Dengan melemparkan sehelai tisu ke sumber api, kobaran api kembali terlihat membesar, sekaligus menjadi daya tarik bagi peserta Pelatihan Rute Wisata Kuliner.

blank
Berfoto bersama di depan sumber api yang berada di kompleks Api Abadi Mrapen. Foto: Tya Widya/dok.

“Hari ini kita berada di Api Abadi Mrapen. Sudah lama tidak ke sini. Saya dengar kabar cerita kalau apinya sempat padam, tapi sekarang kita lihat masih menyala ternyata,” jelas Lusi, sapaan akrabnya.

Pelatihan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty. Puluhan peserta dari berbagai wilayah mengikuti sosialisasi yang bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang pariwisata.

BACA JUGA : Gotong Royong Warga Percepat Pengecoran Jalan TMMD di Watuduwur

Menurut Lusi, pelatihan itu menjadi langkah strategis dalam memperkuat promosi wisata dan kuliner lokal agar mampu bersaing dengan destinasi lain di Indonesia.

“Pelatihan Rute Wisata Kuliner ini dapat mendorong pengembangan destinasi wisata yang berdaya saing, berdampak positif bagi perekonomian masyarakat,” ujar Lusi.

Ia menilai promosi kuliner khas Grobogan perlu dimulai dari kawasan wisata yang sudah dikenal masyarakat, salah satunya Api Abadi Mrapen yang selama ini menjadi ikon wisata di Kecamatan Godong.

Di kawasan tersebut, wisatawan dapat menikmati berbagai kuliner khas seperti nasi pager dan mi tek-tek yang telah dikenal hingga berbagai daerah di Jawa Tengah, bahkan tingkat nasional.

Lusia menambahkan, Grobogan memiliki kekayaan kuliner yang tersebar di berbagai kecamatan sehingga layak dikembangkan sebagai daya tarik wisata.

“Di Grobogan tidak hanya dikenal makanan khas seperti swikee atau sayur becek. Masing-masing wilayah di Grobogan sendiri ada ciri khasnya. Contohnya di Kradenan ada ayam pencok, di Godong ada pelopor utama tek tek dan nasi pager,” jelas Lusi, memperkenalkan makanan khas dari Grobogan.

Selain kuliner, Grobogan juga memiliki beragam destinasi wisata yang menyimpan nilai sejarah, budaya, religi, hingga wisata alam yang patut dikunjungi masyarakat.

Beberapa di antaranya adalah wisata religi di Selo dan Tarub, Air Terjun Widuri, Cindelaras, Goa Lawa, Sumberjatipohon, Bledug Kuwu, hingga sentra produksi garam di Desa Jono, Kecamatan Tawangharjo.

Di sektor budaya, terdapat Candi Joglo Semar Purwodadi serta Museum Fosil Banjarejo di Kecamatan Gabus yang menjadi destinasi edukasi sekaligus pelestarian sejarah.

BACA JUGA : 34 Anak Binaan di Jawa Tengah Terima Pengurangan Masa Pidana

Ketua DPRD Grobogan Lusia Indah Artani berharap pengembangan Rute Wisata Kuliner dapat berjalan seiring dengan meningkatnya minat masyarakat mengunjungi berbagai destinasi wisata lokal sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi pelaku UMKM dan masyarakat sekitar.

Ketua DPRD Grobogan Lusia Indah Artani mengajak masyarakat membudayakan wisata lokal dengan menjelajahi Rute Wisata Kuliner dan berbagai destinasi unggulan Grobogan.

“Ayo buduyakan wisata di Grobogan. Mari kenali, kunjungi dan lestarikan destinasi wisata serta kuliner lokal sebagai wujud dukungan nyata untuk memajukan pariwisata dan perekonomian daerah, ” ajak Lusi.

TYA WIDYA