PURWOREJO (SUARABARU.ID)– Paguyuban Kepala Desa dan Perangkat Desa Kabupaten Purworejo (Polosoro) resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) VIII di Ganeca Convention Hall, Purworejo, Kamis (23/07).
Puncak agenda organisasi tiga tahunan ini ditandai dengan suksesi kepemimpinan baru, yang mana dari tiga kandidat, yakni Andi Prasetiawan (Kades Trirejo, Loano), Hery Dwidoyo (Kades Sumbersari, Banyuurip) serta Juminatun (Kades Langenrejo, Butuh), Andi Prasetiawan terpilih karena meraih suara terbanyak untuk memimpin Polosoro Purworejo periode 2026-2029.
Musda VIII ini diikuti 185 peserta, yang terdiri dari 160 delegasi perwakilan 16 kecamatan serta 25 pengurus Polosoro. Acara berlangsung demokratis dan penuh kekeluargaan, dihadiri langsung oleh Bupati Purworejo Hj. Yuli Hastuti, SH, Wakil Bupati, unsur Forkopimda, pimpinan DPRD, kepala OPD, camat, hingga berbagai elemen mitra pemerintahan desa.

Terpilihnya Andi Prasetiawan, menggantikan Ketua Umum periode 2023–2026, Suwarto, S.Sos., yang sejak awal memastikan tidak mencalonkan diri kembali demi mematuhi ketentuan AD/ART organisasi yang membatasi masa jabatan maksimal dua periode.
“Perbedaan pilihan adalah hal yang wajar dalam organisasi. Namun persaudaraan harus tetap menjadi yang utama. Siapapun yang terpilih merupakan pilihan bersama yang harus kita dukung,” kata Suwarto kepada SUARABARU.ID.
Mengangkat tema “Polosoro Kuat, Purworejo Hebat: Desa Bersatu, Indonesia Maju”, Musda VIII bukan sekadar ajang pergantian pengurus, melainkan wadah evaluasi dan penyusunan langkah strategis organisasi.
Ketua Panitia Musda VIII, Dwinanto, menekankan pentingnya soliditas paguyuban di tengah kompleksnya tantangan tata kelola desa saat ini,mulai dari penyesuaian regulasi, pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD), hingga tata kelola keuangan desa.
“Oganisasi yang solid menjadi modal utama untuk memperjuangkan kepentingan desa,” kata Dwinanto.
Bupati Purworejo Hj. Yuli Hastuti, SH memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kedewasaan berorganisasi para kepala desa dan perangkat desa dalam menyelenggarakan Musda secara sejuk dan damai.
“Kepala desa dan perangkat desa merupakan ujung tombak penyelenggaraan pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat. Kemajuan Kabupaten Purworejo sangat ditentukan oleh tata kelola pemerintahan desa yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik,” ujar Bupati..
Pemilihan berlangsung dengan mekanisme One Man, One Vote atau satu delegasi satu suara.
Dari total 181 suara yang masuk, Andi Prasetiawan memperoleh 137 suara, mengungguli dua kandidat lainnya, yakni Juminatun yang meraih 33 suara, serta Hery Dwidoyo dengan 10 suara. Sementara itu, terdapat 1 suara tidak sah.
Dalam sambutan usai ditetapkan sebagai ketua umum terpilih, Andi mengajak seluruh anggota meninggalkan perbedaan pilihan selama proses pemilihan dan kembali memperkuat persatuan organisasi.
“Mulai sekarang tidak ada lagi kubu A, kubu B, maupun kubu C. Yang ada hanyalah satu keluarga besar Polosoro. Kita memiliki tujuan yang sama, yaitu memperjuangkan kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Purworejo,” katanya serius.(age).













